8.6 C
New York
Thursday, April 9, 2026
spot_img
Home Blog Page 73

Polrestabes Medan Segel SPBU di Jalan Flamboyan, Ungkap Praktik Pengoplosan BBM

0
Keterangan Foto : Polrestabes Medan menyegel SPBU Nagalan 14.201.135 di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Medan–batamtimes.co –  Polrestabes Medan menyegel SPBU Nagalan 14.201.135 di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, setelah menemukan praktik pengoplosan BBM jenis Pertalite yang dijual ke masyarakat.

Wakapolrestabes Medan AKBP Taryono Raharja mengatakan, penyelidikan dimulai setelah polisi menerima laporan adanya mobil tangki yang membawa BBM ilegal menuju SPBU tersebut pada Rabu (5/3/2025) malam. Sekitar pukul 21.40 WIB, petugas melakukan pemantauan dan menemukan tiga orang yang sedang mengoplos Pertalite di tangki timbun SPBU.

“Kami menemukan dugaan penyalahgunaan BBM jenis Pertalite di lokasi. BBM hasil oplosan ini pun didistribusikan kepada masyarakat,” ujar Taryono saat konferensi pers di lokasi, Jumat (7/3/2025).

BBM Ilegal Berasal dari Gudang di Hamparan Perak

Dari hasil pemeriksaan, sopir mobil tangki berinisial U (58) mengaku BBM ilegal diangkut dari gudang di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, dekat Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Sopir ini baru bekerja dua bulan dan mendapat upah Rp 200 ribu sekali jalan.

Sementara itu, kernet mobil tangki berinisial YTP (38) mengaku sudah bekerja selama tiga bulan dengan upah yang sama.

Manajer SPBU berinisial MAL (35) mengaku mengenal pemasok BBM ilegal berinisial MI dari temannya. Namun, ia berdalih hanya menerima handphone sebagai alat komunikasi tanpa mengetahui asal BBM tersebut.

“Dari teman aja, tidak tahu (dari mana BBM diangkut), cuma dikasih handphone,” ujar MAL.

AKBP Taryono mengungkapkan bahwa praktik pengoplosan ini sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Modusnya, truk tangki berlogo Pertamina yang sudah tidak memiliki kontrak kerja dengan Pertamina digunakan untuk mengangkut BBM ilegal, sehingga masyarakat percaya bahwa BBM yang dijual adalah BBM bersubsidi resmi.

BBM ilegal dengan oktan (RON) 87 kemudian dicampur dengan Pertalite resmi di tangki timbun SPBU sebelum dijual ke masyarakat.

“Di dalam tangki timbun sudah ada Pertalite resmi, lalu dimasukkan BBM dari mobil tangki ilegal, bercampur di situ, dan dijual sebagai Pertalite,” jelasnya.

MAL disebut memesan 8.000 liter (8 ton) BBM ilegal sekali pemesanan, dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu. Keuntungan yang didapat SPBU dari pembelian BBM ilegal mencapai Rp 1.000 per liter, jauh lebih besar dibandingkan membeli langsung dari Pertamina yang hanya Rp 300 per liter.

Polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yaitu MAL (manajer SPBU), U (sopir), dan YTP (kernet). Ketiganya dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 60 miliar.

“Kasus ini masih dalam pengembangan. Kami akan menelusuri keterlibatan pihak lain dalam jaringan penyalahgunaan BBM ini,” pungkas AKBP Taryono.

Dengan terungkapnya kasus ini, polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi demi mencegah kerugian negara dan memastikan distribusi BBM yang adil bagi masyarakat.

 

Penulis : Tim

Editor : Pohan

Presiden Prabowo Inisiasi Koperasi Desa Merah Putih untuk Putus Jerat Rentenir dan Pinjol

0
Keterangan Foto : Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi usai rapat dengan Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/3/2025).(Oke zone)

Jakarta– batamtimes.co – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran Koperasi Desa Merah Putih dalam membantu masyarakat desa keluar dari jerat rentenir, tengkulak, dan pinjaman online (pinjol) yang menjadi sumber kemiskinan di desa-desa.

“Intinya, Pak Presiden tadi menyampaikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih ini untuk memutuskan rentenir, tengkulak, pinjaman online yang menjerat dan menjadi sumber kemiskinan di desa-desa,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi usai rapat dengan Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/3/2025).

Menurut Budi, koperasi ini akan menyediakan unit simpan pinjam bagi masyarakat desa, sehingga mereka tidak lagi harus berutang dengan skema yang merugikan. “Dengan adanya koperasi ini, masyarakat desa lebih terbantu dan tidak lagi terjerat dalam lingkaran setan kemiskinan akibat utang yang terus menumpuk,” tambahnya.

Negara Hadir Melindungi Rakyat

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti sulitnya meminta pertanggungjawaban hukum terhadap praktik rentenir, tengkulak, dan pinjol ilegal.

“Masalah pinjol, tengkulak, segala macam, rentenir, itu perorangan yang secara hukum sulit diminta pertanggungjawaban. Masyarakat terjebak dan tidak punya posisi tawar,” ujar Tito.

Ia menegaskan bahwa koperasi hadir sebagai perwakilan negara untuk memberikan solusi yang lebih adil bagi masyarakat desa. “Kalau dengan koperasi, transaksinya jelas dan diawasi. Inilah bentuk kehadiran negara untuk menyelamatkan rakyat dari ketergantungan terhadap pinjol, tengkulak, dan rentenir,” pungkasnya.

Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, diharapkan kesejahteraan masyarakat desa semakin meningkat dan mereka terbebas dari jerat utang yang merugikan.

 

Penulis : Paul

Editor : Pohan

PLN Berhasil Pulihkan 100% Jaringan Listrik Pascabanjir di Jakarta dan Jawa Barat

0
Keterangan Foto : Petugas PLN memastikan jaringan listrik yang berpotensi terendam air untuk keamanan ketenagalistrikan bagi warga.(Paul)

Jakarta –batamtimes.co-  PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100% jaringan listrik yang terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Hingga Kamis (6/3/2025), lebih dari 200 ribu pelanggan yang sebelumnya mengalami pemadaman listrik telah kembali menikmati pasokan listrik PLN.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Lasiran, menjelaskan bahwa penyalaan kembali jaringan listrik di wilayah Jakarta dan sekitarnya berhasil dilakukan pada Rabu (5/3) sekitar pukul 19.00 WIB. Untuk memastikan kelancaran proses tersebut, PLN mengerahkan 2.148 personel yang bersiaga di lapangan.

“Alhamdulillah, seluruh pelanggan terdampak di wilayah Jakarta kini telah teraliri listrik kembali. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi luar biasa seluruh petugas di lapangan serta dukungan dari berbagai pihak yang membantu kelancaran proses ini,” ujar Lasiran.

Sebelum menyalakan kembali listrik, PLN melakukan assessment menyeluruh untuk memastikan keamanan jaringan. Lasiran menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama PLN. Oleh karena itu, selama banjir, PLN melakukan tindakan preventif berupa penghentian sementara aliran listrik guna menghindari risiko korsleting dan bahaya lainnya.

“Dengan pulihnya pasokan listrik ini, kami berharap masyarakat yang terdampak dapat segera kembali ke rumah dan melanjutkan proses pemulihan pascabanjir,” tambahnya.

Di Jawa Barat, pemulihan listrik juga telah selesai di wilayah yang terdampak banjir, seperti Bekasi, Depok, dan Bogor. General Manager PLN UID Jawa Barat, Agung Murdifi, menyatakan bahwa pasokan listrik di wilayah tersebut telah pulih 100% pada Kamis (6/3) sekitar pukul 22.30 WIB.

“Pasokan listrik di Bekasi, Depok, dan Bogor telah kembali normal, sehingga pelanggan yang sebelumnya terdampak kini dapat menikmati aliran listrik kembali,” kata Agung.

Selama banjir, PLN terpaksa menghentikan suplai listrik di 760 Gardu Distribusi demi keselamatan masyarakat. Sebanyak 261 personel dikerahkan selama 24 jam untuk mempercepat proses pemulihan.

Agung juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Selain itu, PLN membuka layanan pengaduan terkait kelistrikan selama 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, atau kantor unit PLN terdekat.

“Dengan kerja sama yang baik antara PLN dan berbagai pihak, kami berhasil memulihkan listrik dengan cepat dan aman. Kami tetap mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap langkah yang kami ambil,” pungkas Agung.

 

Penulis : Paul

Editor : Pohan

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah Gelar Safari Ramadan Perdana di Masjid Nurul Iman

0
Keterangan Foto : Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza, menggelar Safari Ramadan perdana di Masjid Nurul Iman.

Tanjungpinang – batamtimes.co – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza, menggelar Safari Ramadan perdana di Masjid Nurul Iman, Jalan Pancur, Kelurahan Bukit Cermin, pada Rabu (5/3/2025) malam.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Agus Djurianto, Sekda Zulhidayat, istri Wali Kota Yuniarni Pustoko Weni, kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Lis Darmansyah mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali bersafari Ramadan bersama masyarakat. “Alhamdulillah, ini Ramadan pertama saya bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza. InsyaAllah, minggu pertama ini kami akan selalu bersama, beribadah, dan bersilaturahmi dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap semangat beribadah selama Ramadan dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. “Tentu menjadi kebahagiaan jika shalat fardhu sehari-hari bisa semarak seperti saat Ramadan. Ini tanggung jawab kita bersama untuk terus memakmurkan masjid di Kota Tanjungpinang,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lis berbagi pengalamannya sejak Oktober 2024 hingga sebelum pelantikannya, di mana ia rutin melakukan kunjungan ke masjid-masjid saat shalat subuh dan magrib. Ia mengamati masih banyak masjid yang minim sarana dan prasarana, serta kurangnya jamaah yang hadir, terutama saat shalat subuh.

“Kami melihat banyak masjid yang kondisinya masih jauh dari harapan. Yang lebih mengkhawatirkan, saat shalat subuh, di beberapa masjid yang penduduknya padat, jamaahnya hanya empat orang. Bahkan, ada masjid yang imamnya juga merangkap ketua DKM dan pengurus lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, Lis menyampaikan keprihatinannya atas menurunnya keterlibatan generasi muda dalam beribadah di masjid. “Kita kehilangan generasi usia 9 hingga 20 tahun dalam barisan jamaah. Ini menjadi PR besar bagi kita semua,” katanya.

Ia juga menyoroti perubahan pola pendidikan agama dalam keluarga. “Dulu, anak takut kepada orang tua jika tidak bisa mengaji. Sekarang, justru orang tua yang takut anaknya tidak bisa mengaji. Ini tentu menjadi bahan refleksi bagi kita semua,” ujarnya.

Lis berharap bulan penuh rahmat ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk introspeksi dan meningkatkan amal ibadah. “Mudah-mudahan, Ramadan 1446 Hijriah ini menjadikan kita insan yang lebih bertakwa dan beriman. Kita tidak tahu apakah tahun depan masih dipertemukan kembali dengan Ramadan, maka marilah kita jadikan ibadah tahun ini sebagai yang terbaik dalam hidup kita,” tuturnya.

Ia juga berharap Safari Ramadan yang digelar Pemko Tanjungpinang dapat membawa manfaat dan mempererat kebersamaan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

“Kita berdoa kepada Allah agar setelah Ramadan ini, segala tantangan yang dihadapi masyarakat dapat berangsur membaik. Semoga Tanjungpinang ke depan menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ucapnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap rumah ibadah, Pemko Tanjungpinang menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada pengurus Masjid Nurul Iman. Selain itu, BRK Syariah Tanjungpinang juga turut memberikan bantuan melalui program kemitraan.

Acara Safari Ramadan ini juga dirangkai dengan tausiyah dari Ustaz Amir Hamzah yang menekankan pentingnya memakmurkan masjid dengan shalat berjamaah.

“Jangan hanya membangun masjid yang megah, tapi jamaahnya tidak ada. Rasulullah SAW telah memberi teladan bagaimana memakmurkan masjid. Mari kita mulai dari diri sendiri dengan menjaga shalat lima waktu di masjid,” pesannya.

Menutup kegiatan, Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta rombongan Pemko Tanjungpinang melaksanakan shalat tarawih berjamaah bersama masyarakat.

 

Penulis : Sam

Editor : Pohan

Amsakar Achmad Undang Masyarakat Batam Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediamannya

0
Keterangan Foto : Amsakar Achmad, mengundang seluruh elemen masyarakat untuk menghadiri agenda buka puasa bersama di kediamannya pada Sabtu (8/3/2025).

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengundang seluruh elemen masyarakat untuk menghadiri agenda buka puasa bersama di kediamannya pada Sabtu (8/3/2025). Kegiatan ini diharapkan menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kekompakan masyarakat Batam.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengundang seluruh masyarakat Batam untuk dapat hadir pada kegiatan nanti. Mari kita rawat silaturahmi di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Amsakar, Kamis (6/3/2025).

Amsakar juga berharap kehadiran masyarakat dalam agenda tersebut dapat membawa energi positif bagi pemerintahan Amsakar-Li Claudia, yang tengah berupaya menjadikan Batam sebagai kota inovatif dan berdaya saing tinggi.

“Sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat adalah faktor penting bagi kemajuan Batam ke depan,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Amsakar meminta dukungan dari seluruh komponen daerah untuk mengawal langkah-langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Batam secara menyeluruh. Ia optimistis bahwa dengan kolaborasi yang baik, Batam bisa berkembang sebagai destinasi unggulan investasi yang nyaman dan kondusif.

“Gunakan energi positif kita untuk membangun Batam. Sehingga tidak ada lagi perbincangan tentang hal-hal kontraproduktif,” pungkasnya.

 

Penulis :  Adi

Editor : Pohan

Gubernur Kepri Buka Konsultasi Publik KLHS RPJMD 2025-2029

0
Keterangan foto : Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara, secara resmi membuka KLHS untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Tanjungpinang – batamtimes.co – Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara, secara resmi membuka Konsultasi Publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Acara ini berlangsung di Aula Wan Sri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, pada Kamis (06/03/2025).

Konsultasi Publik ini bertujuan untuk memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan terintegrasi dalam kebijakan, rencana, dan program pembangunan daerah. Forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi dan kesepakatan yang dapat memperkuat kebijakan pembangunan Kepri.

Dalam sambutannya, Sekda Adi menekankan pentingnya perencanaan yang sistematis, terarah, dan tanggap terhadap perubahan. “Jika aspek lingkungan tidak terintegrasi dalam perencanaan pembangunan, maka dapat berakibat pada degradasi lingkungan dan berdampak negatif bagi keberlanjutan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dengan kondisi geografis Kepri yang didominasi perairan hingga 96 persen, pembangunan harus memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. “Prinsipnya, kita membangun tanpa merusak lingkungan,” tegasnya.

Sekda Adi berharap kegiatan ini menghasilkan masukan strategis dalam penyusunan KLHS RPJMD Kepri. “Kami mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif agar masukan yang diberikan bermanfaat dalam merumuskan pembangunan yang lebih berkelanjutan,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Tim Penyusun Dokumen KLHS RPJMD Kepri, I Made Bayu, serta perwakilan OPD Kepri. Secara daring, acara juga diikuti oleh Yuyuk Rukhman dan Nico Halomon dari Tim Penyusun KLHS RPJMD Kepri, serta Henarianto dari Kementerian Lingkungan Hidup. Perwakilan Bappeda dan Dinas Lingkungan Hidup dari kabupaten/kota se-Kepri turut serta dalam diskusi ini.

 

Penulis : Sam

Editor : Pohan

Gubernur Kepri Hentikan Gaji Staf Khusus Mulai Maret 2025

0
Keterangan Foto : Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (dok)

Tanjungpinang – batamtimes.co –  Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, memastikan bahwa mulai Maret 2025, staf khusus (stafsus) gubernur tidak lagi menerima gaji atau insentif dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Keputusan ini diambil sesuai dengan instruksi Presiden, yang mengharuskan seluruh stafsus bekerja tanpa gaji jika ingin tetap bertugas.

“Mulai Maret, kita sudah tidak memberikan gaji lagi. Kami juga telah menawarkan kepada mereka untuk tetap bekerja tanpa gaji,” ujar Ansar di Tanjungpinang, Kamis (6/3/2025).

Ansar menambahkan bahwa jika para stafsus setuju dengan kebijakan baru ini, mereka akan bergabung dalam Tim Percepatan Pembangunan dengan regulasi yang telah disesuaikan.

“Kami sudah menyampaikan keputusan ini, dan semuanya bersedia bekerja tanpa gaji. SK yang lama akan kami batalkan, lalu kami buatkan SK baru,” kata Ansar.

Sebelumnya, gaji staf khusus Gubernur Kepri diketahui mencapai angka fantastis, yakni hingga Rp15 juta per bulan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Adi Prihantara, pernah mengungkapkan bahwa besaran gaji stafsus gubernur berkisar di atas Rp10 juta dan berpotensi mencapai Rp15 juta.

“Rp10 juta lebih, kemungkinan mencapai Rp15 juta. Tapi angka pastinya saya kurang tahu,” ujar Adi di Tanjungpinang, Kamis (30/1/2025).

Stafsus memiliki tugas utama membantu penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) sesuai arahan gubernur.

Keputusan ini menjadi langkah besar dalam efisiensi anggaran daerah, meskipun tetap menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat dan pemerhati kebijakan publik.

 

Editor : Pohan

Kenaikan UMK 2025 di Kepri: Kesejahteraan Buruh atau Beban Baru bagi Pengusaha?

0
Keterangan Foto : UMK 2025 di Kepulauan Riau menjadi sorotan, terutama bagi buruh dan pengusaha.(Ilustrasi)

Penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2025 di Kepulauan Riau menjadi sorotan, terutama bagi buruh dan pengusaha. Dengan kenaikan upah di lima dari tujuh kabupaten/kota, pemerintah tampaknya ingin meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Namun, di sisi lain, www batamtimes.co menyoroti ada kekhawatiran dari pelaku usaha terkait dampaknya terhadap biaya operasional dan daya saing industri.

Secara umum, kenaikan UMK sejalan dengan kebutuhan hidup yang terus meningkat. Di Kota Batam, misalnya, UMK naik menjadi Rp 4,98 juta per bulan, tertinggi di Kepri. Kenaikan ini tentu memberikan harapan bagi buruh untuk memiliki daya beli yang lebih baik, terutama dalam menghadapi inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

Namun, apakah kenaikan ini benar-benar meningkatkan kesejahteraan? Faktanya, kenaikan upah sering kali diikuti oleh lonjakan harga barang dan jasa. Jika inflasi naik lebih cepat daripada kenaikan upah, maka buruh tetap akan mengalami tekanan ekonomi yang sama seperti sebelumnya.

Dampak bagi Pengusaha dan Investasi

Di sisi lain, pengusaha menghadapi tantangan besar dalam menyesuaikan struktur biaya mereka. Kenaikan UMK berarti pengusaha harus mengalokasikan dana lebih besar untuk gaji karyawan, yang bisa berdampak pada harga jual produk atau efisiensi tenaga kerja.

Industri di Batam, yang banyak bergantung pada investasi asing dan sektor manufaktur, mungkin akan lebih selektif dalam merekrut pekerja baru. Bahkan, ada kemungkinan beberapa perusahaan mengalihkan operasional mereka ke daerah dengan upah lebih rendah demi menekan biaya produksi.

Solusi Seimbang antara Buruh dan Pengusaha

Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa kebijakan upah ini tidak hanya menguntungkan satu pihak. Ada beberapa langkah yang bisa diambil agar kenaikan UMK tidak menjadi beban berat bagi dunia usaha, seperti:

  1. Insentif bagi Pengusaha – Pemerintah bisa memberikan insentif pajak atau subsidi tertentu bagi pengusaha kecil dan menengah yang terdampak kenaikan UMK.
  2. Pengendalian Inflasi – Langkah konkret diperlukan untuk menjaga harga barang dan jasa tetap stabil, sehingga kenaikan upah benar-benar meningkatkan kesejahteraan buruh.
  3. Peningkatan Produktivitas – Buruh dan pengusaha harus bekerja sama meningkatkan efisiensi dan keterampilan tenaga kerja, sehingga kenaikan upah sebanding dengan peningkatan produktivitas.

Kenaikan UMK 2025 di Kepri adalah langkah baik dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja. Namun, tanpa strategi pengelolaan ekonomi yang tepat, kenaikan ini bisa menjadi pedang bermata dua yang justru menekan daya saing industri dan memperburuk kondisi ekonomi masyarakat.

Pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan ini tidak hanya sekadar angka, tetapi benar-benar berdampak positif bagi semua pihak.

Berikut ini daftar UMK 2025 untuk kabupaten kota di Kepulauan Riau.

1.Kota Batam

UMK 2025: Rp 4.989.600

2. Bintan

UMK 2025: Rp 4.207.762

3. Karimun

UMK 2025: Rp 3.956.475

5. Anambas

UMK 2025: Rp 4.084.919

6. Tanjungpinang

UMK 2025: Rp 3.623.654

7. Lingga

UMK 2025: Rp 3.623.654

 

(Redaksi)

Bea Cukai Batam Permudah Pengeluaran Sementara Kendaraan FTZ untuk Pemudik Lebaran

0
Keterangan Foto : Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H, Bea Cukai Batam bekerja sama dengan Polda Kepri dan Bapenda memberikan kemudahan pengeluaran sementara kendaraan bermotor dari Kawasan Free Trade Zone/FTZ Batam.

Batam – batamtimes.co – Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H, Bea Cukai Batam bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepulauan Riau memberikan kemudahan pengeluaran sementara kendaraan bermotor dari Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) Batam.

Kebijakan ini memberikan izin bagi kendaraan FTZ untuk keluar sementara dari Batam, dengan syarat tertentu. Namun, aturan ini tidak berlaku untuk kendaraan roda dua, serta kendaraan dengan pelat hijau atau pelat nomor yang mengandung huruf X, Z, V, atau U (kendaraan Completely Built Up/CBU).

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Evi Octavia, menjelaskan bahwa pemilik kendaraan yang ingin mengajukan permohonan pengeluaran sementara harus memenuhi sejumlah persyaratan.

“Pemohon harus mencantumkan lokasi tujuan pengeluaran, alasan pengeluaran, serta legalitas kendaraan yang terdiri dari foto kendaraan, KTP, STNK, BPKB atau surat keterangan dari leasing untuk kendaraan kredit, NPWP, dan SIM,” ujar Evi, Kamis (6/3/2025).

Setelah persyaratan lengkap, pemohon dapat mengajukan permohonan melalui formulir online di bit.ly/PengeluaranSementaraKBM dan menyerahkan dokumen cetak ke Kantor Bea Cukai Batu Ampar.

Selain itu, pemohon diwajibkan menyerahkan jaminan sebesar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam bentuk tunai. Besaran jaminan ditentukan berdasarkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang diterbitkan oleh Dispenda Kepri.

Setelah semua dokumen dan jaminan diterima, Bea Cukai Batam akan menerbitkan bukti penerimaan jaminan dan Surat Keputusan Kepala Kantor yang mengizinkan kendaraan keluar sementara.

“Bukti penerimaan jaminan ini nantinya digunakan untuk pencairan jaminan saat kendaraan telah kembali ke Batam,” jelas Evi.

Namun, ada batas waktu bagi kendaraan untuk kembali ke Batam, yakni maksimal 45 hari sejak tanggal penerbitan surat keputusan. Jika kendaraan tidak dikembalikan dalam periode tersebut, jaminan yang telah disetorkan akan menjadi pengganti PPN dan masuk ke kas negara sebagai pajak.

Pemeriksaan Fisik dan Surat Jalan dari Ditlantas Polda Kepri

Selain pengajuan ke Bea Cukai, pemudik juga diwajibkan mengurus surat jalan dari Ditlantas Polda Kepri untuk memastikan kendaraan tidak terlibat dalam pelanggaran atau tindak pidana.

Proses pengajuan permohonan dibuka mulai 3 Maret 2025 hingga 14 Maret 2025 pukul 12.00 WIB. Setelah itu, kendaraan akan menjalani pemeriksaan fisik dan dokumen untuk pembuatan proforma PPFTZ-03, yang diperlukan untuk proses pemasukan kembali kendaraan ke FTZ Batam.

Setelah pemeriksaan selesai, kendaraan dapat dibawa ke pelabuhan keberangkatan terakhir sebelum meninggalkan Batam. Petugas Bea Cukai akan memastikan seluruh prosedur telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Evi menekankan bahwa pengeluaran sementara kendaraan dari FTZ Batam memerlukan kerja sama antara pemilik kendaraan, otoritas terkait, dan petugas yang bertugas.

“Dengan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, kendaraan dapat dikeluarkan sementara dengan aman dan legal sesuai dengan keperluan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

 

Penulis : Hendra

Editor : Pohan

Pemprov Kepri Turunkan Target Pajak Daerah 2025 Jadi Rp1,583 Triliun

0
Keterangan Foto : Kepala Bapenda Kepri, Dr. Diky Wijaya, M.Si

Tanjungpinang – batamtimes.co – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menargetkan pendapatan pajak daerah tahun 2025 sebesar Rp1,583 triliun, turun 25 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp1,738 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kepri, Dicky Wijaya, di Tanjungpinang, Kamis (6/3), menjelaskan bahwa penurunan target ini dipengaruhi oleh kebijakan opsen pajak yang mulai diterapkan tahun ini.

“Kalau tahun lalu, dana bagi hasil pajak daerah untuk kabupaten/kota dibayar per tiga bulan, tapi tahun ini setiap hari langsung masuk ke rekening kabupaten/kota se-Kepri,” ujar Dicky.

Opsen pajak merupakan pungutan tambahan berdasarkan persentase tertentu yang dikenakan pada tiga jenis pajak daerah, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

Dicky mengungkapkan, pendapatan pajak daerah Kepri tahun ini masih bergantung pada sektor kendaraan bermotor. Pemprov menargetkan Rp410 miliar dari pajak kendaraan bermotor dan Rp399 miliar dari bea balik nama kendaraan bermotor.

Selain itu, pendapatan juga berasal dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor (BBKB), pajak air permukaan, serta pajak alat berat. Termasuk target baru dari opsen pajak dan pajak mineral bukan logam dan batu bara.

“Pajak kendaraan bermotor menyumbang sekitar Rp800 miliar, sehingga kami lebih fokus mengoptimalkan sektor ini,” kata Dicky.

Untuk mencapai target pajak kendaraan bermotor pada 2025, Bapenda Kepri akan melakukan penagihan intensif terhadap kendaraan yang menunggak pajak, serta menggelar razia pajak kendaraan bermotor.

Jika memungkinkan, Pemprov Kepri juga akan mempertimbangkan kebijakan dispensasi pungutan pajak kendaraan bermotor.

“Kalau ada arahan dari Pak Gubernur, tentu kami siap,” tambahnya.

Dicky menegaskan bahwa seluruh pajak yang dibayarkan masyarakat akan digunakan untuk pembangunan daerah. Dana tersebut dialokasikan ke berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, serta infrastruktur.

Karena itu, Pemprov Kepri terus berupaya meningkatkan penerimaan pajak daerah melalui inovasi layanan publik dan pelayanan prima kepada wajib pajak.

“Pajak menjadi salah satu sumber utama pendapatan daerah untuk membiayai pemerintahan dan pembangunan di Kepri,” tutup Dicky.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga