Tim SAR Natuna Evakuasi 7 Nelayan KM Sidiq Tenggelam, Satu Orang Meninggal Dunia

0
92

Batamtimes.co – Natuna – Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Pulau Selayar pada TW 0629 01.00 tempat koordinat interscept tim SAR Natuna. Di temukan 7 nelayan yakni, Porqan (27) Nahkoda KM Sidiq, Sudarman (38) ABK, Alfian (53) ABK, Teguh (29), Jamuris (55) ABK, Lendra (33) ABK.

Mengapung berhasil diselamatkan Kapal Tengker Gua Yuan 28 berbendara China rute Brazil – China, dan Husaini (54) ABK dinyatakan meninggal dunia.

7 nelayan KM Sidiq berhasil dievakuasi Tim SAR  orang Natuna satu meninggal dunia tenggelam akibat kapal dihantam ombak diperairan pulau Seraya, Subi, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu, (28/06/2020) pukul 03.00 Wib.

Akibat kapal ikan nelayan KM Sidiq bermuatan 6 GT tenggelam diduga dihantam ombak di perairan Natuna Pulau Seraya, Subi, Natuna, Sabtu, (28/06/2020)  pukul 03.00 Wib.

Semula kapal nelayan tersebut dikabarkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna menuju Kuala Mempawah, Pontianak, pukul 16.00 Wib.

Proses evakuasi para korban bermula saat tim SAR Natuna, Kepulauan Riau, mendapat laporan adanya kecelakaan laut dari Basarnas Command  Center (BBC) pada Pukul 17.17wib.

Tim SAR Natuna bergerak cepat melibatkan satu unit KN SAR Sasikirana,
tiba di koordinat Intercept untuk melakukan penjemputan.

Tiba dipelabuhan Penagi, Ranai, para korban KM Sidiq langsung dievakuasi ke RSUD Natuna untuk penanganan medis lebih Lanjut.

Setiba di Pelabuhan Penagi, Ranai, Natuna para korban yang selamat dan 1(satu) jenazah korban langsung di evakuasi ke RSUD Natuna.

” Ya, benar tim SAR Natuna evakuasi enam nelayan berhasil diselamatkan dan satu orang meninggal dunia,” kata Mexianus Kakansar Natuna.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada tim gabungan TNI-POLRI dan pemerintah daerah turut terlibat membantu melakukan operasi tim SAR evakuasi para korban sehingga dapat berjalan dengan lancar.

Mexi kembali, mengingatkan para nelayan agar selalu waspada dan mempertimbangkan untuk keselamatan saat melakukan aktivitas nelayan dilaut di tengah cuaca kurang kondusif saat ini.

” Jika ada Informasi yang membahayakan jiwa. Jangan sungkan untuk melaporkan langsung ke Kantor SAR Natuna atau dapat menghubung kontak Emergency Call di 115,” pungkasnya.

Selain itu, usai melakukan evakuasi para korban seluruh personil tim SAR Natuna dan alut dilakukan penyemprotan cairan disinfektan sesuai dengan standart protokol Covid-19.

(Pohan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here