8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1253

Kasus Pengrusakan Lingkungan Abob Sudah P21 Dilimpahkan Ke PN Batam

0
Terdakwa Abob saat menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (28/5) (foto : Batam pos)

batamtimes.co , Batam – Kejaksaan Negri (Kejari) Batam menyatakan berkas tersangka Direktur Utama PT Golden Land, Muhammad Mahbub alias Abob telah lengkap (P-21) dan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Batam pada Rabu (23/11) lalu.

Kepastian tersebut dibeberkan oleh Kepala Seksi Intel (Kasi Intel) Kejari Batam, Supriyadi saat ditemui awak media di ruang kerjanya,beberapa waktu lalu.

“Berkas Abob sudah ditandatangani oleh Kajari dan telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Batam kemarin, Rabu(23/11),” kata Supriyadi.

Bahkan secara terang-terangan disampaikan, pihak Kejasaan Batam juga sudah menunjuk Martua Susanto selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan mengawal kasus tersebut di pengadilan.

“Dan JPU nya adalah Martua Susanto,” ucapnya kembali.

Sementara itu, JPU Martua yang dimintakan konfirmasi atas berkas Abob, membenarkan apa yang disampaikan oleh seniornya. Bahwa berkas Abob sudah lengkap dan dia akan mengawal kasus tersebut di meja hijau.

“Berkas memang sudah dilimpahkan, dan atasanya mempercayakan saya untuk mengawal kasusnya,” terangnya.

Namun demikian, lanjutnya, kapan mulai disidangkan di pengadilan, ia mengaku belum tau. Sebab menurutnya kewenangan penjadwalan tersebut sudah di tangan majelis hakim. “Jadwal sidangnya saya tidak tau, silahkan tanya langsung ke majelisnya,” terangnya.

Diketahui bahwa Abob tersangkut dengan pelanggaran tentang pengerusakan lingkungan dimana ia menduduki jabatan sebagai Direktur Utama PT Golden Land yang melakukan reklamasi pantai di daerah Patam Lestari.

Sementara Afuan yang menjadi Komisaris PT Golden Land telah lebih dulu disidangkan terkait dengan perkara yang sama. Dan walaupun hanya sebagai Komisaris, namun Afuan dikatakan terlibat karena dirinya yang aktif dalam PT Golden Land mulai dari pengurusan izin perusahaan, hingga pengajuan permohonan lahan ke BP Batam.(red/hln)

Puisi ‘Amboi Mak Oi’ Amsakar Ahmad Pukau Ratusan Pengunjung KSM Tahun 2016

0
Wawako Batam,Amsakar Ahmad di Kenduri seni melayu (KSM.Tampil sejumlah penyair, seperti Rohani Din (Singapura), Nik Rakib Nik Hassan (Thailand), Tarmizi (Rumah Hitam, Batam), Stefano Bagaskara, Sudirman el Batamy, Rahmanidar, dan beberapa penyair nusantara lainnya.

batamtimes.co , Batam – Perhelatan Kenduri Seni Melayu  (KSM) Tahun 2016 di halaman parkir Kepri Mall, Sabtu (26/11) malam.Dalam perhelatan tersebut Amsakar membacakan dua puisi yang berjudul “Amboi Mak Oi” dan “Sejarah yang Tak Terbaca”. Amsakar tampil dengan sejumlah penyair dari berbagai negara yang mengikuti KSM 2016 ini.

Ratusan pengunjung dan tamu undangan hadir di hari kedua KSM tersebut, Amsakar tampil memukau membawakan puisi bertemakan sosial tentang kondisi yang ada di masyarakat.

“Puisi ini menyiratkan ada harapan besar dari masyarakat terhadap berbagai masalah yang terjadi dan diharapkan kita mampu menyelesaikannya bersama-sama”, ujar Amsakar usai membacakan puisi.

Puisi “Sejarah yang Tak Terbaca” dibacakan tanpa teks oleh pria yang juga Wakil Walikota Batam ini.

Tak jauh dari puisi pertama, pesan “Sejarah yang Tak Terbaca” melihat situasi yang terjadi saat ini dikaitkan dengan masa lalu Batam dan masa depan yang diharapkan.

Wawako Batam membacakan dua puisi yang berjudul "Amboi Mak Oi" dan "Sejarah yang Tak Terbaca". Amsakar tampil dengan sejumlah penyair dari berbagai negara yang mengikuti KSM 2016 ( Sabtu 26/12/2016)
Wawako Batam Amsakar ahmad membacakan dua puisi yang berjudul “Amboi Mak Oi” dan “Sejarah yang Tak Terbaca”. Amsakar tampil dengan sejumlah penyair dari berbagai negara yang mengikuti KSM 2016 ( Sabtu 26/12/2016)

Pada malam tersebut, tampil sejumlah penyair, seperti Rohani Din (Singapura), Nik Rakib Nik Hassan (Thailand), Tarmizi (Rumah Hitam, Batam), Stefano Bagaskara, Sudirman el Batamy, Rahmanidar dan beberapa penyair nusantara lainnya.

Selain puisi, syair, juga ditampilkan tari kontemporer yang dibawakan Candas Creative Company dari Brunei Darussalam.

Ini kali pertama perwakilan Brunei tampil dalam gelaran Kenduri Seni Melayu di Batam.

Dalam KSM ini juga ditampilkan Kumpulan Seni Attrians Singapura, Kumpulan Seni Seremban Negeri Sembilan Malaysia, dan Kumpulan Seni Songklha University Thailand.

KSM resmi dibuka oleh Walikota Batam Muhammad Rudi pada Jumat malam, ditandai dengan menabuh kompang.

Hari pertama perhelatan Kenduri Seni Melayu diisi dengan penampilan tari kontemporer, baik dari Batam dan beberapa negara serumpun Melayu lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan, para pesohor negeri Gurindam Dua Belas ini akan tampil pada malam kedua pelaksanaan KSM 2016.

“Kenduri Seni Melayu ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Batam. Diadakan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Batam. Tahun ini hari jadi yang ke-187, tepatnya pada 18 Desember mendatang,”, kata Yusfa Hendri.

Pewarta : Angga

Polisi Berhasil Ungkap Pabrik Sabu Rumahan Pangandaran , Dua Orang Diamankan

0
Sabu-sabu

batamtimes.co , Jawa Barat – Polisi berhasil mengungkap rumah kontrakan yang dijadikan tempat pembuatan narkotika jenis sabu berikut mengamankan dua tersangkanya di Pananjung, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

“Telah dilaksakan penangkapan terhadap pelaku pembuatan atau memproduksi prekusor narkotika jenis sabu oleh Satuan Narkoba Polres Ciamis,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus melalui telepon seluler, Minggu.

Ia menuturkan, Satuan Reserse Narkoba, Inafis Polres Ciamis bersama dengan Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Mabes Polri melaksanakan olah tempat kejadian perkara industri rumahan prekusor di Kampung Karangsari, Desa Pananjung, Pangandaran, Sabtu (26/11).

“Hasil sementara positif bahan cairan tersebut bahan dasar untuk membuat sabu,” katanya.

Ia menyebutkan dua tersangka yang diamankan yakni Indra Meldi (34) asal Kota Padang dan istrinya Anggun Wahyunita (20), status mahasiswa asal Jakarta Pusat.

Pengakuan tersangka, kata Yusri, sudah menempati kamar kontrakan sejak Agustus 2016 dan belum melakukan produksi.

“Baru akan memproduksi sabu untuk diedarkan di wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya,” katanya.

Selain menangkap tersangka polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga gelas kecil sabu, dua botol sabu dan dua dasar mangkok sabu setengah jadi.

Selanjutnya dua botol plastik berisi cairan bahan sabu, dua jerigen multi pembersih berupa cairan, dan empat botol kecil cairan bahan sabu potasium dichromat.

Selain itu, satu set perangkat alat hisap, satu gulung alumunium foil, satu alat timbang, tiga pack plastik sabu, satu kompor listrik atau alat pembuat sabu, satu bong besar alat hisap, satu laptop dan dua paket sabu.

Polisi saat ini masih melakukan pengembangan untuk membongkar sindikat pembuatan prekusor narkotika jenis sabu itu.

 

(Antara)

Pasangan Ganda Campuran Tantowi/Liliyana Kembali Menang di Hongkong Super Series

0
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses mengangkat trofi juara Hong Kong Open Super Series 2016 di Kowloon, Minggu (27/11)

batamtimes.co , China – Setelah juara di China Super Series, pasangan ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kembali meraih gelar di Hong Kong Open Super Series, Minggu (27/11/2016).

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses mengangkat trofi juara Hong Kong Open Super Series 2016 di Kowloon

Gelar kedua di bulan November itu diperoleh usai menekuk juniornya, Praveen Jordan/Debby Susanto, 21-19 dan 21-17.

Pada game pertama, kedua pasangan sudah bermain ketat dan saling mengejar poin. Keadaan itu terlihat ketika Tontowi/Liliyana sempat unggul 18-15, tetapi Praveen/Debby tidak menyerah meskipun tertinggal.

Berkat upaya dan kerja keras, pasangan ranking lima dunia itu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Akan tetapi, Tontowi/Liliyana yang tampil penuh percaya diri, akhirnya memenangkan set pertama, 21-19.

Hal sama juga terjadi di game kedua, saling kejar angka terus berlangsung mulai dari 3-3, 10-10, 14-14 sampai 16-15. Kejar-mengejar itu pun berakhir usai Tontowi/Liliyana tampil menekan lewat pukulan-pukulan kerasnya.

Ganda campuran yang memenangkan China Open Super Series Premier 2016 pekan lalu, kembali menang 21-17 dan berhak meraih gelar juara.(red/anl)

 

 

Indonesia Akhirnya Berhasil Menang Dengan Skor 2-1 Atas Singapura.

0
Pesepak bola Indonesia Stefano Lilipaly (kiri) mencoba melewati pesepak bola Singapura Muhammad Shakir Hamzah pada laga putaran final Grup A AFF Suzuki 2016 di Rizal Memorial Stadium, Manila, Filipina, 25 November 2016. Antara/Wahyu Putro A

batamtimes.co , Manila – Sempat tertinggal, Indonesia akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dalam laga hidup mati melawan Singapura di Grup A Piala AFF 2016, Jumat (25/11). Sempat tertinggal di babak pertama, Indonesia akhirnya berhasil menang dengan skor 2-1 atas Singapura.

Kendati lebih sering mendapatkan peluang di babak pertama, Indonesia justru harus kebobolan lebih dulu pada menit ke-27 lewat gol cantik dari Khairul Amri. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Singapura.

Pada menit ke-58, Indonesia memasukkan Ferdinand Sinaga menggantikan Evan Dimas untuk menambah daya serang di lini depan Tim Merah Putih.

Indonesia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-62 lewat aksi Andik Vermansyah usai menerima umpan dari Rizki Pora dari sayap kiri.

Pada menit ke-79 tembakan Zulham Zamrun masih bisa diselamatkan kiper Singapura.

Indonesia berbalik unggul pada menit ke-85 lewat aksi Stefano Lilipaly yang sebelumnya mendapatkan umpan dari Boas Solossa. Kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan Indonesia.

Hingga 90 menit usai skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Indonesia. Hasil ini membuat Indonesia berhasil lolos dari Grup A karena pada pertandingan lainnya Thailand mengalahkan Filipina dengan skor 0-1.

Indonesia lolos sebagai peringkat kedua sementara Thailand melaju sebagai juara grup.(red/B.Satu)

“Spiderman” Perancis Alain Robert Mendaki Gedung Tertinggi di Barcelona

0
Alain Robert (REUTERS)

batamtimes.co , Barcelona – “Spiderman” asal Perancis Alain Robert mendaki salah satu gedung pencakar langit tertinggi di Barcelona, Spanyol, Jumat, tanpa pengaman.olisi dan pengamat menyaksikan pria 54 tahun tersebut mencetak prestasi dengan memanjat dan turun gedung perkantoran Torre Agbar dalam waktu sekitar satu jam.

Pendaki ini terkenal pemberani, bergerak cepat menaiki bangunan tanpa pengaman, hanya berbekal kapur di tangan dan sepatu untuk pendakian.

Robert telah menaklukkan lebih dari 100 bangunan di seluruh dunia termasuk San Francisco Golden Gate Bridge, kompleks Burj Khalifa di Dubai, Menara Eiffel di Paris dan Gedung Opera Sydney tanpa peralatan keselamatan. 

 

(Reuters)

Bom Racikan Terduga Teroris Majalengka Melebihi Bom Bali

0
Ilustrasi Bom

batamtimes.co , Jakarta – Mabes Polri merilis penangkapan terduga teroris jaringan Bahrun Naim yang dibekuk Densus 88 di Blok Situsari, Majalengka, Jawa Barat Rabu (23/11).

Pelaku yang sempat menjadi tenaga honorer penyuluh pertanian di BP4K Pemkab Majalengka berinisial RPW itu membuat laboratorium bawah tanah di rumahnya.

“Kita bandingkan dengan bom Bali 2002 yang low explosives, ini high explosives. Kalau yang TNT ini bisa 2,5 kali lebih dahsyat dari Bom Bali 2002 dan 2005, yang RDX bisa tiga kali kekuatan Bom Bali,” kata petugas Labfor Polri yang didampingi Karo Penmas Polri Kombes Rikwanto di Mabes Polri, Jumat (25/11).

Selain TNT dan RDX, pelaku juga meracik HMTD, Anfo, dan blackpowder. Untuk diketahui Bom Bali 2002 terbuat dari campuran potassium khlorat dan black powder seberat 1 ton yang dimasukkan dalam kontainer di mobil L300. Bom itu menelan 202 korban jiwa.

Menurut Rikwanto pihaknya masih menelusuri pendana yang memberikan uangnya kepada pelaku dan juga jaringan pelaku yang memesan bahan berbahaya ini.

“Dananya dari para TKI di Taiwan, Arab Saudi, dan Malaysia. Kirim Rp 2-3 juta untuk dana perjuangan istilah mereka. Total ada Rp 32 juta,” pungkasnya.(red/b.satu)

Kepala BI Kepri Pastikan Tidak Terjadi Rush Money di Kepri

0
Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra

batamtimes.co , Batam  – Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau memastikan tidak terjadi praktek penarikan dana dari bank secara bersama-sama dalam jumlah besar di wilayah provinsi itu pada Jumat.

“Tidak terjadi ‘rush money’ di sini,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra di Batam, Kepri.

Ia menyatakan hingga Jumat Siang, aktivitas perbankan berjalan normal. Bila pun ada penarikan dana dari tabungan, jumlahnya tidak signifikan. Apalagi, tanggal 25 merupakan hari gajian bagi sebagian perusahaan dan institusi.

Menurut dia, tidak ada alasan yang membuat masyarakat melakukan “rush money”, karena kondisi perekonomian tengah stabil.

“Kalau ada imbauan, imbauan apa,” kata dia.

Sebelumnya, dalam acara penandatanganan Deklarasi Cinta Damai, Deputi Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau EKo Waluyo juga sempat mengimbau masyarakat tidak melakukan tarik dananya dari tabungan masing-masing secara bersama-sama dalam jumlah besar (rush money) demi menjaga kondusif perekonomian negara.

“Masyarakat diimbau tidak melakukan ‘rush money’. BI meminta masyarakat mempertimbangkan secara baik-baik tindakan yang dapat mengganggu perekonomian kita,” kata Eko.

Simpanan dana masyarakat di bank untuk mendukung pembangunan ekonomi, termasuk modal kerja dan program pemerintah dalam membangun infrastruktur, seperti jalan raya dan fasilitas umum lainnya.

Pembangunan infrastruktur, kata dia, dibutuhkan sebagai syarat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ia menekankan bahwa penarikan dana secara besar-besaran akan berdampak bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Masyarakat agar bijaksana dalam melakukan penarikan uang,” katanya.

Eko menegaskan bahwa negara juga menjamin keamanan setiap dana yang disimpan masyarakat di bank sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan ikut melakukan “rush money”.

“Dalam rangka stabilitas keuangan, BI koordinasi dengan lembaga terkait, seperti OJK dan lembaga penjamin simpanan,” katanya.

 

(Antara)

Ratusan Mayarakat Kepri Gelar Doa Bersama Jaga Kebhinekaan Indonesia

0
Foto Istimewa Playstore Batam Times

batamtimes.co , Batam – Ratusan warga Batam bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Kepala Polda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian, Danrem Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Fachri menggelar doa bersama memohon Tuhan menjaga persatuan dalam kebhinnekaan Indonesia.

Doa dilangsungkan di beberapa tempat Kota Batam, Jumat.

Umat Islam di Masjid Agung Batam dipimpin Ustadz Nabhan dari Majelis Zikir Al-hikmah, umat Kristen dan Katolik di aula Lantai IV Kantor Wali Kota Batam.

“Mari kita doa bersama memohon kepada Allah SWT mudah-mudahan negeri tercinta ini, NKRI, Kepri khususnya, akan selalu dalam keadaan aman, kondusif, penuh silaturahmi dan kebersamaan. Kita hari ini mencari ridho Allah, bagaimana hari ini harus lebih baik dari kemarin dalam segala aktivitas pembangunan. Apakah itu iman dan taqwa, kesehatan, pendidikan. Mari kita berdoa pada Allah, semoga seluruh cita-cita kita dikabulkan-Nya,” kata Gubernur Nurdin.

Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian meminta masyarakat menyebarkan informasi terkait isi maklumat kapolda, yang diterbitkan 21 November 2016. Maklumat itu berisi hal-hal yang dilarang , saat masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum.

“Maklumat ini untuk menghindarkan kita dari perbuatan yang akhirnya akan merugikan kita sendiri. Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, diharapkan berperan aktif menginformasikan hal ini kepada masyarakat,” kata Sam.

Kapolda mengingatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah tumpah darah, tempat rakyat dilahirkan dan dibesarkan. Keberagaman yang ada di Indonesia merupakan sumber kekuatan dari bangsa ini.

“Dinamika kasus yang terjadi dan berkembang di Jakarta hendaknya dapat didudukkan sebagai kasus hukum untuk dikawal bersama. Jangan sampai permasalahan tersebut melebar ke permasalahan lain agar NKRI tetap utuh,” pesannya.

Sementara itu, Komandan Resor Militer 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Fachri mengatakan doa bersama itu bertujuan menyatukan hati seluruh elemen bangsa. Seluruh bangsa Indonesia tidak rela bila ada yang berniat memecah belah bangsa NKRI.

“Jumat adalah penghulunya hari. Hari yang baik ini kita berkumpul tidak lepas dari izin Allah SWT. Mari kita doa bersama agar membawa berkah, hikmah bagi bangsa dan negara ini,” ujarnya. (red/ant)

Utang Piutang Pemilik Lahan yang Tertungak di BP Batam Juga Menjadi Bahagian Pemeriksaan Kejagung

0
Kejaksaan Agung periksa 8 orang Pejabat BP Batam secara marathon dua hari di gedung Aula R Soeprapto lantai tiga Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam. Mulai Rabu (22/11) -Kamis (23/11)

batamtimes.co , Batam – Selama dua hari terakhir, sejumlah pejabat BP Batam diperiksa oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tundak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung di gedung Aula R Soeprapto lantai tiga Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam. Mulai Rabu (22/11) -Kamis (23/11.

Lima Jaksa dari Jampidsus Kejagung RI memeriksa satu persatu terkait penyelidikan dan menindak lanjuti temuan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada Januari 2016 lalu.

Pemeriksaan itu, sebelumnya disebut-sebut untuk menindaklanjuti temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan.Dugaan ini muncul dari hasil audit BPK dan BPKP.

Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pusat dilakukan atas kinerja keuangan BP Batam tahun anggaran 2014. Kemudian audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dilakukan pada 2015 lalu.

“Hasilnya, terdapat indikasi korupsi yang berpotensi merugikan negara.”Kata Deputi IV Badan Pengusahaan (BP) Batam, Robert Purba Sianipar Kamis (24/11/2016)

Dikatakanya,Tim kejaksaan bantu investigasi untuk menindaklanjuti temuan kerugian negarakata Robert, Kamis (24/11).

Potensi kerugian negara itu, kata Robert, muncul dari proses dan sistem pengalokasian lahan yang selama ini dijalankan BP Batam, khususnya pada tahun 2015 ke bawah. Kemudian juga dari pengelolaan pendapatan dari pelabuhan, bandara, dan lainnya.

Dari  penelusuran www.batamtimes.co , pemeriksaan terkait hasil temuan BPK dan BPKB juga berkaitan dengan piutang yang tidak tertagih dan berpotensi korupsi.

Hal itu tergambar pada perihal surat pemanggilan yang ditujukan Jampidsus Kejagung RI melalui Kejari Batam kepada BP Batam.

Pemanggilan itu tidak ditujukan secara personal melainkan kelembagaan.Pemanggilan tersebut juga tidak hanya terkait lahan, tetapi juga menyangkut layanan lainnya di BP Batam.

Pada Rabu (23/11) kemarin, pemanggilan ditujukan kepada pejabat terkait layanan di rumah sakit, bandar udara dan pelabuhan.

Menyusul Kamis (24/11) pejabat terkait di layanan kantor lahan, pemanfaatan aset dan biro umum BP Batam juga dipanggil untuk dimintai keterangannya.

“Di suratnya ada delapan orang yang dipanggil. Saya tidak ingat siapa nama-namanya. Kami pun di sini hanya memfasilitasi saja. Tanya dengan orang Kejagung saja,” kata Kepala Kejari Batam, Moh Mikroj,Kamis (24/11).

Dikatakan Miroj , Pemeriksaan pejabat BP Batam, tidak dalam tim tersebut karena ini gawean dari Kejaksaan Agung RI. Saat itu, Kejari Batam hanya dimintai menyiapkan tempat selama dua hari. “Kami hanya diminta untuk menyiapkan tempat saja. Untuk lebih jauhnya apa yang diperiksa, kami tidak mengetahui karena ini wewenang orang Kejagung,”

Pewarta : Angga

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga