8.6 C
New York
Friday, April 17, 2026
spot_img
Home Blog Page 915

Presiden Jokowi Terima Sembilan Pansel Calon Pimpinan KPK di Istana

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo menerima panitia seleksi (pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Pertemuan berlangsung pada Senin, 17 Juni 2019, di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta.

Pansel yang beranggotakan sembilan orang tersebut sebelumnya telah dibentuk dan ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 54/P Tahun 2019 Tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Masa Jabatan Tahun 2019-2023. Keppres tersebut ditandatangani pada 17 Mei 2019.

Yenti Ganarsih yang ditetapkan sebagai ketua pansel selepas pertemuan mengatakan dalam pertemuan itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan komitmen atas pemberantasan sekaligus pencegahan upaya korupsi di Indonesia yang diharapkan akan semakin baik.

“Presiden menyampaikan komitmen atas pencegahan dan pemberantasan korupsi terutama mulai sekarang dan empat tahun ke depan setelah nanti komisioner terbentuk,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Presiden juga menyampaikan amanahnya bagi pansel calon pimpinan KPK agar melakukan tugasnya dengan baik dan memunculkan para pimpinan KPK yang berkualitas, berintegritas, dan mampu mengemban tugasnya dalam mengatasi permasalahan korupsi di Indonesia dengan lebih baik.

“Presiden meminta kepada kami mengemban amanah dengan baik untuk menghasilkan komisioner yang baik. Karena bagaimanapun juga peran dari pimpinan KPK itu sangat penting,” ucapnya.

Lebih jauh, Presiden dan pansel pimpinan KPK juga membicarakan soal dinamika dan permasalahan pemberantasan dan pencegahan korupsi di Indonesia.

“Kami membahas berbagai permasalahan-permasalahan yang ada di dalam dinamika pemberantasan dan pencegahan korupsi selama empat tahun ini. Itu juga presiden sangat mendalami, sangat memahami, sangat mengikuti dinamika yang ada,” tuturnya.

*Pansel Calon Pimpinan KPK Libatkan BNPT dan BNN*

Dalam konferensi pers selepas pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, pansel calon pimpinan KPK mengungkapkan bahwa dalam melakukan seleksi calon pimpinan KPK kali ini pihaknya turut melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Keterlibatan dua badan tersebut melengkapi badan dan lembaga lainnya yang sebelumnya turut terlibat.

“Kali ini kami menambahkan _tracking_, yang standar adalah (dari) polisi, jaksa, KPK, BIN, dan PPATK, sekarang BNPT dan BNN,” ungkap Yenti.

Penambahan pihak-pihak yang akan turut melacak rekam jejak calon pimpinan KPK tersebut merupakan upaya dari pansel untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan-kebutuhan yang mendesak sekaligus menyesuaikan dengan keadaan di Indonesia saat ini. Yenti mengatakan bahwa keterlibatan BNPT dimaksudkan untuk memeriksa rekam jejak para calon pimpinan KPK apakah yang bersangkutan memiliki keterlibatan dengan radikalisme maupun lainnya.

“Kita lihat keadaan Indonesia, berbagai hal dinamika yang terjadi adalah kaitannya dengan radikalisme sehingga pansel tidak mau kecolongan ada yang kecenderungannya ke sana,” ucapnya.

“Tapi tentu saja penilaiannya nanti menggunakan penilaian-penilaian yang bisa dilakukan secara psikologis, klinis, dan data-data dari BNPT itu sendiri,” imbuhnya.

Sementara keterlibatan BNN dibutuhkan untuk melacak rekam jejak dan adanya kemungkinan seorang calon merupakan pengguna narkoba atau bahkan memiliki keterlibatan dengan sindikat-sindikat narkoba.

“Ini juga penting. Karena di beberapa negara itu hal yang sangat mungkin dalam pemilihan apapun orang yang terpilih itu ternyata yang membackingnya adalah kartel-kartel narkoba,” ungkap Yenti.

Adapun pansel calon pimpinan KPK 2019-2023 yang hadir adalah ketua pansel Yenti Ganarsih, wakil ketua pansel Indriyanto Senoadji, dan para anggotanya, yaitu Harkristuti Harkrisnowo, Hamdi Moeloek, Marcus Priyo, Hendardi, Al Araf, Diani Sadia, dan Mualimin Abdi.

 

(red/ Biro Pers Istana Kepresidenan)

Pendukung Jokowi Yakin Gugatan Prabowo di MK Bakal Sia-sia

0

Penulis : Tanto

Jakarta – Tim hukum Capres Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno harus mampu membuktikan tuduhan adanya kecurangan yang tersruktur, sistematis dan masif atau TSM yang menjadi gugatan mereka di Mahkamah Konstitusi. Jika tidak, gugatan akan menjadi sia-sia dan tidak berpengaruh bagi kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Tanpa pembuktian yang kuat, upaya hukum yang diajukan ke MK akan sia-sia,” kata Ketua umum Komunitas Penggerak Ekonomi Rakyat Jokowi-Amin (Koper Jomin) H Ayep Zaki, Senin (16
7/6/2019).

Menurutnya, hakim Konstitusi tidak akan bicara suka atau tidak suka. Hakim akan bicara soal hukum. Ini akan terkait dengan hasil (pilpres) atau tidak.

“Bagi saya tidak mudah kubu Prabowo untuk memenangkan gugatan di MK. Mereka sebagai pemohon harust membuktikan argumentasinya terkait kecurangan di pilpres,” jelasnya.

Masih menurut Zaki, pembuktian disidang MK adalah hal utama. Jika tidak gugatan itu akan menjadi isapan jempol saja.

“Yang dipertimbangkan hakim adalah pokok gugatan dan kecurangan yang harus dibuktikan,” ucapnya.

Danlanal Ikuti Lomba Renang Di Festival Pulau Senua

0

Natuna (BT) – Festival Pulau Senua digelar kembali Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna dan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri yang ke -IV. Menarik ribuan pengunjung memadati Pulau Senua, di Kecamatan Bunguran Timur Laut, Ranai, Natuna, Kepri, Minggu (16/06/2019).

Aksi Gubernur Nurdin Pacu Kolek Di Festival Senua

0

Natuna (BT) – Aksi pacu kolek yang dilakukan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, turut menjadi perhatian memeriahkan juga menghibur para ribuan pengunjung festival Pulau Senua. Di gelar satu hari di Pulau Senua, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Ranai, Natuna, Minggu (16/06/2019), di acara lomba kolek jarak 50 meter.

Hari ini, Bupati Hamid Hadiri Rapat Kemenko Maritim Di Makasar Bahas Evaluasi Tol Laut

0

Natuna (BT)- Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal pemerintah Kabupaten Natuna menghadiri rapat Evaluasi dan Optimalisasi Program Tol Laut dan Jembatan Udara. Diselenggarakan oleh Kemenko Bidang Maritim yang dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim, Ridwan Jamaluddin, di Makasar, Sulawesi Selatan, Senin (17/06/2019).

Dishub Natuna Perketat Pengawasan Angkutan Pengunjung Festival Pulau Senua

0

Natuna ( BT) – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna memperketat pengawasan terhadap kelaikan angkutan pompong akan digunakan untuk mengangkut pengunjung ke Pulau Senua mengikuti Festival Pulau Senua.

Lanal Ranai Kerahkan 3 KAL dan 2 Sea Rider Pengamanan Festival Pulau Senua

0

Natuna (BT) – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Ranai kerahkan 3 (Tiga) unit Kapal Angkatan Laut (KAL) masing-masing KAL Pulau Bunguran, KAL Sengiap, KAL Panda dan 2 (Dua) unit Kapal Sea Rider 01 dan 03.

Gubernur Nurdin Basirun pastikan pembangunan di Kepri tak akan pernah berhenti

0

Tanjungpinang- Gubernur H Nurdin Basirun pasrikan pembangunan tak akan pernah berhenti. Apalagi untuk Natuna dan kabupaten kota lainnya, pembangunan yang dilakukan Pemprov takkan pernah berakhir.

“Masih banyak lagi yang harus dibangun. Dengan bersilaturahmi, kita jadikan komunikasi untuk menata dan membangun negeri yang kita cintai ini. Pemerintah saling sinergi. Masyarakat terus mendukung,” kata Nurdin dalam rangkaian kunjungan kerja empat hari di Natuna, Ahad (17/6/2019).

Nurdin yang didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah,  seperti tak menyediakan waktu istirahat karena terus beraktivitas dari subuh ke malam hari. Apalagi selama empat hari di Natuna sejak Jumat (14/6/2019) lalu.

Begitu menjejakkan kaki di negeri paling utara NKRI ini, Nurdin langsung melakukan Safari Jumat di Masjid Agung Ranai. Usai shalat, Nurdin bersikaturahmi dengan ratusan jamaah. Dari Masjid Agung, Nurdin bergerak ke RSUD Natuna.

Setelah melakukan peninjauan, Nurdin langsung bergerak ke Sedanau. Setelah melakukan perjalanan darat dan laut, aktivitas di Sedanau langsung dilakukan. Di antaranya bersilaturahmi dan menjemput aspirasi masyarakat.

“Terima kasih kami sudah merasakan peningkatan infrastruktur dan hasil pembangunan yang lainnya walaupun belum sempurna,” kata Ketua LAM Sedanau.

Di Sedanau, Nurdin meninjau pembangunan jalan provinsi. Nurdin juga meninjau Tol Laut yang sedang bersadar dan siap mengangkut orang dan barang dari Natuna. Sejumlah anak-anak PAUD juga dimotivasi Nurdin di sela-sela meninjau Tol Laut.

Aktivitas Safari Subuh dilaksanakan di Masjid An Nur Ranai Natuna, Masjid Jami Ranai Kota. Demikian juga aktivitas Zuhur, Ashar, Maghrib dan Isya di berbagai Masjid sekaligus menjemput aspirasi dan mencsrikan solusi. Di antara masjid-masjid itu adalah Masjid Al Manar Sepempang, Masjid Ibnu Salim Ranai Darat.

Pada Sabtu (15/6), sejak pagi Nurdin menghadiri Halalbihalal Pemprov Kepri bersama masyarakat Natuna di Pantai Kencana. Sejumlah proyek diresmikan dalam rangkaian acara tersebut.

Nurdin juga meresmikan Gedung SLB Natuna dan  Gedung Serbaguna SMA Negeri 2 Natuna. Sektor olah raga juga mendapat perhatian Nurdin dalam kunjungan itu. Di antaranya pada pertandingan Futsal Ranai Natuna dan Bola Voley di malam hari.

Kawasan perikanan yang dikunjungi Nurdin akhir 2017 kini disinggahi lagi. Apa yang dijanjikan pada tahun itu sebagai besar sudah dibangun. Tinggal satu lagi yang sedang dilelang tahun ini. Jalan, jambat labuh, kantor UPTD semua sudah selesai. Aktivitas Ahad Nurdin dilanjutkan dengan membuka Festival Pulau Senoa.

Menurut Nurdin, perhatian pembangunan untuk Natuna ini sangat istimewa. Tak hanya sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten, pemerintah pusat juga memberi perhatian serius.

Banyak potensi Natuna yang terus dikembangkan. Sinergi antara pemerintah akan membuat pembanguna itu semakin tepat. Apalagi Nurdin pun ikut turun bersilaturahmi menjemput aspirasi dan mencarikan solusi.

“Masyarakat sehat, masyarakat kuat dan masyarakat baik maka daerah pun akan maju dan sejahtera,” kata Nurdin.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadilah melaporkan halal bihalal Pemprov Kepri disejalankan dengan peresmian proyek strategis serta penyerahan bantuan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Guru tidak tetap atau non ASN di Kabupaten Natuna. Dalam suasana Syawal 1440 H, pada hari kemenangan yang sangat berbahagia, Arif mengajak semua memperkokoh persaudaraan di daerah yang bercirikan kepulauan.

“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan bathin. Pemerintah Provinsi melaksanakan ini sangat berarti penting dalam menjaga silaturahmi yang tentunya senantiasa menjaga hubungan seluruh daerah guna pereratkan hubungan, dengan demikian maka semua bentuk koordinasi juga akan menjadi lebih mudah kita dilakukan,” kata Arif.

Proyek strategis ini, lanjut Arif ialah merupakan pembangunan yang sesuai dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan. Pemerintah Provinsi sendiri sangat berkomitmen melakukan percepatan pembangunan disegala bidang, apalagi pembangunan dan peningkatan infrastrutur yang ada wilayah Kepulauan Riau.

“Kegiatan ini selesai pada tahun 2018 kemarin, jadi pada hari ini akan diresmikan langsung oleh Gubernur sebanyak lima secara  simbolis. Maka proyek proyek strategis yang lainnya dinyatakan dapat dioperasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat langsung,” tambah Arif.

Adapun proyek strategis yang diresmikan antara nya Tiga jembatan di ruas jalan Bukit Leman-Trans Batubi dengan total anggaran Rp16,5 miliar dengan rincian Jembatan Sungai Curing panjang 35 meter dan lebar 9 meter, Jembatan Sungai Tengah I panjang 35 meter dan lebar 9 meter, Jembatan Sungai Tengah II panjang 20 meter dan lebar 9 meter. Pembangunan Gedung Serba Guna SMAN 2 Bunguran Timur dengan pagu anggaran Rp925 juta yang berukuran 12 x 18 meter persegi terdiri dari ruang kamar mandi, WC 2 unit dan ruang ganti pakaian 1 unit. Pembangunan Kantor Pengawasan SDKP yang total anggaran 1,95 miliyar yang bersumbet Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 dengan luas bangun 20 x 28 meter.

Dalam rangka percepatan pembangunan di Kabupaten Natuna, ada beberapa proyek yang masih perlu pengerjaan lanjutan antara lain ialah Peningkatan Jalan Bukit Leman-Trans Batubi-tanjung Kudu Sedanau dengan besar anggaran Rp39,2 miliar dengan pembangunan sebanyak 3 tahap dari tahun 2016 sampai 2018 dengan panjang jalan 7,40 Kilometer. Pembangunan Jalan Trans Batubi-Kelarik dengan anggaran sebesar Rp42,2 miliar selama 3 tahap dari tahun 2016 sampai 2018 yang panjang jalan terealisasi sepanjang 28,27 kilometer dari total 48,27 kilometer. Pengembangan dan Peningkatan Pelabuhan Penagi dengan total anggaran Rp50,5 miliar selama 3 tahap dari tahun 2017 sampai 2019, nilai pengembangan 2017-2018 sebesar Rp25,5 miliar yang semula dermaga 10 x 70 meter bertambah menjadi 12 x 105,55 meter sehingga panjang totalnya 175,55 meter. Pembangunan Unit Sekolah Baru SLB Kabupaten Natuna dengan total anggaran Rp2,2 miliar yang luas lahan 10.000 meter persegi yang terdiri dari ruang aula, ruang terapi, ruang majelis guru, ruang mushalla, ruang UKS, 4 buah ruang praktek.

Selain peresmian proyek tersebut, Pemerintah Provinsi Kepri pada tahun 2019 akan membangun beberapa kegiatan di Kabupaten Natuna yaitu Pembangunan Jalan Desa Pulau Tiga menuju Desa Selading Kecamatan Pulau Tiga. Pembangunan Jembatan Sungai Tengah III Ruas Jalan Bukit Leman-Trans Batubi. Peningkatan Jalan Padang Angus-Cemaga. Pembangunan Pelabuhan Nyi Nyit Kecamatan Pulau Tiga. Pengadaan Sarana Prasarana Tambatan Perahu di Pering.

Dalam kesempatan ini juga penyerahan SK GTT non ASN dengan total sekitar 200 orang dan penyerahan bantuan kegiatan nilai keagamaan sebesar 298,8 juta rupiah kepada guru TPQ sebanyak 462 orang, guru MDT (Madrasyah Diniyah Ta’miliyah), guru MDA (Madrasyah Diniyah Awaliyah) sebanyak 60 orang Penyuluh Agama Islam non ASN sebanyak 48 orang serta imam masjid, Hafizs quran sebanyak 6 orang.

Selain itu, penyerahan bantuan berupa Handraktor 6 unit, Kultivator 2 unit dan Pompa Air 5 unit dengan penerima ialah 1. Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Cipta Karya, Desa Payak Kecamatan Serasan Timur menerima Handraktor 2 unit 2. Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Karya Sejahtera, Desa Tapau Kecamatan Bunguran Tengah menerima Kultivator 1 unit 3. Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Pelawan, Desa Semedang Kecamatan Batubi menerima Handraktor 2 unit dan Pompa Air 5 unit 4. Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Bangkit, Desa Batubi Jaya Kecamatan Bunguran Batubi menerima Handraktor 2 unit dan Kultivator 1 unit.

Sekretaris Daerah Natuna, Wan Siswandi mengapresiasikan Pemerintah Provinsi yang tidak membedakan dengan masyarakat yang jauh. Dimana Natuna daerah wilayah Kepri yang terjauh paling ujung utara indonesia

“Kami menyambut baik sebesar besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kepri, yang mana beliau (Gubernur) tidak ada beda membeda antara masyarakat satu dengan lainnya. Bahwasanya tiada pilah mempilah suatu daerah dengan daerahnya,” kata Wan Siswandi

Pemerintah Natuna, lanjut Wan Siswandi sangat berharap uluran uluran kegiatan yang sangat besar. Karena untuk pembangunan di Natuna sangat tinggi pembiayaan anggaran guna tercapainya pembangunan yang maksimal.

“Kami sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi, yang sangat besar anggaran yang untuk membangun natuna. Maka dengan ini kita ingin bersama sama satu pikiran dalam pembangunan dan pengembangan daerah yang sangat luas pulau ke pulau lainnya,” kata Wan. (Jet)

Menkominfo Rudiantara menepis kabar pembatasan akses medsos saat sidang sengketa di MK

0

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menepis kabar adanya pembatasan akses media sosial (medsos), saat dilaksanakannya sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (14/6/2019) lalu.

Menurut Menkominfo, kebijakan pembatasan akses medsos yang dilakukan pemerintah pada tanggal 22 sampai 24 Juni lalu saat terjadi aksi massa di Gedung Bawaslu tidak lagi diberlakukan saat sidang sengketa Pilpres digelar MK. Hal ini dilakukan karena kondisi saat ini sangat berbeda jauh.

“Saat itu (Aksi 22 Mei) ada puluhan hoaks, konten negatif yang sifatnya bukan hanya bohong saja, tetapi provokasi, menghasut, mengadu domba, Itu secara kualitatif,” kata Rudiantara di Jakarta, Sabtu (15/6).

Rudiantara menambahkan, saat aksi Mei lalu juga terdapat URL yang digunakan untuk penyaluran hoaks.  “Sehari bisa ditemukan 600 sampai 700 hoaks. URL atau isilah umumnya dikenal dengan kanal itu, menjadi alasan mengapa medsos ditutup sementara,” jelas Rudiantara.

Sedangkan untuk sidang sengketa Pilpres hari ini di MK, Rudiantara mengakui jumlah hoaks menurun. Tidak seperti pada saat aksi 22 Mei.

“Nah, sekarang itu menurun terus sampai kita cabut pembatasan sekitar 300an, kemudian turun 200, dan sekarang itu dibawah, ya hampir 100 lah,” sambung Menkominfo.

Penurunan jumlah hoaks ini menurut Rudiantara normal. Normal dalam artian, secara kualitatif tidak ada konten yang menghasut hasil pengumuman penghitungan suara, tidak ada mengadu domba.

“Jadi, tidak ada alasan untuk melakukan pembatasan. Dan, pembatasan itu bukan tujuan pemerintah, ya,” pungkas Menkominfo.

Sebelumnya beredar di media sosial bahwa, Kementerian Komunikasi dan Informatika kembali membatasi akses medsos hari ini, Jum’at (14/6). Kominfo memastikan kabar tersebut hoaks.

 

(red/Humas Kominfo)

Bertemu Aktivis 98, Presiden Jokowi: Membangun Negara Butuh Kebersamaan

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo pada Minggu sore, 16 Juni 2019, menghadiri acara halalbihalal bersama dengan para aktivis 98. Acara tersebut berlangsung di Puri Agung Ballroom, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Di hadapan para aktivis tersebut, Kepala Negara kembali mengingatkan bahwa negara Indonesia yang majemuk ini merupakan sebuah negara besar dengan persoalan yang juga sedemikian besar. Maka, untuk membangun negara ini tentu diperlukan kerja sama yang kuat antara seluruh pihak dan elemen bangsa.

“Negara ini membutuhkan kebersamaan kita semua untuk bekerja sama membangun negara ini. Negara ini besar, persoalan juga besar-besar,” kata Presiden.

Hal penting yang juga kembali disampaikan olehnya ialah pentingnya menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman yang ada.

“Negara ini negara besar yang sangat majemuk, sangat beragam. Jangan sampai kita lupa itu. Oleh sebab itu, persatuan, kerukunan, dan persaudaraan sebagai saudara sebangsa dan setanah air ini harus terus kita ingatkan kepada semua,” ucapnya.

Selain itu, Kepala Negera juga mengajak para aktivis 98 yang utamanya hadir dalam acara tersebut untuk berani memberikan masukan-masukan bagi pemerintah. Masukan-masukan yang diberikan tersebut akan menjadi bahan koreksi bagi seluruh pihak.

“Kita harus berani mengoreksi apa yang masih harus dikerjakan, apa yang masih kurang, apa yang harus diselesaikan. Ini menjadi koreksi kita bersama,” ujarnya.

Presiden menegaskan dalam lima tahun ke depan dirinya tidak lagi memiliki beban apapun, sehingga kebijakan yang diputuskan hanya untuk kepentingan negara.

“Saya dalam lima tahun ke depan insyaallah sudah tidak memiliki beban apa-apa. Jadi, keputusan-keputusan yang dibuat, yang itu penting untuk negara ini akan kita kerjakan. Sekali lagi, karena saya sudah tidak memiliki beban apa-apa,” tandasnya.

 

(red/Biro Pers Istana Kepresidenan)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga