Alvin Sesalkan Sikap Pemerintah Myanmar Kepada Muslim Rohingya

0
190

 

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Ketua DPD PKS Tanjungpinang, Alvin Ketua DPD PKS Tanjungpinang, Alvin mengecam keras pembantaian muslim Rohingya oleh pemerintah Myanmar. Karena merupakan tindakan biadab yang di luar batas nalar kemanusian.

“Apa yang terjadi di Rohingnya merupakan tindakan biadab di luar batas pri-kemanusiaan, Sebagai negara yang menjungjung tinggi pri-kemanusiaan, tindakan kita membela Muslim Rohingnya merupakan tuntutan konstitusional, karena ia di tegaskan dalam Pemukaan UUD 1945 alenia pertama dan Pancasila, Sila ke dua : Kemanusiaan yang adil dan beradab.” ungkap Alfin, Rabu(6/9) pagi

Alfin juga menyerukan kepada pemerintah untuk bisa mengambil upaya penyelamatan, segara melakukan tekanan diplomatik kepada Myanmar dengan memanggil duta Myanmar di Indonesia, dan menggesa ASEAN dan PBB untuk melakukan sanksi pada pemerintah Myanmar.

“Pembukaan satu kawasan untuk pengungsi Rohingnya merupakan tindakan bijak, sebagaimana yang pernah kita lakukan dahulu dengan menyediakan Pulau Galang, Provinsi Kepri bagi Pengungsi Vietnam, hal ini bisa kita ulangi untuk pengungsi Rohingnya,” tegas Alfin.

Sebagaimana kita ketahui, saat ini ribuan muslim Rohingnya di bantai oleh penguasa rezim Aun San Syu Kyi, yang tidak pandang bulu, wanita, anak-anak dan orang tua yang telah menyebabkan gelombang pengungsian yang sangat besar. Hal ini sudah selayaknya menjadi tragedi kemanusiaan yang harus mengundang perhatian dunia.

engecam keras pembantaian muslim Rohingya oleh pemerintah Myanmar. Karena merupakan tindakan biadab yang di luar batas nalar kemanusian.

“Apa yang terjadi di Rohingnya merupakan tindakan biadab di luar batas pri-kemanusiaan, Sebagai negara yang menjungjung tinggi pri-kemanusiaan, tindakan kita membela Muslim Rohingnya merupakan tuntutan konstitusional, karena ia di tegaskan dalam Pemukaan UUD 1945 alenia pertama dan Pancasila, Sila ke dua : Kemanusiaan yang adil dan beradab.” ungkap Alfin, Rabu(6/9) pagi

Alfin juga menyerukan kepada pemerintah untuk bisa mengambil upaya penyelamatan, segara melakukan tekanan diplomatik kepada Myanmar dengan memanggil duta Myanmar di Indonesia, dan menggesa ASEAN dan PBB untuk melakukan sanksi pada pemerintah Myanmar.

“Pembukaan satu kawasan untuk pengungsi Rohingnya merupakan tindakan bijak, sebagaimana yang pernah kita lakukan dahulu dengan menyediakan Pulau Galang, Provinsi Kepri bagi Pengungsi Vietnam, hal ini bisa kita ulangi untuk pengungsi Rohingnya,” tegas Alfin.

Sebagaimana kita ketahui, saat ini ribuan muslim Rohingnya di bantai oleh penguasa rezim Aun San Syu Kyi, yang tidak pandang bulu, wanita, anak-anak dan orang tua yang telah menyebabkan gelombang pengungsian yang sangat besar. Hal ini sudah selayaknya menjadi tragedi kemanusiaan yang harus mengundang perhatian dunia.

(Budi Arifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here