8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 56

Kolaborasi Amsakar-Li Claudia, Tuntaskan Persoalan Air di Kawasan Stres Area

0
Keterangan Foto : BP Batam melalui Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU-SPAM) mulai menyelesaikan persoalan air di kawasan stres area.

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU-SPAM) mulai menyelesaikan persoalan air di kawasan stres area. Khususnya di Kampung Ponjen dan Kampung Bukit Tanjung Riau, Patam Lestari hingga Tiban Bertuah.

Sebagaimana persoalan distribusi air di kawasan stres area ini, merupakan fokus utama dari Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan saat ini masyarakat yang berada di Kampung Ponjen Tanjung Riau, sudah dapat menikmati aliran air.

Meskipun suplai air belum bisa mengalir selama 24 jam, kondisi ini jauh lebih baik dari pada yang sebelumnya. Masyarakat Kampung Ponjen, sudah bisa mendapatkan aliran air dari pukul 23.30 hingga 05.00 WIB.

“Saat ini sudah ada peningkatan jam aliran air selama kurang lebih 6 jam. Kemarin itu, kita lakukan connecting pipa baru dan penggantian gate pump,” ujar Ariastuty, Jumat (11/4/2025).

Namun demikian, BP Batam akan terus melakukan observasi dengan penambahan booster pump untuk menambah jam aliran air ke kawasan stres area. Sebab, kawasan stres area ini berada pada kontur tanah yang tinggi, sehingga sulit dijangkau. Disamping itu, BP Batam hingga saat ini juga masih mengirimkan truk tangki setiap harinya.

“Kemarin sudah kita pesan dan saat ini masih menunggu pompanya sampai. Mudah-mudahan jam suplai air bisa lebih lama lagi dan menjangkau untuk daerah sekitarnya,” tutup Ariastuty.

Sementara itu warga Kampung Ponjen, Sriyani menyampaikan terima kasih atas kerja keras yang telah dilakukan oleh BU SPAM BP Batam. Ia berharap, air yang sudah mulai mengalir ini, bisa bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Ibu Li Claudia Chandra yang sudah memperhatikan kami,” ujar Sriyani.

Sebelumnya, Ariastuty bersama Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano meninjau langsung ke kawasan stres area. Salah satu kawasan yang dikunjungi adalah Kampung Ponjen RT 01 RW 05, Tanjung Riau.

Aliran air, sangat sulit sampai ke kampung ini karena kondisi topografi atau elevasi yang paling tinggi di kawasan Tanjung Riau. Sehingga, sebagai solusi agar air bisa sampai ke kampung ini, adalah dengan penambahan crossing pipa baru dan pemasangan booster pump.

Selain itu, untuk jangka panjang juga akan dibangun Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sei Ladi yang berkapasitas 50 lpd. Proses pembangunan IPA ini sudah masuk dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED), yang diharapkan dapat selesai di tahun 2025 ini.

“Kedepannya, seluruh wilayah stres area bagian Barat Kota Batam diharapkan dapat teraliri air. Sebagaimana hal ini merupakan fokus utama dari Bapak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil Kepala BP Batam,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait beberapa waktu yang lalu.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Aksi Premanisme Debt Collector di Markas Kodam V/Brawijaya, Viral dan Berujung Permintaan Maaf

0
Keterangan Foto : Empat orang debt collector dari BCA Finance tertangkap kamera melakukan penarikan paksa sebuah unit mobil jenis Suzuki Ertiga di lingkungan militer, tepatnya di Markas Kodam V/Brawijaya.(Paul )

Jakarta – batamtimes.co – Aksi premanisme kembali mencoreng dunia pembiayaan kendaraan. Empat orang debt collector dari BCA Finance tertangkap kamera melakukan penarikan paksa sebuah unit mobil jenis Suzuki Ertiga di lingkungan militer, tepatnya di Markas Kodam V/Brawijaya, pada Selasa (08/04/2025).

Ironisnya, aksi tersebut dilakukan secara arogan dan terjadi di lingkungan institusi pertahanan negara, yang seharusnya steril dari segala bentuk intimidasi. Peristiwa ini pun dengan cepat menyebar dan viral di media sosial, mengundang reaksi keras dari publik dan berbagai kalangan.

Tak berselang lama setelah video kejadian viral, muncul sebuah video berdurasi 3 menit 46 detik yang memperlihatkan permintaan maaf dari salah satu debt collector bernama Stefanus Pale alias Steven Morgan, yang didampingi oleh tiga rekannya. Dalam video tersebut, Stefanus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Pangdam V/Brawijaya serta Danpomdam V/Brawijaya atas aksi yang mereka lakukan.

“Kami berempat menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya,” ujar Stefanus. Ia juga membantah keras tudingan bahwa aksi mereka didukung oleh seorang perwira Polisi Militer bernama Mayor Cpm Juni. “Informasi yang beredar tersebut adalah bohong (hoax) dan itu tidak benar,” tegasnya.

Dalam video yang sama, Stefanus juga menyatakan bahwa insiden tersebut adalah aksi terakhir yang mereka lakukan dan berjanji tidak akan mengulanginya di kemudian hari.

“Sebagai pernyataan sikap kami, saya dan teman-teman menyampaikan bahwa ini adalah kegiatan terakhir kami. Kami tidak akan mengulangi lagi kegiatan tersebut di wilayah Kodam V/Brawijaya ataupun di Kodam-Kodam lain di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, kejadian penarikan paksa tersebut terjadi di Jalan Kesatriyan, dan melibatkan kendaraan yang dikemudikan oleh seorang anggota TNI. Aksi ini sempat menimbulkan kegaduhan dan mencatut nama seorang perwira Polisi Militer, yang kemudian dibantah oleh para pelaku.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak BCA Finance maupun instansi militer terkait proses hukum terhadap keempat pelaku. Namun, kasus ini menjadi perhatian luas dan memunculkan desakan agar praktik penagihan utang dengan cara-cara premanisme segera dihentikan.

 

Penulis : Paul

Editor : Pohan

 

Heppy Trenggono: Berdiri Ditengah Badai Global

0
Keterangan foto: Pemimpin Gerakan Beli Indonesia Dr (HC) Heppy Trenggono, M.Kom.(Tanto)

Jakarta – batsmtimes.co – Pemimpin Gerakan Beli Indonesia Dr (HC) Heppy Trenggono, M.Kom mengatakan, ketika negara-negara besar di dunia semakin agresif melindungi ekonominya lewat proteksionisme dan kebijakan antidumping, Indonesia belum beranjak dan masih membuka diri terlalu lebar, hingga pasar dalam negeri dikuasai produk impor.

Menurut Heppy Trenggono, hari ini Amerika Serikat terang terangan bicara tentang proteksionisme dengan menetapkan tarif hingga 100% demi melindungi industri dan pasar dalam negeri.

“Uni Eropa, India, dan Kanada membangun benteng ekonominya dengan berbagai regulasi antidumping dan kampanye nasionalisme ekonomi. Di Jepang, masyarakat secara sukarela menolak membeli produk asing sebagai bentuk loyalitas ekonomi nasional,” ujarnya Sabtu 12 April 2025.

Bagaimana dengan Indonesia?

Heppy Trenggono menjelaskan, keterbukaan yang terlalu lebar, membuat kita harus menyaksikan kejatuhan demi kejatuhan di sektor industri strategis pada hari ini. Lebih dari 60 perusahaan tekstil tutup, 14.000 tenaga kerja kehilangan pekerjaan, pabrik baja nasional gulung tikar karena kalah bersaing dengan baja murah dari luar.

“UMKM pun megap-megap, omzet turun hingga 60%, pasar diserbu produk impor bahkan pakaian bekas ilegal yang melenggang bebas di pasar,” terangnya.

Heppy Trenggono menambahkan, inilah ironi besar negeri yang memiliki lebih dari 280 juta penduduk—pasar domestik terbesar keempat di dunia—namun belum menyadari bagaimana memanfaatkan kekuatannya sendiri.

Kehidupan ekonomi masih banyak bergantung pada kekuatan luar. Absennya pembangunan karakter bangsa membuat masyarakat terbiasa tidak peduli apakah yang dibeli produk anak bangsa atau produk asing.

“Bahkan, juga tidak peduli kalaupun produk asing itu payah dalam kualitas, atau berasal dari praktik curang seperti undervaluation atau dumping yang meruntuhkan pelaku ekonomi dalam negeri,” ungkapnya.

Presiden Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) ini menambahkan, masih ingatkah bagaimana sekaliber BUMN Merpati memborong pesawat MA 60 dari China? Yang akhirnya jatuh satu per satu. Padahal tahu kita memiliki IPTN yang mampu membuat pesawat jauh lebih hebat dari China. Kasus pesawat ini menceritakan bagaimana tidak pedulinya bangsa ini, sekaligus menunjukkan begitu susahnya produk anak bangsa hidup di negeri sendiri. Dunia politik yg dipenuhi gymic, menjadikan produk nasional hanya sebagai konten.

“Kasus mobil nasional misalnya, begitu hingar bingar di awal namun ternyata nol dalam praktek. Menunjukkan bahwa pembelaan terhadap produk anak bangsa belum menjadi kesadaran dalam pembangunan ekonomi nasional,” jelasnya.

Gerakan Beli Indonesia, Menghidupkan Ruh Nasionalisme Ekonomi

Sejak tahun 2011, masih menurut Heppy Trenggono, Gerakan Beli Indonesia hadir sebagai respons terhadap persoalan tersebut. Sebuah gerakan moral dan ekonomi, yang mengajak rakyat Indonesia untuk membeli produk anak bangsa, untuk membela bangsa sendiri.

“Dalam senyap, gerakan ini dijalankan di berbagai ormas, berbagai komunitas, kampus, pesantren, bahkan di beberapa Pemerintahan Daerah. Banyak diantaranya membuahkan hasil yang terukur,” tegasnya.

Dijelaskan Heppy Trenggono, di Kabupaten Kulon Progo, provinsi DIY misalnya, implementasi Gerakan Beli dan Bela Kulon Progo terbukti mampu menurunkan angka kemiskinan hingga 6,25% dalam satu tahun.

Saatnya Presiden Memimpin, Rakyat Menggerakkan

Heppy Trenggono mengungkapkan, Gerakan Beli Indonesia bukan kampanye belanja. Ia adalah sebuah gerakan kebangsaan, gerakan pembangunan karakter bangsa. Dengan membangkitkan nasionalisme, menghidupkan rasa bangga dan percaya diri sebagai sebuah bangsa yang bermartabat. Gerakan dengan pesan “Jualan kemana saja, beli kepada bangsa sendiri”.

“Gerakan Beli Indonesia perlu dilakukan sebagai salah satu strategi nasional untuk menavigasi arah pembangunan. Dengan Presiden sebagai pemimpin moral, dan seluruh elemen bangsa sebagai penggeraknya, kita akan membangun benteng ekonomi dari dalam,” ungkap Heppy.

Diungkapkan Heppy Trenggono, Gerakan Beli Indonesia dilakukan sebagai bentuk kesadaran pentingnya membangun karakter bangsa, membangkitkan kecintaan terhadap tanah air, menumbuhkan semangat voluntarisme dan keikhlasan, melalu keteladanan dan kesungguhan para pemimpinnya.

“Jika Buy American, Buy British, Swadeshi bisa mengubah arah sejarah Amerika, Inggris dan India, maka Gerakan Beli Indonesia pun bisa menjadi tonggak kemandirian ekonomi Indonesia,” ungkap Heppy.

Heppy Trenggono mengungkapkan, dalam dunia yang kian tak ramah, dengan ekonomi global yang tak pasti, kita harus berani berdiri di atas kaki sendiri dengan mengkonsolidasikan kekuatan konsumsi nasional.

“Sebagai sebuah bangsa dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, dengan populasi terbesar ke empat di dunia, Kita harus mampu memilih jalan sendiri jalan menuju cita cita menjadi sebuah bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” demikian Heppy Trenggono.

 

 

Polisi Gadungan Rampas Handpone Remaja di Bantul

0
Keterangan Foto : Seorang pria yang mengaku sebagai anggota polisi akhirnya ditangkap.(Tanto)

Bantul – batamtimes.co – Seorang pria yang mengaku sebagai anggota polisi akhirnya ditangkap. Pria bernama Verdian Dwi Nugraoho (19) itu ditangkap polisi usai memeras ponsel dan uang milik remaja di Jalan Bantul Dusun Karang Tengah, Kalurahan Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul pada Senin 31 Maret lalu.

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengatakan, kejadian bermula saat korban bernama Fauzan Riski Manggala Putra (18) warga Kembang Gede, Guwosari, Pajangan, berboncengan menggunakan sepeda motor di Jalan Bantul Dusun Karang Tengah, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul sekira pukul 00:30 Wib. Saat melintas korban di hentikan oleh 2 orang laki-laki yang menggunakan sepeda motor N-MAX warna putih dengan nomor polisi AB-3511-JH.

“Kemudian pembonceng turun dari sepeda motor dan mengaku sebagai anggota Polsek Sewon. Pelaku kemudian meminta handphone korban dengan alasan untuk di cek,” katanya Sabtu 12 April 2025.

Ia melanjutkan, selian merampas handpone pelaku juga mengambil uang korban sebesar Rp 110 ribu. Setelah itu handphone korban dibawa oleh pelaku.

“Pelaku mengatakan jika ingin mengambil ada di Polsek Sewon yang ternyata tidak ada anggota Polsek Sewon yang mengamankan gandphone tersebut,” urainya.

Atas peristiwa tersebut, lanjut Jeffry, korban mengalami kerugian sekitar 2 juta dan melapor ke Polsek Kasihan untuk pengusutan lebih lanjut.

“Berdasar laporan polisi tersebut kemudian Polsek Kasihan melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan informasi tentang identitas pelaku. Pada hari Jumat 11 Maret 2025 Polsek Kasihan akhirnya menangkap pelaku dirumahnya,” terang Jeffry.

Pelaku yang tinggal di dusun Sudimoro, Timbulharjo, Sewon, Bantul ungkap Jeffry, disangkakan telah melanggaar Pasal 368 ayat (1) KUHP Jo Pasal 365 ayat (2) ke 1 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

Ciptakan Iklim Investasi Kondusif, Li Claudia Komitmen Benahi Regulasi

0

Batam – batamtimes.co – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyatakan komitmennya untuk terus mendorong kemudahan berinvestasi sebagai langkah strategis mempercepat pertumbuhan ekonomi di Batam.

Dalam arahannya, Li menekankan bahwa iklim investasi yang sehat tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

“Kami ingin mempermudah arus investasi di Batam. Oleh karena itu, regulasi-regulasi yang tumpang tindih akan terus dikaji ulang agar tidak menjadi penghambat pertumbuhan,” ujar Li Claudia, yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota Batam.

Ia menambahkan, BP Batam akan memberikan perhatian khusus terhadap hambatan-hambatan investasi dan mendorong lahirnya kebijakan yang lebih efisien dan pro-investasi.

“Kolaborasi dan inovasi akan menjadi kunci. Dengan semangat kerja keras, cerdas, dan ikhlas, kita ingin berkontribusi nyata bagi masyarakat Batam dan kemajuan ekonomi daerah,” tambahnya.

Sebagai tokoh perempuan pertama yang menjabat dua posisi strategis sekaligus di Batam, Li juga menyampaikan bahwa komunikasi intensif dengan kementerian pusat akan terus dibangun guna menarik lebih banyak program nasional ke wilayah Batam.

“Apabila ada kendala, investor bisa berkomunikasi langsung dengan saya maupun Pak Kepala BP Batam terkait hambatan yang ditemui,” tutupnya.

Penulis :Hendra

Editor: Pohan

Pemprov Sumut Bentuk Gugus Tugas TPPO, Fokus Tangani Masalah dari Hulu hingga Hilir

0
Keterangan foto : Pemprov Sumut resmi membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO.

Medan – batamtimes.co –  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) resmi membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), sebagai bentuk komitmen menyelesaikan persoalan perdagangan orang yang marak terjadi di wilayah ini.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Perdana Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Effendy Pohan, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (10/4).

Effendy menyebut, pembentukan gugus tugas ini didasarkan pada Peraturan Gubernur Sumut Nomor 1 Tahun 2025 yang merupakan perubahan atas Pergub Nomor 54 Tahun 2010. Gugus tugas ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, akademisi, hingga lembaga masyarakat.

“Gugus tugas ini bukan hanya bertindak sebagai pemadam kebakaran, tapi mampu menyelesaikan akar masalah TPPO di Sumut, dari hulu ke hilir,” ujar Effendy dalam rapat tersebut.

Gubernur Sumut ditunjuk sebagai Ketua I Gugus Tugas, dengan Wakil Gubernur sebagai Wakil Ketua I, Ketua DPRD Sumut sebagai Ketua II, serta Polda Sumut sebagai Ketua Harian. Sementara itu, Sekdaprov Sumut bertindak sebagai Wakil Ketua Harian.

Effendy menambahkan, letak geografis Sumut yang memiliki banyak jalur tikus, terutama di wilayah pesisir, menjadi celah bagi para pelaku untuk menyelundupkan pekerja migran secara ilegal melalui jalur laut.

“Menjelang Lebaran kemarin saja, kita berhasil memulangkan 186 korban TPPO. Kini kita harus fokus pada penanganan lanjutan: siapa pelakunya, bagaimana korban bisa diberangkatkan, dan apa yang harus kita lakukan ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Gugus Tugas yang diwakili AKBP P. Samosir dari Dit Reskrimum Polda Sumut mengungkapkan bahwa Polda Sumut telah melakukan sejumlah penegakan hukum dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani masalah ini.

“Permasalahan utamanya adalah sulitnya lapangan pekerjaan di daerah dan iming-iming gaji besar di luar negeri, yang kerap dimanfaatkan oleh agen ilegal,” jelasnya.

Polda Sumut berharap pemerintah segera mengambil langkah strategis untuk mempermudah prosedur legal pemberangkatan tenaga kerja ke luar negeri, guna melindungi masyarakat dari potensi perdagangan orang dan memastikan mereka bekerja secara aman dan legal.

Penulis : Tim

Editor : Pohan

Kepala BP Batam Tegaskan Komitmen Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan

0
Keterangan Foto : Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa proyek strategis pembangunan infrastruktur di Batam akan terus dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Batam – batamtimes.co – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa proyek strategis pembangunan infrastruktur di Batam akan terus dilaksanakan sesuai dengan rencana. Salah satu proyek prioritas saat ini adalah pelebaran ruas jalan dari Simpang Kepri Mall menuju Kawasan Industri Batamindo sepanjang 3,8 kilometer.

“Program strategis pembangunan harus kita percepat. Saat ini, kami telah memulai pengerjaan jalan dari Kepri Mall hingga Muka Kuning,” ujar Amsakar dalam arahannya pada Rabu (9/4/2025).

Ia menyampaikan bahwa infrastruktur yang memadai merupakan fondasi penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif. Oleh karena itu, Amsakar menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menyukseskan proyek-proyek strategis yang ada.

“Kemajuan Batam memerlukan sinergi semua pihak, terutama antara pemerintah dan masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amsakar menyebutkan bahwa kepemimpinan yang efektif harus ditandai dengan langkah konkret dan strategi yang tepat sasaran.

“Harus ada langkah-langkah konkret dan strategi jitu agar Batam bisa berkembang lebih pesat,” tambahnya.

Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Amsakar juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menginstruksikan seluruh jajaran di Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam untuk memberikan pelayanan yang cepat, tanggap, dan maksimal kepada masyarakat.

“Kita harus responsif terhadap keluhan masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar,” tegasnya.

Persoalan banjir juga menjadi perhatian khusus. Amsakar menilai penanganan masalah lingkungan harus berjalan seimbang dengan pembangunan infrastruktur demi menciptakan kota yang nyaman dan aman bagi warganya.

“Pembangunan harus seimbang dengan upaya mengatasi persoalan lingkungan. Kepentingan masyarakat harus selalu diutamakan,” tutunya.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Irwasum Polri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Sementara di Sleman

0
Keterangan Foto : Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, mendampingi Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau SMA Kemala Taruna Bhayangkara Sementara.

Sleman – batamtimes.co – Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, mendampingi Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau SMA Kemala Taruna Bhayangkara Sementara yang berlokasi di kawasan Global Darussalam Academy, Kaliurang, Sleman, Kamis 10 April 2025.

Selain Kapolda DIY, turut mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (ASDM) Irjen Pol Anwar, Pejabat Utama Polda DIY serta Kapolresta Sleman Kombes Edy Setianto Erning Wibowo.

Kabidhumas Polda DIY menjelaskan peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dan perkembangan fasilitas serta program pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara Sementara tersebut.

Kombes Ihsan menyebutkan fokus dalam peninjauan tersebut meliputi fasilitas ruang kelas, asrama, serta fasilitas lain yang menunjang kegiatan para siswa di lingkungan sekolah tersebut.

“Gedung ini nantinya akan mulai digunakan oleh peserta didik dengan Tahun Ajaran 2025/2026 yang dimulai pada 9 Mei 2025,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan belajar mengajar di gedung ini bersifat sementara hingga pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) yang berlokasi di Bogor tersebut rampung.

“Setelah selesai pembangunannya, maka untuk kegiatan belajar mengajar sepenuhnya di SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Bogor,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa Polda DIY siap mendukung segala proses pengembangan SMA Kemala Taruna Bhayangkara tersebut.

“Kami (Polda DIY) akan menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membina generasi muda yang berkarakter dan disiplin,” tutupnya.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

Polda Kepri Periksa Muhammad Rudi Terkait Dugaan Korupsi Revitalisasi Dermaga Batuampar

0
Keterangan Foto : Ditreskrimsus Polda Kepri terus mendalami dugaan korupsi dalam proyek revitalisasi dermaga utara Pelabuhan Batuampar.

Batam – batamtimes.co – Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau (Kepri) terus mendalami dugaan korupsi dalam proyek revitalisasi dermaga utara Pelabuhan Batuampar. Kali ini, penyidik memanggil mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, untuk dimintai keterangan.

Direktur Reskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Simamora, menjelaskan bahwa pemanggilan terhadap Muhammad Rudi masih dalam kapasitas sebagai saksi. Penyidik ingin mengetahui sejauh mana pengetahuan Rudi terkait proyek tersebut.

“Pak Rudi tupoksinya hanya sejauh apa dia tahu informasi mengenai proyek itu,” ujar Silvester saat ditemui di Gedung Ditreskrimsus Polda Kepri, Kamis (10/4/2025).

Meski belum merinci lebih lanjut materi pemeriksaan maupun potensi kerugian negara, Silvester menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari penyelidikan awal yang sedang berlangsung.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa lebih dari 50 saksi sejak penyelidikan dimulai berdasarkan laporan informasi yang masuk ke Ditreskrimsus Polda Kepri. Kasus ini kini telah memasuki tahap Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan telah dikirimkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

“Masih dalam tahap pemeriksaan saksi. Untuk mengarah ke eks pejabat BP Batam, kami harus menyelesaikan tahapan ini terlebih dahulu,” ujar Silvester.

Dalam laporan yang diterima, proyek revitalisasi dermaga Batuampar, khususnya pada pengerjaan pengerukan, diduga tidak sesuai dengan perencanaan bahkan tidak dikerjakan sama sekali. Untuk memperkuat penyidikan, pihak kepolisian telah menunjuk ahli yang akan melakukan audit teknis usai Hari Raya Idul Fitri.

“Kami menemukan indikasi bahwa pengerukan dalam proyek ini tidak sesuai dengan rencana awal. Oleh karena itu, kami sudah menunjuk ahli untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam,” jelasnya.

Hingga kini, tujuh orang telah ditetapkan sebagai terlapor dalam SPDP yang diterima Kejati Kepri. Mereka adalah AM (ASN di BP Batam), IAM, IMS, ASA, dan NVU (wiraswasta), AH (pengusaha), dan IS (karyawan BUMN).

Sebagai bagian dari penyelidikan, penyidik juga telah melakukan penggeledahan di Pusat Perencanaan Strategis BP Batam pada Rabu (19/3/2025), dan mengamankan sejumlah dokumen penting terkait proyek tersebut.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Arus Balik Lebaran 2025: 2 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Naik 48% dari Lalu Lintas Normal

0
Keterangan Foto : PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 2.007.922 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek selama periode arus balik Idulfitri 1446H.

Jakarta — batamtimes.co – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 2.007.922 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek selama periode arus balik Idulfitri 1446H, yakni dari H1 hingga H+8 (31 Maret – 9 April 2025). Data ini merupakan akumulasi kendaraan yang melintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama: GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan, GT Cikupa, serta GT Ciawi.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan signifikan, yakni sebesar 48% dibandingkan lalu lintas normal yang hanya mencapai 1.357.048 kendaraan.

Distribusi Arus Balik Berdasarkan Arah:

  • Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 1.132.516 kendaraan (56,4%)
    • GT Cikampek Utama: 699.002 kendaraan (naik 165,5% dari normal)
    • GT Kalihurip Utama & Japek II Selatan: 433.514 kendaraan (naik 43,6%)
  • Arah Barat (Merak): 475.451 kendaraan (23,7%) melalui GT Cikupa (naik 2,2%)
  • Arah Selatan (Puncak): 399.955 kendaraan (19,9%) melalui GT Ciawi (naik 22,5%)

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menyebutkan bahwa volume kendaraan tersebut telah mencapai 87,6% dari total prediksi arus balik sebesar 2,2 juta kendaraan untuk periode H1 hingga H+10 Lebaran 2025.

Pada puncak arus balik H+8 (Rabu, 9 April 2025), tercatat 159.477 kendaraan kembali ke Jabotabek, naik 21,8% dari lalu lintas normal harian.

Rincian Lalin pada H+8:

  • GT Cikampek Utama: 49.904 kendaraan (naik 95,9%)
  • GT Kalihurip Utama & Japek II Selatan: 31.380 kendaraan (naik 13,1%)
  • GT Ciawi: 31.749 kendaraan (naik 1,5%)
  • GT Cikupa: 46.444 kendaraan (naik 0,1%)

Lisye juga mengingatkan bahwa diskon tarif tol 20% untuk perjalanan menerus di Jalan Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera telah berakhir pada Kamis, 10 April 2025, masing-masing pada pukul 05.00 WIB dan 07.00 WIB.

Imbauan Jasa Marga kepada Pengguna Jalan Tol:

  • Pastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima
  • Unduh aplikasi Travoy untuk informasi jalan tol terbaru
  • Siapkan saldo kartu uang elektronik dan BBM yang cukup
  • Patuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas
  • Antisipasi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan berdasarkan diskresi Kepolisian

Informasi dan layanan lalu lintas jalan tol tersedia melalui Call Center 24 Jam Jasa Marga di 14080, akun X (Twitter) @PTJASAMARGA.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga