Danyonkomposit 1/Gardapati : Tanamkan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan

0
259

Batamtimes.co – Natuna –
Batalyon Komposit 1/Gardapati Natuna menggelar upacara peringatan Hari Pancasila di Lapangan Upacara Mako Yonkomposi 1/Gardapati, Sepempang, Ranai, Natuna, Kepri, Sabtu (01/06/2019).

Komandan Batalyon (Danyon) Komposit 1/Gardapati, Letkol (Inf) Ahmad Daud Harahap bertindak sebagai inspektur  (Irup) dan Komandan upacara Lettu Arm Gilang Sukma N S.T. Han, membacakan sambutan tertulis pelaksana tugas (plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Hariyono.

” Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Danyon.

Kondisi geografis yang memosisikan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan, semakin memperkokoh konsep dan keyakinan akan Tanah Air Indonesia, ujarnya.

Ratusan prajurit TNI Yonkomposit 1/Gardapati Natuna hadiri upacara peringatan Hari lahir Pancasila di lapangan Makoyon Komposit I /Gardapati, Sabtu (01/06/2019).

Dengan kesatuan gugusan pulau yang berada di antara dua samudera, yaitu Pasifik dan Hindia, serta di antara dua benua, Asia dan Australia, meneguhkan bahwa Indonesia sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah air sebagai satu kesatuan.

“Di wilayah Nusantara tumbuh flora dan fauna beragam. Keberagaman secara natural merupakan karakteristik dari keindonesiaan,” ujar Danyon.

Secara antropologis dan sosiologis, tutur Ahmad, keberagaman ras, etnis, agama, kepercayaan, dan budaya di Indonesia sudah ada sejak masa praaksara hingga sekarang. Bangsa Indonesia hidup dan bahagia dalam keragaman.

” Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa, merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa bagi Bangsa Indonesia,” tutur Ahmad

Danyon menegaskan, Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam hati yang suci untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas Nasional dalam wadah dan slogan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam konteks itulah, ungkap Danyon, Presiden RI Joko Widodo berpesan bahwa, memperingati dan merayakan hari kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan.

Pertama, lewat peringatan ini bangsa Indonesia berusaha mengenang dan merefleksi momentum sejarah, di mana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental Bangsa Indonesia sebagai dasar negara.

Upacara peringatan hari lahir Pancasila ini untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara. Memperingati hari lahir Pancasila sebagai salah satu kebanggaan nasional.

Peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni, bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan Piagam Jakarta oleh panitia kecil tanggal 22 Juni dan pengesahan Pancasila dalam pembukaan UUD 1945 oleh Panitia PPKI tanggal 18 Agustus 1945.

“Dengan demikian kita mengharapkan perdebatan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak ada lagi. Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kami semua mengamalkan Pancasila secara simultan dan terus menerus,” ungkap dia.

Kedua, dengan merayakan hari kelahiran Pancasila, Indonesia membangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.

Pancasila sebagai “Leitstars Dinamis” bintang penuntun, mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan, dan pembangunan Bangsa kedepan.

“Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila dijadikan sebagai sumber inspirasi politik harapan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Danyon.

Peringatan Hari lahir Pancasila berlangsung hidmat dihadiri para perwira dan ratusan personil terdiri dari Kompi Markas, Kompi Infanteri A, Kompi Infanteri B, dan baterai Arhanud.

(Red/Pohan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here