Dirjen KKP Eko : 695 Nonyustisi Nelayan Asal Vietnam Dipulangkan dari Batam

0
153
Ratusan nelayan Vietnam menunggu untuk dipulangkan ke negaranya menggunakan kapal Vietnam Coast Guard di Kantor Dirjen Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Batam, Kepulauan Riau, Jumat (9/6/2017). (ANTARA/M N Kanwa)

batamtimes.co , Batam – Sebanyak 695 Nelayan asal Vietnam dipulangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, TNI Angkatan Laut, dan Polri, dari Batam, Kepulauan Riau.

“Yang dipulangkan terdiri atas 690 orang nonyustisi dan lima yang sudah selesai menjalani tahanan. Jadi 695 orang yang dipulangkan ke Vietnam,” kata Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan Perikanan, Eko Djalmo Asmadi di Pangkalan PSDKB Batam, Jumat.

Baca Juga : Tahanan Ilegal Fishing Danlantamal IV Sebanyak 405 Orang Dideportasi Menuju Batam

Nelaya-nelayan tersebut merupakan warga Vietnam yang ditangkap oleh petugas dari Pengawas Perikanan KKP, TNI AL, Polri dalam berbagai operasi pemberantasan penangkapan ikan ilegal di Indonesia.

“Nelayan tersebut hanya menjadi saksi meskipun ada yang sudah berada di Indonesia selama dua tahun. Sehingga hari ini dipulangkan,” tambah Eko

Sebelumnya mereka tinggal di beberapa tempat penampungan sementara, seperti di Stasiun PSDKP Pontianak, Satuan PSDKP Natuna, Satuan PSDKP Tarempa, Kantor Imigrasi Kelas Tarempa, Rumah Detensi Imigrasi Pontianak, Kantor Imigrasi Tanjung Pinang, Pangkalan TNI AL Ranai, dan Pangkalan TNI AL Tarempa.

“Melalui koordinasi yang intensif antara KKP dengan Kedutaan Besar Vietnam di Jakarta, disepakati nelayan-nelayan yang bukan tersangka direpatriasi ke Vietnam,” kata Eko.

Hal ini juga merupakan salah satu implementasi dari kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Vietnam.

Selain itu, Eko juga menekankan agar pemulangan ini menjadi pelajaran bagi nelayan Vietnam untuk menaati peraturan perundang-undangan negaranya maupun negara lain, dan yang terpenting agar mereka tidak kembali melakukan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di perairan Indonesia.

Pemerintah Vietnam mengirimkan tiga kapal untuk menjemput warganya di Batam. Kapal-kapal yang dikirim merupakan armada dari Vietnam Coast Guard dengan nama kapal 8001, 8005, dan 4039

 

(red/lantas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here