8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1224

Hingga Akhir Desember 2016, Imigrasi Batam Tolak 418 Pembuatan Paspor Baru

0
Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam, Teguh Prayitno

batamtimes.co , Batam – sebanyak 418 Warga ditolak Imigrasi kelas 1 Khusus Batam dalam pembuatan paspor di tahun 2016 lalu.Dari 418 tersebut dibagi beberapa kasus.

Sebanyak 300 orang tidak lolos dalam tahap wawancara, sementara 118 orang memang ditolak oleh sistem karena mereka mencoba membuat paspor kembali.

Kepala Kantor Imigrasi Batam Teguh Prayitno mengatakan, 300 orang yang ditolak dalam tes wawancara tersebut karena ketahuan membuat paspor untuk bekerja di Malaysia.

“Dari gerak-geriknya, kita melihat ada yang janggal. Dia buat paspor untuk bekerja sebagai TKI di luar negri,” sebut Teguh.

Sementara 118 orang yang ditolak oleh sistem karena diduga sudah pernah membuat paspor, tetapi hendak membuat paspor baru.

Biasanya, mereka ini adalah orang-orang yang sudah pernah menjadi pekerja di luar negeri dan masuk kembali dengan menggunakan paspor baru.

Ketika ditanya, apakah diantaranya ada orang yang berangkat ke Suriah untuk ikut dalam jaringan teroris, hal itu bisa saja terjadi.

“Itu salah satu alasan kita menolak mereka untuk buat paspor. Memang ada beberapa mereka yang hendak berangkat ke Timur Tengah, namun kita tidak tahu tujuanya apa,” sambungnya.

Selain itu, ada juga WNA yang ditolak imigrasi untuk masuk ke Indonesia.Alasannya pun bermacam-macam. Namun Teguh tidak mau merincikan kenapa mereka dicekal.

Hanya saja, menurut Teguh, pihak Imigrasi mempunyai kewenangan untuk menolak orang asing masuk ke Indonesia.

“Memang dia (negara lain) saja yang bisa menolak, kita juga bisa menolak mereka untuk datang ke negara kita,” sebut teguh.

WNA asing yang ditolak tersebut sebanyak 437 orang. Kebanyakan mereka berasal dari negara India dan China. Mereka ditolak salah satu alasanya karena diduga hendak bekerja secara ilegal di Batam.(red/tri)

Dua Nama Mengrucut Isdianto dan Agus Wibowo Pilihan Partai Pengusung Sebagai Wagub

0
Isdianto di Dukung Sejumlah Partai Pengusung Untuk Menjadi Wagub Kepri

batamtimes.co , Tanjungpinang – Partai pengusung pasangan M Sani (almarhum) Nurdin Basirun pada Pilkada Kepulauan Riau 2015, menetapkan dua nama calon wakil gubernur setelah beberapa bulan tanpa kepastian.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Kepri Husnizar Hood, saat dihubunggi di Tanjungpinang, Jumat, menegaskan baru-baru ini dua dari lima nama yang diusulkan masing-masing partai pengusung sudah ditetapkan, namun belum dapat dipublikasikan.

“Benar sudah diputuskan baru-baru ini, tetapi saya tidak berhak membeberkannya. Biarlah Pak Gubernur (Nurdin Basirun) yang mengumumkannya,” ucapnya.

Pengusung Sani-Nurdin Partai Demokrat, Partai Nasional Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Persatuan Pembangunan. Masing-masing partai mengusulkan 2-3 nama calon wakil gubernur.

Nama-nama kandidat yang diusulkan yakni Isdianto, Fauzi Bahar, Agus Wibowo, Reni Fitrianti dan Mustofa Widjaja. Kondisi ini yang membuat Gubernur Nurdin, yang juga Ketua Nasdem Kepri berhati-hati dalam mengambil keputusan, meski berbagai pihak mendesaknya.

“Rapat pemilihan dua nama cawagub Kepri itu berlangsung dinamis, namun tidak alot. Ini di luar perkiraan saya, ternyata aman-aman saja,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh , dua nama yang diusulkan yakni Isdianto dan Agus Wibowo.

Isdianto saat ini menjabat sebagai pejabat eselon II di Pemprov Kepri, sedangkan Agus sebagai Ketua Partai Demokrat Bintan dan Wakil Ketua DPRD Bintan.

Terkait informasi itu, Husnizar tidak memastikan.

“Saya tidak katakan, ya, atau tidak. Silakan teman-teman wartawan mencari tahu sendiri,” katanya sambil tertawa.

Dia menegaskan tidak ada politik uang dalam penetapan dua nama Cawagub Kepri.

“Ini bagian terpenting dalam pemerintahan karena itu harus dilaksanakan dengan baik sehingga Wagub Kepri terpilih benar-benar dapat menjalankan tugas secara maksimal,” katanya. (red / Antara)

Muslim Bidin : Larangan Keras Kepsek di Batam Paksa Wali Murid Beli Buku LKS

0
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kota Batam, Muslim Bidin (foto : Adi)

batamtimes.co , Batam- Larangan keras kepada seluruh kepala sekolah (Kepsek) di Batam, untuk tidak lagi memaksa wali murid untuk membeli buku Lembar Kerja Siswa (LKS) sudah disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Muslim Bidin.

Akibat kejadian yang juga viral di sosial media itu Muslim mengaku prihatin dan marah ketika ada bawahannya “diam-diam” menjalankan larangan dari Kemendikbud RI tersebut.

“Sudah jelas dilarang, kenapa juga dipaksa,” kata Muslim kepada sejumlah wartawan, Sabtu (7/1/2017). Lanjut Muslim, saat meninjau toko buku di kawasan Batuaji yang dijadikan rujukan para wali murid untuk membeli LKS, ia langsung mengarahkan untuk ditutup dan menyuruh orang tua murid pulang ke rumahnya masing-masing.

Hari itu juga pihaknya langsung memanggil dan menggelar rapat yang dihadiri semua kepsek se-Kota Batam. “Kita meminta kepada pihak sekolah untuk tidak main-main dalam peredaran penjualan LKS,” tambahnya. Menurutnya, disdik mempunyai tanggung jawab yang besar dalam dunia pendidikan di Kota Batam.

Untuk toko Harapan Utama itu sebut Muslim sementara ditutup. Kemudian pihaknya sudah memberitahu kepada orang tua jangan membeli buku LKS. Katanya kalau ada guru yang memaksa catat nama gurunya dan nanti akan ditindaknya. Terkait adanya dugaan oknum oknum Disdik Batam dan sekolah yang ada “bermain” dalam jual beli LKS, Muslim akan mencari tahu dan akan mengambil tindakan tegas.

Pewarta : AHS

Segera Menampung Air , Senin Besok Suplai Air ATB Terganggu

0
Pengumuman ATB

batamtimes.co , Batam- PT Adhya Tirta Batam (ATB) kembali menjadwalkan pemadaman air. Untuk itu sebelum suplai air terganggu, warga Batam agar bersiap-siap menampung air bersih sesuai kebutuhan. Jadwalnya Senin (9/1/2017) besok sekitar pukul 21.00 WIB sampai dengan selesai.

Dimana PT ATB kembali melakukan precommissioning yakni pengoperasian sistem rezim baru. Gangguan itu diumumkan pihak ATB di sosial media. Dalam postingan di akun facebook ATB Batam itu tercatat beberapa daerah yang terimbas pengerjaan
proyek baru tersebut.

Meliputi Batamcentre, sebagian Batuaji, Sagulung, Tanjunguncang, Batuampar,Bengkong, Jodoh, Seipanas, Nagoya dan Tanjungpiayu, Seraya, Kampung Utama, Baloi, Pelita serta Marina.

Public dan Media Relation ATB Batam Wijanarko Iksa saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya gangguan aliran ATB itu. Tapi kata Iksa tidak di semua area, melainkan yang hanya di suplai dari wilayah Dam Duriangkang saja. “Dijadwalkan mati total dua jam,” kata Iksa, Sabtu (7/1/2017).

Ditambahkan Iksa gangguan itu akibat perubahan sistim suplai. “Itu pengerjaan bukan perbaikan,” tambahnya. Pihaknya berharap dengan pengerjaan sistem rezim baru itu ATB sudah punya banyak tangki penampungan air di atas sehingga persediaan air makin banyak.

Pewarta : AHS

Lima PSK Asal Vietnam Sudah di Deportasi Imigrasi Batam

0
Penampakan 11 Pasport WNA yang diamankan Imigrasi Batam

batamtimes.co , Batam – Imigrasi Kelas I Khusus Batam masih mendalami kasus Pekerja Seks Komersial (PSK) asing. Perkembangan terakhir yang dilaporkan imigrasi, sebanyak lima PSK Asing asal Vietnam, sudah dideportasi hari ini Sabtu (7/1/2017) siang.

Sementara lima lainnya, masih stay di Batam, menunggu arahan selanjutnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam, Teguh Prayitno mengatakan kendala yang dialami imigrasi saat ini, pengungkapan tersebut bertepatan dengan hari besar Imlek. Hasilnya imigrasi hanya mendapat lima tiket.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam, Teguh Prayitno

Katanya untuk sisa nya kemungkinan menunggu Imlek selesai.”Menjelang Imlek tiket agak susah,” kata Teguh saat dikonfirmasi pewarta.

Baca juga : Lagi Asik di Lokasi Hiburan Malam , 11 Orang WNA Wanita Diamankan Imigrasi Batam

Diakui Teguh tiket pesawat tujuan Vietnam dan China memang sedang susah susahnya.Teguh memastikan para PSK yang tertangkap juga tak dimungkinkan untuk menginap di Jakarta. Dari Cengkareng langsung over pesawat ke negara masing-masing. “Tiket untuk yang lain sedang diusahakan,” katanya.

Tujuannya, sambung Teguh ketika para PSK ini pergi dari Batam menuju Jakarta, mereka sudah harus mengantongi tiket kembali ke negaranya. Petugas Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam menangkap 10 orang wanita asing yang diduga bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK).

Mereka ditangkap di salah satu tempat kos di Jodoh dan Nagoya pada Rabu (4/1/2017). Teguh mengakui praktik prostisusi dengan PSK asing ini sudah cukup marak di Batam. Pihaknya berjanji akan tetap meningkatkan pengawasan.

Mereka yang terlibat, kata Teguh, melanggar Undang Undang Nomor 6 Tahun 2011.Khususnya pasal 78 terkait overstay serta pasal 122 tentang penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

Pewarta : AHS

Perang Antar Geng di LP Monte Cristo Brasil Tewaskan 33 Napi

0
Keluarga napi berusaha menerobos barikade polisi yang berjaga, untuk mengetahui nasib kerabat mereka usai terjadi kerusuhan. di penjara. (reuters)

batamtimes.co , Brasil – Kerusuhan hebat terjadi di lembaga pemasyarakatan Monte Cristo di negara bagian utara, Roraima,  Jumat (6/1/2017) pagi waktu setempat. Dilaporkan 33 narapidana tewas dalam insiden yang tercatat sebagai “pembantaian terburuk” di Brasil ini.

Diduga kerusuhan dipicu dendam sekelompok tahanan setelah anggota sindikat narkoba menjadi target operasi polisi. Koran lokal Brasil, Estado de Sao Paulo melaporkan seperti dikutip Reuters, kerusuhan akhirnya berhasil dikendalikan oleh pasukan elit kepolisian Brasil.

Kejadian di Roraima ini diduga imbas dari  pembantaian di dalam penjara di Manus, ibu kota negara bagian Amazonas yang awal pekan ini juga menewaskan 56 orang. Dalam insiden tersebut, para narapida anggota kelompok pengedar narkoba Familia de Norte membunuhi banyak napi dari kelompok musuhnya, Primer Comando de Capital (PCC).

Diberitakan, pada Senin (2/1) lalu anggota sindikat PCC diserang oleh sindikat lain dari “North Familiy”. Sindikat ini yang kemudian mendominasi peredaran kokain di Peru dan Kolombia.

Pejabat keamanan di negara bagian Roraima, Uziel de Castro, mengatakan kaitan semacam itu bisa ditepis karena lembaga pemasyarakatan Monte Cristo kemungkinan hanya dihuni para anggota PCC dan narapidana-narapidana lainnya yang tidak memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok kejahatan.

“Tidak ada dasarnya untuk menganggap bahwa (kericuhan) ini merupakan aksi balas dendam atau pembalasan atas apa yang telah terjadi di Manaus. Memang ada persaingan di antara mereka, tapi balas dendam tidak akan terjadi karena tidak ada anggota kelompok-kelompok kejahatan lainnya di dalam penjara ini,” ujar Castro. (red/reuters/ade)

Suap Bupati , Ini Daftar Harga Jabatan di Pemkab Klaten

0
Bupati Klaten Sri Hartini

batamtimes.co , Jakarta – Komisi Aparatur Sipil Negara melakukan penelitian terhadap maraknya kasus jual beli jabatan di lingkungan pemerintah daerah. Hasilnya, sebanyak 90 persen dari 29.113 jabatan diperkirakan telah dilelang di pasar kerja.

Pada kasus suap Bupati Klaten Sri Hartini, KASN menemukan daftar harga jabatan yang dilelang. Lengkap mulai dari eselon I hingga hanya staf tata usaha (TU) puskesmas. Berikut ini daftar harganya:

Eselon II (tergantung SKPD) = Rp 80 juta – Rp 400 juta
Eselon III = Rp 30 juta – Rp 80 juta
Eselon IV = Rp 10 juta – Rp 15 juta

Di Lingkungan Dinas Pendidikan
Eselon II (Kepala Dinas) = Rp 400 juta
Eselon III (Sek dan Bidang) = Rp 100 juta – Rp 150 juta
Eselon IV (Subbag &Kasie) = Rp 25 juta
Kepala UPTD = Rp 50 juta – Rp 100 juta
TU UPTD = Rp 25 juta
Kepala Sekolah SD = Rp 75 juta – Rp 125 juta
TU Sekolah Dasar = Rp 30 juta
Kepala Sekolah SMP = Rp 80 juta – Rp 150 juta
Jabatan Fungsional Tertentu (Guru mutasi dalam kabupaten) = Rp 15 juta – Rp 60 juta

TU Puskesmas = Rp 5 juta – Rp 15 juta
Jabatan Tetap (Tidak mutasi) = Rp 10 juta – Rp 50 juta

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah mengatakan KASN belum melaporkan temuannya ke KPK. Meski demikian, ia mengatakan lembaga antirasuah juga sudah mengantongi daftar harga lelang jabatan tersebut. “Kalau soal data tentu kami sudah punya,” kata dia melalui pesan pendek, Jumat, 6 Januari 2017.

Febri mengatakan penanganan lelang jabatan yang diduga terjadi di banyak daerah membutuhkan kerja sama dari berbagai institusi. Oleh sebab itu, kata dia, peran institusi seperti Kementarian Dalam Negeri, KASN, atau Kementerian PAN RB sangat dibutuhkan untuk pembenahan aparat sipil negara.(red/tempo)

Minta Suap Rp 150 Juta, Perwira Polri Dibekuk

0
Topi Perwira Polisi

batamtimes.co , Jakarta-AKP Ahmad Budi Martono ditangkap tim sapu bersih pungutan liar (saber pungli) di kantor lama Polres Barito Selatan Kalimantan Tengah, Rabu (4/1). Perwira menengah Lembaga Pendidikan Kepolisian (Lemdikpol) pada Akademi Kepolisian ini dibekuk dengan barang bukti Rp 150 juta.

“Kronologisnya AKP Ahmad selaku pejabat kasatreskrim Polres Barsel (Barito Selatan) periode September 2015 sampai dengan Desember 2016 menangani perkara tindak pidana korupsi pembangunan jalan APBD tahun 2015 senilai Rp 1,2 miliar dengan tersangka H. Syahrul,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Rikwanto di Jakarta, Jumat (6/1).

Pelaksana pekerjaan pembangunan jalan itu adalah CV Bintang Malungai Group dimana Lina Indriawati adalah direktur utama yang merupakan anak H. Syahrul.

“Berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi atas nama Syahrul kemudian lengkap. AKP Ahmad kemudian meminta uang pada Syahrul agar status Lina Indriawati sebagai saksi tidak ditingkatkan menjadi tersangka oleh penyidik Satreskrim Polrers Barsel,” lanjutnya.

Selanjutnya uang tersebut diserahkan oleh H. Syahrul dan diterima oleh Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Barsel bernama Aiptu Rochmat di ruang unit tipidkor Sat Reskrim Polres Barsel (kantor lama). “Kemudian uang itu oleh Aiptu Rochmat diserahkan kepada AKP Ahmad dengan cara diletakkan dalam mobil Avanza Velos warna hitam Nopol BW 1780 AB pada bagian kursi depan sebelah kiri,”sambungnya.

Saat itulah tim Satgas Saber Pungli Polda Kalteng melakukan penangkapan terhadap H.Syahrul selaku pemberi dan melakukan penangkapan terhadap AKP Ahmad serta mengamankan barang bukti uang Rp 150 juta.(red/b.satu)

Ngaku Intel Jaksa, Seorang Pria Peras Kepala Desa di Bekasi

0
Kasubag Humas Polresta Bekasi Kabupaten AKP Kunto Bagus (foto : detik)

batamtimes.co , Jakarta – Seorang pria berinisial NS (49) ditangkap Satreskrim Polresta Bekasi Kabupaten karena melakukan pemerasan. Tersangka memeras SN (43), Kepala Desa Cilangkara, Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

“Modusnya pelaku mendatangi korban dan menakut-nakuti dengan mengaku sebagai anggota intelijen kejaksaan, dengan maksud mendapatkan sesuatu dari korban,” ujar Kasubag Humas Polresta Bekasi Kabupaten AKP Kunto Bagus seperti yang dikutip dari detikcom, Jumat (6/1/2017).

Peristiwa bermula ketika tersangka mendatangi korban di kediamannya pada Jumat 23 Desember 2016 siang. Tersangka memperkenalkan diri sebagai anggota Intelijen Kejaksaan Negeri Cikarang.

Untuk meyakinkan korban, tersangka menunjukkan surat tugas untuk keperluan sosialisasi bahaya laten KKN, melindungi dan menyelamatkan aset negara, serta mencari informasi berbagai kejadian yang berkaitan dengan KKN. Tersangka saat itu meminta korban sejumlah uang.

“Korban sempat merasa curiga, tetapi takut kepada pelaku karena mengaku sebagai anggota Intelejen yang sedang bertugas,” imbuhnya.

Korban kemudian mencoba mencari tahu kebenaran profesi tersangka ini ke Kejaksaan Negeri Cikarang. Pihak kejaksaan menyatakan bahwa tersangka bukanlah anggota intel.

Selang sepekan kemudian, tepatnya 30 Desember 2016, tersangka datang kembali setelah dijanjikan korban. Tanpa diketahui tersangka, korban sudah melaporkannya ke polisi.

Saat bertemu dengan korban, tersangka pun kemudian dibekuk polisi saat menerima amplop berisi uang sebesar Rp 200 ribu. Tersangka kemudian dibawa ke Mapolsek Serang Baru dan dilakukan pemeriksaan secara intensif.

“Dari hasil pengembangan ternyata pelaku sudah lama melakukan perbuatannya dengan menjual buku kepada Kepala Desa dan instansi pemerintah sambil menunjukkan surat tugas maupun sebagai wartawan,” tandas Kunto.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 378 tentang Penipuan dan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara. Dari tersangka, polisi menyita barang bukti 1 tas ransel warna hitam berisikan 1 bindel dokumen palsu Surat Perintah Monitoring dari Kejaksaan dan surat tugas, selembar kaos bertulisan ‘Kejaksaan’, 1 buah topi berlogo ‘Kejaksaan’, 1 buah ID card kejaksaan, selembar tanda bukti penjualan buku ke dinas terkait, 1 unit motor Yamaha bernopol B 3644 FWK berikut STNK dan kunci motornya, 2 unit ponsel, kamera, 2 buku Kumpulan Peraturan Menteri Dalam Negeri / Gubernur Tentang Desa dan Kumpulan Peraturan Perundang-Undangan RI Thn 2015 Tentang Desa, serta uang tunai Rp 200 ribu.(red/detik)

Pemko Batam Bagikan 30 Ton Beras Hasil Sitaan DJBC ke Masyarakat

0
Gedung Pemko Batam

batamtimes.co , Batam – Pemerintah Kota Batam membagikan 30 ton beras hasil sitaan Direktorat Jenderal Bea Cukai yang dihibahkan kepada masyarakat melalui Pemkot.

Beras dibagikan kepada masyarakat miskin yang tidak masuk dalam daftar Rumah Tangga Sasaran penerima Beras Miskin dari Bulog, kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat membagikan beras di Batam, Jumat.

Setiap warga mendapatkan masing-masing lima kilogram beras kualitas baik.

“Ini bukan Raskin, tapi beras yang kami usahakan dari hibah Bea dan Cukai,” kata Rudi.

Ia mengatakan sebanyak 30 ton beras hibah itu dibagi rata ke 12 kecamatan di pulau utama dan pulau-pulau penyangga. Setiap kecamatan mendapatkan rata-rata 2,5 ton beras untuk warganya.

Camat kemudian yang memilih warganya yang berhak menerima bantuan beras cuma-cuma itu dengan melihat kondisi ekonomi dan dipastikan tidak termasuk dalam RTS Raskin.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota berharap perusahaan yang berdiri di kota itu bersedia memberikan bantuan serupa kepada masyarakat, menggunakan dana tanggung jawab sosial masyarakat.

“Perusahaan besar dapat untung dari kita, bolehlah minta sedikit untuk masyarakat,” kata Wali Kota.

Bila perusahaan-perusahaan mau membantu masyarakat miskin dengan dana tanggung jawab sosialnya, maka ia yakin kondisi ekonomi masyarakat akan terbantu, sekaligus memperpendek rentang kaya dengan miskin.

“Kalau berbagi, hidup ini enak. Yang kaya senang bantu yang susah, agar Batam ke depan Batam lebih baik,” kata politisi Partai Nasional Demokrat itu.

Di tempat yang sama, tokoh masyarakat Raja Azman berterima kasih dengan bantuan beras cuma-cuma dari Bea Cukai yang disalurkan oleh Pemkot.

Ia mengatakan bantuan itu sangat berguna bagi masyarakat di tengah harga kebutuhan yang melonjak di awal tahun ini.(red/ant)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga