8.6 C
New York
Friday, April 24, 2026
spot_img
Home Blog Page 332

Pemko Batam raih Anugrah sebagai lembaga Pengelola Pengaduan Pelayan Publik terbaik se- Indonesia

0

Batam- batamtimes.co- Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menoreh prestasi membanggakan. Kali ini menjadi salah satu dari 30 peserta terbaik Kategori Instansi Pemerintah Umum pada Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik ke-4.

Kompetisi tersebut ditaja Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia bekerjasama dengan Bekerjasama Kemendagri, Kemenkominfo, KSP, Ombudsman RI dan juga didukung Korea International Cooperation Agency (KOICA) dan United Nations Development Programme (UNDP).

Hadir mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam Azril Apriansyah menyampaikan terima kasih kepada KemenpanRB atas apresiasi tersebut.

Ia menyebutkan, capaian ini merupakan buah dari instruksi Wali kota Batam Muhammad Rudi untuk segera menindaklanjuti semua laporan pengaduan masyarakat dengan cepat. Dalam praktiknya, di Pemko Batam, setiap pengelola SP4N LAPOR di masing-masing OPD secara intens berkoordinasi dengan admin Diskominfo melalui grup internal yang dipantau langsung oleh Sekda Kota Batam Jefridin Hamid.

“Bapak Wali Kota Batam Muhammad Rudi ingin agar setiap OPD cepat merespon aduan masyarakat serta menemukan solusi untuk menyelesaikan permasalahan. Tidak jarang beliau langsung turun ke lapangan untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik,” ucap Azril usai menerima penghargaan tersebut di Jakarta, Kamis (16/6).

Tak lupa ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh tim Pemko Batam yang terlibat, dari pengelola SP4N LAPOR tingkat OPD hingga admin yang telah bertugas dengan sangat baik. Ia berharap tim tidak cepat berpuas diri, pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan.

“Semua kita berharap, ke depan akan dapat lebih baik lagi untuk melayani masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa dalam laporannya mengatakan, tujuan kompetisi ini adalah sebagai bentuk motivasi kepada penyelenggara pelayanan publik untuk membangun pengelolaan pengaduan pelayanan publik yang terintegrasi , partisipatif dan memberikan manfaat untuk perbaikan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

“Serta sebagai perwujudan manajemen pengetahuan dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” imbuhnya.

Sejak diselenyelenggarakan pertama kali pada tahun 2018 sebanyak 162 instansi pemerintah ikut serta dalam kegiatan ini. Lalu pada 2019 sebanyak 312 instansi tahun 2020 sebanyak 276 instansi. Kemudian tahun 2021 sebanyak 434 peserta dari 573 yang mendaftar baik dalam lingkup kementerian lembaga dan pemerintah daerah.

BBM Langka, DPRD Natuna Panggil Kepala Depot Pertamina dan Kabag Ekonomi

0
Foto istimewa : Ketua Komisi II Marzuki didampingi Ketua DPRD Daeng Amhar panggil Kepala Depot pertamina dan Kabag Ekonomi dan SDM soal kelangkaan BBM solar bersubsidi.

Natuna – Batamtimes.co – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar bersubsidi membuat sejumlah nelayan mengeluh.

Bahkan, nelayan juga kerap mengadu kepada wakil rakyat sangat kesulitan mendapatkan BBM solar hendak pergi melaut.

Bawaslu Kabupaten Lingga membuka pendaftaran Pemantau Pemilu

0

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lingga memberi kesempatan yang seluas-luas bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi menjadi pemantau Pemilu 2024.

Dia menyampaikan, pendaftaran pemantau pemilu dilaksanakan sampai dengan tujuh hari sebelum pelaksanaan hari pemungutan suara.

Bawaslu Lingga sudah membuka pendaftaran pemantau Pemilu sejak Jumat (10/6). Kegiatan itu dimulai bersamaan peluncuran meja pelayanan pemantau Pemilu 2024.

“Keberadaan Pemantau Pemilu merupakan ikhtiar mencapai pemilu yang transparan, berkualitas dan berintegritas sekaligus mengkonsolidasikan pengawasan partisipatif secara terpadu dan sistematis berdasar pada ketentuan Undang-Undang,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Lingga, Zamroni, Rabu, 15 Juni 2022.

Dia menyampaikan pendaftaran pemantau pemilu dilaksanakan sampai dengan tujuh hari sebelum pelaksanaan hari pemungutan suara.

Pemantau pemilu harus mengajukan permohonan dengan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dan mengisi formulir pendaftaran yang disediakan di Bawaslu RI, Bawaslu provinsi, Bawaslu kabupaten/kota untuk ditetapkan dan mendapatkan akreditasi dari Bawaslu sebelum melakukan pemantauan pemilu.

“Syarat-syarat untuk menjadi pemantau pemilu, yakni berbadan hukum yang terdaftar pada pemerintah atau pemerintah daerah, bersifat independen, mempunyai sumber dana yang jelas dan terakreditasi dari Bawaslu,” ujarnya.

Meja Layanan Pemantau Pemilu Tahun 2022 dibuka sesuai jam kerja kantor di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lingga

Usut Tuntas Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Ulu Maras

0
Foto ilustrasi

Anambas – Batamtimes.coNarko CS (45) bukan nama sebenarnya, menuturkan harapanya kepada pihak aparat penegak hukum (APH) polres Anambas, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Provinsi Kepulauan Riau.

Foto : Papan plang kegiatan pembangunan penanaman rumput lapangan serbaguna Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021.

Untuk mengusut tuntas, kasus dugaan penyalahgunaan dana desa (DD) di Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2021 hingga keakar-akarnya. Jika ditemukan terbukti terjadi penyalahggunaan dana desa tahun 2021.

Hal tersebut diungkapnya, kepada media batamtimes, Rabu (14/06/2022), terkait kabar pemanggilan Rifai selaku Kepala desa (Kades) Ulu Maras oleh aparat polres Anambas, pada Senin (06/06/2022) Minggu lalu.

Sebab menurutnya, pemanggilan ini bisa menjadi pintu masuk bagi aparat untuk membongkar semua kasus dugaan korupsi selama ini di desa Ulu Maras. Apalagi, konon, ceritanya Kades ini kebal hukum dan sulit untuk sentuh.

” Kepada aparat saya tegaskan, jangan ragu, tangkap dan penjarakan oknum-oknum yang terbukti terlibat. Siapapun dia. Tak perlu pilih bulu,” tegasnya.

Pasalnya, sudah sangat merugikan hajat hidup orang banyak, hanya demi untuk kepentingan kelompok tertentu saja.

Ia, menuturkan anda bayangkan saja, sebutnya, aneh tidak. Kegiatan pembangunan lapangan serbaguna desa Ulu Maras.

Laporanya telah menghabiskan anggaran senilai 1,4 Miliar dikerjakan IV tahap. Hingga saat ini belum juga dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

Padahal, lapangan serbaguna itu sangat dibutuhkan untuk kepentingan fasilitas umum dalam melakukan aktivitas masyarakat, seperti misalnya, main sepak bola atau bentuk lainya.

Akibatnya, masyarakat kecewa dan marah dianggap tidak becus mengurusinya. Kalau sudah begini mau menyalahkan siapa ?.

Salah satu contoh kecil sajalah, dalam item itu terdapat kegiatan pembangunan penanaman rumput lapangan serbaguna volumenya 80X 100 M2.

Dianggarkan senilai 178.230.352,50,. bersumber dana desa tahun 2021, namun realisasinya dilapangan hanya dikerjakan seluas 40X50 M2.

Kemudian pertanyaanya!, selebihnya dijadikan apa ?. Inikan harus bisa dijelaskan pihak pemerintah desa kepada masyarakat agar penggunaan dana desa itu menjadi jelas dan terang benderang.

” Jangan mentang-mentang kades, main suka hati aja, BPD pun dianggap tidak penting tidak bisa begitu bos,” geramnya.

Selain itu, lanjutnya. soal pembangunan tembok penahan tanah lapangan serbaguna volume 440 M1. Dalam Rencana Analisa Biaya (RAB) dianggarkan sebesar 127.680.244,-.

Tapi hasilnya seperti apa. Silahkan dichek kelapangan tantangnya. Saluran resapan airnya di taruk dimana. Jadi, wajar aja. Bila hujan tiba, lapangan banjir.

Menurutnya, data uraian diatas tersebut, hanya baru sebagian kecil saja, masih banyak data yang perlu diungkap soal penggunaan dana desa itu. Apakah telah sesuai atau tidak fakta dan realisasi dilapangan, jelas dia.

Namun, sambungnya, ditunggu saja hasil akhir dan kesimpulan terkait pemanggilan sang kades oleh aparat hukum, dan informasinya sejumlah dokumen desa pun sudah amankan petugas.

Dia yakin dan percaya, kepada aparat akan bersikap profesional dan hati-hati dalam hal ini demi penegakan hukum untuk keadilan masyarakat.

Narko juga, berharap agar masyarakat dapat bersabar dan menahan diri, tidak bersikap emosi, biarkan aparat bekerja untuk menuntaskan masalah ini, pungkasnya.

(Pohan)

Realisasi PMA Naik 35,7 Persen di Triwulan I 2022

0

Batam -batamtimes.co-  Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi PMA di Batam triwulan I tahun 2022, meningkat 35,7 persen, dibanding periode yang sama atau triwulan I tahun 2021, di mana, pada 2021, investasi dari US$ 171 juta menjadi US$ 232 juta pada 2022.

Sektor industri kimia dan farmasi memberikan kontribusi terbesar yang mencapai US$ 136,499 ribu atau 63 persen dari total nilai investasi berdasarkan sektor investasi.

“Realisasi PMA terbesar disumbang oleh sektor industri kimia dan farmasi,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait, Selasa (14/6/2022).

Menurutnya, hal ini dikarenakan Batam tengah mempersiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Internasional Sehat (KIS) di wilayah Sekupang, yang mana KEK-KIS ini diharapkan bisa menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia.

“Sehingga untuk memenuhi kebutuhan kesehatan tidak perlu berobat ke luar negeri” ujarnya.

Sementara, disebutkan pertumbuhan investasi PMDN Triwulan I tahun 2022 menurun. Nilai realisasi investasi PMDN di Batam pada Triwulan I/2022 sebesar Rp 609 miliar. Nilai realisasi investasi PMDN Triwulan I/2021 sebesar Rp 1,77 triliun. Angka yang terbilang cukup baik, mengingat pandemi Covid-19 perlahan mulai turun dan ekonomi mulai bangkit kembali.

“Hal ini dikarenakan pandemik Covid-19 yang memaksa sejumlah perusahaan harus tutup,” ungkap Ariastuty.

Khusus investasi sektor industri kimia dan farmasi menjadi sektor penunjang terbesar realisasi investasi PMDN. Ada empat proyek di Triwulan I tahun 2022 dengan nilai Rp 308,7 juta

Kemudian, perdagangan dan reparasi, ada 234 proyek dengan nilai investasi Rp105 miliar. Investasi sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi, sebanyak 35 proyek dengan nilai investasi Rp 69,7 miliar. Dilanjutkan pertambangan dengan enam proyek, dengan nilai Rp 36 miliar, serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran, dengan 15 proyek, senilai 19,3 miliar.

“Nilai investasi tahun 2022 di PMDN, totalnya 609 miliar untuk 472 proyek,” jelasnya.

Sementara, untuk PMA pada tahun 2022, secara rinci investasi di industri kimia dan farmasi, ada 12 proyek dengan nilai investasi senilai US$ 136,499 ribu. Kemudian, di bidang industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam, sebanyak 62 proyek, dengan nilai investasi US$ 50,302 ribu.

Ada juga investasi di sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya, sebanyak 50 proyek, dengan nilai US$ 10,64 ribu. Kemudian investasi bidang perdagangan dan reparasi, sebanyak 53 proyek dengan nilai investasi US$ 9,85 ribu, serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebanyak 23 proyek dengan nilai investasi, sebesar US$ 9,15 ribu.

“Kita berharap dengan terus dilakukannya peningkatan dan pengembangan infrastruktur di Batam, semakin meredanya pandemi covid-19, serta upaya program percepatan pembangunan ekonomi nasional yang dilakukan Pemerintah, akan semakin mendorong pengembangan investasi di Batam,” pungkasnya.

(Red/Adi)

HDDS 2022 ,Rudi : Selamatkan nyawa sesama dengan mendonorkan Darah

0

Batam- batamtimes.co – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak masyarakat Batam rutin mendonorkan darah. Hal itu dinilai penting untuk menyelamatkan nyawa sesama.

Ia mengatakan, di momen Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) 2022, partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darah selain menyelamatkan nyawa sesama, juga demi meningkatkan solidaritas kemanusiaan.

“Mari galakkan donor darah,” ajak Rudi, Selasa (14/6/2022).

Ia juga mengapresiasi semua warganya yang sudah berkenan dan rutin mendonorkan darah untuk keselamatan banyak orang. Hal ini juga tercermin dari tema HDDS 2022 yakni “Mendonorkan darah adalah suatu tindak solidaritas. Bergabunglah dengan upaya dan selamatkan nyawa”.

Rudi berharap, HDDS 2022 menjadi momentum agar warga Batam berkomitmen untuk mendonorkan darahnya secara rutin.

“Apa yang dilakukan para pendonor darah merupakan aksi sosial dan bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Meski sudah banyak pendonor, tentu perlu digiatkan lagi dalam mendonorkan darah.

Ia juga menyampaikan terima kasih bagi para petugas dan organisasi yang rutin menggelar aksi donor darah di sejumlah tempat di Batam.

“Semakin rutin menggelar kegiatan donor darah, semakin banyak dan mudah warga mendonorkan darahnya,” tutup Rudi.

Rudi lepas JCH Batam ,Jemaah dibekali uang dan sambal

0

Batam- batamtimes.co – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengantar 157 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Batam masuk Asrama Haji, Selasa (14/6/2022). Dijadwalkan, JCH Batam akan berangkat ke Arab Saudi, besok Rabu (15/6/2022).

“Semoga perjalanan lancar hingga sampai ke tujuan,” ucap Rudi.

Ia berpesan, para JCH Batam mendoakan daerah agar terus maju. Ia juga menyampaikan agar JCH Batam fokus dan khusyuk beribadah.

“Selamat menjalankan ibadah haji, semoga menjadi haji yang mabrur,” ujar Rudi di hadapan para jemaah.

Untuk diketahui, musim haji tahun ini terdapat 288 JCH Batam. Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam di bawah pimpinan Muhammad Rudi membekali JCH dengan uang saku dan sambal teri.

“Semoga dapat membantu jemaah selama menjalani ibadah haji. Kami doakan bisa kembali ke Batam dengan gelar haji yang mabrur,” katanya.

“Ikuti ketua rombongan agar tidak terpisah dari rombongan,” katambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor (Kakan) Kemeterian Agama (Kemenag) Kota Batam, Zulkarnain Umar, setelah JCH masuk asrama maka tidak ada lagi interaksi dengan orang luar.

“Ini juga momen keluarga menghantarkan JCH ke Asrama Haji sebelum berangkat besok,” katanya.

Keberangkatan JCH dijadwalkan pukul 10.00 WIB. Semua JCH akan dilayani dengan baik dan JCH juga mendapatkan 1.200 riyal untuk bekal keperluan jemaah di Tanah Suci.

Jemaah juga dikenakan gelang dan pemberian paspor, hingga pengecekan kesehatan terakhir, menjelang keberangkatan.

JCH Batam juga akan bergabung dengan jemaah daerah lain se-Kepri dengan total 450 jemaah, dan empat petugas.

Kades Ulu Maras Dikabarkan Dipanggil Polisi, Ada Apa ?

0
Foto istimewa : Rifai Kepala Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau dikabarkan dipanggil polisi, Senin (06/06/2022) Minggu lalu.

Anambas – Batamtimes.coRifai Kepala Desa (Kades) Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Provinsi Kepulauan Riau, dikabarkan dipanggil aparat penegak hukum Polres Anambas, Senin (06/06/2022) Minggu lalu.

Foto : Tabli sekdes Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Tabli sekretaris desa (Sekdes) Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, saat  dikonfirmasi awak media, pada Jumat (10/06/2022) kemarin, guna mempertanyakan soal kebenaran kabar pemanggilan atasanya itu menjelaskan tidak ada urusan.

” Ngak ada urusan sama saya, dan tidak penting juga ngapain saya jawab,” tulisnya melalui WhatSAApnya langsung di offlinekan.

Hasil penelusuran Informasi yang dihimpun media ini di lapangan, dari berbagai sumber yang bisa dipercaya, mengungkapkan kabar kades Ulu Maras dipanggil aparat hukum diduga terkait penggunaan dana desa tahun 2019.

Foto : Lapangan bola kaki (Serbaguna) menelan anggaran dana desa senilai 1,4 M dikerjakan IV tahap tahun 2021 belum difungsikan.

Yaitu, terkait pelaksanaan poyek lapangan bola kaki (serbaguna) senilai 1,4 Miliar dikerjakan IV tahap hingga saat ini belum dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

Karena lapangan bola tersebut dikabarkan kerap mengalami banjir, akibat tidak adanya sirkulasi resapan air, dan penanaman rumput gagal juga berlumpur.

Selain itu, juga soal pelaksanaan proyek air terjun senilai 900 juta mengalami kerusakan dan pengelolaan penggunaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Ulu Maras bersumber dari dana desa tidak sesuai dengan realisasinya.

Salah satu tokoh masyarakat tempatan yang enggan disebutkan identitasnya, juga membenarkan pemanggilan kades Ulu Maras ke Polres Anambas.

” Menurut informasi begitu bang, tapi saya kurang tahu secara pasti terkait masalah apa, tapi yang pasti kades Rifai memang ada di Tarempa,” sebutnya, saat dikonfirmasi awak media, pada Sabtu (12/06/2022) sekira pukul 13.24 WIB.

Foto : Proyek air terjun desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dibangun bersumber dari dana desa senilai 900 juta mengalami kerusakan.

Selain itu, dia juga mengaku sering mengingatkan para pemuda dan tokoh masyarakat agar dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan fisik menggunakan dana desa supaya berhati-hati dan saling mengingatkan agar tepat sasaran.

Namun, sangat disayangkan kata dia, bila disampaikan demikian terkesan masyarakat tidak mengubris, kesalnya.

Kapolres Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) AKBP Syafrudin Semidang Sakti, SIK, ketika dikonfirmasi awak media, Sabtu (12/06/2022) pukul 11.38 WIB melalui sambungan selulernya, seputar pemanggilan kades Ulu Maras tersebut hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.

(Pohan)

Jawab Kebutuhan Masyarakat, RSBP Batam Upgrade Layanan Kesehatan

0

Batam-batamtimes.co-Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam meresmikan dua layanan kesehatan di Gedung RSBP Batam, Sekupang, Senin (13/6). Adapun layanan tersebut adalah Klinik Anak dan Instalasi Farmasi.

Layanan kesehatan Klinik Anak saat ini telah ditingkatkan dengan ruangan yang lebih privasi, nyaman dan ramah bagi pasien anak. Ada ruang main anak dan stiker-stiker dinding bergambar kartun.

“Kami telah merenovasi ruang poli klinik lama menjadi ruang poli klinik anak yang representatif, khusus kita rancang ruangan yang nyaman dan ramah anak,” kata Direktur RSBP Batam Afdhalun A. Hakim usai meresmikan layanan.

Disebutkannya, klinik anak dibuat khusus karena anak-anak rentan tertular penyakit bila disatukan dengan pasien dewasa. Memang sebelumnya poli klinik anak berada satu ruangan dengan layananan kesehatan lainnya.

“Ruang poli klinik anak itu agak spesifik, sebaiknya tidak dicampur dengan orang dewasa karena anak-anak ini sangat rentan dan bisa terjadi penularan,” ujarnya.

Sementara, layanan instalasi farmasi atau “depo obat” juga dibuat terpisah dari layanan regular (BPJS). Ia menyebutkan layanan ini hadir dengan memperhatikan kenyamanan bagi pasien umum dan pasien langganan.

“layanan farmasi ini untuk memberikan obat bagi pasien umum dan langganan yang memang kita khususkan, ini juga untuk memisahkan supaya jangan terlalu _crowded_ (ramai) ya kalau kita menunggu di apotik yang regular,” sambungnya.

Dua layanan kesehatan itu, dijelaskan sebagai upaya pihaknya menjawab kebutuhan masyarakat akan peningkatan mutu layanan kesehatan di RSBP Batam.

“kami berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat , komitmen BP Batam selalu peduli, masukan dari masyarakat dan pelanggan hingga kita selalu _continue improvement_ supaya _trust_ masyarakat kepada RSBP Batam semakin meningkat,” harapnya.

Sebelumnya, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengakui pihaknya saat ini fokus pada rencana besar pengembangan KEK Kesehatan Internasional Sehat di Sekupang dengan melakukan peningkatan layanan kesehatan di RSBP Batam seperti mutu SDM dan peralatan kesehatan yang modern.

Serangkaian program dan pembangunan yang digesa, diharapkan dapat menjadi stimulasi bagi peningkatan ekonomi Batam yang semakin progresif dan perbaik positif di semua leading sektor.

 

(Red/Adi)

243 dari 264 Formasi PPPK Guru Tahap II Terisi, Gubernur Ansar Serahkan SK

0

Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menyerahkan SK sekaligus membuka Pembekalan dan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Tahap II di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Formasi Tahun 2021 di Aula Wan Seri Beni Dompak, Senin (13/6).

Sebanyak 243 orang hadir menerima SK setelah sebelumnya perwakilan PPPK Guru Tahap II telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja dan menerima SK secara simbolis pada 1 Juni 2022 lalu yang disejalankan dengan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.

Ke-243 orang tersebut mengisi 264 alokasi formasi PPPK Guru Tahap II di Lingkungan Pemprov Kepri yang lulus seleksi kompetensi pada 8 sampai 10 Desember 2021 lalu. Peserta yang lulus kompetensi tersebut mengisi formasi yang tersebar di 7 Kabupaten Kota dengan rincian Batam 105 orang, Tanjungpinang 35 orang, Bintan 24 orang, Anambas 14 orang, Natuna 28 orang, Karimun 33 orang, dan Lingga 25 orang.

Total alokasi formasi PPPK Guru Pemprov Kepri tahun 2021 sebanyak 645 orang dimana formasi PPPK Guru Tahap I sebanyak 381 orang telah menerima SK dan menandatangani Perjanjian Kerja pada 26 April 2022 lalu dan telah mulai bekerja pada 27 April 2022.

Gubernur Ansar dalam sambutannya berpesan agar PPPK Guru yang lulus seleksi untuk selalu bersyukur karena di luar sana masih banyak tenaga pendidik yang masih menunggu kesempatan yang sama seperti ini.

“Bapak Ibu sudah berhasil mengikuti seleksi ini sebagai anugerah Allah sekaligus sebagai titipan amanah masyarakat. Mudah-mudahan dengan amanah ini Bapak Ibu dapat berkarir lebih baik lagi ke depannya” ujar Gubernur.

 

(Red/Humas)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga