8.6 C
New York
Wednesday, April 29, 2026
spot_img
Home Blog Page 831

BUMN Watch: Sekitar 20 Persen Pegawai BUMN Terpapar Radikal

0

Jakarta – Ketua Koordinator BUMN Watch Naldi Haroen SH meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak mengangkat menteri yang diduga terpapar radikal.

“Saat mengangkat menteri tahun 2019-2024 ini Presiden Jokowi harus berhati-hati. Jangan sampai Presiden kecolongan mengangkat menteri yang terpapar radikal,” kata Naldi Haroen kepada wartawan Senin  (7/10/2019).

Naldi Haroen menduga, saat ini sekitar 15 sampai 20 persen pegawai BUMN sudah terpapar radikal. Jumlah ini kata Naldi, akan terus bertambah terus jika pemerintah tidak segera mengatasinya.

“Hal ini terjadi karena pengawasan menteri BUMN yang tidak ketat. Jika hanya dibiarkan orang yang terpapar radikal akan semakin banyak. Jadi pemerintah jangan kasih ruang ke mereka menjalar,” jelasnya.

Naldi Haroen menjelaskan, memberantas paham radikalisme bukan hanya tugas pemerintah semata. Artinya, lanjut Naldi, perlu peran masyarakat dalam menanggulangi bahaya ini.

“Saat ini, paham radikal sudah top down. Mereka sudah menguasai dari tataran atas baru akan turun kebawah. Ini sangat membahayakan,” jelasnya.

Masih menurut Naldi Haroen, peran ustad, kiyai, habib, ulama serta tokoh Islam yang moderat sangat diperlukan untuk mengcuonter paham radikal ini.

“Paham radikal ini adalah orang-orang yang salah menafsikan ayat dalam Alquran. Mari kita bersama-sama untuk meluruskan tafsiran ayat-ayat dalam Alquran itu,” ungkapnya.

Menurut catatan BUMN Watch, lanjut Naldi Haroen, pegawai di PT PLN (Persero) saat ini sudah banyak yang diduga terpapar paham radikal. “Meskipun BUMN lain ada. Namun, kami menduga PLN yang terbanyak,” jelasnya.

Dirinya mengingatkan agar Presiden Jokowi dan menteri BUMN yang baru nantinya benar-benar selektif memilih orang-orang akan duduk di jajaran Direksi maupun komisaris BUMN. Sebab, kata Naldi, soko guru ekonomi ini ada tiga. Jika tiga hal ini dikuasai orang-orang terpapar radikal akan berbahaya.

“Soko guru ekonomi ada tiga yakni; koperasi, BUMN dan swasta. Saat ini paham radkaliame itu sudah menjalar ke BUMN,” tuturnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta agar seluruh jajaran Direktur BUMN bisa mengidentifikasi benih-benih paham radikal di lingkungan kerjanya.

“Jadi ini para CEO BUMN ini dia mesti harus bisa mengidentifikasi dan mengambil keputusan mengenai bagaimana cara mencegah, mengidentifikasi, dan juga langsung melakukan tindakan-tindakan yang cepat. Sehingga betul-betul steril semua anggota BUMN, khususnya dan juga termasuk lingkungannya,” ujar Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius Selasa (12/3/2019).

Dijelaskan Suhardi, BUMN memiliki 2 juta pegawai di seluruh Indonesia. Bila lingkungan kerjanya tidak diperhatikan dengan seksama, mereka bisa terinfiltrasi penyebaran paham radikal dan terorisme. Karena penyebaran paham tersebut bisa masuk dari mana saja.

“Untuk itu tadi saya jelaskan bagaimana cara melakukan identifikasi masalah tersebut, bagaimana cara menghindari nya dan bagaimana cara mengambil keputusan. Kita harapkan dengan apa yang kita jelaskan ini tentunya bisa menjadi pencerahan buat mereka, dan para CEO BUMN ini bisa langsung untuk mengambil tindakan demi kebaikan BUMN,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

 

 

(red/Tanto)

Di Akhir Masa Jabatan, Menteri Susi Pimpin Penenggelaman 2 Unit Kapal Ikan Asing Di Laut Natuna

0

Batamtimes.co – Natuna – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Pemberantas Penangkapan Ikan secara Ilegal (Satgas 115), kembali memimpin penenggelaman
2 (Dua) unit kapal asing asal Vietnam yang tertangkap SPDKP akibat melakukan illegal fishing di laut Natuna Utara beberapa waktu lalu.

1000 Personil TNI/Polri dan instansi terkait Pecahkan Rekor MURI Tanam Mangrove

0

Batam-  Sebanyak 1000 personil ikut menyemarakan pemecahan rekor Muri penanaman mangrove yang digelar oleh Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) Tanjungpinang di Kawasan Konservasi Tering Bay Nongsa Batam Kepulauan Riau, Senin (7/10/2019).

Ke-1000 personil tersebut terdiri dari Polda Kepri, Bakamla Zona Maritim Barat, Lanal Batam, Yonif 10 Mar/SBY, Yonif Rider 136/TS, Kodim 0316/Batam, Lanud Hang Nadim, BP Kawasan Batam, Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Cabang 5 Korcab IV DJA I, Kantor Pelabuhan Kls I Batam, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prov. Kepri, Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan Kota Batam.

Kemudian dari Basarnas Batam DKP Kota Batam, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dinas Sosial Kota Batam, Satpol PP Kota Batam, Ditpam BP Batam, Bpk. Ferry/Masyarakat Bakau Serip, Kantor Karantina Pertanian Batam, Mapala Universitas Ibnu Sina, Fakultas Kedokteran Uniba, Mapala Universitas Politeknik Batam, SMK Penerbangan Dirgantara Batam, SMKN 7 Batam, Bank Sampah Kota Batam.

Yang terakhir FKPPI Batam, Pemuda Panca Marga Batam, Saka Bahari Cabang Batam, Saka Wira Kartika Cabang Batam, PT. Ecogreen Oleochemical Batam, Ibu-ibu Persit Candra Kirana, Ibu-ibu Jalasenastri dan Ibu-ibu Pia Ardyagarini.

Pemecahan rekor Muri penanaman mangrove serentak di 74 titik di seluruh Indonesia sebanyak 300.074 buah bibit, kemudian juga dilaksanakan video conference (Vicon) di 17 titik yaitu Komando Armada (Koarmada) I, II, III, Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Korps Marinir (Kormar), 11 Lantamal, Lanal Bangka Belitung, Lanal Bali kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.
Sebagai informasi bahwa pemecahan rekor Muri penanaman mangrove sebanyak 300.074 ini, adalah dalam rangka HUT ke-74 TNI. Untuk di wilayah Lantamal IV Tanjungpinang menanam sebanyak 24.500 buah bibit mangrove yang tersebar di 5 Pangkalan TNI Angkatan Laut yaitu Lanal Batam, Lanal Tanjung Balai Karimun, Lanal Dabo Singkep, Lanal Ranai dan Lanal Tarempa.

Untuk kegiatan penanaman Mangrove di Batam dilaksanakandi KawasanKonservasi Tering Bay Nongsa sebanyak 10.000 buah bibit yang digelar oleh Lantamal IV dan Lanal Batam.

Dalam sambutanya Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., mengatakan “Kegiatan penanaman mangrove merupakan salah satu wujud nyata upaya TNI Angkatan Laut dalam mendukung program pemerintah dalam pelestarian lingkungan hidup yaitu kawasan hutan mangrove dan ekosistemnya”, ujarnya

Juga dikatakan “Secara fisik hutan mangrove berfungsi dan bermanfaat sebagai penahan abrasi pantai, penahan ombak, penahan angin, penahan peresapan air laut, menurunkan kandungan gas karbondioksida (CO2) di udara dan bahan-bahan pencemaran diperairan rawa pantai”,terangnya.

Danlantamal IV menambahkan “Secara biologi hutan mangrove berfungsi dan bermanfaat sebagai tempat hidup, berlindung, mencari makan, pemijahan dan asuhan biota laut seperti ikan dan udang serta satwa liar lainnya seperti monyet, buaya muara, biawak dan burung”,tambahnya.

Hadir pada acara tersebut Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, S. Sos., Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada I Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan, S.T., Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan S.H. M.si., Para Pejabat Utama Lantamal IV, Kakanwil Kemhan diwakili Kabid Strahan, Danlanud RHF diwakili Kadisops, Kajati. diwakili Wakajati, Kapolda Kepri diwakili DirPolair Kepri, Wakabinda, Ka BP Batam, Ka BNN Kepri, Walikota Batam diwakili Asisten II, Ka Kantor Imigrasi Klas IA khusus Batam, Ka Kantor Bea & Cukai Batam, Kapolresta Barelang, Dandim 0316/BTM, Danlanud Hang Nadim Batam diwakili Kadisops, Ka Bakamla Batam, Ka PSDKP Batam, Para Kadis dan Kasatker Lantamal IV, GM Tering Bay Golf & Country Club Nongsa Batam, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat.

 

 

 

(Red/Dispen Lantamal IV Tanjungpinang)

 

Kepala BP Batam Tinjau Proyek Pelebaran Jalan Bandara

0

Batam- Kepala BP Batam, Muhammad Rudi didampingi Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana BP Batam, Purnomo Andiantono, melakukan peninjauan langsung proyek pelebaran jalan masuk dan keluar Bandar Udara Internasional Hang Nadim, pada Senin (7/10/2019).

Pelebaran jalan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di beberapa ruas jalan menuju Bandar Udara Internasional Hang Nadim.

Adapun jalan yang akan diperlebar adalah kedua sisi jalan raya dari arah kawasan Nongsa dan arah Nagoya, dengan total panjang ruas jalan sekitar 400 meter.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi memberi arahan agar setelah pelebaran jalan ini, dapat dilanjutkan dengan pembuatan lengan jalan (ramp) agar semakin memperlancar arus lalu lintas di Bandar Udara Internasional Hang Nadim.

“jalan ini yang sering dilalui oleh pengendara roda dua maupun empat, sehingga perlu diperlebar dan dibuat lengan jalan agar tidak melalui traffic light (lampu lalu lintas) sehingga masyarakat semakin nyaman berkendara,” ungkap Rudi.

Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana BP Batam, Andiantono, mengatakan, pengerjaan proyek ini telah dimulai sejak September dan direncanakan rampung pada Desember 2019 nanti. Pria yang kerap disapa Andi ini menambahkan, anggaran yang digunakan pada proyek pelebaran jalan ini kurang lebih mencapai 3 miliar rupiah.

“Direktorat Pembangunan Sarana dan Prasarana siap menjalankan instruksi Kepala BP Batam agar dibuat lengan jalan (ramp). Mengingat arahan tersebut baru disampaikan pada peninjauan lapangan kali ini dan belum dianggarkan, maka akan segera kita usulkan pada tahun anggaran 2020,” kata Andi.

Andi menjelaskan, rencana penambahan lengan jalan yang dimaksud adalah jalur dari Nongsa ke arah Bandar Udara Internasional Hang Nadim dan dari Bandara ke arah Nagoya. Diharapkan nanti pengendara tidak perlu lagi melewati lampu merah seperti sebelumnya. Dalam paket pekerjaan pelebaran jalan ini, juga termasuk pembangunan saluran pelintas untuk melayani daerah tangkapan air mulai dari perumahan Bida Asri sampai Bandara Hang Nadim Batam. Saluran pelintas ini berupa box culvert dengan ukuran 3 x 2 m2 sebanyak 3 baris dengan panjang 50 m (selebar ROW 50).

Sementara itu dalam peninjauan tersebut, hadir juga Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur, yang menjelaskan bahwa dalam waktu yang bersamaan, Pemerintah Kota Batam sedang melaksanakan normalisasi saluran air di Bandara untuk menanggulangi banjir dan melancarkan aliran air ke hilir. Dengan demikian, saluran pelintas yang dibangun BP Batam serta normalisasi saluran oleh Pemko Batam menjadi suatu proyek yang saling melengkapi dan menunjukan sinergitas kedua instansi dalam pembangunan infrastruktur di Batam.

Dengan sinergitas ini, menunjukkan bahwa ke depan, kedua instansi di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi mulai menjalankan salah satu ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 62 tahun 2019, yang menyebutkan bahwa pembangunan dan pengelolaan infrastruktur yang berkaitan dengan kepentingan umum, dilakukan oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam berdasarkan perencanaan bersama dengan Pemerintah Kota Batam.

(red/BP)

Menteri Susi Pudjiastuti Resmi Lepas Ekspor Perdana Gurita SKPT Natuna Ke Pasar Jepang

0

Batamtimes.co – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti resmi melepas Ekspor Perdana komoditi Gurita dari SKPT Selat lampa Natuna, Kepri, ke pasar Jepang, usai peresmian SKPT Natuna, Kamis (07/10/2019).

Susi : Ingin Bangun Monument Nasional Penenggelaman Kapal Asing Di Selat Lampa

0

Batamtimes.co – Natuna – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menuturkan Kabupaten Natuna sangat penting dan strategis bagi Indonesia kaya potensi laut yang melimpah di garda terdepan perbatasan NKRI.

Kemenkes Gelar Sosialisasi Kepegawaian di Lingkungan BP Batam

0

Batam- Dalam rangka pembinaan dan pengembangan pegawai, serta meningkatkan pemahaman tentang Peraturan Manajemen PNS, khususnya bagi PNS Kementerian Kesehatan yang diperbantukan pada Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan BP Batam menyelenggarakan sosialiasi SDM Kesehatan di Rumah Sakit BP Batam pada Senin (7/10/2019).

Sosialisasi ini diisi oleh Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Kesehatan RI, Suhartati, S.Kep., Mkes., Kepala Biro Sumber Daya Manusia BP Batam, Lilik Lujayanti, dan Direktur RSBP Batam Sigit Riyarto, serta dihadiri lebih dari 100 pegawai yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya dan merupakan PNS Kementerian Kesehatan RI yang ditugaskan di BP Batam.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia BP Batam, Lilik Lujayanti mengatakan, dalam sambutannya mengatakan bahwa sebanyak 280 PNS Kementerian Kesehatan RI yang ditugaskan di BP Batam.

“Untuk saat ini statusnya masih diperbantukan. PNS Kementerian Kesehatan RI yang ditugaskan di BP Batam tersebar di beberapa unit kerja di BP Batam dan memiliki jabatan fungsional maupun struktural. Namun mayoritasnya bekerja di RSBP,” kata Lilik.

Sebanyak 24 Kementerian dan Lembaga yang menaungi sekitar 1.700 PNS yang ada di BP Batam, sehingga Lilik menganalogikan BP Batam sebagai “orang tua asuh” dari para PNS yang diperbantukan di BP Batam. Lilik berharap, dengan pengarahan yang diberikan dapat memberikan solusi bagi para pegawai.

Direktur RSBP Batam, Sigit Riyarto, dalam kesempatan yang sama menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pembinaan dan pengembangan pegawai, guna meningkatkan pemahaman tentang Peraturan Manajemen PNS, khususnya bagi PNS Kementerian Kesehatan yang ditugaskan pada Badan Pengusahaan Batam. Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini telah dinantikan sejak lama oleh para pegawai.

“Harapan kami, pembinaan ini bisa terus dilanjutkan. Kami yakin, salah satu fokus isu dari rekan-rekan PNS adalah kepengurusan kenaikan pengangkatan. Mudah-mudahan setelah hari ini bisa diselesaikan dengan lancar. Hingga jenjang karir pegawai rumah sakit lebih baik dan tertata,” ungkap Sigit.

Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Kesehatan RI, Suhartati, yang memaparkan Arah Kebijakan PNS Kementerian Kesehatan RI yang Diperbantukan pada RSBP.

Suhartati mengatakan, untuk peningkatan pelayanan BP Batam, pihaknya akan berdiskusi dengan jajaran Kementerian untuk memberikan solusi pada status kepegawaian PNS di lingkungan BP Batam.

 

 

(red/BP)

 

Desakan Pecabutan Penghargaan Antikorupsi untuk Jokowi Mengada Ada

0

Jakarta – Permintaan pencabutan penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) kepada Presiden Jokowi atau Jokowi yang didengungkan sejumlah kelompok termasuk Indonesia Corruption Watch (ICW) dinilai tidak ada korelasinya dengan kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta itu dalam memberantas korupsi.

ICW menilai penghargaan itu perlu dicabut bila Jokowi menolak menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (Perpu KPK).

“Tidak terlihat lagi sosok antikorupsi pada Presiden Jokowi, karena tidak menyelamatkan KPK,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam diskusi di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia di Jakarta, Ahad, 6 Oktober 2019.

Menurut ICW, penghargaan itu layak dicabut dari Presiden Jokowi bila menolak menerbitkan Perpu. Perpu ini dianggap dapat menyelamatkan pemberantasan korupsi di Indonesia sebab bisa menganulir Undang-Undang KPK yang dianggap melemahkan

Pernyataan ICW itupun dipatahkan salah satu organ pendukung Jokowi. Mereka menganggap, Presiden Jokowi adalah orang yang sangat berkomitmen dalam memberantas korupsi.

“Saya kira, tidak ada korelasinya antara penghargaan yang diterima Jokowi dengan UU KPK yang sedang dipolemikkan oleh berbagai pihak,” kata Ketua umum Relawan Jokowi atau ReJO HM Darmizal MS Senin (7/10/2019).

Menurut Darmizal, penerbitan Perpu KPK merupakan hak prerogratif Presiden Jokowi. Seyogyanya dalam penerbitan Perpu KPK tersebut tidak perlu diintervensi oleh pihak manapun.

“Mau menerbitkan Perpu KPK atau tidak, Presiden Jokowi tentu sudah mempertimbangkan banyak hal. Jadi hak Presiden itu tidak perlu diganggu apalagi sampai ada penekanan ini dan itu,” jelasnya.

Darmizal mencontohkan, komitmen Presiden Jokowi dalam memberantas korupsi di negara tidak perlu diragukan lagi. Karena, lanjut Darmizal, Jokowi sangat berkomitmen pada kepastian hukum. Terutama pemberantasan korupsi, beliau tidak melakukan intervensi apapun saat KPK menetapkan para menterinya menjadi tersangka.

“Terkadang saya berpikir keras, alangkah sulitnya mencari kekurangan Jokowi. Oleh karenanya beliau punya komitmen tinggi, teguh dan berani, terutama dalam pemberantasan korupsi ditanah air. Hanya sapu bersih yang mampu membersihkan lantai yang kotor”.

Ditambahkan Darmizal, bisa kita lihat bersama saat eks Menteri Sosial Idrus Marham jadi tersangka KPK pak Jokowi tidak ikut cawe-cawe. Adalagi kasus teranyar, dalam kasus eks Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi pak Jokowi tidak melakukan intervensi terhadap KPK.

Dirinya menyarankan semua pihak menghormati keputusan Presiden Jokowi yang akan mempertimbangkan baik buruknya Perpu KPK.

“Presiden Jokowi pernah mengatakan akan mempertimbangkan Perpu KPK. Mari kita hormati keputusan beliau itu, apapun hasilnya nanti,” pungkas Darmizal.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengurus Harian BHACA, Shanti Poesposoetjipto, menegaskan tidak akan mencabut penghargaan itu dari Jokowi. “Kami lebih fokus kepada hal yang menunjang pemberantasan korupsi, ketimbang menanggapi hal-hal yang sifatnya politis,” terang Ketua Dewan Pengurus Harian BHACA, Shanti Poesposoetjipto, pada Senin (7/10/2019).

Menurut Shanti, BHACA memiliki misi untuk mengurangi tingkat korupsi di Indonesia. Salah satunya adalah dengan mengurangi kesenjangan pemahaman terhadap korupsi.

BHACA sendiri masih menemui kesenjangan pemahaman tersebut baik di level pemerintahan maupun masyarakat umum.

“Kami lebih peduli ke sana dulu, karena banyak masyarakat luas di lingkungan pemerintahan, di sektor swasta, masih ada kesenjangan pemahaman tentang korupsi,” jelas Shanti.

Terkait konsistensi Jokowi dalam semangat anti-korupsi, Shanti memberikan tanggapan dengan menegaskan bahwa Jokowi kini adalah Presiden RI. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut dipilih rakyat untuk menduduki kursi orang nomor satu di Indonesia.

“Yang milih kita-kita juga. Kalau mau menegakkan demokrasi, mari kita hormati Presiden, menjaga stabilitas negara,” ungkap Shanti. “Jangan kita terbawa pandangan yang terlampau sempit.”

 

 

(red/Tanto)

Investasi skala besar akan ditangani langsung Pimpinan BP Batam

0
Walikota Batam, Muhammad Rudi didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur meninjau kondisi jalan di depan Ruko Mahkota Raya Batam Center.

Batam – Investasi skala besar akan ditangani langsung oleh Pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Hal ini disampaikan Kepala BP Batam yang juga Walikota Batam, Muhammad Rudi usai meninjau Mal Pelayanan Publik Kota Batam, Jumat (4/10/2019)

“Perintah Pak Presiden dan Menko (Perekonomian), untuk investasi besar, kami level atas harus menangani langsung. Supaya orang yang investasi bisa puas. Karena izinnya bisa lebih cepat selesai,” kata Rudi.

Adapun besar investasi yang akan dipantau langsung oleh Kepala dan Wakil Kepala BP Batam adalah Rp 50 miliar ke atas. Tujuannya yaitu agar calon investor benar-benar yakin saat akan menanamkan modalnya di Batam.

“Investor memasukkan permohonan tetap di sini (MPP). Tapi kita yang bantu selesaikan. Kalau ada kendala, saya tugaskan deputi atau wakil ketemu saya. Kita akan langsung ke kementerian supaya prosesnya bisa lebih cepat selesai,” tuturnya.

Usai meninjau MPP, Rudi juga memberikan beberapa catatan terhadap pengelola. Di antaranya mengenai kondisi bangunan yang banyak kerusakan. Seperti atap bocor ketika hujan, pendingin ruangan yang lambat bekerja di pagi hari, lantai parkit yang tidak rata, toilet banyak tak berfungsi, hingga eskalator yang rusak.

“Eskalatornya ada masalah, saya minta segera perbaiki. Supaya orang bisa akses ke lantai II dan III. Yang lainnya tidak perlu,” kata dia.

Selain itu, ia juga meminta kepada PT Telkom untuk menambah jaringan kabel optik di gedung tersebut. Agar bisa menambah kapasitas jaringan internet untuk kebutuhan pelayanan publik ini.

Perbaikan lain yang diperlukan adalah sistem antrean. Saat ini tiap instansi, Pemko dan BP Batam, memiliki nomor antrean berbeda-beda. Ke depan, pengambilan nomor antrean ini disatukan karena jalur pengurusan izinnya pun nanti akan terintegrasi.

“Kepada Salim, Kepala Dinas Kominfo, saya juga sudah minta segera selesaikan aplikasinya. Jadi satu antrean untuk semua,” kata Rudi.

Presiden Jokowi Sambut Kunjungan PM Belanda di Istana Bogor

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo menyambut kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, (7 /10/2019) . Rombongan PM Rutte tiba di Istana Kepresidenan Bogor sekitar pukul 11.00 WIB.

Kedatangan PM Rutte diiringi korps musik, pasukan berkuda, serta pasukan Nusantara dari Paspampres. Para pelajar yang mengenakan baju adat Nusantara juga turut menyambut PM Rutte sambil melambaikan bendera kedua negara.

Usai memperkenalkan delegasi masing-masing, Presiden Jokowi mengajak PM Rutte masuk ke Ruang Teratai untuk kemudian berfoto bersama dan menandatangani buku tamu kenegaraan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon bersama di halaman belakang Istana. Pada kesempatan kali ini Presiden Jokowi dan PM Rutte menanam pohon damar atau _Agathis dammara_.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pertemuan tête-à-tête antara Presiden Jokowi dan PM Rutte di veranda Istana.

Selesai berbincang di veranda, keduanya kembali memasuki Istana untuk memberikan pernyataan pers bersama. Jamuan santap siang resmi menjadi penutup rangkaian acara penyambutan.

Turut mendampingi Presiden dalam upacara penyambutan ini antara lain, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Duta Besar RI untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja.

 

 

 

(red/Biro Pers Istana Kepresidenan)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga