8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 68

Polisi Amankan 37 Pekerja Migran Ilegal di Dumai, Termasuk 4 Anak-Anak

0
Keterangan Foto : Polsek Sungai Sembilan, Polres Dumai, berhasil mengamankan 37 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang masuk ke Indonesia secara ilegal.

Pekanbaru – batamtimes.co –  Petugas kepolisian dari Polsek Sungai Sembilan, Polres Dumai, berhasil mengamankan 37 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang masuk ke Indonesia secara ilegal pada Sabtu (15/3/2025). Dari jumlah tersebut, terdapat empat orang anak-anak. Selain itu, petugas juga mengamankan satu warga negara Bangladesh yang masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal.

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, mengonfirmasi pengungkapan kasus ini kepada media pada Minggu (16/3/2025).

Fanny menjelaskan bahwa kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat yang mencurigai keberadaan dua unit mobil yang membawa PMI dan imigran ilegal di kawasan perkebunan kelapa sawit, Jalan Pantang Mundur, Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Sungai Sembilan, AKP Edwi Sunardi, segera memerintahkan tim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim, Ipda A.H. Tambak, untuk melakukan penyelidikan.

Sekitar pukul 09.00 WIB, petugas berhasil menghentikan dua mobil yang membawa total 38 orang, terdiri dari 33 PMI dewasa, 4 anak-anak, dan 1 imigran asal Bangladesh. Mereka diamankan di Jalan Raya Nerbit Kecil, Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Setelah diamankan, para PMI beserta warga Bangladesh tersebut diserahkan kepada BP3MI Riau untuk mendapatkan perlindungan serta pendampingan lebih lanjut.

Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya melindungi PMI, termasuk mereka yang pulang secara ilegal. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran bekerja ke luar negeri tanpa melalui jalur resmi.

“Kami telah memberikan pengarahan kepada 37 PMI ini tentang bahaya berangkat dan pulang secara ilegal. Negara hadir untuk melindungi mereka, tetapi kami juga mengimbau agar masyarakat bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi agar mendapatkan hak dan perlindungan yang layak,” ujar Fanny.

BP3MI Riau juga akan bekerja sama dengan Polres Dumai untuk mengusut jaringan yang memfasilitasi pemulangan ilegal ini, termasuk para calo atau tekong yang sering memanfaatkan jalur-jalur tikus.

Setelah proses serah terima dari Polsek Sungai Sembilan kepada BP3MI Riau, para PMI kini telah difasilitasi di Rumah Ramah PMI di P4MI Kota Dumai. Di sana, mereka mendapatkan pelayanan serta informasi mengenai prosedur kerja yang aman dan legal di luar negeri.

“Kami terus mengawal proses ini agar para PMI mendapatkan haknya dan tidak kembali terjerumus ke jalur ilegal,” tegas Fanny.

Berdasarkan data BP3MI Riau, para PMI yang diamankan berasal dari berbagai provinsi, di antaranya:

  • Aceh: 16 orang
  • Sumatera Utara: 8 orang
  • Jawa Timur: 3 orang
  • Jambi: 2 orang
  • Sumatera Barat: 3 orang
  • Lampung: 1 orang
  • NTT: 1 orang
  • Riau: 1 orang
  • Jawa Barat: 2 orang

Dengan pengamanan ini, diharapkan para PMI dapat memperoleh pendampingan dan tidak lagi menggunakan jalur ilegal yang berisiko tinggi. Pemerintah terus mengingatkan agar calon pekerja migran menggunakan jalur resmi demi keselamatan dan perlindungan hak-hak mereka.

Penulis : Tim

Editor : Pohan

Satgas Pangan Polda DIY Lakukan Inspeksi Minyak Goreng “Minyakita” di Sleman

0
Keterangan Foto : Satgas Pangan Polda DIY dipimpin Dirreskrimsus Polda DIY, Kombes Pol. Dr. Wirdhanto Hadicaksono menggelar inspeksi "Minyakita" di sejumlah retail besar di Sleman.

Yogyakarta – batamtimes.co –  Satgas Pangan Polda DIY kembali menggelar inspeksi terhadap minyak goreng “Minyakita” di sejumlah retail besar di Sleman. Kegiatan ini dipimpin oleh Dirreskrimsus Polda DIY, Kombes Pol. Dr. Wirdhanto Hadicaksono, bersama Kabid Dagri Disperindag DIY, Ir. Intan Maestikaningrum, serta Kadisperindag Sleman, RR. Mae Rusmi Suryaningsih.

Inspeksi dilakukan untuk memastikan kualitas dan kuantitas minyak goreng sesuai dengan ketentuan sebelum didistribusikan ke toko pengecer dan pasar. Petugas UPT Metrologi Legal Sleman menggunakan tabung kaca sebagai alat ukur untuk memastikan volume minyak sesuai standar. Dalam pemeriksaan, diambil sampel dari tiga kemasan pouch dan tiga kemasan botol. Selain itu, pengecekan juga mencakup kualitas minyak serta kepatuhan terhadap harga jual yang telah ditetapkan pemerintah.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polda DIY dalam menjaga keamanan dan keadilan bagi konsumen di Yogyakarta.

“Kami berupaya memastikan tidak ada praktik kecurangan dalam perdagangan, terutama untuk minyak goreng yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Pengawasan ini akan terus dilakukan guna melindungi hak konsumen,” ujar Kombes Pol Ihsan.

Dirreskrimsus Polda DIY, Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah melakukan pengecekan di 20 pasar di DIY. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya ketidaksesuaian takaran pada kemasan minyak goreng “Minyakita”.

“Sampai saat ini belum ditemukan adanya kecurangan, dan dari sampel yang kami ambil, takaran masih dalam batas toleransi baik dalam kemasan pouch maupun botol,” jelasnya.

Dengan pengawasan ini, diharapkan distribusi minyak goreng di Yogyakarta tetap berjalan lancar dan bebas dari praktik curang.

“Karena masih dalam batas toleransi, produk bisa didistribusikan ke masyarakat, sehingga rantai pasokan tetap berjalan dan tidak menimbulkan kelangkaan,” tambahnya.

Dirreskrimsus Polda DIY juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan ke seluruh toko yang menjual produk “Minyakita” di DIY.

“Kami mengimbau kepada pengedar dan pengecer agar tidak mendistribusikan produk jika ditemukan ketidaksesuaian takaran, demi melindungi konsumen dan mencegah kerugian di masyarakat,” tutupnya.

Editor : Pohan

66 Perusahaan Langgar Aturan Minyakita, Kemendag Perketat Pengawasan

0
Keterangan Foto : Disperindag memastikan tidak ada pelanggaran terkait ukuran kemasan Minyakita di Kota Batam.

Karawang- batamtimes.co- Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa sebanyak 66 perusahaan terbukti melanggar aturan dalam produksi dan distribusi Minyakita hingga Desember 2024.

Jenis pelanggaran yang ditemukan beragam, mulai dari skema penjualan bundling, perizinan yang tidak lengkap, pengurangan volume isi kemasan, menjual di atas harga eceran tertinggi (HET), hingga tidak sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

“Kami menemukan beberapa perusahaan yang melakukan pelanggaran. Tercatat ada sekitar 66 perusahaan, tapi pelanggarannya bervariasi,” ungkap Budi saat melakukan ekspose Minyakita tak sesuai label di pabrik pengemasan PT AEGA di Karawang, Kamis (13/3/2025).

Budi menegaskan bahwa Kemendag telah memperketat pengawasan sejak Desember 2024, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta persiapan Lebaran. Pengawasan ini melibatkan Satgas Pangan Polri, kementerian/lembaga terkait, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), serta pemerintah daerah.

“Kami bersama Satgas Pangan Polri, K/L terkait, Disperindag, dan pemerintah daerah terus melakukan pengawasan terhadap barang kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng,” ujarnya.

Salah satu kasus yang menyita perhatian adalah penyegelan PT Navyta Nabati Indonesia (NNI) di Tangerang pada 24 Januari 2025. Perusahaan ini terbukti mengurangi volume Minyakita yang seharusnya 1 liter menjadi hanya 750 ml.

“Perusahaan sudah kita tutup, sudah tidak beroperasi, dan sekarang dalam proses di Polri,” kata Budi.

Kasus serupa kembali terungkap pada awal Maret 2025, ketika tim pengawas bersama Satgas Pangan Polri menemukan PT Artha Eka Global Asia (AEGA) menjual Minyakita dengan volume hanya 800 ml.

Dengan berbagai pelanggaran yang ditemukan, Kemendag berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan dan menindak tegas perusahaan yang tidak mematuhi regulasi.

Sumber : cnbc

Editor : Pohan

 

Atasi Suplai Air di Kawasan Stres Area, BP Batam Tambah Booster, Pipa Crossing dan IPA Baru

0
Keterangan Foto : Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait usai mengunjungi IPA Dam Sei Harapan.

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menambah pompa booster, pipa crossing dan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) baru sebagai upaya peningkatan suplai air ke masyarakat. Khususnya pada wilayah stres area, di Tanjung Riau.

Hal ini diungkapkan Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait usai mengunjungi IPA Dam Sei Harapan dan daerah stres area di Tanjung Riau, Sabtu (15/3/2025).

Ia mengatakan, salah satu daerah stres area di Tanjung Riau adalah Kampung Ponjen, RT 01 RW 05. Untuk mengatasi persoalan tersebut, BP Batam telah memberikan solusi jangka pendek, dengan mengirimkan truk tangki setiap harinya kepada warga.

“Saat ini, kita berusaha mengatasi kesulitan air di daerah stres area. Sebagaimana fokus utama dari Kepala BP Batam, Bapak Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Ibu Li Claudia Chandra, agar air bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Kota Batam,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk jangka menengah dengan melakukan pemasangan booster dan pipa crossing yang ditargetkan selesai dalam waktu 14 hari.

Sehingga masyarakat yang berada di stres area seperti Tanjung Riau hingga Patam Lestari segera dapat teraliri air.

Sementara untuk jangka panjang akan dibangun Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sei Ladi yang berkapasitas 50 lpd. Proses pembangunan IPA ini, ditargetkan bisa selesai dalam waktu 6 bulan.

“Kedepannya, diharapkan seluruh wilayah bagian Barat Kota Batam dapat dialiri air,” tutupnya.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Instruksi Presiden RI, Wakil Kepala BP Batam : Pertumbuhan Ekonomi Daerah Jadi Prioritas

0
Keterangan Foto : Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.(Adi)

Batam – batamtimes.co – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menaruh perhatian serius terhadap percepatan pembangunan di Batam.

Sesuai instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, Li Claudia menyebut jika pertumbuhan ekonomi Batam menjadi program prioritas di masa kepemimpinannya bersama Amsakar Achmad.

“Pesan Presiden agar kami dapat menggesa pengembangan Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas demi memberikan pengaruh positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Li, Minggu (16/3/2025).

Ia memaparkan bahwa rencana pengembangan Batam juga telah tertuang detail dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Seperti pengembangan tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) atau Special Economic Zone; Pengembangan Batam Urban dan Industrial Sewerage System Development Project; serta Perencanaan, Persiapan dan Pembangunan LRT Batam Trase Bandara Hang Nadim-Batam Center-Batu Ampar dan BRT Trans Batam Trase Batam Center-Tanjung Uncang, yang terintegrasi dengan TOD.

Melalui masterplan tersebut, Li Claudia berharap agar seluruh komponen daerah dapat mendukung realisasi program yang telah ada demi kemajuan Batam sebagai kawasan industri terpadu dan berdaya saing tinggi.

“Oleh sebab itu, kolaborasi antara pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam kemajuan Batam ke depannya,” tambah Li Claudia.

Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat agar dapat bersatu padu untuk menjaga situasi kondusif Batam.

Dengan harapan, masyarakat dapat menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan Batam Maju yang mengedepankan inovasi dan pengembangan SDM unggul.

“Kita semua mesti berkolaborasi agar perekonomian dan pertumbuhan investasi Batam bisa terus meningkat,” pesannya.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Anak SD di Sleman Alami Luka Serius Akibat Ledakan Petasan

0

Yogyakarta – batamtimes.co- Seorang anak kelas 4 SD di Kabupaten Sleman, DIY, harus dilarikan ke rumah sakit setelah terkena ledakan petasan.

Korban berinisial RFA, warga Jetis, Caturharjo, Sleman, saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM akibat luka yang dideritanya.

“Kondisi korban cukup serius. Saat ini masih dalam perawatan di RSA UGM,” ujar Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, Minggu (16/3/2025).

Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (15/3/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, korban bersama empat temannya sedang menyalakan petasan di tanah. Namun, salah satu petasan yang dinyalakan tidak langsung meledak.

“Korban kemudian mencoba mengecek petasan yang tidak meledak tersebut. Nahas, saat diambil, petasan itu justru meledak dan melukai korban,” jelas Salamun.

Akibat ledakan tersebut, RFA mengalami luka serius pada beberapa bagian tubuhnya. “Korban mengalami luka pada mata kiri terkena lensa mata, bibir lebam, jempol kanan retak dan kuku lepas, jari telunjuk kanan luka sobek, serta pipi kiri retak dan lecet,” ungkapnya.

Pihak kepolisian pun mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya dan melarang mereka bermain petasan karena berisiko tinggi menimbulkan cedera.

“Polresta Sleman tak bosan-bosannya mengingatkan warga untuk tidak bermain petasan karena sangat berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” tutup Salamun.

Wakil Bupati Lingga Novrizal Gelar Safari Ramadhan di Desa Benan, Bahas Masalah Infrastruktur dan Telekomunikasi

0
Keterangan foto : Wakil Bupati Lingga, Novrizal, melaksanakan agenda Safari Ramadhan di Masjid An-Nur, Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare

Lingga- batamtimes.co-  Wakil Bupati Lingga, Novrizal, melaksanakan agenda Safari Ramadhan di Masjid An-Nur, Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare, pada Sabtu (15/3). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus mendengar langsung aspirasi warga terkait berbagai permasalahan di desa.

Turut hadir dalam kegiatan ini Tenaga Ahli Bupati Bidang Kesra, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) beserta istri dan rombongan, Kepala Dinas Perhubungan beserta istri dan rombongan, Camat Katang Bidare, Kepala Desa Benan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Benan, Yadi, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Wakil Bupati serta mengucapkan selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lingga yang telah dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta.

“Selamat kami ucapkan kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang telah dilantik oleh Presiden. Sebelumnya kami hanya bisa melihat melalui media sosial, namun hari ini alhamdulillah kami dapat bertemu langsung,” ujar Yadi.

Ia juga berharap kunjungan ini membawa solusi bagi proses renovasi Masjid An-Nur yang saat ini belum rampung. “Mudah-mudahan ada solusi ataupun bantuan dari Pemerintah Kabupaten Lingga agar pengerjaan ini dapat selesai secepatnya dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah,” tambahnya.

Pemerintah Respons Keluhan Warga Soal Listrik dan Telekomunikasi

Wakil Bupati Novrizal dalam kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Lingga, Nizar, beserta istri yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan agenda penting di luar daerah.

“Pak Bupati dan Ibu Ketua TP PKK menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa hadir. Saya juga ingin menyampaikan permintaan maaf dari istri saya yang saat ini berada di Tanjung Pinang,” ungkap Novrizal.

Novrizal menegaskan bahwa kehadiran dirinya bersama kepala dinas dalam agenda ini bertujuan untuk memperkenalkan para pemangku kepentingan di pemerintahan kepada masyarakat, khususnya terkait permasalahan yang sering dihadapi Desa Benan.

“Saya membawa Kadis Kominfo dan Kadis Perhubungan karena saya tahu permasalahan utama di Benan ini berkaitan dengan transportasi laut dan sinyal telekomunikasi,” jelasnya.

Ia juga mengumumkan bahwa pada tahun 2025, PLN memiliki program listrik 24 jam untuk ibu kota kecamatan, yang akan berdampak langsung pada peningkatan akses listrik dan jaringan telekomunikasi di Benan.

“Mudah-mudahan dengan adanya program listrik 24 jam ini, masalah sinyal telekomunikasi di Benan juga dapat teratasi, karena menurut Kadis Kominfo, salah satu penyebab gangguan sinyal adalah lemahnya daya baterai pemancar saat listrik padam,” kata Novrizal.

Sebagai penutup, Wakil Bupati Lingga berharap Safari Ramadhan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Semoga di bulan suci Ramadhan ini, selain meningkatkan ibadah, kita juga bisa mempererat ukhuwah Islamiyah agar keberkahan Ramadhan bisa kita rasakan secara maksimal,” tutupnya.

Kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan menjadi sarana komunikasi efektif antara masyarakat dan pemerintah, sehingga aspirasi warga dapat tersampaikan langsung kepada para pemangku kebijakan.

Penulis : Asma

Polisi Bantul Awasi Distribusi Minyakita, Pastikan Harga dan Volume Sesuai Standar

0

Yogyakarta – batamtimes.co-  Kepolisian di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terus melakukan pengawasan terhadap distribusi minyak goreng bersubsidi Minyakita. Tim Satgas Pangan Satreskrim Polres Bantul melakukan pengecekan di sejumlah kios di Pasar Niten, Kasihan, Bantul, guna memastikan ketersediaan, harga, dan volume minyak sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengungkapkan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan kuantitas minyak dalam kemasan sesuai dengan standar.

“Hasil pengecekan dengan menggunakan alat ukur hydrometer menunjukkan bahwa setiap kemasan benar-benar berisi 1000 ml atau 1 liter minyak, sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujar Jeffry, Minggu (16/3/2025).

Pengecekan dilakukan pada produk Minyakita dalam kemasan botol dan pouch berukuran 1 liter. Hasilnya menunjukkan tidak ada pelanggaran dalam distribusi maupun volume kemasan. Selain itu, ketersediaan stok minyak goreng di Pasar Niten terpantau aman, dengan harga yang stabil sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Pengecekan ini akan terus kami lakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap peredaran Minyakita, demi melindungi hak konsumen dan mencegah potensi kecurangan,” kata Jeffry.

Ia menambahkan bahwa pengawasan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Kapolri serta instruksi Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus terkait pemantauan distribusi minyak goreng bersubsidi. Sejak 11 Maret lalu, pengecekan telah dilakukan di beberapa pasar lain di Bantul, seperti Pasar Bantul dan Jodog, dengan hasil yang sama, yakni tidak ditemukan pelanggaran.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan indikasi kecurangan dalam distribusi atau penjualan Minyakita.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam mengawasi distribusi Minyakita. Jika ada dugaan kecurangan, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.

Dengan adanya pengawasan rutin ini, diharapkan distribusi Minyakita tetap berjalan sesuai ketentuan sehingga masyarakat dapat memperoleh minyak goreng bersubsidi dengan harga yang wajar dan kualitas yang terjamin.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menjaga stabilitas distribusi kebutuhan pokok dan melindungi masyarakat dari praktik yang merugikan,” pungkas Jeffry.

Editor : Pohan

Fernando Emas: Pemerintah Arogan dan Anti Kritik Buat Rakyat Makin Was-was

0
Keterangan Foto : Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas.

Jakarta – batamtimes.co – Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas mengatakan, pemerintahan saat ini sudah sangat arogan ketika menanggapi kritikan yang dilakukan oleh masyarakat.

“Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan kata-kata “ndasmu” ketika mengomentari pihak-pihak yang mengkritisi kabinetnya yang terlalu gemuk,” ujarnya Sabtu 15 Maret 2025.

Terakhir, ujar Fernando, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak mengeluarkan kata-kata “otak-otak kampungan” ketika menanggapi pihak-pihak yang mengkuatirkan kembalinya dwi fungsi ABRI pada pemerintahan Prabowo.

“Tentu pernyataan-pernyataan tersebut semakin membuat semakin yakin terhadap kembalinya dwi fungsi ABRI dan pemerintah otoriter seperti pada masa Orde Baru,” urainya.

Menurutnya, tentu kekuatiran tersebut akan semakin membuat masyarakat bersatu dan bergerak melakukan perlawanan terhadap kembalinya dwi fungsi ABRI dan pemerintahan otoriter seperti Orde Baru.

“Saya juga merasa aneh kepada pemerintahan saat ini yang begitu gigihnya memperjuangkan sosok Teddy Indra Wijaya sampai harus merubah posisi Sekretaris Kabinet (Seskab) yang selama ini setingkat menteri menjadi setingkat eselon dua,” jelasnya.

Ia menambahkan, membuat semakin lucu tatkala pemerintahan Prabowo yang menempatkan Seskab dibawah Sekretaris Militer (Sesmil) Presiden.

“Seharusnya sekretaris militer mengurusi tugas tentang militer bukan tentang kabinet seperti yang dijelaskan oleh Maruli Simanjuntak bahwa posisi Teddy sebagai Seskab dibawa Sesmil, ” tegssnya.

Hal ini, lanjut Fernando, semakin menunjukkan arogansi dan ugal-ugalan gaya kepemimpinan pemerintahan saat ini.

“Sehingga wajar saja kalau membuat defisit APBN sampai Rp. 31,2 triliun karena memimpin dengan cara ugal-ugalan dengan membentuk pemerintahan yang gemuk dan tidak mau dikoreksi atau dikritik,” ucapnya.

Kata Fernando, akibat dari pemerintahan yang arogan dan ugal-ugalan membuat masyarakat menjadi was-was dan membuat akan melawan.

“Semoga saja Prabowo Subianto segera sadar sebelum rakyat bergerak melengserkannya dari kursi Presiden,” pungkas Fernando.

 

Editor : Pohan

Ketua Umum RéJO: Tuduhan ke Jokowi Tak Berdasar, Deddy Sitorus Hanya Cari Sensasi

0
Keterangan Foto : Ketua Umum ReJO HM Darmizal MS

Jakarta- batamtimes.co – Ketua umum Relawan Jokowi (RéJO), HM Darmizal MS, angkat bicara menanggapi tudingan politisi PDIP Deddy Yevri Sitorus tentang dugaan campur tangan Jokowi dalam internal partai banteng. Dalam pernyataan resminya kepada wartawan, Sabtu (15/3/2025), Darmizal menegaskan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar.

“Saya melihat ada kepanikan, sehingga apa yang disampaikan oleh politisi PDIP tersebut hanya seperti karangan bebas tanpa bukti konkret. Ini adalah upaya untuk merusak nama baik Pak Jokowi yang selama ini dikenal sebagai sosok yang selalu menjaga kehangatan komunikasi dan menjunjung tinggi etika politik,” ujar Darmizal.

Menanggapi klaim adanya utusan yang meminta agar pemecatan Jokowi dari PDIP dibatalkan dan mendesak pencopotan Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDIP, Darmizal menyatakan bahwa tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal dan cenderung mencari sensasi.

“Jika memang jantan dan punya integritas, silakan tunjukkan buktinya di depan publik. Jangan hanya menuduh tanpa dasar. Kalau tidak bisa membuktikan, maka bisa saja pak Jokowi menjadi pihak yang dirugikan dan tentu ada konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan,” tegas Darmizal dengan nada diplomatik namun tegas.

Darmizal mengingatkan bahwa PDIP seharusnya bersyukur telah menjadi partai besar berkat kehadiran sosok Jokowi selama kurang lebih 15 tahun di partai berlambang banteng tersebut.

“PDIP mestinya berterima kasih dan bersyukur. PDIP menjadi besar dan memperoleh kepercayaan rakyat karena hadirnya sosok Jokowi di partai itu selama hampir 15 tahun. Kami melihat ada upaya sistematis untuk mengaburkan kontribusi besar Pak Jokowi terhadap kejayaan PDIP selama ini,” jelasnya.

Darmizal menambahkan bahwa rakyat Indonesia adalah pemilih yang cerdas dan akan selalu mengawasi perilaku elit politik.

“Rakyat akan terus melihat, mencermati, dan akan menilai partai mana yang layak didukung pada Pemilu 2029 mendatang. Jangan anggap enteng kecerdasan rakyat. Mereka tahu mana figur yang benar-benar bekerja untuk kepentingan bangsa dan mana yang hanya bermain politik demi kekuasaan semata,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden ke-7 RI Jokowi telah membantah adanya utusan yang dikirim ke PDIP dan menegaskan bahwa dirinya selama ini memilih diam meskipun kerap difitnah dan dijelek-jelekkan.

“Saya itu udah diem lho ya. Difitnah saya diam, dicela saya diam, dijelekkan saya diam, dimaki-maki saya diam. Saya ngalah terus lho, tapi ada batasnya,” kata Jokowi di kediamannya di Solo, Jumat (14/3/2025).

Kontroversi ini mencuat setelah Deddy Yevri Sitorus, Ketua DPP PDIP, menyatakan ada utusan berpengaruh yang menemui pengurus PDIP pada 14 Desember 2024 yang meminta agar partainya tidak memecat Jokowi dan mendesak pencopotan Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDIP.

Editor : Pohan

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga