8.6 C
New York
Monday, April 13, 2026
spot_img
Home Blog Page 264

Strategi Menang Berjamaah :Partai Ummat Gelar Pembekalan Caleg DPR RI 

0

Jakarta – batamtimes.co – Perhelatan Pemilu akan diadakan sekitar 5 (lima) bulan kedepan, untuk memastikan para Calon Anggota Legislatif (caleg) Partai Ummat dapat meraih kemenangan dan bisa lolos Parliamentary Threshold 4 (Empat) persen maka hari ini (12/09/2023) Dewan Pengurus Partai Ummat (DPP) mengadakan pembekalan para Caleg Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia di Hotel Graha Dinar Syariah, Bogor dari tanggal 12 September hingga 14 September 2023.

Pembekalan para caleg ini mengambil tema “Hayya ‘Alal Falah (Mari rebut kemenangan) dengan Menang Berjamaah,” tema ini merupakan strategi yang nantinya akan dijalankan para Caleg Partai Ummat ketika mereka terjun ke Masyarakat.

Acara pembekalan ini akan dibuka langsung oleh Ketua Umum Partai Ummat Dr. Ing. Ridho Rahmadi, S.Kom, M.Sc. dan dilanjutkan dengan taushiyah oleh Prof. Dr. HM. Amien Rais, MA, PhD sebagai Ketua Majelis Syura Partai Ummat.

Materi – materi yang akan diberikan pada pembekalan kali ini dibagi menjadi tiga kelompok materi yaitu materi terkait Aqidah dan Militansi, materi tentang pengetahuan untuk pengenalan Partai Ummat dan terakhir materi yang terkait dengan strategi dan teknik kampanye untuk mencapai kemenangan.

“Kami harapakan setelah Pembekalan ini, para Caleg sudah tahu apa yang harus mereka lakukan ketika nanti masa resmi kampanye yang dimulai akhir November 2023,” Ungkap ketua Steering Committee Iwan Roberto dengan penuh semangat.

Menurut Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPPN) Taufik Hidayat, seluruh caleg DPR-RI Partai Ummat akan saling bahu membahu di setiap dapil tanpa melihat siapa yang harus mendapat kursi, karena yang utama dikejar terlebih dahulu adalah perolehan suara yang maksimal untuk lolos Parliamentary Threshold.

“Maka kami menetapkan strategi Menang Berjamaah dalam rangka mencapai raihan suara yang maksimal sehingga ketika dijumlah Insya Allah akan melebihi total suara di atas 4 %,” Kata Taufik Hidayat dengan penuh yakin.

Para peserta akan diberikan berbagai macam materi yang memudahkan langkah-langkah mereka untuk mencapai suara yang maksimal seperti materi kampanye udara maupun darat dengan alat-alat kampanye yang berbasis teknologi.

“Karena saya berlatar belakang IT, maka para Caleg Partai Ummat harus sangat memanfaatkan IT dalam kampanye ini, salah satu andalan kami adanya Crowdfunding ummatbisa.com yang akan menjadi penopang untuk penyiapan dana kampanye dan saksi.” ujar Ridho Rahmadi, Ketua Umum Partai Ummat.

Partai Ummat berkaca dari keberhasilan Crowdfunding kampanye presiden Obama di Amerika yang berhasil meraih bantuan dari masyarakat Amerika sebanyak 750 Juta US Dollar atau sekitar 11.5 triliun Rupiah.

“Para publik di Amerika hanya menyumbang dengan jumlah kecil-kecil ke Presiden Obama tapi karena dikumpulkan secara massif melalui teknologi internet maka jumlahnya sangat spektakular, begitu juga Ummatbisa.com akan menerima hingga 10 ribu rupiah pun untuk bisa menjangkau seluruh Masyarakat Indonesia agar dapat memberikan bantuannya ke Partai Ummat yang tidak memiliki Bohir apalagi menjadi asuhan para Oligarki yang selama ini merampok Indonesia dengan membeli partai politik agar bisa disetir mereka,” harap Ridho Rahmadi Ketum DPP Partai Ummat.

Acara ini dijadwalkan akan ditutup pada Kamis sore (14/09/2023) dengan penandatanganan Pakta Integritas para Caleg DPR RI dengan maksud jika para Caleg tersebut nanti terpilih maka akan menjalankan nilai nilai moral yang sudah disepakati dalam poin poin Pakta Integritas tersebut seperti haram untuk KKN, siap membela kepentingan ummat dan bangsa dan selalu menjaga nama baik agama, bangsa dan Partai Ummat.

(Red/Adi)

Heppy Trenggono Terpilih jadi Ketum PMB 2023-2027

0
Keterangan Foto : Ketua umum Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB) sekaligus pemimpin Gerakan Beli Indonesia Heppy Trenggono.

Jakarta – batamtimes.co -:DR (HC) Heppy Trenggono M.Kom terpilih sebagai Ketua umum Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB). Pemilihan berlangsung di Pribadi House, Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

Acara tersebut juga dihadiri tokoh-tokoh Batang, Jawa Tengah diantaranya Batang Irjen Pol (Purn) Suprapto, Drs Edhi Budiono, Mayjen TNI Suparjo, Bupati Batang ke 9 Yoyok Riyo Sudibyo, KRT Drs Leles Sudarmanto serta Drs Hamzah Ichwani.

Dalam sambutannya, Irjen Pol (Purn) Suprapto mengatakan, sudah saatnya PMB dipimpin oleh tokoh nasional sekelas Heppy Trenggono.

“Alhamdulillah setelah kami meminta kepada beliau sejak 2019 akhirnya Pak Heppy Trenggono bersedia menerima amanah ini,” ujar Suprapto, Senin 11 September 2023.

Dirinya menambahkan, saat menunjuk Ketua umum baru ini kami melakukan musyawarah kepada para tokoh dan anggota PMB.

“Alhamdulillah semuanya sepakat bulat untuk meminta kesediaan pak Heppy Trenggono memimpin PMB,” ungkapnya.

Bupati Batang ke-9, Yoyok Riyo Sudibyo berharap, PMB akan lebih maju untuk mengahadapi semua tantangan. Terutama, pesatnya pembangunan di Batang agar masyarakat tidak sekedar menjadi penonton.

“Karena tantangan yang akan dihadapi oleh masyarakat Batang tidak ringan. Maka perlu dipimpin oleh orang-orang handal,” ujar Yoyok.

Sementara itu, Heppy Trenggono dalam sambutannya menyampaikan tiga sasaran PMB ke depan. Pertama, menciptakan dukungan sosial bagi masyarakat Batang. Kedua turut menggerakkan perekonomian bagi masyarakat Batang. Ketiga, membangun budaya unggul masyarakat Batang.

“PMB harus bisa menjadi rumah besar yang mengayomi masyarakat Batang dan semua organisasi masyarakat Batang yang ada di seluruh Indonesia,” kata Heppy.

Pemimpin Gerakan Beli Indonesia ini menambahkan, pada akhir bulan Oktober 2023 mendatang akan ada pertemuan Akbar para tokoh-tokoh di Batang.

“PMB akan meluncurkan program pada bulan Oktober di Batang. Pertemuan itu diharapkan jadi momentum untuk mengawali komitmen seluruh masyarakat Batang dalam menumbuhkan perekonomian,” pungkas presiden Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) itu.

 

(Red/Tanto)

Aksi di BP Batam, Muhammad Rudi Dengarkan Aspirasi Masyarakat

0
Keterangan Foto : Kepala BP Batam Muhammad Rudi

Batam- batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menemui ratusan masyarakat yang melakukan unjuk rasa di Kantor BP Batam, Senin (11/9/2023).

Pada aksi ini, Muhammad Rudi mengajak massa aksi untuk berdialog guna mendengarkan aspirasi yang menjadi tuntutan.

Dalam dialog yang berlangsung, orang nomor satu di Kota Batam tersebut menegaskan bahwa proyek pengembangan Kawasan Rempang merupakan prioritas pemerintah pusat.

Bukan tanpa alasan, proyek tersebut masuk dalam daftar Program Strategis Nasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI sesuai yang tertuan pada Permenko Nomor 7 Tahun 2023.

“Saya sudah menyampaikan bahwa BP Batam adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat. Saya sudah memberikan tawaran kepada perwakilan masyarakat untuk berangkat ke Jakarta berbicara dengan pemerintah pusat terkait pengembangan Rempang. Namun niat saya itu tak disambut baik,” ujar Rudi di hadapan pengunjuk rasa.

Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam mengatakan bahwa pihaknya selalu membuka ruang kepada masyarakat untuk berdialog terkait rencana investasi Rempang Eco-City.

Sosialisasi ke masyarakat Rempang pun telah dilakukan BP secara intens sejak beberapa hari terakhir. Sehingga, warga pun mendapat kesempatan untuk menyampaikan apa yang menjadi aspirasinya.

“Ini adalah program strategis nasional, keputusannya ada di pemerintah pusat. Mari kita duduk bersama, saya tidak punya wewenang melebihi dari menteri dan pemerintah pusat,” pungkasnya.

 

(Red/Adi)

BP Batam Menyayangkan Aksi Damai Berakhir Ricuh, Hingga Muncul Korban Pegawai BP Batam dan Aparat Kepolisian

0
Keterangan foto : Ratusan massa yang melakukan aksi demonstrasi mengatasnamakan masyarakat Rempang, tidak dapat menahan diri, dan melakukan tindakan anarkis.

Batam- batamtimes.co – Aksi Laskar Pembela Marwah Melayu dan Pasukan Adat dan Marwah – Gagak Hitam Kepri, yang melakukan Aksi Demonstrasi di depan kantor BP Batam, Senin (11 September 2023), berakhir ricuh.

Ratusan massa yang melakukan aksi demonstrasi mengatasnamakan masyarakat Rempang, tidak dapat menahan diri, dan melakukan tindakan anarkis.

Barisan pendemo memaksa masuk kantor BP Batam dengan mendobrak paksa pagar BP Batam. Dengan kekuatan massa, sejumlah pagar BP Batam runtuh hingga massa berhasil masuk.

Mulanya mereka melakukan pelemparan botol ke arah petugas gabungan hingga mengarah ke karyawan yang bertugas di area pagar.

Aksi ini mulanya dijanjikan dapat berlangsung damai. Dimulai pada pukul 09.00 massa pendemo datang ke kantor BP Batam.

Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan seperti pembatalan relokasi warga Rempang, Menuntut pembebasan 7 orang yang menjadi tersangka pada demo sebelumnya, hingga Meminta Kepala BP Batam untuk menemui massa.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi menemui langsung para pendemo dan mendengarkan apa yang menjadi tuntutan pendemo.

“Bapak Ibu, Sekali lagi kami mengajak Bapak Ibu untuk dapat bersama kami, Bapak Ibu dapat menyampaikan aspirasi ke pemerintah pusat, kami akan bersama Bapak Ibu untuk mencari solusi terbaik untuk saudara kita.” Kata Muhammad Rudi menemui massa.

“Namun, bila Bapak Ibu tidak bersedia bersama-sama dengan kami, menyampaikan ini kepada pemerintah, maka kami tidak memiliki kewenangan lebih. Kami hanyalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Sehingga yang dapat kami lakukan, adalah bersama dengan Bapak Ibu ke Jakarta.” Imbuhnya.

Dengan penyampaian ini, pihak pendemo merasa tidak puas, dan kemudian mulai berteriak, melempar botol minum.

Hingga puncaknya pada pukul 12.00, massa semakin tidak terkendali hingga melemparkan flare ke arah petugas, diikuti dengan pelemparan botol, batu, kayu, tang besi, ketapel dan berujung memasuki kantor BP Batam.

Massa yang berhasil mendobrak pagar dan masuk, terus membombardir dengan batu. Penyerangan tersebar hingga ke wilayah sekitar seperti kantin kantor yang juga diserang.

Para pegawai yang sedang menikmati makan siang, kocar kacir berhamburan karena bom molotov dilemparkan.

Para pegawai BP Batam yang sedang bekerja di lantai 2 sampai kaget dan histeris ketika kaca kena lemparan batu.

Rangkaian aksi anarkis ini menimbulkan korban jiwa luka-luka pegawai BP Batam hingga anggota kepolisian, kerusakan Gedung dan kendaraan yang parkir di sekitar kantor.

Korban pegawai BP Batam dan anggota kepolisian mengalami robek bagian dahi dan luka-luka di beberapa bagian tubuh.

Sampai rilis ini dibuat, sedang dilakukan pendataan dan inventarisir jumlah korban dari pegawai BP Batam dan Kepolisian hingga kerusakan yang terjadi.

Tim membawa korban pegawai yang mengalami luka-luka ke pusat kesehatan terdekat.

Keadaan makin tak terkendali, bahkan aparat kepolisian mendapat serangan hingga dikeroyok massa.

*Banyak masyarakat yang sudah mendaftarkan Program Hunian Tetap*

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menyayangkan aksi demo yang berlangsung di BP Batam, menjadi begitu ricuh hingga menimbulkan korban jiwa luka-luka.

“Kami sangat sedih dan menyayangkan, kesempatan yang diberikan untuk silaturahmi bersama antara aliansi yang mewakili masyarakat Rempang dengan pemerintah tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya.” Kata Tuty.

Padahal menurutnya, dilapangan sudah banyak masyarakat Rempang yang mendaftar untuk Hunian Tetap yang disediakan BP Batam.

“di lapangan itu kondisinya sudah kondusif, masyarakat sudah mulai mendaftarkan ke Posko dan Kontak yang tersedia. Mari, ini tugas kita bersama untuk menjaga. Berikan kenyamanan untuk mereka warga kita, dengan menjaga iklim agar tetap kondusif.” Pungkas Tuty.

 

 

(Red/Adi)

Antisipasi Sosial Kemasyarakatan di Pulau Rempang IA- ITB Kepri mengeluarkan Pernyataan Sikap

0
Keterangan Foto : Dokumentasi

Batam- batamtimes.co – Pulau Rempang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) 2023 dan direncakan menjadi kawasan industri, perdagangan hingga wisata bernama Rempang Eco-City. Pembangunan kawasan industri di pulau seluas 17 hektare itu digarap oleh PT Makmur Elok Graha (MEG) anak perusahaan milik Tommy Winata.

Dari data yang dihimpun www.batamtimes.co ,Rempang Eco City ditargetkan bisa menarik nilai investasi yang ditaksir mencapai Rp 381 triliun pada tahun 2080. Bahkan, pemerintah menargetkan pengembangan Kawasan Rempang Eco City dapat menyerap hingga 306.000 tenaga kerja hingga 2080 mendatang.

Proyek PSN tersebut Rempang Eco City  berada di dua Kelurahan Pulau Rempang, Kelurahan Sembulang dan Rempang Cate.

Warga baru-baru sempat terlibat bentrok dengan aparat keamanan gabungan TNI-Polri pada Kamis, 7 September 2023, sekitar pukul 10.00 WIB.

Untuk mengantisipasi sosial kemasyarakatan yang terjadi , Ikatan alumni Institut Teknologi bandung (ITB)Daerah kepulauan Riau(IA-ITB Kepri) mengeluarkan peryataan sikap
terhadap Dinamika Sosial Kemasyarakatan yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, Kepri

Pernyataan sikap itu diterima redaksi ,minggu,(10/11/2023) dan melalui Ketua IA-ITB Kepri Bambang hendrawan mengatakan,

IA-ITB Kepri mendukung pengembangan Pulau Rempang Eco-City sebagai Proyek Strategis Nasional untuk meningkatkan sosial ekonomi masyarakat kawasan Batam dan khususnya Pulau Rempang.

Bahkan dalam surat itu Bambang menginginkan agar pengelolaan Pulau Rembang baiknya melibatkan sejumlah unsur perguruan tinggi didalamnya , berikut yang disampaikan;

1. Seluruh pihak agar menghindari ndakan kekerasan dan lebih mengedepankan musyawarah mufakat

2. Proses pelaksanaan sosialisasi, advokasi dan mediasi melibatkan unsur perguruan tinggi di wilayah Kepri

3. Penyiapan pembangunan Kampung Baru Nelayan melipu perumahan, fasilitas umum fasilitas sosial sesuai yang direncanakan bagi penduduk yang terdampak dan memenuhi syarat, agar segera digesa dengan mempertimbangkan kearifan lokal

4. Penyesuaian kembali waktu pelaksanaan proses hijrah penduduk yang terdampak dan memenuhi syarat, seiring dengan kesiapan pembangunan Kampung Baru Nelayan

5. Komunikasi publik yang lebih intensif dan interakf dengan mengedepankan narasi yang dibangun dari perspektif kepentingan Masyarakat Semoga itikad dan ikhtiar pengembangan Pulau Rempang Eco-City selalu mengutamakan kesejahteraan dan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.  Demikian pernyataan sikap ini disampaikan. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Sementara itu , Penasehat IA ITB Kepri yang juga sebagai Anggota DPRD Kepri Ir.Wirya Silalahi mengatakan,Sebaiknya Pemerintah mengevaluasi timeline-nya lagi.

” Time line ini perlu dilakukan agar suatu pekerjaan terukur dan akurat dalam pelaksanaanya,seperti
Penyiapan pembangunan Kampung Baru Nelayan meliputi perumahan, fasilitas umum fasilitas sosial sesuai yang direncanakan bagi penduduk yang terdampak dan memenuhi syarat, agar segera digesa dengan mempertimbangkan kearifan lokal,” katanya

Lanjut ia , masyarakat yang dipindahkan akibat terdampak akibat relokasi pembangunan Rempang- Eko city perlu dibuatkan Rumah contoh dari Pemerintah dan bisa ditempati langsung,” Perlu dibuat rumah contoh, kalau perlu ada masyarakat yg pindah ke rumah contoh, sebagai contoh real. Sehingga masyarakat merasa itu real dan bukan PHP,” pungkasnya.

(Red/Budi)

IPW Minta Polda Jateng Jelaskan Berkas Dugaan Mafia Tanah Tak Kunjung P21

0
Keterangan foto: Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso

Blora – batamtimes.co – KETUA Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, menyoroti lambannya Polda Jawa Tengah atau Jateng dalam menangani dugaan kasus mafia tanah yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Blora berinisial AA.

Tak hanya menyeret AA jadi tersangka. Dugaan mafia tanah itu juga menjadikan seorang notaris di Blora berinisial EE menjadi tersangka. Meski jadi tersangka, keduanya tak ditahan oleh Polda Jateng.

“Polda Jateng harus menjelaskan hambatannya mengapa tidak kunjung P21. Apakah berkas tersebut belum lengkap atau sengaja tidak dilengkapi?” kata Sugeng saat dihubungi wartawan Minggu 11 September 2023.

Dirinya mencontohkan ada modus oknum penyidik yang membuat penanganan perkara tak kunjung selesai. Satu di antaranya, lanjut Sugeng, oknum penyidik itu adalah tidak kunjung melengkapi berkas.

Menurutnya, dalam setiap penanganan perkara kepolisian harus transparan dan terbuka ke publik. Jika ada hambatan, sampaikan saja.

“Polda Jateng harus transparan tentang penanganan perkara. Korban bisa melapor ke Wasidik, atau Kapolda agar memberi atensi khusus pada perkara ini,” urai Sugeng.

Dirinya meminta penyidik Direskrimum Polda Jateng segera melengkapi berkas perkara dugaan mafia itu.

“Apalagi usia perkara sudah hampir dua tahun terkatung-katung. Selain itu juga sudah ada tersangka yang ditetapkan,” ucap Sugeng.

Polda Jateng berjanji akan menangani kasus tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku meskipun kedua tidak ditahan.

“Tetap kita proses sesuai aturan yang berlaku. Memang selama ini tersangka tidak ditahan,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto,, Rabu 6 September 2023.

Saat ini, lanjut Satake Bayu, pihaknya sedang memenuhi perbaikan berkas tersebut atas petunjuk Jaksa melalui Laboratorium Forensik atau Labfor.

“Nah kita masih menunggu hasilnya dari Labfor. Begitu hasil dari Labfor keluar. Kita akan kita perbaiki berkasnya dan dikirim ke Jaksa. Begitu Jaksa menyatakan oke atau P21 selang dua Minggu kami serahkan tersangka dan barang buktinya,” demikian Satake.

Anggota Komisi III DPR RI Johan Budi Sapto Prabowo meminta, Polda Jateng menuntaskan kasus tersebut secara terang benderang dan transparan.

“Saya meminta Polda Jateng untuk menuntaskan kasus ini secara tuntas dan profesional,” kata Johan Budi, saat dihubungi wartawan, Kamis 31 Agustus 2023.

Politisi PDIP itu menambahkan, Polda Jateng juga telah memberikan perkembangan penanganan perkara atau SP2HP tersebut ke pelapor.

“Pelapor juga harus menanyakan juga apa kendala yang dihadapi oleh Polda Jateng dalam mengusut kasus ini. Agar semuanya transparan dan dibuka ke publik,” tegasnya.

Komisioner Kompolnas Muhammad Dawam akan menindaklanjuti aduan korban dugaan mafia tanah bernama Sri Budiyono pada tanggal 14 Juli 2023 lalu.

“Pasti akan diproses sesuai kewenangan Kompolnas,” kata Dawam, Senin 4 September 2023.

Menurut Dawam, dalam waktu dekat Kompolnas akan melakukan klarifikasi melalui Inspektorat Pengawas Daerah atau Irwasda Polda Jateng terkait penanganan hukum kasus tersebut.

“Kompolnas pastikan akan menindak lanjuti aduan masyarakat dengan melakukan klarifikasi melalui Irwasda Jateng terkait penanganan hukum sebagaimana yang telah diadukan pengadu ke Kompolnas sesuai kewenangan yang dimiliki Kompolnas. Hasil klarifikasi dari Irwasda Polda Jateng itu juga akan disampaikan ke pengadu,” ucapnya.

Sri Budiyono yang menjadi korban dugaan mafia tanah melaporkan hal ke SPKT Polda Jawa Tengah pada tahun 2021 silam. Laporan tersebut diterima dengan tanda bukti laporan Nomor : STTLP/237/XII/2021/JATENG/SPKT tanggal 7 Desember.

Kasus bermula, saat Sri Budiyono meminta tolong agar dicarikan pinjaman dana ke AA sebesar Rp 150 juta dengan jaminan sertifikat hak milik tanah miliknya dengan luas 1.310 meter persegi yang berlokasi di Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.

Setelah 3 bulan berlalu, tepatnya pada akhir Januari 2021, tahu-tahu Sri Budiyono mendapat kabar gembok kunci pagar rumah yang berdiri di atas tanah tersebut, dirusak dan diganti dengan gembok kunci yang baru.

Tak hanya itu, ia juga mendapati sertifikat Hak Milik Tanah (SHM) atas nama Sri Budiyono telah dibalik nama menjadi atas nama AA.

 

(Red/Tanto)

Kepala BP Batam Apresiasi Penangguhan Penahanan 7 Warga Rempang

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi kebijaksanaan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, yang telah memberikan penangguhan penahanan terhadap 7 warga Rempang.

Menurut Rudi, penangguhan penahanan terhadap 7 warga yang telah berstatus tersangka tersebut merupakan keputusan tepat.

“Saya berterima kasih kepada Kapolresta Barelang yang telah mengabulkan permintaan penangguhan penahanan terhadap 7 warga saya di Rempang,” ujar Rudi di Mapolresta Barelang, Minggu (10/9/2023).

Di sisi lain, Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan persatuan.

Menurutnya, kerja sama yang maksimal antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting keberhasilan pembangunan daerah.

Termasuk dalam merealisasikan pengembangan Kawasan Rempang sebagai Program Strategis Nasional (PSN) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat yang telah menjaga situasi kondusif Kota Batam. Ini semua demi kepentingan umum,” tambahnya.

Rudi pun berkomitmen untuk segera mendudukkan permasalahan Rempang. Baik di tataran pemerintah ataupun masyarakat.

Sehingga, permasalahan yang ada dapat terselesaikan dan menghasilkan solusi terbaik.

“Kami ingin permasalahan Rempang segera selesai. Pengembangan Rempang adalah Program Strategis Nasional. Ini prioritas pemerintah pusat dan kami di daerah harus menyelesaikannya. Saya berharap, program ini bisa diselesaikan bersama-sama,” pungkasnya.

Sementara, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, menyambut baik permintaan penangguhan penahanan tersebut.

Nugroho pun mengimbau agar masyarakat Kota Batam tidak terprovokasi dengan berita hoaks yang tersebar di media sosial sejak beberapa hari terakhir. Khususnya yang menyiarkan informasi simpang siur perihal pengembangan Kawasan Rempang.

“Penangguhan penahanan yang diminta akan kami kabulkan. Perlu saya sampaikan agar masyarakat Kota Batam tidak terprovokasi dengan berita hoaks. Mari sama-sama ciptakan situasi kondusif,” tegasnya.

 

(Red/Adi)

Daftar Lebih Awal, Warga Rempang Dapat Prioritas Pilih Rumah Ganti

0

Batam- batamtimes.co – Kampung Pengembangan Nelayan Maritime City seluas 471 Ha, berada di tepi perairan Galang, akan jadi pemukiman baru yang khusus dibangun bagi masyarakat Rempang terdampak Proyek Stategis Nasional Rempang Eco-City.

Pada akhir 2024, pemerintah komit pemukiman Tahap 1 dapat dihuni masyarakat Rempang.

Total 3.000 kavling akan dibangun berlokasi tepatnya di Dapur 3, Sijantung, Galang, yang masih berada di satu garis pantai dengan lokasi warga sebelumnya di Rempang.

“Pemerintah tak akan pernah menyengsarakan rakyatnya. Percaya Bapak Ibu, kami tak mungkin merelokasi Bapak Ibu begitu saja.” Kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi saat sosialisasi bersama warga beberapa waktu silam.

Bahkan, ia menambahkan ada dermaga untuk melabuhkan kapal, termasuk menyiapkan pemakaman yang rapi untuk menghormati para leluhur.

Lebih detil, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait mengatakan bahwa masyarakat tak perlu khawatir.

Menurutnya tak ada hal yang sebetulnya perlu ditakutkan, karena Pemerintah telah sampaikan komitmennya untuk berikan hak masyarakat sesuai aturan yang ada.

Satu rumah akan diganti dengan satu rumah tipe 45 bernilai 120 juta, tanah pun diberikan seluas maksimal 500 m2. Pemerintah pun janji akan menanggung biaya hidup masyarakat sampai rumah tetap mereka jadi.

*Pilih Rumah Ganti dengan Lokasi Strategis*

Wanita yang pernah menempuh pendidikan di Australia itu mengatakan bahwa pemerintah memberikan kesempatan pada masyarakat untuk memilih lokasi rumah gantinya sendiri yang strategis sesuai kebutuhan.

“Warga yang mendaftar di awal, diberikan privilege (hak istimewa) untuk bebas memilih posisi rumah yang dianggap strategis untuk usaha, berkebun, berlayar, ataupun tempat tinggal.” Kata Tuty.

_Development Plan_ PT MEG, menunjukkan Pulau Rempang dengan luasan kurang lebih 17.000 hektare akan dibangun menjadi kawasan industri, perdagangan, residensial hingga wisata yang terintegrasi.

Dengan konsep “Green and Sustainable City”, wilayah ini akan membuka ratusan ribu lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat Kepri, khususnya pemuda Rempang.

Bahkan target, 30.000 tenaga kerja sampai 2028 dan 306.000 orang selama pengembangan kawasan hingga 2080 mendatang.

“Selain industri dan teknologi, perlu diketahui bahwa kami pemerintah akan mengedepankan kearifan lokal. Maka masyarakat daerah tersebut akan menjadi bagian besar dari pengembangan kawasan itu.” Tegasnya.

Memang tampaknya publik tak percaya begitu saja, karena rumah ganti belum tampak jadi.

Namun sedari awal, Kepala BP Batam mengatakan Rumah Tetap akan jadi di akhir 2024. Dan selama itu, ia komit menanggung biaya hidup untuk warga yang terdampak.

“BP Batam adalah perpanjangan tangan pusat ya. Kami akan komit. Saat ini prosedur pembangunan rumah untuk ganti rugi, menanti Peraturan Presiden yang sedang digodok di Ibu Kota.” Tuty jelaskan.

Pembangunan rumah dengan biaya tak sedikit itu harus melalui prosedur dan payung hukum yakni Peraturan Presiden yang sedang digesa oleh Pusat.

“Nah kalau ada alat berat lewat, masyarakat jangan takut. Kami perlu melakukan cut and fill untuk memulai pematangan Rumah Tetap Bapak Ibu di area Dapur 3 Sijantung yang kondisinya berbukit.” Kata Tuty.

Terakhir, ia umumkan bagi warga yang secara sukarela ingin menyerahkan lahannya kembali pada pemerintah bisa mengunjungi 3 posko : RSKI Galang, Kantor Camat Galang dan PTSP Batam Center.

“Ayok ajak masyarakat daftar, maksimal 20 September. Ini perlu segera masyarakat tahu. Mereka secara pribadi bisa hubungi kontak atau datang langsung. Kami melindungi privasi Bapak Ibu sekalian.” Pungkas Tuty.

3 Posko Pelayanan :
1. Posko RSKI/Koramil (08117702136)
2. Posko Kantor Camat Galang (08117702134)
3. Posko PTSP / Gedung Mall Pelayanan Publik Batam Centre (08117702135).

 

 

(Red/Adi)

Konjen RI Jeddah Ingatkan Mahasiswa Patuhi Aturan, Fokus Belajar dan Bantu Sesama WNI

0
Keterangan Foto : Konjen RI Jeddah Yusron B Ambary.

Madinah – batamtimes.co – Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Yusron B Ambary mengingatkan mahasiswa Indonesia agar mematuhi ketentuan yang berlaku di Arab Saudi, fokus belajar dan membantu sesama WNI yang tengah mengalami kesusahan.

Hal itu disampaikan Konjen RI di sela Welcoming Session, yaitu acara penyambutan mahasiswa baru yang berlangsung Jumat malam, 8 September 2023. Kegiatan dihadiri sekitar 300 orang yang berasal dari mahasiswa baru, pengurus Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Madinah dan pengurus PPMI Arab Saudi. Tercatat tahun ini sebanyak 213 mahasiswa baru asal Indonesia diterima di Universitas Islam Madinah (UIM) dan Universitas Taibah dengan beasiswa penuh dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

“Tugas kalian ini adalah belajar. Maka tuntutlah ilmu yang setinggi-tingginya, setelah itu pulang. Jangan stay (tinggal) di sini menjadi mutawif (pemandu ibadah haji atau umrah). Negara membutuhkan kalian. Ilmu kalian akan sangat bermanfaat untuk Indonesia,” pesan Konjen Yusron yang memulai tugasnya sebagai Konjen RI di Jeddah sejak dua pekan silam.

Mahasiswa juga diimbau agar berpikiran terbuka mengikuti perkembangan, baik di tanah air maupun di Arab Saudi yang beberapa tahun belakangan ini gencar mengampanyekan visi 2030 dan berbagai isu-isu lainnya.

“Sebagai mahasiswa harus open-minded, terbuka pikirannya. Ikuti perkembangan dunia. Jangan sampai kita jadi katak dalam tempurung, hanya pintar di ilmu kita saja, tapi yang lain-lain tidak ngerti,” imbuhnya.

Konjen Yusron juga mengingatkan agar mahasiswa pandai membawa diri selama belajar di Arab Saudi dan manjaga nama baik bangsa dan negara. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kata dia, sudah seharusnya mematuhi ketentuan negara setempat.

“Jadi jangan pernah merasa semua yang kita lakukan di Indonesia bisa dilakukan di sini. Negara ini punya ketentuan sendiri, dan setiap negara punya ketentuan sendiri. Berlaku pribahasa lama di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” ucap Konjen mengingatkan.

Konjen menambahkan, dalam dunia diplomasi mahasiswa Indonesia di luar negeri merupakan non-state actor. Sebagai warga negara Indonesia, kata dia, mahasiswa punya peran untuk mempromosikan negaranya.

“Kalianlah duta-dutanya. Dan hebatnya lagi kalian ini tidak digaji untuk melakukan itu. Kalau orang Saudi melihat pada diri kalian menunjukkan sebagai orang-orang baik, otomatis orang Saudi melihat orang Indonesia sebagai orang baik,” tegas Konjen.

Selain penyampaian pesan Konjen RI Jeddah, Welcoming Session juga diisi dengan sosialisasi layanan, antara lain, kekonsuleran, keimigrasian serta sosialisasi oleh PPLN dan Panwaslu Jeddah.

Welcoming Session merupakan rangkaian dari kegiatan Pelayanan Terpadu (Yandu) KJRI Jeddah yang berlangsung selama tiga hari, 7 hingga 9 September. Kegiatan Yandu di Kota Suci Madinah berhasil memberikan pelayanan terhadap sebanyak 280 pemohon.

 

(Red/Adi)

 

Kepala BP Batam Apresiasi Kerja Keras Personel Keamanan Gabungan

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, mengapresiasi kerja keras personel keamanan gabungan dalam mengawal percepatan investasi Kawasan Rempang.

Berkat upaya personel yang terdiri dari Polri, TNI, Ditpam dan Satpol PP tersebut, kata Ariastuty, pengukuran tata batas hutan pun bisa terlaksana dengan lancar tanpa kendala.

“Terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja keras untuk mendukung Program Strategis Nasional. Semoga seluruh petugas selalu diberikan kesehatan hingga investasi ini bisa terealisasi,” ujarnya, Jumat (8/9/2023).

Tidak hanya itu, Ariastuty mengungkapkan jika peran strategis personel keamanan gabungan tersebut sangat maksimal dalam menciptakan situasi kondusif di Kawasan Rempang.

Bukan tanpa alasan, proyek pengembangan Rempang sendiri termasuk dalam daftar Program Strategis Nasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.

Sehingga, proyek tersebut mendapat atensi serius dari pemerintah pusat agar segera terealisasi.

Oleh karenanya, pemerintah pusat melalui kerja sama antara BP Batam dan PT Makmur Elok Graha (MEG) berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam proses pengembangan Kawasan Rempang ke depannya. Termasuk mengupayakan hak-hak yang akan diperoleh warga yang terdampak pembangunan saat proyek akan dimulai.

“Momentum pembangunan dan investasi ini diharapkan mampu membawa masyarakat lebih sejahtera dan maju ke depannya,” pungkasnya.

 

(Red/Adi)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga