HMI Tanjungpinang-Bintan Kecewa Terhadap Disdik Kepri 

0
287

Batamtimes.co., Tanjungpinang – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sebar Lembaran Prihatin dan Kecewa Terhadap Pemerintah Provinsi Kepri dalam bidang pendidikan pada acara pembagian ta’jil dan Buka bersama (Bukber) HMI dan Korps Alumni HMI (KAHMI) Kota Tanjungpinang. Rabu (30/05).

Keluarga Besar HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan bersama KAHMI dan Kader Sekawasan Tanjungpinang-Bintan, HMI yang merupakan salah satu organisasi kemahasiswa tertua Indonesia, patut diakui kekeluargaan yang dibangun bukan saja jaringannya besar tapi sepak terjangnya dalam pembangunan bangsa dan negara telah banyak memberikan warna-warna baru.

Menurut Muhamad Arifin selaku Ketua HMI Tanjungpinang-Bintan, “Ada yang berbeda dalam acara Buka bersama kali ini diamana HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan, selain membagikan ta’jil/tajil mereka juga membagikan selembaran yang berisi pernyataan prihatin dan kekecewan pada pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terkait perkembangan akhir-akhir ini pada Bidang Pendidikan,”ucapnya.

Dalam lembar pernyataan tersebut HMI menuliskan beberapa point penting yang harus segera dibenahi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. HMI dalam lembar pernyataan nya menilai

“Pendidikan Sangat Menentukan Kemajuan Suatu Bangsa Dan Negara. Pendidikan merupakan kebutuhan perimer untuk memajukan suatu bangsa dan negara. Melalui pendidikan akan melahirkan sumber daya manusia yang akan mengelola, menjalankan dan mengendalikan pemerintahan suatu daerah atau suatu negara. Melalui pendidikan juga akan membentuk insan-insan, sumber daya-sumber daya manusia yang berkepribadian luhur, berakhlak mulia dan berpengetahuan tinggi dan sumber daya manusia yang demikian adalah aset terbesar suatu negara. Pendidikan Adalah Amanat Undang-Undang Dasar Bangsa Kita, dalam pasal 31 Ayat 3 menyebutkan Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang, dan pada ayat lain (ayat 5) menyebutkan,” tambahnya

Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjang tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.

“Ketika Bidang Pendidikan Terabaikan, Ketika Bidang Pendidikan Terlupakan, dan Ketika Bidang Pendidian Tidak Di Awasi. Lalai dalam memperbaiki kualitas, Lalai dalam peningkatan sarana dan prasarana, gagal dalam menciptakan inovasi, lalai mendorong peningkatan lulusan kejenjang pendidikan tinggi, lalai dalam mengawasi kualitas dan kuantitas tenaga pendidik, lalai dalam mendorong insentif/upah/gaji tenaga pendidik, lalai dalam memberikan beasiswa maka sama saja menghambat kemajuan daerah, kemajuan bangsa dan negara,”paparnya

 

Ingat !!! ketika ada satu titik, satu elemen terjadi kesalahan yang berkaitan bidang pada pendidikan anak-anak bangsa kita, maka itu sama juga telah membuat satu titik, satu elemen, satu point penghambat kemajuan daerah bangsa dan negara. Kami (HMI) Sangat Prihatin dan Kecewa Pada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Provinsi Kepulauan Riau Merupakan salah satu provinsi baru di Indonesia. Masih membutuhkan banyak pembenahan terutama pembenahan pada bidang pendidikan untuk mencetak sumber daya manusia yang diharapkan dapat mendorong percepatan kemajuan daerah, terutama daerah-daerah yang jauh dari akses ibu kota provinsi, seperti Natuna dan Anambas. Namun Akhir-Akhir ini sepertinya pendidikan di Kepulauan Riau menjadi terancam dan memperihatinkan, kenapa bisa Di Kampus ditangkap Koruptor, di Dinas Pendidikan ada yang Maling APBD, Di Biasiswa Lambat Cair, di Fakta Lapangan Sarana Dan Prasarana Minim Bahkan Kekurangan.

Lantas dimanakah amanah Undang-Undang negara kita dijalankan, mau dibawa kemana haluan Provinsi Kepri yang misinya,“Meningkatkan kualitas pendidikan, ketrampilan dan profesionalisme Sumber Daya Manusia sehingga memiliki daya saing tinggi” (poin ke-3 misi Kepri). Bisakah terwujudkah VISI Daerah ini tanpa memproritaskan pendidikan sebagai landasan untuk bergerak, atau hanya menjadi mimpi

“Terwujudnya Kepulauan Riau sebagai Bunda Tanah Melayu yang Sejahtera, Berakhlak Mulia, Ramah Lingkungan dan Unggul di Bidang Maritim oleh karena itu kami keluarga besar HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan menyatakan Meminta kepada seluruh masyarakat Kepulauan Riau untuk ambil andil dalam mengawal pemerintahan Daerah Kepulauan Riau yang bersih dan transfaran terutama pada bidang pendidikan,”tegas Muhammad Arifin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here