8.6 C
New York
Thursday, April 9, 2026
spot_img
Home Blog Page 85

Polda Kepri Ungkap 53 Kasus Narkoba dalam Periode Januari-Februari 2025

0
Keterangan Foto : AKBP Achmad Suherlan, S.I.K. (Adi)

Batam – batamtimes.co – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau bersama Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) jajaran berhasil mengungkap 53 kasus tindak pidana narkotika dalam periode 23 Januari hingga 17 Februari 2025. Dari kasus tersebut, sebanyak 65 orang tersangka diamankan, terdiri dari 58 laki-laki dan 7 perempuan.

Dalam pengungkapan ini, terdapat dua kasus menonjol yang merupakan hasil kerja Ditresnarkoba Polda Kepri serta joint investigation dengan Bea Cukai Batam. Barang bukti yang berhasil disita dalam periode ini meliputi 14,6 kg sabu, 1.322,61 gram ganja kering, 2.535 butir ekstasi, dan 16 butir Happy Five.

Turut hadir dalam kegiatan pengungkapan ini Plt. Wadirresnarkoba Polda Kepri, AKBP Achmad Suherlan, S.I.K., Kabidhumas Polda Kepri yang diwakili Ps. Kasubagrenmin Bidhumas Polda Kepri AKP Firdaus Efendi, serta perwakilan dari Bea Cukai Batam, Kejaksaan Negeri Batam, Pengadilan Negeri Batam, dan organisasi anti-narkoba Granat Kepri.

Kasus-Kasus Menonjol

1.Ruli Bambu Kuning, Kota Batam

Barang bukti: 33,99 gram sabu

Tersangka: 2 orang

Nomor LP: LP/A/22/I/2025

2.Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam

Barang bukti: 177,75 gram sabu dan 50 butir ekstasi

Tersangka: 1 orang

Nomor LP: LP/A/25/I/2025

3.Komplek Penuin Centre, Batam

Barang bukti: 140 butir ekstasi, 2,45 gram sabu, 16 butir Happy Five

Tersangka: 3 orang

Nomor LP: LP/A/36/II/2025

4.Karimun, Kepulauan Riau

Barang bukti: 2.284 butir ekstasi, 11,50 gram sabu

Tersangka: 1 orang

Nomor LP: LP/A/45/II/2025

5.Komplek Nagoya Square, Kota Batam

Barang bukti: 199,22 gram sabu

Tersangka: 1 orang

Nomor LP: LP/A/49/II/2025

Selain itu, Ditresnarkoba Polda Kepri bekerja sama dengan Bea Cukai Batam dalam dua pengungkapan besar:

1.Terminal X-Ray Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre

Barang bukti: 1.530 gram sabu

Nomor LP: LP/B/8/I/2025

2.Bandara Hang Nadim Batam

Barang bukti: 489,02 gram sabu

Nomor LP: LP/B/10/II/2025

Dalam kegiatan ini, Ditresnarkoba Polda Kepri juga melakukan pemusnahan barang bukti dari 13 laporan polisi yang diungkap sepanjang Januari hingga Februari 2025. Sebanyak 17 tersangka terlibat dalam kasus ini, terdiri dari 15 laki-laki dan 2 perempuan. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi:

2.552,28 gram sabu (dari total 2.683,58 gram yang diamankan, sisanya untuk pembuktian di pengadilan dan pemeriksaan laboratorium)

2.452 butir ekstasi (dari total 2.474 butir yang diamankan)

376,25 gram ganja kering (dari total 400,47 gram yang diamankan)

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar menggunakan mesin insinerator guna memastikan barang bukti tidak dapat disalahgunakan kembali.

Komitmen Polda Kepri dalam Pemberantasan Narkotika

Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol. Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Plt. Wadirresnarkoba Polda Kepri, AKBP Achmad Suherlan, S.I.K., menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi yang solid antara Ditresnarkoba Polda Kepri dan Bea Cukai Batam.

Polri akan terus berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkotika yang merusak kesehatan, mengganggu keamanan, dan mengancam masa depan bangsa. “Kami berharap seluruh elemen masyarakat mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar demi menciptakan kehidupan yang lebih sehat, aman, dan bebas dari narkotika,” ujar AKBP Achmad Suherlan.

Dengan adanya kerja sama lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan peredaran narkotika di wilayah Kepulauan Riau dapat terus ditekan, sehingga keamanan dan kesejahteraan masyarakat dapat terjaga.

 

Penulis  : Adi

Editor : Pohan

 

Satryo Soemantri Brodjonegoro Mengundurkan Diri, Brian Yuliarto Ditunjuk Sebagai Mendiktisaintek Baru

0
Keterangan Foto : Presiden Prabowo Subianto menunjuk Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek yang baru.(Paul)

Jakarta – batamtimes.co – Satryo Soemantri Brodjonegoro mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek). Keputusan ini ia sampaikan setelah menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Kementerian Sekretariat Negara pada Rabu (19/2/2025), yang kemudian diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Saya baru saja ke Setneg (Kementerian Sekretariat Negara) menyerahkan surat pengunduran diri saya sebagai Mendiktisaintek,” kata Satryo kepada wartawan di kantor Kemdiktisaintek, dikutip dari Antara.

Satryo mengungkapkan bahwa alasan pengunduran dirinya adalah karena upayanya selama empat bulan terakhir tidak sesuai dengan harapan pemerintah Indonesia.

“Saya lebih baik mundur daripada diberhentikan,” ujarnya.

Seiring dengan pengunduran diri tersebut, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek yang baru. Brian sebelumnya menjabat sebagai Guru Besar di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa setelah dilantik, Presiden Prabowo memberikan arahan agar segera melakukan konsolidasi dan menjalankan program-program pemerintah.

“Intinya tadi untuk segera bekerja, berkonsolidasi, dan menjalankan program-program dari Presiden,” ujar Brian kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/2/2025).

Brian mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Prabowo mengenai berbagai hal, khususnya terkait pembangunan Indonesia. Namun, ia belum memberikan rincian terkait program kerja yang akan dijalankannya ke depan.

“Tentu belum ya karena baru dilantik, jadi kita akan segera komunikasi dan seterusnya,” katanya.

Brian juga mengungkapkan bahwa dirinya baru dikontak pada Rabu pagi terkait pelantikan tersebut. “Saya dikontak di Bandung sekitar jam 9 pagi,” tuturnya.

Dengan perubahan ini, diharapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dapat terus menjalankan program-program yang telah direncanakan demi kemajuan pendidikan dan riset di Indonesia.

 

Penulis : Paul

Editor : Pohan

 

Pemprov Kepri Rumahkan 120 Honorer Sesuai Regulasi ASN

0
Keterangan Foto : Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan KORPRI Pemprov Kepri, Yeni Trisia Isabella.

Tanjungpinang – batamtimes.co –  Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) telah merumahkan 120 tenaga honorer sejak awal tahun 2025. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan KORPRI Pemprov Kepri, Yeni Trisia Isabella, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berkaitan dengan efisiensi anggaran.

Menurut Yeni, tenaga honorer yang dirumahkan adalah mereka yang memiliki masa kerja di bawah dua tahun dan tidak terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal ini membuat mereka tidak memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I dan II.

“Kebijakan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, di mana telah diatur bahwa ASN hanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK. Jadi, ini merupakan aturan yang harus dipatuhi, bukan karena alasan efisiensi anggaran. Jika kita tetap mempekerjakan tenaga honorer non-ASN, maka itu melanggar aturan atau ilegal,” jelas Yeni di Tanjungpinang, Senin (17/2).

Yeni merinci bahwa dari 120 tenaga honorer yang dirumahkan, sebanyak 57 orang merupakan tenaga kependidikan (pegawai tata usaha) di satuan pendidikan SMA sederajat, 37 orang pegawai teknis, 24 tenaga guru, serta dua tenaga kesehatan.

Kendati demikian, Pemprov Kepri tetap melakukan inventarisasi tenaga honorer yang dirumahkan sambil menyusun formasi ulang agar mereka bisa diusulkan untuk mengikuti tahapan seleksi PPPK berikutnya kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).

“Mudah-mudahan usulan ini disetujui, tentunya jika memang ada tahapan seleksi PPPK selanjutnya,” tambah Yeni.

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov Kepri masih berpotensi mempekerjakan kembali tenaga honorer yang telah dirumahkan, terutama dalam sektor pendidikan dan kesehatan yang masih sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah.

 

Penulis : Sam

Editor : Pohan

Kasus Dugaan Penyiraman Air Panas oleh Ibu Tiri Effendy Pohan : Langkah utama memastikan keselamatan dan pemulihan anak

0
Keterangan Foto : Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Effendy Pohan.(Tim)

Sumatra utara– batamtimes.co – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menegaskan komitmennya dalam menangani kasus dugaan penyiraman air panas terhadap seorang anak oleh ibu tirinya. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Effendy Pohan, menyatakan bahwa langkah utama yang diambil adalah memastikan keselamatan dan pemulihan anak.

“Terkait kasus yang viral tersebut, langkah pertama yang diambil adalah menyelamatkan anaknya. Konseling terkait emosinya dan aspek lainnya menjadi fokus utama,” ujar Effendy Pohan setelah menghadiri peringatan Bulan K3 di Kantor Angkasa Pura Aviasi, Kualanamu, Deliserdang, Selasa (11/2/2025).

Effendy menegaskan bahwa anak yang menjadi korban akan mendapatkan pendampingan dan perawatan, baik secara medis maupun psikologis, untuk mencegah dampak mental jangka panjang.

“Masalah siapa yang melakukan dugaan penganiayaan akan diusut lebih lanjut. Jika pelaku merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), maka bisa ditangani oleh Inspektorat maupun aparat penegak hukum. Namun, saat ini prioritas utama adalah menyelamatkan anak,” tegasnya.

Effendy juga meminta ayah korban untuk aktif berkomunikasi dengan tim yang menangani kasus ini agar penyelesaian bisa berjalan dengan baik dan menyeluruh. Pemprov Sumut telah mengerahkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) serta Dinas Kesehatan untuk menangani kasus ini sejak kemarin.

Selain itu, Effendy mengingatkan semua orang tua, termasuk ASN, agar tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap anak, apa pun alasannya.

“Marah itu wajar dan bagian dari pembinaan, tapi ada batasnya. Jika sampai menganiaya, itu bukan tindakan orang tua yang baik,” pungkasnya.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, sementara upaya pemulihan terhadap korban terus dilakukan oleh pihak terkait.

Penulis : Tim

Editor : Pohan

Pemprov Sumut Selidiki Kasus Dugaan Penyiraman Air Panas ke Anak

0
Keterangan Foto : Kepala Dinas P3AKB Sumut, Sri Suriani Purnamawati.(Diskominfo)

Medan batamtimes.co- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) tengah menyelidiki kasus dugaan penyiraman air panas terhadap anak. Kasus ini menjadi perhatian serius karena dapat berdampak langsung pada kondisi psikologis.

Kepala Dinas P3AKB Sumut, Sri Suriani Purnamawati, mengungkapkan bahwa kasus ini melibatkan seorang ibu yang diduga sebagai pelaku, yang ternyata merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di dinas tersebut. Insiden ini mencuat setelah video dugaan kekerasan tersebut viral di media sosial pada akhir Januari 2025.

“Penjabat (Pj) Gubernur sangat concern dengan kasus ini. Kami diperintahkan untuk segera menyelesaikannya agar tidak berdampak lebih jauh pada kondisi psikologis korban,” ujar Sri Suriani dalam keterangannya di Medan, Selasa (11/2/2025).

Sri Suriani menegaskan bahwa pihaknya tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan terhadap anak, termasuk dalam kasus ini. Namun, Pemprov Sumut tetap akan melakukan penelusuran fakta untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif.

Terkait kabar perdamaian antara pelaku dan ayah korban yang beredar di media sosial, Sri Suriani menegaskan bahwa Dinas P3AKB tetap akan melakukan penyelidikan dan memanggil semua pihak terkait, terutama terduga pelaku dan ayah korban.

“Kami memanggil ibu tiri korban, yang juga merupakan PNS di unit kerja kami, serta ayah korban agar mendapatkan gambaran permasalahan secara menyeluruh,” tambahnya.

Selain itu, Dinas P3AKB juga akan melakukan assessment psikologis terhadap korban dan keluarganya. Monitoring akan terus dilakukan hingga kasus ini dianggap selesai, dengan prioritas utama pada pemulihan kondisi korban.

Dalam kesempatan yang sama, Sri Suriani meminta masyarakat untuk tidak menyebarluaskan video, foto, atau teks terkait kasus ini. Menurutnya, penyebaran konten tersebut hanya akan memperburuk kondisi psikologis korban.

“Kami mohon agar masyarakat tidak menyebarluaskan konten apa pun terkait kasus ini. Itu hanya akan memperburuk keadaan dan berdampak pada psikologi anak,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kasus kekerasan terhadap anak kepada pihak berwajib atau Dinas P3AKB. “Langkah pertama adalah melindungi korban, bukan menyebarluaskan di media sosial. Laporkan kepada kami atau aparat agar anak bisa langsung mendapatkan perlindungan,” pungkasnya.

Pemprov Sumut berharap kasus serupa tidak terulang kembali dan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan terhadap anak.

 

Penulis : Tim

Editor : Pohan

Gubernur Kepri Terima Audiensi Pangkogabwilhan I, Bahas Sinergi Keamanan Wilayah

0
Keterangan Foto : Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad menerima audiensi Pangkogabwilhan I yang baru, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, di Gedung Daerah.(Sam)

Tanjungpinang – batamtimes.co – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad menerima audiensi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I yang baru, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (17/2). Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus koordinasi untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan unsur pertahanan wilayah.

Letjen TNI Kunto Arief Wibowo resmi menjabat sebagai Pangkogabwilhan I sejak 7 Januari 2025, menggantikan Laksdya TNI Rachmad Jayadi. Serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap tugas Pangkogabwilhan I dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama karena Kepri berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga. Ia menegaskan pentingnya kerja sama erat antara pemerintah daerah dan TNI dalam menghadapi berbagai tantangan strategis di perbatasan.

“Kami menyambut baik kehadiran Letjen TNI Kunto Arief Wibowo sebagai Pangkogabwilhan I yang baru. Sinergi antara pemerintah daerah dan unsur TNI sangat penting dalam menjaga keamanan, terutama di wilayah perbatasan yang menjadi garda terdepan NKRI. Kami siap berkolaborasi dalam berbagai aspek, baik pertahanan, keamanan, maupun kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Ansar.

Letjen TNI Kunto Arief Wibowo pun menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepri guna memastikan keamanan wilayah tetap kondusif.

“Kami siap bersinergi dengan Pemprov Kepri untuk memastikan keamanan dan ketertiban wilayah tetap terjaga, termasuk mendukung program pembangunan daerah yang selaras dengan kepentingan pertahanan negara,” ungkapnya.

Audiensi ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama antara Pemprov Kepri dan Pangkogabwilhan I dalam menjaga stabilitas kawasan, khususnya di daerah perbatasan yang memiliki peran strategis bagi pertahanan nasional.

 

Penulis : Sam

Editor : Pohan

Wirawati Catur Panca Gelar Audiensi dengan Wakil Ketua MPR RI, Dorong Peran Perempuan dalam Patriotisme

0
Keterangan Foto : Organisasi Wirawati Catur Panca mengadakan audiensi dengan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dalam upaya memperkuat peran perempuan.

Jakarta – batamtimes.co –  Organisasi Wirawati Catur Panca mengadakan audiensi dengan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dalam upaya memperkuat peran perempuan dalam menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme.

Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum Wirawati Catur Panca, Pia Feriasti Megananda, menegaskan bahwa perempuan harus diberdayakan dalam berbagai aspek kehidupan dan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga pelaku aktif dalam menciptakan perubahan.

“Kami ingin memastikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, baik dalam bidang ekonomi, sosial, maupun kepemimpinan. Dengan semangat patriotisme, kami akan terus mendorong perempuan agar lebih berperan dalam menjaga kedaulatan bangsa,” ujar Pia.

Selain itu, Pia juga menekankan pentingnya edukasi bagi perempuan agar memahami konstitusi dan hak-haknya sebagai warga negara, sehingga bisa berkontribusi lebih besar dalam pembangunan nasional.

Wakil Ketua MPR RI, Dr. Lestari Moerdijat, SS., MM., menyampaikan apresiasi terhadap peran Wirawati Catur Panca yang selama ini konsisten menjadi wadah perjuangan bagi perempuan.

“Sebuah kehormatan dapat menerima kawan-kawan dari Wirawati Catur Panca. Organisasi ini dapat menjadi garda terdepan dalam membangun patriotisme perempuan,” ujar Lestari.

Menurutnya, peran strategis perempuan sangat penting dalam memperkuat nasionalisme dan membangkitkan kesadaran akan perjuangan mereka sendiri. Ia juga menegaskan bahwa misi Wirawati Catur Panca sejalan dengan tugas MPR dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila dan konstitusi.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga Indonesia, tidak hanya dalam membangun ketahanan diri dan kapasitas individu, tetapi juga dalam menguatkan pemahaman terhadap Pancasila dan konstitusi sebagai dasar negara,” tambahnya.

Rencana Kegiatan dalam Memperingati Hari Perempuan Internasional dan Hari Kartini

Dalam audiensi tersebut, dibahas pula rencana kegiatan dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional dan Hari Kartini. Salah satu kegiatan utama yang disepakati adalah diskusi bertajuk “Patriotisme Perempuan”, yang akan diselenggarakan pada 5 Maret mendatang.

Selain itu, audiensi ini juga menjadi wadah bagi Wirawati Catur Panca untuk menyampaikan berbagai masukan mengenai perjuangan perempuan di era modern.

“Dulu kita mengenal pejuang perempuan dalam merebut kemerdekaan, kini tantangan baru muncul di bidang ekonomi, sosial, maupun kebangsaan. Oleh karena itu, organisasi seperti Wirawati Catur Panca sangat dibutuhkan agar perempuan tetap berjuang dan berkontribusi dalam membangun bangsa,” tutur Lestari.

Sebagai bentuk komitmennya, Wirawati Catur Panca akan terus mengambil peran aktif dalam memperjuangkan hak-hak perempuan serta meningkatkan kesadaran nasionalisme melalui berbagai program dan kegiatan di masa mendatang.

“Kami berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam memperjuangkan hak-hak perempuan serta meningkatkan kesadaran nasionalisme,” pungkas Pia.

Audiensi ini juga dihadiri oleh para pengurus Wirawati Catur Panca, di antaranya:

  • Mediasti Adityani Sutopo, SH (Ketua II)
  • Okky Asokawati, S.Psi, M.Si (Ketua Harian)
  • Nani Ludiana, SE (Sekjen)
  • Retno Ardani (Wasekjen III)
  • Susilowati Ningsih SM., MM (Humas)

Tentang Wirawati Catur Panca

Wirawati Catur Panca adalah organisasi perempuan yang didirikan pada tahun 1976 dengan tujuan utama melestarikan semangat perjuangan dan nilai-nilai kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan wanita pada Perang Kemerdekaan 1945.

Organisasi ini berperan dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta mendorong perempuan untuk lebih aktif dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan kebangsaan.

Dalam perjalanannya, Wirawati Catur Panca telah menyelenggarakan berbagai kegiatan yang berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan pelestarian sejarah perjuangan. Organisasi ini juga aktif dalam mendukung program-program pemerintah, seperti sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada anggotanya.

 

Penulis : Paul

Editor : Pohan

BP Batam Gelar Serah Terima Jabatan Direktur RSBP Batam

0
Keterangan Foto : BP) Batam menggelar Serah Terima Jabatan Direktur Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam dari dr. Sri Rezeki Handayani kepada Plt. Direktur RSBP Batam, Asep Lili Holilulloh.

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Serah Terima Jabatan Direktur Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam dari dr. Sri Rezeki Handayani kepada Plt. Direktur RSBP Batam, Asep Lili Holilulloh. Acara ini berlangsung pada Selasa (18/2/2025) di Ruang Rapat Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, dihadiri oleh para Pejabat Tingkat 2 di bawah kepemimpinan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam.

Sebelumnya, dr. Sri Rezeki Handayani menjabat sebagai Direktur RSBP Batam sejak 3 Januari 2024. Penggantian kepemimpinan ini didasarkan pada Surat Keputusan Kepala BP Batam Nomor 27 Tahun 2025 yang terbit pada 17 Februari 2025, tentang Pemberhentian Dengan Hormat Dalam Jabatan Direktur Badan Usaha RSBP Batam.

Dalam kesempatan tersebut, Wan Darussalam menyampaikan apresiasi atas dedikasi dr. Sri Rezeki Handayani selama memimpin RSBP Batam. Ia juga memberikan arahan kepada Plt. Direktur yang baru untuk mengevaluasi berbagai aspek rumah sakit, termasuk keuangan, pengelolaan aset, dan sumber daya manusia.

“Semua perencanaan pengelolaan rumah sakit silakan dikaji ulang, baik mengenai keuangan, pengelolaan aset, maupun SDM,” ujar Wan Darussalam.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.

“Kepada dr. Sri Rezeki, saya ucapkan terima kasih atas dedikasinya selama memimpin RSBP Batam. Dan kepada Pak Asep, saya titip rumah sakit kita agar dapat dikelola lebih baik lagi,” tambahnya.

Dengan kepemimpinan baru ini, BP Batam berharap RSBP Batam dapat terus meningkatkan standar pelayanan kesehatan bagi masyarakat Batam dan sekitarnya.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

BP Batam Ganti Direktur RSBP Batam, dr. Sri Rezeki Handayani Kembali ke Peran Dokter Spesialis

0
Keterangan Foto : BP Batam menunjuk Asep Lili Holilulloh sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSBP Batam.(Adi)

Batam – batamtimes.co –  Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mengumumkan penggantian Direktur Badan Usaha Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam), dr. Sri Rezeki Handayani, yang telah menjabat sejak 3 Januari 2024. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala BP Batam Nomor 27 Tahun 2025, yang diterbitkan pada 17 Februari 2025.

Sebagai pengganti sementara, BP Batam menunjuk Asep Lili Holilulloh sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSBP Batam, sebagaimana diatur dalam Surat Perintah Kepala BP Batam Nomor 3 Tahun 2025.

Menanggapi keputusan tersebut, dr. Sri menegaskan bahwa dirinya tidak berpindah tugas ke rumah sakit lain, seperti yang sempat beredar di media sosial.

“Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya tidak pindah ke rumah sakit lain. Saya hanya mengajukan permohonan untuk kembali mengemban tugas sebagai dokter fungsional spesialis mata di RSBP,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa dirinya tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pasien RSBP Batam.

Sementara itu, Plt. Direktur RSBP Batam yang baru, Asep Lili Holilulloh, yang juga menjabat sebagai Direktur Evaluasi dan Pengendalian BP Batam, mulai menjalankan tugasnya per 17 Februari 2025.

BP Batam berharap dengan pengalaman yang dimiliki oleh Asep, RSBP Batam dapat terus berkembang dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam masa transisi sebelum operasional rumah sakit diambil alih oleh RS Mayapada sebagai pelaksana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam di Sekupang.

Dengan pergantian pimpinan ini, RSBP Batam berkomitmen menjaga kualitas layanan serta terus memberikan pelayanan medis yang profesional dan berdedikasi tinggi kepada masyarakat.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Harga Daging Ayam di Sleman Naik Jelang Ramadhan, Diprediksi Terus Merangkak Hingga Lebaran

0
Keterangan Foto : Sejak dua hari terakhir menjelang bulan Ramadhan 1446 Hijriah Harga daging ayam di pasar tradisional Sleman DIY mengalami kenaikan.(Tanto)

Sleman – batamtimes.co –  Harga daging ayam di pasar tradisional Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadhan 1446 Hijriah. Kenaikan ini telah berlangsung sejak dua hari terakhir dan diperkirakan akan terus berlanjut hingga Lebaran.

Marjinem (56), seorang pedagang ayam di pasar Sleman, mengungkapkan bahwa harga daging ayam kini mencapai Rp 33 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 32 ribu.

“Harga daging ayam naik sudah dua hari ini. Sekarang Rp 33 ribu, sebelumnya Rp 32 ribu,” ujar Marjinem pada Selasa, 18 Februari 2025.

Ia memprediksi harga daging ayam akan terus meningkat selama bulan puasa, sebagaimana yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kenaikan kemungkinan terjadi sampai Lebaran. Kalau Lebaran itu bisa Rp 37 ribu per kilogram,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Yani (48), pedagang ayam lainnya. Menurutnya, harga daging ayam bahkan sudah naik Rp 2 ribu per kilogram, dari Rp 32 ribu menjadi Rp 34 ribu.

“Naiknya sejak ada orang nyadran-nyadran itu. Sebelumnya hanya Rp 32 ribu, sekarang Rp 34 ribu,” jelas Yani.

Meski harga naik, ia mengaku omzetnya tetap stabil karena sudah memiliki pelanggan tetap.

“Kan sudah punya langganan. Kalau omzet sih alhamdulillah gak turun. Tahun lalu saat Lebaran itu harga ayam bisa Rp 38 ribu,” tutupnya.

Kenaikan harga daging ayam menjelang Ramadhan ini menjadi tren tahunan yang dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat. Para pedagang dan pembeli pun bersiap menghadapi kemungkinan lonjakan harga yang lebih tinggi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

 

Editor : Pohan

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga