8.6 C
New York
Saturday, May 9, 2026
spot_img
Home Blog Page 766

11.067 Akan Gunakan Hak Pilih Pilkades di Caturharjo

0

Sleman – Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta Sri Lestari mengungkapkan, ada 3 Desa di Kecamatan Sleman yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada Minggu Wage 29 Maret nanti.

“Tiga Desa itu adalah Caturharjo, Pandowoharjo dan Triharjo. Jumlah DPT di Caturharjo 11.067, Pandowoharjo 9.000 dan Triharjo 13.216 orang,” jelas Lestari saat dihubungi Sabtu 1 Februari 2020.

Lestari menuturkan, hingga saat ini 3 orang sudah mengambil formulir pendaftaran di Desa Pandowoharjo. Mereka adakalah, Catur Sarjumiharta, Suratman dan Hartono.

“Baru satu yang sudah mengembalikan berkas yakni pak Catur Sarjumiharta,” pungkas Pj Kepala Desa Pandowoharjo ini.

Dihubungi terpisah, Sekretrais panitia Pilkades Desa Caturharjo Agus Fakhrurozi mengatakan hingga saat ini sudah terdapat 4 orang yang mengambil formulir Pilakdes di Desa Caturharjo.

Diketahui, Desa Caturharjo merupakan salahsatu dari 49 Desa yang akan mengikuti Pilkades secara serentak di Kabupaten Sleman.

Keempatnya, kata Agus adalah, Banawa dari Dusun Ngaglik, Agus Sutanto dari Dusun Keceme, Eko Juritno dari Dusun Klumprit dan Wahyu dari Dusun Nambongan.

“Namun, sampai tanggal 31 Januari lalu baru 1 orang yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran yakni Eko Juritno dari Klumprit,” katanya.

Agus saat dihubungi mengaku sedang berada di sawah tersebut menjelaskan, jumlah pemilih di Desa Caturharjo yang akan menggunakan hak pilihnya pada tanggal 29 Maret mendatang sebanyak 11.067 orang.

“Mereka terdiri dari  5.471 pemilih laki-laki dan 5.596 perempuan,” kata Agus.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pemilih di Desa Caturharjo akan menggunakan hak pilihnya di 28 Tempat Pemungutan Suara atau TPS yang tersebar di 20 Padukuhan.

“Satu Padukuhan ada yang 1 dan 2 TPS tergantung jumlah pemilihnya,” pungkas Agus.

Ketua panitia Pilkades Desa Triharjo Agus Tamtomo mengatakan, hingga kini dua orang sudah mengambil formulir untuk pendaftaran calon Kades. Dua orang yakni; Estiana W dan Irawan.

“Dua-dua belum mengembalikan berkas,” kata Agus Tamtomo.

Pilkades Masuki Tahap Pejaringan Calon, Ini Tahapan Berikutnya

0

Sleman – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sleman, DI Yogykarta Budiharjo mengatakan, saat ini tahapan proses Pemilihan Keplaa Desa (Pilkades) sudah memasuki tahap penjarian calon.  Penjaringan calon Kades tersebut akan berlangsung selama 9 hari kerja.

Tahapan Pilkades Kabupaten Sleman tahun 2020 tersebut sesuai Keputusan Kepala Dinas PMD Priyo Handoyo
Nomor  028/Kep.Ka.DPMD/2019 tanggal 13 November 2019.

“Penjaringan (pendaftaran) Bakal Calon Kepala Desa (9 hari kerja) dimulai 23 Januari hingga 4 Februari 2020,” kata Budiharjo saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp Jumat 31 Januari 2020.

*Berikut ini tahapan Pilkades di 49 Desa bulan Febuari dan Maret tahun 2020*

Penjaringan (pendaftaran) Bakal Calon Kepala Desa (9 hari kerja) tanggal 23 Januari-4 Februari 2020.

Penetapan dan pengumuman Bakal Calon Kepala Desa tanggal 5 Februari 2020 ditetapkan dengan Berita Acara Bakal Calon Kepala Desa.

Perpanjangan Penjaringan (Pendaftaran) Bakal Calon Kepala Desa di Sekretariat Panitia pemilihan tingkat desa (7 hari kerja) tanggal 6 s/d 14 Februari 2020. Apabila Bakal Calon Kepala Desa kurang dari 2 orang.

Penetapan dan pengumuman Bakal Calon Kepala Desa (Hasil Perpanjangan Penjaringan) tanggal 15 Februari 2020. Ditetapkan dengan Berita Acara Bakal Calon Kepala Desa.

Pelatihan bagi Tim Teknis Lapangan. Tanggal 3-20 Feb 2020 di Kabupaten.

Pembentukan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) tanggal18-19 Febuari 2020. Dengan Keputusan Panitia pemilihan tingkat desa.

Pelatihan untuk KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) tanggal 20 Febuari- 1 Maret 2020 di desa.

Penyaringan Bakal Calon Kepala Desa (penelitian kelengkapan persyaratan administrasi, klarifikasi, pengumuman hasil penelitian dan tindaklanjut masukan masyarakat) tangal 6 s/d 21 Februari  2020. Hasil penyaringan ditetapkan dengan Berita Acara Penyaringan Bakal Calon Kepala Desa.

Penetapan dan Pengumuman Calon Kepala Desa (paling sedikit 2 orang dan paling banyak 5 orang) tanggal 22 Februari 2020. Ditetapkan dengan Keputusan Panitia pemilihan tingkat desa.

Penyampaian Keputusan Panitia tentang Penetapan Calon Kepala Desa dan penyampaian hardcopi foto dan data identitas calon kepala desa beserta softcopi foto calon ke Dinas PMD Kab. Sleman tanggal 24 Februari 2020 di Kabupaten.

Penyampaian Daftar Bakal Calon Kepala Desa yang akan Mengikuti Ujian Tertulis ke Kabupaten tanggal 24 Ferbruari  2020. Bagi desa yang Bakal Calon Kepala Desa lebih dari 5 orang.

Penjaringan (pendaftaran) dan Penyaringan Ulang tanggal 24 Februari s/d 14 Maret 2020. Bagi desa yang Hasil Penyaringan Bakal Calon Kades kurang dari 2 orang.

Ujian Tertulis bagi Bakal Calon Kepala Desa  (bagi desa yang Bakal Calon Kepala Desa lebih dari 5 orang) tanggal 12 Maret  2020 di Kabupaten.

Penyampaian Hasil Ujian Tertulis dari Panitia Tingkat Kabupaten kepada Panitia Tingkat Desa tanggal 13 Maret 2020.

Penetapan dan Pengumuman Calon Kepala Desa (paling sedikit 2 orang dan paling banyak 5 orang) tanggal 14 Maret 2020. Desa  (bagi desa yang Bakal Calon Kepala Desa lebih dari 5 orang).

Penetapan dan Pengumuman Calon Kepala Desa bagi Desa yang mengadakan Penjaringan dan Penyaringan Ulang tahun 14 Maret  2020 Ditetapkan dengan Keputusan Panitia pemilihan tingkat desa.

Undian Nomor Urut Calon Kepala Desa tanggal 14 Maret 2020. Ditetapkan dengan Keputusan Panitia Pemilihan Tingkat Desa.

Penyampaian Nomor Urut Calon Kepala Desa ke Dinas PMD Kabupaten tanggal 16  Maret 2020 di Kabupaten.

Penyiapan peralatan e-voting  Pemilihan Kepala Desa tanggal 16  s/d 22 Maret 2020 di Kabupaten.

Pembekalan dan Deklarasi Pemilihan  Kepala Desa Damai tanggal 18  Maret 2020 di Kabupaten.

Sertifikasi peralatan dan Tim Teknis Lapangan tanggal 19 s/d 24 Maret 2020 di Kabupaten.

Kampanye Calon Kepala Desa (3 hari) tanggal 23 s/d 25 Maret 2020 di desa.

Masa tenang (3 hari) tanggal 26 s/d 28 Maret  2020 di desa.

Panitia pemilihan tingkat desa menyampaikan undangan kepada pemilih tanggal 25 s/d 28 Maret 2020. Dengan tanda bukti penerimaan, dilakukan oleh KPPS.

Distribusi peralatan e-voting ke Desa tanggal 25 s/d 26 Maret 2020.

Penyiapan  Tempat Pemungutan Suara (TPS) tanggal 27  Maret 2020 di TPS.

Distribusi peralatan e-voting dari Desa ke TPS tanggal 28 Maret 2020.

Simulasi E-voting di TPS tanggal 28 Maret 2020.

HARI PEMUNGUTAN SUARA tanggal 29 Maret 2020. KPPS membuat Berita Acara Hasil Pemungutan Suara dan Penghitungan Suara.

Pengembalian peralatan e-voting dari TPS ke Desa tanggal 29 Maret 2020.

Laporan pemungutan dan perhitungan suara oleh KPPS kepada Panitia pemilihan tingkat desa tanggal 29 Maret 2020.

Penetapan Calon Kepala Desa Terpilih tanggal 29 Maret 2020. Dengan Keputusan Panitia pemilihan tingkat desa.

Penarikan peralatan e-voting dari Desa ke Kabupaten tannggal 30 Maret 2020.

Panitia pemilihan tingkat desa menyampaikan nama calon Kades terpilih kepada BPD tanggal 30 s/d 31 Maret 2020.

BPD menyampaikan nama calon kades terpilih kepada Bupati melalui Camat, dengan tembusan Kepala Dinas PMD Kab. Sleman tanggal 1 s/d 3 April 2020.

Pengesahan Kepala Desa Terpilih tanggal 6 s/d 25 April 2020 dengan Keputusan Bupati.

PELANTIKAN KEPALA DESA TERPILIH tanggal 30 April 2020 di Kabupaten.

Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Desa dengan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan dihadapan BPD dan disaksikan Camat.

KJRI Jeddah dan Universitas Negeri Yogyakarta sepakat Perpanjang akses pendidikan PMI di luar negeri

0

Jeddah- Dalam rangka mengembangkan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Arab Saudi, Konjen RI Jeddah, Eko Hartono, didampingi Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial Budaya, Agus Muktamar, dan Plh. Kepala Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Nelly Yuliana, menerima Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, dan Dekan Fakultas Vokasi Universitas Gadjah Mada, Dr. Wikan Sakarinto, (30/1/2020).

Dalam kunjungan tersebut dibahas mengenai pembaharuan Nota Kesepahaman antara KJRI Jeddah dan Universitas Negeri Yogyakarta yang akan berakhir pada 2020. Kedua belah pihak menyepakati untuk memperpanjang kerja sama khususnya dalam memberi akses pendidikan ke siswa Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dan Sekolah Indonesia Mekkah (SIM).

Saat ini telah terdapat 18 lulusan kedua sekolah yang kuliah di UNY. Rektor secara tegas menyatakan akan terus membuka pintu kampusnya untuk anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

Selaku Wakil Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Rektor UNY juga berjanji membantu agar proposal KJRI Jeddah untuk pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) dilaksanakan di Jeddah dapat terealisir di tahun ini.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakuktas Vokasi UGM juga menegaskan kesiapannya untuk bekerja sama dalam membantu lulusan SIJ dan SIM melanjutkan kuliah vokasinya di UGM. Sebagai tahap awal, KJRI Jeddah dan UGM akan memulai  pembahasan draft kesepakatan.

Konjen Jeddah juga menyampaikan kesiapannya untuk menjembatani kerja sama antara UNY dan UGM dengan institusi pendidikan di Arab Saudi termasuk dengan Universitas Ummul Quro Mekkah, Universitas Islam Madinah, dan King Abdulaziz Univerity Jeddah. Kerja sama antar kampus diharapkan dapat lebih terinstitusionalisasi melalui pertukaran tenaga pengajar, joint publication and research, dan pertukaran mahasiswa.

Rektor UNY dan Dekan Vokasi UGM menyambut baik inisitiatif Konjen Jeddah tersebut. UNY dan UGM siap mendukung pelembagaan kerja sama dengan kampus-kampus di
Arab Saudi.

Kedua pejabat dari Indonesia tersebut kemudian melanjutkan perjalanannya mengunjungi SIJ untuk memberi motivasi dan informasi pendidikan tinggi di Indonesia.

 

 

(Red/Agus Muktamar)

Dua Mahasiswa Indonesia Raih Gelar Doktor dengan Summa Cum Laude di Universitas Islam Madinah

0
Madinah—Dua mahasiswa program doktor (S3) asal Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di Arab Saudi. Keduanya dinyatakan lulus oleh tim penguji dengan predikat Summa Cum Laude dan berhak untuk menyandang gelar Doktor.
Azmi Zarkasyi Abdullah Syukri yang menekuni jurusan pendidikan (tarbiyah) dan Emha Hasan Ayatullah yang mengambil jurusan fiqhussunah menjalani sidang terbuka promosi doktor pada waktu yang bersamaan di tempat yang berbeda, yaitu di ruang sidang fakultas hadits dan ruang sidang fakultas dakwah.
Di hadapan tim penguji, Azmi Zarkasyi Abdullah Syukri berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Peran kegiatan Ektrakurikuler dalam Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam pada Siswa Tingkat SMA di Pondok Pesantren Modern di Pulau Jawa Indonesia dalam Pandangan Pendidikan Modern.”
Sementara, Emha Hasan Ayatullah mengangkat hasil penelitian dan Otentikasi buku “Fathul Baari Syarah Sahih Bukhari, Karya Al-Hafidz Abdul Fadl Ahmad bin Ali bin Hajar al-Asqolani, dari Kitab Bercocok Tanam hingga Akhir Kitab Al-Mukatab Bagian Bab: Belilah, Lalu Aku Bebaskan.”
Selain disaksikan para mahasiswa asal Indonesia dan beberapa mahasiswa asing di UIM, Sidang terbuka promosi doktor dua mahasiswa yang berlangsung Kamis, 30 Januari 2020 tersebut dihadiri oleh Pelaksana Fungsi Pensosbud 2 Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah, Tubagus Nafia.
Setelah dinyatakan lulus dengan nilai sangat memuaskan oleh tim penguji, Azmi langsung melakukan sujud syukur dan memeluk para penguji.
Selain menerima ucapan selamat dari tim penguji, Azmi dan Emha dikerumuni oleh rekan-rekannya sesama mahasiswa yang bergiliran menyalami dan memeluknya sambil mengucapkan selamat atas prestasi membanggakan yang diraih mereka berdua.
Azmi Zarkasyi Abdullah Syukri merupakan putra dari salah satu Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo. Pria kelahiran Ponorogo 1986 ini mulai belajar di UIM sejak 2005 dengan mengambil jurusan dakwah dan usuluddin untuk program S1 dan jurusan tarbiyah (pendidikan) pada program S2 dan S3.
Diungkapkan Azmi, sapaan akrabnya, karena menghadapi berbagai tantangan, dirinya membutuhkan lima tahun untuk menuntaskan program doktornya,.
“Proses birokrasi yang panjang, mencari dan mengumpulkan data dari berbagai sumber di Indonesia, tantangan gaya Bahasa Arab dalam penulisan ilmiah, membagi waktu antara belajar dan waktu untuk keluarga,” tutur cucu dari salah seorang pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor ini.
Saat ditanya apa rencana selanjutnya setelah merampungkan pendidikannya di Universitas Islam Madinah, Azmi berujar akan kembali mengabdi di pondok yang kini diasuh orang tuanya.
Sementara, Emha yang berasal dari Banyuwangi Jawa Timur memilih bergabung dengan rekan-rekan pendahulunya, yaitu mengajar di kampus. (Fauzy Chusny)

Kerukunan Keluarga Kawanua Minta Perusakan Mushala di Minahasa Diselesaikan

0

Jakarta – Ketua Komunitas Kerukunan Keluarga Kawanua atau yang disingkat KKK Hencky Luntungan menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya perusakan rumah ibadah umat muslim atau mushala di Perum Griya Agape, Desa Tumalunto, Kauditan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut) Rabu 29 Januari lalu.

Hencky menyerahkan sepenuhnya penanganan peristiwa tersebut kepada pemerintah setempat dan aparat penegak hukum. Dia juga meminta peristiwa itu diselesaikan secepatnya.

“Saya sebagai salah satu Ketua KKK menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya peristiwa itu. Kami serahkan semuanya pada aparat hukum dan pemerintah setempat,” kata Hencky Luntungan kepada wartawan di Jakarta Jumat 31 Januari 2020.

Pembina Ikatan Keluarga Bolamongondo, Sangihe dan Minahasa (BOSAMI) ini meminta agar peristiwa tersebut jangan diprovokasi dan dijadikan komunditas politik. Sehinga, tidak terjadi konflik sosial di Minahasa Utara.

“Jangan diprovokasi dari luar. Jangan pula ada orang luar daerah yang menjadi pahlawan di Minahasa. Biarlah pemerintah setempat dan aparat disana yang menangani,” kata dia.

Pendiri partai Demokrat ini mengingatkan, penanganan konflik daerah di Kalimantan Tengah dan perang adat Dayak di Kalimantan Timur menjadi pelajaran yang bisa diterapkan di Minahasa Utara.

Dia mengatakan, masing-masing daerah mempunyai adat dan budaya tersendiri. Seluruh daerah, lanjut dia, sudah sepkat akan bersatu dalam bingkai NKRI.

“Mari kita tatap masa depan dalam persatuan NKRI. Bangkit dan bersatu bersama,” pungkasnya.

Sebelumnya, sekelompok orang mendatangi rumah ibadah umat muslim di Perum Griya Agape, Desa Tumalunto, Kauditan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara Rabu 29 Januari. Kedatangan mereka menanyakan ijin rumah tersebut yang dijadikan tempat ibadah. Namun sempat terjadi perdebatan dan pengelola tidak bisa menunjukkan perizinan sehingga terjadilah perusakan.

 

(red/Tanto)

Konsesi ATB Berakhir, Pengelolaan Air Bersih Dikelola BP Batam

0

Batam- Menjelang berakhirnya perjanjian konsesi PT Adhya Tirta Batam (ATB) dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam pada November 2020 mendatang, BP Batam memutuskan untuk tidak memperpanjang konsesi Pengelolaan Air di Batam tersebut. Demikian diungkapkan oleh Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam Binsar Tambunan.

Binsar mengatakan keputusan untuk tidak memperpanjang konsesi pengelolaan air tersebut telah disampaikan melalui surat BP Batam kepada PT ATB pada 26 September 2019 lalu perihal pemberitahuan tidak memperpanjang perjanjian konsesi yang ditandatangani oleh Kepala BP Batam sebelumnya, Edy Putra Irawady.

“Melalui surat tersebut BP Batam telah mengambil sikap dan memutuskan akan mengambil alih pekerjaan pengelolaan air bersih di Batam dan tidak akan memperpanjang perjanjian konsesi,” kata Binsar di Batam Centre (30/1/2020).

Menurutnya, keputusan BP Batam itu telah sesuai dengan isi perjanjian konsesi dan peraturan perundangan yang berlaku, yakni amanah UUD 1945 dan UU Sumber Daya Air No. 17 Tahun 2019, UU No. 36 Tahun 2000 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2000 Tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Menjadi Undang-Undang, Peraturan Pemerintah 122 Tahun 2015 Tentang Sistem Penyediaan Air Minum, dan Peraturan Menteri PUPR No. 25 Tahun 2016 Tentang Pelaksanaan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum untuk memenuhi kebutuhan sendiri oleh Badan Usaha.

“Dalam hal ini, Negara perlu berperan aktif dalam pengendalian sumber daya air yang semakin terbatas di Batam,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam perjanjian konsesi itu PT ATB masih memiliki kewajiban selama enam bulan setelah tanggal pengambilalihan untuk melakukan perbaikan atas kerusakan yang apabila ditemukan pada inspeksi dan inventarisasi bersama. Hal ini akan segera ditindaklanjuti pihaknya untuk duduk bersama dalam waktu dekat antara Tim Pengakhiran BP Batam dan ATB setelah mendapatkan keputusan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga selaku Ketua Dewan Kawasan.

Diketahui, BP Batam memiliki konsep baru dalam pengelolaan air dan limbah secara terpadu. Konsep tersebut tengah ditawarkan pihaknya. Hal itu untuk mendukung ketersediaan air di Batam, Rempang dan Galang hingga 30 tahun mendatang.

“BP Batam akan mengembangkan konsep Batam Integrated Total Water Management yang menyinergikan antara potensi ketersediaan air baku, air bersih, pengelolaan air limbah, desalinasi air laut dan daur ulang (rycycle) sehingga hal ini bisa mendukung ketersediaan air sampai tahun 2045 mendatang,” kata Binsar.

(red/BP Batam)

Aznil: Kami Bukan Aktivis Kaleng-kaleng!

0

Jakarta – Aktivis mahasiswa ’98 yang juga Koordinator Nasional Poros Benhil Aznil Tan menegaskan jika dirinya bukanlah seorang pengemis jabatan dan bukan “kaleng-kaleng”.

Diketahui, Poros Benhil merupakan salah satu organ relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 lalu.

Aznil juga meluruskan kabar yang menyebut dirinya “gagal” dalam assesment yang diadakan oleh Kantor Staf Presiden atau disingkat KSP. Dia menegaskan, jika dia dan sejumlah rekannya aktivis ’98 bukan melamar kerja di KSP. Namun, kami diminta oleh Kepala KSP Moeldoko.

Pria berdarah Minang ini menceritakan, kejadian bermula tatkala dirinya bersama empat aktivis ’98 lainnya yakni Wahab Talaohu, Sayed Junaidi Rizaldi alias Pak Cik, Eli Salomo, Ali Sutera datang  menemui Kepala KSP Moeldoko di Bina Graha pada tanggal 21 November 2019 lalu.

“Bahwa tanggal 21 November 2019 saya dan Wahab Talaohu, Pak Cik, Eli Salomo, Ali Sutera, menemui Moeldoko di Bina Graha untuk menjalin komunikasi dalam rangka menindaklanjuti pernyataan Bapak Presiden Jokowi membuka kesempatan kepada para Aktivis 98 sebagai pelaku sejarah reformasi Indonesia untuk turut memajukan Indonesia Maju,” kata Aznil Kamis 30 Januari 2020.

Dari hasil pertemuan yang hanya berlangsung sekitar 10 menit tersebut, Moeldoko meminta 2 orang dari kami sebagai Tenaga Ahli Utama untuk turut membantu KSP. Moeldoko kata Aznil, dalam kesempatan itu uga mengatakan bahwa posisi Deputi di KSP sudah penuh.

“Kemudian Wahab dan Eli Salomo menegaskan kembali ke Moeldoko. Sebagai Tenaga Ahli Utama kan bang Jenderal?. Kemudian Moeldoko mengiyakan konfirmasi Wahab dan Eli Salomo tersebut,” ujar Aznil.

Pria berperawakan kurus kecil ini melanjutkan, setelah mendapat konfirmasi serta kepastian dari Moeldoko kemudian teman-teman sepakat merekomendasikan Sayed Junaidi Rizaldi dan saya untuk mengisi posisi sebagai Tenaga Ahli Utama di  KSP.

Pada hari Kamis tanggal 11 Desember 2019, menurut Aznil, pihak tim SDM KSP melalui WhatsApp meminta kami untuk hadir mengikuti seleksi pada tanggal 18 Desember 2019.

“Kami merasa pemberitahuan itu terasa janggal karena kami bukan melamar sebagai karyawan KSP. Dan kami juga tidak pernah memasukkan surat lamaran kerja ke KSP,” kata dia.

Meskipun begitu, masih menurut Aznil, kami tetap berpikiran positif thinking mengikuti proses formalitas tersebut. Sebab, ketika saya konfirmasi ke pihak tim seleksi mereka mengatakan bahwa test seleksi tersebut hanya menyangkut tentang seputar latar belakang kami.

Kemudian, pada tanggal 18 Desember 2019 kami datang mengikuti seleksi ala KSP tersebut yang terdiri-dari 2 sesi. Yaitu tertulis dan wawancara. Ketika kami mengikuti tes tertulis, pada lembaran soal ada tulisan berbunyi “Seleksi Tenaga Ahli Madya Deputi IV KSP dengan target posisi Tenaga Ahli Bidang HAM.”

“Melihat kejanggalan tersebut saya dan Pak Cik sempat mempertanyakan kepada salah seorang tim seleksi dan bermaksud untuk tidak mengikuti proses seleksi. Karena, hal tersebut tidak sesuai dengan komitmen awal Moeldoko meminta kami untuk menjadi Tenaga Ahli Utama di KSP,” tegas Aznil.

Saat itu salah satu tim seleksi menyarankan kami untuk nanti mempertanyakannya sewaktu sesi wawancara dan beliau sendiri mengaku tidak tahu tentang hal itu. “Kami pun kembali berpositif thinking dan mengikuti tes tertulis tersebut yang berisi pertanyaan bersifat politik”

Ketika memasuki sesi tanya jawab pada tanggal yang sama, Sayed Junaidi Rizaldi maupun saya (secara terpisah) langsung mempertanyakan hal tersebut secara tegas kepada tim seleksi yang berjumlah 6 orang.

Mereka mengatakan akan melakukan konfirmasi ke Moeldoko. Lalu mereka bertanya, “Jika Tenaga Ahli Utama sudah tidak terisi penuh, apakah kami bersedia ditempatkan sebagai Tenaga Ahli Madya ?”

“Saya maupun Sayed Junaidi Rizaldi dengan tegas menolak. Karena kami  datang bukan melamar pekerjaan ke KSP. Bahwa kami datang ke KSP karena kami diminta oleh Moeldoko untuk membantu KSP sebagai Tenaga Ahli Utama,” jelasnya.

Aznil menegaskan, bahwa dirinya dan aktivis 98 lainnya bukanlah pengemis jabatan dan “kaleng-kaleng” seperti apa yang telah dituduhkan banyak pihak. Dia juga, membantah jika dirinya hanya relawan abal-abal.

“Isu seperti itu sengaja dihembuskan untuk melemahkan ketika kekritisan saya mengungkap ketidakbecusan Moeldoko dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Dan kami sebagai aktivis ’98 sudah kenyang dengan pola-pola seperti itu,” pungkas Aznil Tan.

Tahun Kedua Ditinggal Parpol, Jokowi Akan Dikawal Relawan

0

Jakarta – Pengamat politik dan hukum dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta Saiful Anam mengatakan, kesetiaan partai pendukung presiden Joko Widodo alias Jokowi yang kini berada didalam kabinet akan luntur pada tahun ke dua.

Kesetiaan partai koalisi pada Jokowi tersebut, kata Saiful, akan lebih cepat luntur jika dibandingkan saat Jokowi menjabat pada periode pertama.

“Mereka akan berpikir untuk mempersiapkan Pilpres 2024 nanti,” kata Saiful Anam Kamis 30 Januari 2020.

Dosen Politik Hukum Tata Negara Unas itu menambahkan, riak-riak kecil diinternal partai koalisi itu sudah terjadi pada periode ke 2 Jokowi menjabat. Ketua umum partai NasDem Surya Paloh sering memunculkan bola panas itu meskipun anak buahnya jadi menteri.

Menurutnya, tidak bisa dimajukannya Jokowi pada Pilpres 2024 nanti menjadi salah satu faktor utama para pendukungnya cepat-cepat pergi meninggalkannya. Ditambah lagi, kekompakan diantara partai koalisi juga menjadi penentu.

“Tahun pertama keloyalan pendukung maupun partai koalisi Jokowi sangat kuat. Ditahun 2 keloyalan pada Jokowi mulai berkurang. Tahun ke 3, 4 dan 5 Jokowi akan mulai ditinggal oleh para pembantunya” jelasnya.

Ditambahkan Saiful Anam, partai politik pendukung Jokowi akan mulai menghimpun kekuatan untuk menghadapi Pilpres 2024.

“Mereka ada yang menghimpun kekuatan baru antar sesama koalisi, koalisi dengan oposisi. Ada kemungkinan partai yang selama ini ditengah kemudian masuk menjadi mitra koalisi. Untuk itu Jokowi mesti hati-hati dan mempertimbangkan dengan seksama langkah politik yang akan diambil,” ujarnya.

Saiful menyarankan agar Jokowi mewaspadai hal itu. Karena itu, Saiful berharap agar Jokowi makukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para menteri ditahun pertama.

“Kan saat ini tidak ada evaluasi 100 hari. Jadi, reshufhle akan dilakukan Jokowi pada satu tahun jabatannya usai, terlebih lagi bagi Menteri yang sering membuat kegaduhan yang tidak sejalan dengan visi dan misi Presiden” ungkap Saiful.

Saiful menjelaskan, akibat terjadinya pergeseran loyalitas dari partai pendukung, maka ditengah hingga akhir periode keduanya ini, Jokowi akan dekat kembali dengan relawannya yang diehard pada Pilpres 2014 dan 2019 guna mengawal maksimal pembangunan yang akan ditinggalkan sebagai kenangan manis bagi rakyat Indonesia.

“Maka itu, Jokowi tidak perlu takut memecat pembatunya yang berkinerja buruk. Jokowi tentunya sangat ingin meninggalkan sesuatu yang terbaik sebagai lehacy nya setelah 10 tahun memimpin sebagai Presiden Indonesia yang ke 7. Jokowi sangat ingin dicatat oleh sejarah sebagai presiden yang berhasil memajukan Indonesia dengan Kabinet Indonesia Majunya,” pungkas Saiful Anam.

Bertolak ke Yogyakarta, Presiden Akan Resmikan Underpass YIA

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo diagendakan untuk meresmikan _underpass_ Yogyakarta International Airport (YIA), pada Jumat, 31 Januari 2020. Acara tersebut merupakan salah satu agenda dalam kunjungan kerja Presiden ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Presiden bersama rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Kamis, 30 Januari 2020, sekitar pukul 17.00 WIB.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Adi Sucipto, Kabupaten Sleman, Presiden akan langsung menuju Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta.

Sebelum meresmikan _underpass_ YIA, besok Presiden juga diagendakan untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat. Rencananya, acara tersebut akan digelar di Gedung Taman Budaya, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo.

Pada sore harinya, Presiden akan menuju YIA untuk meninjau fasilitas bandara tersebut sebelum kemudian lepas landas kembali ke Jakarta.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Selain itu turut pula Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, serta Staf Khusus Presiden Ayu Kartika Dewi.

(red/Setpres)

Hadiri Imlek Nasional 2020, Presiden: Mari Bekerja Lebih Keras

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo menghadiri puncak perayaan Imlek Nasional yang dihelat di ICE BSD, Kota Tangerang Selatan, pada Kamis, 30 Januari 2020.

Kepala Negara yang hadir dengan mengenakan pakaian tradisional changshan berwarna merah menyampaikan ucapan selamat bagi komunitas Tionghoa di Indonesia dalam perayaan yang mengangkat tema “Bersatu untuk Indonesia Maju”.

“Pagi hari ini saya sangat bergembira sekali dan saya ingin mengucapkan selamat merayakan Hari Imlek di tahun 2020 ini. Gong Xi Fa Cai,” ujarnya.

Perayaan ini terasa kental akan nuansa kebudayaan dan keberagaman masyarakat Indonesia di mana tak hanya dihadiri oleh komunitas Tionghoa Indonesia saja, melainkan turut dihadiri oleh para raja dari penjuru Nusantara, masyarakat dari lintas agama dan profesi, serta sejumlah duta besar negara sahabat.

Di hadapan ribuan orang yang hadir, Kepala Negara mengajak seluruh pihak untuk senantiasa menjaga persatuan, persaudaraan, dan kerukunan. Perbedaan dan keberagaman yang ada hendaknya disikapi dengan bijak dan disadari sebagai sebuah anugerah bagi bangsa Indonesia.

“Bayangkan, 714 suku yang kita miliki dengan bahasa daerah yang berbeda-beda dan 1.100 lebih bahasa daerah kita. Enggak ada yang seberagam Indonesia, enggak ada. Ini yang patut kita syukuri bahwa meskipun kita beraneka ragam tapi kita tetap satu sebagai saudara sebangsa dan setanah air yang hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.

Selain itu, Presiden juga mengajak seluruh pihak untuk memaknai momentum pergantian tahun ini dengan kerja keras. Apalagi Indonesia dan negara-negara lainnya tengah dihadapkan pada kondisi perekonomian global yang melamban dan tak menentu.

“Kalau kita kerja biasa-biasa saja akan sangat berbahaya bagi ekonomi negara kita. Karena ekonomi dunia sekarang sedang berada pada posisi yang menurun dan tidak pasti,” ucapnya.

Acara puncak perayaan tersebut diakhiri dengan doa bersama para tokoh lintas agama dan dipimpin oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.

Tampak hadir sejumlah jajaran Kabinet Indonesia Maju yang di antaranya ialah Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Polhukam Mahfud Md, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

(red/setpres)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga