8.6 C
New York
Friday, April 17, 2026
spot_img
Home Blog Page 917

BPJS Cabang Kota Tanjungpinang akan memanggil 36 Perusahaan Berskala Besar

0

Tanjungpinang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kota Tanjungpinang akan memanggil 36 Perusahaan berskala besar yang ada di Kota Tanjungpinang.

Petugas Pengawas dan Pemeriksa (Wasrik) BPJS Ketenagakerjaan, Niko Alfiansah mengatakan pemanggilan tersebut akan dilakukan mulai dari 17 sampai 21 Juni mendatang.

“Perusahaan tersebut nantinya ada yang kita datangi dan ada yang kita lakukan pemeriksaan di kantor kami,” ungkap Niko di Ruang kerjanya, Jumat(14/6/2019) siang.

Menurut Niko Pelanggaran diduga dilakukan oleh 36 Perusahaan tersebut mulai dari Perusahaan tidak mengikutkan semua jaminan Ketenagakerjaan yang ada di BPJS Ketenagakerjaan. Padahal tersebut tergolong Perusahaan besar dan juga Perusahaan yang tidak mendaftarkan seluruh Karyawannya di BPJS Ketenagakerjaan.

Tidak hanya itu, terdapat juga Perusahaan yang melaporkan slip Gaji ke BPJS Ketenagakerjaan jauh dibawah Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

“Ketiga Program ini bagi yang melanggar akan dikenakan sangsi sesuai dengan PP nomor 86 tahun 2013 dan Pemernaker nomor 4 tahun 2018,” tegas Niko.

Saat disinggung Perusahaan bidang apa saja yang akan dipanggil karena diduga telah melakukan pelanggan Niko enggan menjawab secara jelas.

“Yang pasti Pabrik Garmen dan Pabrik Teh di Tanjungpinang akan masuk dalam daftar panggil,” ungkapnya.

Niko berharap dengan adanya pemanggilan dan pemeriksaan ini tidak akan ada lagi Perusahaan Daftar Sebagian (PDS).

“Jadi kita harapkan semua akan patuh,” sebutnya.

Selain Perusahaan di berada Tanjungpinang. BPJS Ketenagakerjaan juga akan memanggil Perusahaan yang ada di kawasan Pariwisata Lagi dan Trikora.

“Selesai Tanjungpinang kita lanjut Bintan. Jumlahnya ada 41 Perusahaan,” tutupnya.

 

(redaksi)

Tak Pakai Helm, Pengendara Bule Menjadi Perhatian Warga

0

Natuna (BT) – Sebanyak 42 turis dari 25 kapal Yacht mancanegara berasal dari Australia, Amerika Serikat, Perancis, Swiss, Inggris, Malaysia, Singapura dan New Zealand (Selandia Baru) ambil bagian ramaikan Rally Yacht Sail to Natuna 2019.

Ibunda Kapolres Natuna Wafat, AJOI – Anggota Polres Natuna Gelar Doa Bersama

0

Natuna (BT) – Pengurus DPC Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kabupaten Natuna dan anggota Polres Natuna menggelar doa bersama untuk mendoakan ibu Hj, Katuriyah Ibunda Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, S.I.K yang wafat diusia 68 di Rumah Sakit Karya kota Semarang, Jawa Timur, Selasa (11/06/2019) sekitar pukul 21.30 Wib lalu.

Sempat Dikabarkan Hilang Kontak, Kapal Yacht Warga Negara Amerika Ditemukan Di Pulau Kiabu

0

Natuna (BT) – Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Ranai, Kolonel laut (P) Harry Setyawan, SE menjelaskan  telah menerima informasi, Kamis ( 13/06/2019) sekira pukul 09.30 Wib.
Dari Ditpolairud menerima informasi dari Jefri. Dikabarkan adanya Kapal Yacht dari Nongsa Point Marina Batam. Menuju Anambas hilang kontak dengan kapal MY KRIBIEN II GT.85 bendera Malaysia Agent PT. Pelayaran Citranstirta Tatasarana. Pemilik Kapal Sea Passage PTE LTD.

Pengamat:  Sah-sah Saja KLB Partai Demokrat Digelar

0

Penulis :Tanto

Jakarta – Pengamat politik dan hukum Universitas Nasional (Unas) Jakarta Saiful Anam menilai sah-sah saja senior partai Demokrat yang mengatasnamakan diri Presidium Gerakan Moral Penyelamat Demokrat (GMPPD) mendesak agar dilangsungkannya Kongres Luar Biasa (KLB).

Menurutnya, dalam tubuh organisasi memang diperlukan penyeggaran kepengurusan tanpa harus menunggu suatu Kongres untuk memilih Ketua umum yang habis masa jabatannya terlebih dahulu.

“Namun harus diperhatikan juga syarat-syarat KLB dalam AD/ART dalam organisasi itu,” kata Saiful Anam Jum’at (14/6/2019).

Saiful Anam menambahkan, jika benar-benar terjadi KLB, partai Demokrat harus mencari sosok figur yang cocok sebagai pengganti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Jangan sampai Ketua umum nanti justru membawa partai Demokrat malah terpuruk lagi,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, kegelisahan didalam tubuh partai Demokrat sehingga menuntut KLB menunjukkan telah terjadi degadrasi kepemimpinan kepada Ketua SBY.

“Kalau Ketua umum menjalan roda organisasi dengan baik tentu suara partai akan terus naik. Artinya, SBY telah gagal memimpin partai sehingga GMPPD menuntut KLB,” pungkasnya.

Kemarin, Kamis (13/6/2019) GMPPD mendorong partai berlambang Mercy itu untuk menggelar KLB. Mereka menuntut penyelenggaraan KLB Demokrat paling lambat 9 September 2019.

Sebagai informasi, sejumlah politikus senior Demokrat tergabung di GMPPD, antara lain Max Sopacua, Ahmad Mubarok, dan Ahmad Yahya.

“Kami menetapkan momentum puncak GMPPD dengan menyiapkan, mendorong dan melaksanakan suksesnya Kongres Luar Biasa,” ucap Anggota GMPPD Max Sopacua ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/6).

Max meyakini KLB Demokrat bisa menyelematkan nasib partai. Sebab, terjadi penurunan prestasi partai sejak Pileg diselenggarakan dari 2009 hingga 2019.

Tercatat, perolehan suara partai di Pileg 2009 mencapai 21,7 juta. Demokrat menjadi partai pemenang Pileg 2009. Perolehan Demokrat lantas menurun di Pileg 2014 dengan 12,4 juta suara dan menempati peringkat empat.

Puncak penurunan terjadi di 2019. Demokrat hanya mendapat 10,8 juta suara dan menempati peringkat ketujuh di Pileg 2019.

Kakankemenag Bintan melakukan monitoring ke MTs Miftahul Ulum Kawal

0

Bintan – Kepala Kantor Kementerian Agama Bintan, Drs. H. Erman Zaruddin, M.M.Pd didampingi Pengawas Sekolah Madya SLTP/SLTA/MTsN/MA; Khotijah, S.Ag,  M.Pd.I melakukan monitoring ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Ulum Kawal.

Kunjungan monitoring disambut Kepala Madrasah Lidia Eva, S.Ag beserta sejumlah jajarannya.

Dalam monitoring tersebut Kakankemenag Bintan memberi selamat atas masuk sekolah kembali setelah libur cuti lebaran. Erman berharap semangat belajar mengajar kembali penuh dan kualitas kerja semakin bagus.

Menurutnya, MTs ini adalah harapan masyarakat sekitar pada tahun-tahun sebelumnya, murid yang mendaftar di MTs lebih banyak daripada yang mendaftar di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Erman juga berharap MTs bisa memberikan pemahaman keagamaan yang baik, “namun, pemahaman keagamaan itu tidak akan baik jika tidak memiliki hubungan yang mesra antara guru dan murid”, sambungnya.

Pada hari itu, para murid sudah mulai masuk untuk bergotong-royong membersihkan ruangan-ruangan kelas demi persiapan Ujian Praktek pada 17 Juni, hari Senin depan.

MTs yang terletak di Kecamatan Gunung Kijang ini memiliki jumlah total murid 156 orang. Madrasah ini memiliki jumlah personalia 20 orang yang terdiri dari 6 Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), 3 orang honorer dari Provinsi, 6 orang honorer dari Pemerintah Daerah, dan 5 orang honorer dari penerimaan di Madrasah.

(red/Hms /GM)

 

Soal Rekonsilasi, Presiden Jokowi :  Bisa dengan naik kuda, naik MRT

0

Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, rekonsiliasi dengan pasangan Calon Presiden (Capres) 02, Prabowo Subianto dan Sandiga Uno, bisa dilakukan di manapun, yang penting adalah bekerja sama untuk memajukan negara ini.

“Ya, di manapun bisa.  Bisa dengan naik kuda, bisa. Bisa di Yogya, bisa. Bisa naik MRT, bisa,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai meninjau Pasar Umum Sukawati dan Lokasi Sementara Pasar Seni Sukawati, di  Jalan Ciung Wanara, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (14/6) pagi.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi menanggapi usulan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, agar segera dilakukan rekonsiliasi antara pasangan Capres 01, Jokowi dan K.H. Ma’ruf Amin, dengan pasangan Capres 01, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Sebelumnya saat menerima kunjungan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana, di Yogyakarta, Sabtu (8/6), Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap rekonsiliasi antara calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dengan calon presiden nomor urut Prabowo Subianto segera terwujud. “Ya, semoga lah,” katanya.

Namun demikian Sri Sultan mengaku belum mengetahui kapan pertemuan tersebut bakal terwujud. “Hurung ngerti aku (belum tahu saya),” ujarnya.

Presiden Jokowi sendiri menilai penting pertemuan antara dirinya dengan siapapun, termasuk pasangan Capres 02 untuk bersama-sama bekerja sama memajukan negara ini.

“Yang paling penting, kita bersama-sama bekerja sama untuk memajukan negara ini. Membangun negara ini,” ucap Presiden Jokowi. (AIT/AGG/ES)

Presiden Jokowi Awali Kunjungan Kerja ke Bali dengan Meninjau Pasar Sukawati

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo pagi ini, Jumat, (14 /6/2019), mengawali kunjungan kerja ke Bali dengan meninjau Pasar Sukawati di Kabupaten Gianyar. Tiba pada pukul 08.20 WITA, Presiden dan Ibu Iriana langsung menuju lapangan di seberang Pasar Sukawati untuk mendengarkan penjelasan dari Bupati Gianyar Made Mahayastra tentang rencana revitalisasi Pasar Sukawati Blok A, B, dan C.

Setelah mendengarkan penjelasan tentang rencana revitalisasi Pasar Sukawati, Presiden menjelaskan bahwa relokasi pedagang Pasar Sukawati telah dilaksanakan dan pekerjaan revitalisasi pasar ditargetkan rampung semuanya pada tahun 2020.

Menurut Kepala Negara, anggaran yang digunakan untuk revitalisasi tersebut berasal dari APBN sebesar Rp89 miliar dan dari APBD sebesar Rp3,9 miliar.

“Kita harapkan ini, tahun depan sudah selesai semua,” kata Presiden saat memberikan keterangan pers kepada awak media di lokasi.

Presiden berharap Pasar Sukawati bisa menjadi sebuah pasar rakyat yang modern, bersih, dan tertata sehingga membuat pengunjungnya nyaman untuk datang dan berbelanja. Terlebih pasar yang telah berdiri selama 38 tahun ini menghidupi 1.700 pedagang setiap harinya.

“Kalau ke Bali belum ke Sukawati itu belum ke Bali. Harus belanja. Ini menghidupi 1.700 pedagang, ini kan luar biasa. Enggak tahu saya sudah berapa kali ke sini,” ujarnya.

Untuk program pasar tradisional secara nasional, Presiden menuturkan pemerintah memiliki target yang sama seperti lima tahun yang lalu. Menurutnya, selama lima tahun ke belakang telah dibangun lebih dari 5.000 pasar besar dan sekitar 8.900 pasar desa.

“Ke depan sama, saya kira kita akan tetap pasar sebagai sebuah bertemunya penjual dan pembeli, produk-produk dari petani, nelayan, pengrajin. Pasar-pasar di seluruh Indonesia memang harus hidup,” tandasnya.

Setelah memberikan keterangan pers, Presiden dan Ibu Iriana sempat berbelanja buah-buahan, seperti semangka dan salak.

Usai meninjau Pasar Sukawati, pada pukul 08.50 WITA Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Kilobar, Kabupaten Bangli. Di sana, Presiden Jokowi akan menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat.

Rencananya, usai salat Jumat dan santap siang bersama, Presiden akan menuju kawasan wisata Waduk Muara Nusa Dua, Kota Denpasar. Di lokasi ini, Presiden diagendakan melakukan peninjauan rehabilitasi dan penataan kawasan wisata.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana meninjau pasar tersebut, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dan Johan Budi, serta Gubernur Bali I Wayan Koster.

Sumber: Biro Pers Istana Kepresidenan

Hencky Luntungan Sebut Jemmy Politisi Karbitan!

0

Penulis : Tanto

Jakarta – Salah satu pendiri partai Demokrat Hencky Luntungan menyebut Ketua DPP partai Demokrat Jemmy Setiawan sebagai politisi karbitan. Jemmy kata Hencky, memang harus mendukung Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY agar menang dalam Kongres partai Demokrat yang bakal digelar tahun depan.

“Sah-ah saja kalau kawannya AHY menyampaikan bahwa dia yang terbaik,” kata Hencky dalam pesan elektronik yang dikirim pada wartawan Kamis (13/6/2019).

Hencky menduga, Jemmy harus tetap mendukung AHY agar posisi dirinya di pengurus partai Demokrat aman.

“Jemmy harus mendukung untuk memposisikan diri menjadi pengurus lagi,” tegasnya.

Bahkan, sejak Hencky mendirikan partai Demokrat hingga kini dirinya baru mengenal AHY dan Jemmy saat ini saja.

“Saya juga baru kenal Jemmy maupun AHY didunia politik khususnya partai Demokrat. Mungkin  ini politisi karbitan,” ungkap Hencky.

Menurut Hencky, karir organisasi maupun politik kedua-duanya belum nampak khususnya di partai Demokrat.  Hal ini terlihat anjloknya gerbong partai Demokrat dibawah SBY maupun  AHY termasuk “kroninya”.

“Tampilnya AHY dan “kroninya” para penumpang gelap merupakan petaka terburuk dalam sejarah politik berdirinya partai Demokrat,” pungkas Hencky Luntungan.

Sebelummya, Ketua DPP partai Demokrat Jemmy Setiawan menyebut,
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) paling mumpuni memimpin partai Demokrat kedepan. AHY, dipastikan bakal maju menjadi calon Ketua umum dalam Kongres partai Demokrat yang akan digelar tahun 2020 nanti.

“Kalau ditanya kans paling kuat AHY lah,” kata Ketua DPP partai Demokrat Jemmy Setiawan kepada wartawan Kamis (13/6/2019).

Menurut Jemmy, hingga saat ini belum ada sosok yang bisa menandingi putra pertama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut. Apalagi, kata Jemmy, komunikasi antara AHY dengan pengurus partai Demokrart di daerah terjalin dengan baik.

“Paling kuat (AHY) belum ada informasi yang lainnya akan mau,” jelasnya.

Saat ditanya lebih lanjut apakah Kongres partai Demokrat akan digelar bulan Mei tahun 2020 Jemmy mengaku belum tahu waktu persis pelaksanannya.

“Tahun 2020 kami kongres harusnya. Tapi apakah akan di percepat atau tidak belum ada informasi,” pungkasnya.

Kodim 0315 dan Jajaran Bintan melaksanakan acara halal bi halal

0

Bintan – Komandan Kodim 0315/Bintan, Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa didampingi Kasdim 0315/Bintan Mayor Czi Slamet Wahyudi beserta seluruh Prajurit maupun PNS Kodim 0315/Bintan melaksanakan acara halal bi halal di halaman Makodim 0315/Bintan, Jalan Ahmad Yani Km 5 Tanjungpinang, Kamis (13/6/2019).

Acara Halal Bi Halal diselenggarakan untuk mempererat tali silaturahmi antara warga Kodim 0315/Bintan dan jajarannya, dengan saling bersalam-salaman, bersilaturahim dan saling memaafkan dengan penuh keikhlasan, keakraban serta persaudaraan.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa mengucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit dan PNS Kodim 0315/Bintan.

“Semoga amal ibadah dan puasa yang telah dilaksanakan di bulan suci Ramadhan yang lalu dapat diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Dandim.

Dandim menambahkan halal bi halal merupakan momentum yang sangat baik untuk saling memaafkan karena sebagai manusia biasa pasti pernah berbuat kesalahan dan kekhilafan baik itu disengaja maupuan tidak disengaja.

Usai pelaksanaan hari raya idul fitri dan cuti lebaran Dandim juga meminta kepada seluruh anggotanya supaya lebih semangat lagi untuk menjalankan tugas-tugas sebagai abdi negara.

“Sebagai Abdi Negara, saya mengharapkan rekan-rekan semua yang ada disini lebih semangat lagi dalam menjalankan tugas sehari-hari,” Harapnya.

Terpantau dilokasi, turut hadir Pabung Dim 0315/Bintan, Para Pasi Dim 0315/Bintan, Para Danramil Jajaran Kodim 0315/Bintan dan Seluruh Prajurit serta PNS TNI Kodim 0315/Bintan.

(red/ PENDIM0315)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga