8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 94

BP Batam dan Kejari Batam Gelar Sosialisasi Penertiban Reklame

0
Keterangan Foto : Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Ponco Indro Subekti.(Adi )

Batam – batamtimes.co –  Badan Pengusahaan (BP) Batam bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menggelar sosialisasi terkait penyelesaian permasalahan reklame berdasarkan Peraturan Kepala (Perka) Nomor 7 Tahun 2017. Kegiatan ini berlangsung di Balairungsari, Lt.3, Gedung Bida Utama, pada Rabu (5/2/2025), dengan dihadiri ratusan mitra usaha di bidang reklame serta asosiasi periklanan Kota Batam.

Dua narasumber utama hadir dalam sosialisasi ini, yaitu Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Ponco Indro Subekti, dan Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Ketut Kasna Dedi. Selain itu, turut hadir Kepala Satuan Internal BP Batam, Imbuh Agustanto, serta sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan BP Batam.

Dalam sambutannya, Ponco Indro Subekti menegaskan pentingnya langkah penertiban reklame yang tidak sesuai dengan regulasi.

“Masih banyak reklame yang tidak sesuai Masterplan. Kami melakukan identifikasi, sosialisasi, dan peringatan agar potensi kerugian negara dapat diminimalisir. Dengan langkah ini, kita juga menjaga iklim investasi dan estetika kota,” ujarnya.

BP Batam mencatat kondisi eksisting per Januari 2025 menunjukkan adanya 60 perusahaan reklame dengan status izin mati, 25 perusahaan tidak berizin, serta 69 perusahaan pemilik neonbox. Selain itu, sebanyak 120 perusahaan diketahui tidak memiliki izin dan tidak sesuai dengan Masterplan Kota Batam, yang berpotensi merugikan negara.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Ketut Kasna Dedi, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi demi mendukung kelancaran investasi di Batam.

“Mari kita bersama menaati aturan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik. Regulasi dibuat agar pelaksanaan kegiatan lebih tertib dan sesuai hukum,” tegasnya di hadapan para pengusaha sewa titik reklame yang hadir.

Kasna juga menyarankan agar BP Batam memberikan peringatan terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan tegas. Kejaksaan, lanjutnya, siap mengawal dan memberikan pendampingan hukum agar tercipta solusi yang adil bagi semua pihak.

“Kami bisa mengajukan pembubaran PT dalam kasus pelanggaran tertentu, tetapi tujuan utama kami adalah mencari solusi yang baik. Langkah ini dilakukan demi menjaga investasi dan menata Kota Batam agar lebih indah dan tertib,” tambahnya.

Melalui sosialisasi ini, BP Batam berharap tercipta sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, asosiasi, dan mitra usaha dalam membangun tata kelola reklame yang sesuai regulasi. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran Batam sebagai kawasan strategis nasional yang rapi dan menarik bagi investor.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

BP Batam dan PT Batam Sarana Surya Perkuat Kerja Sama PLTS Terapung di Dam Duriangkang

0

Batam – Batamtimes.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Batam Sarana Surya semakin memperkuat kerja sama dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Dam Duriangkang. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Adendum Ketiga Perjanjian Kerja Sama pada Rabu (5/2/2025) di Marketing Centre BP Batam.

Adendum ini ditandatangani oleh Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam, dan Direksi PT Batam Sarana Surya, Sylvia Trianasari Tambunan. Acara tersebut turut disaksikan oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, jajaran manajemen perusahaan, serta para pejabat tingkat II di lingkungan BP Batam.

Dalam sambutannya, Purwiyanto mengapresiasi komitmen investasi PT Batam Sarana Surya dalam mewujudkan Energi Baru Terbarukan (EBT), yang diharapkan dapat mendukung keberlangsungan industri di Batam.

“Terima kasih atas komitmen investasi pembangunan PLTS Terapung di Dam Duriangkang oleh PT Batam Sarana Surya. BP Batam akan terus mendukung setiap prosesnya untuk mewujudkan produksi dan pengembangan Energi Baru Terbarukan di Batam,” ujar Purwiyanto.

Senada dengan itu, Direksi PT Batam Sarana Surya, Sylvia Trianasari Tambunan, menyampaikan apresiasi atas dukungan BP Batam dalam proyek energi hijau ini.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari BP Batam atas rencana investasi kami di bidang energi hijau. Harapan kami, proyek ini dapat berjalan lancar hingga terealisasi sepenuhnya,” ungkap Sylvia.

Dengan adanya adendum ini, diharapkan proyek PLTS Terapung Dam Duriangkang dapat segera terealisasi, mendukung transisi energi bersih, dan memperkuat ketahanan energi di Batam.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Polisi Bongkar Pabrik Narkoba Rumahan di Sentul, Bogor

0
Keterangan Foto : ilustrasi Narkoba Sabu

Bogor Batamtimes.co – Polisi berhasil membongkar pabrik narkoba rumahan atau clandestine laboratory yang beroperasi di wilayah Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengungkapkan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil operasi gabungan antara Satres Narkoba Polres Bogor dan Direktorat Narkoba Polda Jawa Barat.

“Tim Satres Narkoba Polres Bogor bersama Direktorat Narkoba Polda Jawa Barat mengungkap keberadaan laboratorium terselubung atau clandestine laboratory di wilayah Sentul,” ujar AKBP Rio kepada wartawan, Selasa (4/2/2025).

Dalam operasi tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk sekitar satu ton tembakau sintetis yang diklasifikasikan sebagai narkotika golongan I.

“Barang bukti yang ditemukan narkotika golongan I, jenis tembakau sintetis, jumlahnya kurang lebih satu ton,” tambahnya.

Meski demikian, AKBP Rio belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai jumlah tersangka yang diamankan dalam kasus ini. Ia menyebut pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut.

“Mohon waktu, masih pengembangan. Mohon doanya,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini guna mengungkap jaringan peredaran narkoba yang lebih luas.

 

Penulis : Paul

Editor : Pohan

Satreskrim Polres Natuna Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Tersangka Peragakan 24 Adegan

0
Keterangan foto : Satreskrim Polres Natuna gelar rekontruksi kasus pembunuhan Dewi Anglina peragakan 24 adegan, Senin (03/02/2025).

Natuna – Batamtimes.coSatuan Resimen Kriminal (Satreskrim) Polres Natuna, Kepulauan Riau menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Dewi Angelina (31) di Jalan Dewi Sartika, Gang Muhammad BS, Air Kolek, Ranai Kota, Senin (03/02/2025).

Ribuan Warga Hadiri Tabligh Akbar Isra Mikraj 2025 di Tanjungpinang

0
Keterangan Foto : Tabligh Akbar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 2025 M/1446 H tingkat Provinsi Kepulauan Riau.(Diskominfo)

Tanjungpinang – batamtimes.co –  Ribuan masyarakat Tanjungpinang memadati pelataran Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa (4/2/2025) dalam acara Tabligh Akbar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 2025 M/1446 H tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Dengan mengusung tema “Isra Mir’aj: Refleksi Diri Melalui Kisah Perjalanan Spiritual Nabi Muhammad SAW”, acara berlangsung khidmat dan penuh hikmah. Berbagai tokoh penting serta masyarakat dari berbagai lapisan turut hadir untuk menyimak tausiyah dan mengambil pelajaran dari peristiwa bersejarah ini.

Tabligh Akbar semakin meriah dengan kehadiran Ustaz Das’ad Latif, yang menyampaikan ceramah dengan gaya khasnya yang memukau. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa perjalanan Isra Mikraj bukanlah keinginan Nabi Muhammad SAW, melainkan kehendak Allah SWT.

“Semua fasilitas perjalanan ini ditanggung oleh Allah. Banyak kejadian yang tampak tidak masuk akal bagi manusia, tetapi itu semua adalah kehendak-Nya,” ujar Ustaz Das’ad.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil hikmah dari peristiwa Isra Mikraj, khususnya dalam menjalankan kewajiban salat lima waktu.

“Pagi ini kita memperingati peristiwa langit, peristiwa yang sangat menakjubkan, yaitu Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW. Yang terpenting bagi kita adalah mengambil pelajaran dari perjalanan ini, terutama dalam menjaga salat lima waktu yang telah diperintahkan Allah SWT,” ujar Gubernur Ansar.

Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi partisipasi masyarakat Kepri dalam agenda politik nasional, seperti pemilihan presiden, anggota legislatif, serta pemilihan kepala daerah.

“Alhamdulillah, semua berjalan dengan baik, lancar, dan penuh persahabatan. Ini menunjukkan bahwa hanya dengan kebersamaan, kita bisa membangun Kepri menjadi lebih baik,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa kini saatnya semua pihak bersatu untuk membangun Kepri ke arah yang lebih maju.

“Insyaallah, Kepri akan menjadi negeri yang dilindungi kasih sayang Allah SWT, negeri yang rakyatnya hidup rukun, damai, dan sejahtera,” tuturnya.

Acara ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya:

  • Wakil Gubernur Kepri terpilih Nyanyang Haris
  • Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari
  • Sekdaprov Kepri Adi Prihantara
  • Jajaran Forkopimda Kepri
  • Gubernur Kepri periode 2016-2019, Nurdin Basirun
  • Bupati Bintan, Roby Kurniawan
  • Ketua LAM Kepri
  • Pimpinan instansi vertikal dan OPD setempat

Tabligh Akbar ini menjadi momentum bagi umat Islam di Kepri untuk semakin memperdalam pemahaman tentang peristiwa Isra Mikraj, serta menguatkan keimanan dan ketakwaan. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang refleksi untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih harmonis dan maju.

 

Penulis : Sam

Editor : Pohan

Ketua DPRD Tekankan untuk Membahas Isu-Isu Terkini pada Setiap Rapat Kerja

0
Keterangan Foto : DPRD Kabupaten Ketapang kembali melaksanakan rapat konsultasi yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Achmad Sholeh.(Andri)

Ketapang- batamtimes.co – DPRD Kabupaten Ketapang kembali melaksanakan rapat konsultasi yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Achmad Sholeh, pada 4 Februari 2025 di Ruang Rapat Ketua DPRD. Rapat ini bertujuan untuk membahas rencana kerja komisi-komisi DPRD Kabupaten Ketapang.

Rapat yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua 1 DPRD Mateus Yudi, Wakil Ketua 2 DPRD H. Mathoji, Wakil Ketua 3 DPRD Syaidianur, serta seluruh Ketua Komisi DPRD Kabupaten Ketapang, juga turut dihadiri oleh Sekretaris DPRD H. Agus Hendri dan para Kabag di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Ketapang. Ini menjadi kesempatan bagi peserta rapat untuk membahas strategi dan langkah-langkah konkrit yang harus diambil dalam menyikapi isu-isu terkini.

Dalam rapat tersebut, Achmad Sholeh mengawali sambutannya dengan mengingatkan pentingnya untuk selalu menanggapi dan menyikapi isu-isu yang berkembang di masyarakat. Salah satu isu utama yang diangkat adalah Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang mengatur efisiensi belanja negara dalam pelaksanaan APBN dan APBD.

“Perubahan kebijakan ini akan berpengaruh langsung terhadap alokasi anggaran yang diterima daerah, termasuk Kabupaten Ketapang. Oleh karena itu, kita perlu merumuskan langkah-langkah yang tepat agar rencana pembangunan yang diinginkan masyarakat tetap dapat dijalankan meskipun dengan anggaran yang lebih terbatas,” ujar Achmad Sholeh.

Achmad Sholeh juga menekankan pentingnya membahas isu-isu terkini yang berkembang di tengah masyarakat, agar DPRD Ketapang tetap relevan dalam menjalankan tugasnya. “Dengan kita peka terhadap isu-isu terbaru, kita dapat menjaga marwah DPRD Kabupaten Ketapang, agar tetap menjadi lembaga yang responsif dan bekerja untuk kepentingan rakyat,” tambahnya.

Wakil Ketua 1 DPRD, Mateus Yudi, menyatakan bahwa meskipun anggaran terbatas, pihaknya akan bekerja keras untuk memastikan bahwa sektor-sektor yang paling dibutuhkan oleh masyarakat tetap mendapatkan perhatian. “Kami akan tetap berfokus pada program-program prioritas yang langsung memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mateus.

Sementara itu, Wakil Ketua 2 DPRD, H. Mathoji, menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak berarti mengurangi kualitas pembangunan. “Meskipun ada pembatasan dalam alokasi anggaran, kami akan memastikan bahwa program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat tetap bisa berjalan,” tambah Mathoji.

Wakil Ketua 3 DPRD, Syaidianur, juga menyampaikan bahwa setiap komisi di DPRD harus bekerja dengan cermat. “Kami mengharapkan kebijakan baru tidak berdampak terhadap kebutuhan mendasar bagi masyarakat kita,” ujar Syaidianur.

Para Ketua Komisi juga memberikan masukan mengenai prioritas anggaran yang harus diutamakan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Mereka sepakat untuk bekerja sama dalam menyusun program yang tidak hanya efisien, tetapi juga mampu memberi dampak positif bagi masyarakat Ketapang.

Sebagai hasil dari rapat ini, DPRD Ketapang sepakat untuk terus menjaga komunikasi yang erat antar komisi guna merumuskan kebijakan dan rencana kerja yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan situasi keuangan daerah yang ada. Seluruh anggota DPRD berkomitmen untuk memberikan kontribusi maksimal agar pembangunan Kabupaten Ketapang tetap berjalan dengan baik.

Dengan adanya rapat konsultasi ini, diharapkan DPRD Ketapang bisa lebih responsif dalam merespons kebijakan pemerintah pusat serta mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap keputusan yang diambil.

Penulis : Andri

Editor : Pohan

EKONID dan Goethe-Institut Perkuat Kemitraan untuk Dukung Tenaga Kerja Indonesia ke Jerman

0
Keterangan Foto : EKONID dan Goethe-Institut Indonesien MoU di Jakarta pada Selasa, 4 Februari 2025.(Tanto)

Jakarta – batamtimes.co-  Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman (AHK Indonesia/EKONID) dan Goethe-Institut Indonesien memperkuat kemitraan mereka melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Jakarta pada Selasa, 4 Februari 2025.

Kemitraan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang komprehensif kepada tenaga kerja ahli Indonesia agar lebih siap menghadapi tantangan tinggal dan bekerja di Jerman. Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Direktur Eksekutif EKONID, Jan Rönnfeld, dan Wakil Direktur Goethe-Institut Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru, Ulrike Drissner, di kantor EKONID di Menteng, Jakarta. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kedutaan Besar Jerman, GIZ, dan DAAD.

Jerman saat ini mengalami kekurangan pekerja terampil dan telah meluncurkan berbagai inisiatif sejak 2018 untuk menarik tenaga kerja berkualitas dari luar negeri. Salah satunya adalah Undang-Undang Imigrasi Tenaga Kerja Terampil (FEG) tahun 2020, yang membuka peluang bagi tenaga kerja non-Uni Eropa untuk bekerja di Jerman.

Indonesia, dengan jumlah tenaga kerja ahli yang besar, memiliki potensi signifikan. Namun, para calon pekerja sering menghadapi tantangan seperti pengakuan kualifikasi, hambatan bahasa, dan integrasi budaya. Melalui kerja sama ini, EKONID dan Goethe-Institut Indonesien akan memperluas layanan konseling yang telah ada, serta menyelenggarakan berbagai acara dan kegiatan untuk membantu tenaga kerja Indonesia dalam proses migrasi ke Jerman.

Jan Rönnfeld menegaskan bahwa sejak 1915, EKONID telah menjadi penghubung strategis antara ekonomi Jerman dan Indonesia, di mana sumber daya manusia memegang peran penting.

“Melalui proyek ProRecognition, yang diluncurkan tahun lalu, kami bertujuan menghubungkan talenta terampil dari Indonesia dengan peluang kerja di Jerman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan Goethe-Institut Indonesien akan membantu tenaga kerja profesional Indonesia melewati proses administratif dan persyaratan yang diperlukan untuk bekerja di Jerman.

Sementara itu, Ulrike Drissner menyatakan bahwa Goethe-Institut telah lama membantu masyarakat Indonesia mempersiapkan diri untuk bekerja dan belajar di Jerman melalui kursus bahasa, ujian sertifikasi, serta pelatihan bagi pengajar bahasa Jerman di sekolah dan perguruan tinggi.

“Dengan penandatanganan MoU ini, kami yakin dapat menciptakan lebih banyak kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia untuk memasuki pasar kerja Jerman dengan lebih mudah,” kata Drissner.

Dalam kemitraan ini, EKONID akan berperan dalam memberikan panduan terkait pengakuan kualifikasi profesi, akses ke pasar tenaga kerja, serta prosedur imigrasi dan izin tinggal di Jerman. Sementara itu, Goethe-Institut Indonesien akan fokus pada persiapan tenaga kerja dalam hal kemampuan bahasa, pemahaman budaya, dan pengetahuan tentang kehidupan di Jerman.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi tantangan tenaga kerja di kedua negara—membantu Jerman mengatasi kekurangan pekerja terampil dan memberikan peluang lebih luas bagi tenaga kerja Indonesia untuk berkembang di pasar internasional.

Pewarta : Tanto

Editor : Pohan

Presiden Prabowo Diminta Pecat Bahlil Lahadalia

0
Keterangan Foto : Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Tanto)

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto diminta memecat Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia buntut kebijakan larangan pengecer menjual LPG 3 Kg.

“Kebijakan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengenai gas LPG 3 Kg membuat polemik dan kegaduhan yang dianggap mempersulit rakyat kecil dan menghilangkan salah satu sumber pendapatan pedagang kecil,” kata Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, Selasa 4 Febuari 2025

Diketahui, hari ini Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco menyatakan Presiden Prabowo Subianto sudah meminta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia agar memberi izin pengecer gas LPG 3 kg untuk aktif berjualan kembali.

Menurut Fernando, akibat rencana Bahlil yang amburadul tersebut membuat banyak antrian masyarakat di pangkalan penjualan LPG yang membawa korban jiwa.

“Akibat dari kebijakan Bahlil tersebut membuat dampak negatif bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” terangnya.

Fernando merasa ragu Bahlil benar-benar loyal kepada Presiden Prabowo dan ingin pemerintahannya berhasil sampai akhir masa jabatannya.

“Sebagai loyalis Joko Widodo (Jokowi), saya curiga Bahlil membawa agenda sendiri sesuai dengan arahan dan keinginan Jokowi. Jangan-jangan Bahlil menginginkan pemerintahan Prabowo buruk di mata masyarakat sehingga memicu reaksi,” ujarnya.

Fernando berharap, Presiden Prabowo segera menyingkirkan Bahlil dari Kabinet Merah Putih.

“Sehingga tidak akan ada lagi upaya-upaya untuk menggagalkan pemerintahan Prabowo dari internal Kabinet Merah Putih,” pungkasnya.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

Pemdes Tumotok Gelar Musrenbang RKPD 2026 dan Rembuk Stunting 2025

0
Bertempat di Gedung MDA Desa Tumotok Pemdes Tumotok, Kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-Una, menggelar Musrenbang.(Andri)

Tojo Una-Una   – Bertempat di Gedung MDA Desa Tumotok, Pemerintah Desa (Pemdes) Tumotok, Kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-Una, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2026 dan Rembuk Stunting 2025 bersama Pemerintah Kecamatan Talatako pada Selasa (4/2/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Talatako, Kepala Desa (Kades) Tumotok, perangkat Desa Tumotok, BPD Desa Tumotok, tokoh masyarakat, pihak Puskesmas, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tumotok, Jamal, menyampaikan bahwa Musrenbang ini merupakan wadah untuk menampung setiap usulan dari masyarakat di setiap dusun. Usulan tersebut kemudian akan diakomodir oleh Pemerintah Desa dan disusun dalam bentuk kebutuhan skala prioritas.

“Pelaksanaan program pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Desa disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada. Untuk usulan yang belum terlaksana, akan diusulkan lagi dalam proses pengajuan selanjutnya,” ujar Jamal. Ia juga menekankan bahwa Musrenbang ini tidak hanya membahas pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Musrenbang RKPD tingkat desa ini diharapkan dapat menjadi harapan bagi masyarakat Desa Tumotok dan khususnya bagi Pemerintah Desa. “Kegiatan Musrenbang jangan hanya dianggap sebagai acara seremonial semata. Kita harus fokus pada realisasi dan bagaimana pemerintah daerah menyikapi usulan ini dengan serius,” tambah Jamal.

Ia mengungkapkan bahwa meskipun selama 9 tahun Pemerintah Desa Tumotok telah melaksanakan kegiatan serupa, belum ada respons yang memadai dari pemerintah daerah. “Pertanyaannya, apakah ini merupakan kesalahan dari pengambil kebijakan ataukah OPD terkait yang kurang profesional?” ujar Jamal.

Menurutnya, membangun Indonesia dari desa bukan hanya menjadi tugas berat bagi Pemerintah Desa, tetapi juga membutuhkan kolaborasi antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah. “Kami masih tetap optimis dan berharap dengan terpilihnya Bupati baru, harapan baru bagi Pemdes Tumotok bisa terwujud. Kami mengharapkan program-program yang tepat sasaran dan bukan hanya program titipan dari segelintir orang untuk kepentingan pribadi,” ungkap Jamal.

Ia menekankan pentingnya sinergitas antara Pemda dan Pemdes untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik. “Sinergitas antara Pemda dan Pemdes harus lebih diutamakan,” tandasnya.

 

Pewarta : Andri

Editor : Pohan

Ditpam BP Batam, TNI, dan Polri Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di Nongsa

0
Keterangan Foto : Ditpam BP Batam bersama TNI dan Polri menertibkan tambang pasir ilegal di kawasan Nongsa Batam .(Adi)

Batam –batamtimea.co –  Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam bersama TNI dan Polri menertibkan tambang pasir ilegal di kawasan Nongsa, Batam, pada Selasa (4/2/2025). Dalam operasi ini, Ditpam BP Batam mengerahkan ekskavator untuk membongkar tempat penampungan pasir yang telah dicuci.

Kasi Patroli dan Pengamanan Hutan Ditpam BP Batam, Wilem Sumanto, mengungkapkan bahwa ada dua lokasi utama yang menjadi sasaran penertiban, yaitu kawasan Perumahan Bida Asri 3 dan Kampung Jabi Nongsa.

“Di setiap lokasi terdapat beberapa titik tambang pasir ilegal yang ditertibkan, terutama yang berada di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim,” ujar Wilem.

Ia menegaskan bahwa penertiban ini dilakukan demi keselamatan penerbangan dan mencegah kerusakan lingkungan yang semakin parah. “Kerusakan lingkungan di KKOP harus mendapat perhatian serius karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan,” tambahnya.

Selain itu, aktivitas tambang pasir ilegal juga berpotensi menciptakan lubang-lubang besar yang digenangi air, yang dapat menimbulkan risiko kesehatan serta keselamatan bagi masyarakat sekitar.

Untuk mencegah aktivitas serupa terulang, Ditpam BP Batam akan melakukan pengawasan berkala dan bekerja sama dengan instansi terkait. “Kami mengimbau agar seluruh aktivitas penambangan pasir ilegal, khususnya di KKOP, segera dihentikan,” pungkas Wilem.

 

Pewarta : Adi

Editor : Pohan

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga