8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1248

Jumlah Penderita AIDS di Labuhanbatu Meningkat 105 Orang Terpapar

0
Jarum Suntik sebagai salah satu sarana penyebaran HIV AIDS

batamtimes.co , Sumut  – Jumlah penderita HIV AIDS atau disebut ODHA cenderung meningkat di Kabupaten Labuhanbatu. Kasus ini, dipicu akibat dari heteroseksual (berganti-ganti pasangan) dalam pergaulan di masyarakat.

“Tercatat, hingga Juni 2016, sebanyak 105 orang terpapar ODHA di Labuhanbatu dari hasil voluntary concelling and testing (VCT),” kata Wakil Sekretaris Komisi Penangulangan AIDS (KPA) Kabupaten Labuhanbatu, Yeva Yusuf,Rabu.

Menurutnya, jumlah itu akan terus meningkat jika tidak ada partisipasi semua pihak dalam pengendalian penyakit itu.

Seperti, penguatan sosialisasi dampak dan akibat dari sex bebas, tidak di­skriminasi dan menyiapkan prog­ram peningkatan kesadaran akan bahayanya penyakit itu di masyarakat.

Meningkatnya penularan virus HIV AIDS bisa dibawa dari luar Kabupaten Labuhanbatu, karena daerah ini merupakan kawasan strategis untuk istirahat bagi pekerja transportasi yang melewati jalan lintas Sumatera (Jalinsum).

“Infeksi penularan penyakit menular seksual bisa saja terbawa dari luar,” ujar Bobby Agus Tirtana, Koordinator Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) yang konsen dalam penanggulangan dan pencegahan HIV AIDS Kabupaten Labuhanbatu.

Kondisi ini diperparah dengan adanya ODHA dari daerah kabupaten lain, seperti Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Padang Lawas Utara bahkan dari Bagan Batu Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau.

Estimasi terpapar HIV AIDS di Kabupaten Labuhanbatu 3 kasus setiap minggunya. Hal ini dikarenakan, care support treatment (CST) masih bergantung dari daerah terdekat yakni Kabupaten Labuhanbatu.

Dia menjelaskan, ODHA di Labuhanbatu banyak diderita oleh usia produktif 19 hingga 30 tahun yakni 105 orang, lima diantaranya berstatus aparatur sipil negara (ASN) dan sekira 95 orang yang ditangani tercatat dari daerah luar.

Bobby mengungkapkan, selama ini KDS setempat terbebani dengan biaya tes darah lengkap (TDL) di RSUD Rantauprapat bagi penderita yang tidak memiliki identitas lengkap, karena proses ini harus dilalalui untuk mengetahui hasil observasi penyakit lain bagi penderita virus mematikan itu.

“Bila ada penderita ODHA dengan identitas tidak jelas begitu membebani dan apabila ada riwayat penyakit lain, kami tidak sembarangan memberikan Antiretroviral obat karena takut berdampak lain,” ungkapnya.

Sebelumnya Dinas Kesehatan Labuhanbatu terus berupaya menyosialisasikan program-program pencegah penularan penyakit HIV/AIDS dengan melibatkan komponen masyarakat seperti KPA, PMI, rekan-rekan wartawan dan ibu-ibu rumah tangga.

Sosialisasi ini ditujukan kepada populasi kunci yakni pekerja seksual, lesbian waria dan gay yang ada.(red/tim/ant)

Satu Jenazah Ditemukan dan Sudah di Bawa ke RS Bhayangkara

0
Kantung Jenazah masih perlu proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Kepri di RS Bhayangkara.Minggu (4/12/2106) (Foto : detik)

batamtimes.co , Batam – Tiga kantung jenazah korban pesawat Polri yang jatuh di Perairan Kabupaten Lingga Kepulauan Riau, tiba di RS Bhayangkara di Kota Batam untuk diidentifikasi lebih lanjut.

“Tiga kantung itu belum bisa disebut berisi tiga jenazah, karena harus diidentifikasi lebih lanjut,” kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dari Batam, Minggu.

Ia mengatakan, yang pasti sampai saat ini Tim baru bisa menemukan satu jenazah dan telah dibawa menuju Batam.

Baca Juga : Pencarian Korban Pesawat Sky Truck Milik Polri Dihentikan Malam ini

Kapal yang membawa jenazah korban berlayar ke Batam pada Minggu, sekitar pukul 8.00 WIB, untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Kepri di RS Bhayangkara.

“Meskipun utuh, harus ada keterangan identitas,” katanya.

Pesawat Polri type N 28 Skytruck hilang kontak di Perairan Lingga dengan membawa 13 penumpang yang terdiri atas lima kru dan delapan penumpang yang merupakan anggota Polri. Pesawat Polri tersebut melakukan penerbangan dari Pangkal Pinang menuju Batam (red/ade)

Pencarian Korban Pesawat Sky Truck Milik Polri Dihentikan Malam ini

0
Anggota Polisi Doa Bersama Sebelum keberangkatan pesawat Sky Truck M-28 yang hilang di Perairan Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau

Jakarta – Pencarian korban pesawat Skytruck milik Polri yang jatuh di wilayah Kepulauan Riau dihentikan malam ini. Pencarian akan dilanjutkan lagi besok pagi.

“Sudah dihentikan hari ini, besok dilanjutkan,” kata Kabasarnas Marsdya FH Bambang Soelistyo seperti yang dikutip dari laman detikcom, Minggu (4/12/2016).

Bambang Soelistyo mengatakan 300 personel tersebut merupakan tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polair dan KNKT. Tim itu telah beroperasi sejak Sabtu (3/12) kemarin dan hari ini.

Baca juga : Tim SAR Gabungan Kerahkan 16 Unit Helikopter Mencari Pesawat SKY Truck M-28

Selain itu, Soelistyo juga mengatakan ada 15 kapal laut yang dikerahkan untuk misi pencarian itu. Pemantauan udara pun juga dilakukan.

“Untuk laut, 15 kapal kita operasikan, 5 kapal Basarnas, 4 kapal TNI AL, 4 kapal Polair, 1 kapal KNKT, 1 kapal Bea Cukai. Dari udara kami gerakkan heli dari Basarnas. Kapal Basarnas disertai sistem pencarian bawah laut. Ditambah 5 penyelam untuk melakukan tugas konfirmasi apabila ditemukan objek,” ujar Soelistyo di kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (4/12/2016).

Berikut 15 kapal yang digunakan untuk mencari dan melakukan misi penyelamatan korban pesawat Skytruck tipe M-28:

– RB 209 Tanjung Pinang
– KN Pandu Dewanata/Ternate
– KN Baladewa/Sorong
– RB 218/Pekanbaru
– RIB Kansar Tanjungpinang
– KP 3001 Barela
– KP 3002 Galang
– KP 2002
– KP 1001
– KRI Cucut
– KRI Tenggiri
– PATKAMLA Dabusiku
– PATKAMLA Kuala Gaug
– KPLP Senayang
– Bea Cukai (red/Detik)

Tim SAR Gabungan Kerahkan 16 Unit Helikopter Mencari Pesawat SKY Truck M-28

0
Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga

batamtimes.co , Batam – Tim SAR Gabungan mengerahkan 16 unit kapal, dua unit helikopter dan satu unit pesawat untuk mencari korban pesawat Sky Truck M-28 yang hilang di Perairan Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau.

Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga dalam pesan singkatnya di Batam, Minggu, menyatakan sengaja membentuk Tim Gabungan yang terdiri atas Basarnas, Pol Air, TNI AL dan BC RCC Singapura dan terus menyisir perairan Kabupaten Lingga untuk mencari korban pesawat nahas itu.

Hingga saat ini, Tim Basarnas sudah menemukan satu jenazah dan dibawa ke RS Bhayangkara di Kota Batam untuk proses identifikasi.

“Ditemukan juga oleh nelayan antara lain tas-tas yang berisikan pakaian, KTA, foto-foto dan topi,” kata dia.

Pesawat Polri type N 28 Skytruck hilang kontak di Perairan Lingga dengan membawa 13 penumpang yang terdiri atas lima kru dan delapan penumpang yang merupakan anggota Polri.

Pesawat Polri tersebut melakukan penerbangan dari Pangkal Pinang menuju Batam.

Info dari Singapura menyatakan kontak dengan pesawat sekitar pukul 10.15 WIB, targetnya juga hilang di radar dengan kordinat terakhir lost kontak perkiraan di wilayah laut Kabupaten Lingga.

Sampai saat ini kedua KRI dan dua kapal Patkamla masih terus melakukan pencarian pesawat Polri yang jatuh tersebut.(red/ade)

Kapolda : Bagian Depan Pesawat Polri Jatuh Ke Laut Terlebih dahulu

0
Ilustrasi Pesawat Jatuh dengan Bagian depan Terlebih dahulu..

batamtimes.co , Batam – Kapolda Kepri Brigjen Sam Budiangusdian mengatakan pesawat Polri M-28 Sky Truck jatuh ke laut dengan kondisi bagian depan pesawat yang terlebih dahulu menyentuh permukaan laut.

“Lima nelayan yang melihat pesawat itu sempat melayang-layang, mesin antara hidup mati, hidung pesawat ke bawah dan terjadi ledakan di air,” kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian usai turut dalam pencarian di Telaga Punggur Batam, Minggu.

Sam mengatakan, sejumlah nelayan yang melihat kejadian dari jarak tidak begitu jauh berhasil menemukan serpihan-serpihan pesawat yang tersebar.

“Hingga saat ini belum bisa dipastikan korban selamat dalam peristiwa ini. Tim masih terus berupaya melakukan pencarian dengan berbagai peralatan yang dimiliki,” kata Sam.

Ia mengatakan, hari ini Basarnas yang memimpin pencarian sudah membagi pencarian menjadi empat sektor dengan mengerahkan sejumlah kapal dan helikopter.

“Semua di bawah kendali Basarnas. Kami dari kepolisian mempersiapkan untuk menerima apabila ada korban ditemukan. Semua akan diidentifikasi di RS Bhayangkara Polda Kepri, Batam,” kata Sam.

Dia mengatakan, kondisi laut hari ini cukup tenang sehingga bisa mempercepat proses pencarian meski serpihan yang kemarin mengambang kini tidak tampak lagi.

“Kemarin serpihan seperti kursi dan tas termasuk serpihan potongan bagian tubuh manusia nampak mengambang. Mungkin karena malam dihentikan, jadi sudah tidak nampak lagi,” kata dia.

Pesawat M-28 Sky Truck milik Polri diketahui hilang kontak dan jatuh Sabtu siang kemarin di perairan Lingga sebelah selatan Provinsi Kepulauan Riau.

Pesawat membawa 13 penumpang yang terdiri dari lima awak dan delapan penumpang yang semuanya polisi yang hendak BKO ke Polda Kepri.

Tim SAR terus mencari pesawat hilang dan korbannya dan setelah Sabtu sore dihentikan, sejak Minggu pagi tadi pencarian bangkai pesawat dilanjutkan.(red/ant)

BMKG: Waspadai Gelombang Laut dan Hujan di Seluruh Indonesia

0
Ilustrasi Cuaca dan Logo BMKG

batamtimes.co , Jakarta – Badan Metereologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat hampir di seluruh wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.

“Dari kondisi atmosfer terkini, pada periode 3-8 Desember 2016 terdapat indikasi munculnya potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Yunus S. Swarinoto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/12).

Dia mengatakan, masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti genangan, banjir, tanah longsor, banjir bandang, pohon tumbang dan jalan licin.

Bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan dan masyarakat di wilayah pesisir diimbau mewaspadai gelombang laut tinggi dengan ketinggian antara 2,5 – 3,0 meter di Laut Andaman, Perairan Utara Aceh, Samudera Hindia Barat Sumatera, Perairan Utara Kepulauan Natuna, Laut China Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Pulau Sumba, dan Laut Halmahera

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui call center 021-6546318; http://www.bmkg.go.id; @infobmkg, playstore: info BMKG; atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Adapun wilayah Indonesia dalam periode beberapa hari ke depan yang akan dilanda hujan lebat adalah:

*- Aceh*
*- Sumatera Utara bagian Timur*
*- Sumatera Barat*
*- Bengkulu*
*- Lampung bagian Barat*
*- Banten*
*- Jawa Barat*
*- Jabodetabek*
*- Jawa Tengah*
*- Yogyakarta*
*- Jawa Timur*
*- Bali*
*- Nusa Tenggara Barat*
*- Nusa Tenggara Timur*
*- Kalimantan Tengah*
*- Kalimantan Selatan*
*- Kalimantan Timur*
*- Sulawesi Tengah bagian Selatan*
*- Sulawesi Barat*
*- Sulawesi Selatan bagian Utara*
*- Papua bagian Tengah dan Utara* (red/b.satu)

13 Korban Pesawat Polri M-28 Sky Truck yang Jatuh di Lingga Belum Ditemukan

0
Mengumpulkan barang-barang yang ditemukan antara lain, kursi-kursi, tas-tas penumpang yang berisikan surat perintah : sprin/1495/XI/2016 tgl 30 nop 2016 yang dikeluarkan di Pondok cabe. Dokumen yang bertuliskan sky truck N28 no reg P4201.

batamtimes.co , Batam – Pesawat Polri type M 28 Sky truck Rute Pangkal Pinang Bangka Belitung menuju Batam Kepulauan Riau jatuh di tengah laut pulau Benan kabupaten Lingga Sabtu (3/12). Pesawat tersebut membawa sekitar 13 personel polisi, 5 diantaranya kru dan 8 penumpang. Dalam berita sebelumnya disebutkan bahwa pesawat itu mengangkut 15 orang.

“Iya benar, ini kami lagi mencari keberadaan korban, karena kemungkinan masih tenggelam di dalam laut,” ujar Kapolres Lingga AKBP Muji Supriadi seperti yang dikutip dari laman Merdeka.com

Muji menjelaskan, tim SAR tengah berusaha mencari korban pesawat polri yang jatuh di tengah laut. Sejauh ini baru ditemukan sejumlah barang-barang milik para anggota polisi. Namun sayang, belum ada satu pun korban yang ditemukan.

“Mohon doanya, kita sedang berusaha mencari di tengah laut ini, karena jatuhnya di perairan,” kata Muji.

Baca juga : Inilah Manifest Pesawat Tipe M 28 Sky Truck Milik Kepolisian RI

Berdasarkan data yang diperoleh merdeka.com dari kepolisan menyebutkan, pesawat tersebut membawa belasan anggota polisi yang sedang bertugas. Mereka akan ganti shift dinas, namun dalam perjalanan pesawat hilang kontak kemudian jatuh di tengah laut.

Berikut manifestasi penumpang pesawat:

1. Akp budi waluyo (pilot)

2 Akp eka barokah (pilot)

3. Akp tonce (pilot)

4. Brig joko sujarwo (mekanik)

5. Brig mustofa (mekanik)

6. Akp Abdul Munir /penumpang

7. Akp safran/penumpang

8. Bripka erwin / sda

9. Briptu andi z / sda

10. Bripda rizal / sda

11. Bripda eri / sda

12. Brig suwarno / sda

13. Brig joko sungatno

Sedangkan barang-barang yang ditemukan antara lain, kursi-kursi, tas-tas penumpang yang berisikan surat perintah : sprin/1495/XI/2016 tgl 30 nop 2016 yang dikeluarkan di Pondok cabe. Dokumen yang bertuliskan sky truck N28 no reg P4201.(red/mer)

 

Polda Kepri Benarkan Pesawat M-28 Sky Truck Hilang Kontak di Perairan Lingga

0
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian

batamtimes.co , Batam – Polda Kepri membenarkan pesawat M-28 Sky Truck dengan nomor regristrasi B-4201 hilang kontak dan diketahui jatuh di perairan Kabupatan Lingga pada sisi selatan Provinsi Kepri.

“Iya benar, pesawat sempat hilang kontak. Informasi terahir jatuh di perairan wilayah Kabupaten Lingga,” kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP Erlangga di Batam, Sabtu.

Ia mengatakan pesawat berwarna biru putih tersebut dalam perjalanan dari Pangkal Pinang Bangka Belitung menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Baca juga : 13 Korban Pesawat Polri M-28 Sky Truck yang Jatuh di Lingga Belum Ditemukan

“Dari data penumpang yang kami dapatkan, dalam pesawat tersebut penumpang dan kru berjumlah 15 orang personil. Baru data global saja yang bisa saya sampaikan,” kata dia.

Erlangga juga membenarkan bahwa semua yang ada dalam pesawat naas tersebut merupakan personil dari kepolisian.

“Semua dari kesatuan Ditpolud Baharkam Polri. Pesawat membawa kru untuk helikopter di Polda Kepri. Jadi di BKO kan ke Polda Kepri,” kata Erlangga.

Erlangga mengatakan, pesawat tersebut terakhir kali melakukan kontak dengan radsar di Tanjungpinang pada pukul 11.10 WIB.

Doa Bersama sebelum keberangkatan Pesawat milik Kepolisian RI dengan tipe M28 Sky Truck.
Doa Bersama sebelum keberangkatan, Pesawat milik Kepolisian RI dengan tipe M28 Sky Truck.

Ia mengatakan, saat ini berbagai pihak baik Polda Kepri, Basarnas Tanjungpinang, TNI AL, Polres Lingga dibantu masyarakat sudah bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban.

“Saat ini kami tengah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi pada lokasi jatuhnya pesawat. Titiknya sudah diketahui, sudah dipastikan,” kata dia.

Polda Kepri, kata Erlangga, mohon doa dari seluruh masyarakat agar proses evakuasi terhadap korban dan pesawat bisa segera dilaksanakan.

“Kami mohon doa pada masyarakat agar evakuasi bisa cepat dilakukan. Dan ada yang bisa diselamatkan dari peristiwa kecelakaan pesawat tersebut,” kata Erlangga.(red/ant)

Inilah Manifest Pesawat Tipe M 28 Sky Truck Milik Kepolisian RI

0
Manifes penumpang pesawat Kepolisian RI yang jatuh tipe M28 Sky Truck ini dinyatakan mengalami hilang kontak di wilayah perairan Kabupaten Lingga.

batamtimes.co , Batam – Pesawat milik Kepolisian RI dengan tipe M28 Sky Truck ini dinyatakan mengalami hilang kontak di wilayah perairan Kabupaten Lingga.

“Titik koordinat jatuhnya pesawat sesuai dengan data GPS pruno JP32 0″17,246N utara selatan, 104″50,261E barat timur,” ujar Kepala bagian Penerangan Umum Polri Kombes Martinus Sitompul melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Martinus menjelaskan bahwa lokasi koordinat itu berada di antara Pulau Mensanak dengan Pulau Sebangka atau Pulau Gentar, perairan Kabupaten Lingga.

Ilustrasi Titik koordinat jatuhnya pesawat sesuai dengan data GPS pruno JP32 0"17,246N utara selatan, 104"50,261E barat timur
Ilustrasi Titik koordinat jatuhnya pesawat sesuai dengan data GPS pruno JP32 0″17,246N utara selatan, 104″50,261E barat timur

Lebih lanjut Martinus menjelaskan bahwa upaya yang saat ini sudah dilakukan adalah koordinasi dengan Basarnas Tanjung Pinang, dan melakukan evakuasi terhadap korban oleh Basarnas dan Ditpolair Polda Kepulauan Riau.

Pesawat yang berangkat dari Pangkal Pinang Provinsi Bangka Belitung menuju Batam Provinsi Kepulauan Riau ini adalah dalam rangka giat rutin rotasi pergantian awak.

Manifes penumpang pesawat Kepolisian RI yang jatuh yakni:

1. Akp Budi Waluyo (Pilot)

2. Akp Eka Barokah (pilot)

3. Akp Tonce (pilot)

4. Brigadir Joko Sujarwo (mekanik)

5. Brigadir Mustofa (mekanik)

6. Akp Abdul Munir / penumpang

7. Akp Safran / penumpang

8. Bripka Erwin / penumpang

9. Briptu Rizal / penumpang

10. Bripda Eri / penumpang

11. Brigadir Suwarno / penumpang

12. Bripda Andi Z. / penumpang

13. Brigadir Joko Sungatno / penumpang (red/de/ant)

Menjual HP Xiaomi Ilegal , PT.Tankindo Jaya Diduga Diamankan Polisi

0
PT Takindo jaya di Grebek Direskimsus Polda Kepri dari Toko tersebut dikabarkan Polisi mengamankan 380 unit Hp merk Xiomi yang diduga ilegal.Penggrebekan dilakukan Krimsus Jumat(02/12) pukul 14.11 wib

batamtimes.co , Batam – Jajaran Subdit Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri dikabarkan menggrebek PT Takindo jaya serta mengamankan 380 unit Hp merk Xiomi yang diduga ilegal.

Penggrebekan dilakukan Krimsus Jumat(02/12) pukul 14.11 wib dan mengamankan salah seorang direktur perusahaan berinisial H dan saat ini sedang diperiksa di Mapolda kepri.

“Digrebek siang kemarin dan mengamankan ratusan hp xiomi ,” Kata TH salah seorang pedagang kaki lima dilokasi.Sabtu(03/12).

Kata Dia, pemiliknya pun terlihat digelandang ke mapolda bersama petugas kepolisian.

Sementara itu, menurut salah seorang sumber oknum kepolisian membenarkan adanya penangkapan karena diduga pelaku menjual hp merk xiomi ilegal.

“Pelaku diduga sudah 3 tahun menjual hp secara Ilegal,” pimgkasnya.

Sampai berita ini diunggah awak media belum berhasil mengkonfirmasi melalui sambungan selularnya terhadap Subdit Indagsi Ditkrimsus Polda Kepri (TIM).

( Redaksi/adi )

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga