8.6 C
New York
Saturday, May 9, 2026
spot_img
Home Blog Page 767

Tanggapan Satgas Penanggulangan Virus Corona RS. Bhayangkara Polda Kepri, terkait Pasien R

0

Batam – Beredarnya berita yang viral tentang adanya warga Kota Batam terpapar gejala Virus Corona, Virus Pneumonia mematikan yang telah menelan korban di China.

Menanggapi hal tersebut Satgas Penanggulangan Virus Corona RS. Bhayangkara Polda Kepri telah melakukan konfirmasi ke RS. Embung Fatimah Kota Batam pada Rabu (29/1/20).

Bahwa telah dilakukan perawatan terhadap seorang pasien R, umur 40 tahun, Warga Negara Indonesia yang bekerja sebagai Crew Kapal Tugboat Mayestik rute Singapore-Indonesia yang masuk ke Kota Batam melalui Pelabuhan Internasional Batam Center pada Rabu, (29/1/2020) jam 12.30 wib untuk berobat ke RS. Embung Fatimah, sedangkan penumpang yang bersama dengan pasien saat ini masih dalam penelusuran oleh Polresta Barelang berkoordinasi dengan imigrasi dan Dukcapil untuk mencari keberadaan serta alamatnya antara lain ada 12 orang warga Negara Asing dan 4 orang warga Negara Indonesia.

Dari keempat warga Negara Indonesia dimaksud tiga diantaranya sudah diketahui alamat dan keberadaan nya untuk segera ditindaklanjuti demikian jelas Kabid Dokkes Polda Kepri.

Saat Pasien R memasuki Pelabuhan Internasional Batam Center, tidak terdeteksi oleh Thermal Scanner karena telah meminum obat penurun panas dan hasil penanganan, pemeriksaan serta perawatan diruang Isolasi Bougenville RS. Embung Fatimah akan dikirimkan ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKL PP) Jakarta, diperkirakan hasil nya akan keluar pada Senin tanggal 3 Februari 2020 mendatang

Diinformasikan juga bahwa sampai dengan hari ini kondisi dari Pasien R semakin membaik dan terus dilakukan pengawasan oleh Tim Dokter dari RS. Embung Fatimah, jelas Kabid Dokkes Polda Kepri.

Untuk menanggulangi dan menindaklanjuti, Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam juga melakukan pemeriksaan secara itensif terhadap 8 orang ABK kapal Mayestik tersebut dan dilakukan Desinfektan/dibersihkan terhadap Kapal Mayestik.

Kembali dihimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, dan jangan mudah mempercayai informasi-informasi yang beredar media sosial yang belum jelas kebenarannya tutur Kabid Humas Polda Kepri.

 

(red/humas)

 

McDermott Batam Masih Beroperasi dan Terus Berkembang

0

Batam – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi secara khusus bertemu dengan jajaran manajemen PT McDermott Indonesia (PTMI) dan Qatar Gas pada Rabu (29/1) siang di PT McDermott Indonesia, Batu Ampar, Batam. Pertemuan ini dilakukan BP Batam untuk bersilaturahim sekaligus mengklarifikasi isu pailit PTMI yang menjadi perbincangan hangat di masyarakat, serta meninjau proyek yang sedang berlangsung.

Kunjungan ini juga sebagai bentuk komitmen BP Batam dalam mendukung peningkatan investasi di Batam. Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan agar PTMI langsung menghubungi BP Batam sebagai langkah pertama apabila mengalami kendala.

“Dalam melaksanakan kegiatan (investasi) apa pun di Kota Batam jika ditemui kendala, langsung menghubungi saya atau Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Bapak Sudirman Saad yang menangani investasi. Kami akan tangani langsung,” kata Rudi.

Rudi mengimbau kepada seluruh karyawan PTMI untuk tidak mengkhawatirkan isu tersebut karena dalam empat bulan ke depan permasalahan restrukturisasi keuangan PTMI akan diselesaikan.

Senior Director of Batam Fabrication PTMI Stephen Thibodeaux, dalam pertemuan dengan Kepala BP Batam mengatakan, saat ini restrukturisasi keuangan PTMI sedang dalam proses penyelesaian melalui Chapter 11 Undang-Undang Amerika (Chapter 11 of Federal Bankruptcy Law).

“PT McDermott Indonesia memastikan tidak terjadi pailit pada perusahaan. Kami hanya merestrukturisasi keuangan perusahaan. Semua proyek serta operasi pelanggannya akan terus berjalan tanpa hambatan selama restrukturisasi. Perusahaan akan tetap membayar upah karyawan, tunjangan kesehatan dan kesejahteraan, serta semua pemasok akan dibayar penuh selama restrukturisasi. Tidak ada masalah,” tegas Stephen.

Stephen melanjutkan, tidak akan ada perubahan berskala masif yang terjadi selama masa restrukturisasi dan proyek akan tetap berjalan seperti biasa. Pihaknya telah menargetkan selama empat bulan ke depan permasalahan finansial ini dapat teratasi dan kinerja PTMI kembali prima secara menyeluruh.

Meski pada awal tahun 2018 PTMI sempat mengalami degradasi menjadi 300 pegawai, namun dengan masuknya 8 proyek dari Qatar Gas, PTMI mampu mendongkrak karyawan hingga 6.100 karyawan dan akan meningkat menjadi 8.000 pegawai. “Para pegawai tersebut didominasi oleh tenaga kerja yang berdomisili di Batam dan sebagian kecil lainnya merupakan tenaga kerja ahli yang berasal dari beberapa daerah lainnya di Indonesia,” kata Stephen.

NFE Offshore Senior Project Manager Qatar Gas Robert Faulds mengatakan, proses pengerjaan delapan proyek tersebut diketahui akan berlangsung sampai dengan 2022.

“Namun, kami (Qatar Gas) mengharapkan kerja sama jangka panjang dengan PTMI akan terus berlangsung hingga 2025,” ungkap Robert.

 

 

(red/BP Batam)

Polres Sleman Raih 2 Penghargaan

0

Sleman – Polres Sleman, DI Yogyakarta menerima 2 penghargaan sekaligus. Dua penghargaan itu diterima langsung oleh Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah dalam acara Rapim Polri di gedung PTIK Kebayoran, Jakarta Selatan Rabu 29 Januari 2020.

Dua penghargaan dimaksud yakni sebagai juara umum Indek Tata Kelola Polri (ITK) tahun 2019 tingkat Polres kiteria perbatasan, perairan, rawan konflik dan umum. Sedangkan satu penghargaan lagi, adalah juara 1 Polres tipe rawan konflik, wilayah masuk kategori area yang teridentifikasi memiliki sejarah konflik SARA, lahan, industrial, intoleransi, radikalisme, ekstrimisme, dengan skor 6,36 skala 10 kategori cenderung baik (hijau).

Adapun indikator keberhasilan Polres Sleman menyabet penghargaan tersebut adalah; Memiliki kompetensi yang baik, di dukung personil dengan perilaku baik, berparadigma melayani dan humanis. Dengan transparansi yang baik memudahkan masyarakat mengakses informasi layanan. Efektif dalam mengurangi gangguan kamtibmas, terutama meredam potensi konflik sosial ditengah masyarakat.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah saat dikonfirmasi usai acara mengungkapkan, keberhasilan meraih penghargaan ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dan komitmen dari seluruh jajarannya yang telah bekerja memajukan Polres Sleman.

“Keberhasilan ini atas kerjasama yang solid dari semua anggota Polres Sleman” kata Rizky.

Dirinya mengaku bersyukur atas diarihnya penghargaan ini. Karena, kata dia, tidak untuk mendapatka pengharaan itu.

“Perlu ada dedikasi dan ketulusan dalam bekerja,” jelasnya.

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda DIY ini, dengan diraihnya penghargaan ini membuktikan jika di Polres Sleman banyak orang-orang kreatif yang berdedikasi tinggi dengan tangan dinginnya mampu mengelola sehingga menghasilkan tata kinerja yang baik.

Meskipun selama tahun 2019 lalu Polres Sleman meraih berbagai penghargaan, namun hal itu tak membuat Rizky jumawa. Dia meyakini ada sisi lain yang masih banyak dikerjakan dan dibenahi guna kemajuan Polres Sleman.

“Tentunya Polres Sleman akan terus berbenah. Prestasi ini akan terus kami pertahankan. Kami juga akan meningkatkan kinerja sehingga timbul kepercayaan dari masyarakat,” pungkas Rizky Ferdiansyah.

 

(red/Tanto)

Polres Sleman Ringkus Pengedar Sabu

0

Sleman – Satuan Narkoba Polres Sleman, DI Yogykarta berhasil meringkus 4 orang pengedar narkoba jenis sabu pada Jumat 17 Januari lalu. Keempatnya adalah H, MA, IH dan T.

“Pengungkapan pertama petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa adanya peredaran narkoba golongan 1 jenis Sabu. Kemudian, pada hari Jum’at tanggal 17 Januari 2020 petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial H di wilayah Kecamatan Seyegan dengan barang bukti 2 paket sabu seberat 0,6 gram,” kata KBO Sat Narkoba Polres Sleman Iptu M. Farid, didampingi Kanit Narkoba Iptu Alvin Aji dan Kasubbag Humas Iptu Edy Widaryanta saat menggelar jumpa pers di kantornya Rabu 29 Januari 2020.

Menurut Farid, selanjutnya satuan narkoba Polres Sleman melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus tersebut didapat barang dari saudara MA.

“Saat petugas melakukan penangkapan di rumah MA didapati saudara IH baru keluar dari rumah MA dan berhasil mengamankan 1 paket sabu seberat 0,4 gram sebagai barang bukti,” ujarnya.

Kata Farid, didalam rumah tersebut terdapat saudara MA dan T dengan barang bukti 9 paket sabu, 2 alat bong beserta korek api dan hand phone.

“Kemudian keempat tersangka kita amankan di Polres Sleman untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Farid menambahkan, untuk tersangka H dan IH dilakukan rehabilitasi di Rumah Sakit Ghrasia Kecamatan Pakem Sleman.

Sedangkan kepada para teesangka kita kenakan pasal 114, 112 serta 127 Undang-Undang Nomor 35  Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

 

(red/Tanto)

Ngesti : Ajak Sinergitas TNI-POLRI Berikan Rasa Aman Natuna Tetap Kondusif

0

Batamtimes.co – Natuna – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menerima kunjungan kerja Tim Satuan Intelijen Teritorial Pusat Teritorial Angkatan Darat (Satintelter Pusterad) diketuai Mayor (Inf) Didin Nasrudin Darsono didampingi Dandim 0318 Natuna.

Menggelar pertemuan kegiatan Analisa dan Pengumpulan Data Intelter di wilayah Kodim 0318 Natuna digelar diruang rapat Kantor Bupati Natuna Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Ranai, Natuna, Selasa (28/01/2020) pagi.

Sekda Natuna Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Inovasi Daerah Tahun 2020

0

Batamtimes.co – Natuna – Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Wan Siswandi gelar rapat Koordinasi Penguatan Inovasi Daerah, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Natuna, Jl. Batu Sisir Bukit Arai, Ranai, Selasa (28/01/2020) pagi.

Dalam pertemuan rapat koordinasi  Wan Siswandi menyampaikan sejauh ini Pemerintah Daerah telah terus berupaya melakukan beberapa inovasi, dengan tujuan untuk efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas, seperti sinergi aplikasi yang diterapkan Badan Perencanaan Pembangunan dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

12 pintu asrama santri putra Pondok Pesantren Miftahul Muaarif terbakar

0

Kampar- Sebanyak 12 pintu asrama santri putra Pondok Pesantren Miftahul Muaarif yang terletak didesa Bandur Picak,Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar,Provinsi Riau Terbakar,selasa siang (28/1/2020) sekitar pukul 14.45 wib.

Informasi yang dihimpun, bahwa penyebab dari kebakaran tersebut diduga kuat akibat Konsleting arus listrik dan beruntung tidak ada memakan korban jiwa pada peristiwa kebakaran tersebut tetapi kerugian yang diakibatkan dari kebakaran itu mencapai lebih kurang Rp. 300 juta seperti yang dikutip dari reportaseindinesia.id

Pimpinan pondok pesantren Miftahul Muaarif ,Sukur Ali saat dikonfirmasi reportaseindonesia.id dilokasi kebakaran mengatakan, Kejadian terbakarnya Asrama Santri Putra Pondok Pesantren Miftahul Muaarif sekitar pukul 14.45 wib siang tadi dimana anak- anak pada saat itu posisi sedang belajar dikelas dan ada 1 orang santri yang didalam kamar karena ia sedang sakit perut lagi tidur.

” Lalu anak itu mendengar ada detak- detak diatas loteng,namun setelah ia lihat ternyata ada api serta ia langsung turun kebawah karena ia berada dilantai 2 untuk memanggil orang yang ada dibelakang pondok pesantren ini dan yang pertama mendengar itu ibu kantin sama Erik Juanda mantan dari Alumni disini sedang berada dikantin,terangnya

Sukur Ali menambahkan, Orang 3 inilah yang berteriak langsung keruang belajar dan disana ada tukang sedang bekerja,namun karena api sudah membesar mereka tidak ada upaya untuk memadamkan lalu masyarakat pun datang berbondong- bondong berusaha untuk memadamkan api dan disaat itu juga saya pun meluncur kembali kepondok sekitar baru 10 menit baru meninggalkan kompleks pondok pesantren.

” Tetapi api sudah membesar serta kami tetap berusaha untuk menyelamatkan gedung- gedung yang berhamparan dengan gedung yang terbakar,sebutnya

Lebih lanjut dijelaskannya, Ruangan asrama yang terbakar ini terdiri dari 12 pintu atau 12 kamar dimana setiap 1 kamar 5 orang isinya dan seluruh isi didalam dikamar yang terbakar tidak ada yang terselamatkan.

” Itu datang mobil Damkar ( Pemadam Kebakaran ) sekitar 1 jam setengah setelah kejadian kebakaran karena posisi kita kan jauh dari bangkinang dan ketika mobil Damkar sampai kelokasi kabakaran api pun sudah mati dipadamkan oleh masyarakat, paparnya

Alhamdulillah setelah kami cek seluruh Santri pokoknya tidak ada memakan korban jiwa akibat dari peristiwa ini dan keseluruhan bangunan beserta isi- isi didalamnya diperkirakan kerugian melebihi sekitar Rp.300 juta.

” Kami berharap kepada pemerintah maupun dinas terkait agar bagaimana ikut untuk berpartisipasi,ikut dalam kebersamaan pada musibah ini dan kalau ada bantuan ya alhamdulillah tetapi kami sangat berharap uluran tangan dari berbagai pihak karena anak- anak santri sekarang cuma tinggal baju dibadan yang terselamatkan,harapnya

Tampak hadir dilokasi kebakaran tersebut, Camat Koto Kampar Hulu,T. Said Hidayat,S.STP ,Sekcam,Herman,SP,M.si, Kasisos Kecamatan,Gusandri,SP, Kapolsek XIII Koto Kampar,AKP. Budi Rahmadi,SH beserta anggota, Danramil 12/ XIII Koto Kampar,Kapten ARH Diding Sukardi beserta anggota,Bhabinkamtibmas desa Bandur Picak,Brigadir Faisal Boebata, Bhabin kamtibmas desa Tanjung,Bripka Onrianto dan sekdes Bandur Picak, Firman beserta perangkatnya.

 

 

(red/reportaseindonesia. id)

Penulis : Hargono

Kepala Dinkes Provinsi dr Cecep : Jangan sembarangan Menshare informasi mengenai kasus virus Corona

0

BATAM – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, dr Cecep menegaskan perlunya staf tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit dan pintu masuk untuk berhati hati men share informasi mengenai kasus virus dari Wuhan China yang lebih dikenal dengan nama 2019 nCoV.

“Ada kasus suspek yang masuk UGD d salah satu rumah sakit, oleh tenaga medis diupload ada pasien 2019 nCov. Dan ini menjadi isu nasional. Padahal setelah diperiksa hanya sakit infeksi pernapasan akut saja. Bukan positif virus,” ujar Cecep.

Sehingga informasi yang tidak benar membuat heboh secara nasional. Menurut Cecep sampai hari ini Indonesia belum menjadi negara terjangkit.

Cecep juga mengharapkan adanya sosialisasi tentang penanganan 2019 nCoV oleh seluruh tenaga kesehatan dan pegawai terkait sehingga dapat meningkatkan fungsi kesiapsiagaan di seluruh Provinsi Kepulauan Riau.

“Kita berharap dapat meningkatkan kemampuan cegah tangkal tenaga kesehatan di seluruh Kepulauan Riau,” ujar Cecep lebih lanjut.

Pernyataan ini disampaikan Cecep dalam acara Sosialisasi Penanggulangan 2019 NCoV di Rumah Sakit Awal Bros Kota Batam (28/1/2020). Sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh Rumah Sakit yang menjadi Rujukan dalam penanganan wabah 2019 nCoV, Kepala Puskesmas se Kota Batam, Karantina Kesehatan Pelabuhan, Balai POM, Dokkes Polda Kepri dan Task Force dari Brimob Polda Kepri.

Keberadaan biMBA Sah dan Legal

0

Jakarta – Kuasa hukum Bimbingan Minat Baca dan Minat Belajar Anak (bIMBA) Saiful Anam mengatakan, eksistensi dan keberadaan biMBA merupakan bagian dari pembudayaan dan pemasyarakatan minat baca masyakarat yang dilindungi oleh peraturan Perundang-Undangan (UU).

Dia menyayangkan adanya pemberitaan yang menyatakan bahwa biMBA illegal. Menurutnya, peberitaan itu sangat menyesatkan dan sangat meresahkan masyarakat serta bertentangan dengan UU. Pasalnya, terdapat berbagai upaya untuk mendiskreditkan biMBA salah satunya yang menyatakan biMBA adalah illegal bertentangan dengan pembelajaran Paud dan melanggar peraturan.

“biMBA sah dan legal menurut hukum,” kata Saiful Anam Selasa 28 Januari 2020.

Menurut Saiful, eksistensi dan keberadaan biMBA merupakan bagian dari pembudayaan dan pemasyarakatan minat baca masyakarat. Dimana, masyarakat dapat berperan aktif dalam menyelenggarakan dan memfasilitasi pembudayaan kegemaran membaca.

Kata dia, bahkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan masyarakat yang berhasil melakukan gerakan pembudayaan kegemaran membaca diberikan penghargaan oleh pemerintah pusat dan daerah.

“Pasal 28 C UUD 1945 sudah tegas menyatakan setiap orang berhak mengembangkan diri dan memajukan diri. Selain itu UU HAM juga mengamanatkan setiap orang berhak mengembangkan dirinya dan memperoleh pendidikan yang layak. Bahkan dalam UU Perpusnas dan PP pelaksanaannya menekankan adanya peran serta masyakarat dalam pembudayaan minat baca dan pemerintah daerah wajib mengapresiasi kegiatan tersebut,” kata Saiful Anam.

Saiful Anam menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mendiskreditkan dan mengarah kepada pencemaran nama baik yang berisi penghinaan, fitnah, bersifat tendensius terhadap keberaan biMBA yang secara hukum legal dan dilindungi oleh UU.

“Kami tidak akan segan-segan mengambil langkah hukum baik pidana maupun perdata kepada pihak-pihak yang menghalang-halangi keberadaan dan eksistensi biMBA di seluruh Indonesia,” pungkas Saiful Anam.

Senada dengan Saiful Anam, penggagas paradigma dan metode biMBA Bambang Suyanto juga menyatakan bahwa biMBA bukan lembaga kursus maupun lembaga formal dan nonformal  yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan.

Oleh karena itu jam belajarnya tidaklah mengikuti Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 dan Permendikbud Nomor. 146 Tahun 2014.

“bIMBA hanya merupakan bagian dari pembudayaan dan pemasyarakatan minat baca masyakarat. Karena minat membaca merupakan syarat mutlak untuk menjadi gemar membaca. Sehingga dengan membimbing minat baca anak maka terbangun budaya gemar membaca,” ujar Bambang.

Selain itu Imam Sutrisno yang merupakan pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB), menegaskan, jika biMBA mendapat support dan dukungan penuh dari Perpustakaan Nasional (Perpunas) sebagai lembaga yang menurut Peraturan Perundang-Undangan diberikan tugas dan fungsi mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Salah satunya dengan mendorong dan membumikan minat baca masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. BiMBA merupakan bagian dari GPMB yang telah mendapatkan dukungan Perpusnas sebagai lembaga yang mendorong membumikan minat baca masyarakat,” ungkap Imam Sutrisno.

 

(red/Tanto)

Pemanah BIFZA ASC Raih 8 Medali di Johor, Malaysia

0

Para atlet muda panahan BIFZA Archery Sport Community (ASC) mampu mengibarkan Sang Merah Putih dalam kejuaraan panahan Kota Tinggi Archery Open Tournament yang digelar di Johor, Malaysia pada 25-26 Januari 2020.

Dalam turnamen terbuka ini para atlet BIFZA ASC meraih 8 medali, yaitu 4 medali emas, 1 medali perak dan 3 medali perunggu.

Perolehan medali diawali di babak kualifikasi Divisi Recurve Putra bawah 12 tahun dengan jarak 30 meter yang diperoleh Rama Putra Cahyono, siswa SDIT Insan Harapan, yang meraih medali emas pada hari pertama turnamen.

Kemudian, Salima siswi SMPN 12 Batam, yang memperoleh medali perak pada babak kualifikasi Divisi Recurve Putri bawah 15 tahun dengan jarak 60 meter.

Ketua Klub Panahan BIFZA ASC, sekaligus Ketua Kontingen, Feri Nawa Pamungkas mengatakan perolehan 2 medali di hari pertama tournament sangat mendorong semangat para atlet lain untuk terus bersemangat dan terus mengembangkan bakatnya.

Menurut Feri, dari 16 atlit yang dipimpinnya dalam turnamen ini mampu mempersembahkan 6 medali tambahan di hari terakhir kejuaraan. Rinciannya medali emas babak Eliminasi Recurve Putra bawah 12 tahun jarak 30 meter diraih oleh Luvthy Maliq Ranggana asal Sekolah Primagama Homeschooling, dan Taftazani Aria Santoso asal sekolah SDII Luqman Al Hakim mendapatkan medali perunggu putra 12 tahun jarak 30 meter.

Medali emas babak Eliminasi Recurve Putri bawah 15 tahun jarak 60 meter diraih oleh Nada Salima asal sekolah SMPN 12 Batam. Medali perunggu peringkat 4 babak Eliminasi Recurve Putri bawah 12 tahun jarak 30 meter atas nama Athiyah Azura Rayya asal sekolah SD AIS Batam.

Medali perunggu peringkat 4 babak Eliminasi Compound Putra 50 meter atas nama M Farhan Setiawan asal sekolah SMPN 42, dan medali terakhir diperoleh BIFZA ASC adalah medali emas babak Eliminasi Divisi Recurve Putra 70 meter atas nama Sadad Faishal Faiz, siswa SMA Al Kahfi Islamic School Batam.

“Total 8 medali dari kejuaraan di Malaysia ini diharapkan menjadi lokomotif berkembangnya olahraga memanah bagi remaja dan pelajar Kota Batam,” sambung Feri Nawa Pamungkas yang juga Ketua Harian Perpani Kota Batam.

Feri mengungkapkan, kejuaraan panahan yang diselenggarakan oleh persatuan olahraga panahan Kota Tinggi Johor Malaysia ini menjadi pembuka di tahun 2020 bagi atlet panahan BIFZA ASC dan TSAC Batam. “Para atlet memang difokuskan dalam pembinaan pemanah kategori pelajar dan klub panahan juga rutin mengikutsertakan atletnya untuk berlaga di Malaysia sejak 3 tahun terakhir.”

“Penghargaan yang behasil diraih ini merupakan hasil kerja keras para atlet yang rutin berlatih setiap sore di lapangan panahan komplek olah raga Stadion Temenggung Abdul Jamal,” kata Feri Nawa.

Feri juga megungkapkan, rencananya sebanyak 22 pemanah remaja dari klub panahan Singapura akan bertandang khusus ke klub BIFZA ASC dalam rangka try out bagi pemanah pada 15 Maret 2020 nanti.

“ini merupakan nilai positif untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batam. Selama ini BIFZA ASC juga telah menerima beberapa kunjungan dan try out atlet-atlet di antaranya dari PPLP/DISPORA SUMBAR,” pungkas Feri Nawa.

(red/BP Batam)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga