8.6 C
New York
Monday, May 11, 2026
spot_img
Home Blog Page 724

Sambut Ramadan, BP Batam Serahkan Bingkisan ke Guru TK BKDI

0

Batam- Mengawali Bulan Suci Ramadhan 1441 H/2020 M, Badan Pengusahaan (BP) Batam menyerahkan bingkisan Ramadhan kepada para guru Taman Kanak-kanak Badan Koordinator Dakwah Islam (TK BKDI) pada Jum’at (24/4/2020) pagi di Ruang Rapat Wakil Kepala BP Batam.

Bingkisan Ramadhan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, didampingi oleh Ketua BKDI BP Batam Asep Lili Holilullah, dan Ketua Panitia Kegiatan Ramadhan BKDI BP Batam tahun 1441 H/2020 M Dendi Gustinandar.

“Penyerahan bingkisan Ramadhan adalah kegiatan pertama di Bulan Ramadhan tahun 2020, dan merupakan agenda rutin yang dilakukan BKDI BP Batam sebagai bentuk jalinan tali silaturahmi dan kepedulian terhadap sesama umat Muslim,” kata Ketua Panitia Kegiatan Ramadhan BKDI BP Batam tahun 1441 H/2020 M Dendi Gustinandar.

Adapun jumlah bingkisan yang diserahkan adalah 7 paket, yang berisikan beberapa bahan pokok makanan seperti beras, tepung, gula pasir, minyak goreng, dan sirup, dan diserahkan kepada 7 guru yang mengajar di TK BKDI.

Salah seorang guru TK BKDI, Nurkhamidah, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BKDI BP Batam atas bantuan yang diserahkan kepada para guru.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan dari BKDI BP Batam atas kepeduliannya kepada para guru. Seperti tahun-tahun sebelumnya, bantuan ini rutin kami terima sesuai dengan program kegiatan Ramadhan yang telah disusun oleh BKDI BP Batam. Semoga dengan adanya bantuan ini, bisa menjadi amal ibadah untuk seluruh karyawan BP Batam,” kata Nurkhamidah.

Penyerahan bingkisan Ramadhan merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan keagamaan di bulan Ramadan, yang akan dilaksanakan BKDI BP Batam. Beberapa kegiatan lainnya yang akan diselenggarakan antara lain penyerahan santunan kepada anak yatim-piatu dan dhuafa, tausyiah agama secara online, pengumpulan dan penyaluran zakat, infak dan sadaqah (ZIS).

 

(red/BP batam)

 

ReJO Apresiasi Penundaan Pembahasan Klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja 

0

Jakarta – Penundaan pembahasan klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja antara pemerintah bersama dengan DPR diacungi jempol oleh Mudhofir Khamid Wakil Ketua umum Relawan Jokowi atau Direktur Ketenagakerjaan ReJO Institute dan mengapresiasi langkah Presiden untuk menunda pembahasan klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja tersebut.

Dia mengatakan, penundaan pembahasan klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja itu sudah tepat. Ditambah lagi, situasi saat ini Indonesia tengan dilanda pandemi Covid-19 atau Corona.

“Kedepanya serikat buruh juga sudah seharusnya punya konsep, gagasan dan ide sebagai bentuk penolakan tersebut.

Serikat butuh harus punya position  paper sehingga nanti ada dialog dengan  para pemangku kepentingan,” kata Mufhofir dalam keterangan elektronik Jumat 24 April 2020.

Sebagai tokoh aktivis buruh nasional ia menambahkan, dengan penundaan pembahasan klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja tersebut bisa lebih memperhatikan kesejahteraan buruh kedepannya.

“Sehingga harapanya ada jalan keluar yang terbaik bagi kesejahteraan buruh dan kelangsungan dunia usaha,” kata Mudhofir.

Dia menjelaskan, lembaga tripartit nasional yang terdiri dari wakil serikat buruh ditingkat nasional, wakil assosiasi pengusaha dan pemerintah untuk mengedepakan dialog terkait pembahasan klaster ketenagakerjaan ke depan lebih diberdayakan.

“Sehingga klaster Ketenegakerjaan yang dihasilkan sesuai harapan bersama. Jadi, pengusaha tidak dirugikan begitu juga dengan buruh,” pungkas Direktur Ketenagakerjaan ReJO Institute ini.

Hari ini, pemerintah bersama dengan DPR memiliki pandangan yang sama untuk menunda pembahasan klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja. Presiden Joko Widodo dalam keterangannya di Istana Merdeka pada Jumat, 24 April 2020, mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada DPR untuk menunda pembahasan tersebut.

“Kemarin pemerintah telah menyampaikan kepada DPR dan saya juga mendengar Ketua DPR sudah menyampaikan kepada masyarakat bahwa klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja ini pembahasannya ditunda, sesuai dengan keinginan pemerintah,” ujarnya melalui telekonferensi.

Kepala Negara mengatakan bahwa dengan penundaan tersebut, pemerintah bersama DPR memiliki waktu yang lebih banyak untuk mendalami substansi dari pasal-pasal yang berkaitan.

“Hal ini juga untuk memberikan kesempatan kepada kita untuk mendalami lagi substansi dari pasal-pasal yang terkait dan juga untuk mendapatkan masukan-masukan dari para pemangku kepentingan,” tandasnya.

(red/Tanto)

Setelah masuk zona merah, Surabaya dilakukan patroli skala besar

0

Surabaya- Minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya
mematuhi peraturan pencegahan penyebaran Covid-19, seakan membuat tiga pilar Kecamatan Semampir, Surabaya, mengambil langkah tegas.

Beberapa warung kopi yang diketahui masih dijadikan tempat nongkrong, menjadi sasaran patroli skala besar oleh pihak TNI, Polri dan Kecamatan setempat. Rabu, (23 /4/2020)malam.

Selain Kelurahan Ampel, patroli itu juga menyasar Kelurahan Sidotopo, Pegirian, Ujung dan Wonokusumo. “Kita berikan peringatan.

Kalau masih bandel, nanti kita tindak tegas. Prosesnya, kita serahkan ke
aparat Kepolisian,” kata Danramil Semampir, Mayor Inf Sumarsono.

Ironisnya, berbagai sosialisasi yang telah digencarkan dimasyarakat oleh masing-masing pihak Kelurahan maupun Kecamatan, seakan tak digubris oleh masyarakat. Bahkan, warga pun terkesan acuh dengan bahaya pandemi di Surabaya.

“Untuk itu, kami (TNI-Polri, red) Pihak ihak Kecamatan untuk terjun dan memberikan pemahaman langsung kemasyarakat,” tegasnya.

Untuk diketahui, saat ini, Surabaya telah dinyatakan sebagai zona merah rantai penyebaran corona. Bahkan, hasil rapat beberapa waktu lalu di Gedung Negara Grahadi, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa nantinya bakal menerapkan PSBB di beberapa daerah, salah satunya ialah Surabaya.

Bandara Hang Nadim Batam Hentikan Sementara Layanan untuk Penerbangan Penumpang

0

Batam – Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam menghentikan sementara layanan terhadap penerbangan komersial mulai Sabtu,25 April 2020 hingga 1 Juni 2020 sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 dan Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor UM.002/5/18/DRJU.KUM-2020 terkait dengan pengendalian transportasi udara selama masa mudik Idul Fitri 1441 H, termasuk pelarangan sementara penggunaan transportasi udara untuk mengangkut penumpang.

Hal ini dilakukan untuk mendukung aturan Pemerintah Republik Indonesia mengenai larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Namun Bandara Hang Nadim Batam akan tetap beroperasi untuk melayani penerbangan kargo atau penerbangan yang mengangkut logistik.

Adapun layanan terhadap penerbangan yang dikecualikan, yaitu penerbangan yang membawa atau terkait:
1. Pimpinan lembaga tinggi Negara Republik Indonesia dan tamu/wakil kenegaraan dan perwakilan organisasi internasional,
2. Operasional penerbangan khusus repatriasi (repatriasi flight) pemulangan WNI maupun WNA,
3. Operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat,
4. Operasional angkutan kargo (kargo penting dan esensial). Pesawat konfigurasi penumpang dapat digunakan untuk mengangkut kargo di dalam kabin penumpang (passenger/cabin compartement) khusus untuk pengangkutan kebutuhan medis, kesehatan, dan sanitasi serta pangan,
5. Operasional lainnya dengan seijin dari Menteri dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19.

Direktur BUBU Hang Nadim dan TIK Badan Pengusahaan Batam Suwarso mengatakan, untuk mendukung Pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui aturan larangan mudik, BUBU Hang Nadim dan TIK BP Batam menghentikan sementara layanan terhadap penerbangan komersial penumpang mulai 25 April hingga 1 Juni 2020.

Sedangkan pada hari ini Jumat 24 April 2020 yang kemungkinan merupakan penerbangan keberangkatan terakhir ke beberapa bandara di tanah air sebanyak 21 penerbangan, antara lain Lion grup 15 penerbangan, Garuda 1 penerbangan, Citilink 4 penerbangan, dan Susi Air 1 penerbangan.

“Ini yang berangkat dari Hang Nadim Batam, dan mungkin hari ini terakhir pergerakan pesawat penumpang di Hang Nadim, tapi Bandara Hang Nadim tidak tutup, karena masih melayani pesawat kargo dan memandu navigasi pesawat yang melintas di atas udara kita,” kata Direktur BUBU Hang Nadim dan TIK BP Batam Suwarso.

“Kami mengimbau masyarakat yang sudah memiliki tiket dengan jadwal penerbangan pada periode tersebut agar menghubungi pihak maskapai, untuk melakukan refund atau reschedule,” kata Suwarso.

Bandara Hang Nadim juga tetap akan beroperasi dan bagi masyarakat yang ingin melakukan refund atau reschedule jadwal penerbangan dapat mendatangi langsung konter maskapai di bandara. Namun pengaturan waktu refund tiket ditentukan oleh pihak operator penerbangan atau maskapai untuk menghindari terjadinya penumpukan di bandara dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 seperti menggunakan masker, menerapkan physical distancing, mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh.

“Kami juga tengah berkoordinasi intens dengan pihak maskapai untuk membantu masyarakat dalam melakukan proses refund atau reschedule bagi calon penumpang yang sudah membeli tiket. Kami berupaya mengatur sedemikian rupa agar proses tersebut tetap dapat menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19,” tambah Suwarso.

Selain itu, Bandara Hang Nadim juga tengah menyiapkan pengaturan parking stand pesawat yang akan parkir longstay pada periode ini sehingga tidak mengganggu operasional pesawat kargo atau pesawat yang membawa logistik yang masih beroperasi.

“Semoga dengan diberlakukannya kebijakan larangan mudik dan penghentian sementara layanan terhadap penerbangan penumpang ini dapat membantu signifikan pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Suwarso.

 

(red/BP Batam)

Ditresnarkoba Polda Kepri musnahkan 1.636,74 gram Sabu dan 6.000 gram daun ganja kering

0

Batam – Sepanjang bulan Februari 2020 sampai dengan April 2020, sebanyak 14 Orang tersangka diamankan berdasarkan dari 6 laporan polisi yang ditangani oleh Ditresnarkoba Polda Kepri. Dan pada hari ini, Kamis (23/4/20) digelar Pemusnahan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 1.636,47 gram dan mengamankan 6.000 gram daun ganja kering.

Hadir dalam pemusnahan barang bukti tersebut Dirresnarkoba Polda Kepri Muji Supriyadi, S.H., S.Ik., M.H., Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. perwakilan BNNP, Bea Cukai, Kejaksaan, BPOM, LSM Granat dan Kuasa Hukum.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. mengatakan “Pemusnahan barang bukti yang dilaksanakan pada hari ini secara serentak digelar oleh Polda Kepri dan Polres jajaran dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, hal ini tentu dapat dimaknai bahwa kegiatan Kepolisian yang sudah dan akan terus dilakukan oleh Polda Kepri dan jajaran Polres dalam rangka memberikan rasa aman dan ketenangan kepada masyarakat melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadhan”. Tutur Kabid Humas Polda Kepri.

“Jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri berhasil mengungkap peredaran Narkotika jenis sabu dan daun ganja kering dari 14 orang tersangka dengan barang bukti Narkotika jenis sabu sebanyak 1.809,61 gram, dilakukan pemusnahan sebanyak 1.636,47 gram, sisanya 149,14 gram dikirim ke labfor cabang Medan dan 24 gram untuk pembuktian di persidangan. Dan 6.000 gram daun ganja belum dilakukan pemusnahan karena masih menunggu ketetapan sita barang bukti dari Kejaksaan Negeri Batam”. jelas Kabid Humas Polda Kepri.

“Dari barang bukti yang kita sita dapat diasumsikan sebagai berikut bahwa 1 gram sabu diasumsikan dapat digunakan oleh 5 orang pengguna, sehingga jumlah orang yang dapat diselamatkan adalah : 1.809,61 gram sabu dikali 5 orang sama dengan 9.048 orang atau jiwa. Begitu juga hal nya dengan Narkotika jenis daun ganja kering sebanyak 1 gram daun ganja diasumsikan dapat digunakan oleh 5 orang pengguna, sehingga jumlah orang yang dapat diselamatkan adalah : 6000 gram daun ganja kering dikali 5 orang pengguna sama dengan 30. orang atau jiwa”. Jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Selanjutnya barang bukti narkotika jenis sabu dilakukan pengecekkan oleh Biddokkes Polda Kepri, dalam pengecekkan sampel tersebut terbukti bahwa serbuk Kristal tersebut merupakan Narkotika jenis sabu. Selanjutnya dilakukan pemusnahan dengan cara direbus menggunakan air panas.

Diakhir rilisnya Kabid Humas Polda Kepri menyampaikan ucapan dari bapak Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK., MH., beserta staf dan jajaran “Marhaban ya Ramadhan semoga dibulan suci ramadhan ini kita mampu meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama, meningkat seluruh ibadah-ibadah kita, mampu meningkatkan kedisiplin diri sehingga diakhir nanti kita mampu menurunkan penyebaran covid – 19 di wilayah Provinsi Kepri. Bapak Kapolda Kepri juga mengharapkan selama menjalankan ibadah di bulan ramadhan dapat dimaknai dengan cara mendisiplinkan diri pribadi, tidak melakukan mudik dan tetap berada dirumah, melaksanakan ibadah di bulan suci ramadhan baik sholat tarawih, bermuhasabah, Nuzulul Quran sampai dengan nanti menjalankan ibadah Idul fitri untuk tetap dirumah. Sebagaimana anjuran Pemerintah Republik Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia. Dengan keyakinan yang besar serta ridho dari Allah SWT tentu nya kita mampu memutuskan rantai penyebaran Covid – 19.” Himbau Kabid Humas Polda Kepri.

 

(red/Polda Kepri)

DPRD Natuna Tinjau Kelayakan Asrama Haji Akan Dijadikan Lokasi Kerantina Massal

0

Batamtimes.co – Natuna – Pimpinan DPRD Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau melakukan peninjauan ke Asrama Haji di area Komplek Mesjid Agung Natuna, Rabu (22/04/2020) siang.

Hal ini dilakukan sesuai dengan adanya rencana pemerintah daerah untuk menjadikan asrama Haji sebagai lokasi Kerantina massal bagi warga masyarakat yang baru tiba di Natuna.

Sambut Ramadhan 1441H, Polres Natuna Musnahkan Ratusan Liter Miras dan Makanan Kadaluarsa

0

Batamtimes.co – Natuna – Menyambut Bulan suci Ramadhan 1441 H, Polres Natuna melakukan pemusnahan terhadap ratusan liter minuman keras (Miras) serta sejumlah makanan dan obat-obatan kadaluarsa, di Mapolres Ranai, Kamis (23/04/2020) pagi.

Polda Kepri sidak harga pasar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan

0

Batam – Mengantisipasi lonjakkan harga sembako menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Pangan, Ditreskrimsus Polda Kepri laksanakan sidak harga sembako di pasar Mega Legenda, Kota Batam pada Kamis (23/4/20).

Dalam sidak pasar tersebut hadir Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Hanny Hidayat S.IK., MH., Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., Disperindag Kota Batam, Bulog Kota Batam dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam.

“Hasil pengecekkan harga sembako pada pasar Mega Legenda yang dilaksanakan pada hari ini masih terdapat beberapa kebutuhan bahan pokok masyarakat yang harga nya masih dibatas kewajaran, untuk itu kami sampaikan kepada para pedagang untuk dapat menyesuaikan dengan harga yang stabil. Untuk stok ketersediaan sembako seperti beras dan gula masih mencukupi, kegiatan pengecekkan harga sembako ini akan terus dilakukan oleh Polda Kepri hingga 4 bulan kedepan”. Tutur Dirreskrimsus Polda Kepri.

“Menjelang bulan suci Ramadhan, Ditreskrimsus Polda Kepri bekerja sama dengan Disperindag melakukan pemantauan harga dilapangan dan melihat langsung ketersediaan sembako di pasaran, dari hasil pemantauan pada hari ini ada beberapa harga sembako yang mengalami sedikit kenaikan namun kenaikan tersebut tidak signifikan, harga sembako naik sekitar Rp. 500,- sampai dengan Rp. 2.000,- dari Harga Eceren Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Untuk ketersediaan Sembilan bahan pokok lainnya masih mencukupi selama Bulan Suci Ramadhan hingga Lebaran serta dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah” tutur Kabid Humas Polda Kepri.

Berikut daftar harga sembako diwilayah Kota Batam :
• Gula Rp. 12.500 per kg
• Beras medium Rp. 11.500 per kg
• Beras Premium Rp. 13.500 per kg
• Cabe merah Rp. 26.000 per kg
• Cabe rawit hijau Rp. 28.000 per kg
• Bawang merah Rp. 34.000 per kg
• Bawang putih Rp. 38.000 per kg
• Minyak goreng Rp. 11.000 per kg
• Tepung terigu Rp. 8.000 per kg
• Daging sapi Rp. 130.000 per kg
• Daging ayam Rp. 34.000 per kg
• Telur ayam Rp. 39.000 per papan

“Kepada masyarakat Provinsi Kepri untuk tidak khawatir atas ketersediaan bahan-bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan hingga menghadapi Hari Raya Idul Fitri, dimana Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kepri bekerja sama dengan pemerintah akan tetap terus melakukan pemantauan secara rutin”. tutup Kabid Humas Polda Kepri

(red/Polda Kepri)

Baru Kabupaten Bintan ajukan PSBB penanganan Covid 19

0

Tanjungpinang – Pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar  (PSBB) di Kepulauan Riau menjadi topik terhangat dalam awal pekan ini.

Sejak digaungkannya pola PSBB ini, beberapa daerah sudah berlomba-lomba mengajukan wilayah mereka untuk menerapkan PSBB ke Kementerian Kesehatan.

Di Kepulauan Riau, menurut Ketua Harian Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 Provinsi sekaligus Sekretaris Daerah Provinsi H.TS. Arief Fadillah menyatakan bahwa baru Kabupaten Bintan yang sudah menyampaikan proposal Pengajuan PSBB secara resmi.

“Sesuai aturan PSBB harus ada usulan dan kajian kabupaten dan kota, sampai saat ini baru kabuoaten bintan yg mengajukan,” ujar H. TS Arief Fadillah melalui sambungan komunikasi online Rabu (22/4/2020).

Menurut H. TS Arief Fadillah, proposal penerapan PSBB akam segera diproses dalam kesempatan pertama dan dilanjutkan ke Kementerian Kesehatan untuk mendapat persetujuan Menteri.
” Jika usulan dari kab kota sudah ada, insyaallah segera kita proses dan kita lanjutkan,” tegas Arief.

 

(red/Diskominfo) 

Temasik Foundation salurkan satu juta Masker melalui Pemprov Kepri

0

Tanjungpinang- Plt Gubernur Kepri yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri menerima bantuan sebanyak satu juta masker dari Temasik Foundation Singapura, Rabu (22/4) di Gedung Daerah, Tepi Laut, Tanjungpinang.

Masker ini selanjutnya akan dibagikan kepada masyarakat melalui Pemerintah Kabupaten dan Kota. Dengan harapan kesadaran masyarakat untuk selalu menggunakan masker semakin tinggi. Pada akhirnya wabah covid-19 bisa segera berakhir di Kepri.

“Bantuan 1 juta masker ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat Kepri. Karena kita tahu, tidak semua masyarakat bisa membeli masker. Atau ada yang bisa membeli, tapi sudah langka. Makanya semoga ini bermanfaat bagi masyarakat kita dan terimakasih kepada Temasik Foundation,” kata Isdianto.

Dalam kesempatan ini, Isdianto juga menghimbau seluruh masyarakat agar patuh dengan instruksi yang disampakan pemerintah. Yakni batasi keluar rumah jika tidak terlalu mendesak, selalu gunakan hand sanitizer serta yang terpenting selalu gunakan masker.

Menyangkut penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) menurut Isdianto di Kepri memang perlu dilakukan. Hanya saja saat ini masih dikoordinasikan dengan pihak kabupaten dan kota yang ada.

“Dari tujuh kabupaten dan kota, 4 diantaranya sudah ada terpapar virus corona, yakni Batam, Bintan, Tanjungpinang dan Karimun. Meskipun yang lain sampai sekarang bersih, tapi kita tetap berharap mereka tidak terpapar. Makanya kita pandang perlu PSBB. Tujuannya agar yang sudah terpapar tidak makin meluas. Dan yang belum terpapar jangan sampai terpapar,” ujar Isdianto.

Diujung pidatonya, menanggapi kondisi Walikota Tanjungpinang H Syahrul, Isdianto berharap H. Syahrul segera pulih dan bisa beraktivitas seperti sedia kala. Serta meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat.

 

(red/Kominfo)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga