8.6 C
New York
Monday, April 27, 2026
spot_img
Home Blog Page 863

Mendagri Tjahjo Kumolo : Sistem pemerintahan dan pelayanan publik di Papua tetap berjalan

0

Jakarta –  Meskipun dalam beberapa hari terakhir marak terjadi aksi unjuk rasa, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan sistem pemerintahan dan pelayanan publik di Papua dan Papua Barat tetap berjalan.

“Jalan terus, tidak ada masalah, pelayanan masyarakat semua jalan terus,” kata Tjahjo kepada wartawan usai menghadiri Rapat RUU Pertanahan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (29/8).

Meski demikian, menurut Tjaho, Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Otonomi Daerah tetap melakukan monitoring pergerakan isu mengenai Papua dan Papua Barat.

Ia pun menghormati setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dengan catatan tidak anarkis dan bersifat provokatif. “Oh iya jelas, gubernur, bupati/walikota, juga Tim dari Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri terus memonitor Pemda setempat, yang penting jalan terus (sistem Pemerintahan dan pelayanan publik),” ujarnya.

Soal aspirasi, Mendagri Tjahjo Kumolo menekankan, asal tidak anarkis, asal tidak terus mengibarkan bendera dan sebagainya, sah-sah saja. “Di Kemendagri juga ada yang menyampaikan aspirasi kita dengar, asal tidak menyimpang dari pokok persoalan,” pungkasnya.

 

 

(red/Puspen Kemendagri)

Minta masyarakat di Papua tenang, Presiden Joko Widodo : Tindak tegas terhadap pelanggar hukum

0

Jakarta – Menanggapi perkembangan yang terjadi di Papua saat ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat tenang dan tidak melakukan melakukan tindakan-tindakan anarkis yang dapat merugikan semuanya apabila ada kerusakan pada fasilitas-fasilitas umum, fasilitas-fasilitas publik, dan fasilitas-fasilitas masyarakat yang dibangun bersama.

“Saya juga telah memerintahkan, sebetulnya tadi malam sudah perintahkan kepada Menko Polhukam pada saat rapat di Istana bersama Kapolri, Kepala BIN, dan Panglima TNI untuk mengambil tindakan tegas terhadap siapapun yang melanggar hukum dan pelaku tindakan anarkis serta rasialis,”  kata Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan pers, di Alun-alun Purworejo, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (29/8) malam.

Presiden menegaskan dirinya dan pemerintah akan terus berkomitmen untuk memajukan Papua, baik di bidang fisik maupun SDM (sumber daya manusia), agar semuanya khususnya mama-mama, pace, mace, dan anak-anak Papua bisa lebih maju dan lebih sejahtera.

“Mari kita semuanya menjaga agar Tanah Papua tetap menjadi sebuah wilayah yang damai, tanah yang damai,” seru Kepala Negara seraya mengajak kepada semua ketua dan tokoh-tokoh adat, ketua dan tokoh-tokoh agama, serta kaum muda Papua untuk mewujudkan Papua yang maju dan tetap damai.

“Sekali lagi, mari kita jaga Tanah Papua sebagai sebuah tanah yang damai,” sambung Kepala Negara.

Menjawab wartawan mengenai rencananya bertemu tokoh-tokoh Papua, Presiden Jokowi mengatakan, pertemuan tersebut telah direncanakan minggu ini, tapi masih belum memungkinkan untuk terlaksana.

“Akan dilakukan dalam waktu yang secepat-secepatnya untuk bisa bertemu dengan para, baik tokoh muda, baik tokoh adat, baik tokoh masyarakat, dan tokoh agama,” ungkap Presiden.

Saat menyampaikan keterangan pers itu, Presiden Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

 

 

(red/setkab) 

BP Batam Maksimalkan Skema Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar

0

Batam – Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Badan Pengusahaan (BP) Batam Dwianto Eko Winaryo, mengatakan bahwa dalam rencana pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, ada beberapa konsep yang coba dikembangkan, di antaranya yaitu BTO (Build-Transfer-Operate) sehingga pemerintah menang di depan dan tidak menerima aset sisa.

Hal itu diungkapkan Dwianto Eko Winaryo saat menjadi narasumber dalam seminar INAMARINE 2019 yang mengusung tema Suistanable Shipyard and Port Development di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (29/8).

Dwianto menambahkan, beberapa pelabuhan lain sudah menggunakan teknologi tinggi, alat bongkar muat yang juga lebih canggih. “Fokus Pelabuhan Batu Ampar adalah memaksimalkan container yard yang sebelumnya sudah ada. Kita mencoba untuk merelokasi 2 gudang milik BUMN ke sisi utara sehingga kita bisa memanfaatkan container yard yang ada di belakang gudang tersebut menjadi terbuka yang mencapai 10 hektar,” katanya.

Ia juga menerangkan, tahap pengembangan selanjutnya adalah melakukan dredging (pengerukan) untuk bisa menerima kapal-kapal yang TEUsnya cukup besar, sehingga bisa menjadi efisiensi dan penambahan alat bongkar muat. Saat ini sudah ada 2 HMC (Harbour Mobile Crane) yang sudah ada di sana dan ada 2 RTG (Rubber Tyred Gentry Crane) yang sudah beroperasi hasil dari kerjasama operasi (KSO) alat dengan Pelindo I. Hingga Juni 2019 total TEUs di Pelabuhan Batu Ampar hampir mencapai 439.000 TEUs, dengan rincian 309.000 TEUs ada di Batu Ampar sedangkan sisanya berasal dari Pelabuhan Kabil dan tempat lainnya.

Dwianto berharap, ke depannya tahap pemaksimalan dermaga utara, khususnya konstruksi lama, dapat direvitalisasi bersama dengan dermaga timur dan selatan.

“Revitalisasi membutuhkan biaya cukup besar, sehingga skema-skema kerjasama ini harusnya dapat kita dorong. Kita memang sudah kehabisan waktu untuk bisa melaksanakan itu dengan skema-skema yang alternatif, jadi kami melihat bahwa ada BUMN yang cukup punya kekuatan dana untuk bisa membantu BP Batam mengembangkan ini secara cepat,” kata Dwianto.

Sejauh ini pula, menurut Dwianto Eko Winaryo, BP Batam selalu intens membahasnya bersama Kementerian Keuangan terkait dengan administratif yang perlu disiapkan.

Selain Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, narasumber dalam seminar tersebut adalah Ketua Himpunan Ahli Pelabuhan Indonesia (HAPI) Wahyono Bimarso, Konsultan Bidang Maritim Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Daniel M. Rosyid. (cm)

 

 

(red/BP)

 

TPAKD Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

0

(Natuna) Bupati Natuna Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Natuna Sekretariat Daerah, Tasrif Atan membuka acara sosialisasi dan Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Natuna Tahun 2019, di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai, Natuna, Kepri, Kamis (29/8/2019).

Sertu Rikson Edi Chandra dimakamkan secara Militer di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa

0

Jakarta- Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Sertu  (Anumerta) Rikson Edi Chandra, Kodam II/Swj menggelar upacara penghormatan secara militer di Bandara SMB Palembang.

Hal tersebut dikatakan Kepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan, selesai pelaksanaan upacara penerimaan jenazah di Bandara SMB Palembang, Kamis (28/8/2019).

Dikatakan Kapendam, upacara yang dipimpin langsung oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, psc. M. Tr (Han)., tersebut berlangsung dengan penuh khidmat.

Setelah pelaksanaan Upacara, Kasdam  II/Swj Brigjen TNI Syafrial, psc. M. Tr (Han)mengatakan, bahwa Keluarga besar Kodam II/Swj menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya Sertu (Anumerta) Rikson Edi Chandra akibat bentrokan saat mengamankan aksi massa di depan kantor Bupati Deiyai, Papua.

“Sebagai bentuk penghargaan, Kodam II/Swj memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada almarhum, dengan mengajukan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, karena dharma baktinya dalam menjaga persatuan RI dan mendoakan semoga almarhum diterima di sisi-Nya,” terangnya.

Secara terpisah, Kapendam II/Swj  mengatakan, Sertu (Anumerta) Rikson Edi Chandra merupakan  prajurit TNI dari kesatuan Batalyon Kavaleri (Yonkav) 5/Dwi Pangga Ceta (DPC) Karang Endah yang gugur dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa di Papua.

Jenazah almarhum dievakuasi dari Papua dan tiba di Bandara SMB Palembang, pada Kamis (29/8/2019) pukul 19.30 WIB,” ujarnya.

“Kedatangannya langsung disambut oleh Kasdam II/Swj beserta seluruh pejabat teras jajaran Kodam II/Swj dalam suatu upacara penghormatan secara militer,” terangnya.

“Kita merasa kehilangan  Almarhum melaksanakan tugas pengamanan mempunyai jasa yang besar, beliau gugur sebagai kusuma bangsa,” tuturnya.

“Saat kejadian, dirinya sedang melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa dari kelompok masyarakat Papua yang menuntut akibat kejadian rasisme di Surabaya. Aksi yang berujung anarki tersebut, menyebabkan lima aparat keamanan gabungan TNI-Polri terluka akibat terkena panah dan salah satunya Sertu (Anumerta) Rikson gugur di tempat kejadian,” jelasnya.

Usai upacara penghormatan, jenazah Sertu (Anumerta) Rikson langsung dibawa menuju rumah duka di Karang Endah untuk disemayamkan.

“Rencananya jenazah Sertu (Anumerta) Rikson akan dimakamkan esok hari,  Jumat (30/8/2019) secara militer di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa, Prabumulih,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Almarhum Sertu (Anumerta) Rikson Edi Chandra bin Suwardi saat ini bertugas di Yonkav 5/DPC, dengan jabatan sebagai Komandan Ranpur AVLB Tonhar Kima Yonkav 5/DPC.
Ia kelahiran Jambi, tanggal 25 Mei 1981. Almarhum meninggalkan istri Endang Susilawati dan dua orang anak,  Richard D (13 th) dan Shakira (9 th),” tambahnya.

“Kita berdoa, semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dalam menghadapinya,” tandasnya

 

 

(red/Dispenad).

Tingkatkan Pelayanan, BP Batam gelar uji standar Pelayanan Publik

0

Batam- Sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada para pemangku kepentingan, Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Perencanaan Pengembangan Usaha, Pelayanan dan Pentarifan menggelar Uji Publik Standar Pelayanan Publik (SPP), pada Rabu (28/8/2019) pagi, di Marketing Center BP Batam.

Uji SPP ini diikuti oleh sekitar 30 orang yang terdiri dari praktisi akademisi, masyarakat umum, notaris, dan DPD Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam selaku pengguna jasa, serta pejabat Kementerian PAN RB yang membidangi Pelayanan Publik.

Kepala Biro Perencanaan Pengembangan Usaha, Pelayanan dan Pentarifan BP Batam Asep Lili Holilulloh mengatakan Uji Publik dilaksanakan mengingat perlunya standar pelayanan pada sebuah instansi sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 96 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan UU Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, dan Peraturan Kepala BP Batam Nomor 28 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik.

Uji Publik SPP kali ini dilaksanakan pada layanan Perpustakaan di bawah unit Biro Umum dan Sekretariat dan layanan pada Kantor Pengelolaan Lahan BP Batam.

“Ini merupakan sebuah amanat dari UU dan peraturan bahwa setiap layanan akan diterbitkan harus melalui Uji Standar Pelayanan Publik terlebih dahulu. Tujuannya untuk memperoleh masukan guna penyempurnaan terhadap standar pelayanan yang ada di lingkungan BP Batam, sehingga diperoleh pelayanan yang berkualitas dan transparan, mudah dan cepat” kata Asep Lili Holilulloh dalam pemaparan pembukaan.

Dikatakan Asep, sebelumnya Uji Publik SPP sudah dilakukan juga terhadap 9 unit kerja di lingkungan BP Batam pada 2017 lalu. Ia berharap, Uji Publik SPP ini mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif di Batam dan layanan yang akan BP Batam lakukan sudah bisa mewakili harapan dan keinginan masyarakat.

Pentingnya keterlibatan masyarakat dan pihak terkait dalam penetapan standar pelayanan adalah untuk menyelaraskan kemampuan Penyelenggara Pelayanan Publik dengan kebutuhan atau kepentingan masyarakat dan kondisi lingkungan.

Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I-2 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Noviana Andrina mengatakan, proses pelibatan masyarakat dilakukan mulai dari pembahasan rancangan Standar Pelayanan, Berita Acara hasil pembahasan, publikasi rancangan Standar Pelayanan yang sudah dibahas, hingga penetapan Standar Pelayanan.

“Perlu menjadi perhatian bersama, karena masyarakat menginginkan pelayanan publik yang berkualitas menjadikan Standar Pelayanan salah satu bentuk aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat dalam hal ini sangat penting,” kata Noviana.

Adapun SPP Perpustakaan BP Batam terdapat empat layanan, yaitu Layanan Tanda Keanggotaan, Peminjaman dan Pengembalian Koleksi Perpustakaan, Layanan Photo Copy, dan Penyewaan Area Komersil dengan rata-rata waktu penyelesaian berkisar 10 hingga 18 menit.

Untuk saat ini, Perpustakaan BP Batam belum memberlakukan tarif bagi pelayanannya, namun ke depan akan dilakukan penyesuaian sesuai ketentuan yang akan diatur oleh Bagian Perencanaan Pelayanan dan Pentarifan BP Batam sebagai pengganti biaya operasional dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip transparansi, mudah, murah dan cepat.

Sedangkan untuk Standar Pelayanan Publik Kantor Pengelolaan Lahan terdapat tiga layanan, yaitu Rekomendasi Hak Atas Tanah, Perijinan Peralihan Hak, dan Perijinan Pembebanan Hak Tanggungan, dengan rata-rata waktu penyelesaian selama tujuh hari kerja.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Penetapan Standar Pelayanan oleh para pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut.

 

 

(red/BP)

SAR Natuna Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seligi 2019 Polres Natuna

0

Natuna (BT) Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kabupaten Natuna, Mexianus Bekabel, S.Sos menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seligi 2019 Polres Natuna di Halaman apel Mako Polres Natuna, Kamis (29/8/2019).

Polres Natuna Gelar Operasi Patuh Seligi 2019, Mulai Hari ini

0

Natuna (BT) Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto S.I.K pimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Seligi tahun 2019, dilaksanakan di Halaman apel Mapolres Natuna Jalan Adam Malik, Bandarsyah, Ranai, Natuna, Kepri, Kamis (29/08/2019) sekitar pukul 09.00 Wib.

FKPD Kota Batam bersama tokoh agama se Kota Batam dan Ormas sepakat menjaga Kota Batam kondusip

0

Batam- Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam bersama tokoh agama se Kota Batam dan Ormas sepakat untuk menjaga situasi Kota Batam aman dan nyaman.

Kesepakatan itu ditegaskan dengan menandatangani kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, anggota FKPD dan perwakilan tokoh agama se Kota Batam, Rabu (28/8) di Kantor Walikota.

Terdapat enam perwakilan tokoh agama, Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu yang hadir.

“Hari ini kita rapat bersama FKPD dan tokoh agama se Kota Batam, ketua, sekretaris dan bendahara kita undang. Secara umum kita sampaikan Batam harus kita jaga bersama-sama.”katanya

“Naskah kesepakatan sudah kita tandatangani bersama-sama. Baik FKPD, Ormas dan tokoh agama sepakat menjaga Batam tidak hanya diatas kertas tapi diteruskan ke jamaahnya,” ujar Rudi.

Kehadiran tokoh agama bersama FKPD menurutnya satu bukti bahwa masyarakat Batam kompak dan bersatu. Katanya, jika sudah kompak dan bersatu maka Batam akan aman dan nyaman. Ia yakin bahwa seluruh masyarakat Batam mempunyai visi yang sama yakni ingin Batam aman, aman dari segalanya.

“Sebagai pimpinan daerah saya titip kepada semua terutama kepada ketua Ormas, ayo kita bersatu padu. Kita jaga Kota Batam. Saya bersama FKPD mempersiapkan sektor pariwisata, semoga target pertumbuhan ekonomi 6 persen tercapai,” tuturnya.

Mewakili FKPD, Danlanal Kota Batam, Kolonel Laut (P) Alan Dahlan mengapresiasi kegiatan silahturahmi antara tokoh agama se Kota Batam ini. Ia mengatakan dengan keberagaman yang terdapat di Batam, maka harus satu visi untuk mewujudkan Batam Bandar dunia madani. Menurutnya Batam merupakan miniaturnya Indonesia, karena terdiri dari beraneka ragam suku.

“Kita tahu isu sara, isu agama sangat mudah terbakar manakala kita tidak memahami visi dari kota tersebut. Sangat penting ada koordinasi antara agama di satu daerah karena itu pilar untuk kemajuan daerah. Kita FKPD akan bahu membahu dengan tokoh agama, karena visi stau kota kalau tidak diikuti oleh kita semua tidak akan terjadi pembangunan,” sebutnya.

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto mengatakan, dalam upaya mewujudkan Batam yang maju dan modern, sejuk, semua pihak harus bersatu, saling menjaga kerukunan antar umat beragama.

Tidak mengedepankan perbedaan yang ada. Tetapi membuat perbedaan itu menjadi sumber daya. Menurutnya, jika masyarakat Batam sudah bersatu, maka pembangunan Batam bisa digesa lebih cepat. Begitu juga, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

“Secara pribadi mewakili masyarakat kepada seluruh pemangku kepentingan saya mengajak agar kiranya kita punya pandangan dan misi yang sama,” kata Nuryanto.

Dalam sambutannya Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo mengajak untuk menciptakan masyarakat yang kondusif demi membangun Batam. Ia yakin dengan sinergitas bisa menjadikan Batam maju, aman, nyaman dan modern yang tetap memegang budaya melayu.

“Pembangunan di Batam sudah sangat baik. Kesejahteraan berbanding lurus dengan keamanan. Dengan semangat kita berkumpul di sini saja sudah menunjukkan semangat kita untuk menciptakan keamanan,” ujarnya.

Kemajuan yang sudah dicapai oleh Batam menurutnya harus dijaga secara bersama. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpecah karena isu sensitif.

“Itu hal sensitif yang digunakan orang tidak bertanggungjawab untuk memecah belah bangsa. Banyak orang luar yang tidak ingin Batam maju. Isu dimainkan untuk memecah belah. Mari kita jaga bersama situasi yang sudah harmonis ini dan jangan mudah terpancing isu dari luar,” katanya mengingatkan.

Isu yang berasal dari luar menurutnya harus ada intropeksi dari dalam. Dia juga mengingatkan agar tidak berkomentar jika memang tidak memahami permasalahan karena akan menimbulkan kesalahpahaman.

“Tugas kita memberikan pemahaman kepada umat untuk tidak berkomentar,” tutupnya.

Enam perwakilan agama yang hadir dalam rapat itu juga menyatakan kesepakatannya untuk menjaga situasi Batam aman dan kondusif.

 

 

(red/HP/GM)

BP Batam Berpartisipasi Dalam Pameran INAMARINE 2019

0
Peresmian pembukaan INAMARINE 2019dengan pengguntingan pita secara bersama

Batam- Dalam rangka akselarasi investasi di Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam turut serta mempromosikan keunggulan Batam melalui sektor kepelabuhanan dalam Pameran INAMARINE 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pameran yang mengusung tema “The Challanges & Opportunities of Maritime & Agriculture Industry 4.0”, berlangsung selama 3 hari mulai 28 hingga 30 Agustus 2019.

Industri maritim merupakan salah satu sektor yang memegang peran penting dalam roda perekonomian Indonesia, Hal tersebut dapat dilihat dari program-program pembangunan yang terintegrasi dalam sektor maritim sedang dilaksanakan secara masif oleh Pemerintah dan swasta saat ini.

Pameran bergengsi di dunia maritim dan offshore terbesar di Indonesia ini diikuti oleh 470 exhibitor luar dan dalam negeri dengan menampilkan produk, teknologi, layanan terbaru mereka yang berkaitan dengan pembuatan kapal, perbaikan kapal, teknologi kelautan, peralatan lepas pantai, kelautan dan solusi terkait dengan teknologi maritim dan offshore.

Dalam sambutannya, Direktur Global Expo Management (GEM) Indonesia Baki Lee, selaku penyelenggara mengatakan sebagai bentuk konsistensi, GEM Indonesia dalam rangka mendukung kemajuan industri maritim dan komponennya, INAMARINE 2019 kembali hadir sebagai wadah yang sangat potensial bagi para pelaku industri maritim nasional maupun internasional.

“Dengan adanya pameran ini dapat mendatangkan business deal oppurtunity di sini,” kata Baki Lee.

Pameran INAMARINE resmi dibuka pada Rabu pagi (28/8) oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Harjanto dengan pengguntingan pita secara bersama.

Plt. Kasubdit Promosi BP Batam Ariastuty Sirait mengungkapkan pameran ini merupakan keikutsertaan BP Batam yang ketiga kalinya dengan tujuan memperkenalkan industri perkapalan dan kelautan Batam. Saat ini terdapat lebih dari 200 perusahaan shipyard di Indonesia, dengan lebih dari 105-nya beroperasi di Pulau Batam.

“Baru saja tadi, kita kedatangan pengunjung dari Kedutaan Perancis yang mengatakan akan membawa 8 perusahaan langsung dari Perancis ke Batam pada sekitar bulan Oktober mendatang,” kata Ariastuty.

INAMARINE 2019 mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Perusahaan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI), Praktisi Maritim Indonesia (PRAMARIN), Perkumpulan Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI) Asosiasi Coating Indonesia (ASCOATINDO), Indonesia Welding Society (IWS) dan Indonesia Welding Engineering Society (IWES).

Turut hadir dalam seremoni pembukaan pameran INAMARINE 2019, Direktur Promosi dan Humas BP Batam Dendi Gustinandar.

 

(red/HM)

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga