8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1250

Polda Kepri Dapat Bantuan 6 Kapal Operasional, Ini Peruntukkannya Kata Kapolda

0
Kapolda Kepri Sam Budigusdian saat ekpose tangkapan di Pelabuhan Batuampar Batam mobil-bodong-4 Anggota Polair Polda ...

batamtimes.co , Batam -Demi kelancaran mengemban misi penjagaan keutuhan NKRI Polri membeli melalui dana APBN beberapa alat utama sistem persenjataan (Alutsista).

Pada acara syukuran HUT Polair dan Polairud yang ke–66 ini, kepolisian perairan telah mendapat tambahan enam unit kapal tipe C1 Rigid Inflatable Boat (RIB), peruntukan operasionalkan di beberapa Polda se-Indonesia.

Diantaranya Polda Maluku Utara, Polda Papua Barat dan beberapa Polda lainnya.

Kapolda Kepri Brigjend Sam Budigusdian memaparkan hal itu kepada jajarannya. Bahwa kata dia, mengemban misi tersebut harus lah profesional.

“Untuk mengemban visi dan misi tentunya tidak terlepas dari kemauan yang sangat tinggi bagi jajaran,” katanya, Kamis (1/12/2016).

Selain itu, Kapolda Kepri juga memparkan kekuatan alat utama, melalui kapal – kapal patroli yang ada saat ini di tubuh Polri.

Seperti pembangunan 1 unit kapal kelas A2 dengan panjang 72 Meter, 5 unit kapal kelas A3 dengan panjang 48 Meter, 6 unit kapal kelas C1 dengan panjang 27 Meter yang diperuntukkan bagi beberapa Polda Perbatasan.

“Sedangkan upaya pengembangan kekuatan Kepolisian Udara telah diupayakan dengan menambah 3 unit Helikopter Bell–429, 1 unit Helikopter Bell–412 serta 1 unit Pesawat Cassa –295,

sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sar, medical evacuation, pergeseran pasukan serta patroli udara dan maritim,” katanya.

Sam menambahkan, kekuatan alutsista sangat dibutuhkan menjaga kedaulatan NKRI khususnya di Kepri.

Apalagi Kepri diapit beberapa negara tetangga yang cukup berdekatan. Yakni Singapur, Malaysia, Kamboja, Vietnam dan beberapa negara lainnya.

 

Tribun

Kapolda : Kejar Samsul Ketua LSM GAT Polda Kepri Gandeng Imigrasi

0
Ketua LSM GAT Samsul Rumanggang (foto : Situs Gerakan Anti trafiking org)

batamtimes.co , Batam – Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, Samsul Rumangkang, Ketua Gerakan Anti Traffeking (GAT) ditelan bumi alias Menghilang Paska ditetapkan DPO terkait kasus pemerasan TKI Ilegal di Botania, Batam.

“Baguslah Menghilang jadi berkurang kegiatan ini karena selama ini dia(red-samsul) pelakunya,” Kata Sam Budi di Engku Putri. Rabu(30/11).

Kata Dia, selama ini Samsul pelakunya yang berlindung dibalik LSM GAT nya, dengan Menghilang pelaku maka berkurang pemerasan terhadap TKI, namun kalau kembali serta ditemukan dipidanakan.

Sekurang-kurangnya kita sudah melakukan pencegahan agar tidak tidak terulang dan fotonya pun sudah disebarkan termasuk imigrasi.

“Identitas diri serta foto pelaku sudah disebarkan,” ujarnya.

Baca Juga : Ketua LSM GAT Syamsul Rumangang DPO Terlibat Penyaluran TKI Ilegal ke Malaysia

Sam menambahkan, pihak sudah berkoordinasi bersama imigrasi Batam karena ini juga berkaitan dengan teman-teman imigrasi.

Diberitakan sebelumnya, Polda Kepri memasukan nama ketua lembaga swadaya masyarakat anti trafiking Syamsul Rumangkang dalam daftar pencarian orang (DPO), karena diduga terlibat dalam penyaluran TKI secara ilegal ke Malaysia.

LSM Gerakan Anti Trafiking (GAT) yang dipimpin Syamsul hanya dijadikan kedok untuk memuluskan aksinya. Bahkan, ia mencoba mengelabui pihak kepolisian dengan memberikan informasi tentang kedatangan TKI ilegal. Ini dilakukan terhadap TKI yang tidak menggunakan jasanya.

” Kuat dugaan Syamsul bermain dan berlindung dibalik LSMnya. Bahkan istrinya minta polisi tidak memproses suaminya,” kata Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian di RS Bhayangkara, Jumat(18/11).

Menurut Kapolda, Syamsul terlihat dalam kasus lainnya yang kini sedang ditangani. Namun belum sempat ditangkap, ia sudah keburu kabur. Karena itu Polda Kepri memasukkannya dalam DPO.

Syamsul merupakan penyalur TKI ilegal yang memanfaatkan LSM-nya sebagai kedok untuk memerangi trafficking. Selain itu, Syamsul selalu membocorkan informasi kedatangan TKI ilegal bila penyalur lain tidak mau menggunakan jasanya atau membayar kepadanya.

“Dia cari makan di situ. Modusnya, kalau ada TKI ilegal tidak memilih jasa penyaluran miliknya, dilapor ke kita. Kalau lewat dia, dia diam-diam saja,” jelas Sam.

Selain itu, imbuh Kapolda, TKI yang ditanganinya sering diperas dan diancam bila menggunakan jasa penyalur lain dan akan dilaporkan ke polisi.

“Tetapi belum ditemukan keterlibatannya dalam kasus 103 TKI kemarin. Itu beda kasus,” tegasnya. Terkait kasus 103 TKI yang tenggelam, Sam menambahkan, berkas sudah hampir rampung.

Saat ini, pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia untuk menangkap aktornya yang sempat kabur ke sana. “Kami tagih janji Malaysia yang akan membantu menangkap pelaku utama yang juga ditetapkan DPO,” jelasnya

Pewarta : Adi

Pengelola Hotel GGI Andi Terlibat Pencurian Minyak MT. Tabongan Kabur Terancam DPO

0
Hotel GGI dimana Andi bekerja dan Kapal MT.Fajar dalam kondisi terbakar di duga membawa minyak hasil Curian dari Kapal MT.Tabongan.

batamtimes.co , Batam – Pengusaha hiburan malam sekaligus pengelola hotel GGI Batam, Andi diduga terlibat dalam pencurian dalam kasus pencurian BBM di kapal tangker MT Tabonganen Menghilang Paska Terbakarnya MT Mona Tang 2 di Batu Ampar dua Minggu lalu.

Menghilangnya pengusaha hiburan malam ini membuat kepolisian gerah bahkan dari hasil pengembangan kepolisian Andi Terancam ditetapkan DPO serta aset akan disita berdasarkan TPPU.

Hal ini disampaikan Kapolda Kepri terkait berusaha dikonfirmasi awak media kelanjutan kasus ini yang ditangani polres Karimun.

“Kasus ini sudah ditelusuri serta dikembangkan dan diwacanakan masuk TPPU,” Kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian di Dataran Engku Putri. Rabu(30/11).

Kata Dia, kalau memang ia(red-andi) Menghilang atau kabur tinggal kita tetapkan DPO nantinya dan tidak tertutup kemungkinan akan kita kejar Tindak Pidana Pencucian Uang(TPPU)nya.

Baca Juga :Pemilik Kapal MT.Fajar Andi Tersangka,Untuk Dugaan Pencurian Minyak Kapal MT.Tabongan

Selain itu, imbuhnya, kasus ini terus dipelajari keterlibatan lainnya karena sudah berakibat jatuhnya korban jiwa yang meninggal dilokasi. Apalagi dalam kasus ini ada unsur pencurian minyak.

Namun, dari hasil pengembangan sementara belum ditemukan adanya keterlibatan unsur instansi lain dalam kasus ini.

“Keterlibatan instansi lain belum ditemukan tetapi terus kita dalami,” jelasnya.

Sam menambahkan, penyidik polres Karimun terus bekerja keras mengungkap kasus ini dan profesional dalam penanganannya.

Sementara itu, pengusaha hiburan malam ini yang diduga kuat terlibat dalam kasus pencurian minyak mentah dan merupakan barang bukti Kejari Karimun ini merupakan keponakan pengusaha minyak yang saat ini sudah divonis di PN Pekanbaru Abob.

Namun, lebih dikenal sering mengelola tempat hiburan malam yang menyediakan wanita penghibur yang didatangkan luar Batam dan Cungkok asal China.

Sepak terjangnya dihiburan malam sudah tidak asing lagi, bahkan menurut salah seorang sumber Haluan Kepri kaget diduga menjadi broker dalam minyak ilegal.

“Tahunya kita dia pengusaha hiburan malam Penyedia wanita penghibur,” Kata S beberapa waktu lalu.

Kata Dia, dulunya kami taunya sebagai manager awalnya ditempat hiburan malam sambil menyediakan WTS asing di Batam.

“Dulunya Penyedia wanita penghibur diclub ternama,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Pemilik kapal MT Mona Yang 2 atau MT Fajar berinisial A Terancam dipenjara karena diduga melakukan pencurian 1.132 ton minyak mentah yang merupakan barang bukti kejaksaan Karimun.

“Pemilik kapal A jadi tersangka karena kapal digunakan membawa minyak curian,” Kata Kapolda Brigjen Pol Sam Budigusdian di Polsek Batu Ampar.

Kata Dia, hasil pengembangan kasus Polres Karimun ditemukan titik terang bahwa kapal milik pengusaha A di Batam.

Dan saat ini telah kita tahan 8 tersangka Oding pelaku utama sedangkan 7 orang lainnya operator membantu pencurian minyak tersebut.

“Tidak mungkin hanya Oding dan saat aktor pemodal sedang kita kejar keterlibatannya,” jelasnya.

Ia mengatakan, kapal tersebut lebih dikenal Mona Tang 2 ketimbang MT Fajar , makanya kita tidak bisa berandai – andai terutama adanya keterlibatan syahbandar mengeluarkan izin labuh tambat.

Karena , imbuhnya, syahbandar tidak bisa melarang siapapun melakukan labuh tambat disana.

“Bisa saja disalah gunakan mereka dan tidak mungkin pelaku hanya delapan itu karena modalnya besar,” jelasnya.

Pewarta : Adi

Terbukti Korupsi Pembelian Alutista , Jendral Tedi Divonis Seumur Hidup

0
Korupsi di Kemenhan Brigjen Teddy di Vonis Penjara Seumur Hidup. (foto : Okezone)

batamtimes.co , Jakarta – Putusan yang termasuk langka dikeluarkan majelis hakim Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta.

Adalah Brigadir Jenderal Teddy Hernayadi yang divonis seumur hidup karena terbukti bersalah terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alutsista sebesar US$12,4 juta saat menjabat Kepala Bidang Pelaksanaan Pembiayaan Kementerian Pertahanan periode 2010-2014.

“Menjatuhkan pidana penjara seumur hidup,” kata Ketua Majelis Hakim Brigjen Deddy Suryanto.

Menurut majelis hakim pada bulan Desember 2013, Panglima TNI mempromosikan Teddy menjadi Direktur Keuangan Mabes TNI AD dengan pangkat brigadir jenderal.

Kemudian tahun 2015, Teddy kemudian diduga melakukan kecurangan dengan menandatangani atau menerbitkan surat tanpa izin atasannya, yakni Kepala Pusat Keuangan Kementerian Pertahanan dan Menteri Pertahanan selaku pengguna anggaran.

Dalam putusannya Pengadilan Militer Jakarta juga merampas sejumlah aset milik Teddy, yaitu dua unit jetski, satu motor Honda CBR 250, satu motor Ducati Monster, satu mobil Toyota Camry.

Kemudian sebuah town house di Bandung, tanah seluas 8000 meter di Ciwidey, Bandung, dan sebuah mobil Toyota Prado.

Majelis Hakim juga merasa tidak ada hal yang dapat meringankan hukuman Teddy.

Sebaliknya sebagai alasan pemberat, hakim menyebut perbuatan Teddy dapat mengancam negara karena korupsi terkait pengadaan alutsista.

Selain itu, sebagai petinggi TNI, Teddy juga disebut tidak patuh pada perintah pimpinan negara yang sedang menggalakkan tindakan antikorupsi.

Duduk sebagai anggota majelis yaitu Brigjen Hulwani dan Brigjen Weni Okianto serta Brigjen Deddy Suryanto sebagai ketua majelis. Adapun untuk oditur militer (jaksa-red) yaitu Brigjen Rachmad Suhartoyo.

Atas kasus itu, Brigjen Teddy dibela oleh kuasa hukum Letkol Martin Ginting.Tak cukup di situ, majelis hakim juga mewajibkan Teddy mengganti kerugian negara, senilai uang yang telah diselewengkannya.

Usai mendengarkan vonis itu, Teddy mengatakan akan pikir-pikir. Artinya, kuasa hukum akan mengajukan banding terkait putusan itu. “Saya pikir-pikir,” ujarnya.

Kuasa Hukum Teddy, Letkol Martin Ginting mengatakan, banding akan dilakukan karena Teddy sudah mengakui perbuatannya namun dianggap tidak ada hal yang meringankan.

Brigjen Teddy Hernayedi diadili di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta. Mengenakan baju militer, ia mendengarkan vonis atas dirinya di kasus korupsi yang terjadi di Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Sidang dimulai pukul 10.20 WIB. Brigjen Teddy yang ditahan di POM AD datang dikawal Provos.

“Apakah Anda sehat?” tanya ketua majelis hakim Brigjen Deddy Suryanto.

“Siap, sehat,” jawab Brigjen Teddy.

Sidang tersebut cukup mendapat atensi dari pimpinan TNI.

Terbukti dengan dihadiri langsung oleh Inspektorat Kemhan, Marsda TNI Hadi Tjahjanto yang mengikui jalannya sidang dengan serius.

Menko Polhukam Wiranto menyambut baik pemberantasan korupsi di segala instansi pemerintahan.

Sebagai seorang mantan Menhan dan Panglima ABRI, Wiranto menyatakan penegakan hukum terhadap para koruptor di mana pun juga tidak boleh memandang jabatan atau pangkat.

“Bagus. (Pemberantasan) korupsi di mana pun tak pandang bulu,” ucap Wiranto

 

Tribun News

Polisi dan Warga Pinggir Rel Saling Dorong

0
Warga dan polisi terlibat saling dorong di lokasi penertiban Jl Ampera, Glugur Darat, Medan Timur. Mereka tidak terima poskonya dihancurkan PT KAI, Senin (28/11/2016). (Tribun Medan/Array A Argus)

batamtimes.co , Medan – Proses penggusuran rumah di bantaran rel Jalan Ampera, Glugur Darat, Medan Timur, Senin (28/11/2016), yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) kian memanas.

Warga yang tidak terima dengan penertiban ini terlibat saling dorong dengan polisi.

“Kau jangan usir kami, Pak. Kami ini warga Indonesia. Bukan orang liar kami,” teriak seorang wanita berdaster kepada Kapolsek Medan Barat Kompol Victor Ziliwu, Senin (28/11/2016).

Mendapat perlawanan dari warga, polisi bergerak maju berusaha meminta warga bubar. Namun, warga tetap melawan hingga dorong-dorongan.

“Kita semua sudah sepakat untuk segera pindah dari sini. Kenapa adalagi yang tidak terima?” kata Kapolsek Medan Barat Kompol Victor Ziliwu.

Mendengar penuturan Victor, warga malah semakin mengamuk. Mereka menilai polisi berpihak pada PT KAI.

Saat proses penggusuran ini, warga duduk beramai-ramai di satu posko yang diklaim warga sebagai tempat untuk tidur. Mereka tidak terima jika posko itu dihancurkan. (red/tri)

Akom dan Ketua MA Tak Hadir, Novanto Tetap Dilantik Jadi Ketua DPR

0
Anggota DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto saat dilantik menjadi Ketua DPR sisa masa jabatan tahun 2014-2019 dalam Sidang Paripurna di Kompleks Parlemen, senayan, Jakarta, 30 November 2016. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

batamtimes.co , Jakarta – Ade Komarudin (Akom) sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali juga berada di luar negeri. Namun hal itu tak membuat pelantikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR baru menggantikan Akom ditunda.

Dalam rapat paripurna DPR, Rabu (30/11) sore, semua fraksi setuju terhadap adanya usulan DPP Golkar dan Fraksi Golkar soal penggantian jabatan Ketua DPR dari Akom ke Setya Novanto. Setelah mendengarkan semua suara, Pimpinan Sidang Fadli Zon lalu bicara.

“Apakah penggantian ketua DPR RI, sesuai usulan DPP Partai Golkar dan Fraksi Partai Golkar, dari Ade komarudin kepada Setya Novanto dapat disetujui?”

“Setuju,” jawab para anggota dewan peserta sidang.

Fadli lalu mengetuk palu sidang tanda keputusan sudah diambil.

Di jajaran pimpinan, Fadli ditemani 3 orang wakil ketua DPR lainnya. Yakni Fahri Hamzah, Taufik Kurniawan, dan Agus Hermanto. Ade Komarudin yang seharusnya melakukan serah terima jabatan, tidak dapat hadir karena sedang di Singapura untuk berobat.

Setelah itu, Fadli Zon lalu mengajak agar proses pelantikan Setya Novanto segera dilaksanakan. Namun Ketua MA Hatta Ali tidak hadir untuk mengambil sumpah.

“Kami sudah menghubungi ketua MA, beliau sedang di luar negeri, dan beliau menyerahkan kepada Pelaksana Harian,” kata Fadli.

Tidak ada protes dari para anggota dewan soal hal itu. Pelantikan dengan pengambilan sumpah tetap dilanjutkan oleh ketua harian. Akom tak juga kunjung hadir di ruangan itu untuk melakukan serah terima dengan Setya Novanto.

Setya Novanto maju ke depan ruangan sidang untuk pengambilan sumpah. Dia lalu mengikuti pembacaan sumpah di bawah Alquran. Wajahnya tampak tak lagi kuyu, seperti saat dahulu harus mundur dari jabatan Ketua DPR karena polemik kasus ‘Papa Minta Saham’.

Saat pembacaan sumpah, ada tiga kali terjadi pengulangan saat Setya menyebut soal ‘kesatuan Republik Indonesia’. (red/b.Satu)

Sederetan Artis Meriahkan Pagelaran Nusantara , Ada Tukul Arwana

0
Tukul Arwana hadir Dalam acara pagelaran Nusantara Bersatu yang mengambil tema Indonesia Milikku, Milikmu, Milik Kita Bersama di Lapangan Engku Putri (foto : Angga)

batamtimes.co , Batam – Sejumlah artis ibu kota, di antaranya Band Boomerang, Duo Srigala dan Tukul Arwana ikut memeriahkan Pagelaran Nusantara Bersatu yang digelar di Dataran Engku Putri Kota Batam Kepulauan Riau, Rabu.

Pagelaran Nusantara Bersatu yang mengambil tema Indonesia Milikku, Milikmu, Milik Kita Bersama itu berlangsung meriah

Ratusan peserta apel yang terdiri dari warga masyarakat, berbaur dengan Anggota TNI dan Polri larut dalam lagu-lagu yang dibawakan penghibur.

Komandan Kodim 0316 Letkol Inf Andreas Nanang Dwi menyatakan acara itu sengaja diadakan untuk mempererat kembali rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

“Adanya isu sara dan kepentingan lainnya kita atasi bersama dengan suara kebangsaan Satu Nusa Satu Bangsa Satu Tanah Air Indonesia,” kata Dandim.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika memastikan kondisi keamanan di kota itu kondusif. Seluruh warga sepakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Pewarta : Angga

Rudi Ajak Masyarakat Batam Untuk Bersatu , Pemimpin Sekarang Silahkan Dikritik

0
Wali Kota Batam, HM Rudi dalam acara Nusantara Bersatu di Dataran Engku Putri, Rabu (30/11/2016)

batamtimes.co , Batam – Wali Kota Batam, HM Rudi mengapresiasi acara Nusantara Bersatu di Dataran Engku Putri, Rabu (30/11/2016).

Menurut Dia, pagelaran Nusantara Bersatu yang mengambil tema Indonesia Milikku, Milikmu, Milik Kita Bersama itu berlangsung meriah karena semua perangkat negara bersatu dan terlihat kompak.

“Saya berharap acara hari ini bisa menyatukan kita kembali. Kita sebenarnya sudah bersatu tetapi terkadang kita lupa ada sms-sms yang mengganggu. Tapi, mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita dapat bersatu.”

 

Sejumlah Polisi Dan TNI tampak ikut serta memeriahkan acara "Hiburan Rakyat Nusantara Bersatu " yang diselenggarakan di dataran Engku Putri , Batam Center , Rabu 30 / 11 / 2016 . Foto Angga
Sejumlah Polisi Dan TNI tampak ikut serta memeriahkan acara “Hiburan Rakyat Nusantara Bersatu ” yang diselenggarakan di dataran Engku Putri , Batam Center , Rabu 30 / 11 / 2016 . Foto Angga

“Kita sudah merdeka sebenarnya, bagaimana kemerdekaan ini kita isi karena Batam ini milik kita semua” kata Rudi.

Rudi juga mengajak masyarakat Batam untuk bersatu dan bangun untuk anak-anak kita semua, pemimpin yang sekarang silakan dikritik dan bukan sebaliknya.

Untuk kegiatan 2 Desember, Pemko Batam akan menyelenggarakan doa bersama dan istiqosah.

Pewarta : Angga

Dandim Andreas Himbau Warga Batam Gelar Doa Bersama Pada 212

0
Letkol Inf Andreas Nanang Dwi Dalam kegiatan Nusantara Bersatu di Dataran Engku Putri, Rabu (30/11/2016).

batamtimes.co , Batam – Dandim 0316/Batam, Letkol Inf Andreas Nanang Dwi mengimbau warga Batam untuk menggelar doa bersama 2 Desember 2016 di Batam.

Selain ikut doa bersama, ia berharap masyarakat tetap menjaga kondusifitas Batam.

Andreas mengatakan acara Nusantara Bersatu ini digelar untuk menepis isu-isu berbau SARA.

Menurut Dia, acara ini sebagai wujud suara kebangsaan seluruh rakyat Indonesia, yang satu Nusa, satu bangsa dan satu tanah air, Indonesia.

“Ini untuk hiburan juga, sekaligus menepis adanya isu SARA dan kepentingan lainnya.

Kita bersama-sama dengan suara kebangsaan.

Tanggal 2 Desember kita berharap warga Batam tetap menjaga situasi di sini,” kata Dia usai kegiatan Nusantara Bersatu di Dataran Engku Putri, Rabu (30/11/2016).

Ia mengingatkan tidak perlu ada pergerakan warga dari Batam menuju Jakarta di tanggal tersebut.

“Tidak usah ikut ke sana meskipun kegiatannya cuma doa bersama. Sebab di sini juga ada doa bersama yang kita laksanakan. Sama seperti tanggal 25 November kemarin, doa bersama akan dilakukan di beberapa tempat.

Kita fokus untuk melaksanakan doa bersama di sini saja,” katanya.

Adapun doa bersama yang dilakukan di Batam untuk umat muslim disentralisasikan di masjid Raya Batam.

Lalu untuk umat Kristen di Aula Pemko Batam, sedangkan umat Buddha, Hindu, dan Kong Hu Cu dilaksanakan di tempat ibadahnya masing-masing.

Pewarta : Angga

Nurdin : Hilangkan Egosektoral Kelembagaan Untuk Membuat Batam Lebih Baik

0
Foto Bersama Gubernur Kepri saat menghadiri Rapat Pimpinan (Rapimnas) II Kadin Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2016 di Hotel Sahid Batam Centre, Kota Batam, Selasa (29/11)

batamtimes.co , Batam- Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam pidatonya mengatakan  permasalahan yang sedang terjadi di Batam dapat diselesaikan dengan baik dan bijak.Dunia Usaha perlu kepastian hukum dan keamanan,sehingga masing masing-masing pihak hilangkan egosektoral kelembagaan untuk membuat Batam menjadi Lebih baik.

“Dunia usaha perlu kepastian hukum. Hilangkan egosektoral kelembagaan untuk membuat Batam menjadi lebih baik,” kata Gubernur Nurdin saat membuka Rapat Pimpinan II Kadin Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2016 di Hotel Sahid Batam Centre, Kota Batam, Selasa

Dalam Rapimnas tersebut, Nurdin menyebutkan bahwa semua stokeholder harus bersama-sama mendorong investasi masuk ke Kepri.

Mengenai permasalahan terkait PMK 148/2016 dan Perka BP Batam Nomor 5/2016 tentang tarif UWTO sudah dibahas bersama menteri terkait dan Dewan Kawasan Nasional.

Hal ini, kata Nurdin, untuk memberi kepastian hukum dalam dunia usaha.Nurdin menambahkan, saat ini pihaknya berusaha menciptakan birokrasi yang enterpreneur.

Gubernur Kepri Pukul Gong saat hadir di acara Rapimnas Kadin II di  Hotel Sahid Batam Centre, Kota Batam, Selasa (29/11)
Gubernur Kepri Pukul Gong saat hadir di acara Rapim Kadin II di Hotel Sahid Batam Centre, Kota Batam, Selasa (29/11)

Hal ini untuk membantu peningkatan ekonomi, dunia usaha dan membuka lapangan kerja di berbagai bidang.

Apalagi pesan Presiden Jokowi, alur birokrasi yang berbelit harus segera dipangkas untuk peningkatan ekonomi nasional.

Presiden Jokowi juga ingin menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dan Kepri harus mengambil peluang tersebut karena letaknya yang strategis di wilayah pelayaran terpadat.

Kata Nurdin, peluang usaha yang harus dilirik saat ini yaitu Sektor Pariwisata.

Untuk itu, perlu dikembangkan infrastruktur dan pendukung lainnya yang mendorong berkembangnya sektor tersebut.

Hadir dalam Rapimnas tersebut anggota DPRD Kepri Teddy Jun Askara, Ketua Kadin Indonesia Korwil Barat Teuku Zulham, Ketua Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana, Ketua Kadin Kota Batam Jadi Rajagukguk, serta Ketua Kadin Kota Tanjungpinang Bobby Jayanto.

Teuku Zulham, berharap rekomendasi yang dihasilkan dalam Rapimprov dapat meningkatkan iklim dunia usaha dan memberi kepastian hukum dalam menjalankan usaha.

Ketua Kadin Kepri Ahmad Maaruf Maulana pihaknya memohon restu kepada Kadin Indonesia untuk melakukam uji materi terhadap kebijakan tarif UWTO yang mengganggu dan merugikan para pelaku usaha.(angga/tri/red)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga