8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 65

Waspada Minyak Goreng Palsu: Jangan Korbankan Kesehatan Demi Harga Murah

0
Awas Kasus dugaan pemalsuan minyak goreng subsidi kembali mencuat dan menghebohkan masyarakat.

Kasus dugaan pemalsuan minyak goreng subsidi kembali mencuat dan menghebohkan masyarakat. Dugaan bahwa minyak goreng palsu telah beredar luas menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait dampaknya terhadap kesehatan. Fenomena ini bukan sekadar masalah ekonomi, tetapi juga menyangkut keselamatan konsumen.

Menurut pakar pangan, pemalsuan minyak goreng ini termasuk dalam kategori food fraud, yakni kecurangan dalam produk pangan yang dilakukan demi keuntungan ekonomi dengan mengorbankan mutu dan keamanan produk. Dalam kasus ini, dugaan pemalsuan bisa terjadi dalam dua bentuk utama: pencampuran dengan minyak berkualitas lebih rendah (termasuk minyak bekas) dan pemalsuan informasi pada label kemasan.

Dampaknya bisa sangat merugikan. Minyak yang telah tercemar atau memiliki kualitas rendah tidak hanya menurunkan cita rasa makanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serius. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, minyak goreng yang telah teroksidasi atau terkontaminasi zat berbahaya bisa meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti kanker, penyakit jantung, dan gangguan metabolisme.

Membedakan Minyak Goreng Asli dan Palsu

Penting bagi masyarakat untuk lebih jeli dalam memilih minyak goreng yang aman dan bermutu. Beberapa indikator sederhana yang bisa diperhatikan antara lain:

  1. Bau dan rasa – Minyak asli memiliki aroma netral dan tidak menyengat. Jika tercium bau tengik atau aneh, sebaiknya hindari.
  2. Warna dan kejernihan – Minyak berkualitas baik cenderung jernih dengan warna kuning keemasan. Jika tampak keruh atau berwarna gelap, bisa jadi sudah terkontaminasi atau mengalami oksidasi.
  3. Reaksi saat dipanaskan – Minyak palsu atau berkualitas buruk lebih cepat berasap, berbusa, serta berubah warna menjadi gelap saat dipakai menggoreng.
  4. Tekstur dan kekentalan – Minyak yang terlalu kental menandakan adanya perubahan kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan.

Kesehatan Bukan Kompromi

Kasus ini mengingatkan kita bahwa memilih produk pangan, terutama minyak goreng, tidak boleh hanya mempertimbangkan harga murah. Keamanan pangan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai tergiur harga miring tetapi mengorbankan kesehatan jangka panjang.

Pemerintah dan pihak berwenang perlu bertindak tegas terhadap pelaku pemalsuan minyak goreng, memastikan produk yang beredar memenuhi standar mutu. Sementara itu, sebagai konsumen, kita harus lebih cerdas dalam memilih produk yang aman serta mengurangi konsumsi gorengan berlebihan. Menggantinya dengan makanan sehat yang kaya serat, vitamin, dan antioksidan bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh di tengah maraknya ancaman food fraud.

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Jangan biarkan minyak goreng palsu menjadi ancaman bagi kesehatan keluarga kita!

 

Penulis : Tina

Editor : Pohan

Sumber: Berbagai sumber

Pemkab Lingga Lanjutkan Safari Ramadhan 1446 H di Desa Mepar

0
Keterangan Foto : Kepala Desa Mepar Faif Sundoyo.(asma)

Lingga – batamtimes.co – Pemerintah Kabupaten Lingga kembali melaksanakan agenda Safari Ramadhan 1446 H di Masjid Al-Marhamah, Desa Mepar, Kecamatan Lingga, pada Selasa (18/3). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus mendengar aspirasi warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Mepar, Faif Sundoyo, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lingga, Desa Mepar mendapatkan alokasi pembangunan tanggul penahan gelombang abrasi. Ia berharap proyek ini segera direalisasikan, mengingat abrasi laut telah menyebabkan hilangnya situs sejarah berupa perigi tua atau sumur.

“Berdasarkan Musrenbang kemarin, Mepar mendapatkan alokasi pembangunan tanggul penahan gelombang abrasi air laut. Kami berharap pembangunan ini segera dilakukan karena salah satu situs sejarah, perigi tua, sudah hilang akibat abrasi,” ungkap Faif Sundoyo.

Selain itu, ia juga berharap perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten Lingga dalam pelestarian nilai sejarah, adat, dan kebudayaan Melayu di Pulau Mepar.

“Terkait sejarah Melayu di Pulau Mepar, kami ingin Mepar bisa dibenahi lagi sehingga bisa menjadi seperti Pulau Penyengat. Sejarah Melayu di sini juga sangat kental,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Lingga, Novrizal, menyatakan bahwa pemerintah daerah terus berupaya membangun baik dari segi fisik maupun nonfisik, terutama yang berkaitan dengan sejarah Pulau Mepar yang memiliki keterkaitan erat dengan Istana Damnah, makam-makam bersejarah, dan Masjid Sultan Daik Lingga.

“Sebelum adanya efisiensi anggaran, pemerintah telah mengkaji dan merencanakan pembangunan sejarah dengan berkoordinasi bersama Bappenas dan Universitas Lancang Kuning. Tujuannya agar Mepar dan Kabupaten Lingga bisa menjadi pusat riset kajian sejarah Melayu,” ujar Novrizal.

Namun, ia menekankan bahwa perlu adanya skala prioritas dalam pembangunan.

“Kita harus bisa memilih dan memilah mana yang lebih diutamakan. Setelah skala prioritas ditetapkan, pembangunan dapat kita lanjutkan,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Lingga memohon doa dari masyarakat agar diberikan kemudahan dan keselamatan dalam memimpin daerah tersebut.

“Pada bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini, kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lingga memohon doa dan ridho dari bapak-ibu semua agar kami dapat memimpin Kabupaten ini dengan baik dan amanah,” tutup Novrizal.

Turut hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan ini, Bupati Lingga beserta istri, Wakil Bupati beserta istri, Kepala BRK Syariah Lingga Daik, Tenaga Ahli Bupati Bidang Kesra, Tenaga Ahli Bupati Bidang Kebudayaan dan Kelembagaan Adat, Kepala OPD, Forkopimda, TP PKK, Kades Mepar, alim ulama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Al-Marhamah.

 

Penulis : Asma

Editor : Pohan

Pemko Medan Siap Dukung Pengamanan Idul Fitri 1446 H, Fokus pada Keamanan dan Antisipasi Bencana

0
Keterangan Foto : rapat lintas sektoral yang digelar oleh Polrestabes Medan di Gedung Patriatama Mako Polrestabes.

Medan – batamtimes.co – Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen untuk mendukung pengamanan Idul Fitri 1446 H dengan menurunkan seluruh jajaran, termasuk camat, lurah, dan kepala lingkungan. Hal ini disampaikan dalam rapat lintas sektoral yang digelar oleh Polrestabes Medan di Gedung Patriatama Mako Polrestabes, Jalan HM Said Medan, Selasa (18/3/2025).

Rapat tersebut dipimpin oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, serta dihadiri perwakilan Pemkab Deliserdang, Kodim 0201/BS, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba, Plt Kadis Perhubungan Kota Medan Suriyono, dan jajaran Polrestabes Medan. Pemko Medan diwakili oleh Kasat Pol PP, Rakhmat Adi Syahputra Harahap.

Kolaborasi untuk Pengamanan Idul Fitri

Kasat Pol PP Rakhmat Adi Syahputra Harahap menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri memerlukan kolaborasi semua pihak.

“Kami (Pemko Medan) siap mendukung pengamanan Idul Fitri dengan melibatkan seluruh jajaran, termasuk camat, lurah, dan kepala lingkungan,” ujar Rakhmat.

Selain itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pendataan terhadap warga yang mudik ke kampung halaman guna mencegah potensi kehilangan barang-barang di rumah mereka.

“Ini juga salah satu program utama Pemko Medan dalam pengamanan Idul Fitri. Jangan sampai warga yang melakukan mudik dan balik ke Medan mengalami kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Antisipasi Bencana dan Keamanan Jalanan

Selain pengamanan mudik, Pemko Medan juga mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat terjadi selama periode libur Lebaran.

“Kita berharap tidak ada bencana di Kota Medan, namun tetap harus diantisipasi. Jajaran Pemko Medan seperti BNPB, Damkarmat, dan Dinas Kesehatan akan menyiapkan tim terpadu untuk merespons cepat jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” jelas Rakhmat.

Ia juga menyoroti lonjakan masyarakat yang berkunjung ke area rekreasi, yang menjadi perhatian khusus dalam pengamanan.

Selain itu, Pemko Medan bersama Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS akan tetap menjalankan operasi cipta kondisi, posko apel satgas anti-tawuran, serta patroli untuk mencegah kejahatan jalanan dan aksi begal.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat selama Idul Fitri,” pungkasnya.

 

Penulis : Tim

Editor : Pohan

Revitalisasi Stadion Teladan Medan Terancam Molor, Wamen PUPR Tinjau Progres Pengerjaan

0
Keterangan Foto : Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti, meninjau progres revitalisasi Stadion Teladan, Kota Medan.

Medan – batamtimes.co – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti, meninjau progres revitalisasi Stadion Teladan, Kota Medan, pada Rabu (19/3/2025). Dalam kunjungan tersebut, Diana memberikan sinyal bahwa target penyelesaian proyek pada akhir April 2025 berisiko molor.

Diana datang bersama sejumlah pejabat Kementerian PUPR dan disambut oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, serta Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

“Stadion Teladan ini seharusnya selesai pada April, tapi ada beberapa kendala. Kami hadir untuk melihat progresnya dan membahas percepatan penyelesaiannya,” ujar Diana usai peninjauan.

Kendala Revitalisasi: Material dan Heritage

Diana mengungkapkan bahwa masih banyak pekerjaan pengecoran yang belum selesai, yang membuatnya khawatir target akhir April tidak tercapai.

“Kalau saya lihat di lapangan, saya khawatir ini nggak selesai tepat waktu. Masih ada pengecoran yang cukup banyak, dan saya tidak mau kalau pengerjaan buru-buru sampai mengorbankan kualitas,” jelasnya.

Selain itu, keterlambatan juga disebabkan oleh kendala dalam penyediaan material serta perubahan desain karena keberadaan menara heritage di bagian depan stadion.

“Masalah pertama adalah material dari penyedia, ini harus terus kita dorong. Kemudian ada perubahan desain karena faktor heritage. Saat renovasi, sering kali kita menemukan struktur yang tidak cukup kuat sehingga butuh perkuatan tambahan,” tambahnya.

Diana memastikan pihaknya akan membahas langkah-langkah percepatan, termasuk kemungkinan menambah shift kerja. Proyek revitalisasi ini dibiayai oleh APBN sebesar Rp 275 miliar melalui kontrak multiyears.

“Kita pakai APBN Rp 275 miliar, itu kontrak multiyears,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Medan juga mengalokasikan Rp 125 miliar dari APBD. Saat ini, progres proyek yang dibiayai APBD telah mencapai 95 persen.

“Untuk APBD, anggaran Rp 125 miliar digunakan untuk taman dan fasilitas pendukung lainnya. Saat ini progresnya sudah 95 persen, tinggal menunggu penyelesaian bagian yang dikerjakan dengan APBN,” ungkap Rico.

Sebelumnya, saat masih menjabat sebagai Wali Kota Medan, Bobby Nasution menargetkan revitalisasi Stadion Teladan rampung pada Oktober 2024. Namun, pada April 2024, progresnya baru mencapai 2,41 persen.

Dengan sejumlah kendala yang dihadapi, pemerintah kini berupaya mencari solusi agar Stadion Teladan dapat segera rampung dan siap digunakan.

 

Penulis : Tim

Editor : Pohan

BP Batam Dorong Pertumbuhan KEK Batam Aero Technic untuk Jadi MRO Terbesar di Asia

0
Keterangan Foto : Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, meninjau perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus Batam Aero Technic KEK BAT.

Batam – batamtimes.co – Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, meninjau perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus Batam Aero Technic (KEK BAT) di Bandara Internasional Hang Nadim pada Rabu (19/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional industri Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) pesawat di kawasan tersebut.

“Kami diminta Bapak Presiden untuk memberikan kemudahan investasi dan proses bisnis bagi pelaku usaha di Batam,” ujar Fary usai peninjauan.

Ia menegaskan komitmennya bersama jajaran BP Batam untuk mengoptimalkan insentif di KPBPB (Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas) serta KEK Batam guna menarik lebih banyak investasi.

“Meski ada beberapa kendala, kami siap memfasilitasi dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait agar ada kemudahan seperti pajak dan komponen lainnya,” tambahnya.

Dengan target investasi Rp 7,29 triliun hingga 2030, Fary optimis KEK BAT dapat berkembang menjadi pusat MRO terbesar di Asia.

“Saya meyakini dengan keunggulan strategis dan kapasitas yang dimiliki, KEK BAT bisa menjadi salah satu MRO terbesar di kawasan Asia, bahkan dunia,” harapnya.

Dalam peninjauan ini, Fary didampingi oleh Kepala Pusat Pengembangan KPBPB Batam dan KEK, Irfan Syakir Widyasa, serta tim BP Batam.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City, Menko AHY Apresiasi Kinerja BP Batam

0
Keterangan Foto : Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI,AHY menyerahkan secara simbolis Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada perwakilan masyarakat terdampak Pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City.

Batam- batamtimes.co- Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan secara simbolis Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada perwakilan masyarakat terdampak Pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City yang telah menempati rumah baru di Tanjung Banon, Selasa (18/3/2025).

Berlangsung di Balairungsari BP Batam, penerbitan SHM untuk 68 Kepala Keluarga (KK) asal Rempang ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan Kawasan Barelang sebagai Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KETT).

Menko AHY yang hadir bersama Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara turut mengapresiasi kinerja BP Batam dalam menyukseskan rencana pemerintah guna mewujudkan pembangunan kewilayahan yang berkeadilan.

“Rempang Eco-City akan menjadi kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi yang nantinya dapat menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Kota Batam. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, khususnya BP Batam yang telah menyukseskan pengembangan kawasan ekonomi Batam menjadi etalase yang membanggakan kita semuanya,” ujar AHY.

Putra dari Presiden ke-6 Republik Indonesia ini menegaskan bahwa pihaknya pun siap mendukung penuh Kawasan Rempang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Dengan catatan, beberapa hal seperti kesiapan infrastruktur dasar serta aspek lingkungan hidup dapat menjadi perhatian utama dalam rencana pengembangan ke depan.

“Secara bertahap, masyarakat akan menerima SHM untuk rumah baru mereka. Mudah-mudahan Rempang Eco-City bisa menjadi pilot project atau contoh untuk program transmigrasi lainnya di Indonesia,” terangnya.

Senada, Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara juga mengapresiasi langkah strategis BP Batam dalam menyusun masterplan pembangunan kawasan permukiman yang berbasis kepada potensi ekonomi.

Melalui perencanaan tersebut, Iftitah mengaku optimis jika program transmigrasi pada pembangunan kewilayahan di Rempang bakal memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat tempatan.

“Esensi dari transmigrasi ke depan adalah fokus untuk menciptakan kawasan ekonomi. Kami siap mendukung pembangunan rumah baru dan dermaga nelayan untuk masyarakat Rempang,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa program transmigrasi ini tidak hanya sekadar memindahkan masyarakat ke suatu kawasan.

Akan tetapi, pemerintah turut menata kawasan tersebut secara modern dengan dilengkapi pendampingan ilmu bagi masyarakat guna menciptakan peluang ekonomi ke depannya.

“Kami juga berupaya untuk memfasilitasi pembangunannya agar seluruh masyarakat merasakan kesejahteraan,” tambahnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pemerintah pusat terhadap realisasi pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City.

Amsakar meyakini, kolaborasi yang maksimal antara pemerintah pusat dan daerah akan memberikan lompatan luar biasa terhadap kemajuan Batam.

“Terima kasih apresiasi dan dukungan dari Bapak Agus Harimurti Yudhoyono dan Bapak Iftitah Sulaiman Suryanagara terhadap pengembangan Kawasan Rempang sebagai Pusat Ekonomi Baru. Semoga, SHM ini dapat melahirkan rasa percaya (trust) dari masyarakat Rempang untuk mendukung rencana pemerintah,” jelas Amsakar yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam.

Turut hadir dalam kegiatan Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan; Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra; Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad; Wagub Kepulauan Riau, Nyanyang Harris Pratamura; Forkopimda Kepri dan Kota Batam.

 

Editor : Pohan

Menko AHY Pimpin Rapat Koordinasi Transmigrasi Lokal dan Serahkan SHM kepada Warga Rempang

0

Tanjungpinang – batamtimes.co – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memimpin Rapat Koordinasi Transmigrasi Lokal dan Penyerahan Sertifikat Hak Milik (SHM) di Kantor BP Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (18/3/2025).

Rapat ini dihadiri oleh Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanegara, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, FKPD Provinsi Kepri, serta Wali Kota dan Kepala BP Batam Amasakar Ahmad.

Kegiatan dimulai dengan penyerahan SHM oleh Menko AHY, didampingi Menteri Transmigrasi, Wamen ATR/BPN, Gubernur Kepri, dan Kepala BP Batam, kepada 68 warga Rempang yang telah menempati rumah baru di Tanjung Banon. Hal ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas dukungan warga terhadap pengembangan Rempang Eco City.

Dalam sambutannya, Menko AHY menegaskan bahwa penyerahan SHM ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam memberikan kepastian hukum kepada warga atas tanah dan rumah yang mereka tempati.

“Ini adalah bentuk dukungan nyata dari warga Rempang terhadap keberlanjutan pembangunan kawasan Rempang Eco City. Pemerintah selalu mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar AHY.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga kini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam telah menerbitkan sekitar 161 SHM untuk warga Rempang, dan jumlah ini akan terus bertambah seiring selesainya proses penerbitan sertifikat lainnya.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanegara dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Kota Batam kini telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KEET) dalam Rencana Kawasan Transmigrasi Batam-Rempang-Galang (Barelang).

KEET Barelang akan dikembangkan menjadi kawasan transmigrasi modern dan terintegrasi, yang nantinya diharapkan dapat tumbuh menjadi pusat ekonomi baru yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Kementerian Transmigrasi telah menerapkan lima program unggulan, yaitu Transmigrasi Tuntas, Transmigrasi Lokal, Transmigrasi Patriot, Transmigrasi Karya Nasional, dan Transmigrasi Gotong Royong,” jelasnya.

Kepri Miliki 7 Proyek Strategis Nasional

Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga menyoroti berbagai keunggulan geografis yang dimiliki provinsi ini, yang menjadikannya mendapat berbagai keuntungan dari pemerintah pusat.

“Kepri memiliki status Free Trade Zone (FTZ) di wilayah Batam-Bintan-Karimun (BBK), Kawasan Ekonomi Khusus, serta tujuh Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Tujuh PSN di Kepri mencakup:

  1. Pengembangan KEK Galang Batang
  2. PSN Kawasan Pulau Ladi
  3. Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park
  4. PSN Kawasan Industri Topaya, Pulau Poto, dan Kampung Masiran
  5. Pembangunan Jaringan Gas Perkotaan
  6. Program Hilirisasi Kelapa Sawit, Kelapa, dan Rumput Laut
  7. Hilirisasi Nikel, Timah, Bauksit, dan Tembaga

Sementara itu, Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amasakar Ahmad, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas pengembangan kawasan ekonomi baru, Rempang Eco City.

Dengan posisi strategis di jalur pelayaran tersibuk dunia, yakni Selat Malaka, Batam telah ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas (FTZ).

“Strategi yang tepat diperlukan agar Batam dapat tumbuh sebagai pusat industri, perdagangan, pariwisata, dan alih kapal, sesuai dengan tujuan pengembangan kota ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional,” tutupnya.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Pria di Sleman Mengaku Jadi Korban Kejahatan Jalanan, Ternyata Lukai Diri Sendiri

0
Keterangan Foto : Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun.

Yogyakarta – batamtimes.co – Seorang  pria di Kabupaten Sleman, DIY mengaku menjadi korban kejahatan jalanan. Setelah diselidiki polisi, nyatanya lelaki berinisial DH (37) tersebut hanya melukai dirinya sendiri.

“Iya betul, yang bersangkutan mengaku menjadi korban kejahatan jalanan di selatan simpang empat Sedogan Lumbungrejo, Tempel, Sleman pada 17 Maret 2025 pukul 02.30 Wib lalu. Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh Polresta Sleman, terungkap bahwa klaim tersebut tidak benar. DH ternyata sengaja melukai lengannya sendiri,” kata Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun, Selasa 18 Maret 2025.

Salamun melanjutkan, untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan Polresta Sleman telah mengerahkan pasukan di beberapa titik pos-pos stationer. Disamping itu, pihaknya juga terus melakukan mobile patroli strong point.

“Serta telah menyiapkan tutup kota jika terjadi tindakan kejahatan,” ungkapnya.

Salamun menegaskan, pihaknya tidak segan-segan menindak tegas pelaku kejahatan jalanan yang sudah meresahkan warga.

“Kami tidak akan mentolelir pelaku kejahatan apapun di wilayah Kabupaten Sleman. Kami akan tindak tegas,” ucap Salamun.

Salamun mengaku, Polresta Sleman masih mendalami motif yang bersangkutan menyebarkan hoaks tersebut.

“Baru kita dalami dan lakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam rekaman video yang diterima InilahJogja, DH mengaku spontan melakukan aksi tersebut.

“Saya tidak punya tujuan apa-apa untuk melukai diri saya sendiri. Pada hari Senin tanggal 17 sesampainya dirumah spontan pikiran untuk melukai diri saya sendiri,” ucapnya.

DH mengatakan, ia melukai lengannya menggunakan gunting lalu membuat story di ponsel miliknya.

“Saya mengambil gunting dan merobek jaket kemudian melukai lengan kanan. Kemudian saya memfoto dan memposting di WA story. Kemudain teman saya Langgeng meminta foto dan mempostingnya di media sosial,” ucap DH.

 

Editor : Witanto

Polda DIY Gelar Shalat Ghaib bagi 3 Anggota Polisi yang Gugur di Lampung

0
Keterangan Foto : Polda DIY menggelar shalat ghaib di Masjid Babussalam sebagai bentuk duka cita dan penghormatan atas gugurnya tiga anggota Polri terbaik.

Yogyakarta – batamtimes.co – Polda DIY menggelar shalat ghaib di Masjid Babussalam sebagai bentuk duka cita dan penghormatan atas gugurnya tiga anggota Polri terbaik dalam pelaksanaan tugas di Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Selasa, (18/3/2025).

Ketiga anggota yang gugur dalam tugas tersebut adalah Iptu Lusiyanto, yang menjabat sebagai Kapolsek Negara Batin Polres Way Kanan, Bripka Petrus Apriyanto yang bertugas sebagai anggota Polsek Negara Batin Polres Way Kanan, serta Bripda M. Ghalib Surya Gantanyang merupakan anggota Sat Reskrim Polres Way Kanan.

Shalat Ghaib ini diikuti oleh seluruh personel Polda DIY dan dilaksanakan di jajaran Polres dan Polsek sebagai bentuk solidaritas dan doa bagi para almarhum yang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam kesempatan ini, Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya ketiga anggota Polri tersebut.

“Kami keluarga besar Polda DIY turut berduka cita sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga anggota terbaik Polri dalam tugas di Way Kanan, Lampung. Mereka adalah prajurit Bhayangkara sejati yang mengorbankan jiwa dan raga demi keamanan masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya mendoakan agar anggota Polri yang meninggal diterima seluruh amal ibadahnya.

“Kami berdoa semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Perjuangan mereka akan terus kami lanjutkan sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara, ” pungkas Ihsan.

 

Editor : Pohan

Berkah Ramadhan, DWP Kabupaten Lingga Serahkan 83 Paket Sembako untuk Tenaga Honorer

0
Keterangan Foto : DWP Kabupaten Lingga menyalurkan 83 paket sembako kepada tenaga honorer yang tidak bisa mengikuti seleksi Pegawai PPPK.(asma)

Lingga – batamtimes.co –  Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lingga menyalurkan 83 paket sembako kepada tenaga honorer yang tidak bisa mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) karena telah berusia di atas 50 tahun. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Lingga pada Selasa (18/03/2025).

Ketua DWP Kabupaten Lingga, Ny. Qamariah Armia, menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima.

“Kita terus berharap agar aturan-aturan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat bisa berubah sewaktu-waktu. Sehingga bapak-ibu yang belum terdata dalam database bisa kembali bekerja seperti biasa,” ujarnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada para honorer yang kini memasuki masa purna tugas.

“Jangan bersedih hati, mari ambil hikmahnya. Mungkin ini saatnya menikmati waktu bersama keluarga dan lebih fokus meningkatkan amal ibadah, terutama di bulan suci Ramadhan ini,” tambahnya.

Ketua DWP Kabupaten Lingga juga berharap agar di tahun-tahun mendatang, jumlah bantuan yang diberikan bisa lebih banyak dan menjangkau lebih banyak penerima.

Setelah memberikan sambutan, Ny. Qamariah Armia beserta jajaran DWP Kabupaten Lingga langsung menyerahkan paket sembako kepada para tenaga honorer yang hadir.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi bulan penuh berkah.

 

Penulis : Asma

Editor : Pohan

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga