8.6 C
New York
Sunday, May 10, 2026
spot_img
Home Blog Page 739

Pemko Batam meminta warnet dan kios game online ditutup sementara

0

Batam-  Pemerintah Kota Batam meminta warung internet (warnet) dan kios game online untuk menutup sementara usahanya. Permintaan ini sebagai bentuk dukungan atas upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Wali Kota sudah mengeluarkan edaran tentang antisipasi pencegahan penyebaran corona virus disease (covid-19), yang meminta pelajar belajar di rumah. Tapi di lapangan kita melihat masih ada anak-anak yang menghabiskan waktu di tempat tidak semestinya, seperti warnet dan tempat bermain game online,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Atas dasar itulah, ia melanjutkan, pemerintah menerbitkan surat imbauan kepada seluruh pemilik usaha warnet dan kios game online. Isinya meminta tempat-tempat ini menutup sementara usahanya selama 11 hari. Yakni terhitung tanggal 20 Maret hingga 30 Maret mendatang.

“Hal ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Batam. Untuk itu mohon dukungan semua pihak,” ujar Amsakar yang menandatangani surat bernomor 261/2020 tersebut.

Sebelumnya, Wali Kota Muhammad Rudi juga sudah menyampaikan imbauan kepada warga Batam agar tidak keluar rumah di Sabtu dan Minggu akhir pekan ini. Tujuannya antra lain meminimalisir kontak antar individu. Sehingga bisa menekan laju penyebaran virus corona ini.

Pemerintah mencoba dalam dua hari ini tidak ada kegiatan keramaian di Batam. Pemerintah berharap masyarakat bisa sepakat menjalankan rencana ini. Karena tujuannya tak lain adalah mencoba memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Semoga langkah pengurangan ini bisa berdampak pada pemutusan penyebaran Covid-19. Betul-betul bisa diputus dengan tidak ada kegiatan masyarakat yang jumlahnya besar di Kota Batam,” ujarnya.

 

 

(red/Kominfo)

Kapolres Natuna Ajak Masyarakat Cegah Covid -19

0

Batamtimes.co – Natuna – Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K, M.Si mengajak masyarakat Natuna untuk mencegah penularan wabah covid -19. Polisi sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat dalam situasi merebaknya Covid -19 (Virus corona) saat ini.

Pihaknya telah melakukan upaya tindakan pencegahan secara internal maupun eksternal. Dengan cara melakukan pengecekan kesehatan suhu tubuh personil. Guna memastikan kesehatan seluruh personil dalam melaksanakan tugas dalam kondisi sehat.

Komunitas Singapura di Batam memberikan bantuan alat pelindung diri penanganan Covid-19

0

Batam- Komunitas Singapura di Batam (Batam Singapore Community Club) memberikan bantuan alat pelindung diri untuk penanganan corona virus disease (Covid-19) di Batam. Bantuan diserahkan kepada Dinas Kesehatan di Sekupang, Jumat (20/3/2020). Penyerahan bantuan juga dihadiri Konsul Jenderal Singapura di Batam, Mark Low.

“Kita punya bisnis di sini, Batam sudah jadi keluarga kedua. Tentu kita mau balik bantu Batam. Mari kita lawan bersama Covid-19,” kata Ketua Batam Singapore Community Club, Doris Heng.

Adapun bantuan yang diserahkan antara lain 200 pakaian alat pelindung diri (APD). Lengkap dengan sarung tangan, goggles, dan masker.

Jenis masker yang diberikan ada dua macam. Yakni masker tiga lapis (3ply) dan masker N95. Masker N95 yang diberikan sebanyak 800 buah, dan masker bedah 182 buah.

“Masker yang kita kasih memang yang digunakan untuk rumah sakit. Bukan yang biasa. Nanti ada masker lagi menyusul. Dan boots (sepatu) juga,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Apalagi APD ini memang sangat dibutuhkan dalam kondisi sekarang.

“Petugas kita kalau tak ada itu, khawatir terpapar,” kata Didi.

Ia mengatakan selain APD, masih banyak kebutuhan untuk penanganan Covid-19 ini. Antara lain virus transfer media (VTM). Saat ini hanya tersedia sekitar 40-an VTM di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP).

“Tapi untuk VTM ini arahan Pak Wali Kota kita beli saya. Rencana beli 1.000 unit pakai dana CSR (tanggungjawab soaial perusahaan) pengusaha. Banyak pihak yang mau bantu kita. Kalau begini kita jadi semangat,” ujarnya.

Sebelumnya melalui acara Wali Kota bersama pengusaha di Golden Prawn, terkumpul dana Rp6,47 miliar untuk bantuan dana penanganan Covid-19. Dana ini dikelola dalam tiga rekening, Apindo, PSMTI, dan Buddha Tzu Chi.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Amsakar Achmad mengatakan bantuan yang diserahkan nanti dalam bentuk barang, bukan uang.

“Ada 1.000 untuk thermogun (pengukur suhu infra merah), 500 APD. Terima kasih atas support yang diberikan. Mungkin nanti lebih dinamis. Ketika 500 APD tidak cukup, mereka bisa bantu lagi sesuai kebutuhan,” sebut Amsakar.

Wali Kota Batam mengimbau warga Batam tetap berada di rumah selama akhir pekan

0

Batam- Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengimbau agar warga Batam tetap berada di rumah selama akhir pekan ini. Imbauan ini disampaikan Rudi usai rapat terkait percepatan penanganan corona virus disease (Covid-19) di Batam Centre, Jumat (20/3/2020).

“Surat edaran sudah beredar 4-5 hari lalu. Contoh pendidikan sudah belajar di rumah. Di keramaian, hotel, juga sudah disampaikan. Tapi masih ada masyarakat yang kumpul-kumpul. Ini yang kita harap tidak ada lagi. Mudah-mudahan 2-3 hari ini tidak ada lagi,” kata Rudi.

Ia menjelaskan, pemerintah mencoba dalam dua hari Sabtu-Minggu ini, tidak ada kegiatan keramaian di Batam. Pemerintah berharap masyarakat bisa sepakat menjalankan rencana ini. Karena tujuannya tak lain adalah mencoba memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Semoga langkah pengurangan ini bisa berdampak pada pemutusan penyebaran Covid-19. Betul-betul bisa diputus dengan tidak ada kegiatan masyarakat yang jumlahnya besar di Kota Batam,” ujarnya.

Minggu (22/3) mendatang merupakan hari besar Isra’ Mi’raj. Rudi juga sudah menyurati pihak-pihak terkait termasuk tokoh agama untuk sementara waktu tidak mengadakan kegiatan yang mengumpulkan jemaah ramai.

“Kita sudah sampaikan risiko yang bisa timbul. Kita tidak tahu apakah yang kumpul ini aman atau tidak dari virus corona. Maka disampaikan ke tokoh agama. Mereka yang bisa menjembatani ke umat kita yang melaksanakan ibadah,” tuturnya.

Hari Minggu juga merupakan waktu bagi umat kristiani beribadah. Kepada pemuka agama nasrani, juga sudah disurati. Dan pengurus gereja juga sudah menyampaikan kesepakatan untuk sementara waktu tidak melaksanakan kegiatan ibadah mingguan.

“Masyarakat umum juga kita minta untuk berdiam di rumah di akhir pekan ini. Tidak usah ke mal. Bukan berarti saya larang ke mal. Tapi ramai-ramai ke mal tak belanja juga ngapain. Di mal juga kota sarankan jaga jarak,” pesannya.

Kebakaran Hutan Terjadi di Area Komplek Pajak Tiban

0

Batam – Kebakaran hutan terjadi lagi pada Jumat (20/3) siang di hutan area komplek Pajak Tiban, Sekupang. Kobaran api telah merusak kurang lebih satu hektare lahan.

Setelah laporan kebakaran diterima pada Jumat Siang pukul 14.30 WIB. Kebakaran terjadi diduga akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab yang akan membuka lahan untuk berkebun.

Tim Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) BP Batam yang berasal dari Posko Pemadam Kebakaran Duriangkang dan Pemadam Kebakaran Batu Ampar langsung memadamkan api yang berkobar di area tersebut.

Proses penanggulangan kebakaran ini juga dibantu oleh Pemadam Kebakaran Pemko Batam, hingga Manggala Agni Dinas Kehutanan dengan mengerahkan armada pemadaman masing-masing.

Sejumlah peralatan dikerahkan antara lain mobil Damkar Pos Duriangkang, mobil tangki, dan mobil Damkar Pos Batu Ampar.

Kebakaran dapat ditangani, namun personil Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) BP Batam tetap berjaga sampai situasi aman terkendali.

PBK BP Batam akan terus berkordinasi dengan teman-teman pemadam kebakaran lainnya, seperti Pemko Batam dan aparat kepolisian.

Saat ini kondisi dilaporkan sudah aman terkendali. Namun pihak kepolisian masih menyelidiki kemungkinan adanya oknum yang menjadi penyebab kebakaran hutan tersebut.

 

(red/BP Batam)

 

Kepala BP Batam Apresiasi Pelaku Usaha Batam Kumpulkan Dana Miliaran Rupiah Dalam Penanganan COVID-19

0

Batam- Kepala BP Batam Apresiasi Pelaku Usaha Batam Kumpulkan Dana Miliaran Rupiah Dalam Penanganan COVID-19 di Kota Batam

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Siang ini menggelar pertemuan dengan pelaku usaha untuk membahas mengenai penanganan COVID-19 di Kota Batam pada Rabu, 18 Maret 2020 bertempat di Golden Prawn Bengkong Sadai. Sebelum memasuki lokasi pertemuan seluruh tamu undangan diharuskan untuk mencuci tangan dan melakukan pengecekkan suhu tubuh.

Dalam kegiatan ini hadir Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo K, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi, Khairil Mirza, Dokter Spesialis Paru RSUD Embung Fatimah, dr. Widya Sri Hastuti, Sp.P, FCCP dan para pelaku usaha seperti Apindo, PSMTI, dll.

Dokter Spesialis Paru RSUD Embung Fatimah, dr. Widya Sri Hastuti, Sp.P, FCCP menyampaikan pengarahan mengenai COVID-19 dimulai dari ciri-ciri hingga pencegahan yang harus dilakukan dalam menghadapi COVID-19 kepada seluruh tamu undangan.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dalam pertemuan ini meminta agar pelaku usaha dapat berkerjasama dan membantu menjaga Batam tetap aman dalam penanganan COVID-19.

Direktur Sat Nusa Persada, Abidin Hasibuan, bersama pelaku usaha yang tergabung dalam Apindo, PSMTI dan Yayasan Buddha Tzu Chi Batam mengumpulkan dana bantuan sukarela dengan nilai mencapai Rp 6,470 Miliar dan akan terus bertambah nantinya.

Penggalangan dana dalam menangani dan mencegah penyebaran COVID-19, terutama untuk warga kurang mampu yang terindikasi. Terlihat dari peran pelaku usaha Batam yang turut aktif bersama dengan pemerintah. Ini merupakan perbuatan nyata dalam membantu sesama dalam pencegahan terhadap penyebaran COVID-19.

Adapun beberapa hal yang dibantu oleh pelaku usaha tidak hanya dana, tetapi juga perlengkapan yang digunakan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Mulai dari masker, hand sanitizer hingga peralatan lainnya yang diperlukan.

Hasil dari pertemuan hari ini dapat menjawab hal-hal yang diresahkan oleh masyarakat, bahwa pelaku usaha di Batam siap untuk membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan ini. Hal ini dapat terjadi karena adanya respon dari Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

Rudi sangat mengapresaisi para pelaku usaha yang berinisatif unutk melakukan penggalangan dana dalam penanganan COVID-19 di Kota Batam.

 

(red/BP Batam)

Bandara Hang Nadim dan RS BP Batam Mulai Berlakukan Social Distancing

0

Batam- Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam terus melakukan upaya pencegahan terhadap Corona Virus Disease (COVID-19). Sebelumnya Bandara Hang Nadim telah melakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan thermal gun dan thermal scanner serta melakukan penyemprotan destinfektan.

Kini Bandara Hang Nadim dan RS BP Batam mulai memberlakukan social distancing (jaga jarak) atau pembatasan sosial terhitung Kamis, 19 Maret 2020.

Terlihat di sejumlah fasilitas Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan RSBP Batam sudah memberlakukan social distancing. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Social distancing adalah mengurangi jumlah aktivitas di luar rumah dan interaksi dengan orang lain dengan jarak batas ideal, serta mengurangi kontak tatap muka langsung. Bila seseorang dalam kondisi yang mengharuskannya berada di tempat umum, setidaknya perlu menjaga jarak sekitar 1,5 meter dari orang lain.

Social distancing atau Pembatasan Sosial dilakukan dengan beberapa langkah, yakni memasang beberapa stiker panduan jarak dan melakukan penataan kembali kursi tunggu yang digunakan pengguna jasa bandara agar mereka yang duduk tidak berdekatan satu sama lain.

Bandara Internasional Hang Nadim Batam juga memasang stiker-stiker jarak antrean yang ditempel di area Security Check Point (SCP) bandara dan area boarding gate agar para penumpang dapat membuat jarak ketika sedang melakukan antrean di bandara.

Selain itu, Bandara Internasional Hang Nadim Batam juga telah mengerahkan tenaga kebersihan untuk menyemprotkan desinfektan di kursi ruang tunggu, eskalator dan lift serta menyiapkan hand sanitizer yang bisa digunakan oleh calon penumpang sebagai langkah preventif dari penyebaran virus ini.

Gerakan pencegahan serupa juga dilakukan oleh Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta sejak Kamis kemarin (19/3/2020).

Untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19, Kantor Perwakilan Jakarta melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh bagian kantor dan pelayanan, seperti ruang tunggu, tangga, lift, ruang kantor, ruang arsip dan ruang pelayanan.

Langkah preventif ini akan secara rutin dilakukan untuk memutus penyebaran pandemik virus yang sedang dihadapi oleh dunia global.

Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo terkait penanganan penyebaran dan dampak COVID-19 dan Surat Edaran Kepala BP Batam Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Himbauan Kewaspadaan dan Penanganan COVID-19.

 

(red/BP Batam )

Pemerintah Mulai Lakukan Tes Cepat dan Siapkan Jutaan Obat Covid-19

0

Jakarta – Dari hari ke hari pemerintah terus melakukan langkah-langkah cepat dalam menangani penyebaran pandemi Covid-19 yang telah melanda lebih dari 180 negara di dunia. Langkah tersebut antara lain dengan dilakukannya tes cepat atau _rapid test_ sebagai upaya untuk mendeteksi secara dini apakah seseorang terpapar virus korona penyebab Covid-19.

“Hari ini pemerintah telah mulai melakukan rapid test sebagai upaya untuk memperoleh indikasi awal apakah seseorang positif terinfeksi Covid-19 atau kah tidak. Pemerintah memprioritaskan wilayah yang menurut hasil pemetaan menunjukkan indikasi yang paling rawan terinfeksi Covid-19,” kata Presiden Joko Widodo dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 20 Maret 2020.

Wilayah yang mendapat prioritas untuk dilakukan tes cepat adalah wilayah yang diketahui ada kontak dengan pasien-pasien positif korona. Wilayah tersebut antara lain Jakarta Selatan.

“Jadi memang ada dan kita memprioritaskan wilayah yang menurut hasil pemetaan menunjukkan indikasi yang paling rawan, di Jakarta Selatan,”

Selain itu, pemerintah juga telah memutuskan untuk melakukan desentralisasi tes yang memberikan kewenangan kepada laboratorium-laboratorium yang telah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan.

Pemerintah juga menyiapkan obat dari hasil riset dan pengalaman beberapa negara agar bisa digunakan untuk mengobati Covid-19 ini sesuai dengan resep dokter. Obat tersebut akan sampai kepada pasien yang membutuhkan melalui dokter keliling dari rumah ke rumah, melalui rumah sakit dan puskesmas di kawasan yang terinfeksi.

“Saya sudah minta kepada BUMN farmasi yang memproduksi ini untuk memperbanyak produksinya,” jelas Presiden.

Presiden menjelaskan bahwa antivirus hingga saat ini belum ditemukan. Sementara obat yang sudah dicoba oleh sejumlah negara dan memberikan kesembuhan yaitu Avigan dan Chloroquine.

“Obat ini sudah dicoba oleh 1, 2, 3 negara dan memberikan kesembuhan yaitu Avigan, kita telah mendatangkan 5 ribu, akan kita coba dan dalam proses pemesanan (sejumlah) 2 juta. Kemudian yang kedua, Chloroquine ini kita telah siap 3 juta. Kecepatan ini yang ingin saya sampaikan bahwa kita ini tidak diam tetapi mencari hal-hal, informasi-informasi, agar dapat menyelesaikan Covid-19 ini,” ujarnya.

Di samping itu, pemerintah juga sedang mempersiapkan infrastruktur-infrastruktur pendukung yaitu rumah isolasi dan rumah sakit. Kepala Negara menyebut bahwa Wisma Atlet Kemayoran siap dijadikan rumah sakit darurat Covid-19 dan juga sebagai rumah isolasi pada Sabtu malam, 21 Maret 2020.

“Pulau Sebaru dan Pulau Galang juga disiapkan untuk menjadi ruang karantina dan observasi dan isolasi. Untuk Pulau Galang akan selesai dibangun pada Sabtu, 28 Maret 2020,” imbuhnya.

Kapasitas rumah sakit rujukan akan terus ditingkatkan dan ditambah, baik dari sisi ruang, dari sisi peralatan, obat, dan sumber daya manusia (SDM). Rumah sakit TNI, rumah sakit Polri, dan rumah sakit BUMN yang ada di daerah-daerah terinfeksi juga telah disiapkan sebagai rumah sakit Covid-19. Rumah sakit swasta juga akan diajak serta untuk berpartisipasi dan ditingkatkan kemampuannya.

“Saya akan menggerakkan seluruh kekuatan pemerintah dan kekuatan negara dan bangsa untuk mengatasi kesulitan ini, baik permasalahan kesehatan dan masalah sosial ekonomi yang mengikutinya,” ungkapnya.

Presiden juga terus mengingatkan seluruh masyarakat untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan dalam rangka mengurangi penyebaran Covid-19. Masyarakat harus disiplin dalam menjaga jarak, menjaga kebersihan diri, dan menjaga kesehatannya.

“Jangan ragu untuk menegur seseorang yang tidak disiplin dalam menjaga jarak, tidak mencuci tangan, dan abai menjaga kesehatannya. Bagi yang terbukti positif terinfeksi Covid-19 atau menduga diri ada kemungkinan terinfeksi, segera isolasi diri dan menjaga kesehatan,” paparnya.

“Saya minta kepada daerah dan lingkungan yang belum terinfeksi Covid-19 untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar mengurangi resiko penularan virus korona. Dan kepada daerah dan lingkungan yang telah ada terinfeksi, agar membantu saudara-saudara kita yang terinfeksi untuk bisa mengisolasi diri dan memberikan bantuan yang memadai,” tandasnya.

Jakarta, 20 Maret 2020
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Setelah Bandara, Kantor Pelabuhan Batam dan Kantor BP Batam juga Dilakukan Penyemprotan Desinfektan

0

Batam – Upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Batam terus dilakukan oleh BP Batam. Setelah kemarin dilakukan di Bandara Hang Nadim, penyemprotan desinfektan terus dilakukan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, pada Rabu (18/3/2020) pagi ini dilakukan antara lain di Gedung Marketing Center BP Batam, ruang kerja dan rapat Kepala BP Batam, Wakil Kepala BP Batam dan para Anggota, serta sejumlah ruang pertemuan di lingkungan BP Batam. Bahkan ruang Media Centre yang sering digunakan para jurnalis tak luput juga dari penyemprotan desinfektan.

Untuk pelabuhan, kegiatan sanitasi ini telah dilakukan di Kantor Badan Usaha Pelabuhan di Batu Ampar, Terminal Penumpang Ferry Internasional dan Domestik Sekupang, Terminal Ferry Marina, Terminal Ferry Nongsa, Terminal Ferry Internasional Batam Center, dan juga Terminal Ferry Harbour Bay Batam.

“Hari Senin (16/3) lalu kami sudah melakukan penyemprotan desinfektan pertama di Terminal Penumpang Ferry Internasional Batam Center. Penyemprotan ini kami lakukan pada malam hari pukul 22.00 WIB setelah jam operasional pelabuhan berakhir karena zat cairan yang digunakan dikhususkan untuk ruangan tertutup. Jadi ruangan harus steril dari penumpang,” ujar Direktur Badan Usaha Pelabuhan Batam, Nelson Idris saat ditemui di Marketing Center BP Batam.

Nelson mengatakan, penyemprotan ini dilakukan secara bertahap. Pada Selasa (17/3) pagi kegiatan sanitasi dilanjutkan di Terminal Ferry Harbour Bay Batam dan Kantor Badan Usaha Pelabuhan di Batu Ampar, dilanjutkan di Terminal Ferry Internasional dan Domestik Sekupang pada malam hari, Terminal Ferry Marina dan Terminal Ferry Nongsa.

Adapun area yang dilakukan sanitasi antara lain ruang tunggu penumpang, konter penjualan tiket dan imigrasi pelabuhan. Kegiatan sanitasi ditangani langsung oleh tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam yang berjumlah lima orang di setiap pelabuhan.

Selain melakukan penyemprotan desinfektan, seluruh terminal ferry sudah dilengkapi dengan thermal detector dan thermal gun, besterta hand sanitizer di beberapa titik pelabuhan dan Kantor Badan Usaha Pelabuhan.

“Alhamdulillah penumpang merasa senang dan merasa terlindungi dari kegiatan sanitasi ini. Karena akan kita lakukan secara berkala satu kali seminggu. Namun tidak menutup kemungkinan jika memang sumber dayanya memadai, akan kami lakukan dua kali seminggu,” kata Nelson.

 

(red/BP Batam)

Bandara Hang Nadim dan Terminal Ferry Punggur Tetap Beroperasi

0

Batam- Menyusul pemberitaan meningkatnya jumlah masyarakat Indonesia yang positif terinfeksi Corona Virus Disease (Covid-19), sejumlah fasilitas utama publik, seperti Bandara Internasional Hang Nadim dan Terminal Domestik Punggur tetap beroperasi dengan normal.

Berdasarkan informasi dari Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan Teknologi Informasi dan Komunikasi BP Batam Suwarso dan Direktur Badan Usaha Pelabuhan Batam Nelson Idris, bahwa Bandara Internasional Hang Nadim tetap beroperasi seperti biasa.

Pihak bandara dan pelabuhqn Batam juga telah melakukan penyemprotan desinfektan sejak Senin (16/3) lalu.

Bandara Internasional Hang Nadim juga telah memasang alat pemindai suhu tubuh otomatis atau thermal detector, beserta thermal gun di setiap pintu kedatangan penumpang pesawat domestik maupun internasional.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan Batam Nelson Idris, mengatakan pihaknya juga tidak melakukan lockdown di Terminal Ferry Domestik Punggur dan tetap dibuka untuk pelayaran kapal antarpulau.

Selain itu, pihaknya telah mengerahkan tenaga kebersihan untuk menyemprotkan desinfektan di kursi ruang tunggu, eskalator dan lift.

Hingga Selasa (17/3) tercatat 2.004 penumpang yang telah melalui Pelabuhan Domestik Punggur.

Pelabuhan Batam juga telah menyiapkan hand sanitizer yang bisa digunakan oleh calon penumpang sebagai langkah preventif dari penyebaran virus ini. (rud)

Batam, 18 Maret 2020

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol
BP Batam
Dendi Gustinandar

Email : humas@bpbatam.go.id
Twitter : @bp_batam
Facebook : BIFZA
Instagram : Bpbatam
Website : www.bpbatam.go.id

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga