8.6 C
New York
Wednesday, April 8, 2026
spot_img
Home Blog Page 1267

Lima Desa Menjadi Tujuan KKN 95 Mahasiswa STISIP Lingga Angkatan Pertama

0
Mahasis semester tujuh STISIP Foto bersama Ketua STISIP Hariyanto, S.Ag, M.Pd.i. (foto : Sucipto)

batamtimes.co , Linggga – sebanyak 95 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan (STISIP) Bunda Tanah Melayu dari angkatan pertama melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Senin (7/11/2016)

Ada lima desa menjadi daftar KKN tujuan mahasiswa semester tujuh STISIP,kelima desa tersebut yakni,Desa Kelumu Kecamatan Lingga, Desa Sungai Besar dan Desa Linau di Kecamatan Lingga Utara serta Desa Bukit Langkap dan Desa Kerandin di Kecamatan Lingga Timur.

Acara pelepasan KKN mahasiswa/i angkatan 1 STISIP Bunda Tanah melayu dipimpin langsung oleh ketua STISIP Hariyanto, S.Ag, M.Pd.i.

Menurut Hariyanto, Angkatan pertama STISIP diharapkan sunguh-sunguh dalam mengikuti KKN.Sehingga setelah mereka tamat nantinya dapat bersaing dengan tamatan perguruan tinggi lainya.

Kembali dikatakannya,KKN angkatan pertama mahasiswa STISIP Tahun 2016 diberikan kekhususan yakni, berupa kemudahan konsultasi dengan dosen pembimbing.”Dosen pembimbing pada angkatan pertama ini di ikut sertakan menuju tempat KKN di lima desa,”katanya

Selain itu,Dikatakanya, Angkatan pertama juga memiliki keunikan,rata-rata mahasiswa merupakan PNS Pemkab Lingga.

“Mahasiswa angkatan pertama STISIP ditahun pertama kebanyakan bekerja di SKPD yg ada di kab.lingga.”katanya

 

Seluruh Mahasiswa STISIP berfoto bersama (Foto : Sucipto)
Seluruh Mahasiswa STISIP berfoto bersama (Foto : Sucipto)

Ditambahkanya, Ada 95 Mahasiswa yang ikut KKN,mereka memasuki semester ke tujuh dari prodi Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Negara.

Rencananya akan melaksanakan KKN selama 14 hari terhitung sejak tanggal 06 November 2016 hingga 20 November 2016.

“14 hari lamanya mahasiswa dari Prodi Ilmu Pemerintahan dan administrasi negara akan melaksanakan KKN.”tambahnya

Mahasiswa STISIP saat KKN akan terjun langsung ke lapangan, sesuai dengan Tema “Pengabdian kemasyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia”.Dengan tema itu maka mahasiswa diminta untuk lebih sering berhadapan dengan masyarakat.

Universitas STISIP memiliki harapan,melalui KKN stisip bunda tanah melayu nantinya dapat memberikan kontribusi ke kabupaten lingga.

“Hasil dari KKN diharapkan mampu menghasilkan sdm yg berkualitas utk dpt membangun kabupaten Lingga” tutupnya.

Pewarta : Sucipto

Deputi V BP Batam Berjanji akan Mengikutkan Perpat Dalam Pembahasan Kampung Tua

0
Deputi V Gusmardi Bustami,bersama Direktur Humas Purnomo andiantono Perwakilan BP Batam memberikan Keterangan Pers Senin (7/11/2016)

batamtimes.co , Batam –  Aksi demo Pemuda tempatan (Perpat) Kepri yang dipimpin langsung Pendiri  Perpat  Saparudin Muda berjalan kondusip.Walaupun sebelumnya,demo  Perpat  sempat melakukan aksi dorong mencoba menjebol barisan pengamanan  Senin (7/11/2016)

Setiap upaya dorongan itu selalu ditenangkan oleh orator yang berada di atas truk.

“Yang anarkis bukan Perpat (Pemuda Tempatan),” kata orator menenangkan pengunjuk rasa yang mencoba meringsek masuk ke dalam ppekarangan BP Batam.

Upaya mereka juga dihadang tim pengamanan Perpat yang menjadi pagar betis pertama.

Pengamanan lapis kedua adalah berikade kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika.

Sedangkan pengamanan barisan ketiga adalah pasukan pengaman dari Ditpam BP Batam yang mengenakan seragam warna biru.

Demo tersebut tidak berjalan lama,setelah beberapa perwakilan dihadirkan ke gedung BP. Batam.Perwakilan dari BP Batam pun  menyampaikan apa yang menjadi  hasil pertemuan .

Deputui V Gusmardi  Bustami,bersama Direktur Humas Purnomo andiantono  perwakilan BP Batam  menyampaikan akan menuntaskan persoalan kampung tua secepatnya.

Dikatakanya,persoalan lahan kampong tua pihaknya hanya menjalankan aturan sesuai PMK nomor 148 tahun 2016.”Penyelesaikan kampung tua akan diprioritaskan. Yang nangani langsung Kepala Kantor Lahan,” ujar Gusmardi.

Kembali dikatakanya,BP batam terkait dengan UWTO kampong tua dalam pembahasanya  akan meminta masukan dari  Perpat Kepri ,”kita berjanji akan mengikutkan Perpat dalam setiam pembahasan UWTO,dan persoalan kampong tua,”katanya dengan lantang saat orasi

Perpat Kepri yang diwakilkan dewan pakar  Perpat  Sastra Wijaya,mengatakan Diminta agar BP Batam secepatnya dapat menyelesaikan  penolakan UWTO dan serta penyelesaian persoalan 32 titik Kampung Tua di Batam.

Dikatakan Sastra Wijaya, selaku dewan pakar Persatuan pemuda tempatan (Perpat), Perka BP Batam nomor 19 tahun 2016 tentang tarif UWTO bertentangan dengan PMK nomor 100 tahun 2016. Tarif yang ditentukan dalam Perka itu tidak berpihak kepada masyarakat kecil, khususnya yang tinggal di daerah Kampung Tua.

 

Pembina Perpat saparudin Muda berpegangan tangan bersama Polda kepri tanda sepakat melakukan demo damai Tolak UWTU
Pembina Perpat saparudin Muda berpegangan tangan bersama Polda kepri tanda sepakat melakukan demo damai Tolak UWTU Senin (7/11/206) Foto : Sakti

“Perka 19/2016 menimbulkan keresahan dan bertentangan dengan PMK 100/2016. BP Batam harusnya memperhitungkan kemampuan dan daya beli masyarakat. Ini sangat meresahkan, khususnya kami yang tinggal di pemukiman atau kampung tua,” kata dia.

Selain menolak tarif UWTO, perwakilan pendemo juga mendesak BP Batam untuk segera merealisasikan legalitas 32 titik kampung tua. Padahal, pembahasan sudah berjalan lama, tetapi belum ada kepastian.

“Kami mau legalitas kampung tua segera direalisasikan. Pun, jika harus bayar UWTO, kami mau tarif yang bisa dijangkau masyarakat. Tarifnya harus yang paling rendah,” kata dia.

Panglima Perpat Saparuddin Muda, meminta agar BP Batam melibatkan Perpat dalam pembahasan kampung tua. Ia juga mengaku tak terlalu mempermasalahkan jika BP Batam menaikkan tarif UWTO industri, asal jangan kampung tua dan pemukiman masyarakat tidak mampu.

“Kami mau hanya ada satu pemerintah di Batam.”ujarnya.

Selepas itu, para pengunjuk rasa langsung membubarkan diri dengan tertib.

Dengan kendaraan yang ada, truk kuning, mobil, dan motor, mereka langsung mengarah ke kantor pusat yang berada di komplek Greenland, Batam Centre. 

Pewarta : Angga

 

 

 

 

 

Menkes Telusuri Pegawai Fiktif yang Dapat Intensif

0
Menkes RI Nila F.Moeloek

batamtimes.co , Jakarta – Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan akan menelusuri pegawai fiktif di lingkungan Kementerian Kesehatan yang mendapatkan insentif atau tunjangan jenis lainnya, dan akan ditindaklanjuti sehingga tidak memberatkan keuangan negara.

“Termasuk kami bereskan. Kami berusaha menghindari yang fiktif itu,” kata Nila disela acara penandatanganan nota kesepahaman “Menkes dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pengembangan dan Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dalam Bidang Kesehatan” di kantor Menkes di Jakarta, Senin.

Pegawai fiktif dalam hal ini adalah pegawai yang sudah non aktif, pensiun, meninggal dunia, mutasi, dan lainnya tapi masih terdaftar sebagai pegawai aktif. Dalam praktiknya, pegawai fiktif masih mendapatkan gaji, insentif atau tunjangan meski sejatinya sudah tidak dalam suatu jabatan fungsional.

Nila mengatakan terdapat 28 jabatan fungsional di Kemenkes yang perlu ditelusuri terkait pegawai fiktif. Selain itu, Kemenkes lewat kerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara akan menelusuri rapor perolehan kredit kinerja pegawai. Dengan begitu, akan diketahui lagi individu yang sudah seharusnya mendapatkan promosi jabatan atau sebaliknya mendegradasi pegawai yang belum seharusnya mendapatkan promosi.

Penelusuran riwayat kinerja pegawai merupakan bagian dari pembenahan sistem kepegawaian di lingkungan Kemenkes. Proses tersebut merupakan upaya penegakkan keadilan bagi pegawai Kemenkes sehingga kinerja mereka meningkat. “Ini termasuk pembinaan aparatur sipil negara. Selama ini ada yang kerjanya belum optimal,” kata dia.

Terkait penegakkan keadilan, Menkes mencontohkan terdapat pegawai yang belum kunjung promosi jabatan hanya karena pembaruan data belum optimal. Terdapat pegawai yang seharusnya promosi tapi terganjal karena perihal gelar pendidikan terakhirnya belum masuk basis data kepegawaian Kemenkes.

Untuk menangani hal tersebut, Nila mengatakan Kemenkes melalui nota kesepahaman dengan BKN untuk memperbaiki sistem basis data dan sistem informasi ASN. Dari basis data itu akan diverifikasi mengenai banyak hal terkait pegawai Kemenkes, termasuk soal kredit kinerja pegawai.

“Kemenkes-BKN ingin pendataan yang benar sehingga tahu berapa yang harus ditata. Sistem informasi harus bagus. Kita harus benahi yang sekarang ini sehingga bisa bisa tahu kurangnya apa untuk naik pangkat, pelayanannya seperti apa dan pendidikan bagaimana. Kaitannya dengan kebutuhan dan pelatihan. Misalnya pegawai kurang pendidikan untuk promosi dia jadi bisa ikut pelatihan,” kata dia.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan terdapat sedikitnya 10 ribu ASN yang masuk kategori pegawai fiktif. Saat ini, BKN terus melakukan pembenahan ke berbagai kementerian dan lembaga negara termasuk lewat upaya menjalin nota kesepahaman dengan Kemenkes.

“Dengan atau tanpa MoU, kami harus melayani Kementerian dengan pembenahan. Tapi dengan MoU ini kami harus lebih fokus. Perlu lebih diperketat lagi untuk menghindari pejabat fungsional tidak melaksanakan tugas. Sanksi menunggu seperti ada pemberhentian sementara. Ada temuan pegawai fiktif mendapat tunjangan yang mana seharusnya dinonaktifkan. Ada temuan 10 ribu orang di semua struktur. Kalau disuruh kembalikan tunjangan akan geger tapi kalau tidak dikembalikan membebani kas negara. Maka perlu rekonsiliasi data dan pembaruan data kepegawaian,” kata dia.(ant/red)

Pelantikan SOTK Secara Cepat Ala Nurdin,Sebanyak 20 Pejabat Eselon II Pemprov Kepri Dilantik

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Kundur

batamtimes.co , Tanjungpinang – Perombakan sebagian pejabat perangkat daerah Provinsi Kepri hari ini berjalan normal.Walaupun pagi harinya Senin (7/11/2016) seluruh Sususnan Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang baru memasuki kantor Pemrov Kepri tidak mengetahuinya,bahkan mereka baru mengetahui akan ada pergantian dari baliho.

adapun tulisan baliho di aula Kantor Gubernur Kepri “Pelantikan Pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau”.

Semua pejabat yang dilantik sama sekali tidak mengetahui hari pelantikan tersebut.Mereka keheranan ketika melihat tulisan di baliho tersebut.”Semuanya tidak tahu. Ini mendadak sekali,” ucap Guntur Sakti, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri.

Ditandai dengan pelantikan sebanyak 20 pejabat eselon II setingkat Asisten, Kepala Biro, Kepala Dinas dan Badan di aula kantor Gubernur Kepri.

Gubernur Kkepri dalam menyusun SOTK eselon II tersebut masih mempertahankan sejumlah pejabat lama sesuai dengan SOTK yang lama.

Dalam amanahnya, Nurdin Basirun mengatakan, pergantiaan jabatan asisten, kepala biro, kepala dinas, dan kepala Badan yang dilakukan adalah hal yang biasa dan merupakan tuntutan pelayanan.

“Saya mohon maaf kalau ada di antara kita yang tidak pas dan tidak senang. Saya bukan tidak percaya atas kemampuan dan pengetahuan bapak dan ibu, tetapi dalam top manajemen, selain kemampuan juga dibutuhjan syarat lainya,” ujar Nurdin.

Nurdin juga mengatakan, pergantiaan secara mendadak sebagaimana yang dilakukan, bukan merupakan sesuatu hal yang aneh. Dan perombakan kabinetnya, kata Nurdin, sudah berdasarkan ketentuaan dan dilakukan berdasarkan proses assessment, serta sudah memalalui pertimbangan panitia seleksi dan Baperjakat serta masukan dari masyarakat.

“Jangan ada dusta di antara kita. Dan apa yang terjadi saat ini, kami tetapkan bukan dengan keputusan yang marah dan dendam atau dengki. Tetapi keputusan penetapan dan pengangkatan pejabat ini, dilakukan atas keputusan berdasarkan pembahasan di Baperjakat, yang memberi masukan sesuai dengan kemampuan dan kompetensi masing-masing,” ungkapnya.

Pewarta : Anto

 

Manajement Wika Nyatakan Pekerjaan Konstruksi Jembatan I Dompak 100 Persen Rampung

0
Ilustrasi Rencana kedepanJembatan dompak .

batamtimes.co , Tanjungpinang – Manajemen PT Wijaya Karya (Wika) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Proyek Jembatan I Dompak menyatakan pengerjaan konstruksi Jembatan I Dompak telah rampung 100 persen. Sedangkan pengerjaan sejumlah item yang belum selesai akan dilakukan dua tahun masa pemeliharaan selama dua tahun.

“‎Secara konstruksi sesuai kontrak, pekerjaan sudah seratus persen. Tetapi jika masih ada kekurangan setelah kontrak selesai, PT Wika memiliki tanggung jawab selama 2 tahun untuk perbaikan dalam tahap pemeliharaan,” ujar Rodiantara, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Proyek Jembatan I Dompak, di Tanjungpinang, Sabtu (5/11/2016).

Menurut Rodiantara, salah satu pengerjaaan yang belum selesai adalah tangga jogging track, setelah pihak pengawas manajemen konstruksi (MK) meminta dilakukan perbaikan. “Untuk tangga jogging ‎track memang ada perbaikan dan saat ini terus dikerjakan PT Wika,” katanya.

Manager PT Wika, Adi, mengatakan hal senada. Adi menegaskan, sesuai komitmen awal, PT Wika akan bertanggung jawab sepenuhnya pemeliharaan jembatan tersebut.

“Sedangkan untuk penangkal petir akan segera kami pasang, setelah sebelumnya disuruh dibuka oleh MK. Sementara adanya lobang jarak di P7-P8, sebagaimana pendapat Dewan, akan kami tutup dengan besi plat sampai nantinya ada pengaspalan dan loading test (uji beban),” katanya.

Dibuka untuk Umum

PT Wika dan Dinas PU memutuskan membuka penggunaan Jembatan I Dompak untuk umum November ini. Pembukaan untuk umum sambil menunggu pelaksanaan loading test dari Komisi Keselamatan Jalan, Terowongan dan Jembatan (KKJTJ) Kementeriaan Pekerajaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Dalam pembukaan nanti, kami akan utamakan keselamatan dengan memasang portal di pintu masuk dan portal kedua di bagian busur. Sampai menunggu pelaksanaan loading test, selain kendaraan roda dua hanya kendaraan roda empat di bawah 8 ton yang bisa melintas,” ujar Rodiantara.(btd/red)

Senin Ini Perpat Turunkan 13 Ribu,Gubernur : Presiden Sudah Merespon Penolakan UWTO

0
Aksi demo 'Melayu Melawan' sempat saling dorong disebabkan masa hendak masuk Kantor BP Batam (Selasa 11/2/2016)

batamtimes.co , Batam – Gelombang Demo WTO masih akan terus Beranjut,setelah sebelumnya Aliasnsi Rakyat Batam (ARB) demo (Selasa 1/10/2016) kemudian disusul demo yang mengatasnamakan ‘ Melayu Melawan’ Rabu (2/11/2016) Ribuan pendemo hadir di BP Batam berunjukrasa menolak kenaikan Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor:148/PMK.05/2016 Tanggal 30 September 2016.

Kemudian besok Senin (7/12/2016) Persatuan warga Tempatan (Perpat) Kota Batam akan melakukan akasi Unjuk rasa di depan Kantor BP Batam dan DPRD Kota Batam.

Pendiri Perpat Provinsi Kepri Saparudin Muda mengatakan, dalam aksi nanti, setidaknya ada 13 ribu massa yang akan Diturunkan

“Setiap kecamatan akan kita kerahkan dalam aksi besok, sebut Saparudin di Kantor Perpat Kepri, Minggu (6/11/2016) sore.

Massa akan berkumpul di depan Kantor Perpat di kawasan bundaran air mancur Batam Centre. Dari sana, mereka akan berjalan kaki menuju kantor DPRD Kota Batam.

“Tujuan kita datang kesana untuk menarik anggota Dewan untuk berorasi juga bersama kita. Karena mereka adalah wakil rakyat kita. Mereka harus mau,” sebut Saparudin.

Setelah itu, aksi akan dilanjutkan ke depan Kantor BP Batam.

“Jadi, jalan besok pagi kita tutup. Kita sudah berkordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres untuk mengamankan jalan,” sambungnya.

Dikatakan Saparudin Persatuan Pemuda Tempatan atau Perpat,akan menurunkan masa dengan jumlah 10.000 orang.

“ 13.000 pendemo akan diturunkan , semuanya dari Perpat” Katanya

Demo damai oleh Perpat yang di lakukan, sebagai aksi protes terhadap kenaikan tarif UWTO tersebut.

Aksi demo damai tersebut merupakan langkah Perpat, agar pihak BP Batam sendiri tidak semena-mena di bumi Melayu ini. Kenaikan UWTO tersebut di nilai sangat lah tidak berpihak pada masyarakat Kota Batam.

Terkait Demo Damai yang akan di lakukan oleh Perpat tersebut, Dandim 0316 Batam Letkol Andreas Nanang Dwi, mengatakan bahwasanya Sah-sah saja aksi damai, yang penting tertib dan tidak melanggar hukum.

“Siapa saja boleh aksi damai. Namanya juga menyampaikan aspirasi. Sah – sah saja. Yang penting tertib dan juga tidak melanggar hukum, tidak anarkis. Ya tho ?,” kata Dandim Andreas.

Beda Dandim Andreas, beda pula tanggapan Kapoltabes Barelang, Helmy Santika, ketika di konfirmasi masalah demo damai yang akan di gelar oleh Perpat ini. Tidak ada tanggapan panjang yang bersangkutan akan hal ini.

“Lhooooo, kapan demonya. Kan masih lama. Tanggal 7 ya. Nanti aja lah tanyanya,” ujar Kapolresta, Barelang Helmy Santika

Sebelumnya Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla melaporkan penolakan masyarakat dan pengusaha Batam terhadap kenaikan tarif sewa lahan atau uang wajib tahunan otorita (UWTO).

“Saya sudah menghadap kemarin kepada Pak Presiden, sekali lagi ke Pak Wakil Presiden,” kata Gubernur Nurdin seusai menghadiri peluncuran Pertamax Turbo di Batam Kepri, Kamis.

Menurut Nurdin Presiden merespon laporan tersebut dengan baik, sebab pemerintah menginginkan situasi yang kondusif untuk investasi, mengingat Batam menyerap banyak modal dari perusahaan dalam dan luar negeri.

 

(foto humas Pemprov Kepri
(foto humas Pemprov Kepri)

“Pemerintah akan mencari solusi. Bagaimana mendorong investasi, bagaimana meningkatkan potensi wilayah,” kata dia.

Bila ada satu yang yang menghambat investasi, maka pemerintah akan mencari tahu akar masalah dan mencari solusi.

Dalam kesempatan itu, ia meminta masyarakat untuk mempercayakan masalah itu kepada pemerintah, tidak bertindak gegabah yang dapat merugikan diri sendiri dan dunia investasi secara luas.

“Jangan panik,” kata Gubernur Nurdin.

Mengenai upaya hukum yang dilakukan sejumlah pengusaha untuk membatalkan Peraturan Menteri Keuangan yang menjadi landasan hukum kenaikan tarif UWTO, ia tidak banyak berkomentar.

“Itu hak mereka,” kata pria yang pernah menjabat Bupati Karimun itu.

Dan terkait tuntutan masyarakat untuk membubarkan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam, Gubernur Nurin menyerahkan itu kepada pemerintah pusat yang membuat peraturan.

Masyarakat bebas menyalurkan apa saja aspirasinya, namun pemerintah yang nantinya akan menetapkan kebijakan selanjutnya dengan mempertimbangkan keinginan dan kebutuhan masyarakat secara umum.

Untuk mEngatasi Gelombang penolakan UWTO ,dan Perka BP Batam, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau sudah siap dan akan mengerahkan sekitar 3.600 personel untuk mengamankan unjuk rasa menolak kenaikan biaya sewa lahan atau uang wajib tahunan otorita (UWTO) di kawasan Batam yang rencananya berlangsung sepekan mulai Selasa.

“Untuk antisipasi kami siapkan 3.600 personel, tergantung eskalasi masa. Kami siapkan,” kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian di Batam, Selasa.

Pengamanan dilakukan di seluruh kawasan Batam untuk menjaga kondusivitas keamanan dan investasi di wilayah industri itu.

Hingga saat ini, ia menilai Batam masih dalam kondisi aman, karena sejatinya seluruh masyarakat dan pengusaha ingin hidup damai.

“Cuma solusi harus dicari untuk menyelesaikan supaya ada kepastian. Pengusaha butuh kepastian,” kata Kapolda.

Menurut dia, kisruh UWTO terjadi akibat kurangnya komunikasi antara pemerintah pusat dengan pengusaha.

Ia yakin, BP Kawasan sebagai perwakilan pemerintah pusat tidak akan bertindak semena-mena, melainkan hanya menjalankan amanah.

“Ini hanya masalah komunikasi yang belum ketemu antara masyarakat dengan Pemerintah Pusat, hari ini Gubernur mengambil inisiatif, akan membantu menjembatani, menyambung lidah apa yang menjadi keresahan masyarakat,” katanya.

Pewarta : Angga /Redaksi/TIM

Sosok Abdul Khodir Pahlawan yang Selamatkan 41 Orang TKI Ilegal Dari Kapal Tengelam

0
Suasana saat TKI Ilegal yang selamat dikumpulkan (Foto : Angga)

batamtimes.co , Batam – Abdul Khodir(50) bersama anak angkatnya Jamaludin merupakan pahlawan bagi 41 orang TKI Ilegal yang selamat dari tenggelamnya kapal pengangkut 101 TKI Ilegal diperairan Tanjung Bembang, Nongsa.Selasa(02/11).

Perjuangan kedua ayah dan anak ini perlu diberikan contoh dan teladan bagi warga Batam karena kedua menolong tampa pamrih dan rela kehilangan mata pencarian selama dua hari dan pantas saja keduanya mendapat penghargaan berupa peralatan dan uang oleh Kemenakertran RI atas jasanya.

Abdul Khodir saat ditemui awak media di Shelter milik Pemko Batam di Nongsa menceritakan kembali secara detail peristiwa naas yang menelan korban 54 orang TKI Ilegal. Ia bercetita sambil mata berkaca-kaca bahwa dirinya subuh dinihari usai sholat langsungbersama anaknya mencari ikan dilaut.

Dan hal ini sudah dilakukan rutin dan sudah berlangsung puluhan tahun bahkan sudah turun menurun, namun pada hari itu aneh dari hari biasanya, baik cuaca maupun para nelayan yang mencari ikan.

Biasanya para Nelayan turun cukup ramai dan saling bersua dilaut saat mencari ikan, namun subuh itu hanya dirinya bersama putra angkatnya yang pergi mencari ikan dan baru hirungan menit sampai dilokasi biasa dirinya mulai melebar kail mendengar suara jeritan minta tolong.

“Saya sangka suara anak saya, tetapi sayup-sayup terdengar suara perempuan minta tolong dan langsung saya buang kail mencari suara minta tolong tadi,” ujarnya bercerita disamping perempuan yang berhasil diselamtkannya.

Spontan dirinya melihat puluhan melihat‎ korban berserakan dan langsung menaikan korban kedalam kapal kecilnya yang hanya muat 7 orang.

Bahkan dirinya memperkirakan jarak antara kecelakaan dengan pantai lebih kurang satu kilo dan dirinya tidak hapal sudah berpa kali membawa korban ketepi pantai dengan mesin 5 PK tersebut.

“Saya tidak hapal lagi berapa puluh kali bolak balik alik ketepi pantai membawa korban,” paparnya.

Kata Dia, yang terpintas bagi dia subuh itu adalah membantu sebagyak mungkin meyelematkan korban ketepi laut‎, apalagi dirinya merasa pili ketika korban menjerit minta tolong dan itu membuat kembali dirinya memacu membawa ketepi.

“Pokoknya terlintas hanya menyelamatkan korban sebanyak-banyaknya,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Jamaludin yang merupakan anak angkat Abdul Khodir, ia sempat shok melihat begitu ramai korban berserakan dilaut berusaha menyelamatkan diri dengan berenang sambil minta tolong.

Tampa pikir panjang saya langsung membantu karena saya sudah biasa hidup dilaut, namun segala daya upaya sudah saya lakukan dan kami hanya berhasil segitu dan pagi harinya baru dibantu warga setempat.

“Pokoknya yang terlintas hanya membantu mas tidak ada yang lain dan kami berharap tekong dihukum beratlah sesuai hukum kitalah,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang korban asal NTB EN mengatakan, dirinya kalau tidak diselamtkan pak Khodir tidak tahulah mungkin sama bersama teman-teman lainnya, namun dirinya beruntung dibantu beliau.

“Saya ucapkan terima kasih terhadap Bapak anak ini, ” ujarnya sambi meneteskan air mata.

Pewarta : Adi

Surya Paloh : Mari Bagi Kader DPW dan DPD Partai Nasdem yang Dilantik Bekerja Untuk Rakyat Kepri

0
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh Hadiri Pelantikan DPD,DPW Nasdem se-Kepri Sekaligus HUT Nasdem ke 5 di Depan Graha Sulaiman Nagoya Minggu (6/11/2016)

batamtimes.co , Batam – Lebih dari 70 Ribu orang peserta jalan santai yang dihadiri dari  6 Kabupaten kota Provinsi Kepri, KotaBatam,Kota Tanjung pinang,Kabupaten Karimun,Kabupaten Lingga dan Kabupaten Natuna hadir di acara Pelantikan DPD dan DPW Partai Nasdem yang diadakan Depan Gedung Graha Sulaiman Nagoya Batam Minggu (6/11/2016)

Acara tersebut,selain pelantikan sekaligus memperingati HUT Partai Nasdem yang Ke 5. Dan secara simbolis Surya Paloh memberikan petaka sebagai kelanjutan semangat Restorasi di Provinsi Kepri.

Ada tiga point yang disampaikan Surya Paloh Ketua Umum Partai Nadem  yaitu pertama diminta agar seluruh kader nasdem  melakukan perubahan dari hal-hal kecil untuk Indonesia

Kedua, perlunya kerja keras untuk membangun bangsa  dan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.Ketiga, Surya Paloh juga mengucapkan selamat bekerja kepada seluruh DPW Partai Nasdem yang dilantik .

Ketiga hal tersebut perlu diingat seluruh Kader Partai Nasdem di seluruh Provinsi Kepri untuk melanjutkan semangat Restorasi “mari  kepada DPW dan DPD Kepri yang sudah dilantik  bekerja  benar- benar  untuk rakyat,” katanya

Lebih jauh dikatakanya karena kita berada di tanah melayu, budaya Melayu wajib diperkuat dan dipertahankan, jadilah melayu tetaplah melayu jangan sampai di gantikan dengan budaya lain, ini lah yang di katakan Restorasi Indonesia.

Lanjut Surya, upaya dari waktu ke waktu untuk membangun semangat seluruh masyarakat Kepri, sudah harus gelorakan kembali.

“Sebagai warga negara Indonesia mari pertahankan hak-hak kita negeri ini kekayaan bumi pertiwi ini sangat luas jangan sampai rusak hanya gara-gara segelintir pihak tertentu di sinilah kita harus berani jangan takut” ucapnya.

Nurdin Basirun Gubernur Kepri sekaligus juga sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Kepri ,diawali dengan Salam Restorasi…Salam Restorasi…salam Restorasi, sebelum menyampaikan pidatonya memberikan yel yel partai Nasdem.

Nurdin mengatakan, ini adalah jemputan hati karena kita ingin perubahan sekaligus pelantikan DPW serta DPD Nasdem Kepri.

“Hari ini alhamdulilah kehadiran masyarakat Batam luar biasa. Sedikit saya sampaikan, dulu orang tau, saya itu banyak diam tak banyak bicara, tetapi hari ini saya banyak bicara, selama ini di kenal diam, sekarang saya bicara banyak beri tepuk tangan lah,” ujarnya.

ribuan-kader-nadem-padati-depan-gedung-graha-sulaiman-nagoya
Ribuan Kader Nasdem hadir di Pelantikan DPD,DPW Partai Nasdem se Kepri Minggu (6/11/2016)

Ditambahkan Nurdin,Pesan pak Surya ke saya, jaga nelayan jaga masyakarat kepri, terus terang saya selalu ada di hati bapak ibu baik di laut maupun di darat tidak ada perbedaan.

“Kami tau nelayan masih banyak mendapati kesulitan tentu ini harus kita rubah semuanya,” ujar Nurdin.

Nurdin juga mengajak semua masyarakat untuk memberantas korupsi, ia tak bisa berbuat banyak tanpa ada dukungan dan kebersamaan semua pihak, sehingga dengan begitu, apapun tugas pasti akan terselesaikan.

Dari Pantauan www.batamtimes.co,ada 35 DPW Partai Nasdem dan 7 dpd Partai Nasdem se Kepri yang dilantik .Hampir seluruh kader dari DPW, DPD dan DPC Nasdem se- Kepri beserta tamu undangan hadir dalam HUT Partai Nasdem ke 5.

Dalam kesempatan tersebut Partai Nasdem juga memberikan hadiah untuk jalan Sehat seperti  mobil ,belasan unit Motor, dan paket umroh.

Pewarta : Angga

 

 

 

Kemenkes RI Bersama Pemerintah NTB Pulangkan 22 Orang TKI yang Selamat

0
Dirjen Binapenta Kemenaker RI Heri Sudarmanto didampingi Disnake Batam Rudi Syakerti di Shelter Nongsa. Minggu(06/11).

batamtimes.co , Batam – Kemenaker RI bersama Pemerintah Daerah Provinsi NTB melalui Dinsosnya telah memulangkan 22 orang korban yang selamat atas tenggelamnya Kapal TKI Ilegal, sedangkan 14 orang lainya menunggu untuk dipulangkan usai pemulihan di Shelter Nongsa milik Penko Batam.

“Pagi tadi sudah dipulangkan kedaerah asal NTB TKI yang selamat atas permintaan Pemrov NTB yang kami fasilitasi,” Kata Dirjen Binapenta Kemenaker RI Heri Sudarmanto didampingi Disnake Batam Rudi Syakerti di Shelter Nongsa. Minggu(06/11).

Kata Dia, pemulungan Korban selamat pagi ini mengunakan pesawat Lion transit Surabaya dan ke 22 tersebut seluruhnya merupakan asal NTB serta kepulangan mereka atas permintaan pemerintah daerahnya dan kami hanya memfasilitasi.

Sedangkan 14 lagi, imbuhnya, masih berada di shelter untuk pemulihan, dua diantaranya keterangannya masih dibutuhkan oleh kepolisian Polda Kepri.

“Satu orang lagi stres berat dan saat ini dibantu warga timur untuk pemulihan,” jelasnya.

Pihaknya, saat ini, Kata Dia, juga akan segera memulangkan sisanya kedaerah asal, namun perlu penaganan serius karena sebagian terutama wanita yang ada dishelter masih membutuhkan perawatan intensif mental mereka.

“Intinya kami sebagai perwakilan pemerintah hanya membantu memfasilitasi serta mempercepat proses pemulangan dan tampa ada maksut lainnya serta tindak ada tumpang tindih kewenangan,” paparnya.

Sementara itu, perwakilan Pemko Batam, Kepala Dinas Disnaker Batam Rudi Syakerti di shelter dinsos mengatakan, sisa korban sejumlah asal NTB segera juga akan dipulangkan, namun menunggu proses dari pemerintah daerah setempat dan seorang lagi dalam kondisi stress berat.

“Yang berasal dari Medan dan Sumbar sudah kami informasikan serta dari Sumbar sudah pulang diambil keluarga,” Kata Dia.

Ia menambahka, pihak Pemko Batam saat ini menempatkan korban selamat dishelter dan seluruh keperluan mereka disediakan Pemko Batam sampai mereka kembali kadaerah asal.

Salah seorang korban selamat bernama Hendra, asal Jatim mengatakan, dirinya dalam peristiwan sangatlah beruntuk karena dibantu oleh salah seorang nelayan yang hanya mengunakan mesin tempel 5 PK.

Selain itu, Kata Dia, akibat peristiwan ini dirinya tobat berangkat ke Malaysia mengunakan jalur ilegal, padahal dirinya dulu berangkat secara resmi dari Jakarta.

Dan atas pmusibagh ini, Ia berharap Tekong bersama pemilik kapal dihukum seberat-sebratnya karena dari awal berangkat sudah mensengsarakan kami dan membayar mahal.

“Kami dipungut 700 sampai 1200 ringgit dan sebelum berangkat dikumpulkan dalam hutan yang mengunakan tenda,” pungkasnya.

Pewarta : Adi

Tidak Hanya Pelabuhan Tikus Tekong TKI Juga Berkeliaran di Bandara Hang Nadim

0
Para TKI Ilegal yang Selamat dari musibah Tengelamnya Kapal Pompong Tujuan Malaysia (foto : Adi)

batamtimes.co , Batam  – Para tekong TKI Ilegal masih belum jera Paska kandasnya kapal pompong membawa ratusan TKI secara ilegal yang memakan korban 54 orang meninggal di Tanjung Bemban, Nongsa.

Bahkan penjemputan TKI Ilegal justru makin berkeliaran. Salah satunya penjemputan TKI di bandara Hang Nadim,TKI di jemput di salah satu parkiran yang sudah biasa digunakan sebagai penjemputan .

Penjemputan TKI tersebut  menggunakan modil curry dan bus plat hitam.Pantauan lapangan, puluhan TKI ilegal masih dijemput.Tekong menjemput layaknya keluarga yang datang melakukan penjemputan.

Salah seorang calon TKI yang sempat ditemui di bandara Karti mengatakan, ‎kami menunggu jemputan yang sudah disediakan para penyelur dan masih menunggu rekannya dari surabaya.

“Biasa mas kami menunggu rekan selanjutnya menuju penampungan”‘ Kata Karti di bandara. Minggu(06/11).

ia mengatakan, rencananya TKI akan melewati pelabuhan Fery Internasional Batam Centre, namun segalanya sudah diurus biro jasa dari daerah asal sampai berangkat Malaysia.

“Saya udah biasa bekerja di Malaysia sebagai pembantu rumah tangga karena dikampung menganggur,”ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Anto asal Jatim, dirinya baru tiba pukul 12.45 dari jakarta dan rencanya kembali bekerja ke Malaysia bersama 6 rekannya.

“Kami bekerja dikebun sawit dan masuk resmi pakai pasport aja,”ujarnya.

Sementara itu, diruang keberangkatan juga masih terlihat para TKI duduk menunggu keberangkatan pesawat menuju daerah asalnya yang terlihat difasilitasi para calo di bandara Hang Nadim.

“Ada lebih kurang 1,3 juta TKI kita bekerja secara nonprosedural ke Malaysia dan condong pulang melalui secara ilegal dan ini merupakan tugas bersama tidak hanya BNP2TKI,”Kata Sekretaris Utama BNP2TKI Hermono melalui sambungan selularnya. Minggu(6/11).

Kata Dia, Kedatangannya dirinya Ke Batam dua hari lalu untuk meninjau langsung serta memberikan arahan terhadap BNP2TKI bagi pemulangan TKI nonprosedural yang selamat segera kembali kedaerah asal.

Pencegahan TKI unprosedural tidak dapat dilakukan oleh bnp2tki sendiri. Perlu kerjasama dgn instansi terkait lainnya spt imigrasi dan kepolisian. Kalau sudah menyangkut penegakan hukum, tentu Polri yg punya kewenangan

Sesuai dgn tugas dan kewenangan bnp2tki, kita setiap tahun kasih penyuluhan ke para calon TKI utk tidak menempuh jalur ilegal saat berangkat dan kepulangan serta membangun sentra pelayanan terpadu di daerah kantong TKI dan di perbatasan utk memudahkan para calon TKI mengurus dokumen yg diperlukan utk bekerja ke luar negeri. Salah satunya akan dibangun di Batam awal 2017

banyak 10 jenazah korban kapal tenggelam di perairan Tanjungbemban, Nongsa, Batam, sudah dipulangkan ke kampung halamannya melalui Bandara Internasioal Hang Nadim Batam, Sabtu 5 November 2016.

Sekretaris Utama BNP2TKI Hermono mengatakan pemulangan 10 jenazah korban kapal tenggelam dilakukan mulai pukul 06.00 dan dilanjutkan pukul 10.00, dan pukul 12.00 siang nanti.‎

Pewarta : Adi

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga