8.6 C
New York
Friday, May 15, 2026
spot_img
Home Blog Page 675

Sebanyak enam kecamatan di Batam masuk zona hijau Covid-19

0
Walikota, Muhammad Rudi berbincang dengan Wakil Walikota, Amsakar Achmad sebelum sosialisasi legalitas kampung tua dimulai

Batam- Sebanyak enam kecamatan di Batam masuk zona hijau Covid-19. Hal ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam, Muhammad Rudi, Rabu (15/7/2020).

Adapun enam kecamatan yang masuk zona hijau tersebut yakni, Bulang, Galang, Belakangpadang, Batamkota, Nongsa, dan Seibeduk. Sementara enam kecamatan lain masih berstatus zona kuning.

“Alhamdulillah, kita terus berupaya agar penanganan Covid-19 di Batam segera tuntas dan Covid-19 cepat sirna,” ujar Wali Kota Batam tersebut.

Rudi mengatakan, untuk enam kecamatan zona kuning, karena masih terdapat pasien dalam perawatan. Ia menyampaikan, untuk Kecamatan Batuampar masih ada tiga pasien, Sekupang satu orang, Batuaji enam orang, Sagulung enam orang, Bengkong empat orang.

“Yang zona hijau sudah zero pasien positif Covid-19,” kata Rudi.

Di kesempatan yang sama, Rudi juga menyampaikan, terdapat dua pasien yang sembuh. Mereka yang sembuh yakni Nurmalasari, warga Seibeduk, dan Septiandi, warga Nongsa. “Mereka dinyatakan sembuh setelah dua kali dilakukan tes swab, dan hasilnya sudah negatif Covid-19,” katanya.

Secara keseluruhan, data per Rabu (15/7/2020), sudah 227 pasien yang sembuh dari total 267 pasien terkonfirmasi positif Kota Batam. Dari data yang sama, 12 pasien meninggal dunia. Artinya, masih ada 28 pasien dirawat. Maski banyak yang sembuh, kata Rudi, warga diminta tetap waspada, pasalnya, hari ini, terdapat empat pasien yang terpapar.

“Kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta rutin olahraga,” ujarnya.

Rapat Paripurna DPRD, Hamid Rizal : Minta Penghapusan Aset Tak Layak Operasi

0

Batamtimes.co – Natuna – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal hadiri rapat paripurna DPRD Natuna, agenda penyampaian pandangan akhir Fraksi-fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan (LPP) Anggaran Tahun 2019, Selasa (14/07/2020) pagi.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Natuna Andes Putra, didampingi Wakil ketua I Daeng Ganda Rahmatullah, dan Wakil Ketua II Jarmin Siddik, SE.

Walikota : Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah

0

Batam – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Batam kembali bertambah. Masyarakat diimbau untuk terus mematuhi dan tidak mengabaikan protokol kesehatan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan terdapat lima kasus baru positif Covid-19 di Kota Batam. Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh cluster terkonfirmasi
Positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi
pertumbuhan kasus Covid-19.

“Baik yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada, maupun kasus baru
yang terjadi baik dari transmisi lokal ataupun juga import,” kata Rudi, Selasa (14/7/2020).

Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat
yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan imbauan pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19.
Karena itu diingatkan dan diimbau kembali kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran pemerintah.

Menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah. Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup.

“Protokol kesehatan harus tetap dilakukan. Menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan dengan air mengalir serta menggunakan sabun,” katanya.

Adapun lima kasus baru tersebut empat diantaranya merupakan pedagang di Pasar Tos 3000, sedangkan satu pasien lagi merupakan seorang pelaut. Kelima pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut saat ini menjalani perawatan di RSKI Galang.

Dengan ada penambahan kasus baru maka total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini di Batam berjumlah 263 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 225 orang telah sembuh dan 12 orang meninggal dunia. Kemudian sisanya sebanyak 26 orang masih dilakukan perawatan di RSKI Galang.

Pemko Batam melepas ratusan santri asal Batam yang kembali ke Ponpes di Pulau Jawa

0

Batam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam melepas ratusan santri asal Batam yang kembali ke sejumlah pondok pesantren (Ponpes) di Pulau Jawa. Diantaranya adalah para santri tujuan Ponpes Lirboyo Kediri, sebanyak 103 santri tersebut akan kembali belajar dan menuntut ilmu di Pulau Jawa, setelah beberapa bulan terakhir pulang ke Batam karena Covid-19 dan juga bersamaan dengan Hari Raya Idul Fitri beberapa waktu lalu.

Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemko Batam, Pebrialin mengatakan bukan hal mudah untuk melepas anak-anak jauh dari orang tua di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir saat ini. Karena itu pihaknya berpesan agar para santri saat di pondok nantinya tetap mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan sebagaimana yang dilakukan di Batam selama ini.

“Pulau Jawa khususnya Jawa Timur masih zona merah Covid-19. Karena itu harus bisa menjaga diri, jaga kebersihan di sana,” kata Pebrialin saat melepas santri di Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (15/7/2020).

Pemko Batam ditegaskan bahwa akan memberikan dukungan penuh kepada para santri yang menuntut ilmu di Jawa. Karena pihaknya yakin dan percaya bahwa belajar di pondok pesantren merupakan pilihan yang terbaik, khususnya dalam hal ilmu keagamaan dan santri tentunya adalah orang-orang pilihan.

“Banyak pimpinan bangsa kita adalah alumni santri. Saat ini Wakil Presiden kita juga orang pondok, menteri-menteri juga banyak orang pondok. Jadi saya percaya dewasa nanti kalian akan jadi pemimpin yang hebat dan religius,” ujarnya.

Pebrialin juga menjelaskan bahwa sebelum keberangkatan para santri, Pemko Batam memberikan fasilitas rapid diagnostic test (RDT) atau rapid tes secara gratis kepada para santri. Tujuannya tidak lain agar bisa membantu meringankan beban orang tua santri. Tidak hanya santri Ponpes Lirboyo saja tapi juga ponpes lainnya.

“Banyak anak-anak santri kita yang ke Jawa, ada Lirboyo, Gontor dan ponpes lainnya. Semua kita berikan rapid tes secara gratis,” jelasnya.

Ketua Himpunan Santri dan Alumni Lirboyo Kota Batam, Imam Hasan mengatakan sebanyak 103 santri dan beberapa wali atau orang tua nantinya akan langsung menuju Ponpes Lirboyo. Sebagian santri ada yang baru akan masuk.

“Semua persyaratan alhamdulillah sudah lengkap. Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Batam, Bapak Muhammad Rudi yang telah memberikan program rapid tes gratis kepada para santri,” kata Imam.

Anggota DPRD Kota Batam Muhammad Yunus temui Ketua DPRD Bone Sulsel

0

Bone – Anggota DPRD Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Yunus, menemui Ketua DPRD Bone Sulawesi Selatan, Irwandi Burhan, beberapa hari lalu.

Kedatangan anggota DPRD Kota Batam yang juga sekretaris Komisi II DPRD Kota Batam tersebut diterima Irwandi Burhan di ruang kerjanya.

Muhammad Yunus menyebutkan, kedatangannya di DPRD Bone untuk berbincang-bincang dan sharing pendapat terkait dengan berbagai hal di Kabupaten Bone.

Beberapa hal yang dimaksud, seperti pengembangan wisata dan penanganan penanggulangan corona virus disease (Covid-19) di Kabupaten Bone.

Politikus Partai Golkar dalam hal ini sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Batam ini, mendapat masukan-masukan dari ketua DPRD Bone terkait penanganan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Bone.

Juga terkait keterlibatan anggota DPRD Kabupaten Bone dalam hal pengawasan penggunaan anggaran penanggulangan Covid-19.

“Kalau di Kabupaten Bone, semua anggota DPRD terlibat langsung dalam hal pengawasan penggunaan anggaran penanggulangan penanganan Covid-19. Kami sebagai anggota DPRD tidak hanya terlibat di daerah pemilihan, akan tetapi semua dapil kami bersatu padu dalam hal pengawasan anggaran penanggulangan Covid-19,” jelas Irwandi Burhan.

Anggota DPRD Kota Batam yang juga putra asli Bone dari Kecamatan Tonra ini memilih Kabupaten Bone untuk melakukan sharing pendapat terkait penanggulangan penanganan Covid-19, karena informasi yang diperoleh bahwa Bone termasuk kabupaten di Sulawesi Selatan yang mampu menangani Covid dengan baik.

Sekadar diketahui bahwa Kota Batam dengan jumlah penduduk 1,2 juta jiwa yang tersebar di 62 kelurahan dan 12 kecamatan menggelontorkan anggaran untuk penanganan penanggulangan Covid-19 sebesar Rp260 miliar lebih.

(red/Rakyatku.com)

Nuryanto menyampaikan tuntutan driver Gojek belum ada putusan dari PT GI Pusat

0

Batam- Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto menyampaikan bahwa tuntutan para driver Gojek yang melakukan demo tersebut belum ada jawaban dari PT Gojek Indonesia (GI) sesuai janjinya pada Senin (13/7/2020) kemaren.

“Bapak ibuk dan saudaraku sekalian, namun semua tuntutan akan kami sampaikan kepada PT Gojek Indonesia (GI) di Jakarta, kami akan menyuratinya langsung, karena hari ini mereka belum memberikan keputusan terhadap tuntutan, saudara-saudara,” ucap Nuryanto dikutip dari Haluankepri.com , Selasa (14/7/2020).

Hal itu adalah sebagai tindak lanjut dari protes dan demo yang dilakukan saat ini, sebab tadi saat dihubungi pihak Gojek Indonesia yang berjanji kemaren dia mengatakan bahwa permasalahan tersebut dia meminta waktu dulu, karena itu harus dibicarakan dulu dengan manajemen Gojek pusat.

“Tadi saat dihubungi mereka mengatakan atas tuntutan tersebut, wewanangnya ada di Gojek Indonesia pusat, dari Gojek Batam sudah menyampaikan kepada wilayah Sumatera dan nantinya pengurus wilayah Sumatera yang akan menyampaikan kepusat,” ujar Nuryanto.

Menurutnya, keberadaan Gojek di Kota Batam secara de facto eksis dan diakui oleh seluruh masyarakat Kota Batam, oleh karena itu keberadaan Gojek dan drivernya, Pemko Batam harus mengakui dan melegalkan keberadaannya di Kota Batam.

“Pemko Batam harus menyampaikan kepada pemerintah pusat agar dilegalkan sebagai alat transfortasi umum di Kota Batam. DPRD Kota Batam selalu berada dikepentingan rakyat Kota Batam,” bebernya.

 

 

 

(red/ Haluan.com)

DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna ke 8 masa sidang ke III tahun 2020

0
Batam -DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna ke 8 masa sidang ke III tahun sidang 2020, terkait penyampaian dan penjelasan Walikota Batam atas rancangan KUA PPAS APBD Kota Batam Tahun Anggaran (TA) 2021 yang digelar di ruang utama DPRD Kota Batam, Batam Centre, Batam, Senin, (13/07/2020).
Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin didampingi Wakil Ketua II, Ruslan M Ali Wasyim dan dihadiri 28 orang anggota DPRD kota Batam, Walikota Batam, Muhammad Rudi, pejabat teras Pemko Batam, unsur FKPD dan tokoh masyarakat.
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin saat membuka rapat paripurna tersebut mengatakan bahwa pengelolaan keuangan daerah, Kepala Daerah menyusun rancangan KUA dan PPAS berdasarkan RKPD yang mengacu dan berpedomana pada penyusunan APBD tahun 2021, dan diserahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke dua bulan Juli untuk dibahas dan disepakati bersama antara Kepala Daerah dan DPRD kota Batam.
Mekanisme selanjutnya rancangan KUA PPAS APBD tahun anggaran tahun 2021 akan dibahas oleh Badan anggaran DPRD bersama tim anggaran Pemko Batam, selanjutnya agar dapat untuk memberikan perhatian yang serius dan komitmen dalam setiap pembahasannya sehingga memenuhi prinsip penyusunan APBD yaitu, sesaui kebutuhan, tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, mempedomani pada RKPD KUA PPAS tepat waktu transparan, partisipatif dan tertib.
Dalam pemaparannya Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan APBD TA 2021 memuat kondisi ekonomi makro daerah asumsi penyusunan APBD kebijakan pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah yang selanjutnya dituangkan dalam rancangan periorotas platfon anggaran sementara.
Rancangan KUA PPAS tahun anggaran 2021 di susun saat pemerintah kota Batam yang sedang menghadapi pandemi Covid-19.
“ Kami sampaikan penyusunan ini, telah disesuaikan dengan peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 60 tahun 2019,  Nomor 70 tahun 2019, untuk pencapaian misi dan visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Batam tahun 2016-2021,” kata Rudi.
Rangkaian ekonomi makro daerah, pertumbuhan ekonomi kota Batam tahun 2021 diperkirakan 5,1% sampai dengan 5,5%, dari tahun 2020 meningkat sebesar 2,4 sampai 2,8%, peningkatan ekonomi ini didorong dari berbagai sektor terutama sektor industri, kontruksi dan perdagangan akan di perkirakan akan tumbuh kembali seperti biasa. Sedangkan di sektor pariwisata akan tumbuh melambat dibandingkan tahun sebelumnya.
Inflasi kota Batam tahun 2021 diperkirakan akan meningkat sebesar 3% sampai 4%, dibandingkan dari tahun 2020 sebesar 1,5%. Peningkatan inflasi ini karena adanya recovery ekonomi sehingga daya beli masyarakat meningkat dari tahun sebelumnya.
Disamping itu inflasi kota Batam juga dipengaruhi oleh ketergantungan kebutuhan bahan pokok dari daerah lain dan naiknya permintaan konsumen. Kondisi pendapatan perkapita masyarakat kota Batam, tahun 2020 sebesar Rp. 17.150.000,- sampai dengan Rp 17.500.000,-, pada tahun 2021 diperkirakan sebesar Rp 18 juta,- sampai dengan Rp 18.500.000,- .
Peningkatan konsumsi real masyarakat ini disebabkan pendapatan masyarakat kota Batam akan naik sehingga daya beli masyarakat akan meningkat.
Penerimaan, pendapatan dan pembiayaan kota Batam.
Rencana penerimaan pendapatan dan pembiayaan APBD kota Batam tahun 2021 sebesar Rp 2.958.140.346.872 yang berasal dari Pendapatan daerah, pendapatan daerah kota Batam tahun 2021 di targetkan sebesar Rp 2.893.140.346.872 yang terdiri Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1.331.729.301.836, Pendapatan transfer sebesar Rp 1.451.313.945.036, Pendapatan lain-lain yang sah Rp 909.971.100.000.
Belanja daerah, belanja pada APBD kota Batam tahun 2021 direncanakan sebesar Rp 2.958.140.346.872 yang terdiri dari belanja operasi Rp 2.422.497.423.759 belanja modal sebesar Rp 225.516.523.113 belanja tidak terduga Rp 10 miliar.
Pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan daerah pada tahun anggaran 2021 sebesar Rp 65 miliar, secara rinci target pendapatan belanja, pembiayaan, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah, dan pembiayaan daerah dapat dilihat pada buku rancangan kebijak umum APBD dan prioritas platfon anggaran sementara kota Batam tahun anggaran 2021.
Selanjutnya dapat dilakukan pembahasan bersama Bangar DPRD Kota Batam bersama Pemko Batam sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan dalam peraturan perunndang-udangan ini.
(red/ realitas news)

Ruslan Ali Wasyim pertanyakan PAD dari dari Indomaret dan Alfamart

0

Batam – Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai keberadaan Indomaret dan Alfamart, yang dianggap menjamur dan menggangu keberadaan UMKM di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (30/6/2020) siang di DPRD Kota Batam.

Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD pertanyakan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari keberadaan kedua ritel modern tersebut.

“Setahu saya, dua ritel modern ini sudah ada sejak lima tahun lalu. Tapi nampaknya tidak ada perubahan apapun, terutama laporan PAD nya ke DPRD Batam,” tegas Wakil Ketua II DPRD Batam, Ruslan Ali Wasyim.

Pentingnya pelaporan PAD ini, perlu menjadi mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam, yang menjadi pihak pemberi izin kepada kedua ritel modern tersebut.

Ditambah, sesuai laporan Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (FORPPI), kehadiran kedua ritel modern ini turun membuat penurunan UMKM yang juga terpaksa menutup usahanya.

“Sebenarnya hal ini saya ingin tanyakan kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gustian Riau. Karena sebelum menjabat di Disperindag, dialah yang memberi izin dua ritel modern ini saat masih menjabat Kepala Dinas PTSP Pemko Batam,” jelasnya.

Menanggapi peryataan tersebut, Kepala Dinas DPM-PTSP Batam, Firmansyah mengaku bahwa saat ini pihaknya tidak memiliki data yang diminta oleh DPRD Batam.

Untuk hal tersebut, pihaknya melontarkan bahwa akan melakukan kajian, dan memasukkan laporan PAD dari kedua ritel modern tersebut ke dalam laporan anggaran perubahan 2020.

“Kami memamg belum lakukan kajian, untuk pemasukkan PAD dari dua ritel ini. Mungkin akan dimasukkan dalam laporan anggaran perubahan 2020 nanti,” paparnya.

 

 

 

 

Sumber: suryakepri.com

Saiful Anam: Pergeseran Dekan FK UPN Dinilai Sarat Politis

0

Jakarta – Mentri Kesehatan Terawan Agus Putrtanto belum berencana melakukan ‘penyegaran’ di tubuh Kemenkes. Salah satunya, menarik Dekan Fakultas Kedokteran (FK) UPN Jakarta Dr dr Prijo Sidipratomo menjadi salah satu pegawai di Kemenkes.

Dr dr Prijo Sidipratomo adalah Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Pengurus Besar Dokter Indonesia (PB IDI) tahun 2015-2018.

Pada tahun 2018, MKEK IDI menarik perhatian publik karena menjatuhkan rekomendasi sanksi pemecatan kepada Terawan yang saat itu masih menjabat sebagai dokter di RSPAD. Pemecatan ini berkaitan metode penyembuhan stroke, yaitu ‘cuci otak’.

MKEK IDI pernah menjatuhkan sanksi berupa pencabutan keanggotaan IDI selama 12 bulan dan mencabut rekomendasi izin praktik Terawan. Prijo kala itu pernah memanggil Terawan untuk di sidang dan memberi klarifikasi tentang metode ‘cuci otak’, namun Terawan tak pernah datang.

Penarikan Dr dr Prijo Sidipratomo dari Dekan Fakultas Kedokteran (FK) UPN Jakarta itu pun disebut-sebut bernuansa politis.

Saat dihubungi wartawan, pengamat politik dan hukum dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Saiful Anam menilai, upaya yang dilakukan Menkes Terawan menarik Dr dr Prijo Sidipratomo merupakan salah satu terobosan penyegeran di Kemenkes.

Saiful menilai, penyegaran yang dilakukan Terawan itu sudah benar dalam berorganisasi. Hanya saja, terlihat kurang elok. Karena, lanjut Saiful Anam, dirinya melihat ada unsur “balas dendam” yang dilakukan Terawan terhadap Dr dr Prijo Sidipratomo.

“Upaya regenarasi itu bagus saja, tapi saya menduga kok ini ada unsur ‘balas dendam’ nya antara Terawan dan Dr Prijo. Hal ini bisa menimbulkan ketidakharmonisan meskipun antara keduanya saat ini berada didalam satu organisasi. Selain itu dapat mengarah kepada dugaan kesewenang-wenangan,” ujar Saiful Selasa 14 Juli 2020.

Ditambahkan Saiful Anam, dirinya juga mendengar kabar jika “orang dekat” Terawan melakukan upaya dugaan intimidasi kepada rektor UPN Jakarta untuk mau menggeser Dr Prijo ke Kemenkes.

“Saya juga sudah mendengar rekaman itu. Dalam rekaman itu memang terdengar ada upaya penekanan yang dilakukan seorang laki-laki kepada perempuan. Nah, isi rekaman yang beredar itu perlu di telusuri kebenarannya,” kata dia.

Ditambahkan Saiful Anam, Dr Prijo telah berhasil membangun karakter baru di FK UPN Veteran Jakarta. Dirinya juga sedang berjuang FK UPN Jakarta menuju Akreditasi A. Namun tiba-tiba menteri Terawan berencana dengan menariknya dari FK UPN Veteran Jakarta, sehingga menurut saya ini mengarah kepada cacat prosedur dan Dr. Prijo dapat melakukan upaya hukum.

“UPN kan dibawah Kemendikbud, maka tidak mungkin Dr. Prijo tunduk dan patuh kepada arahan Kemenkes. a
Apabila itu dilakukan, maka akan menimbulkan persoalan hukum,” ujar Saiful Anam.

“(Tentu) penarikan itu akan sangat mengganggu proses belajar mengajar dan masa depan FK UPN Veteran Jakarta,” tambanya.

Dirinya berharap keharmonisan antara Terawan dan Dr Prijo di Kemenskes dapat terjadi. Sehingga, hal itu bisa menunjang kinerja menteri ditengah pandemi Covid-19.

“Jangan sampai pergeseran Dr Prijo ke kemenkes hanya didasari urusan pribadi. Tinggalkan rasa ego seperti itu. Sehingga kinerja menteri Terawan akan lebih meningkat ditengah pademi ini,” pungkas Saiful Anam.

Presiden Jokowi Lantik 750 Perwira TNI dan Polri Tahun 2020

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo pada Selasa, 14 Juli 2020, bertindak selaku inspektur upacara dalam Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2020 yang bertempat di Istana Negara, Jakarta. Presiden dalam kesempatan tersebut melantik dan mengambil sumpah para calon perwira remaja (capaja) yang berjumlah 750 orang dari matra TNI dan Kepolisian.

Pengambilan sumpah tersebut secara simbolis diwakili oleh empat perwira menurut agama yang dianut, yakni Yusuf Hanafi (Akademi Militer) sebagai perwakilan beragama Islam, Yohana Bernadeta Winda Sekar Ayu Armanda (Akademi Angkatan Laut) sebagai perwakilan beragama Katolik, Maichel Triantonov (Akademi Angkatan Udara) perwakilan beragama Protestan, dan Luh Ayu Gitavira Sarasvati (Akademi Kepolisian) sebagai perwakilan beragama Hindu.

“Bahwa saya akan memenuhi kewajiban perwira dengan sebaik-baiknya terhadap bangsa Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945,” ujar Presiden mendiktekan sumpah perwira TNI dan Polri.

Para perwira yang dilantik oleh Presiden itu terdiri atas 457 perwira dari TNI dan 293 perwira dari Polri. Pelantikan para perwira dari Akademi TNI itu didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 55 TNI Tahun 2020. Sementara itu, para perwira yang berasal dari Akademi Kepolisian dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 56 Polri Tahun 2020.

Sebagian besar dari para perwira tersebut mengikuti jalannya prosesi acara melalui konferensi video di masing-masing akademi angkatan dan kepolisian sebagai bagian dari kepatuhan terhadap protokol kesehatan di tengah pandemi.

Dalam acara tersebut, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto turut membacakan peraih Adhi Makayasa (lulusan terbaik) dari masing-masing akademi, yakni Angga Andhika Yudha (Akmil), Rizqy Zealand Djuhaeri (AAL), Juanda Siregar (AAU), dan Ivan Pradipta Mahadika (Akpol) yang keempatnya juga hadir secara langsung di Istana Negara.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah undangan terbatas di antaranya Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Selain itu, hadir pula Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo, Danjen Akademi TNI Letjen Bambang Suswantono, dan Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto.

 

(red/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga