Kapolda : Kejar Samsul Ketua LSM GAT Polda Kepri Gandeng Imigrasi

0
212
Ketua LSM GAT Samsul Rumanggang (foto : Situs Gerakan Anti trafiking org)

batamtimes.co , Batam – Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, Samsul Rumangkang, Ketua Gerakan Anti Traffeking (GAT) ditelan bumi alias Menghilang Paska ditetapkan DPO terkait kasus pemerasan TKI Ilegal di Botania, Batam.

“Baguslah Menghilang jadi berkurang kegiatan ini karena selama ini dia(red-samsul) pelakunya,” Kata Sam Budi di Engku Putri. Rabu(30/11).

Kata Dia, selama ini Samsul pelakunya yang berlindung dibalik LSM GAT nya, dengan Menghilang pelaku maka berkurang pemerasan terhadap TKI, namun kalau kembali serta ditemukan dipidanakan.

Sekurang-kurangnya kita sudah melakukan pencegahan agar tidak tidak terulang dan fotonya pun sudah disebarkan termasuk imigrasi.

“Identitas diri serta foto pelaku sudah disebarkan,” ujarnya.

Baca Juga : Ketua LSM GAT Syamsul Rumangang DPO Terlibat Penyaluran TKI Ilegal ke Malaysia

Sam menambahkan, pihak sudah berkoordinasi bersama imigrasi Batam karena ini juga berkaitan dengan teman-teman imigrasi.

Diberitakan sebelumnya, Polda Kepri memasukan nama ketua lembaga swadaya masyarakat anti trafiking Syamsul Rumangkang dalam daftar pencarian orang (DPO), karena diduga terlibat dalam penyaluran TKI secara ilegal ke Malaysia.

LSM Gerakan Anti Trafiking (GAT) yang dipimpin Syamsul hanya dijadikan kedok untuk memuluskan aksinya. Bahkan, ia mencoba mengelabui pihak kepolisian dengan memberikan informasi tentang kedatangan TKI ilegal. Ini dilakukan terhadap TKI yang tidak menggunakan jasanya.

” Kuat dugaan Syamsul bermain dan berlindung dibalik LSMnya. Bahkan istrinya minta polisi tidak memproses suaminya,” kata Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian di RS Bhayangkara, Jumat(18/11).

Menurut Kapolda, Syamsul terlihat dalam kasus lainnya yang kini sedang ditangani. Namun belum sempat ditangkap, ia sudah keburu kabur. Karena itu Polda Kepri memasukkannya dalam DPO.

Syamsul merupakan penyalur TKI ilegal yang memanfaatkan LSM-nya sebagai kedok untuk memerangi trafficking. Selain itu, Syamsul selalu membocorkan informasi kedatangan TKI ilegal bila penyalur lain tidak mau menggunakan jasanya atau membayar kepadanya.

“Dia cari makan di situ. Modusnya, kalau ada TKI ilegal tidak memilih jasa penyaluran miliknya, dilapor ke kita. Kalau lewat dia, dia diam-diam saja,” jelas Sam.

Selain itu, imbuh Kapolda, TKI yang ditanganinya sering diperas dan diancam bila menggunakan jasa penyalur lain dan akan dilaporkan ke polisi.

“Tetapi belum ditemukan keterlibatannya dalam kasus 103 TKI kemarin. Itu beda kasus,” tegasnya. Terkait kasus 103 TKI yang tenggelam, Sam menambahkan, berkas sudah hampir rampung.

Saat ini, pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia untuk menangkap aktornya yang sempat kabur ke sana. “Kami tagih janji Malaysia yang akan membantu menangkap pelaku utama yang juga ditetapkan DPO,” jelasnya

Pewarta : Adi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here