Natuna (BT) Puluhan staff dan anggota Dinas Perhubungan dan Kantor Pencairan dan Pertolongan Natuna menggelar Jumat bersih bergotong-royong membersihkan sampah, Jumat (16/08/2019) di lokasi Pelabuhan Penagi, Ranai, Natuna, Kepri.
Presiden Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan bagi 29 Tokoh
Jakarta – Memperingati Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo menganugerahkan tanda kehormatan kepada 29 orang penerima di tahun ini. Penganugerahan tanda kehormatan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, (15 /8/2019).
Anugerah tanda kehormatan pada tahun ini terdiri atas Bintang Mahaputera Utama yang diberikan kepada 4 penerima, Bintang Mahaputera Nararya untuk 4 penerima, Bintang Jasa Utama untuk 15 penerima, Bintang Jasa Pratama untuk 2 penerima, Bintang Jasa Nararya untuk 1 orang penerima, dan Bintang Budaya Parama Dharma untuk 3 penerima.
Tanda kehormatan Bintang Mahaputera yang dianugerahkan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 72/TK/Tahun 2019 tanggal 13 Agustus 2019 diberikan kepada 8 orang penerima dengan 4 di antaranya dianugerahi Bintang Mahaputera Utama sedangkan 4 lainnya dianugerahi Bintang Mahaputera Nararya.
Bintang Mahaputera Utama dianugerahkan kepada 4 orang penerima berikut ini:
1. Dr. H. Harifin Andi Tumpa, S.H., M.H. (Ketua Mahkamah Agung RI 2009-2012)
2. Prof. Dr. Moermahadi Soerja Djanegara, CA., CPA. (Ketua BPK RI 2017 s.d. saat ini)
3. Drs. Hadi Poernomo, M.B.A., Ak. (Ketua BPK RI 2009-2014)
4. Prof. H. Harry Azhar Azis, M.A., Ph.D. (Ketua BPK RI 2014-2017)
Sementara tanda kehormatan Bintang Mahaputera Nararya dianugerahkan kepada 4 orang penerima sebagai berikut:
1. Sdr. Arifin Panigoro (Pendiri dan Penasihat PT Medco Internasional, Tbk.)
2. Sdr. Sofjan Wanandi (Ketua Tim Ahli Wakil Presiden RI)
3. Alm. Tengku Nasaruddin Said Effendy (Akademisi dan budayawan)
4. Alm. Dr. Hj. Siti Maryam M. Salahuddin, S.H. (Ilmuwan kebudayaan Daerah BimaDr. Hj. Siti Maryam M. Salahuddin)
Selanjutnya, tanda kehormatan Bintang Jasa dianugerahkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 73/TK/Tahun 2019 tanggal 13 Agustus 2019 kepada 18 orang penerima di mana tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dianugerahkan kepada 15 orang di antaranya, sedangkan 2 lainnya dianugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa Pratama, dan 1 orang penerima tanda kehormatan Bintang Jasa Nararya.
Para penerima tanda kehormatan Bintang Jasa Utama tersebut ialah terdiri atas 15 penerima sebagai berikut:
1. H. Abdul Kadir Mappong, S.H. (Wakil Ketua MA RI Bidang Yudisial 2009-2013)
2. Dr. H. Ahmad Kamil, S.H., M.Hum. (Wakil Ketua MA RI Bidang Non Yudisial 2009-2012)
3. Prof. Dr. H. Mohammad Saleh, S.H., M.H., FCBArb. (Wakil Ketua MA RI Bidang Yudisial 2013-2016)
4. Sdr. Suwardi, S.H., M.H. (Wakil Ketua MA RI Bidang Non Yudisial 2014-2017)
5. Alm. Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, S.H., M.Hum. (Wakil Ketua MA RI Bidang Non Yudisial 2004-2007)
6. Prof. Dr. Maria Farida Indrati, S.H., M.H. (Hakim Konstitusi MK RI 2013-2018)
7. Dr. Achsanul Qosasi, S.E., M.M., M.Si. (Anggota III BPK RI 2014-2019)
8. Ir. Isma Yatun, M.T. (Anggota V BPK RI 2017 s.d. saat ini)
9. Dr. Darmono, S.H., M.M. (Wakil Jaksa Agung RI 2009-2013)
10. Dr. Djaman Andhi Nirwanto, S.H., M.H. (Wakil Jaksa Agung RI 2013-2016)
11. Sdr. Soedarmo (Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri)
12. Dr. Ronny F. Sompie, S.H., M.H. (Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI)
13. Sdr. Prajogo Pangestu (Presiden Komisaris PT Barito Pacific, Tbk.)
14. Ir. Theodore Permadi Rachmat (Wakil Presiden Komisaris PT Adaro Energy, Tbk.)
15. Alm. Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi, CFrA., CA. (Anggota VII BPK RI 2014-2019)
Sementara 2 penerima Bintang Jasa Pratama adalah sebagai berikut:
1. Dr. Ardan Adiperdana, Ak., M.B.A., CA., CFrA, QIA. (Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan 2015 s.d. saat ini)
2. Dr. H. Syarif Fasha, M.E. (Wali Kota Jambi 2013-2018 dan 2018-2023)
Sedangkan tanda kehormatan Bintang Jasa Nararya dianugerahkan kepada Dr. Nur Rochmad, S.H., M.H. (Jaksa Agung Muda Pidana Umum 2015-2019).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo juga menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma kepada 3 orang penerima dengan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 74/TK/Tahun 2019 tanggal 13 Agustus 2019. Ketiga penerima tersebut ialah sebagai berikut:
1. Alm. Moehammad Sjafei (Guru dan pendiri INS Kayutanam Sumatera Barat)
2. Alm. Karaeng Pattingaloang (Perdana Menteri Gowa dan Raja Tallo)
3. Alm. Prof. Dra. Hj. Siti Baroroh Baried (Dosen Filologi)
Mengutip siaran pers Kepala Biro Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Laksma TNI Imam Suprayitno yang dipublikasikan pada 15 Agustus 2019, dalam memberikan pertimbangan dan usulan penganugerahan tanda kehormatan tersebut Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 yang mengatur kriteria pemberian tanda kehormatan.
Kriteria tersebut di antaranya adalah berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara serta berjasa besar dalam meningkatkan, memajukan, dan membina kebudayaan bangsa dan negara.
(red/setkab)
Presiden Jokowi Kukuhkan Anggota Paskibraka 2019 di Istana Negara
Jakarta – Presiden Joko Widodo didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengukuhkan 68 pelajar SMA menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara, Kamis, (15/8/2019).
Anggota Paskibraka yang dikukuhkan tersebut merupakan perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia.
Presiden dalam upacara pengukuhan ini bertindak sebagai pembina upacara di mana I Dewa Agung Ayu Alamanda Diastara, anggota Paskibraka 2019 dari Provinsi Bali, memimpin jalannya upacara. Ia mewakili rekan-rekannya untuk memegang bendera merah putih saat pengucapan ikrar Putra Indonesia.
Setelahnya, Presiden Joko Widodo membacakan pernyataan pengukuhan para pelajar tersebut sebagai anggota Paskibraka. Dirinya mendoakan agar mereka dapat mengemban tugasnya dengan baik saat pelaksanaan nanti.
“Dengan memohon rida Allah Yang Maha Kuasa, pada hari ini saya mengukuhkan saudara-saudara sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2019. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas negara,” ujar Presiden.
Sebagai tanda pengukuhan secara simbolis, Presiden kemudian menyematkan lencana dan memasang kendit kepada pemimpin upacara.
Adapun nama-nama anggota Paskibraka yang dikukuhkan langsung oleh Presiden Joko Widodo ialah:
1. M. Faris Abqari (Aceh)
2. Indrian Puspita Rahmadhani (Aceh)
3. Arya Juna Fathan (Sumatera Utara)
4. Sylvia Kartika Putri (Sumatera Utara)
5. Roni Kurniawan (Sumatera Barat)
6. Ratih Biguna Lenadtri (Sumatera Barat)
7. Muhamat Asraf (Riau)
8. Tri Setya Negara Putri (Riau)
9. Muhammad Pazi (Kepulauan Riau)
10. Wiwik Yulianti (Kepulauan Riau)
11. Gusnadi (Jambi)
12. Suci Ayuni (Jambi)
13. Dimas Triyono Putra (Sumatera Selatan)
14. Dini Damayanti (Sumatera Selatan)
15. Catarino Jorge Fernandes (Bangka Belitung)
16. Annisa Hurul Aini (Bangka Belitung)
17. Sudrajat Prawijaya (Bengkulu)
18. Aisyah Rahmawati (Bengkulu)
19. Bagas Satria Wijaya (Lampung)
20. Marluna Fitri Dwiana (Lampung)
21. Rayhan Alfaro Ferdinand Siregar (DKI Jakarta)
22. Rachel Emmanuel Miranda Putong (DKI Jakarta)
23. Rangga Wirabrata Mahardika (Jawa Barat)
24. Fara El Diba (Jawa Barat)
25. Rafi Ahmad Falah (Banten)
26. Adilah Hana Khotimah (Banten)
27. Muhammad Fany Nur Wibowo (Jawa Tengah)
28. Salma El Mutafaqqiha Putri Achzaabi (Jawa Tengah)
29. Muhammad Ma’ruf (DI Yogyakarta)
30. Galuh Kumala Hapsari (DI Yogyakarta)
31. Mochammad Devano Faris Estiawan (Jawa Timur)
32. Dhea Lukita Andriana (Jawa Timur)
33. I Gusti Agung Bagus Kade Sanggra Wira Adhinata (Bali)
34. I Dewa Agung Ayu Alamanda Diastara (Bali)
35. Muhammad Adzan (Nusa Tenggara Barat)
36. Shelly Melsyan Silva (Nusa Tenggara Barat)
37. Noval Ramadhan Mandaka (Nusa Tenggara Timur)
38. Cecilia Cortereal Martins (Nusa Tenggara Timur)
39. Fahmi Nur Deskaruniawan (Kalimantan Utara)
40. Cut Putri Widya Utami (Kalimantan Utara)
41. Wirendi Angga Rahmawan (Kalimantan Barat)
42. Thalia Putri Andriani (Kalimantan Barat)
43. Zaini Fahmi (Kalimantan Tengah)
44. Ivana Maria Suilyn Tangkere (Kalimantan Tengah)
45. Muhammad Asri Maulana (Kalimantan Selatan)
46. Gusti Putri Dayana Sifa Dalpa (Kalimantan Selatan)
47. Yudho Krisnahadi (Kalimantan Timur)
48. Arina Qanita (Kalimantan Timur)
49. Alim Arsad (Sulawesi Utara)
50. Eugenia Agatha Rondonuwu (Sulawesi Utara)
51. Wisko Pralistra (Sulawesi Barat)
52. Iin Wandani S (Sulawesi Barat)
53. Rafli Mohammad M. Tahir (Sulawesi Tengah)
54. Afifa Anggraini Canon (Sulawesi Tengah)
55. Muhammad Arief Wijaya (Sulawesi Tenggara)
56. Lestari Puspita Sari (Sulawesi Tenggara)
57. Kasatria Jaya Saputra (Sulawesi Selatan)
58. Ulfiatussaah (Sulawesi Selatan)
59. Mohammad Rizki Alfuandi Hunta (Gorontalo)
60. Noviati Wulandari Saleh (Gorontalo)
61. Murex Jackson Sahetapy (Maluku)
62. Nanda Afifa Rahmad (Maluku)
63. Syuhal Juliyantho Tilaar (Maluku Utara)
64. Welna Lahengko (Maluku Utara)
65. Menno Asyopan Waray Karubaba (Papua Barat)
66. Uriani Vanesta Kubiari (Papua Barat)
67. Carolus Keagop Kateyau (Papua)
68. Denollati Nonce Kawa Pararem (Papua)
Anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan selanjutnya akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2019 mendatang di halaman Istana Merdeka. Sementara pada sore harinya, mereka juga akan kembali bertugas dalam upacara penurunan bendera.
Upacara pengukuhan tersebut diakhiri dengan ucapan selamat dan jabat tangan dari Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana untuk kemudian diikuti para undangan yang hadir dalam acara itu.
(red/setkab)
Wabup Anambas Wan Zuhendra mengukuhkan 32 Anggota Paskibraka Tahun 2019
Tarempa – Suasana khidmat dan haru terasa saat Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra, mengukuhkan Anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) tahun 2019 di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) Tarempa, (15/08/19).
Seluruh peserta yang berjumlah 32 siswa siswi itu begitu larut dalam upacara yang di dalamnya dibacakan ikrar Putra Indonesia, bahkan saat prosesi mencium sang saka merah putih sebagai lambang dengan segenap jiwa raganya, mereka bersedia menjalankan tugas mulia itu.
Seluruh anggota Paskibraka seakan terbawa oleh syahdunya lagu Padamu Negeri yang mengiringi prosesi tersebut, di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) Jumat malam.
Pengukuhan yang digelar di gedung BPMS diikuti oleh 32 anggota Paskibraka Terdiri dari 20 putra dan 12 putri siswa dan siswi Kabupaten Kepulauan Anambas.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra dalam amanatnya “Anggota Paskibraka dalam waktu yang singkat telah ditempa secara fisik dan mental. Dari latihan tersebut diharapkan pelaksanaan pengibaran bendera merah putih pada tanggal 17 Agustus 2019 dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tabdasnya.
“Bersyukur kepada Allah.SWT kalian terpilih mendapatkan kepercayaan sebagai pelaksana pengibaran bendera merah putih dan menjadi suatu kebanggaan tersendiri serta membanggakan orang tua apabila putra putrinya mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk menunaikan suatu tugas yang mandir,” tambah Wan Zuhendra.
Wan Zuhendra juga berpesan kepada anggota Paskibraka agar amanat dan kepercayaan yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab,” tutupnya.
Upacara Pengukuhan selesai dilaksanakan dan ditutup dengan penampilan yel yel dari Anggota Paskibraka.
(red/HMS/GM)
Kepala BP Batam Rotasi Pejabat Eselon III dan IV BP Batam
Batam- Sebagai upaya dalam meningkatkan kompetensi dan integritas kinerja, Kepala BP Batam Edy Putra Irawady lantik/rotasi 19 Pejabat Eselon III dan 26 Pejabat Eselon IV dilingkungan BP Batam pada Kamis (15/8/2019) siang di Balairung Sari Lantai 3, Gedung BP Batam.
Pelantikan ini disaksikan oleh Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum Purwiyanto, Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Dwiyanto Eko Winaryo, serta seluruh Eselon II di lingkungan BP Batam.
Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady mengucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik maupun yang rotasi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) dilingkungan BP Batam di masa yang akan datang.
Adapun pejabat Eselon III yang dilantik/rotasi antara lain Ariastuty Sirait, Adi Nugroho, Mochamad Badrudjamal, Gunadi, Irwan, Wildan Arief, Kurnia Budi, Arie Handini, Hesty Susiana, Irfan Syakir Widyasa, Yudi Haripurdjaja, Andi Yunus, Mohamad Taofan, Sumiati, Anni Maret, Raden Ferdiana Sukmawati, Rafikah, Eva Rosalina Nababa, Erik Aditama.
Sedangkan, pejabat eselon IV yaitu Jaenudin, Rahmat, Idul Priady, Linda Anggraini, Boyke Laksamana, Hendry Ariesseno, Apen Saepudin, Pudjo Purwanto, Muhammad Ali, Komarudin, Ronny Ansis, Sunarsi, Andi Rendra Rangkuti, Nengcitrawaty, Ridha Ulfi Felani, Moch. Fajar Priyonggo, Johan, Reni Asmara, Tahrim, Ade Tahmad, Azhari, Sumandar, Darma Yanto Agus, Yulfrinal, Dana Kristina, Siti Rahmalisa.
Edy berharap para pejabat yang baru dilantik/rotasi untuk dapat melakukan terobosan-terobosan dalam bekerja. Hal itu perlu dilakukan guna menciptakan inovasi dalam menyelesaikan pekerjaan.
“Kita harus mampu bekerja tidak seperti biasanya, harus memiliki terobosan-terobosan dalam melakukan tugas-tugas dengan penuh loyalitas, dedikasi, komitmen, dan menghasilkan kinerja yang penuh dengan prestasi yang dapat membanggakan bagi instansi BP Batam” Ungkap Edy.
Lebih lanjut edy meminta kepada pejabat baru untuk terus bekerja bahu-membahu, bersinergi satu sama lain agar mencapai target yang kita harapkan.
(red/HMS /GM)
Malindo air Resmikan penerbangan ke Sydney, Berangkat dari Kualalumpur Transit di Bali
Sydney – Malindo Air telah meluncurkan layanan baru internasional. Penerbangan perdana bernomor OD-171 berangkat dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur atau disingkat KLIA (KUL) pada Rabu, pukul 22.30 waktu setempat (GMT+ 8), dengan singgah terlebih dahulu (transit) satu jam di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS)
Dalam penerbangan pertama tersebut, Malindo Air menerbangkan 141 penumpang, termasuk Chief Executive Officer (CEO) Malindo Air, Chandran Rama Muthy perihal tersebut disampaikan melalui Release kepada Batamtimes. Co, Kamis, (15/8/2019).
Malindo Air penerbangan OD-171 telah mendarat di Bandar Udara Internasional Sydney (SYD) untuk pertama kalinya secara mulus pada 06.40 waktu setempat (GMT+ 10).
Para penumpang disambut hangat oleh Manajemen Bandar Udara Internasional Sydney dengan cinderamata dan penampilan khusus maskot Koala di pintu kedatangan.
Untuk penerbangan sebaliknya, Malindo Air menggunakan nomor penerbangan OD-172 dari Sydney menuju Kuala Lumpur melalui Denpasar. Pesawat lepas landas pukul 12.00 waktu setempat. Momen inaugural flight ini, ketika penumpang check-in,diberikan cupcake eksklusif khas Malindo Air, goody bag dan dihibur oleh Orkestra Gamelan Indonesia, untuk menghadirkan suasana Bali – Indonesia di Bandar Udara Internasional Sydney.
CEO Malindo Air, Chandran Rama Muthy, mengatakan, “Malindo Air sangat senang bisa meresmikan dan memperkenalkan rute penerbangan lintas benua yang sangat popular, yaitu Sydney. Kami optimis, layanan Malindo Air Kuala Lumpur ke Sydney akan menciptakan hubungan baik, memberikan alternatif bepergian bagi pebisnis dan wisatawan. Rute ini diproyeksikan akan terus tumbuh jumlah penumpang dengan mempromosikan pariwisata lokal yang menarik, favorit dan ramah.”
“Kedua rute mempunyai pangsa pasar kuat, salah satunya untuk perdagangan antara pelanggan Malaysia dan Sydney. Oleh karena itu, dinilai mampu mendorong pelaku bisnis untuk terbang dengan pilihan waktu keberangkatan terbaik karena Malindo Air menyediakan alternatif baru yang strategis.
Sedangkan dalam pandangan prospek wisata, Malaysia dan Sydney masing-masing menyuguhkan beragam objek wisata unggulan, pertunjungan seni dan budaya menarik, wisata kuliner, petualangan mendebarkan serta sejarah. Sebagai contoh, di Sydney menonjolkan monumen Opera House, yang sebelumnya diakui sebagai salah satu Keajaiban Dunia,” lanjut Chandra.
Sydney menandai kota kelima di Australia di bawah jaringan Malindo Air, setelah Perth, Brisbane, Melbourne, dan Adelaide. Penerbangan harian antara Sydney dan Kuala Lumpur, melalui Denpasar, dioperasikan pesawat Boeing 737-800 / 900, terdiri dari 12 kursi kelas bisnis dan 150/ 168 kelas ekonomi.
Chandra menambahkan, “Untuk layanan perjalanan udara, Malindo Air menawarkan kenyamanan terbang dengan Boeing 737-800 atau Boeing 737-900ER. Penumpang akan selalu menikmati ruang kaki nyaman, layanan kelas ekonomi dan kelas bisnis. Kami berharap dapat mengeksplorasi lebih banyak frekuensi ke dan dari Sydney dalam waktu dekat.”
Tarif promosi dari Sydney ke Kuala Lumpur mulai dari AUD502.16 untuk kelas ekonomi dan AUD 1, 962.16 kelas bisnis. Sedangkan penerbangan dari Sydney ke Denpasar, tarif promosi tersedia AUD399,26 kelas ekonomi dan AUD1,699,26 kelas bisnis.
CEO Bandar Udara Internasional Sydney, Geoff Culbert mengatakan, “Layanan baru ini menjadi berita baik untuk pelanggan, memberikan pilihan dan fleksibilitas yang lebih besar, serta membantu menarik peluang pertumbuhan di sektor perdagangan. Kami senang menyambut Malindo Air di Bandara Sydney, semakin memperkuat jaringan Asia kami dan menyediakan lebih banyak pilihan kepada pelanggan.”
“Layanan baru ini merupakan kesempatan baru setiap wisatawan maupun pebisnis dengan didukung dorongan pariwisata, memperluas bisnis serta investasi antara Australia, Indonesia dan Malaysia. Potensi yang lain dengan nilai cukup besar yaitu perkembangan utama seperti pertanian dan pendidikan.
Staff Khusus Menteri Pariwisata Indonesia, Judi Rifajantoro memberikan apresiasi kepada Malindo Air karena telah membuka rute internasional Kuala Lumpur – Sydney.
“Aksesibilitas sangat penting guna mendukung kedatangan wisatawan asing dan kami berterima kasih kepada Malindo Air atas inisiatif mengoperasikan jaringan ini. Kepada Sydneysiders yang tergabung dengan penerbangan perdana, saya berharap mereka mendapatkan pengalaman menyenangkan dan bisa melanjutkan dengan menikmati keindahan Bali di Indonesia”.pungkasnya.
(red/hms Malindo)
Syarikat Islam Jabar Dirikan Lembaga Pemeriksa Halal
Jakarta – Pengurus Syarikat Islam Wilayah Jawa Barat (Jabar) dan PT Berkah Usaha Halal melakukan penandatanganan dalam rangka pendirian Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang diberi nama LPH Berkah Usaha Halal, Kamis (15/8/2019).
Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Syarikat Islam Jawa Barat M. Saepuddin mewakili Ketua Umumnya karena sedang menjalankan ibadah haji dan dari PT Berkah Usaha Halal dilakukan oleh Raihani Keumala SH sebagai Direktur LPH.
“LPH Berkah Usaha Halal yang didirikan oleh Syarikat Islam ini menjadi LPH lembaga keagamaan islam yang ketiga menyusul setelah LPH Nahdlatul Ulama dan LPH Muhammadiyah,” kata Direktur LPH Raihani Keumala dalam siaran persnya.
Dikatakannya, LPH ini didirikan dalam rangka partisipasi masyarakat, lembaga keagamaan dalam melaksanakan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH) sebagai Lembaga Pemeriksa Halal sebagaimana yang di atur dalam Pasal 13 UU JPH yang menyebutkan bahwa, LPH harus diajukan oleh lembaga keagamaan Islam berbadan hukum.
“Tujuan dibentuknya LPH ini sebagaimana di atur undang-undang untuk mempermudah masyarakat memperoleh produk halal dan kepastian tentang kehalalan produk,” jelasnya.
Dirinya berharap, masyarakat Jawa Barat yang tergabung dalam jamaah Syarikat Islam, UMKM serta pengusaha dapat melakukan sertifikasi halal atas produknya dalam rangka mendukung pelaksanaan UU JPH, guna mendukung terlaksananya mandatory sertifikasi halal pada tanggal 17 Oktober 2019.
Hadir menyaksikan dalam penandatanganan kerjasama tersebut H. Ayep Zaki Komisaris Utama PT Berkah Usaha Halal, Ikhsan Abdullah Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch. Selain itu hadir pula Pimpinan Wilayah dan Dewan Wilayah lainnya seperti KH Bana, H. Jojo dan pengurus lainnya.
(red/Tanto)
Pemilihan nama Mentri untuk periode kedua menjadi hak prerogatif Presiden
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa dirinya memiliki hak prerogatif penuh dalam menyusun dan memilih nama-nama calon menteri untuk periode kedua kepemimpinannya yang akan dimulai bulan Oktober mendatang.
“Kabinet itu adalah hak prerogatif Presiden. Menteri itu adalah pembantu (Presiden, red),” tegas Presiden Jokowi menjawab wartawan usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-58 Tahun 2019, di Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (14/8) sore.
Tetapi parpol kan banyak yang meminta Pak? “Ya saya sampaikan tadi. Masa saya ulang-ulang terus sih,” ucap Presiden menjawab lanjutan pertanyaan wartawan.
Sementara mengenai kapan kabinet diumumkan, menurut Presiden, kalau melihat masyarakat menunggu, pasar juga menanti, sebetulnya semakin cepat diumumkan semakin baik. Meski demikian, Presiden akan melihat momentumnya, mendesak atau tidak mendesak kebutuhan itu.
Sedangkan mengenai komposisi menteri pada kabinet mendatang, Presiden Jokowi memberikan gambaran, akan didominasi kaum profesional. Persentasenya sekitar 55% profesional sementara yang berlatar belakang partai politik sekitar 45%. Dari segi usia, Presiden tidak memungkiri jika pada kabinet mendatang akan ada yang berusia muda, berumur antara 25-35 tahun. “Ya ada yang umur-umur itu betul, yang muda, yang setengah muda, campur lah, ada yang setengah tua ada juga,” tukasnya.
Presiden Jokowi juga mengisyaratkan kemungkinan adanya perubahan nomenklatur kementerian, dimana ada yang merupakan gabungan kementerian/lembaga, dan juga ada yang muncul baru.
Saat wartawan mendesak apakah yang dimaksud Kementerian Investasi? “Nanti kalau sudah waktunya tahu semua jangan nebak-nebak,” kata Presiden. (HIM/FID/ES)
Terdakwa Pencurian Power Mixer Di Gereja Puak Divonis 1 Tahun Penjara
Natuna (BT) Terdakwa Kaleb Binunla kasus pencurian 1 (Satu) unit Power Mixer Merk Synco Proaudio MLP12U warna Hitam, divonis 1 tahun penjara. Vonis itu dibacakan majelis hakim pada persidangan di Pengadilan Negeri Ranai, Kamis (15/08/2019) Siang.
Jamri Divonis 8 Tahun Penjara, Terdakwa dan JPU Masih Pikir-pikir Ajukan Banding
Natuna (BT) – Sidang pembacaan putusan kasus Narkotika terhadap terdakwa Jamri alias Jamri Bin Aerman pada Pengadilan Negeri Ranai, Kamis (15/08/2019) Siang,


























