8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 46

Fary Francis Hadiri Pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan, Sampaikan Pesan Damai dan Keberagaman

0
Keterangan Foto : Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Francis.

Vatikan – batamtimes.co –  Dalam suasana sakral dan penuh sukacita, Fary Francis, Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, bersama Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan Menteri Koperasi Budi Arie, menghadiri pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan, Minggu (18/05/2025). Ketiganya diutus secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai perwakilan Indonesia dalam momen penting bagi Gereja Katolik sedunia tersebut.

Upacara agung yang berlangsung di Lapangan Santo Petrus itu bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan juga penegasan simbol kepemimpinan rohani yang penuh makna. Paus Leo XIV, pemimpin baru umat Katolik dunia dan Uskup Roma, secara resmi memulai masa kepemimpinannya dalam rangkaian pelantikan yang sarat simbolisme dan nilai-nilai spiritual.

Simbolisme Sakral dan Misi Pelayanan

Fary Francis menuturkan bahwa dua hal penting patut diteladani dari prosesi pelantikan tersebut. Pertama, simbolisme sakral yang menyentuh. Di antaranya, pallium—selendang putih bertanda lima salib merah yang dikenakan Paus—melambangkan penggembalaan umat dengan kasih dan pengorbanan. Pallium tersebut dirajut dari wol dua anak domba yang diberkati, menggambarkan makna pengorbanan Kristus.

Simbol lainnya, cincin nelayan yang terbuat dari emas murni dan dihiasi gambar perahu Santo Petrus, melambangkan otoritas apostolik Paus sebagai penerus Rasul Petrus. Rangkaian pelantikan berlangsung khidmat, dimulai dari doa di makam Santo Petrus hingga penerimaan pallium dan cincin dari tangan kardinal protodiakon.

“Puncaknya adalah saat Paus Leo XIV memberkati Injil ke empat penjuru dunia dan menerima penghormatan dari lima perwakilan benua, simbol kesatuan Gereja universal,” kata Fary.

Pesan Damai dari Takhta Suci

Paus Leo XIV, dalam sambutan perdananya, menyampaikan pesan damai yang menggetarkan: “Semoga damai menyertai Anda, saudara-saudara terkasih.” Pesan tersebut dianggap Fary sebagai panggilan universal untuk menjadikan kasih Tuhan sebagai dasar membangun masa depan yang bersaudara dan damai.

“Paus mengajak umat manusia untuk membangun jembatan, bukan tembok—untuk hadir dengan tangan terbuka bagi semua yang membutuhkan,” ujar Fary, yang juga dikenal sebagai mantan Ketua Komisi V DPR RI dan Komisaris Utama ASABRI.

Sebagai Paus ke-267 dan yang pertama berasal dari Amerika Serikat, Paus Leo XIV membawa pengalaman panjang sebagai misionaris di Peru, memperjuangkan keadilan sosial dan hidup bersama masyarakat yang tertindas. Kepemimpinannya dinilai membawa harapan baru bagi dunia dalam merajut perdamaian dan solidaritas lintas batas.

Proficiat Paus Leo XIV. Selamat memimpin dan melayani dunia. Salam sukacita dari Indonesia. In Ilu uno, unum. Dalam Dia yang Satu, kita menjadi satu,” tutup Fary Francis.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Komaruddin Hidayat Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Dewan Pers 2025–2028

0
Keterangan Foto :Prof. Komaruddin Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pers dalam rapat pleno anggota Dewan Pers.(Foto : Dewan pers)

Jakarta – Batamtimes.co – Kepengurusan baru Dewan Pers periode 2025–2028 resmi terbentuk. Prof. Komaruddin Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pers dalam rapat pleno anggota Dewan Pers yang digelar di Kantor Dewan Pers, Jakarta, pada Rabu (14/5/2025).

Usai pemilihan, dilangsungkan serah terima jabatan dari Ketua Dewan Pers sebelumnya, Ninik Rahayu, kepada Komaruddin. Serah terima itu dilakukan secara simbolis dengan penyerahan buku laporan kinerja Dewan Pers 2022–2025 dari Ninik kepada Komaruddin.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, serta Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho.

Dalam sambutannya, Komaruddin yang pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah dan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), mengaku menyadari besarnya tantangan yang diemban Dewan Pers. Hal itu tergambar dari judul laporan akhir periode sebelumnya, “Menjaga Kualitas Jurnalisme di Tahun-Tahun Menurunnya Indeks Kemerdekaan Pers”.

“Selama sebulan terakhir saya menjauh dari media sosial agar pikiran tetap jernih. Tapi karena tugas ini, saya harus kembali memantau arus informasi dan pemberitaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ninik Rahayu menyampaikan bahwa Dewan Pers periode sebelumnya berupaya meneruskan gagasan almarhum Prof. Azyumardi Azra, yang meliputi empat prinsip: menjadi mitra kritis pemerintah, memperjuangkan kemerdekaan pers, meningkatkan kualitas jurnalisme, dan memperhatikan kesejahteraan wartawan.

“Kerja kami mungkin belum bisa disebut sebagai keberhasilan, tetapi juga tidak bisa dikatakan sebagai kegagalan,” kata Ninik dalam sambutannya.

Menkomdigi Meutya Hafid juga menyampaikan apresiasi terhadap Dewan Pers periode sebelumnya dan berharap kepengurusan baru dapat meneruskan peran strategis lembaga tersebut.

Susunan Kepengurusan Dewan Pers 2025–2028:

  • Ketua: Komaruddin Hidayat
  • Wakil Ketua: Totok Suryanto
  • Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers: Muhammad Jazuli
  • Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan: Abdul Manan
  • Ketua Komisi Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi: Busyro Muqoddas
  • Ketua Komisi Kemitraan Hubungan Antarlembaga: Rosarita Niken Widiastuti
  • Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi: Yogi Hadi Ismanto
  • Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi: Maha Eka Swasta
  • Ketua Komisi Digital dan Sustainability: Dahlan Dahi

Adapun anggota Dewan Pers periode 2022–2025 yang telah menyelesaikan masa jabatannya adalah: Ninik Rahayu (Ketua), M. Agung Dharmajaya (Wakil Ketua), Arif Zulkifli, Atmaji Sapto Anggoro, Totok Suryanto, Asep Setiawan, Tri Agung Kristanto, serta dua anggota yang mengundurkan diri lebih awal, Asmono Wikan dan Yadi Hendriana.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Darmizal: Ini 9 Alasan Jokowi Pantas jadi Ketum PSI

0
Keterangan Foto : Ketua umum ReJO atau Relawan Jokowi for Prabowo Gibran HM Darmizal MS.

Jakarta – batamtimes.co – Ketua umum ReJO atau Relawan Jokowi for Prabowo Gibran HM Darmizal MS mengatakan, jika Presiden ke 7 RI, Joko Widodo kelak memimpin Partai Solidaritas Indonesia (PSI), diyakini akan merekonfigurasi politik demokrasi smbolik menjadi politik solidatitas yang lebih inklusif.

Hal itu dikatakan Darmizal saat diminta tanggapan oleh wartawan terkait nama Jokowi yang digadang-gadang menjadi Ketua umum PSI.

Menurut Darmizal, dunia saat ini membutuhkan satu solidaritas lebih dibandingkan sebelumnya, sejalan dengan risalah Bali democracy forum tahun 2022.

Darmizal mengatakan, nama Jokowi pantas menjadi Pemimpin atau Ketua umum PSI. Setidaknya ada sembilan alasan atau hal yang dapat dilihat sebagai landasan sudut pandangnya, antara lain.

Pertama, Jokowi memiliki pondasi sebagai simbol solidaritas dalam politik kerakyatan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

“Jokowi telah membangun reputasi sebagai pemimpin yang mengedepankan nilai-nilai kerakyatan melalui pendekatan “blusukan” dan gaya kepemimpinan yang sederhana. Nilai solidaritas ini sejalan dengan platform PSI yang mengusung politik berbasis keberpihakan pada rakyat. Kesinambungan visi antara figur Jokowi dan PSI dapat menjadi dasar hubungan politik yang saling menguatkan, di mana solidaritas menjadi jembatan antara kepentingan elit politik dengan aspirasi masyarakat luas,” ujarnya Senin 19 Mei 2025.

Alasan kedua lanjut Darmizal, Jokowi merupakan antitesis terhadap demokrasi simbolik.

“Politik Indonesia sering terjebak dalam ritual demokrasi simbolik yang minim substansi. Jokowi, dengan pendekatan pragmatisnya, telah membuktikan diri sebagai pemimpin yang lebih mengutamakan hasil konkret daripada retorika,” ujarnya.

PSI sebagai partai yang relatif baru memiliki peluang untuk menawarkan alternatif politik substantif yang berfokus pada penyelesaian masalah nyata masyarakat. Kolaborasi keduanya berpotensi menjadi antitesis terhadap demokrasi simbolik yang sering dikritik sebagai hampa makna.

Landasan ketiga diungkapkan Darmizal yakni regenerasi politik berbasis nilai. PSI dikenal sebagai partai yang mengedepankan kiprah politisi muda dan ide-ide progresif. Jokowi, dengan pengalaman dan legitimasi politiknya, dapat menjadi mentor sekaligus jembatan antar generasi politik.

“Hubungan ini menciptakan model regenerasi politik yang tidak sekadar pergantian figur, tetapi juga transfer nilai-nilai solidaritas dan kepemimpinan berbasis empati. Transfer nilai ini esensial untuk membangun kontinuitas politik yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” ungkap Darmizal.

Masih menurut Darmizal sebagai landasan keempat, Jokowi menjadi rekonfigurasi melampaui politik identitas.

Politik Indonesia masih kental dengan politik identitas berbasis primordialisme. Jokowi, meski sering diasosiasikan dengan identitas Jawa dan basis dukungan nasionalis-religius moderat, telah menunjukkan kemampuan untuk bekerja melampaui sekat-sekat identitas.

“PSI dengan platformnya yang inklusif dapat memperkuat narasi politik berbasis solidaritas yang melampaui identitas sempit. Kolaborasi keduanya berpotensi merekonfigurasi politik identitas menjadi politik solidaritas yang lebih inklusif,” jelas Darmizal.

Landasan kelima, Jokowi sebagai pragmatisme politik dengan basis moral. Pendekatan Jokowi dalam politik sering dikategorikan sebagai pragmatisme. Namun, pragmatisme ini tidak berarti tanpa prinsip, melainkan pragmatisme yang berpijak pada realitas kebutuhan masyarakat.

“PSI dengan visi politiknya yang mengedepankan transparansi dan anti-korupsi dapat memberikan dimensi moral dalam pragmatisme politik. Sintesis antara pragmatisme Jokowi dan idealisme PSI berpotensi menciptakan politik yang berorientasi hasil namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika,” tegasnya.

Landasan keenam, masih dikatakan Darmizal, solidaritas sebagai basis kebijakan publik. Kebijakan publik yang efektif harus berakar pada pemahaman mendalam tentang kebutuhan rakyat. Jokowi, dengan pendekatannya yang “membumi”, telah menunjukkan kemampuan untuk mendesain kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“PSI dapat menerjemahkan pendekatan ini menjadi platform kebijakan berbasis data yang komprehensif namun tetap memprioritaskan kelompok marjinal. Pendekatan kebijakan publik yang berakar pada solidaritas ini menjadi alternatif dari kebijakan yang cenderung elitis dan jauh dari realitas masyarakat,” ungkapnya.

Landasan ke tujuh, dijelaskan Darmizal, Jokowi mendemokratisasi ruang ekonomi. Keadilan ekonomi adalah dimensi krusial dari solidaritas. Jokowi, dengan program-program infrastruktur dan ekonominya, telah berupaya menciptakan konektivitas ekonomi antar daerah dan pemerataan pembangunan.

“PSI dapat memperkuat agenda ini dengan mendorong demokratisasi ekonomi yang lebih inklusif, terutama bagi generasi muda dan kelompok terpinggirkan. Kolaborasi keduanya berpotensi menciptakan model pembangunan ekonomi yang tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan, tetapi juga pemerataan, kemanfaatan dan keberlanjutan,” terangnya.

Sebagai landasan kedelapan, Jokowi sebagai politik berbasis komunitas. Solidaritas tumbuh subur dalam ekosistem komunitas yang kuat. Jokowi, dengan pengalamannya sebagai walikota dan gubernur, memahami pentingnya penguatan komunitas lokal.

“PSI dengan jaringan aktivis mudanya memiliki kapasitas untuk memobilisasi komunitas berbasis isu. Sinergi keduanya dapat menciptakan model politik yang tidak hanya mengandalkan struktur partai formal, tetapi juga jaringan komunitas yang hidup dan responsif terhadap dinamika sosial,” ujar Darmizal.

Landasan terakhir atau kesembilan, urai Darmizal, Jokowi akan mampu meredefinisi kepemimpinan dalam era disrupsi. Era digital dan disrupsi teknologi menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi demokrasi. Jokowi telah menunjukkan adaptabilitasnya terhadap perubahan, meski dengan pendekatan yang kadang konvensional.

“PSI, sebagai partai yang akrab dengan teknologi dan isu-isu kontemporer, dapat membantu mendefinisikan ulang konsep kepemimpinan yang responsif terhadap disrupsi. Model kepemimpinan yang mengintegrasikan kebijaksanaan tradisional dengan ketangkasan digital ini esensial untuk menghadapi kompleksitas permasalahan masa depan dengan tetap menjunjung tinggi nilai solidaritas,” pungkas Darmizal.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Hampir 2 Ton Narkoba di Perairan Karimun, Kerugian Ditaksir Rp7 Triliun

0
Keterangan Foto : TNI AL berhasil menggagalkan upaya penyelundupan terdiri dari 1,9 ton narkoba berjenis kokain dan sabu.

Karimun – batamtimes.co – TNI Angkatan Laut (AL) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba berskala besar di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Dalam operasi tersebut, personel TNI AL mengamankan satu kapal asing berbendera Thailand yang mengangkut sekitar 1,9 ton narkoba jenis sabu dan kokain.

Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I), Laksda TNI Fauzi, menyampaikan bahwa total narkoba yang disita mencapai 1.905 kilogram, terdiri dari 1.200 kilogram kokain dan 705 kilogram sabu. Estimasi nilai barang haram ini ditaksir mencapai Rp7 triliun.

“Penggagalan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu dan kokain dengan total berat kurang lebih 1,9 ton ini terjadi di perairan Selat Durian, Provinsi Kepulauan Riau,” ungkap Fauzi dalam konferensi pers di Mako Lantamal IV, Batam, Jumat (16/5).

Kapal penyelundup bernama Aungtoetoe 99 dicurigai saat petugas TNI AL melakukan patroli rutin di laut pada 13 Mei 2025. Kapal tersebut berlayar dengan kecepatan tinggi dan mematikan sistem identifikasi otomatis (AIS), serta mengabaikan perintah petugas untuk berhenti.

Saat dihentikan dan diperiksa, kapal tersebut tidak membawa ikan atau peralatan penangkap ikan, meskipun berjenis kapal nelayan. Pemeriksaan menyeluruh kemudian menemukan puluhan karung narkoba yang dikemas dalam 35 karung kuning dan 60 karung putih.

ABK Ditahan, Tak Miliki Dokumen Resmi

TNI AL menahan lima anak buah kapal (ABK) yang terdiri dari satu warga Thailand dan empat warga Myanmar. Mereka tidak memiliki dokumen perjalanan maupun izin pelayaran sah. Diduga, mereka berperan sebagai kurir dalam jaringan penyelundupan narkotika lintas negara dengan kedok kapal penangkap ikan.

“Para ABK mengaku hanya mendapat bayaran sekitar Rp14 juta untuk membawa muatan tersebut,” kata Fauzi.

Hingga saat ini, penyelidikan lebih lanjut tengah dilakukan untuk mengungkap asal serta tujuan akhir pengiriman narkoba tersebut. TNI AL menyatakan belum ditemukan keterlibatan warga negara Indonesia dalam kasus ini.

“Kami masih menelusuri arah pelayaran kapal, dari mana barang ini berasal dan ke mana tujuannya. Itu masih dalam proses penyidikan,” tambah Fauzi.

Penggagalan ini menjadi salah satu tangkapan terbesar dalam sejarah pemberantasan narkoba di perairan Indonesia dan menunjukkan komitmen kuat TNI AL dalam menjaga perbatasan laut dari kejahatan transnasional.

 

Penulis : Sam

Editor ; Pohan

Ariastuty Sirait Tinjau Pelayanan RSBP Batam dan Kawasan Agribisnis Sei Temiang

0
Keterangan foto : Anggota merangkap Deputi Bidang Pelayanan Umum Badan Pengusahaan (BP) Batam, Ariastuty Sirait.

Batam – batamtimes.co – Anggota merangkap Deputi Bidang Pelayanan Umum Badan Pengusahaan (BP) Batam, Ariastuty Sirait, melakukan peninjauan ke Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) dan Kawasan Agribisnis Sei Temiang pada Kamis (15/5/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan layanan publik berjalan optimal dan merespons kebutuhan pelaku usaha di sektor agribisnis.

Di RSBP Batam, Ariastuty menegaskan pentingnya menjaga mutu pelayanan rumah sakit. Ia mengunjungi sejumlah fasilitas seperti poliklinik, radiologi, dan laboratorium.

“Kehadiran saya hari ini di RSBP Batam untuk melihat langsung bagaimana pelayanan di sini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Setelah berinteraksi langsung dengan pasien dan tenaga medis, Ariastuty menilai pelayanan di RSBP Batam cukup memuaskan. Ia menyebutkan bahwa rumah sakit ini membutuhkan peningkatan kelas sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

“Pelayanan RSBP Batam sudah cukup baik. Ini terlihat dari kepuasan pasien yang saya temui. Ke depan, kami akan melakukan pengadaan alat-alat penting seperti MRI dan mesin Hemodialisis, didukung oleh tim medis yang profesional dan handal,” tegasnya.

Usai dari RSBP, Ariastuty melanjutkan kunjungan ke Kawasan Agribisnis Sei Temiang. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi bersama pelaku usaha agribisnis sehari sebelumnya di Balairungsari.

“Di sini saya ingin melihat langsung persoalan-persoalan yang kemarin dibahas, seperti kondisi drainase, penerangan jalan, penanganan limbah, dan lainnya,” kata Ariastuty.

Ia menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut akan dilakukan secara kolaboratif antara BP Batam, pelaku usaha, dan instansi terkait.

“Kami di BP Batam terus berkomitmen agar pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala,” tutupnya.

Turut mendampingi dalam kunjungan ini General Manager Hunian, Gedung, Agribisnis, dan Taman Andi Yunus; Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan Muhammad Yanto; serta sejumlah pejabat tingkat III dan IV BP Batam.

Penulis : Hendra

Editor : Pohan

Presiden Prabowo Tunjuk Fary Djemy Francis Hadiri Pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan

0

Batam – batamtimes.co – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menunjuk Deputi Investasi dan Promosi Badan Pengusahaan (BP) Batam, Fary Djemy Francis, sebagai salah satu utusan Indonesia dalam pelantikan Paus Leo XIV yang digelar di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, pada Minggu (18/5/2025).

Fary akan didampingi oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar serta Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi. Ketiganya berangkat sebagai perwakilan resmi pemerintah Indonesia dan menyampaikan pesan khusus dari Presiden Prabowo.

“Ini adalah momentum penuh berkat bagi saya. Terima kasih atas kepercayaan Bapak Presiden. Kami membawa pesan Presiden yang turut berbahagia dan bersukacita atas terpilihnya Paus Leo XIV dua pekan lalu,” ujar Fary, yang juga menjabat Komisaris PT Asabri (Persero) dan pernah memimpin Komisi V DPR RI periode 2014–2019.

Paus Leo XIV terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025. Kehadiran utusan resmi Indonesia di Vatikan menjadi simbol penghormatan sekaligus komitmen Indonesia dalam menjalin diplomasi lintas agama.

Melalui Fary, Presiden Prabowo menyampaikan harapan agar hubungan bilateral antara Indonesia dan Vatikan terus diperkuat dalam semangat persaudaraan dan solidaritas global.

“Paus Leo XIV adalah sosok sederhana dan visioner. Motto beliau, In Illo Uno Unum — dalam Dia yang satu, kita menjadi satu — sangat relevan dalam membangun persatuan dunia,” tutup Fary.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

PMB Hadirkan Film Sejarah Batang, Langsung Tembus 25 Ribu Penonton

0

Batang – batamtimes.co – Hanya dalam 5 hari sejak diluncurkan pada 10 Mei lalu, film dokumenter yang digagas Perkumpulan Masyarakat Batang atau PMB berjudul “Batang, Warisan Kebesaran Nusantara” sudah ditonton sebanyak 25 ribu orang.

Tyas Ade Eka Lestari, tim media PMB mengatakan, jumlah penonton ini jauh melampaui target yang ingin dicapai yakni 19 ribu siswa dalam waktu satu bulan.

Sementara itu, Ketua umum PMB, Dr (HC) Heppy Trenggono, M.Kom mengaku bangga film dokumenter tersebut diminati masyarakat dari berbagai lapisan.

Dirinya menyampaikan, film tersebut dipersembahkan sebagai pengingat bahwa Batang bukan hanya wilayah administratif, tetapi tanah yang menyimpan kebesaran sejarah dan semangat perjuangan.

“Generasi muda Batang harus tahu bahwa mereka berasal dari tanah yang mulia dan punya tanggung jawab untuk menjadikannya lebih bermartabat,” ujarnya Sabtu 17 Mei 2025.

Hepy Trenggono menambahkan, dirinya bersyukur melihat antusiasme penonton baik melalui nobar (nonton bareng) maupun online yang begitu besar.

“Ini menandakan bahwa semangat kebangkitan itu masih hidup di dada anak-anak muda kita. PMB akan terus melangkah, mempersembahkan karya-karya strategis demi lahirnya generasi Batang yang unggul, berkarakter, dan mencintai negerinya,” tukasnya.

Penggagas Gerakan Beli Indonesia ini berharap, jumlah penonton yang begitu banyak itu menjadi awal dari kebangkitan generasi muda Batang yang unggul dan berkarakter.

“Tak hanya ditonton, film ini juga dihidupi oleh masyarakat. Dukungan mengalir dari berbagai kalangan. Mereka merasa seolah diingatkan kembali siapa mereka, dari mana mereka berasal, dan ke mana mereka seharusnya melangkah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Heppy mengungkapkan, film dokumenter tersebut bisa menjadi jendela menuju masa depan bagi anak-anak muda di Batang.

“Film ini menjadi jendela menuju masa depan, membangun karakter generasi Batang yang tahu jati dirinya, bangga akan warisan leluhur, dan siap mengharumkan nama Batang,” demikian Heppy Trenggono.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

10 Makam Warga Non Muslim di Yogya Dirusak Orang Tak Dikenal

0
Keterangan foto : Sepuluh  nisan makam warga non muslim di Padukuhan Ngentak, Kalurahan Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Bantul, DIY dirusak.

Yogyakarta – Sepuluh  nisan makam warga non muslim di Padukuhan Ngentak, Kalurahan Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dirusak oleh orang tidak di kenal.

“Benar, setidaknya ada sepuluh makam yang terbuat dari batu nisan dan kayu milik non muslim dirusak orang tak dikenal,” kata Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry saat dikonfirmasi Minggu 18 Mei 2025.

Menurut Jeffry, perusakan batu nisan diperkirakan terjadi Sabtu malam atau Minggu dinihari.

“Karena berdasarkan saksi atau warga sekitar kemarin sore nisan-nisan tersebut masih utuh,” urainya.

Jeffry menjelaskan, nisan makam warga yang dirusak semua merupakan makam non muslim. Sedangkan motif pengerusakan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Kejadian pengrusakan makam ini baru terjadi kali ini. Masih kita dalami motif dan pelakunya,” pungkas Jeffry.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

Ketika Jam Mewah Berujung Gugatan: Kolektor Senior Gugat Richard Mille ke Pengadilan

0
Keterangan Foto : Heroe Waskito

Jakarta –batamtimes.co –  Richard Mille selama ini dikenal sebagai simbol kemewahan tertinggi di dunia jam tangan. Proses pembelian jam-jam edisi terbatasnya bahkan kerap melibatkan relasi khusus, reputasi, dan kesabaran panjang. Namun, bagi kolektor kawakan Tony Trisno, pengalaman itu justru berujung ke meja hijau.

Sejak 2019, Tony memesan dua jam tangan ultra langka RM 57-03 Black Sapphire Dragon dan RM 56-02 Blue Sapphire Unique Piece melalui butik resmi Richard Mille di Jakarta. Total nilainya fantastis: SGD 6,9 juta atau lebih dari Rp80 miliar. Selama lebih dari dua tahun, pembayaran ia lakukan bertahap, semua via butik yang sama, tanpa melibatkan pihak lain.

Namun, masalah muncul setelah pembayaran lunas. Tony diberi tahu bahwa kedua jam tangan itu harus diambil di Singapura, bukan di Jakarta sebagaimana pengalamannya sebelumnya. Bagi Tony, ini bukan cuma soal logistik, tapi menyentuh prinsip dasar transaksi: tanggung jawab penyerahan yang tiba-tiba berubah tanpa kesepakatan.

Tony pun membawa kasus ini ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Gugatan perdata itu tercatat dengan nomor 844/Pdt.G/2024/PN Jkt.Utr.

“Klien kami sudah penuhi semua kewajiban, tapi setelah lunas, justru diarahkan ke luar negeri. Ini preseden buruk bagi transaksi barang mewah di Indonesia,” tegas Heroe Waskito, Managing Partner Catra Indhira Law Firm yang mewakili Tony.

Menurut Heroe, jika praktik ini dianggap wajar, konsumen berisiko kehilangan perlindungan hukum. “Hari ini jam tangan, besok bisa mobil atau karya seni. Nilainya tidak kecil,” imbuhnya.

Upaya mediasi di pengadilan pun kandas. Pada April 2025, proses mediasi dinyatakan gagal, dan sidang berlanjut ke tahap pembuktian. Pihak Tony menyatakan siap membawa seluruh bukti pembayaran, percakapan, hingga dokumen administrasi ke pengadilan.

Heroe menegaskan, perkara ini bukan soal kualitas atau keaslian jam tangan, melainkan soal hak konsumen atas kepastian dalam transaksi resmi yang dijalankan melalui butik di Indonesia.

Kasus ini memunculkan pertanyaan lebih luas soal perlindungan konsumen dalam transaksi barang mewah lintas negara. Di banyak kasus, pembeli barang bernilai tinggi dianggap paham risiko. Tapi sejauh mana risiko itu wajar jika bahkan mekanisme dasar seperti penyerahan barang bisa berubah sepihak?

Sidang masih berjalan, dan belum ada putusan. Namun, kasus ini membuka ruang diskusi baru tentang etika bisnis barang mewah, tanggung jawab entitas yang menjalankan merek global, serta hak konsumen bernilai tinggi yang kerap luput dari perhatian.

Dalam sistem hukum, nilai yang dipertaruhkan bisa lebih besar dari harga barangnya: kepercayaan, kepastian, dan hak konsumen yang harus dijaga.

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

BP Batam Dukung Ekspansi Bisnis Caterpillar

0
Keterangan Foto : BP Batam, Fary Djemy Francis menerima kunjungan dari PT Caterpillar Indonesia.

Batam – batamtimes.co –  Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Fary Djemy Francis menerima kunjungan dari PT Caterpillar Indonesia di Gedung Utama BP Batam pada Kamis (15/5/2025).

Kunjungan ini digelar dalam rangka menjalin hubungan yang lebih erat dan menjajaki peluang kerja sama serta pengembangan investasi di Batam.

Fary menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membangun ekosistem investasi yang efisien, transparan, dan kompetitif di KPBPB Batam.

“Kami sangat menghargai inisiatif dari PT Caterpillar Indonesia. BP Batam akan terus memfasilitasi dukungan dan kebutuhan para investor melalui penyederhanaan proses bisnis dan digitalisasi layanan perizinan,” kata Fary.

Fary juga menegaskan bahwa Batam terus didorong menjadi Kawasan yang menarik bagi investor, yang di mana sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk menjadikan Batam sebagai destinasi utama investasi di Indonesia.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden kepada kami setelah dilantik Maret lalu, bagaimana agar menjadikan Batam sebagai kawasan berdaya saing untuk tujuan investasi,” ujar Fary.

Sementara, Government and Corporate Affairs Director, PT Caterpillar Indonesia, Dyah Kusumaningtyas, yang hadir bersama Direktur PT Caterpilar Indonesia Batam, Santi Wuthirat, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan oleh BP Batam.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan di Indonesia, serta upaya untuk memperluas jangkauan bisnis perusahaan.

“Kami melihat adanya potensi untuk terus berinvestasi di Batam. Kami berharap kerja sama ini dapat mendukung peningkatan layanan dan ekspansi pasar kami ke depannya,” pungkas Dyah.

Sebagaimana diketahui, Caterpillar Indonesia merupakan salah satu perusahaan terkemuka dalam industri alat berat dan mesin industri secara global dalam mendukung sektor pertambangan, konstruksi, energi, dan transportasi.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga