8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 64

Warga Kampung Kenanga Kembali Berbagi Takjil, Kali Ini untuk Pasien Rumah Sakit

0
Keterangan Foto : berbagi takjil Jumat kedua bulan Ramadan. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua RT 02 RW 05 Kelurahan Daik, Suhardi pembagian takjil dilakukan di Rumah Sakit Encik Mariyam.(Asma)

Lingga – batamtimes.co –  Warga Kampung Kenanga kembali menggelar aksi berbagi takjil pada hari Jumat kedua bulan Ramadan. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua RT 02 RW 05 Kelurahan Daik, Suhardi, yang menyampaikan bahwa kali ini pembagian takjil dilakukan di Rumah Sakit Encik Mariyam.

“Kali ini kami membagikan takjil kepada pasien dan keluarga pasien yang menginap di rumah sakit,” ujar Suhardi, yang juga merupakan tokoh pemuda Kelurahan Daik.

Tak hanya di rumah sakit, ratusan paket takjil juga disalurkan ke beberapa masjid dan musala di Kelurahan Daik. “Kami telah menyiapkan hampir 300 kotak takjil yang berisi kue basah dan air mineral untuk berbuka puasa di masjid,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (2/3/2025) ini menjadi momen berbagi sekaligus pengingat bagi warga akan pentingnya saling membantu. Suhardi pun menyampaikan apresiasi kepada warga, terutama para ibu-ibu, yang telah berperan aktif dalam menyiapkan takjil.

“Saya sebagai Ketua RT Kampung Kenanga mengucapkan ribuan terima kasih kepada warga yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga apa yang telah kita lakukan memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Aksi berbagi takjil ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi warga lainnya untuk meningkatkan kepedulian sosial selama bulan Ramadan.

 

Penulis : Asma

Editor : Pohan

Komdigi Belum Koordinasi dengan Kemenko Perekonomian Terkait PDN di Batam

0

Jakarta – batamtimes.co – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan bahwa pihaknya belum melakukan koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengenai pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) di Nongsa, Batam, Kepulauan Riau.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa prinsip kementeriannya memerlukan banyak pusat data. Oleh karena itu, baik pemerintah maupun swasta diharapkan dapat berkontribusi dalam proyek ini, termasuk melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Swasta (PPP).

“[Komdigi] belum komunikasi dengan Pak Menko Airlangga, nanti dalam waktu dekat mungkin insya Allah kita akan ketemu. Tapi pada prinsipnya, data center memang perlu banyak dan perlu di beberapa titik. Nanti akan dilihat mana yang masuk ekosistem PDN dan mana yang berperan dari swasta,” ujar Meutya saat ditemui di kantor Kemenkomdigi, Kamis (20/3/2025).

Terkait proyek PDN di Batam yang sebelumnya bekerja sama dengan Korea, Meutya menyebut bahwa pemerintah sedang mengevaluasi kemungkinan menggandeng mitra lain di luar Korea, mengingat masa kerja sama kedua negara telah berakhir.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan pusat data di berbagai wilayah tetap menjadi prioritas nasional.

“Pembangunannya [PDN] akan terus dilakukan. Dengan siapa, nanti akan diputuskan bersama di pemerintah. Tapi rencana membangun data center di berbagai wilayah, termasuk di Batam, tetap berjalan. Sebenarnya, data center merupakan fasilitas yang tidak boleh di-disclose secara detail,” jelasnya.

Wacana pembangunan PDN di Nongsa sudah mencuat sejak Juli 2024. Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyebut ada enam investor asing yang tertarik membangun pusat data di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park.

Para investor tersebut berasal dari negara-negara maju seperti China, Jepang, dan Amerika Serikat, meski nilai investasi mereka belum diungkapkan.

Sebagai informasi, KEK Nongsa diresmikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2021. Kawasan ini difokuskan sebagai pusat ekonomi digital, pengembangan teknologi, riset, pendidikan, industri kreatif, dan pariwisata.

Dengan potensi investasi besar dan peran strategisnya dalam ekonomi digital, pembangunan PDN di Batam masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pemerintah.

 

Sumber : Bloomberg

Editor : Pohan

Wali Kota Batam Sidak Titik Pembuangan Sampah Ilegal, Tegaskan Sanksi Rp2,5 Juta

0
Keterangan Foto : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat menghadiri Dialog Batam Menyapa di Studio RRI Batam.

Batam – barantimes.co –  Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa titik pembuangan sampah yang kerap menjadi masalah kebersihan di kota tersebut.

Dalam sidak yang dilakukan pada Jumat (21/3/2025), Amsakar menemukan bahwa meskipun pagi hari kawasan tersebut sudah dibersihkan, pada malam harinya sampah kembali menumpuk.

“Pagi hari titik ini sudah dibersihkan, namun malam harinya kembali penuh dengan sampah. Ini menjadi masalah serius yang harus kita hadapi bersama,” ujar Amsakar saat menghadiri Dialog Batam Menyapa di Studio RRI Batam.

Untuk mengatasi permasalahan sampah ini, Amsakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam akan mengambil langkah tegas dengan memperketat pengawasan dan memberikan sanksi kepada warga yang membuang sampah sembarangan.

“Kami akan mengimplementasikan Perda yang memiliki keberpihakan untuk menindak tegas para pelaku pembuang sampah sembarangan, dengan sanksi yang jelas hingga Rp2,5 juta,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Batam tengah membentuk tim khusus untuk menjaga titik-titik pembuangan sampah ilegal. Tim ini akan bekerja sama dengan camat dan perangkat daerah lainnya untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga.

Sayembara Video Pelanggar Kebersihan

Sebagai langkah tambahan, pemerintah juga mengadakan sayembara bagi warga yang bisa merekam aksi pembuangan sampah sembarangan. Hingga 21 Maret 2025, sudah ada 14 video yang masuk ke pemerintah.

“Nanti bagi video terbaik akan mendapat hadiah. Sayembara ini masih berlaku hingga 15 April 2025,” kata Amsakar.

Dalam kesempatan yang sama, Amsakar mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mengurangi sampah, terutama sampah rumah tangga. Kota Batam rata-rata memproduksi 800 hingga 1.000 ton sampah setiap harinya.

“Kami perlu mengurangi penggunaan kantong plastik dan mulai berpikir lebih bijak dalam pengelolaan sampah rumah tangga,” ujarnya.

Selain pengawasan ketat, Amsakar juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam pengelolaan sampah. Dengan alat berat dan bin container yang memadai, diharapkan masalah sampah dapat ditangani lebih baik.

Amsakar menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Kami mengharapkan dukungan dari semua pihak, baik masyarakat maupun pengusaha, untuk bekerja sama menangani persoalan sampah. Dengan rasa memiliki terhadap kota ini, kita bisa menciptakan Batam yang lebih bersih dan nyaman,” katanya.

Dengan langkah-langkah tegas dan kolaborasi semua pihak, diharapkan masalah sampah di Batam dapat tertangani secara berkelanjutan.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Deputi IV BP Batam Tinjau Progres Pembangunan Rumah Baru Warga Rempang di Tanjung Banon

0
Keterangan Foto : Deputi IV BP Batam, Fary Djemy Francis berkesempatan untuk meninjau langsung progres pembangunan rumah baru untuk warga terdampak pengembangan Kawasan Rempang Eco-City.

Batam – Anggota Bidang Investasi dan Pengusahaan (Deputi IV) BP Batam, Fary Djemy Francis berkesempatan untuk meninjau langsung progres pembangunan rumah baru untuk warga terdampak pengembangan Kawasan Rempang Eco-City yang berlokasi di Tanjung Banon, Kamis (20/3/2025).

Dalam kunjungan kali ini, Fary ingin memastikan bahwa pengerjaan rumah di atas tanah seluas 500 meter persegi tersebut berjalan maksimal tanpa ada kendala.

“Kita akan berupaya agar pembangunan 350 unit rumah baru untuk warga bisa selesai. Laporan tim saat ini, sudah 101 rumah rampung dan 68 unit di antaranya telah ditempati warga yang dua hari lalu menerima SHM,” ujar Fary di sela kegiatan.

Fary menyebut, ada beberapa hal yang menjadi catatannya terhadap pengerjaan kawasan yang sedang berlangsung.

Satu di antaranya adalah pembangunan rumah ibadah untuk warga yang telah menempati rumah baru tersebut.

Meskipun saat ini telah tersedia tempat ibadah sementara bagi warga, namun politisi Partai Gerindra itu ingin penyediaan fasilitas sosial dan fasilitas umum dapat menjadi prioritas pembangunan kawasan ke depannya.

“Kami akan segera memfasilitasi pembangunan fasos dan fasum. Dengan tujuan, masyarakat jadi lebih mudah untuk melaksanakan ibadah. Ini menjadi hal penting yang perlu kita pikirkan bersama,” tambahnya lagi.

Pada kesempatan ini, Fary juga merinci jika pembangunan rumah baru di Kawasan Tanjung Banon akan berlangsung dua tahap.

Selain 350 unit rumah pada tahap pertama, BP Batam akan melanjutkan pembangunan rumah sebanyak 178 unit di tahap kedua.

Dengan harapan, warga yang saat ini menempati hunian sementara dapat segera pindah ke rumah baru mereka dan menerima SHM sebagaimana yang telah diterima oleh 68 KK sebelumnya.

“BP Batam bertugas untuk menyukseskan proyek Rempang Eco-City sebagai salah satu program prioritas nasional. Kami juga akan melakukan rapat dengan tim pokja terkait apa-apa saja yang menjadi kendala sehingga kita bisa berbagi peran dalam penyelesaiannya. Tujuannya tentu agar program strategis nasional ini bisa terealisasi dengan baik,” pungkasnya.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Timnas Indonesia Takluk 1-5 dari Australia, Erick Thohir Tetap Optimis

0
Keterangan Foto :ilustrasi

Jakarta – batamtimes.co-  Timnas Indonesia harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga ketujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pertandingan yang digelar di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025), menjadi pukulan berat bagi skuad Garuda, namun Ketua PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa peluang untuk lolos masih terbuka.

Dalam laga tersebut, Australia tampil dominan dengan lima gol yang dicetak oleh Jackson Irvine (dua gol), Martin Boyle lewat penalti, serta Nishan Velupillay dan Lewis Miller. Satu-satunya gol balasan Indonesia dicetak oleh Ole Romeny.

Hasil ini membuat Timnas Indonesia turun ke peringkat keempat Grup C dengan enam poin, sama dengan Bahrain dan China yang masih berpeluang bersaing. Di pertandingan lain, Bahrain kalah 0-2 dari Jepang, sementara China masih akan menghadapi Arab Saudi pada Jumat (21/3) dini hari WIB.

Menyikapi kekalahan ini, Ketua PSSI Erick Thohir mengungkapkan kekecewaannya, namun tetap memberikan dukungan penuh kepada tim. Dalam unggahan di media sosial pribadinya, Erick menegaskan komitmennya untuk terus membangun tim demi mewujudkan impian berlaga di Piala Dunia 2026.

“Saya tetap dukung Tim Nasional sepak bola Indonesia di saat kalah ataupun menang. Karena saya mencintai bangsa ini seutuhnya,” tulis Erick.

Ia juga memberikan semangat kepada para pemain agar tidak patah semangat. “Saya akan tetap kerja keras membangun Tim Nasional ini untuk menembus Piala Dunia. Kepada para pemain, tetap tegakkan kepala kalian. Peluang itu masih ada,” tutupnya.

Timnas Indonesia kini harus fokus pada laga-laga selanjutnya untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026. Dukungan dari masyarakat Indonesia diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi skuad Garuda dalam menghadapi tantangan berat di sisa kualifikasi.

 

Editor : Pohan

Jokowi Respons Ajakan Islah PDIP: “Kita Nggak Ada Masalah”

0

Jakarta Barantimes.co- Mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), menanggapi pernyataan petinggi PDIP, Puan Maharani, yang mengajak untuk menyudahi perseteruan dengan partai berlambang kepala banteng tersebut. Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah merasa memiliki masalah dengan PDIP, partai yang telah mendukungnya sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo hingga menjadi Presiden RI.

“Yang mulai itu siapa? Kita nggak ada masalah,” ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (20/3/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Relawan Jokowi (REJO), HM Darmizal MS, yang berada di samping Jokowi, menekankan bahwa kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

“Kepentingan mengutamakan masyarakat luas akan terjawab jika ada kedamaian dan harmoni sesama anak bangsa. Ketegangan dan perseteruan tidak menghasilkan apa pun kecuali ketertinggalan. Bahkan, itu bisa merugikan semua pihak, termasuk kader partai dan masyarakat luas,” jelas Darmizal.

Ia juga menyatakan bahwa pihaknya dari kelompok relawan Jokowi menyambut baik ajakan untuk mengakhiri segala perbedaan demi kepentingan bersama.

“Kami mendukung penuh inisiatif islah ini. Itu pasti sangat bermanfaat bagi semua,” tegasnya.

Bahkan, Darmizal mengundang petinggi PDIP seperti Dedy Sitorus untuk duduk bersama dalam suasana santai,

Editor : Pohan

Wali Kota Batam Lantik Pejabat Baru, Tekankan Kinerja Cepat dan Responsif

0
Keterangan Foto : waliKota Batam Amsakar Achmad, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Batam.(Kominfo)

Batam – batamtimes.co – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Batam. Acara yang berlangsung di Kantor Wali Kota Batam pada Kamis (20/3/2025) ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, serta para asisten di lingkungan pemerintahan.

Dalam pelantikan tersebut, beberapa pejabat mendapat amanah baru. Efrius, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan Keuangan, kini dipercaya memimpin Badan Riset Daerah (Brida). Sementara itu, Agus Bendri, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum, kini mengemban tugas sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batam. Selain itu, sejumlah Pejabat Administrator dan Pengawas juga dilantik untuk mengisi posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Usai melantik, Amsakar menegaskan harapannya agar para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.

“Kami mengucapkan selamat dan amanah ini harus dijalankan sebaik-baiknya. Jika dalam enam bulan ke depan kinerja tidak memenuhi ekspektasi, maka evaluasi akan dilakukan,” tegasnya.

Amsakar juga menekankan bahwa mutasi, rotasi, dan promosi jabatan adalah hal yang biasa dalam pemerintahan.

“Perpindahan posisi dalam pemerintahan adalah sesuatu yang lumrah. Ada yang naik jabatan, ada yang bergeser, semua ini demi penyegaran dan peningkatan efektivitas kerja,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa tantangan Kota Batam semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kinerja yang cepat dan responsif.

“Hujan sudah masuk hari kedua, dan ini menuntut kita untuk bekerja lebih cepat dan sigap. OPD harus lebih efektif dan adaptif dalam menangani setiap permasalahan,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Amsakar meminta kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Batam.

“Jadikan pelantikan ini sebagai momentum untuk memberikan karya terbaik bagi masyarakat dan memastikan pemerintahan berjalan lebih efisien serta responsif dalam menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Kemendag Ingatkan Pelaku Usaha MINYAKITA untuk Patuhi Ketentuan Merek

0
Keterangan foto : pemerintah meminta agar Minyakita dijual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan yaitu Rp15.700 per liter

Jakarta –batamtimes.co –  Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar rapat koordinasi dengan para pelaku usaha pengemas (repacker) minyak goreng MINYAKITA di kantor Kemendag, Jakarta, pada Selasa (18/3/2025).

Dalam rapat tersebut, Kemendag menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan penggunaan merek MINYAKITA, sebagaimana diatur dalam Permendag Nomor 18 Tahun 2024 serta peraturan perundangan lainnya.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menyampaikan bahwa pemerintah dan pelaku usaha MINYAKITA, yang tergabung dalam berbagai asosiasi seperti APMIGORINDO dan HIPPMGI, sepakat untuk mematuhi seluruh aturan terkait pemanfaatan merek tersebut.

“Kami menemukan beberapa pelaku usaha yang mengurangi takaran, tidak sesuai dengan label, serta mengalihpihakkan lisensi MINYAKITA yang dimilikinya. Hal ini jelas melanggar ketentuan,” ujar Iqbal usai memimpin rapat.

Iqbal juga menegaskan bahwa MINYAKITA bukanlah minyak goreng subsidi, sehingga tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Oleh karena itu, distribusinya harus tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku, terutama dalam memastikan ketersediaannya di pasar rakyat.

“MINYAKITA harus tersedia di pasar rakyat. Seruan ini terus kami sampaikan kepada produsen dan distributor agar minyak goreng ini benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh sekitar 30 pelaku usaha secara luring dan 130 lainnya secara daring. Perwakilan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Ditjen Industri Agro Kementerian Perindustrian juga turut hadir.

Sepanjang periode November 2024 hingga 12 Maret 2025, Kemendag telah menjatuhkan sanksi kepada 66 pelaku usaha MINYAKITA yang terbukti melanggar aturan, termasuk distributor dan pengecer. Pelanggaran yang ditemukan meliputi penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET) dan penjualan dengan skema bundling bersama produk lain.

Selain itu, dua perusahaan yang terbukti mengurangi takaran dalam kemasan MINYAKITA telah diekspos oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag. Kedua perusahaan tersebut dikenai sanksi pencabutan izin penggunaan merek MINYAKITA.

“Jika ditemukan pelanggaran yang bersifat hukum, kami akan menyerahkan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Iqbal.

Dalam rangka menjamin ketersediaan MINYAKITA selama bulan Ramadan, Kemendag meminta produsen untuk melipatgandakan pasokan guna menjaga stabilitas harga dan distribusi.

“Kami terus berkoordinasi dengan pelaku usaha agar pasokan tetap terjaga, terutama dalam menghadapi lonjakan permintaan saat Ramadan,” tutup Iqbal.

Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan distribusi MINYAKITA dapat lebih tertata dan tetap tersedia bagi masyarakat, khususnya di pasar rakyat.

 

Penulis : Paul

Editor : Adi

Jokowi Serahkan 60 Bibit “Aren Genjah Jokowi” kepada Petani

0
Keterangan Foto : Presiden RI ke-7,Jokowi, menyerahkan 60 bibit pohon aren kepada para petani dalam sebuah acara yang digelar di kediamannya di Gang Kutai Utara.

Solo – batamtimes.co –  Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo atau Jokowi, menyerahkan 60 bibit pohon aren kepada para petani dalam sebuah acara yang digelar di kediamannya di Gang Kutai Utara, Kalurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo. Acara yang berlangsung pada Kamis ini menjadi momentum penting dalam upaya pengembangan tanaman aren di Indonesia.

Sebelum prosesi penyerahan bibit, Jokowi menggelar pertemuan tertutup selama sekitar 15 menit dengan perwakilan petani di dalam rumahnya. Bibit pohon aren yang diserahkan kali ini memiliki nama khusus, yakni “Aren Genjah Jokowi”, yang diabadikan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi Jokowi bagi masyarakat Indonesia.

Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) for Prabowo-Gibran, HM Darmizal MS, yang turut hadir bersama Wakil Ketua Umum ReJO Agung Witanta, menjelaskan bahwa sekitar dua bulan lalu pihaknya meminta izin kepada Jokowi untuk mengabadikan namanya pada bibit aren yang akan dikembangkan oleh para petani binaan Iis Letty Jumiaty.

“Alhamdulillah, Pak Jokowi setuju. Maka, hari ini beliau secara simbolis menyerahkan 60 bibit pohon aren kepada 60 ketua kelompok petani dari Jawa Barat dan Jawa Tengah,” ujar Darmizal.

Ia juga menambahkan bahwa pohon aren memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari ujung daun hingga akarnya. Oleh karena itu, penanaman aren diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi para petani.

Sementara itu, Jokowi dalam sambutannya mengapresiasi program penanaman pohon aren yang saat ini menjadi salah satu fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pohon aren bukan hanya bermanfaat sebagai sumber produksi gula dan biofuel, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

“Pohon aren bisa menahan abrasi dan longsor, getahnya menghasilkan gula yang menyehatkan, serta memiliki daya serap air dan karbon yang tinggi. Pemerintah saat ini juga memiliki program penanaman 2 juta hektare pohon aren, yang tentu akan membawa manfaat besar bagi lingkungan dan perekonomian,” kata Jokowi.

Dengan adanya penyerahan bibit ini, diharapkan para petani dapat semakin bersemangat dalam mengembangkan budidaya aren dan memaksimalkan manfaatnya bagi masyarakat luas.

Editor : Pohan

Polisi Geledah Kantor BP Batam, Selidiki Dugaan Korupsi Revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar

0
Keterangan Foto : Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam digeledah oleh Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri.

Batam – batamtimes.co –  Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam digeledah oleh Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (19/3). Penggeledahan ini terkait dengan dugaan korupsi dalam proyek revitalisasi Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar yang dilakukan pada tahun 2021.

Tim penyidik menggeledah Gedung Bifza Annex 1 BP Batam selama lima jam, mulai pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB. Setelah penggeledahan, polisi membawa tiga kardus berisi dokumen yang kemudian dibawa ke Polda Kepri untuk diperiksa lebih lanjut.

Tidak hanya menggeledah kantor BP Batam, penyidik juga menggeledah rumah dinas salah satu pejabat yang diduga terkait kasus ini. “Selain kantor, penggeledahan juga dilakukan di rumah dinas,” ujar Silvester, salah satu pejabat kepolisian yang menangani kasus ini.

Kasus Korupsi Sudah Diselidiki Sejak 2024

Dugaan korupsi revitalisasi Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar telah dalam penyelidikan sejak tahun 2024. Penggeledahan ini disebut berkaitan dengan proyek perluasan area kontainer, pengadaan crane, dan pendalaman alur di Pelabuhan Batu Ampar yang mencuat sejak tahun 2021.

Menurut keterangan tertulis dari Humas Polda Kepri, penggeledahan dimulai sejak pukul 07.00 WIB di dua rumah, masing-masing di Perumahan Sukajadi dan Perumahan Rajawali Bandara. Kemudian pada pukul 11.30 WIB, penyidik menggeledah Kantor BP Batam, khususnya di Ruang Kerja Pusrenpros dan Ruang Kerja Bagian Layanan Pengadaan BP Batam. Hingga saat ini, penyidik masih memeriksa dan meneliti dokumen yang ditemukan.

Pandra, salah satu pejabat kepolisian, membenarkan bahwa seorang pejabat BP Batam berinisial FAP telah menjalani pemeriksaan. “Masih dalam pemeriksaan, artinya kita masih mendalami,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa proses hukum ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Sebelumnya, beredar kabar mengenai penangkapan seorang pejabat BP Batam terkait proyek pembangunan Pelabuhan Batu Ampar. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai penangkapan tersebut.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga