8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 55

Progres Rempang Eco-City: 72 Kepala Keluarga Telah Tempati Rumah Baru di Tanjung Banon

0
Keterangan Foto : BP Batam kembali memfasilitasi perpindahan empat KK dari Rempang ke rumah baru yang telah disiapkan di Kawasan Tanjung Banon.

Batam- batamtimes.co– BP Batam kembali memfasilitasi perpindahan empat Kepala Keluarga (KK) dari Rempang ke rumah baru yang telah disiapkan di Kawasan Tanjung Banon, Selasa (15/4/2025).

Dengan tambahan ini, jumlah total warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang telah menempati rumah baru mencapai 72 KK.

Proses relokasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan bahwa masyarakat yang terdampak proyek tetap mendapatkan haknya secara layak dan manusiawi.

Ahmad Zaky, warga Sembulang Pasir Merah, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan pemerintah.

“Sejak awal kami mendukung proyek strategis pemerintah ini. Alhamdulillah, hari ini kami bisa menempati rumah baru yang sejak lama kami nantikan,” ujarnya.

Zaky yang telah menetap di kawasan tersebut selama lebih dari dua dekade berharap bahwa kehadiran proyek Rempang Eco-City bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami optimistis ekonomi warga akan ikut meningkat. Kami berharap proyek ini membawa perubahan positif,” tambahnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum merangkap Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa rumah baru yang disediakan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Semoga warga merasa lebih nyaman dan bahagia di hunian barunya. Ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir dan ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pengembangan Kawasan Rempang,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Pemerintah, Ariastuty menyebut bahwa pengembangan Rempang Eco-City diharapkan dapat menciptakan kawasan industri berkelanjutan dan memperkuat posisi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“BP Batam ingin membuktikan bahwa pengembangan Rempang Eco-City tak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sosial dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Kental Manis Picu Gigi Berlubang, Bisa Sebabkan Infeksi Otak dan Meningitis

0
Keterangan Foto : Ilustrasi

Jakarta – batamtimes.co – Kebiasaan mengonsumsi kental manis dan minuman tinggi gula lainnya patut diwaspadai. Kandungan gula yang tinggi dapat menjadi pemicu utama terjadinya karies gigi atau gigi berlubang, yang jika dibiarkan bisa berdampak serius hingga menyebabkan infeksi otak seperti meningitis.

Dokter Spesialis Anak RS Palang Merah Indonesia (PMI) Bogor, dr. Satrio Bhuwono Prakoso, mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap remeh kesehatan gigi. Menurutnya, gigi berlubang bisa menjadi pintu masuk kuman penyebab infeksi serius ke organ tubuh lainnya.

“Kental manis itu tinggi gula. Jangan salah, banyak pasien saya kena meningitis, kena infeksi otak gara-gara gigi,” ujar dr. Satrio, Rabu (19/3).

Dikutip dari laman KlikDokter, gigi berlubang akibat konsumsi makanan atau minuman manis seperti kental manis memungkinkan jutaan kuman masuk ke dalam pembuluh darah. Kuman tersebut bisa menyebar ke berbagai organ tubuh, seperti sistem pernapasan, otak, dan jantung.

Infeksi yang sudah menyebar dalam tubuh dapat menyerang berbagai bagian sistem utama, termasuk sinus, saraf otak dan perifer, sistem kardiovaskular, paru-paru, dan mata. Jika menyebar ke otak, infeksi ini bisa berujung pada meningitis, suatu kondisi yang bisa mengganggu aktivitas dan kualitas hidup penderitanya.

“Yang kena telinganya congek, karena sakit gigi itu banyak,” tambah dr. Satrio.

Senada dengan itu, Kepala Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dr. Intan Widayati, MA, turut menyoroti bahaya konsumsi kental manis, terutama jika diberikan kepada anak sebagai pengganti susu. Ia mengungkapkan pengalamannya sendiri, di mana sejak kecil mengonsumsi kental manis dan kini menderita diabetes.

“Saya dulu dikasihnya kental manis sama ibu saya, sampai SMA itu minumnya SKM. Dampaknya apa? Sekarang saya diabetes,” ungkapnya.

Menurut dr. Intan, dampak dari diabetes juga bisa dirasakan oleh keturunannya. Ia menjelaskan bahwa anak dari ibu penderita diabetes cenderung lahir dengan ukuran tubuh lebih besar dari rata-rata, terutama jika diabetes tidak dikontrol dengan baik selama kehamilan.

“Hal ini bisa memengaruhi kondisi ibu dan bayi, baik saat kehamilan, persalinan, maupun pasca melahirkan,” jelasnya.

Para ahli mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi makanan dan minuman manis, serta menjaga kebersihan dan kesehatan gigi sebagai upaya pencegahan terhadap risiko infeksi serius.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Wisatawan Asal Banjarnegara yang Terseret Ombak Pantai Parangtritis Ditemukan

0
Keterangan Foto : Korban terseret ombak pantai Parangtritis, Bantul, DIY bernama Pujo (35) warga Sirukem, Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah akhirnya ditemukan.

Yogyakarta – batamtimes.co – Korban terseret ombak pantai Parangtritis, Bantul, DIY bernama Pujo (35) warga Sirukem, Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah akhirnya ditemukan Senin dinihari.

“Pagi tadi sekira pukul.04.00 Wib SAR gabungan mendapat informasi dari nelayan bahwa telah melihat korban mengapung di tengah laut. Kemudian SAR gabungan menindaklanjuti dan mengevakuasi korban dengan armada 2 jetsky. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Humas SAR Yogyakarta Pipit Erianto, Senin 14 April 2025.

Usai dievakuasi, lanjut Pipit, korban dibawa ke posko SAR gabungan sekira pukul 08:00 Wib dan di lakukan identifikasi oleh pihak kepolisian.

“Indentitas korban kemudian dicocokkan dengan keluarganya. Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara pada pukul 08:30 Wiib. Korban renacanya akan di bawa ke rumah duka di Banjarnegara,” urainya.

Atas penemuan jasad korban itu, operasi tim SAR gabungan akhirnya resmi ditutup.

“Pukul 09.15 Wib SAR gabungan melaksanakan apel dan operasi SAR dinyatakan selesai,” pungkasnya.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

Gold Coast International Ferry Terminal Bengkong Resmi Beroperasi, Diharapkan Jadi Ikon Baru Batam

0
Keterangan Foto : Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyampaikan apresiasi atas peresmian Gold Coast International Ferry Terminal.

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyampaikan apresiasi atas peresmian Gold Coast International Ferry Terminal yang terletak di kawasan Golden Prawn, Bengkong, pada Senin siang (14/4/2025). Keduanya turut menandatangani prasasti peresmian bersama sejumlah pejabat tinggi negara.

Keterangan Foto : Kepala BP Batam Amsakar Achmad.

“Kami mengapresiasi pembangunan Gold Coast oleh PT. Aneka Sarana Sentosa. Mewakili tuan rumah, saya berterima kasih atas dukungan Bapak Menteri dan Bapak Kapolri. Sinergitas Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kota Batam membuat Batam semakin maju dan berkembang lebih pesat lagi,” ujar Amsakar.

Peresmian ini turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Ketua KPK RI Johanis Tanak. Hadir pula perwakilan dari Kementerian Imigrasi, yaitu Plt. Dirjen Imigrasi Saffar M. Godam, serta KSOP Khusus Batam Capt. Bharto Ari Raharjo mewakili Menteri Perhubungan. Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura juga turut mendampingi jalannya acara.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak pengembang. “Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada perusahaan yang telah membangun Gold Coast. Ini adalah semangat investasi yang harus kita dukung untuk mewujudkan Indonesia maju,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap wilayah perairan Batam. “Saya mengajak seluruh stakeholder bersama Polri mengawasi potensi penyelundupan manusia dan kegiatan illegal lainnya, khususnya di Batam sebagai daerah strategis perbatasan negara.”

Senada, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya konektivitas sebagai pilar transformasi ekonomi nasional. “Kunci transformasi ekonomi adalah konektivitas. Ini merupakan visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Terima kasih atas hadirnya dermaga ini yang menjadi jawaban atas kebutuhan konektivitas wilayah,” ungkap AHY.

Terminal feri internasional yang dikelola oleh PT. Aneka Sarana Sentosa ini diharapkan menjadi gerbang baru transportasi laut di Batam, mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan mendorong geliat perekonomian lokal dan regional. Dengan beroperasinya Gold Coast, jumlah pelabuhan feri internasional di Batam kini bertambah dari lima menjadi enam pelabuhan.

Saat ini, Gold Coast International Ferry Terminal melayani rute harian Batam – Stulang Laut dengan armada Ferry Dolphin.

“Tepuk tangan untuk Gold Coast! Semoga mendatangkan banyak wisatawan mancanegara, investasi, dan memberikan dampak signifikan dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” tutup AHY.

Penulis : Hendra

Editor : Pohan

Menko AHY Resmikan Terminal Ferry Internasional Gold Coast Bengkong, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Batam

0
Keterangan Foto : Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama dengan Kapolri Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.(Adi)

Batam – batamtimes.co – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meresmikan Terminal Ferry Internasional Gold Coast Bengkong, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (14/4). Kehadiran terminal ini diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di wilayah perbatasan.

“Kami berharap terminal ini bisa benar-benar optimal untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan. Dengan banyaknya wisatawan, ekonomi akan bergerak, termasuk UMKM,” ujar AHY dalam sambutannya.

Keterangan Foto : Terminal Gold Coast menjadi pelabuhan internasional kelima di Batam.(Adi )

Terminal Gold Coast menjadi pelabuhan internasional kelima di Batam yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

“Dengan pelabuhan bertingkat internasional ini, kami dapat menarik dan meningkatkan pariwisata dari negara tetangga,” tambah AHY.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan bahwa pembangunan pelabuhan dan terminal menjadi bagian penting dalam transformasi ekonomi Kepri sebagai gerbang utama masuknya wisatawan mancanegara ke Indonesia dari utara.

“Kami yakin fasilitas konektivitas ini akan menunjang percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kunjungan wisatawan,” ujarnya.

Ansar juga menyebutkan bahwa saat ini terdapat 33 pelabuhan di Kepri, terdiri dari 25 pelabuhan domestik dan delapan pelabuhan internasional. Lima di antaranya berada di Batam, termasuk Terminal Ferry Internasional Gold Coast Bengkong. Kepri juga memiliki dua terminal yacht sebagai bagian dari infrastruktur penunjang pariwisata.

Terminal baru ini dikelola oleh PT Aneka Sarana Sentosa dan menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas antarwilayah maupun antarnegara di kawasan perbatasan.

Pemerintah daerah, lanjut Ansar, akan terus mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pengembangan infrastruktur transportasi guna menciptakan konektivitas yang lebih baik dan berdaya saing.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

BP Batam Tegaskan Komitmen Kawal Investasi, Panggil Perusahaan Terkait Izin Cut and Fill

0
Keterangan Foto : Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait.

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan komitmennya dalam menjaga iklim investasi yang sehat dan sesuai aturan dengan memanggil sejumlah perusahaan yang disebut tidak memiliki izin cut and fill. Langkah ini menyusul viralnya pernyataan salah satu aktivis Kota Batam di media sosial saat inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek cut and fill di kawasan Botania oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menyatakan bahwa pemanggilan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab BP Batam dalam memastikan seluruh investasi berjalan sesuai prosedur.

“Dari informasi yang disampaikan, kami telah memanggil perusahaan yang dimaksud. Pengusaha itu sudah datang ke BP Batam, dan telah kami cek serta periksa seluruh dokumennya. Hasilnya, ternyata semuanya lengkap,” ujar Ariastuty, saat ditemui di kawasan Batam Center, Senin (14/4/2025).

Adapun proyek cut and fill yang sempat disebut-sebut berada di dekat Hotel Vista dan di Pulau Setokok.

Lebih lanjut, Ariastuty mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya di media sosial. Ia menekankan pentingnya menjaga kenyamanan dan kepercayaan investor terhadap Kota Batam.

“Adanya investasi di Kota Batam merupakan angin segar bagi pertumbuhan ekonomi. Kenyamanan dalam berinvestasi adalah perhatian utama bagi para investor, baik dari dalam maupun luar negeri,” tambahnya.

Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam berkomitmen memberikan kemudahan perizinan serta pelayanan maksimal kepada setiap pelaku usaha yang taat terhadap aturan dan prosedur hukum yang berlaku.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

 

Menggugat Keberanian dan Ketegasan Penegak Hukum

0

Oleh : Hamzah Idris 

Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Batam

Dalam kasus DAS Baloi ini, kita tidak hanya berbicara soal kerusakan lingkungan. Lebih dari itu, ini adalah cermin bagaimana kekuasaan bisa dipelintir dan dimanfaatkan untuk kepentingan sempit. Ketika seorang anggota legislatif justru menjadi inisiator dalam proyek yang menyimpang dari semangat pelestarian lingkungan, maka ini bukan lagi soal kelalaian, tapi sudah masuk ke wilayah persekongkolan jahat yang sistemik.

Kami mendesak Polda Kepri khususnya jajaran Ditreskrimsus untuk tidak terjebak pada formalitas penyelidikan. Masyarakat butuh transparansi. Masyarakat ingin tahu: siapa saja yang terlibat? Bagaimana proses ini bisa lolos tanpa kontrol? Siapa yang memfasilitasi, membiarkan, bahkan mungkin mengambil bagian dalam proyek penimbunan yang dibungkus atas nama normalisasi ini?

Kami percaya, keberanian menegakkan hukum pada level elit akan menjadi sinyal kuat bahwa negara masih hadir untuk rakyatnya. Dan kami percaya, ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Indonesia yang tegas, adil, dan berdaulat di atas hukum.

Dalam konteks ini, Partai Demokrat sebagai bagian dari koalisi pemerintahan tentu tidak akan tinggal diam. Kami akan berdiri di garda terdepan dalam mengawal pembangunan wilayah dan infrastruktur agar tidak dikotori oleh kepentingan oknum. Dan jika perlu, kami akan mendorong agar proses ini diawasi langsung oleh lembaga independen, agar hasilnya objektif dan bisa dipertanggungjawabkan kepada publik.

Keadilan tidak boleh berhenti di meja penyidikan. Keadilan harus dirasakan sampai ke akar rumput.

Dan kami, masyarakat Batam, bersama seluruh elemen sipil yang peduli, akan terus bersuara. Karena ini bukan sekadar soal sungai. Ini adalah pertarungan antara kepentingan publik dan kesewenangan kekuasaan.

#SelamatkanDASBaloi
#BatamUntukRakyat
#StopPersekongkolanLingkungan

Polemik Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Harus Dituntaskan

0
Keterangan Foto : Polemik mengenai ijasah Joko Widodo harus segera dituntaskan.(Tanto)

Jakarta – batamtimes.co – Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas mendorong agar dugaan ijasah palsu yang dituduhkan ke Joko Widodo atau Jokowi segera dituntaskan.

“Polemik mengenai ijasah Joko Widodo harus segera dituntaskan melalui berbagai pihak seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan para ahli seperti ahli forensik,” ujar Fernando Minggu 13 April 2025.

Menurut Fernando penuntasan ijasah Jokowi harus dilakukan secara transparan dan dibuka ke publik. Hal itu, dilakukan untuk mengetahui siapa yang benar dan salah.

“Harus dituntaskan dengan jujur dan transparan. Harus segera diungkap kebenaran mengenai ijazah Jokowi di UGM. Apalagi para pihak yang curiga terhadap kebenaran keaslian ijasah Jokowi telah membuka beberapa bukti terkait,” ucapnya.

Fernando menambahkan, kebenaran cepat atau lambat akan terungkap. Dirinya juga menambahkan, sanksi hukum juga menanti terhadap pelaku fitnah jika Jokowi benar-benar bisa membuktikan ijasahnya dari UGM adalah asli.

“Cepat atau lambat kebenaran ijazah Jokowi akan terungkap, apalagi ketika terjadi pergantian rezim yang tidak sejalan dengan Jokowi. Jangan lupa, Jokowi juga mempunyai hak untuk melaporkan balik jika tuduhannya tidak benar,” demikian Fernando.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

Pencarian Korban Terseret Ombak Pantai Parangtritis Belum Membuahkan Hasil

0
Keterangan Foto : Pencarian hari ke dua terhadap korban bernama bernama Pujo (35) warga Sirukem, Kalibening, Banjarnegara oleh tim SAR belum membuahkan hasil.(Tanto)

Bantul – batamtimes.co – Pencarian hari ke dua satu korban terseret ombak pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul, DIY belum membuahkan hasil.

Pencarian terhadap korban bernama bernama Pujo (35) warga Sirukem, Kalibening, Banjarnegara oleh tim SAR gabungan akan dilanjutkan pada Senin 14 April 2025.

“Hingga Minggu, pukul 17.00 WIB, pencarian korban atas nana Pujo belum ditemukan. Operadi SAR gabungan akan dilanjutkan kembali pada hari Senin, 14 April pukul 06.00 WIB,” kata Humas SAR Yogyakarta Pipit Erianto, Minggu 13 April 2025.

Menurut Pipit, pada pencarian hari ini tim SAR gabungan dibagi menjadi tiga regu atau SRU.

“SRU 1 melaksanakan pencairan menggunakan prahu jukung dan jetsky Polairud DIY dan Satlinas Rescue istimewa Wilayah 3 dengan area pencarian 1 NM di sekitar LKP. Sedangkan, SRU 2 melaksanakan pencarian visual darat menggunakan Beach Patrol dan motor trail kearah barat dan timur sejauh 1km dari LKP. Sementara, SRU 3 melaksanakan pencarian via udara menggunakan drone thermal kearah timur-barat sejauh 1 km dari LKP,” ujarnya.

Sebelumnya pada Sabtu, 12 April 2025, dua orang wisawatan asal Banjarnegara, Jawa Tengah terseret ombak pantai Parangtritis yang terletak di Kabupaten Bantul, DIY Sabtu siang.

Korban bernama Rendy Ardyansah (17) warga Penangguhan, Wanayasa, Banjanegara berhasil diselamatkan oleh petugas. Sedangkan, korban bernama Pujo (35) warga Sirukem, Kalibening, Banjarnegara hingga saat ini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

Persekongkolan Jahat Terhadap Lingkungan dan Tantangan Integritas Aparat Penegak Hukum di Batam

0

Oleh : Hamzah Idris

Dewan Pertimbangkan Partai Demokrat

Polemik seputar penyalahgunaan wewenang dalam proyek normalisasi yang justru berubah menjadi penimbunan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Baloi, Batam, kini menjadi sorotan tajam publik. Diskursus ini menjadi ujian awal bagi kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam sekaligus ex-officio Kepala dan Wakil Kepala BP Batam.

Berawal dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan langsung oleh keduanya ke lokasi DAS Baloi, ditemukan berbagai kejanggalan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa yang disebut normalisasi justru mengarah pada perusakan dan penyempitan sungai. Dari semula selebar 60 meter, kini menyisakan hanya sekitar 5 meter sebuah kemunduran besar dalam pengelolaan lingkungan hidup kota.

Situasi ini semakin mengkhawatirkan ketika muncul dugaan kuat adanya penyalahgunaan wewenang oleh seorang anggota DPRD Provinsi Kepri, saudara Li Khai. Fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang seharusnya dijalankan secara objektif dan proporsional, justru berubah menjadi alat untuk menggerakkan kepentingan pribadi dan kelompok melalui manuver kebijakan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Ini bukan sekadar pelanggaran etika, tapi juga indikasi kuat praktik abuse of power yang dapat merusak tatanan hukum dan lingkungan.

Desakan berbagai elemen masyarakat sipil di Batam mulai dari warga terdampak, aktivis lingkungan, LSM, mahasiswa, hingga komunitas peduli sungai akhirnya mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak. Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepri telah memanggil dan memeriksa Li Khai sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan keterlibatan dalam proyek kontroversial ini.

Namun demikian, pemeriksaan semata tidak cukup. Kita menuntut aparat penegak hukum agar konsisten dan berani menegakkan prinsip Equality Before the Law. Siapapun yang terbukti bersalah terlepas dari jabatan dan posisi politiknya harus mendapat sanksi hukum yang setimpal. Hanya dengan cara ini kita bisa membangun efek jera dan memperbaiki tata kelola pemerintahan yang bersih, adil, dan berorientasi pada kepentingan rakyat banyak.

Sebagai kader dan simpatisan Partai Demokrat, kami tentu memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal arah pembangunan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Terlebih, Ketua Umum Partai Demokrat, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono, saat ini mengemban amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Maka dari itu, setiap upaya pembangunan harus berjalan di atas jalur yang benar dan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Kami akan memberi apresiasi pada pembangunan yang tepat sasaran, namun tak segan untuk bersuara dan mengkritik bila terjadi penyimpangan, sekecil apapun itu. Demi Batam yang lestari, transparan, dan berkeadilan.

Bersambung…

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga