8.6 C
New York
Monday, April 13, 2026
spot_img
Home Blog Page 929

Partai Nasdem keempat Peraih Kursi DPR RI Terbanyak, Disusul PKB

0

Jakarta – Partai NasDem memberi kejutan di Pemilu 2019 dengan meraih 59 kursi DPR RI. Jumlah tersebut didapatkan dari perolehan 12.661.792 suara atau 9,05% suara.

Meski secara persentase PKB meraih lebih banyak suara dengan 13.570.097 suara atau 9,69% suara, namun raihan kursi DPR RI NasDem unggul satu kursi dari PKB yang mendapatkan 58 kursi DPR RI.

Dengan demikian, posisi NasDem kini berada di posisi ke 4 di bawah PDIP, Golkar dan Gerindra.

Di luar perolehan 59 kursi DPR RI tersebut, NasDem masih akan mengajukan gugatan pileg untuk beberapa dapil yang masih memungkinkan bertambahnya kursi DPR RI.

Inilah Kursi DPR RI NasDem hasil Pemilu 2019 tersebut.

1. Dapil DI Yogyakarta;  H Subardi, S.H., M.H.

2. Dapil Jakarta III;  Ahmad Sahrono, S.E.

3. Dapil Gorontalo; Rachmad Gobel

4. Dapil Jambi; Hasbi Anshory S.E., M.M

5. Dapil Jawa Barat I; Muhammad Farhan

6. Dapil Jawa Barat II; Rian Firmansyah

7. Dapil Jawa Barat III; Drs. H. Tjetjep Muchtar Soleh, M.M.

8. Dapil Jawa Barat VII; Saan Mustopa M.Si

9. Dapil Jawa Barat VIII; Satori S.Pdi, M.M

10. Dapil Jawa Tengah I; Drs. Fadholi

11. Dapil Jawa Tengah II; Lestari Moerdijat

12. Dapil Jawa Tengah III; Hj. Sri Wulan, S.E

13. Dapil Jawa Tengah V; Eva Yuliana, M.Si

14. Dapil Jawa Tengah VIII; Sugeng Suparwoto

15. Dapil Jawa Timur II; Drs. Hasan Aminudin, MSI

16. Dapil Jawa Timur II; Aminurokhman, SE.,MM

17. Dapil Jawa Timur III; Ach. Fadil  Muzakki Syah, S.Pd.I

18. Dapil Jawa Timur IV; H. Charles Meikyansah

19. Dapil Jawa Timur V; Kresna Dewanata Phrosakh

20. Dapil Jawa Timur VI; Nuradi, S.Pd

21. Dapil Jawa Timur VII; Sri Wahyuni

22. Dapil Jawa Timur VIII; Drs. H. Soehartono, M.Si

23. Dapil Jawa Timur XI; Willy Aditya

24. Dapil Kalimantan Barat I;  Syarif Abdullah Alkadrie, SH., MH

25. Dapil Kalimantan Barat II; Yessy Melania, SE

26. Dapil Kalimantan Tengah; Ary Egahni, SH

27. Dapil Kalimantan Timur;  Prof. Dr. Awang Faroek Ishak, M.M.

28. Dapil Kalimantan Utara; Arkanata Akram, S.T., B.E (Hons), MEngSc

29. Dapil Kepulauan Bangka Belitung;  Zuristyo Firmadata, S.E., M.M

30. Dapil Kepulauan Riau; Drs. H. Nyat Kadir

31. Dapil Lampung I; Taufik Basari, SH., S.Hum, LL.M

32. Dapil Lampung II; Drs. H. Tamanuri, M.M

33. Dapil Maluku; Ir. Abdullah Tuasikal, M.Si

34. Dapil Maluku Utara; DR. Achmad Hatari SE.,MSI

35. Dapil Nusa Tenggara Barat II; M. Syamsul Luthfi, SE

36. Dapil Nusa Tenggara Timur I; Johnny G Plate, SE

37. Dapil Nusa Tenggara Timur II; Kristiana Muki, S.Pd., M.Si

38. Dapil Nusa Tenggara Timur II; Ratu Ngadu Bonu Wulla, ST

39. Dapil Papua; Roberth Rouw,

40. Dapil Papua; H. Sulaeman L  Hamzah

41. Dapil Papua; Ina Elisabeth Kobak, ST

42. Dapil Papua Barat; Rico Sia

43. Dapil Sulawesi Barat; Ratih Megasari Singkarru, MSc

44. Dapil Sulawesi Selatan I;  Muhammad Rapsel Ali

45. Dapil Sulawesi Selatan II; Drg. HJ. Hasnah Syam MARS

46. Dapil Sulawesi Selatan III; Rusdi Masse Mappasessu

47. Dapil Sulawesi Selatan III; Eva Stevany Rataba

48. Dapil Sulawesi Tengah; Ahmad Ali

49. Dapil Sulawesi Tenggara; Dra. Hj. Tina Nur Alam, M.M

50. Dapil Sulawesi Utara; Felly Estelita Runtuwene, SE.

51. Dapil Sulawesi Utara; Hillary  Brigitta Lasut, SH

52. Dapil Sumatera Barat; Hj. Lisda Hendrajoni, SE., MMTr.

53. Dapil Sumatera Selatan I; Fauzi H Amro, M.Si

54. Dapil Sumatera Selatan II; Hj. Percha Leanpuri B.Bus., MBA

55. Dapil Sumatera Selatan II; Hj Sri Kustina

56. Dapil Sumatera Utara I; Prananda Surya Paloh

57. Dapil Sumatera Utara II; Delmeria

58. Dapil Sumatera Utara II; Martin Manurung, SE, MA.

59. Dapil Sumatera Utara III; H. Rudi Hartono Bangun, S.E, MAP

 

(redaksi)

Kepri Ajukan Program prioritas pembangunan infrastruktur ke pemerintah pusat total anggaran Rp 20 Triliun

0
Jembatan Simpang Jam (mata kepri)

Batam – Badan Perencanaan, Penelitian, Pengembangan Provinsi Kepulauan Riau ( kepri), mengusulkan program prioritas pembangunan infrastruktur ke pemerintah pusat dengan total anggaran sekitar Rp 20 triliun.

Usulan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Shangri-La Hotel Jakarta, 9 Mei 2019..

“Pembangunan infrastruktur yang diusulkan ini merupakan proyek skala prioritas dan strategis di Kepri,” kata Kepala Barenlitbang Kepri, Naharuddin, seperti dikutip dari Antaranews, Senin (20/5/2019)

Nahar merincikan, proyek infrastruktur prioritas yang diusulkan ke pusat, antara lain pembangunan jembatan Batam-Bintan (Babin) yang saat ini sudah masuk dalam program nasional Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kemudian, Bandara Internasional di Ranai, Kabupaten Natuna, pembangunan beberapa ruas jalan terutama di Kota Batam dan Kabupaten Bintan, serta “fly over” di Kota batam.

Selanjutnya, ada juga infrastruktur di sektor laut seperti pembangunan lanjutan Pelabuhan Batu Ampar, Batam yang berskala internasional.

“Kiranya usulan kita ini menjadi perhatian utama kementerian dan lembaga nantinya,” ungkap Nahar.

Dia juga menambahkan, usai Musrenbangnas 2019, semua usulan dari daerah akan dibahas lebih lanjut oleh kementerian dan lembaga.

“Untuk musrenbangnas tahun 2019, usulan pembangunan infrastruktur masih mendominasi,” katanya.

(red/antara)

Usut Tuntas Kasus Kekerasan Jurnalis Saat Meliput Aksi 22 Mei

0
(Warta melayu) , bentrok demo Bawaslu.

Jakarta – Wajah kebebasan pers di Indonesia kembali tercoreng dengan tindak kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis saat meliput aksi di sekitar Gedung Bawaslu, Jakarta, yang berujung ricuh pada Rabu (22/5).

Berdasarkan verifikasi tim Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, setidaknya hingga saat ini terdapat tujuh jurnalis yang mengalami kekerasan, intimidasi dan persekusi sejak dini hari hingga pagi tadi.

Mereka di antaranya, Budi Tanjung (Jurnalis CNNIndonesia TV), Ryan (CNNIndonesia.com), Ryan (Jurnalis MNC Media), Fajar (Jurnalis Radio Sindo Trijaya), Fadli Mubarok (Jurnalis Alinea.id), dan dua jurnalis RTV yaitu Intan Bedisa dan Rahajeng Mutiara

Tak menutup kemungkinan, masih banyak jurnalis lainnya yang menjadi korban. Sampai saat ini AJI Jakarta masih mengumpulkan data dan verifikasi para jurnalis yang menjadi korban.

Peristiwa itu terjadi saat sejumlah jurnalis meliput di sekitar Gedung Bawaslu. Mereka dilarang aparat kepolisian saat merekam aksi penangkapan orang-orang yang diduga sebagai provokator massa.

Budi Tanjung, jurnalis Transmedia, salah satunya. Budi dipukul di bagian kepala dan rekaman videonya di ponsel dihapus oleh beberapa anggota Brimob di depan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, pada Rabu dini hari.

Peristiwa kekerasan lainnya juga dialami jurnalis CNNIndonesia.com, Ryan saat meliput di Jalan Jatibaru, Jakarta Pusat. Saat itu, Ryan sedang merekam aksi polisi yang menangkap provokator massa. Namun, polisi merebut ponselnya dan meminta menghapus video.

Ryan dipukul di bagian wajah, leher, lengan kanan bagian atas, dan bahu oleh beberapa anggota Brimob dan orang berseragam bebas. Mereka juga menggunakan tongkat untuk memukul Ryan.

Aparat kepolisian tetap melakukan kekerasan walaupun Budi dan Ryan mengaku sebagai jurnalis, bahkan telah menunjukkan identitasnya sebagai jurnalis.

Kekerasan terhadap jurnalis juga dilakukan oleh massa aksi. Mereka melakukan persekusi dan merampas peralatan kerja jurnalis seperti kamera, telepon genggam, dan alat perekam. Massa memaksa jurnalis untuk menghapus semua dokumentasi berupa foto maupun video. Beberapa jurnalis bahkan mengalami tindak kekerasan fisik berupa pemukulan.

AJI Jakarta dan LBH Pers mengecam keras aksi kekerasan dan upaya penghalangan kerja jurnalis yang dilakukan oleh aparat kepolisian maupun massa aksi.

Tindakan yang mengintimidasi jurnalis saat meliput peristiwa kerusuhan itu bisa dikategorikan sebagai sensor terhadap produk jurnalistik. Perbuatan itu termasuk pelanggaran pidana yang diatur dalam Pasal 18 UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Setiap orang yang menghalangi kebebasan pers diancam penjara maksimal dua tahun, dan denda maksimal Rp500 juta.

Kami mendesak aparat keamanan dan masyarakat untuk menghormati dan mendukung iklim kemerdekaan pers, tanpa ada intimidasi serta menghalangi kerja jurnalis di lapangan.

Kami juga mengimbau kepada para pimpinan media massa untuk bertanggung jawab menjaga dan mengutamakan keselamatan jurnalisnya. Sebab, tidak ada berita seharga nyawa.

Atas peristiwa tersebut AJI Jakarta dan LBH Pers menyatakan dan menyerukan:

1. Mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis, baik oleh polisi maupun kelompok warga.

2. Mengimbau kepada para pemimpin media untuk bertanggung jawab atas keselamatan jurnalis saat bertugas di lapangan. Memberikan pembekalan pengetahuan Safety Journalist dan beri penanganan trauma yang terjadi selama peliputan.

3. Mengimbau para jurnalis yang meliput aksi massa untuk mengutamakan keselamatan dengan menjaga jarak saat terjadi kerusuhan.

Jakarta, 22 Mei 2019

Asnil Bambani Amri, (Ketua AJI Jakarta) 081374439365

Erick Tanjung (Ketua Divisi Advokasi AJI Jakarta) 08118109277

Ade Wahyudin (Direktur Eksekutif LBH Pers) ‭+62 857 73238190

Menkoinfo Rudiantara menegaskan pembatasan sebagian akses platform Medsos dan pesan instan

0

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan pembatasan sebagian akses platform media sosial dan pesan instan yang dilakukan pemerintah hanya sementara hingga situasi dinyatakan kondusif.

Hal itu ditujukan untuk membatasi penyebaran atau viralnya informasi hoaks yang berkaitan dengan aksi unjuk rasa 22 Mei yang memprotes pengumuman hasil Pemilihan Umum 2019.

“Tidak semua dibatasi dan hanya bersifat sementara. Saya mohon maaf atas kondisi ini tapi ini sekali lagi sementara dan saya berharap ini bisa cepat selesai,” ungkap Rudiantara dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5).

Konsekuensi pembatasan itu, terjadi pelambatan akses, terutama untuk unggah dan unduh konten gambar dan video. Platform medsos yang dibatasi dan sementara tidak diaktifkan ialah facebook, instagram, dan twitter.

“Pemerintah batasi karena karena viralnya banyak yang negatif seperti informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan dan provokasi,” imbuh Rudiantara.

Pembatasan itu, menurut Rudiantara, sudah sejalan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang salah satunya mengatur pembatasan konten negatif.

“Komunikasi melalui SMS dan telepon tidak ada masalah jadi pembatasan hanya untuk media sosial dan messaging system,” jelasnya.

(red/MI)

Haidar Alwi: Ungkap, Tangkap dan Penjarakan Dalang Aksi Brutal 22 Mei

0

Penulis :Tanto

Jakarta – Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menyayangkan masa yang bertindak anarkis dengan brutal merusak fasilitas umum dan membakar di asrama Brimob kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat dini hari tadi.

ARJ menilai, tindakan massa dengan cara melakukan pembakaran di asrama Brimob bukan sekedar tindakan ‘murni’ kriminal. Tetapi, sepertinya tersirat ada motif lain yang ingin diperjuangkan dibalik semua aksi brutal tersebut.

“Oleh karena itu Polri diharapkan tidak hanya menangkap pelaku dilapangan yang konon katanya dibayar. Tetapi,  harus segera mengungkap, menangkap dan menyeret dalang aksi tersebut ke penjara. Agar, api kecil ini benar-benar menjadi padam. Dan, tidak menjadi besar meluas kemana-mana,” kata Penanggung jawab ARJ Haidar Alwi Rabu (22/5/2019).

Sehingga, menurutnya, diharapkan maksud dan tujuan dalang tersebut dapat diungkap kepermukaan. Karena, kalau hanya persoalan kalah dalam pilpres dijadikan alasan melakukan aksi anarkis yang brutal seperti itu rasanya tidak masuk akal sehat kita.

Terlepas dari semua itu, kami yakin TNI-Polri bisa meredam aksi anarkis yang brutal seperti ini.

Dirinya menambahkan, pengunjuk rasa seharusnya tidak melakukan tindakan anarkis yang brutal seperti itu. Karena, perilaku liar tersebut merugikan semua pihak. Dan, berdampak buruk bagi kehidupan sosial di republik ini.

“Semua orang jadi terganggu akibat peristiwa ini. Dan, perlu diketahui semua pihak; ketika Indonesia memanggil kami, kami siap membantu TNI-Polri untuk menyelamatkan Indonesia,” pungkasnya.

Diketahui, Rabu 22 Mei 2019 dini hari ini, massa membakar asrama Brimob di KS Tubun, Jakarta usai shalat subuh.

Padahal situasi sempat kondusif sejak pukul 04.06 WIB. Pemadam kebakaran pun langsung dikerahkan untuk memadamkan api yang terus berkobar.

Sejumlah rumah dan kendaraan pun tak luput dilahap si jago merah. Petugas kepolisian dan TNI juga tampak berjaga di lokasi kejadian.(*)

Semarak Ramadhan 1440 H, Yonkomposit 1/Gardapati Gelar Buka Puasa Bersama Yatim Piatu

0

Batamtimes.co – Natuna –
Batalyon Komposit 1/Gardapati, Natuna menggelar semarak Ramadhan buka puasa bersama anak Yatim Piatu dalam rangka memperingati Nuzul Qur’an 1440 H dilaksanakan di Gedung Serbaguna Mako Yonkomposit 1/Gardapati, Sepempang, Ranai, Natuna, Kepri, pada Rabu (22/05/2019) sekira pukul 17.00 Wib.

Kajari Gelar Acara Pisah Sambut Kasi Pidsus Kejaksaan Ranai

0

Batamtimes.co – Natuna –
Kepala Kejaksaan Negeri Ranai, Juli Isnur, SH.MH  menggelar acara pisah sambut Kapala seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Ranai dari Syafri Hadi, SH kepada Gustiar, SH dilaksanakan di aula Kantor Kejaksaan Jalan Pramuka Ranai, Natuna, Kepri, pada Rabu (22/05/2019).

Sembilan Partai Politik dipastikan lolos ke parlemen

0

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan rekapitulasi nasional hasil penghitungan suara pemilu legislatif 2019. Hasilnya, sembilan partai politik yang dipastikan lolos ke parlemen.

Berdasarkan berita acara hasil rekapitulasi nasional yang dibacakan Komusioner KPU, Evi Novida Ginting Manik, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) keluar sebagai partai dengan perolehan suara terbanyak, yaitu mencapai 27.053.961 suara atau 19,33 persen perolehan suara nasional.

Di posisi kedua, ada Partai Gerindra dengan perolehan 17.594.839 suara atau 12,7 persen perolehan suara nasional, disusul partai Golkar dengan raihan 17.229.789 suara atau 12,31 persen perolehan suara nasional.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berada di posisi keempat dengan raihan 13.570.097 suara atau 9,69 persen perolehan suara nasional, ditempel ketat Partai NasDem di posisi kelima dengan perolehan 12.661.792 suara atau 9,05 persen perolehan suara nasional.

Pasal 414 Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu menyebut Parpol peserta pemilu harus memenuhi ambang batas parlemen sebesar empat persen dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR RI.

Jika mengacu pada ketentuan itu, maka sembilan partai yang dipastikan lolos ke Parlemen adalah PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, PKS, Demokrat, PAN, dan PPP. Sementara tujuh partai lainya yang dipastikan tak lolos adalah PSI, Perindo, Berkarya, Hanura, PBB, Garuda dan PKPI.

Jumlah pengguna hak pilih dalam pileg 2019 sebanyak 157.475.213 pemilih dari total 199.979.320 pemilih yang terdaftar baik di dalam maupun di luar negeri. Total suara sah nasional untuk pileg tercatat sebanyak 139.971.260 suara. Tingkat partisipasi pemilih untuk pileg sebesar 81,69 persen.

Hasil rekap ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) KPU nomor 987/PL.01.8-KPT/06/KPU/V/2019 Tentang Penetapan Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Serta DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota Secara Nasional dalam Pemilu 2019. SK ditetapkan di Jakarta, hari ini, 21 Mei 2019 pukul 01:46 WIB.

Berikut adalah hasil lengkap rekapitulasi perolehan suara partai politik:

Partai dengan perolehan suara di atas ambang batas parlemen:
1. PDIP 27.053.961 (19,33 persen)
2. Gerindra 17.594.839 (12,57 persen)
3. Golkar 17.229.789 (12,31 persen)
4. PKB 13.570.097 (9,69 persen)
5. NasDem 12.661.792 (9,05 persen)
6. PKS 11.493.663 (8,21 persen)
7. Demokrat 10.876.507 (7,77 persen)
8. PAN 9.572.623 (6,84 persen)
9. PPP 6.323.147 (4,52 persen)

Partai dengan perolehan suara di bawah ambang batas parlemen:
10. PSI 2.650.361 (1,89 persen)
11. Perindo 3.738.320 (2,67 persen)
12. Berkarya 2.929.495 (2,09 persen)
13. Hanura 2.161.507 (1,54 persen)
14. PBB 1.099.848 (0,79 persen)
15. Garuda 702.536 (0,50 persen)
16. PKPI 312.775 (0,22 persen)

(red/medcom. id)

Presiden :Peringatan Nuzulul Quran memiliki makna yang berlipat ganda bagi Bangsa Indonesia

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, peringatan Nuzulul Quran memiliki makna yang berlipat ganda bagi bangsa Indonesia, tidak hanya makna keagamaan tetapi juga punya makna kebangsaan yang besar.

“Tidak hanya meningkatkan pemahaman tetapi juga mengamalkan persatuan bangsa sebagai bagian dari iman kita,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Peringatan Nuzulul Quran 1440H/2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/5) malam.

Melalui Peringatan Nuzulul Quran ini, lanjut Kepala Negara, kita menggali banyak inspirasi, inspirasi untuk meneguhkan persatuan bangsa, inspirasi untuk menahan ego kelompok, ego golongan, dan memperkuat semangat kebangsaan kita.

Kepala Negara menegaskan, melalui Peringatan Nuzulul Quran, kita ingin meneguhkan komitmen untuk menjalankan tugas kita sebagai manusia. Bahwa tugas manusia di muka bumi adalah untuk menciptakan kebaikan dan tidak membuat kerusakan.

“Tugas kita adalah membangun tatanan sosial yang rukun, tatanan sosial yang damai, serta yang meningkatkan kesejahteraan dan keadilan,” tegas Kepala Negara.

Kepala Negara mencontohkan kenabian Muhammad SAW yang antara lain dibuktikan dengan kemampuan membangun tatanan sosial. Menurut Kepala Negara, Nabi berhasil membangun tatanan sosial baru, yang menyatukan suku-suku Arab menjadi sebuah bangsa yang besar dan juga menyatukan seluruh umat Islam dalam ikatan iman yang sama.

Ketika para pendiri negara kita merintis Peringatan Nuzulul Quran pun, lanjut Kepala Negara, adalah dengan menyelaraskan semangat keagamaan dan semangat kebangsaan. Bung Karno mentradisikan Perayaan Nuzulul Quran di Istana.

“Ini adalah nasihat dari para ulama-ulama kita, sebagai rasa syukur atas anugerah kemerdekaan yang diberikan Allah SWT kepada kita bangsa Indonesia. Jadi tradisi Nuzulul Quran di Istana ini adalah sekali lagi atas nasihat para ulama-ulama kita,” terang Presiden Jokowi.

Karena itu, saat memperingati Nuzulul Quran, menurut Kepala Negara, sebenarnya kita sedang memperingati kenabian Rasulullah yang berhasil membangun tatanan sosial yang menyatukan suku bangsa yang berbeda-beda. Membangun tatanan sosial yang menyatukan suku bangsa yang berbeda-beda, yang berhasil mengangkat derajat manusia dari zaman jahiliyah ke zaman yang penuh dengan keberadaban.

“Selain itu, hari ini kita memperingati Nuzulul Quran sebenarnya juga sedang memperingati warisan para pendiri negara kita yang menyelaraskan keberagaman dalam bingkai kebangsaan, sebagai (mana) tertuang dalam Pancasila,” tutur Kepala Negara.

Kepala Negara meyakini, dengan menjalani tuntunan Alquran dan kenabian Rasulullah, dan dengan mengambil inspirasi dari para pendahulu kita, insyaallah Indonesia akan terus bersatu, terus rukun, dan terus damai.

“Indonesia menjadi lebih baik, lebih adil, dan lebih makmur dan lebih sejahtera. Dan Indonesia akan menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Tampak hadir dalam Peringatan Nuzulul Quran itu antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mensesneg Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri Pariwisata Arief Yahya, pimpinan lembaga negara, dan para duta besar negara sahabat.

 

(red/setkab.go.id) 

Mohammad Nuh resmi menjabat sebagai ketua Dewan Pers Periode 2019-2022

0

Jakarta – Menteri Pendidikan Nasional RI Periode 2009- 2014, Mohammad Nuh resmi menjabat sebagai ketua Dewan Pers. Nuh yang juga pernah menjabat sebagai Menkominfo di zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini resmi menggantikan Ketua Dewan Pers sebelumnya, Yosep Adi Prasetyo alias Stanley.

Berdasarkan siaran pers yang diterima redaksi detikmanado.com, acara serahterima jabatan dari Stanley kepada Nuh berlangsung di Gedung Dewan Pers Jakarta, Selasa (21/05/2019).

Pengangkatan Nuh bersama 8 anggota Dewan Pers lainnya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 33/M/2019. Selain Nuh, 8 anggota Dewan Pers Periode 2019 – 2022 adalah, Arif Zulkifli, Hendry Ch Bangun, Jamalul Insan (mewakili unsur wartawan), Ahmad Djauhar, Agung Damajaya dan Asep Setiawan (mewakili unsur perusahaan pers), Agus Sudibyo, Hassanein Rais dan Mohammad Nuh yang mewakili unsur masyarakat.(joe)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga