KRI Bung Tomo – 357 Serahkan Tangkapan 7 Unit KIA Ke Lanal Ranai

0
586

Batamtines.co – Natuna – Komandan KRI TOM – 357 Kolonel Laut (P) Hendro Sugiharto kembali menyerahkan hasil tangkapan 7 unit Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam, saat melakukan patroli rutin di perairan laut Zona Ekonomi
Eksklusif Indonesia (ZEEI) dalam operasi Siaga Samudera – 20 di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I, Minggu siang (13/12/2020) lalu.

Serahterima penyerahan barang bukti ketujuh KIA dari Komandan KRI TOM – 357 Kolonel Laut (P) Hendro Sugiharto kepada Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir diwakili Palaksa Lanal Ranai Letkol Laut (KH) Kadek Ary Pambudi, S.H, Rabu (16/10/20) siang.

Serahterima penyerahan barang bukti ketujuh KIA tersebut dilaksanakan di atas geladak KRI Bung Tomo – 357 dari Komandan KRI TOM – 357 Kolonel Laut (P) Hendro Sugiharto kepada Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir diwakili Palaksa Lanal Ranai Letkol Laut (KH) Kadek Ary Pambudi, S.H, Rabu (16/10/20) siang.

Menurut Komandan KRI TOM – 357 penangkapan tujuh kapal asing itu berawal dari terdeteksi adanya dua kapal asing kontak radar dengan jarak 17 NM dari KRI TOM – 357. Diduga sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan (Ilegal Fisihing) kedua KIA tersebut berhasil ditangkap dan dilakukan pemeriksaan, penyelidikan serta penggeledahan awal terhadap muatan dan dokumen serta ABK kapal.

Hasil pemeriksaan kedua kapal asing itu masing-masing MV Dolphin 278 dengan 20 ABK dan MV. Dolphin 925 dengan 3 orang ABK diketahui tanpa dilengkapi dokumen yang sah, sebut Kolonel Sugiharto dalam rilisnya.

KRI TOM – 357 kata Sugiarto, kembali
mendeteksi adanya 2 unit KIA yakni, MV. Dolphin 916 dengan 13 ABK dan MV. Dolphin 898 dan 3 ABK juga melakukan Ilegal fisihing diamankan petugas.

Di perairan ZEEI yang sama 3 unit Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam kembali dilakukan penangkapan terhadap MV. Dolphin 355 jumlah 20 ABK, MV. Dolphin 603 dan 4 ABK dan MV. Dolphin 689 bersama 15 ABK.

Ketujuh KIA asing tersebut ditangkap tanpa dilengkapi dokumen yang sah dan
digiring ke Pangkalan TNI AL Ranai di posal Sabang Mawang, Kecamatan Pulau Tiga untuk di proses hukum lebih lanjut, jelasnya.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Ranai Kolonel Laut (P) Dofir mengakui pihaknya dalam satu pekan ini telah menerima 9 unit KIA hasil tangkapan KRI SSA-78 dan KRI Bung Tomo – 357
asal Vietnam dengan jumlah 95 ABK.

” Ini adalah bukti nyata, kehadiran TNI-AL menjaga dan mengamankan wilayah perairan Indonesia dari segala bentuk pelanggaran di laut,” terang Dofir.

Meskipun ditengah pandemi Covid-19 saat ini TNI-AL akan tetap melakukan pengawasan di wilayah Yurisdiksi nasional guna menjaga kedaulatan negara.

Dia mengatakan proses penanganan perkara ini akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia terhadap para tersangka, jelasnya.

Selain itu sebut Danlanal Ranai, sebelum seluruh ABK bawa ke Lanal Ranai penerapan protokol kesehatan Covid – 19 wajib dilakukan mulai pengecekan kesehatan dan terhadap barang milik ABK akan disemprot menggunakan cairan disinfektan.

Lanjutnya, para ABK akan di isolasi ke ruang detensi dibawah pengawasan personil kesehatan Lanal Ranai, kemudian pihaknya akan bekerja sama dengan dinas Kesehatan Kabupaten Natuna untuk melakukan Rapid Tes terhadap seluruh ABK untuk memastikan para ABK tersebut terbebas dari Covid – 19, tandasnya.

(Pohan/Pen-lanal)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here