BMKG Tanjungpinang Prediksi Tiga Hari Kedepan Diguyur Hujan yang Disertai Petir

0
200
Ilustrasi Cuaca dan Logo BMKG

Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tanjunggpinang memperkirakan selama tiga hari kedepan Kota Tanjungpinang akan terjadi hujan ringan hingga sedang disiang hari disertai petir yang bersifat lokal dan juga angin kencang secara tiba-tiba.

Staf Prakirawan BMKG Stasiun Tanjungpinang, Bhakti mengatakan, hal ini disebabkan oleh faktor konvektif, akibat pemanasan yang kuat didukung suhu permukaan laut disekitar kepri yang cukup hangat serta tingkat kelembapan yang cukup tinggi dilapisan atas atmosfer sehingga terbentuknya awan-awan penghasil hujan juga kuat.

Oleh karena itu, katanya, artinya selama tiga hari kedepan umat muslim menjalankan ibadah puasa maka pada siang harinya akan diguyur hujan.

“Kita Prediksikan sementara ini, untuk tiga hari kedepan Pulau Bintan khususnya Tanjungpinang akan diguyur hujan pada siang harinya dan yang paling penging masyarakat tetap waspada terhadap awan Cumulonimbus yang dapat menyebabkan hujan lebat disertai angin kencang secara tiba-tiba,” ujar Bhakti, melalui sambungan telepon kepada batam times.co Minggu (28/5).

Sementara, tambahnya, untuk cuaca selanjutnya masih harus dipantau lebih lanjut lagi karena kondisi cuaca masih berubah-ubah dan tidak menentu.

Ia juga mengatakan bahwa arah angin di Tanjungpinang saat ini berhembus dari Tenggara hingga Barat Daya, dengan kecepatan umumnya antara 0,5-30 kilometer per jam, Kelembapan sekitar 70-98 persen, Suhu 24-31 Derajat.

“Untuk ketinggian gelombang diperairan Kepri yaitu, perairan Tanjungpinang-Batam berkisar antara 0,2-0,8 Meter, perairan Anambas-Natuna berkisar antara 0,2-1,0 Meter dan perairan Bintan-Lingga berkisar antara 0,2-1,3 Meter,” jelasnya.

Lebih lanjut,Bhakti mengatakan , untuk potensi puting beliung atau angin kencang, walaupun kecil namun peluang tetap ada. Terutama apabila terjadi hujan lebat disertai petir akibat dari adannya awan Comulunimbus.

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat agar tetap selalu waspada terutama apabila ada awan Cumulunimbus atau awan berwarna hitam pekat, bergumpal-gumpal, karena itu dapat menyebabkan hujan lebat, disertai petir dan juga angin kencang diharapkan menghindari berteduh dibawah pohon besar,” tegasnya lagi.

 

(red/Budi Arifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here