8.6 C
New York
Friday, April 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 969

Sekelompok Massa Serang Lanud RSA Ranai, PHH Bertindak Tegas

0

Batamtimese.co – Natuna –

Pangkalan TNI- AU diserang sekelompok massa pendukung salah satu pasangan calon Presiden (Capres), akibat tidak puas hasil penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS),
massa melakukan aksi protes disertai tindakan anarkis, karena sudah tersulut emosinya.

Presiden Yakin Pariwisata Berpeluang Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0

Batamtimes. Co, Jakarta- Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara Gala Dinner Peringatan 50 Tahun Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) pada Senin, 11 Februari 2019, sempat memuji soal perkembangan pariwisata Indonesia. Presiden menilai saat ini industri pariwisata memiliki potensi menjadi penyumbang devisa terbesar untuk negara.

Apalagi untuk menunjang industri pariwisata nasional, selama ini Presiden Joko Widodo memang mengedepankan pembangunan infrastruktur secara merata di seluruh Tanah Air. Presiden mengatakan, peluang dan industri pariwisata nasional yang bertumbuh tinggi merupakan momentum yang harus dimanfaatkan dengan baik.

“Kita ini masuk 6 besar negara terindah di dunia. Kita juga masuk 10 besar negara yang wajib dikunjungi. Ini juga sebuah brani yang kita punyai.

BrandB yang ini tinggal kita garap agar pariwisata ini betul-betul bisa memberikan devisa yang paling banyak,” kata Presiden di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Terkait pembangunan infrastruktur, Kepala Negara mengakui bahwa manfaat dari pembangunan tersebut salah satunya dapat dirasakan sektor pariwisata. Pembangunan diarahkan agar suatu daerah memiliki kesiapan untuk mengembangkan pariwisatanya sendiri.

“Saya setiap menginap di hotel-hotel di daerah-daerah pada 2014-2015, yang masuk ke kuping saya paling banyak adalah listrik yang byarpet.

Bahkan ada hotel di Sumatra setengah hari hidup setengah hari mati. Bagaimana bisa berkembang hotel itu?” ucap Presiden Jokowi.

Infrastruktur berupa pembangkit listrik, jalan tol, bandara, pelabuhan, dan fasilitas lainnya terus dibangun untuk mengatasi masalah-masalah tersebut sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di mata dunia.

“Ini perlu terus ditindaklanjuti secara paralel dengan menyiapkan infrastruktur dan memperbaiki kawasan wisata sehingga kami ingin mendapatkan masukan sebanyak-banyaknya,” jelas Presiden.

Meski demikian, pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya ditujukan bagi pengembangan pariwisata Tanah Air semata. Kepala Negara menegaskan, di dalam pembangunan yang merata di seluruh pelosok Nusantara, terdapat tujuan lain yang lebih besar bagi kepentingan negara dan rakyatnya.

“Bagaimana kita yang di sini bisa menikmati jalan yang bagus entah di Sumatra, Jawa, atau pulau besar lain tapi saudara kita di Papua jalannya seperti ini (rusak)?” tanya Presiden.

“Inilah yang sering saya sampaikan di mana-mana, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Mulai pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, pembangunan infrastruktur mulai intensif menyentuh daerah-daerah lain di luar Pulau Jawa. Hal tersebut dimaksudkan sebagai salah satu perwujudan sila kelima dari Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pada kesempatan ini, Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani memberikan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo. Penghargaan itu berupa gelar Bapak Pariwisata Nasional.

“Bapak Pariwisata Nasional diberikan karena inisiatif Bapak Presiden dalam mengembangkan pariwisata sejak jadi Wali Kota di Solo, menyejahterakan secara langsung masyarakat yang terlibat di pariwisata,” tutur Hariyadi Sukamdani.

Turut mendampingi Presiden dalam acara ini antara lain, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

(Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

 

DPRD Kota Batam pertanyakan Proyek Fisik Tahun 2018 Tidak Selesai

0

Batamtimes. Co, Batam – DPRD Kota Batam angkat bicara soal tidak selesainya sejumlah proyek fisik di tahun 2018.

Kalangan Legislatif meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam merencanakan lebih awal agar pelaksanaan pembangunan di tahun 2019 ini tidak terhambat.

Anggota Komisi III DPRD Batam Rohaizat mengungkapkan, tidak selesainya sejumlah proyek tahun 2018 disebabkan proses tahapan yang tidak mencukupi waktu. Untuk itu, DPRD Batam mendesak Pemko Batam untuk melelang proyek lebih awal.

Sehingga pengerjaan tidak menumpuk di akhir tahun.

”Kita harus berkaca dari 2018. Banyak hal-hal yang perlu dievaluasi, terurama perencanaan,” ujar Rohaizat, Minggu (6/1/2019).

Menurutnya, jika pelelangan dan pengumuman pemenang lelang bisa dilakukan awal tahun maka akan bisa lebih cepat dikerjakan proyeknya. Sedangkan untuk pengawasan, legislatif juga memiliki waktu yang longgar untuk mengecek satu persatu setiap proyek yang sedang berjalan.

”Ini supaya proyek yang dihasilkan benar-benar berkualitas,” katanya.

Di sisi lain, Rohaizat juga mengungkapkan, tahun 2018 kemarin ada beberapa titik yang sangat fatal dari sisi kualitas dan ketepatan waktunya. Baik yang dilaksanakan dari Percepatan Infrastuktur Kelurahan (PIK) maupun Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan, Dinas Cipta Karya, dan Dinas Pendidikan.

”Di SMPN 57 salah satu contohnya. Pembangunan sekolah molor sehingga menyebabkan siswa belum bisa menempati sekolah sesuai waktu yang telah direncanakan,” sesalnya.

Sebelumnya, pembangunan infrastruktur juga mendapat sorotan masyarakat Batam. Warga meminta pemerintah lebih memperhatikan mutu, kualitas, kerapian dan ketepatan waktu dalam pengerjaan proyek. Hal tersebut dirangkum dalam laporan reses yang dilaporkan DPRD Batam.

Juru Bicara Fraksi PDI-P, Sugito mengatakan bahkan ada pembangunan yang dibangun pada akhir wwaktu jelang tutup tahun. Selain itu, Sekretaris Fraksi PKS, Rohaizat kembali menambahkan, masyarakat mengeluhkan beberapa titik pem­bangunan infrastruktur karena kualitasnya jelek dan tidak rapi sehingga terkesan proyek asal jadi.(*)

Dishub Kota Batam Harus Tindak Tegas Transportasi Umum ugal-ugalan di Jalanan

0

Batamtimes. Co, Batam – Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Rohaizat meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menindak tegas transportasi umum yang bertindak ugal-ugalan di jalanan.

Pasalnya bukan hanya membahayakan sopir dan penumpang di dalamnya, melainkan juga mengganggu kenyamanan kendaraan lain.

“Masalah KIR kendaraannya. Layak atau tidak. Secara kasat mata banyak transportasi umum di Batam seperti KIR itu seharusnya tidak lulus,” ujar Rohaizat Minggu (13/1/2019).

Diakuinya, banyak masyarakat yang mengeluhkan angkutan umum yang kerap ugal-ugalan dijalan raya. Dalam hal ini Dishub harus bertindak tegas.

“Sudah terkenal jugalah di Batam ini supirnya suka ugal-ugalan. Belum lagi kondisi kendaraannya yang kurang layak. Dapat menimbulkan bahaya di jalan. Misalnya mogok dijalan, remnya blong, kan bahaya,” sesalnya.

Ia menambahkan Dishub harus sering melakukan penertiban. Ironisnya, pada Kamis (10/1/2019) lalu seorang pemuda tewas ditabrak lari oleh angkutan Bimbar di Simpang Empat Kepri Mall.

“Contoh lainnya beberapa bulan lalu Bimbar terjungkil lagi di Masjid Raya. Dengan kejadian-kejadian inj masak kita harus tutup mata sih,” sesalnya.

(red/Tribun batam)

Ketua DPRD Batam akan Undang BC Terkait Ketentuan baru Pengiriman Barang

0
Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto Menyerahkan Paket Sembako Kepada Perwakilan Warga di Kecamatan Batu Ampar.

Batamtimes Co, Batam-  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam akan mengundang pihak Kantor Pelayanan Umum Bea Cukai Tipe B Batam untuk aturan yang tertuang dalam surat keputusan Dirjen Bea Cukai No Kep.07/BC/2019.

Pertemuan itu, dilakukan untuk meminta penjelasan soal ketentuan baru pengiriman barang keluar Batam.

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto mengatakan, upaya tersebut merupakan langkah untuk menanggapi kebijakan yang telah menghadirkan kehebohan bagi masyarakat Batam. Khususnya mereka yang berkecimpung dalam usaha yang memakai jasa pengiriman ini.

Hadirnya penjelasan dari Bea Cukai, kata Nuryanto, akan membuat persoalan yang muncul di tengah masyarakat bisa ditanggapi secara benar. Dimana saat ini, respon negatif dan pertanyaan perihal penerapan aturan yang dinilai mengekang aktivitas bagi pelaku usaha terkait beredar luas di tengah masyarakat.

“Makanya kita segera akan agendakan untuk pertemuan dengan Bea Cukai. Meminta penjelasan secara detil. Kita taunya kebijakan ini memberatkan masyarakat, karena itu ada penolakan,” kata Nuryanto di Batam, Senin (11/2).

Lebih jauh, Nuryanto menyampaikan bahwa, pihaknya tentu akan mengambil sikap atas kondisi yang terjadi. Terlebih lagi, hal itu berkaitan dengan hajat hidup masyarakat Batam. Dimana kondisi ekonominya memang tengah merangkak naik.

Langkah yang diambil, harus menempatkan masyarakat sebagai salah satu pertimbangan utama. Karena memang mereka adalah objek dari penerapan aturan tersebut. Jika hal itu berdampak pada terganggunya aktivitas mereka mengais rejeki, tentu akan menghadirkan gelombang penolakan.

Nuryanto berharap, penjelasan dari Bea Cukai Batam nantinya akan menghasilkan kabar baik bagi masyarakat. Sehingga pihaknya sebagai wakil rakyat di daerah bisa memberikan penjelasan yang mampu menenangkan dan solutif. Jika tidak, maka harus ada langkah-langkah yang bisa menghadirkan solusi bagi masyarakat.

Seperti diketahui, pemerintah melalui surat keputusan Dirjen Bea Cukai No Kep.07/BC/2019 menempatkan Kota Batam sebagai daerah Internasional dalam hal aturan pengiriman barang keluar. Dimana alur pemeriksaan yang sebelumnya hanya menggunakan pemeriksaan x-ray, berubah menjadi lebih ketat dengan cara diperiksa satu persatu oleh petugas Bea dan Cukai.

Pemerintah juga melakukan pengenaan pajak pada pengirim yang melakukan pengiriman terhadap satu tujuan di atas nilai 75 USD. Kondisi ini, mengakibatkan banyak barang-barang yang menumpuk di kargo bandara. Dampaknya, memperlambat barang sampai kepada penerima.

 

(red/Jawa Pos)

KPU DIY Kerahkan 2.000 Orang Laķukan Sosialisasi Pemilu

0

Penulis :Tanto

Batamtimes. Co, Jakarta- Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY akan memaksimalkan sekitar 2.000 orang untuk melakukan sosialisasi Pemilu 2019 agar berjalan dengan baik.

KPU DIY tidak menampik anggapan jika hingga saat ini ada warga di kota pelajar itu ada yang belum paham soal tahapan dan tatacara pencoblosan saat Pemilu berlangsung.

“Hampir 2.000an orang (PPK 78 X 5 oranh),  (PPS 438 X 3 orang) ditambah relasi 275 orang dengan sekretariatnya akan kami maksimalkan,” kata Ketua KPUD DIY Hamdan Kurniawan Selasa (12/2/2019).

Hamdan menjelaskan, sesungguhnya KPU DIY sudah melakukan banyak sosialisasi sejak tahun 2018 dengan tema dan penekanan yang tentu lain dengan tahun 2019.

Sejatinya, lanjut Ketua KPU DIY, tanggungjawab sosialisasi sendiri tidak hanya ada dipundak KPU. Tapi juga peserta pemilu (Parpol, DPD, Capres dan timnya) juga pemerintah.

“Tapi KPU berupaya keras untuk terus menyebarluaskan informasi kepemiluan sampai menjelang pemungutan suara,” pungkas Hamdan.

Nuryanto : Mahalnya Tiket, Bagasi, Secepatnya akan surati Gubernur

0
Foto : Kejarfakta.com

Batamtimes. Co, Batam – Forum Pelaku Pariwisata Kepulauan Riau, melakukan aksi damai sebagai bentuk keprihatinan dari kondisi pariwisata akibat mahalnya tiket pesawat, Senin,( 11/2/2019)

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto prihatin dengan keluhan asosiasi pelaku pariwisata tersebut, dan secepatnya akan mengambil kebijakan seperti menyurati Gubernur Kepri.

“Paling lambat besok, Selasa (12/2/2019) akan menyampaikan aspirasi dari asosiasi pelaku pariwisata yang menggelar pawai keprihatinan, “katanya usai mengadakan RDP, Senin (11/2/2019).

Dikatakanya, aspirasi yang disampaikan memang bagus untuk memajukan pariwisata. Apalagi saat ini sedang gencar di serukan ‘Spirit Pariwisata’, khususnya bagi Batam.

Menurutnya, seruan ‘Spirit Pariwisata’ tidak berbanding lurus dengan kejadian yang terjadi saat ini setelah berdampak pada sektor tour and travel, oleh-oleh, dan sumber daya manusia.

“Dan kalau dihitung-hitung, biaya wisata domestik bisa lebih mahal daripada keluar negeri,” ujarnya.

Dalam RDP tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Ketua Komisi II Edward Brando, Anggota Komisi II Uba Ingan Sigalingging, Kapolsek Batam Kota AKP Ricky Firmansyah, serta perwakilan dari 12 Asosiasi Pelaku Pariwisata.

 

(red/Veri Gulo)

Lion Air Semarang-Tangerang Batal Terbang, Ini Penjelasan Lion air

0

Batamtimes. Co, Semarang – Lion Air nomor penerbangan JT-507 yang melayani rute dari Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG) tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK),mengalami kendala penerbangan.
Pesawat mestinya berangkat pukul 13.00 WIB.

Salah satu penumpang atas nama Harry, melalui pesan singkat, bahwa penumpang diminta untuk turun dari pesawat.

Disebutkannya, tidak ada keterangan jelas dari pihak maskapai.

Hanya saja disampaikan bahwa ada masalah pada mesin (engine).
Seperti yang dikutip dari Tribun Jateng.

Pihak Lion Air melalui Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Air mengatakan, permohonan maaf atas kendala yang terjadi,Senin,(11/2/2019).

Dikatakanya, Penerbangan JT-507 sudah dipersiapkan dengan baik. Pesawat telah menjalani proses pemeriksaan sebelum keberangkatan (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight).

Dimana menurutnya, proses seluruh penumpang masuk ke kabin pesawat (boarding) berjalan lancar.

Pukul 13.00 WIB, pesawat didorong mundur (pushback) dan bersiap mengarah ke landas hubung (taxiway). Ketika posisi pesawat masih berada di landas parkir (apron), pilot memutuskan untuk kembali ke landas parkir (return to apron/ RTA).

Keputusan ini guna memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, dikarenakan pesawat mengalami kendala teknis (technical).

 Lebih lanjut, katanya, Berdasarkan SOP, teknisi segera melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan pilot.

Setelah pemeriksaan yang dilakukan teknisi, pesawat membutuhkan komponen pengganti dan menunggu didatangkan dari Jakarta. Dengan demikian, proses pengerjaan membutuhkan waktu yang cukup signifikan.

“Dalam menjaga kenyamanan, seluruh penumpang dikembalikan menuju ruang tunggu keberangkatan bandar udara.”ungkapnya

“Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul.”Jelasnya kembali.

 Lion Air dalam hal tersebut , sudah memberikan informasi sehubungan penundaan keberangkatan JT-507 kepada seluruh penumpang dan memberikan kompensasi keterlambatan (delay management) berdasarkan ketentuan. Lion Air juga memfasilitasi sesuai permintaan penumpang antara lain melakukan pengembalian dana (refund), mengubah jadwal keberangkatan (reschedule) didasarkan pada aturan yang berlaku.

Kemudian, Lion Air juga telah menerbangkan 19 penumpang JT-507 dengan penerbangan lainnya (endorse).

(Redaksi)

Djames Lim : Tahun 2019 Komitmen kita investasi di Indonesia Mencapai USD 30 juta

0

Batamtimes. Co, Singapura- Lebih dari 50 investor dan komunitas pelaku usaha Aquaculture (budidaya perikanan) asal Singapura menghadiri Clubhouse the Floridian, Singapura, Senin, (11/2/2019).

Dalam rangka menghadiri perayaan imlek yang diselenggarakan oleh Institution of Aquaculture Singapore.

Dalam sambutannya, Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya menegaskan komitmen dan jaminan pemerintah bagi para investor, antara lain, meningkatkan “ease of doing business” untuk investasi dari Singapura, pengembangan wilayah potensial bagi bagi industri budidaya perikanan dan udang yang menarik dengan berbagai insentif dalam berinvestasi.

“Meskipun Indonesia memasuki tahun politik menuju pemilu bulan April 2019, data statistik menunjukkan bahwa investor asing ternyata tidak bersikap “wait and see”, melainkan terus merencanakan dan merealisasikan investasinya ke Indonesia, ujarnya.

“Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap stabilitas politik dan demokrasi di Indonesia”, lanjutnya.

Jumlah investasi Singapura ke Indonesia selama tahun 2018 mengalami kenaikan realisasi investasi sebesar 10%, atau sebesar USD 9.2 miliar, dan hal ini kembali menempatkan Singapura investor terbesar bagi Indonesia.

Industri makanan merupakan salah satu potensi yang diminati investor asing di Indonesia. Industri budi daya ikan dan udang merupakan potensi investasi yang cukup menarik.

Khusus untuk komunitas aquaculture sendiri, selama tahun 2018 lalu telah menanamkan modalnya sebanyak USD 20 juta, untuk pengembangan budidaya udang di Sumbawa, Indonesia.

Ketua Institution of Aquaculture Singapore, Djames Lim, menyampaikan keyakinannya bagi para investor untuk terus menanamkan modal di Indonesia, dan mengapresiasi kerjasamanya dan dukungan KBRI Singapura selama tahun 2018.

“Untuk tahun 2019 kami berkomitmen untuk meningkatkan investasi kita di Indonesia dengan estimasi nilai USD 30 juta” paparnya.

“Kita juga memiliki komitmen yang kuat terhadap pengembangan masyarakat, organisasi kita telah menggalang 12 desa budidaya perikanan (aqua village), di Sumbawa NTB, dan 98 % pegawai kami merupakan masyarakat lokal.” ujarnya kembali.

Budi daya udang dan perikanan juga mulai menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas produksi serta afisiensi, termasuk trend yang berkembang terkait keterlacakan (tracability) produk yg dihasilkan untuk menjamin keamanan pangan.

Untuk tahun 2019, Dubes RI Singapura menawarkan, Belitung sebagai salah satu satu wilayah unggulan untuk mengembangkan budidaya udang, kepiting dan ikan.

Dalam kesempatan tersebut,Djames Lim dan beberapa investor lainnya langsung memberikan komitmen kepada Dubes Ngurah untuk meningkatkan investasinya sebesar USD 30 juta ke Indonesia dengan total jumlah investasi USD 50 juta untuk 2 tahun terakhir.

Dubes Ngurah, juga menyatakan bahwa tim diplomasi ekonomi KBRI Singapura siap memfasilitasi investor dalam hal project match-making, taxation regulation hingga labour consultation, yg dapat dilakukan secara terpadu untuk mendorong keputusan investasi para investor yg lebih cepat untuk memanfaatkan momentum investasi di Indonesia.

Sumber : PENSOSBUD/EKONOMI
KBRI Singapura

Jelang Pemilu 2019, Linmas Di Bunguran Tengah Dibekali Pelatihan

0

Batamtimes.co – Natuna –

Menjelang pemilu 2019, sebanyak 12 peserta dari 20 personel linmas di Kecamatan Bunguran Tengah mendapatkan pelatihan selama dua hari mulai tanggal 11 – 12 Februari 2019 di gelar di Aula Kantor Camat Bunguran Tengah, pada Senin (11/02/2019) siang.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga