Puisi ‘Amboi Mak Oi’ Amsakar Ahmad Pukau Ratusan Pengunjung KSM Tahun 2016

0
166
Wawako Batam,Amsakar Ahmad di Kenduri seni melayu (KSM.Tampil sejumlah penyair, seperti Rohani Din (Singapura), Nik Rakib Nik Hassan (Thailand), Tarmizi (Rumah Hitam, Batam), Stefano Bagaskara, Sudirman el Batamy, Rahmanidar, dan beberapa penyair nusantara lainnya.

batamtimes.co , Batam – Perhelatan Kenduri Seni Melayu  (KSM) Tahun 2016 di halaman parkir Kepri Mall, Sabtu (26/11) malam.Dalam perhelatan tersebut Amsakar membacakan dua puisi yang berjudul “Amboi Mak Oi” dan “Sejarah yang Tak Terbaca”. Amsakar tampil dengan sejumlah penyair dari berbagai negara yang mengikuti KSM 2016 ini.

Ratusan pengunjung dan tamu undangan hadir di hari kedua KSM tersebut, Amsakar tampil memukau membawakan puisi bertemakan sosial tentang kondisi yang ada di masyarakat.

“Puisi ini menyiratkan ada harapan besar dari masyarakat terhadap berbagai masalah yang terjadi dan diharapkan kita mampu menyelesaikannya bersama-sama”, ujar Amsakar usai membacakan puisi.

Puisi “Sejarah yang Tak Terbaca” dibacakan tanpa teks oleh pria yang juga Wakil Walikota Batam ini.

Tak jauh dari puisi pertama, pesan “Sejarah yang Tak Terbaca” melihat situasi yang terjadi saat ini dikaitkan dengan masa lalu Batam dan masa depan yang diharapkan.

Wawako Batam membacakan dua puisi yang berjudul "Amboi Mak Oi" dan "Sejarah yang Tak Terbaca". Amsakar tampil dengan sejumlah penyair dari berbagai negara yang mengikuti KSM 2016 ( Sabtu 26/12/2016)
Wawako Batam Amsakar ahmad membacakan dua puisi yang berjudul “Amboi Mak Oi” dan “Sejarah yang Tak Terbaca”. Amsakar tampil dengan sejumlah penyair dari berbagai negara yang mengikuti KSM 2016 ( Sabtu 26/12/2016)

Pada malam tersebut, tampil sejumlah penyair, seperti Rohani Din (Singapura), Nik Rakib Nik Hassan (Thailand), Tarmizi (Rumah Hitam, Batam), Stefano Bagaskara, Sudirman el Batamy, Rahmanidar dan beberapa penyair nusantara lainnya.

Selain puisi, syair, juga ditampilkan tari kontemporer yang dibawakan Candas Creative Company dari Brunei Darussalam.

Ini kali pertama perwakilan Brunei tampil dalam gelaran Kenduri Seni Melayu di Batam.

Dalam KSM ini juga ditampilkan Kumpulan Seni Attrians Singapura, Kumpulan Seni Seremban Negeri Sembilan Malaysia, dan Kumpulan Seni Songklha University Thailand.

KSM resmi dibuka oleh Walikota Batam Muhammad Rudi pada Jumat malam, ditandai dengan menabuh kompang.

Hari pertama perhelatan Kenduri Seni Melayu diisi dengan penampilan tari kontemporer, baik dari Batam dan beberapa negara serumpun Melayu lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan, para pesohor negeri Gurindam Dua Belas ini akan tampil pada malam kedua pelaksanaan KSM 2016.

“Kenduri Seni Melayu ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Batam. Diadakan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Batam. Tahun ini hari jadi yang ke-187, tepatnya pada 18 Desember mendatang,”, kata Yusfa Hendri.

Pewarta : Angga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here