Lanal Ranai Tabur Bunga Peringati Hari Dharma Samudra, Kenang Kesatria Komodor Yos Sudarso

0
556

Batamtimes.co – Natuna –
Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Ranai gelar upacara peringati Hari Dharma Samudra Tahun 2019 dalam rangka rangka mengenang peristiwa Pertempuran di laut Arafuru pada tanggal 15 januari 1962. Acara di pusatkan di Dermaga Posal Ranai, Natuna, Kepri, pada Selasa ( 15/01/2019) pagi sekitar pukul 07.00 Wib.

Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan S.E. bertindak selaku Inspektur upacara dan komandan upacara Kapten Laut (E) Ervin Lingga Ervani, S.T.

Ratusan prajurit TNI-AL antusias ikuti upacara terdiri dari Deputasi Pamen Lanal Ranai (Pasintel Lanal Ranai dan Dandenpomal Ranai Ranai), Perwira Lanal Ranai, Satu Pleton gabungan personel Lanal Ranai dengan Danton Letda Laut (K) Edi Suprapto, dan Satu Pleton YonKomposit Marinir dengan Danton Letda Mar Sirait.

Detik-detik upacara peringatan Hari Dharma Samudra Tahun 2019 Inspektur upacara Danlanal Ranai, Kolenel (P) Harry Setyawan dipusatkan di Posal Penagi, Ranai, Natuna, Kepri, pada Selasa (15/01/2019)

Amanat Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M, dibacakan Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan S.E, menyampaikan
upacara yang diselenggarakan setiap tahun ini, pada hakikatnya merupakan bentuk penghormatan kita semua terhadap para pahlawan bangsa sekaligus untuk mengenang peristiwa yang terjadi di Laut Arafuru pada 57 tahun silam.

Ditegaskan, pertempuran di laut Arafuru yang terjadi pada tanggal 15 januari 1962 merupakan peristiwa heroik dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Tiga kapal cepat ALRI yaitu, RI Harimau, RI Matjan Tutul, dan RI Matjan Kumbang berjibaku melawan tiga kapal kombatan utama dan sebuah pesawat udara angkatan laut belanda.

Ketiga kapal tersebut tergabung dalam satuan tugas khusus-s atau STC-9 dengan mengemban misi infiltrasi mendaratkan pasukan angkatan darat di Timur Kaimana sebagai langkah awal perjuangan Trikora.

Namun demikian, saat menuju daerah operasi ketiga kapal perang Republik Indonesia berjenis MTB tersebut berhadapan dan diserang oleh kekuatan armada tempur Belanda.

Menyadari kekuatan yang tidak seimbang itu, Komodor Yos Sudarso yang berada di RI Matjan Tutul mengambil alih komando kapal tersebut dengan melakukan manuver menyongsong gerak maju tiga kapal kombatan Belanda.

Sehingga semua serangan semua kapal musuh hanya tertuju pada RI Matjan Tutul. Pekik penuh semangat Komodor Yos Sudarso “Kobarkan semangat pertempuran” yang diserukan melalui jaring komunikasi, mengiringi perlawanan RI Matjan Tutul menghadang armada Belanda.

Meskipun pada akhirnya RI Matjan Tutul tenggelam secara gentle and brave bersama sang Komodor Yos Sudarso yang gugur sebagai kusuma bangsa, semangat pertempurannya tak akan pernah pudar dan lekang oleh waktu.

Pertempuran penuh semangat membela Negara di laut Arafuru telah memberikan keteladanan sejati kepada kita tentang nilai dan semangat kejuangan, yakni sikap kesatria, rela berkorban dan tak pernah gentar menghadap musuh dalam mempertahankan wilayah dan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Oleh sebab itu, nilai-nilai kejuangan tersebut harus diwarisi oleh seluruh prajurit tni angkatan laut, agar tetap tegar dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat dan pengaruh era globalisasi, tantangan kita sebagai garda pelindung keutuhan dan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia akan menjadi semakin kompleks.

Namun selaku pemimpin TNI Angkatan Laut, saya percaya dan yakin bahwa sikap dan jiwa patriotisme prajurit matra laut akan terus tetap terjaga untuk mempertahankan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui peringatan hari Dharma Samudera ini, saya menekankan kepada kita semua untuk mengaktualisasikan nilal-nilai kejuangan, patriotisme dan kepahlawanan serta nilal-nilai keteladanan yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita.

Hal tersebut sangat diperlukan dalam upaya mewujudkan TNI  Angkatan Laut yang profesional dan modern serta berkemampuan proyeksi regional dan berkomitmen global, tegas Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji pada pidatonya.

Seusai pelaksanaan upacara kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga yang di pimpin langsung oleh Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry setyawan, S.E. didampingi Ketua Jalasenastri Cabang 8 Korcab IV DJA I Ny. Winny Harry Setyawan, diikuti peserta upacara, serta Pengurus Jalasenastri Cabang 8 Korcab IV DJA I.sumber Pasintel TNI-AL

(Red/Pohan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here