8.6 C
New York
Saturday, May 9, 2026
spot_img
Home Blog Page 764

Pemulangan WNI Eks ISIS Tak Perlu Dilakukan

0

Jakarta – Pemerintah hingga saat ini masih melakukan pembahasan terkait rencana pemulangan ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) eks organisasi Negara Islam di Iraq dan Suriah (ISIS) ke tanah air.

Ketua Relawan Jokowo atau RèJo Bidang Hubungan Antar Lembaga, Kyai Ahmad Gufron, menilai, sebanyak 600 anggota WNI eks anggota ISIS itu tidak perlu di pulangkan. Alasanya, kata Gufron, karena paspor mereka sudah di bakar. Lebih lagi, paham radikalisme yang tertanam dalam benak mereka akan susah dihilangkan.

“Secara langsung maupun tidak langsung mereka sudah bukan warga negara Indonesia lagi,” kata Gufron saat dihubungi Rabu 5 Januari 2020 malam.

Dijelaskannya, orang yang sudah terpapar radikalisme tidak mudah untuk diluruskan kembali. Lanjut Gufton, untuk menjadi radikal seseorang hanya butuh waktu sebentar. Namun, untuk melakukan recovery atau pemulihan butuh waktu lama karena idiologinya telah melekat dibenaknya.

“Tinjauan psikologi Islam di lingkungan masyarakat akan merasa di curigai .

Menyambung maisyah pekerjaan untuk menghidupi diri dan keluarganya,” ungkap Gufron.

Untuk itu, dirinya meminta pemerintah mengkaji kembali rencana untuk memulangkan ratusan WNI eks anggota ISIS itu.

“Harus diperhitungkan untung dan ruginya bagi bangsa ini,” pungkas Gufron.

Akan Dibahas dalam Rapat Terbatas

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meanjelaskan, hingga saat ini pemerintah masih dalam proses pembahasan rencana pemulangan ratusan WNI eks organisasi ISIS ke Tanah Air dari berbagai faktor.

Menurut Kepala Negara, pandangan dari jajarannya diperlukan sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan tersebut.

“Kita ini pastikan semuanya harus lewat perhitungan, kalkulasi, plus minusnya, semuanya dihitung secara detail dan keputusan itu pasti kita ambil di dalam rapat terbatas setelah mendengarkan dari kementerian-kementerian dalam menyampaikan hitung-hitungannya,” kata Presiden di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 5 Februari 2020.

Namun saat ditanya wartawan bahwa ada dari mereka yang telah memusnahkan paspor dengan membakarnya, Presiden menjawab tidak setuju dengan rencana kepulangan mereka.

“Kalau bertanya kepada saya, ini belum ratas loh ya, saya akan bilang tidak. Tapi masih dirataskan,” ucap Presiden.

Antisipasi Virus Corona, Babinsa Harapan Jaya Turut Bagikan Masker Gratis Bagi Pengendara

0

Batamtimes.co – Natuna – Sejumlah Staf Puskesmas, Kantor Camat, Kantor Desa dan Babinsa Desa Harapan Jaya Kecamatan Bunguran Tengah antusias membagikan masker gratis bagi pengendara di Jalan Pelajar simpang Tiga Binjai Harapan Jaya, Rabu (05/02/2020) pagi.

Pembagian masker tersebut untuk memberikan antisipasi perlindungan bagi pengendara yang sedang melintasi dijalan akibat virus corona terlebih Natuna dijadikan lokasi Kerantina 238 WNI dari Wuhan China.

Bupati Hamid Dampingi Menhan Prabowo Ajak Masyarakat Natuna Tetap Tenang

0

Batamtimes.co – Natuna – Kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI (Menhan) Prabowo Subianto ke Natuna. Tiba di Bandara Raden Sadjad Ranai, Rabu (05/02/2020) pukul 12.10 Wib menggunakan pesawat Boeing milik TNI AU bertolak dari Bandara Hakim Perdanakusuma, Jakarta.

Pemerintah Jamin Pemulangan WNI dari Wuhan, Tak Bahayakan Masyarakat Natuna

0

Natuna – Pemerintah menjamin Pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Cina yang kini dikarantina, tak membahayakan masyarakat di Natuna. Hal itu diungkapkan Menkopolhukam Mahfud MD, yang juga didampingi Mendagri, saat menggelar konferensi pers usai melakukan pertemuan dengan Bupati Natuna, di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Selasa (04/02) lalu.

“Pemerintah menjamin bahwa penyelesaian pemulangan warga negara Indonesia itu dilakukan dengan aturan, tidak membahayakan masyarakat Natuna, dan sampai menjamin secara resmi. Bapak Menkes tadi mengatakan, menjaminkan badannya untuk bertindak lebih dulu daripada menghadapi risiko-risiko itu, jadi lebih tinggi dari sekadar menjamin,” kata Menkopolhukam.

Mahfud juga meminta masyarakat terutama di Natuna untuk memperbaharui informasi dan tak mempercayai berita bohong yang dapat memprovokasi, melainkan terus berinisiatif mengecek informasi terkini, sehingga tidak larut pada berita hoaks yang dapat mendramatisir masalah yang sebenarnya tidak ada apa-apa.

Ia juga mengaku adanya miskomunikasi yang terjadi dengan Pemerintah Daerah Natuna diakibatkan karena perkembangannya yang dinamis dan cepat. Karena ketika Pemerintah begitu mendapat Green light (lampu hijau) untuk memulangkan saudara-saudara kita WNI, langsung mengambil langkah cepat mengambil tempat di Natuna yang dianggap paling memungkinkan, paling aman dan melekat dengan instalasi militer.

Namun diakui timbul kesalahpahaman karena komunikasi dengan Pemda dan rakyat Natuna agak terlambat, karena diikuti dengan semua media massa bahwa perkembangannya dari menit ke menit.

Di samping itu, Pemerintah juga menjamin WNI yang dipulangkan dari Wuhan dalam kondisi sehat, namun perlu dilakukan beberapa tindakan sesuai standar internasional, dalam bentuk observasi, dengan catatan Menteri Kesehatan harus berada paling depan dibidang ini.

Pihaknya juga berencana akan bertolak ke Natuna pada tanggal 6 Februari 2020 mendatang, dengan didampingi beberapa pejabat terkait. Selain meninjau langsung, kedatangan Menkopolhukam juga dalam rangka berdoa meminta keselamatan bagi seluruh bangsa Indonesia.

Konferensi Pers juga turut dihadiri Menteri Dalam Negeri, Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D., Menteri Kesehatan, Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. (K), Bupati Natuna, Drs. H. Abdul Hamid Rizal,M.Si dan Wakil Bupati Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA, Ketua DPRD Natuna, Andes Putra, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Natuna.

 

(red/Puspen Kemendagri)

Hendri Arulan : Sistem PPDB tahun 2020 berubah

0

Batam – Sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2020 ini sedikit berubah. Terutama dalam hal persentase siswa yang diterima tiap sekolah.

Pada PPDB tahun lalu, persentase siswa berdasarkan zonasi sebesar 80 persen. Sisanya, 15 persen untuk siswa berprestasi, dan 5 persen untuk siswa pindahan.

“Tahun ini persentasenya berubah. 50 persen zonasi full, 30 persen untuk prestasi, 5 persen perpindahan, dan 15 persen afirmasi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan di Batam Centre, Selasa (4/2).

Afirmasi adalah jalur PPDB khusus untuk siswa kurang mampu secara ekonomi. Pembuktiannya dapat menggunakan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Terkait zonasi, menurut Hendri, bisa memakai zona pada PPDB tahun sebelumnya. Atau bisa juga mengalami perubahan.

“Saat ini untuk zonasi sedang dibahas di tingkat K3S (kelompok kerja kepala sekolah) kecamatan. Bisa sama, bisa ada pergeseran,” tuturnya.

Sedangkan jalur prestasi tetap ada bahkan dinaikkan persentasenya dengan tujuan menjaga standar pendidikan. Prestasi sekolah tetap terjaga. Daya saing siswa untuk berprestasi di sekolah pun tetap ada. Sehingga sekolah di Batam tetap bisa menjadi acuan bagi daerah lain di Kepulauan Riau.

“Untuk pelaksanaannya, kita masih menunggu juknis (petunjuk teknis) dari pusat. Juknis belum turun. Diperkirakan bulan Mei mulainya,” kata dia.

Iceberg Rusia Jajaki Kemungkinan Pengembangan Energi Listrik di Batam

0

Batam- BP Batam menerima kunjungan perusahaan pengembang energy Iceberg yang merupakan anggota dari United Shipbuilding Corporation JSC yang berasal dari Rusia di Gedung Marketing Center BP Batam, Senin (3/2/2020).

Kunjungan Iceberg Rusia diterima oleh Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Dendi Gustinandar, Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal Purnomo Andiantono, Kabag Promosi Ariastuty Sirait, Kepala Unit Layanan Terpadu BP Batam Evi Elfiana dan Kasubag Hubungan Investor Afthar Fallahziz.

Tujuan kedatangan mereka ke BP Batam adalah untuk mendapatkan informasi terkait dengan perkembangan industri di Batam, khususnya industri shipyard.

Iceberg merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan energi listrik untuk menopang kebutuhan industry. Iceberg JSC juga merupakan perusahaan yang bergerak di bidang desain pembuatan kapal, R&D dan pembangunan instalasi energi atom.

Iceberg JSC menawarkan kepada BP Batam untuk dapat melakukan pengembangan Floating Power Plant (pengembangan tenaga listrik yang berada di atas air) dengan sumber energi atom sebagai inti dari sumber energi.

Aleksey Petrov dan Sergey Korneevets yang didampingi oleh Ilya Shirmanov, perwakilan dari Pemerintah Rusia di Jakarta, menyampaikan ketertarikannya untuk dapat melakukan kerja sama, khususnya rencana pengembangan Floating Power Plant di wilayah Batam dan mereka juga membahas bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam pengembangan pertumbuhan industri di Batam.

“Kami hadir di sini sebagai mitra kerja yang ingin menawarkan apa yang sudah kami lakukan selama beberapa tahun ini dalam upaya pengembangan energi untuk menopang kebutuhan industry, khususnya di Batam. Mengingat potensi yg di miliki oleh Batam sebagai kawasan industri dan investasi,” ujar Aleksey Petrov.

Mereka juga membahas mengenai upaya membangun floating power plant di Batam yang memiliki status free trade zone (Kawasan Perdagangan Bebas Batam) yang memiliki banyak keuntungan apabila mereka berinvestasi di Batam, dan dalam pertemuan tersebut juga dibahas bagaimana prosedur membangun perusahaan di Batam baik dari perizinannya, lokasi maupun informasi mengenai upaya pembiayaan dalam mewujudkan rencana proyek tersebut.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Dendi Gustinandar menjelaskan kepada mereka mengenai potensi yang dimiliki Batam sebagai kawasan tujuan investasi di wilayah Kepri dengan status kawasan perdagangan bebas.

“Saat ini adalah waktu yang tepat bagi Batam untuk dapat bangkit kembali sebagai daerah tujuan investasi di wilayah Kepulauan Riau. Kami berharap dengan kunjungan Iceberg ke sini akan memberikan angin segar bagi perkembangan Batam ke depan. Tentunya melalui mereka informasi mengenai Batam akan dapat tersampaikan mengingat masih banyak yang belum mengetahui potensi yang dimiliki oleh Batam,” kata Dendi Gustinandar.

Dendi juga menyampaikan kepada mereka apabila mereka mau lakukan kerja sama dengan perusahaan, khususnya di Batam pihaknya akan membantu dan mendampingi mereka sehingga hal tersebut dapat terealisasikan.

Setelah dari Batam, Iceberg JSC Rusia berencana akan berkunjung ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan juga Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di Jakarta.

(red/Humas BP Batam.)

Kuasa Hukum Bantah Rekening Istri dan Anak Wahyu Setiawan di Blokir KPK

0

Jakarta – Salah satu kuasa hukum bekas Komisioner KPU Wahyu Setiawan (WS), Zenuri Makhrodji membantah kabar jika rekening anak dan istri Wahyu Setiawan di blokir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Gak ada pemblokiran rekening anak dan istrinya. Hanya rekening WS saja yang diblokir KPK,” kata Zenuri saat dihubungi, Rabu 5 Februari 2020.

Zenuri juga membantah jika rekening Wahyu Setiawan yang diblokir KPK mencapai belasan diberbagai bank berbeda termasuk yang ada diluar negeri.

“Gak sampai belasanlah. Kan pak Wahyu ini orangnya biasa dan sederhana saja. Jadi tidak memiliki rekening mencapai di belasan bank apalagi di luar negeri,” ungkap Zenuri.

Sebelumnya, KPK menegaskan pihaknya telah memblokir rekening tersangka suap Pergantian Antarwaktu anggota Dewan Perwakilan Rakyat anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Wahyu Setiawan.

Penegasan ini diutarakan Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri usai beredarnya kabar yang menyebut KPK telah memblokir rekening tersangka buron Harun Masiku.

Dalam perkara ini, Wahyu diduga menerima suap dari calon anggota legislatif dari PDIP Harun Masiku. Suap ini untuk memuluskan langkah Harun menjadi anggota DPR lewat mekanisme pergantian antarwaktu.

KPK pun menetapkan Wahyu dan Harun sebagai tersangka. Selain keduanya, KPK juga menetapkan Saeful Bahri dari swasta, dan Agustiani Tio Fridelina, mantan anggota Badan Pengawas Pemilu yang juga orang kepercayaan Wahyu.

KPK menangkap Wahyu, Agustiani, dan Saeful dalam rangkaian operasi tangkap tangan yang digelar pada Rabu, 8 Januari 2020. Secara keseluruhan, KPK menyita duit Rp 600 juta dari total nilai suap yang dijanjikan Rp 900 juta.

 

(red/Tanto)

Investor Asal Korea Kunjungi BP Batam

0

Batam- Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan investor Korea, yaitu Eco Electric Power Indonesia pada Senin (3/2/2020). Saat ini banyak perusahaan asing menaruh perhatian besar terhadap investasi di Batam. Hal ini terlihat dari beberapa kunjungan investor yang hadir dalam waktu hampir bersamaan di Gedung Marketing Center BP Batam.

Eco Electric Power Indonesia fokus pada energi terbarukan seperti Solar, Wind, dan ESS Business, yang menyediakan layanan satu atap dari pengembangan teknologi baru melalui R&D Center untuk konstruksi, manufaktur dan peralatan, manajemen pemeliharaan dan keselamatan, serta memiliki teknologi ECO Electric Power sendiri.

Delegasi Eco Electric Power Indonesia berjumlah 9 orang yang dipimpin langsung oleh Kyeong-ho, Jang dan diterima oleh Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Dendi Gustinandar bersama Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Binsar Tambunan, Kepala Biro Umum Kurnia Budi, Direktur Pengelolaan Lahan Ilham Eka Hartawan, dan Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Risiko Asep Lili Holilulloh.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Dendi Gustinandar mengatakan perusahaan asal Korea ini merupakan perusahaan efisien dan go green. “Mereka sangat tertarik untuk berinvestasi di Batam, karena Batam merupakan tempat yang sudah maju, dan mereka menawarkan efisiensi terhadap potensi aset-aset di BP Batam, jadi kita sama-sama membangun gagasan efisiensi dan go green,” kata Dendi.

Selanjutnya Eco Electric Power tertarik untuk langsung melakukan peninjauan ke aset-aset BP Batam seperti, Bandara Hang Nadim Batam, Pelabuhan Batam, dan sejumlah Waduk serta Rusun BP Batam.

Dendi berharap, semakin banyaknya investasi baru akan membawa dampak positf dan signifikan dalam perkembangan ekonomi di Batam. “Kami harapkan semakin banyak investasi yang ada dapat menjadi nilai tambah bagi perekonomian di Indonesia, khususnya Batam,” kata Dendii.

 

(red/Tanto)

Infrastruktur Pemko Batam di masa Rudi-Amsakar berkorelasi positif dengan perekonomian daerah

0

Batam- Infrastruktur yang dibangun Pemerintah Kota Batam di masa kepemimpinan Muhammad Rudi-Amsakar Achmad berkorelasi positif dengan perekonomian daerah. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Kelurahan Teluk Tering Batam Kota, Senin (3/2).

“Buktinya adalah angka pertumbuhan ekonomi yang meningkat dari tahun ke tahun,” kata Amsakar.

Pertumbuhan ekonomi Batam sempat melambat sejak 2015. Hingga terpuruk di kisaran 2 persen. Padahal tahun-tahun sebelumnya laju pertumbuhan ekonomi Batam selalu di atas nasional. Terbaru, pertumbuhan ekonomi Batam sudah bangkit kembali menuju angka 5 persen.

“Jalan yang dilebarkan sekarang sudah ‘bedelau’. Harga bangunan di sekitarnya pun ikut naik,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur di jantung kota, Pemko Batam juga tetap memerhatikan kebutuhan warga di tingkat kelurahan. Melalui program percepatan infrastruktur kelurahan (PIK), ratusan kilometer jalan di lingkungan pemukiman warga sudah dibangun. Belasan kilometer drainase perumahan juga diperbaiki.

Menurut Amsakar, program PIK adalah murni kebijakan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam periode 2016-2021 tersebut. Dana yang digunakan bersumber dari APBD Kota Batam.

“Untuk pembenahan infrastruktur di lingkungan kami juga anggarkan PIK. Posting satu kelurahan Rp1 miliar di tahun pertama. Naik jadi Rp1,1 miliar, lalu Rp1,3 miliar tambah Rp350 juta dari Pak Jokowi (DAU tambahan). Tahun ini Rp1,6 miliar dan kalau masih ada program Pak Jokowi Rp350 juga maka satu kelurahan bisa sampai Rp2 miliar. Sehingga infrastruktur di tingkat kelurahan cepat terbangun,” kata dia.

Amsakar mengatakan pos anggaran untuk infrastruktur ini mencapai 30 persen dari APBD. Menurutnya APBD Batam sudah terkelola secara efektif dan efisien. Buktinya adalah hasil audit BPK RI yang menyatakan laporan keuangan Pemko Batam wajar tanpa pengecualian selama tujuh tahun berturut-turut.

Pemko Batam juga diasistensi KPK dalam mengelola pendapatan daerah. Batam jadi percontohan program tapping box atau alat perekam transaksi. Lebih dari 500 alat sudah terpasang di tempat-tempat pemungutan pajak daerah seperti hotel, restoran, dan tempat hiburan.

“Beberapa terobosan itu membuat pendapatan asli daerah (PAD) kita dari waktu ke waktu meningkat. Tahun ini dari Rp2,8 triliun APBD Batam, PAD kita diperkirakan mencapai Rp1,3 triliun. Di samping menunjukkan kita sudah mandiri, juga berarti masyarakat kita taat membayar pajak,” tuturnya.

Ia bersama Wali Kota, sambung Amsakar, sudah berupaya sekuat tenaga untuk memenuhi keinginan masyarakat. Itu juga alasan kedua pimpinan daerah ini selalu turun di musrenbang mulai dari tingkat kelurahan.

“Kami ingin mendengar dari dekat, melihat langsung, memotret fakta yang ada. Sehingga pembangunan yang dilakukan bermanfaat bagi semua,” pungkas Amsakar.

9.594 Pil Gedek Disita Satuan Narkoba Polres Sleman

0

Sleman- Tujuh orang komplotan pengedar pil koplo jenis trihexphenidyl, pil riklona, alprazolam dan atarax harus merasakan dinginnya jeruji besi Polres Sleman, Yogyakarta. Tiga tersangka berinisial YN, A, dan  EC diringkus petugas di Tegalrejo Yogyakarta. Sementara, 4 orang lainnya yang berinisial ES, RS, RC dan EW dibekuk di Ngemplak.

“Dari satu jaringan itu berhasil kita amankan barang bukti pil trihexphynidyl 9.594 butir,”  kata Kasat Narkoba Polres Sleman AKP Andyka Doni Hendrawan didampingi KBO Sat Narkoba Iptu M.Farid dan Kasubbag Humas Iptu Edy Widaryanta saat mengelar jumpa pers di Mapolres Sleman Selasa 4 Februari 2020.

Andyka mengatakan, ketujuh tersangka dijerat dengan Undang- undang Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 pasal 196 dan 197. Untuk pil Riklona UU psikotropika Nomer 5 tahun 1997 pasal 62.

“Sasaran peredaran pil ini menyasar ke warga masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan para remaja,” pungkas Andyka.

 

(red/Tanto)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga