Bom Meledak Usai Densus 88 Antiteror Menangkap Terduga Teroris Husain

0
4

Batamtimes. Co, Sibolga- Polisi masih berada di lokasi ledakan bom di Sibolga, Sumatera Utara. Bom itu meledak setelah Densus 88 Antiteror menangkap terduga teroris Husain alias Abu Hamzah.

Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan penangkapan Abu Hamzah dilakukan pada pukul 14.23 WIB, Selasa (12/3/2019). Abu Hamzah berada di luar rumah saat itu.

“Saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah pelaku, sekitar pukul 14.50 WIB terjadi bom meledak yang melukai petugas,” ujar Iqbal saat dimintai konfirmasi.

Polisi menduga di dalam rumah pelaku masih ada istri dan anak pelaku. Densus bersama polisi dan tokoh masyarakat setempat sedang berupaya agar keduanya menyerahkan diri

Polisi Terluka Diduga Akibat Ledakan Bom, Densus 88 Kepung TKP di Sibolga

Tim Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88 menggerebek satu unit rumah warga di Jalan Mojopahit, Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut). Diduga di dalam rumah tersebut ada teroris beserta bom.

Hingga berita ini dinaikkan, tim Densus dibantu oleh personil kepolisian dan pihak terkait di daerah itu masih berupaya untuk mengamankan rumah tersebut. Rumah itu sendiri sudah dikepung.

Sehingga pihak kepolisian juga belum bisa memberikan keterangan dan masih bekerja untuk mengatasi dan mengamankan situasi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Gatra.com di lapangan, dari balik pintu rumah tersebut sempat ada ledakan diduga bom. Akibatnya menciderai beberapa orang, termasuk diantaranya personil kepolisian. Hal tersebut terjadi ketika tim Densus akan membuka pintu rumah tersebut.

“Rumah itu meledak sekitar pukul 14.30 WIB. Telinga saya sempat berdengung ketika mendengar ledakan dan menciderai beberapa orang termasuk diantaranya ada petugas” kata salah seorang warga, Dohar Tua Alam Hutagalung, kepada Gatra.com di lokasi sekitar, Selasa (12/3).

Dia mengaku mengetahui itu karena kebetulan sedang berada di lokasi untuk mengungsikan neneknya yang tinggal tepat di samping rumah yang tengah dikepung Tim Densus 88 Anti Teror tersebut.

“Kalau lebih jelasnya mengenai rumah yang meledak itu, saya kurang tahu. Tapi rumah itu disebut milik keluarga Uppang,” tuturnya.

Situasi di lokasi itu masih terlihat mencekam, sekalipun mendapat perhatian dari banyak warga yang datang menyemut untuk melihat situasi.

(red/Gatra.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here