8.6 C
New York
Monday, April 20, 2026
spot_img
Home Blog Page 892

HUT Adhyaksa, Kajari Ranai Sebut Masih Ada Oknum Bertingkah Tidak Terpuji

0

Natuna (BT) Kepala Kejaksaan Negeri Ranai (Kajari) Juli Isnur Boy, SH dalam sambutanya membacakan amanat Kejaksaan Agung RI, HM Prasetyo pada peringatan HUT Adiyaksa ke-59 di Kejari Ranai menggelar apel dan syukuran di Kantor Kejari Jalan Pramuka Ranai, Senin (22/7/2019).

BP Batam Hadir di Kepri Syariah dan Halal Festival 2019

0

Batam – Bp Batam yang diwakili oleh Direktur Promosi dan Humas BP Batam Dendi Gustinandar menghadiri kegiatan seminar Kepri Syariah dan Halal Festival 2019 (syahfest) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia provinsi Kepri di Alun- alun Engku Putri Batam Center, 21/7.

Selain Kegiatan seminar, Kepri Syahfest 2019 juga mengelenggarakan kegiatan pameran yang diikuti oleh Bank-bank Nasional yang menerapkan ekonomi syariah serta umkm Kota Batam dimana kegiatan hari ini dihadiri lebih dari 1000 orang pengunjung. Dan untuk tema seminar kali Kepri Syahfest 2019 adalah “Mewujudkan Kawasan Industri dan niaga Halal di Provinsi Kepulauan Riau” dimana kegaiatan ini menghadirkan para narasumber yang berkompeten khususnya yang bergerak dibidang industri dan perniagaan di provinsi Kepri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau Fadjar Majardi yang menjadi narasumber seminar tersebut membahas mengenai perkembangan ekonomi syariah global menyampaikan bahwa;

“Indonesia menduduki peringkat ke10 di Global Economic Indicator (GIE) yaitu negara dgn ekosistem pengembangan Ekonomi Syariah terbaik di dunia. Hal ini menandakan potensi ekonomi syariah di Indonesia sangat baik dan terus berkembang dan untuk saat ini masih di dominasi oleh perbankan, tetapi kami tentunya berharap bahwa kedepannya perkembangan ekonomi syariah di Indonesia akan terus meningkat.”

Dan bank Indonesia memandang pentingnya mendorong ekonomi dan keuangan syariah sebagai bagian dari bauran kebijakan ekonomi global.

Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian RI Ignatius Warsito dan Ketua Himpunan Kawasan Industri Kepulauan Riau OK Simatupang yang juga hadir sebagai narasumber dalam acara seminar tersebut memberikan pandangannya terkait dengan perkembangan ekonomi syariah yang saat ini sudah berkembang dengan pesat.

Direktur Promosi dan Humas Dendi Gusti Nandar yang mewakili BP Batam dalam seminar syahfest 2019 menyampaikan bahwa;

“Batam memiliki letak yang sangat strategis yang tidak dimiliki oleh wilayah lain di Indonesia, oleh karena itu pemerintah pusat membangun Batam sebagai tempat tujuan investasi terbaik di Asia Tenggara.”

“Batam berpotensi menjadi bandar niaga industri halal didukung dengan lokasi yang sangat strategis berdekatan dengan Singapura dan Malaysia. Dan Batamindo Industrial Park akan menjadi pilot project Industri Halal di Batam.”

“Batam harus berdiri sejajar dengan daerah-daerah seperi Singapura, Shenzhen, dan wilayah berkembang lainnya.”

Adapun beberapa upaya yang dilakukan oleh Bp Batam dalam membangun ekosistem untuk membangun indsutri halal, yaitu terdapat 6 poin yaitu; kenyamanan berinvestasi, IBOSS (Indonesia Batam Online Single Submission, Klinik Berusaha, Layanan Mandiri, Prioritas (Help Desk), Satgas Pengembangan Investasi dan Peningkatan ekspo, dan Membangun sistem Blockchain perniagaan dan Pembiayaan di Data Centre BP Batam.

Terapkan Halalan Thayyiban dalam Keuangan Syariah dan Keuangan digital di Batam

0

Batam-Pengembangan ekonomi keuangan berbasis syariah merupakan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady hadir sebagai pembicara dalam seminar Kepri Syahfest 2019 menyampaikan Batam sangat memiliki peluang besar dalam pengembangan produk halal berbasis syariah.

“Produk halalan thayyiban ini sangat baik untuk menggugah kreatifitas dan inovasi industri syariah, hal ini didukung oleh keunggulan yang komparatif dan kompetitif yang dimiliki oleh Batam,” katanya saat menghadiri kegiatan seminar “Kepri Syariah dan Halal Festival (Syahfest) 2019” yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau di Dataran Engku Putri, Batam Center, Batam Kota pada Sabtu (20/7/2019) siang

Namun ia menjelaskan dalam pengembangan produk syariah halalan thayyiban berbasis Informasi dan Teknologi (IT) akan menghadapi dua tantangan. Pertama, Berbasis IT pada light touch (sentuhan langsung) yang merupakan regulasi dan birokrasi yang tidak perlu banyak mengganggu. Kedua, tidak perlu invisible authority (otoritas yang tidak terlihat) bebas tanpa mengalami gangguan dari pihak lain.

“Produk halalan thayyiban diperlukan ekosistem yang baik, tantangannya adalah membangun light touch artinya regulasi dan birokrasi jangan terlalu banyak mengganggu selanjutnya no invisible authority atau peraturan yang mengganggu. Kedua itu namanya ekosistem berbasis syariah dan Batam punya potensi besar untuk produk itu.”Ungkap Edy Putra

Hal itu menurutnya akan menunjukan semakin banyak usaha berbasis syariah dan mendorong tumbuhnya para pelaku ekonomi baru dan wiraswasta serta wadah pemberdayaan komunitas dan individu. Ini dapat dicapai melalui penguatan nilai halal dengan mengembangkan ekosistem dari berbagai tingkat bisnis seperti di bidang fashion syar’i, makanan halal, wisata halal, ekonomi kreatif, halal industri logistik dan energi terbarukan dimana peluang ekonomi tersebut sejalan dengan pengembangan Batam saat ini dan kedepannya.

Edy meyakini dengan peran serta BI Kepri dan seluruh elemen di Kota Batam, BP Batam akan terus berkomitmen dan mendukung penuh langkah-langkah strategis dalam upaya mendorong pertumbuhan produk halal berbasis keuangan syariah khususnya Kepri yang berkelanjutan ( sustainable )di tahun 2019 ini.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat Kota Batam dalam meningkatkan pemahaman terhadap perkembangan keuangan syariah di era ekonomi dan keuangan digital.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Fadjar Majardi selaku pihak penyelenggara Kepri Syahfest 2019 dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bank Indonesia meningkatkan peran kepada para pelaku ekonomi baru dalam mendukung upaya perbaikan ekonomi khusunya Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional yang notabene penduduk muslim terbesar harus mengambil peran dalam persaingan dengan negara lainnya.

“Pengembangan ekonomi syariah, UMKM, maupun industri halal sebagai suatu ekosistem yang utuh dalam local halal value chain (rantai nilai halal daerah) dengan memanfaatkan kearifan lokal merupakan langkah yang tepat untuk mengoptimalkan besarnya potensi ekonomi syariah di Batam” Ujar Fadjar.

Hadir dalam pembukaan kegitan yaitu Kepala BP Batam Edy Putra Irawady, Walikota Kota Batam, Muhammad Rudi, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri Fadjar Majardi, Asisten Deputi Moneter & Neraca Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi, para pelaku usaha, perbankan , mahasiswa, komunitas start up dan ± 70 peserta seminar.

Kepri Syahfest 2019 juga menyelenggarakan exhibition, pameran BP Batam dan perbankan, halal bazar UMKM, perlombaan bernuansa islam, needs matching dalam kegiatan bisnis serta kegiatan amal selama dua hari, 20 – 21 Juli 2019.

 

(red/ Humas Badan Pengusahaan Batam)

BP Batam Laporkan APBN 2018 ke DPR RI

0

Batam – Pimpinan BP Batam hadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI guna melaporkan pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN TA 2108 di ruang rapat Komisi VI DPR RI, Gedung Nusantara 1, Lt. 1, Jakarta (18/7/19).

Deputi Bidang Administrasi dan Umum yang juga menjabat sebagai Plt. Deputi Bidang Pelayanan Umum, Bapak Purwiyanto menyampaikan dalam kesempatan awal bahwa BP Batam mendapatkan penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

“Perlu kami sampaikan kepada pimpinan rapat, bahwa BP Batam untuk ketiga kalinya secara berturut mendapatkan Opini WTP dari BPK RI sejak tahun 2016”, kata Purwiyanto.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Mohamad Hekal, MBA dan 7 orang anggotanya, tidak hanya dihadiri oleh
Badan Pengusahaan Batam saja, namun hadir juga, tiga lembaga lain yakni Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM), Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS Sabang) dan Badan Standarisasi Nasional (BSN) turut hadir dalam Rapat Dengar Pendapat hari ini.

Lebih lanjut ia menambahkan beberapa point dalam penjelasannya terkait laporan relisasi pendapatan, belanja dan pembayaran, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak BP Batam sampai 31 Desember 2018. Laporan perubahan saldo. Laporan operasional. Laporan perubahan ekuitas.

Ia juga meyakini dan menegaskan bahwa BP Batam akan bisa melakukan langkah langkah perbaikan kinerja.

“Kami akan memperbaiki kualitas pelayanan, kordinasi dan sinergi dengan pemangku kepentingan untuk mendorong investasi, dan juga perbaikan regulasi, infrastruktur, kualitas organisasi dan sdm, selain itu juga kami akan memaksimalkan sistem informasi dan teknologi,” Tegasnya.

Jangan lupa kunjungi website dan medsos kami di
Website : www.bpbatam.go.id
Email : humas@bpbatam.go.id
Twitter : @bp_batam
Facebook : BIFZA
Instagram : Bpbatam
Youtube

Hannover Messe Gaet Industri Batam Dalam Pameran Akbar Tahun 2020

0

Batam – Hannover Messe menyelenggarakan sosialisasi workshop Indonesia sebagai Official Partner Country Hannover Messe di Gedung Marketing BP Batam pada Kamis (18/07/2019) pagi.

Turut hadir, Direktur Promosi dan Humas BP Batam Dendi Gustinandar, Direktur Akses Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional Dirjen KPAII Kementrian Perindustrian Tony T.H. Sinambela, Director International Relations Marco Siebert, Deputy Managing Director EKONID Ute Brockmann sebagai narasumber, serta lebih dari 80 peserta sosialisasi yang berasal dari pelaku usaha dan pimpinan kawasan industri di Batam.

Hannover Messe merupakan sebuah pameran internasional terbesar di sektor teknologi industri yang diselenggarakan rutin setiap tahunnya yang berfokus pada isu terkait dengan industrial automation and IT (Industry 4.0), energy and environmental technologies, energy efficiency, research and technology transfer, robotics, cobots, dan isu terkini lainnya.

Indonesia telah berkomitmen untuk mengambil peran sebagai Official Partner Country pada Hannover Messe 2020 yang ditandai dengan penandatanganan kesepakatan antara Kementrian Perindustrian RI dengan Deutsche Messe AG pada tanggal 1 November 2018 lalu.

Sebagai langkah selanjutnya, maka diperlukan persiapan panjang dan matang yang melibatkan banyak pihak sampai dengan pelaksanaannya.

Direktur Promosi dan Humas Dendi Gustinandar menyambut antusias penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) yang membahas Indonesia sebagai Official Partner Country pada Hannover Messe 2020 ini.

“Adalah sebuah keharusan bagi BP Batam untuk menyukseskan kegiatan ini sebagai bagian dari Indonesia yang merupakan Official Partner Country Hannover Messe 2020. Selain itu, impian membuat Indonesia 4.0 dapat diwujudkan dari keikutsertaan kita di kegiatan ini. Harapan kami, Pameran ini dapat menjadi media untuk menjaring atau meningkatkan minat para pelaku industri di Batam.” Ungkap Dendi setelah pertemuan.

Indonesia menjadi negara mitra Hannover Messe 2020 merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan roadmap “Making Indonesia 4.0” yang sudah dicanangkan Presiden RI Joko Widodo ke seluruh dunia, serta mendorong investasi untuk meningkatkan kemampuan manufaktur dan pengembangan infrastruktur digital.

Dirjen KPAII Kementrian Perindustrian Tony T.H. Sinambela menambahkan bahwa, pameran ini sudah berlangsung selama 72 tahun dan dalam periode 2016-2019 telah mencatat pengunjung sebanyak 210.000 orang. Hannover Messe, pada tahun 2019 telah mencatat lebih dari 6.500 exhibitors dari 75 negara didunia menjadi partisipan pameran dan menempati 227.000 meter persegi luas lahan atau hampir 32 kali lapangan sepak bola.

“Diharapkan peserta dari Indonesia khususnya Batam bisa menarik investasi asing nantinya, termasuk juga untuk meningkatkan kemampuan manufaktur dan infrastruktur digital. Dalam kaitannya tentu untuk meningkatkan ekspor kita.” Jelas Tony.

Adapun untuk “Making Indonesia 4.0” terdapat 5 sektor prioritas yang sudah ditetapkan yaitu industri makanan dan minuman, produk tekstil, otomotif termasuk komponennya, elektronik termasuk komponennya, dan kimia termasuk farmasi.

Untuk mendukung sosialisasi dan penjaringan co-exhibitors sudah dibuat situs yang dimaksudkan untuk media informasi dan register online jika ada investor yang berminat untuk melakukan pameran Hannover Messe, bisa mendaftar melalui website pameranln.kemenperin.go.id/hm20.

 

(red/Humas Badan Pengusahaan Batam)

Pembatalan Alokasi Lahan Bagi Perusahaan yang tidak Komitmen

0

Batam – Program penertiban lahan terus dilaksanakan oleh BP Batam, salah satunya adalah pemasangan papan pemberitahuan pada alokasi lahan yang dilaksanakan pada Rabu (17/7/2019) siang.

Papan pemberitahuan ini telah dipasang dan diperuntukkan kepada PT Obyor Sentosa Indonesia dan PT Daya Makmur Sejahtera dengan status evaluasi, dan PT Pulau Mas Putih dengan status pembatalan. Ketiga alokasi lahan ini berlokasi di sekitar kawasan Welcome To Batam dan di samping Sekolah Global Indo-Asia, Batam Center.

Meski baru satu perusahaan yang dilakukan pembatalan alokasi, dua perusahaan lainnya juga sudah masuk dalam radar evaluasi dan pembangunan. Selain itu juga telah dilakukan proses administrasi dan pemanggilan. Akan tetapi, baik PT Obyor Sentosa Indonesia maupun PT Daya Makmur Sejahtera tetap menunjukkan upaya lain yang dinyatakan BP Batam telah melampaui isi perjanjian dan komitmen awal setelah proses pemanggilan.

Kepala Bidang Evaluasi Lahan Pembangunan BP Batam, Harry Prasetyo Utomo mengatakan, tujuan dari kegiatan penertiban ini sebagai pengingat bahwa apabila sudah terbit keputusan pembatalan maka secara hukum status hak tanahnya kembali kepada BP Batam.

“Kegiatan ini berkaitan dengan proses evaluasi alokasi yang selama ini masuk di dalam daftar lahan yang tidak kunjung dilakukan pembangunan dan sudah dievaluasi oleh Kantor Lahan BP Batam. Untuk persoalan PT Pulau Mas Putih sendiri sudah kami lakukan pembatalan alokasi, namun pihak PT Pulau Mas Putih masih bertahan bahwa lahan tersebut adalah miliknya.

Sementara PT Obyor Sentosa Indonesia dan PT Daya Makmur Sejahtera, masing-masing dari perusahaan tersebut belum melaksanakan pembangunan namun kami temukan yang bersangkutan berupaya untuk menjual secara terang-terangan lokasi itu kepada pihak lain.” Jelas Harry.

Menindaklanjuti evaluasi yang telah lakukan pada tahun 2016, muncullah 2.000 titik karena tidak melaksanakan pembangunan berdasarkan perjanjian yang ada.

Namun demikian, Harry mengatakan tidak semua titik langsung dibatalkan, karena BP Batam masih memberikan kesempatan agar perusahaan-perusahaan tersebut segera melakukan pembangunan. Akan tetapi jika kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan, maka BP Batam akan mencabut alokasi tersebut.

“Kami juga memiliki tim yang terus memantau seluruh titik alokasi lahan melalui media cetak dan online beserta iklan-iklan yang memiliki keterkaitan dengan pengalihan wewenang alokasi lahan di Batam sebelum tahun 2016.

Dan kegiatan pengawasan kami lakukan dengan melayangkan Surat Peringatan 1-3 kepada pihak terkait. Begitu juga pengecekan dan overlay posisi-posisi di lapangan, serta memantau media cetak dan online beserta iklan-iklan yang memiliki keterkaitan dengan pengalihan wewenang alokasi lahan di Batam.” Ungkap Harry.

Menurutnya, BP Batam melakukan evaluasi berdasarkan data-data administrasi yang ada. Jika memang sudah berjanji alokasi lahan tersebut akan dilakukan kegiatan pembangunan, diharapkan dapat segera dilaksanakan sesuai dengan peruntukannya. Jika sebaliknya, maka alokasi tersebut harus dikembalikan ke BP Batam.

Apabila pihak yang bersangkutan tidak berkenan untuk mengembalikan, maka akan dilakukan pembatalan.

“Lahan-lahan yang kami batalkan akan kami ambil menjadi aset BP Batam dan kami akan alokasikan kepada investor yang sudah menyampaikan rencana bisnisnya serta memiliki nilai ekonomi dengan prospek usaha yang baik dan jelas. Supaya lahan di Batam ini bisa memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.” Tutup Harry.

 

(red/Humas BP Batam)

Haidar Alwi: Syarat Rekonsiliasi Amien Rais 55:45 Hanya Bualan!

0

Jakarta – Penanggung jawab tunggal Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) Haidar Alwi menilai, pernyataan Amien Rais soal syarat rekonsiliasi Jokowi-Prabowo harus dengan pembagian 55:45 terlalu mengada-ada.

Bahkan Haidar menanggap, mantan Ketua MPR RI telah berhalusinasi. “Pak Amien jangan larut dalam mimpi. Bangunlah pak Amien,” kata Haidar Sabtu (20/7/2019).

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais mempertanyakan langkah Presiden Joko Widodo yang mengajak Prabowo Subianto melakukan rekonsiliasi.

Dimana, pada Sabtu 13 Juli 2019 lalu, Jokowi dan Prabowo bertemu di gerbong kereta MRT sebelum akhirnya makan di restoran sate di kawasan Senayan.

“Sekarang saya kasih tahu ya, yang ngajak rekonsiliasi, yang ngoyak Pak Prabowo, itu kubu mana? Mereka toh. Katanya menang, katanya enggak ada kecurangan, menang telak, ngapain ngajak-ngajak?” kata Amien di Gedung Dewan Dakwah, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 20 Juli 2019.

Amien menuturkan, ajakan rekonsiliasi kubu Jokowi itu malah semakin menunjukkan bahwa Jokowi – Ma’ruf Amin menang dengan curang.

“Kalau mereka itu menang sudah pesta pora di mana-mana, tapi ini ingin ketemu,” kata Amien. Lebih lanjut, ia mengatakan jika ingin rekonsiliasi, maka harus membicarakan visi misi Indonesia terlebih dahulu.

Setelah itu, Amien juga meminta adanya pembagian porsi kekuasaan dengan nilai 55:45, sesuai dengan hasil perhitungan suara versi KPU. Diketahui, Prabowo – Sandiaga Uno memperoleh suara 45 persen pada Pilpres 2019.

Sebab, Amien melihat, Indonesia akan kokoh jika ide-ide kampanye Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bisa terealisasikan. “Tapi kalau tidak mau (pembagian jatah), ya sudah kami di luar, oposisi,” ucap dia.

Kembali ke Haidar Alwi, dirinya melihat Amien Rais terlalu berpandangan sempit. Bahkan, dia menuding, Amien Rais telah dirasuki rasa kebencian dan ingin menguasi pemerintahan.

“Perlu kita ketahui bahwa Jokowi sudah ditetapkan sebagai pemenang Piĺpres tahun 2019 oleh KPU. Jadi, tidak ada lagi yang bisa mengintervensi dan menganulir kemenangan itu. Terserah Jokowi mau menggandeng siapapun untuk memajukan bangsa ini. Bahkan, sayarat rekonsiliasi ala Amien Rais 55:45 itu hanya bualan,” pungkas Haidar Alwi.

 

(red/Tanto)

FKDB Bantu BKKBN Selesaikan Persoalan Keluarga Pra Sejahtera

0

Jakarta – Forum Komunikasi Doa Bangsa atau FKDB akan membantu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam rangka meningkatkan keluarga pra sejahtera menjadi sejahtera. Kerjasama atau Memorandum of Understanding tersebut akan segera dilakukan setelah kedua belah pihak saling bertemu di kantor BKKBN dikawasan Halim, Jakarta Timur Jumat 19 Juli 2019.

“Kemarin kita datang ke BKKBN atas undangan Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Muhammad Yani untuk bersama-sama mencari solusi bagaimana caranya meningkatkan taraf dihidup masyarakat pra sejahtera,” kata Zaki Sabtu, (20/7/2019) saat dihubungi wartawan.

Aa Zaki sapaan akrabnya menambahkan, dalam pertemuan tersebut kita telah menyepakati akan dilakukan kerjasama antara FKBD dan BKKBN untuk bersama-sama menjalankan program pemberdayaan keluarga melalui kegiatan yang selama ini kami lakukan.

“FKDB sangat berkomitmen untuk membangun bangsa melalui bidang pendidikan dan ekonomi. Jadi, kita akan sepenuhnya membantu program pemerintah itu,” terangnya.

Zaki berharap, dengan adanya kerjasama kedua belah pihak tersebut, nantinya, akan benar-benar membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat pra sejahtera.

“Kami yakin program ini akan berjalan dengan baik. Karena, selama ini FKDB sudah terbukti punya program yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

 

(red/Tanto)

Pupuk Batubara Cocok Digunakan Daerah Tandus

0

Jakarta – Pupuk Batubara sangat cocok digunakan petani di daerah yang memiliki tanah yang tandus dan gersang. Karena, dengan kandungan karbon dan unsur lainnya pupuk batubara ini memiliki kemampuan untuk memperbaiki struktur tanah.

“Sangat dianjurkan untuk penggunaan pupuk batubara ini di wilayah yang tanahnya tandus,” demikian dikatakan Ketua umum Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) H Ayep Zaki Kamis (18/7/2019) di Jakarta.

Menurut Zaki, pupuk batubara memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan urea maupun organik. Pupuk batubara, lanjutnya, mengandung unsur C organik yang sangat tinggi. Sehingga, kata dia, sangat diperlukan untuk menambah kesuburan tanah

“Pupuk batubara juga serta mengandung unsur hara mikro dan makro yang sangat lengkap,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Zaki, pupuk batubara sangat bermanfaat bagi tanaman sayur, buah maupun palawija. Kata Zaki, dengan menggunakan pupuk batubara untuk tanaman buah, sayuran dan palawija akan meningkatkan produksi panen baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

“Karenakan hampir semua unsur hara yang dibutuhkan tanaman terkandung dalam pupuk batubara,” urainya.

Zaki mengungkapkan alasan mengapa petani harus beralih memakai pupuk batubara. Dengan menggunakan pupuk batubara, masih menurutnya, disamping hasil panen langsung meningkat.

“Pupuk batubara mampu memperbaiki alih struktur tanah menjadi meningkat kesuburannya dari musim ke musim,” pungkasnya.

 

 

(red/Tanto)

Hakim Tegur Jaksa Tunda Terus Pembacaan Tuntutan Terdakwa Jamri

0

Natuna (BT) – Ketua Majelis hakim Marselinus Ambarita, SH.MH menjadwalkan ulang pembacaan tuntutan perkara penyalahgunaan Narkotika terdakwa Jamri Alias Jamri Bin Aerman, pada Selasa (23/07/2019) Minggu pekan depan.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga