8.6 C
New York
Monday, April 27, 2026
spot_img
Home Blog Page 865

Berpotensi rusak lingkungan, Presiden meminta agar impor sampah dan limbah disikapi dengan hati-hati

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah mendapatkan laporan mengenai tren impor sampah dan limbah ke Indonesia yang semakin meningkat.

Tren impor sampah dan limbah ini juga terjadi di negara-negara berkembang, bukan hanya di Indonesia saja.

Presiden meminta agar peningkatan impor sampah dan limbah ini disikapi dengan hati-hati. Di satu sisi impor terutama scrap kertas dan plastik bisa untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri, tetapi di sisi yang lain banyaknya sampah dan limbah yang masuk ke Indonesia akan berpotensi merusak lingkungan, terutama jika sampah atau limbah impor itu tidak dapat didaur ulang dan terkontaminasi oleh bahan berbahaya beracun atau B3.

“Oleh karena itu langkah-langkah pengendalian harus dilakukan,” tegas Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Impor Sampah dan Limbah, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/8/2019) siang.

Yang pertama, menurut Presiden, kita harus memaksimalkan potensi sampah yang ada di dalam negeri lebih dahulu untuk kebutuhan bahan baku industri. Yang kedua regulasi yang dibutuhkan untuk memperbaiki tata kelola impor sampah dan limbah ini betul-betul segera dipercepat penyelesaiannya.

“Yang ketiga juga penegakan aturan dan pengawasan yang ketat seketat-ketatnya terhadap impor sampah dan limbah yang masuk ke Indonesia, dan juga dilakukan langkah-langkah tegas yang harus dilakukan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan,” tegas Presiden.

Presiden Jokowi mengingatkan, koordinasi di antara menteri-menteri terkait sangat diperlukan sehingga jangan sampai terjadi perbedaan pandangan yang menghambat penanganan impor sampah dan limbah.

Rapat terbatas itu dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menperin Airlangga Hartarto, Menkumham Yasonna Laoly, Wakil Menkeu Mardiasmo, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

 

(HIM/RAH/ES)

Sekum PGI Pendeta Gomar Gultom mengecam keras penghentian ibadah Gereja GPdI

0

Riau – Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom mengecam keras penghentian ibadah Gereja GPdI di Dusun Sari Agung, Petalongan, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

“Saya mengecam dengan keras penghentian ibadah Gereja GPdI di Dusun Sari Agung, Petalongan Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir. Arogansi Satpol PP membubarkan ibadah yang sedang berlangsung sungguh-sungguh melukai hati, bukan saja umat yang sedang beribadah, tetapi juga melukai suasana batin umat kristiani di berbagai pelosok Tanah Air,” kata Pendeta Gomar dalam keterangan resmi, Selasa (27/8/2019).

Lepas dari ketiadaan izin dan Surat Keputusan Bupati yang  memerintahkan Tim Satpol PP untuk menyegel rumah ibadah tersebut,  tindakan tersebut sudah sangat melampaui kepatutan.

Menurutnya seharusnya bupati mengupayakan dan memfasilitasi pengadaan rumah ibadah bagi warga yang membutuhkan. Masyarakat menolak pembangunan rumah ibadah dengan merujuk pada semangat Peraturan bersama (Perber) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri yang dijadikan dasar penolakan oleh warga tersebut.

“Perber tersebut justru menugaskan Pemda setempat untuk memfasilitasi, manakala ada kesulitan masyarakat dalam memperoleh rumah ibadah,” ujarnya.

Gomar menambahkan dalam menjalankan ibadah merupakan hak konstitusional warga.

“Sebagai bagian dari kebebasan beribadah yang dijamin oleh Undang-undang. Ketiadaan izin dan sebagainya tidak semestinya menghalangi orang untuk beribadah. Untuk itu, saya menuntut Mendagri untuk menegor Bupati Indragiri Hilir atas kasus ini. Dan memerintahkannya untuk memfasilitasi kebutuhan akan tempoat beribadah bagi jemaat tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya kasus ini viral di media sosial melalui video yang beredar saat Satpol PP Kabupaten Indragili Hilir mendatangi jemaat yang sedang beribadah dan meminta ibdah untuk dihentikan. Sempat terjadi adu mulut antara jemaat dengn petugas bahkan ada salah seorang jemaat yang jatuh pingsan.

 

 

 

(red/MI)

Area Peti Kemas Pelabuhan Batu Ampar Batam Dibakar

0

Batam- Dari kejauhan, terlihat sekolompok orang menaiki perahu yang mencoba untuk memasuki area Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar. Perlahan-lahan, mereka mencari celah agar terhindar dari pantauan personil penjaga keamanan dan ketertiban pelabuhan atau Port Security Guard (PSG) dan mulai melakukan penyusupan.

Namun, para penyusup tersebut berhasil ditemukan oleh petugas PSG dan melakukan perlawanan. Situasi pun semakin memanas. Sehingga baku hantam antarpenyusup dan petugas PSG tak terelakkan.

Merasa terancam, para penyusup tersebut lantas membakar barang-barang di sekitar pelabuhan sehingga kepulan asap terlihat di area peti kemas. Hal ini menyebabkan situasi mengalami elevasi dari security level satu menjadi security level dua.

Tak lama, bantuan dari tim gabungan Direktorat Pengamanan BP Batam, Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) BP Batam, dan tim medis Rumah Sakit BP Batam tiba dan bersiap mengamankan lokasi kejadian. Situasi pun meningkat dari security level dua menjadi security level tiga.

Petugas yang terlatih tersebut berusaha memadamkan api yang sedang menyala menggunakan water canon atau meriam air dari kapal patroli ISPS Code dan bekerja sama dengan unit rescue PBK BP Batam.

Sementara tim medis dari Rumah Sakit BP Batam, melakukan upaya penyelamatan bagi petugas yang terluka.

Melihat hal tersebut, penyusup yang dalam keadaan panik berusaha melarikan diri. Begitu juga dengan kawanan penyusup yang berada di atas perahu. Dengan cekatan, baik petugas yang berada di Kapal Rescue PBK BP Batam dan di area peti kemas membekuk dan mengamankan para penyusup.

Begitulah rangkaian skenario dari kegiatan bertajuk “Simulasi Latihan Persiapan Exercise ISPS Code Pelabuhan Batu Ampar” yang dilaksanakan pada Selasa (27/8/219) pagi di Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar.

General Manager Administrasi dan Umum Badan Pengelola Pelabuhan Batam Ferdiana Sumiartony mengatakan, kegiatan Drill atau latihan simulasi di pelabuhan merupakan persyaratan yang harus dilaksanakan untuk memperoleh ISPS (International Ship and Port Facility Security) Code.

ISPS Code sendiri adalah aturan komprehensif yang mengatur prosedur keamanan terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan yang menjadi bagian dari konvensi Organisasi Maritim Internasional dan Safety of Live at Sea (SOLAS) tahun 1974.

“Pelatihan ini merupakan yang pertama kali dilakukan BP Batam dan permulaan untuk simulasi gabungan pada bulan Oktober mendatang. Nantinya akan melibatkan pihak eksternal seperti kepolisian, Angkatan Laut, Badan Keamanan Laut RI, dan lainnya,” kata Ferdiana.

Kegiatan simulasi ini melibatkan sekitar 58 orang, yang terdiri dari unsur Badan Pengelola Pelabuhan Batam, Direktorat Pengamanan BP Batam, Penanggulangan Bahaya Kebakaran BP Batam, dan tim medis Rumah Sakit BP Batam.

Kegiatan simulasi ini, dikatakan Ferdiana, akan dilaksanakan rutin setiap tahunnya, mengingat pentingnya kesiapan dalam mengamankan pelabuhan. Sehingga apabila terdapat kejadian-kejadian yang dinilai merugikan, dapat langsung ditanggulangi dengan baik.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam Badawi menyampaikan apresiasinya atas kegiatan simulasi ISPS Code oleh Badan Pengelola Pelabuhan Batam tersebut.

“Ini adalah bentuk sinergitas kita antarinstansi dan kerjasama ini tentunya bisa diterapkan apabila terjadi di saat yang tidak kita duga. Untuk itu, kami siap kapan pun jika dibutuhkan,” tegas Badawi.

 

(red/ BP)

Marsekal Indrajaya : Tingkatkan Potensi Kesiapsiagaan Operasi SAR di Perbatasan Natuna

0

Natuna (BT) Direktur Bina Potensi Basarnas Marsekal Pertama, TNI F. Indrajaya, SE.MM, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor SAR Natuna untuk meningkatkan potensi Kesiapsiagaan SAR diwilayah perbatasan NKRI Kabupaten Natuna.

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Raja Malaysia

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menerima kunjungan Raja Malaysia, Yang Di Pertuan Agong XVI  Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta’in Billah beserta Permaisuri Agong Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah Binti Almarhum Al-Mutawakkil Alallah Sultan Iskandar Al-Haj, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (Jabar), Selasa (27/8) siang.

Kedatangan Raja Malaysia dan permaisuri itu disambut dengan arak-arakan pasukan berkuda, prajurit dari berbagai kerajaan di Nusantara, dan drum band Pasukan Paspampres yang membawakan lagu-lagu kebangsaan kedua negara.

Setelah prosesi penyambutan, Presiden Jokowi mengajak tamunya ke dalam Istana Kepresidenan Bogor untuk mengikuti sesi foto bersama, penandatanganan buku tamu, tete-a-tete (perbincangan empat mata), penanaman pohon di belakang Istana, dan pertemuan bilateral Delegasi Republik Indonesia dengan Kerajaan Malaysia. Pertemuan diakhiri dengan makan siang bersama.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Dubes RI di Malaysia Rusdi Kirana, dan tiga putri dari Sultan Malaysia.

 

 

(red/setkab) 

Walikota Batam Rudi meminta median Jalan Laksamana Bintan depan SDN 001 Batamkota dibongkar

0

Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi meminta median Jalan Laksamana Bintan tepatnya depan SDN 001 Batamkota dibongkar. Ia meminta agar median jalan ini diganti posisinya.

“Saya minta dari underpass tarik lurus sampai ke patung kuda. Jadi mediannya harus bergeser ke kiri semua. Hari ini ikut existing jalan, dibuat melengkung, tak cantik. Maka kita minta itu dibongkar,” kata Rudi di Batam Centre, Senin (26/8).

Rudi mengatakan masalah pergeseran median jalan ini sudah disampaikan saat rapat bersama pelaksana pembangunan. Agar tidak dibangun mengikuti kondisi yang ada.

“Ini bukan pelebaran jalan. Tapi pembuatan jalan baru. Karena mengubah median jalan. Supaya bisa 5-6 lajur tiap jalur,” tuturnya.

Pelebaran ruas jalan antara Simpang BNI dengan underpass Pelita ini dilaksanakan dengan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan. Tahun ini merupakan kegiatan lanjutan dari proses yang sudah berjalan sebelumnya.

Berdasarkan data lpse.kepriprov.go.id, anggaran yang disiapkan Pemprov Kepri tahun ini sebesar Rp 8,795 miliar. Pada awal proses peningkatan jalan ini, tahun 2017, Pemprov Kepri menganggarkan Rp1,9 miliar untuk jalur Simpang Frangky-Simpang BNI-Underpass Pelita.

Dan pada 2018 lalu, peningkatan jalan Simpang BNI-Underpass Pelita memakan anggaran Rp13,3 miliar. Serta Rp17,8 miliar untuk proyek lanjutan jalur Simpang Frangky-Simpang BNI.

(red/MCB)

Agar anak Batam mampu berbahasa Inggris, Walikota Batam akan mendirikan kampung inggris

0
Batam- Keinginan Walikota Batam, Muhammad Rudi agar anak-anak Batam bisa berbahasa inggris tidak hanya diwujudkan melalui kurikulum di sekolah.
Tapi orang nomor satu di Kota Batam ini juga ingin mendirikan kampung inggris di Batam. Dengan didirikannya kampung inggris ini anak-anak akan terbiasa berbahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya sudah paksa Dinas Pendidikan Kota Batam untuk memasukkan kurikulum pelajaran bahasa inggris dari tingkat dasar. Dengan begitu anak-anak akan familiar dan menguasai bahasa inggris,” ujar Rudi di Kantor Walikota, Senin (26/8) pagi.

Anak-anak Batam yang tinggal dekat dengan Negara Malaysia dan Singapura harus menguasai bahasa inggris. Sehingga dalam mendapatkan pekerjaan anak-anak ini akan mampu bersaing dan memperoleh posisi terdepan.

Di Negara luar menurutnya banyak peluang kerja namun kualifikasi utama adalah mampu berbahasa inggris karena itu menjadi sarana untuk berkomunikasi.

“Kalau mampu berbahasa inggris maka akan mudah mendapatkan peluang kerja di luar negeri. Anak-anak ini harus mampu bersaing, mendapatkan pekerjaan yang layak bukan berada di belakang lagi,” harapannya.

Untuk mendirikan Kampung Inggris ini Rudi meminta Asisten Ekonomi Pembangunan, Pebrialin untuk menyiapkannya. Menurutnya Pemko Batam akan belajar ke daerah yang telah memiliki Kampung Inggris ini.

“Nanti bukan hanya lokasi tempat tinggal saja di sana, tapi ada sarana lain. Misalnya pertokoan atau pasar. Dengan begitu mereka yang tinggal di sana bisa berkomunikasi dan fasih berbahasa inggris,” tutupnya.

 

 

(red/GM)

Cerita Haru Anak Nelayan, Terpilih Anggota Paskibra

0

Natuna (BT) Nurhanisa pelajar MAN 2 Sedanau, Natuna, Kepri, salah satu anggota yang terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) tingkat Provinsi Kepri. Disaat HUT Kemerdekaan RI ke-74 dilaksanakan di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kepri, dipimpin Plt, Gubernur Kepri, Isdianto.

Fraksi PAN, Setujui APBD Perubahan 2019 Naik 178,2 Miliar

0

Natuna (BT) DPRD Natuna menggelar rapat paripurna di Gedung paripurna DPRD Jalan Yos Sudarso, Ranai, Natuna, Senin (26/08/2019) sekira pukul 20.15 Wib. Agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Perubahan APBD Tahun 2019.

Aduan FAMI Tentang Tiket pesawat Lanjut Persidangan

0

Jakarta – Aduan Forum Advokat Muda Indonesia atau FAMI terkait mahalnya tiket pesawat terbang ditindaklanjuti oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

“KPPU akan melanjutkan ke proses persidangan karena telah ditemukan 2 alat bukti,” kata Ketua Umum FAMI Zenuri Makhrodji dalam siaran persnya Senin (26/8/2019).

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya merasa senang karena dapat mewakili seluruh rakyat Indonesia mengadukan 4 penyedia jasa penerbangan yakni Geruda Indonesia, Lion Air, Citilink dan Batik Air.

Zenuri melanjutkan FAMI mendengar dengan baik aspirasi yang dikeluhkan masyarakat tentang mahalnya harga tiket dengan cara mengadukan ke KPPU.

Sementara itu, Sekjen FAMI Saiful Anam mengatakan, laporannya telah dengan baik ditangani oleh KPPU.

Hal itu, lanjut Anam, terbukti dengan dilanjutkannya pemeriksaan dari penyidikan ke persidangan.

“Artinya proses pemeriksaan telah berjalan dengan baik dan perkara akan segera dilakukan persidangn, kami mendorong KPPU dapat secara profesional menangani perkara mahalnya tiket pesawat ini,” jelas Anam.

Lebih lanjut Anam mengatakan, FAMI akan terus mengawal jalannya persidangan atas dugaan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat ini.

“Kami yakin KPPU akan mengabulkan aduan yang diajukannya,” ungkapnya.

Sebelumnya ratusan Advokat yang tergabung dalam FAMI mengadukan 4 penyedia jasa penerbangan yakni Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink dan Batik Air dikarenakan mahalnya harga tiket pesawat terbang.

 

(red/Tanto)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga