8.6 C
New York
Sunday, April 19, 2026
spot_img
Home Blog Page 899

PAKTEL Rencanakan Relokasi Antena Satelit ke Batam

0

Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan industri telekomunikasi PT Pasifik Indotama (PAKTEL) pada Senin (8/7/2019) sore. Pertemuan ini diterima langsung oleh Kepala BP Batam Edy Putra Irawady di Ruang Rapat Kepala BP Batam.

John Lester selaku President Director PT Pasifiktel Indotama (PAKTEL) mengatakan, perusahaannya tertarik untuk merelokasi antena satelit ke Batam karena lokasinya yang strategis.

“Asia Satellite Internet Exchange Limited (ASIX) yang merupakan pemegang saham pasar Hong Kong Group, yang memiliki teleport satelit besar baru-baru ini memutuskan untuk menjual lahan yang menampung 11 antena satelit besar dengan diameter 6-15 meter. Sehingga, kami membutuhkan ruang untuk merelokasi antena satelit tersebut lebih-kurang satu hektar. Untuk merelokasi tentunya butuh banyak persiapan dan kemudahan akses terutama transportasi, dan Batam memiliki kemudahan tersebut.” Jelas Lester.

Untuk relokasi sendiri, Lester menambahkan, selain Batam terdapat 2 daerah lainnya yang akan mereka sambangi, yaitu Filipina dan Malaysia. Ia menegaskan, bahwa Batam merupakan pilihan pertama yang Ia dan timnya sepakati.

“Batam kami rasa sempurna untuk melakukan relokasi ini selain karena lokasi strategisnya adalah minimnya gedung pencakar langit yang dapat menghalau akses ke satelit di luar angkasa.” Katanya.

Selain ketersediaan lahan yang cukup untuk menampung 11 antena satelit besar, PT PAKTEL juga memerlukan fasilitas penampung daya beserta genset listrik dan bangunan yang akan dijadikan sebagai kantor, pusat jaringan kontrol, infrastruktur IT, serta menampung peralatan stasiun satelit di darat. Rencananya, apabila bisnis ini terlaksana, PT PAKTEL akan menyerap 50-100 tenaga kerja yang terdiri dari insinyur dan teknisi.

PT PAKTEL sendiri merupakan didirikan di Republik Indonesia pada tahun 1995 yang berpusat di Jakarta dengan satu kantor cabang di Balikpapan, Kalimantan Tengah. Perusahaan ini bergerak di layanan jaringan telekomunikasi, dengan spesialisasi dalam outsourcing dan menawarkan solusi jaringan lengkap. PT PAKTEL telah memiliki lisensi untuk Very Small Aperture Satellite (VSAT), Internet Service Provider (ISP), Network Access Provider (NAP), dan Radio Trunking.

Menanggapi hal ini, Kepala BP Batam Edy Putra Irawady memberikan dukungannya kepada bisnis yang dimaksud.

“Kami akan memberikan tiga pilihan. Pertama, BP Batam akan merelokasi lahan untuk PT PAKTEL. Kedua, PT PAKTEL dapat menggunakan bangunan yang dimiliki oleh BP Batam yang telah dilengkapi peralatan dan tower. Dan yang terakhir, menggunakan fasilitas IT Center BP Batam. Masing-masing dari pilihan ini tentunya menguntungkan dari sisi yang berbeda. Tapi yang pasti, kami mendukung penuh bisnis ini.” Terang Edy.

Edy berharap dapat mendapatkan daftar kebutuhan investasi PT PAKTEL secepatnya agar kerjasama ini dapat segera terlaksana.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh  Chief Technology Offcer PT PAKTEL Ishaq H Ansyah, Kepala Kantor Lahan BP Batam Imam Bachroni, Direktur Aset BP Batam Dendi Gustinandar, Plh. Kepala Pusat Pengelolaan Data dan Sistem Informasi BP Batam Sylvia Malaiholo, dan Kepala Biro Umum BP Batam Ilham Eka Hartawan.

(Humas Badan Pengusahaan Batam)

BP Batam Gelar Sosialisasi Percepatan Kebijakan Prioritas Investasi dan Peningkatan Pelayanan

0

Siaran Pers
Nomor : 49 /SP-A5.3/7/2019Batam – Badan pengusahaan (BP) Batam melalui Unit kerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) gelar sosialisasi percepatan pengembangan kebijakan prioritas investasi dan ekspor serta peningkatan pelayanan frontliners di Balairung sari BP Batam, pada Senin (8/7/2019) Pagi.

Pelaksanaan Ini guna memberikan informasi dan pemahaman maupun implementasi kebijakan pengembangan investasi yang baik bagi perusahaan dan pembekalan substansi untuk pelayanan frontliners dalam standart pelayanan yang berkualitas.

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady menyampaikan dalam sambutannya untuk peningkatan investasi BP Batam mengandalkan pelayanan frontliner. Untuk saat ini, BP Batam memiliki 3 unit frontliner yakni Klinik berusaha untuk mempermudah penyelesaian masalah berusaha, OSS (Online Single Submission) untuk mempermudah perizinan investasi, dan Garda sebagai pengawal investasi.

“Pada pengajuan investasi para frontliner harus dibekali dengan pengetahuan yang luas mengenai investasi tersebut, sehingga pengaju dapat menerima informasi yang lengkap dan jelas agar tidak menjadi kesalahapahaman dikemudian hari. ” Ujar edy.

Ia menambahkan bahwa BP Batam saat ini telah membentuk satuan tugas (Satgas) percepatan investasi dan ekspor guna menggenjot investor dalam dan luar negeri untuk menanamkan modal di Kota Batam. Satgas tersebut terdiri dari empat bagian yakni garda restrukturisasi dan revitalisasi investasi, garda pengawalan percepatan, garda penyelesaian operasional investasi dan atau ekspor, terakhir garda evaluasi dan pengembangan investasi baru dan ekspor. Kedepannya garda ini diharapkan bisa mempercepat investasi dan ekspor

Ia menambahkan bahwa salah satu fasilitas yang diberikan untuk investasi yakni insentif bagi pelaku usaha. Insentif ini terdiri dari fiskal dan non-fiskal. Dalam hal ini, Fiskal berarti bebas bea masuk dan bebas PPN. Tiap tahunnya BP Batam mendapatkan biaya investasi dari APBN bagi FTZ yang merupakan insentif fiscal. Sedangkan Non fiscal, seperti suku bunga, pembiayaan, kemudahan perijinan lahan dan pengurusan ijin lalu lintas barang.

Pada kesempatan ini, Turut hadir Kasubdit Luar Negeri BKPM, Sri Endang Novitasari selaku salah satu narasumber. Sri Endang menyampaikan pada paparannya, bahwa saat ini pemerintah sangat fokus pada perbaikan kemudahan berusaha yang spesfik dalam bentuk perbaikan pelayanan perizinan.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas 5% pada tahun 2018 namun masih rendah dibandingkan beberapa negara kompetitor lainnya seperti Vietnam, Filipina dan Myanmar. Salah satu penyebab melambatnya pertumbuhan ekonomi karena terhambatnya realisasi investasi dan defisit neraca perdagangan di Indonesia” jelas sri.

BKPM perupaya terus memperbaiki iklim investasi guna meningkatkan investasi berkualitas di Indonesia. BKPM telah mendapat mandat dari Presiden Jokowi untuk fokus dalam tiga hal yaitu perbaikan proses perizinan investasi, debottlenecking realisasi investasi yang terkendala, dan perbaikan iklim investasi” Ujar Sri

Adapun 6 sektor prioritas investasi pemerintah indonesia yakni Infrasuktur (Transportasi, Jalan Tol, Kawasan Ekonomi Khusus,Kawasan Industri) , Industri Manufaktur (berorientasi ekspor, substansi impor dan industri bernilai tambah) , Maritim (Perikanan), Agrikultur, Pariwisata dan Industri Gaya hidup (ekonomi kreatif dan ekonomi digital).

Benediktus Dwi Hari Prasetyo, Staff Khusus Kementerian Perekonomian menyampaikan selaku narasumber bahwa BP Batam sedang mengembangkan IBOSS (Indonesia Batam Online Single Submission) yang merupakan penyederhanaan dari OSS.

Ia menjelaskan Pada tahun 2018, pemerintah mengeluarkan PP mengenai OSS yang pelaksanaannya diatur dalam PP Nomor 24 Tahun 2018, merupakan upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat dan murah, serta memberi kepastian,” Ujar Benediktus.

“Dalam hal ini, regulasi sudah diperbaiki dalam konteks tata kelola yang lebih luas. PP-24/2018 ini merupakan milestone positif dan komprehensif untuk menyinkronkan regulasi perizinan di Pusat dan Daerah” ujar Benediktus.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota 3/ Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Dwianto Eko Winaryo, Plh. Direktur PTSP Evi Bangun, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam, Lucky Agung Binarto, Anggota Kelompok Kerja IV Satuan Tugas Kemenko Perekonomian, Dyah Purbandari, dan lebih dari 60 peserta pelaku usaha.

 

(red/Humas BP Batam)

Angku Datuak Bandaharo Kayo: Darmizal Pantas Jadi Menteri!

0

Jakarta – Angku Datuak Bandaharo Kayo Tampuak Tangkai Alam Minangkabau di Nagari Tuo Pariangan Batusangkar berharap Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai pemegang hak prerogatif dapat memilih menteri yang akan membantu kinerjanya selama 5 tahun kedepan.

Angku Datuak Bandaro menambahkan, dalam menyusun kabinet, pak Jokowi benar-benar dengan pertimbangan yang sangat matang yang mengedepankan azaz manfaat untuk kebaikan semata. Sedikit saja salah langkah, tidak menutup kemungkinan Jokowi akan direpotkan oleh para pembantu pilihannya tersebut. Kita mengetahui bahwa pak Jokowi adalah orang baik, beliau dengan tulus tanpa reserve mencurahkan waktu dan pikirannya untuk membangun memajukan Indonesia.

“Oleh karnanya, langkah baiknya bila Unsur kapasitas, kapabilitas, integritas, track record serta asal usul daerah dan profesi dapat menjadi pertimbangan Jokowi dalam memilih menteri,” kata Angku kepada wartawan Minggu (7/7/2019).

Lebih lanjut Angku menerangkan, unsur balas budi terhadap seseorang tidak perlu menjadi penentu utama Presiden Jokowi dalam memilih menteri. “Tidak mungkin Jokowi hanya memikirkan balas budi pada seseorang lantas dia jadi harus jadi seorang menteri,” jelasnya.

Untuk mewakili wilayah barat, Angku menyebut sosok pengusaha sekaligus politisi senior HM Darmizal MS sosok yang tepat dipilih Jokowi jadi menteri. Dengan latar belakang relawan dan pengusaha, Darmizal akan mampu membantu presiden Jokowi yang bekerja serba cepat dan detil dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk mewujudkan Indonesia sejahtera.

“Pak Darmizal adalah tokoh minang yang bijaksana dan loyalitas tinggi. Kami sebagai pribadi dan pimpinan kaum adat di Minangkabau merasa yakin, jika pak Jokowi berkenan menjadikan Darmizal sebagai pembantu, dia akan amanah dalam menjalankan tugasnya,” demikian Angku Datuak Bandaro menjelaskan.

 

(red/Tanto)

Wahono Divonis 8 Tahun Penjara, Denda Rp 1 Miliar, Miliki Sabu 3,1 Gram

0

Natuna (BT) Terdakwa Wahono Alias Ipung telah terbukti secara dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ” Tanpa Hak Menjual dan Menjadi Perantara Dalam Jual Beli Narkotika Golongan I Bukan Tanaman” sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama Penuntut Umum.

Kelompok Nelayan Miris, Vonis Hakim Denda 50 Juta Rupiah Kasus Pencurian Ikan Warga Negara Vietnam

0

Natuna ( BT) Sekelompok nelayan di Pulau Tiga merasa miris atas putusan hakim perikanan Pengadilan Negeri Ranai, Senin (27/05/2019) lalu, memvonis denda 50 juta rupiah terdakwa
Le Ngoc Binh nahkoda Kapal Ikan Asing asal Vietnam.

Pengadilan Negeri Ranai Vonis Terdakwa Narkoba Lima Tahun Penjara

0
?????????????????????????????????????????????????????????

Natuna (BT) Pengadilan Negeri (PN) Ranai, Natuna menjatuhkan vonis lima tahun penjara kepada terdakwa Romi Antonius alias Romi, pada sidang putusan Majelis Hakim diketuai Sahat S.P Banjarnahor, SH.MH didampingi hakim anggota, Marselinus Ambarita, SH.MH dan M.Fahri Ikhsan, SH, Rabu (29/05/2019) lalu.

ARJ Santuni 10 Ribu Anak Yatim

0

Jakarta – Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menggelar halal bihalal sekaligus menyantuni 10 ribu yatim di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/7/2019). Hadir dalam acara tersebut hadir anggota dewan pertimbangan presiden (Watimpres) Sidarto Danoesubroto alias Opa.

Dalam sambutannya, Penanggung Jawab Tunggal Haidar Alwi mengatakan, acara halal bihalal dan santunan anak yatim ini merupakan wujud syukur atas ditetapkannya pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih tahun 2019-2024 oleh KPU.

Dirinya menambahkan, hari ini kami sebenarnya hanya mengundang 10 ribu anak yatim. Namun, lanjut dia, yang hadir mencapai 15 ribu.

“Ini menandakan antusiasme rakyat cukup tinggi dengan kegiatan pada hari ini,” ujarnya.

Kedepan, kata Haidar, ARJ akan mengawal kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf  sehingga kebijakan yang dikeluarkannya benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kebijakan yang pro rakyat akan membuat Indonesia lebih maju,” pungkas Haidar Alwi.

 

(red/Tanto)

GKR Hemas: Akan ada banyak aksi legislasi yang menarik di DPD RI 2019-2024

0

Jakarta – Gusti Kanjeng Ratu Hemas menyatakan profil anggota baru Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2019-2024 menjanjikan kualitas lembaga yang lebih baik.

“Tujuh puluh persen orang muda, 30 persen perempuan, dan sekitar 80 persen punya pengalaman politik. Itu jelas menggambarkan kualitas,” kata Hemas yang terpilih untuk keempat kalinya sebagai anggota DPD RI.

GKR Hemas telah menjadi anggota pada periode pertama lembaga tersebut, yakni 2004-2009, dengan prosentase suara tertinggi se-Indonesia. Demikian pula dalam 4 kali Pileg DPD selanjutnya, selalu tertinggi.

Pada periode pertama, namanya langsung meroket karena mengusulkan perubahan kelima UUD 1945. “Amendeman UUD 1945 diperlukan untuk memperkuat kewenangan DPD agar lebih bermanfaat bagi daerah,” katanya ketika itu.

Dua periode berikutnya, ia duduk sebagai wakil ketua lembaga tersebut. Selama kepemimpinannya itu, DPD menghasilkan kuantitas keputusan lebih banyak dibanding periode saat ini. Periode 2009-2014, misalnya, dihasilkan 319 Keputusan.

Demikian pula segi kualitas keputusan yg dihasilkan, pada masa kepemimpinannya terwujud UU Kelautan, UU Desa, yang manfaatnya dirasakan daerah.

“Baru pada periode 2019-2024 saya melihat peningkatan kualitas anggota yang begitu signifikan,” katanya sambil menyebut adanya keseimbangan yang baik antara politisi senior dan yunior.

Memberi harapan baru
Hemas juga menyatakan adanya keseimbangan kualitas anggota dari daerah Indonesia Timur, Tengah, dan Barat. “Berkualitas semua, termasuk yang muda. Bahkan, yang paling muda pun punya pendidikan yang tinggi dan pengalaman profesional “milenial” yang bagus,” katanya.

Ia menyebut kondisi itu memberi harapan baru bagi DPD RI. “DPD ini kan tujuan utamanya mewakili kepentingan daerah di parlemen. Dengan kualitas anggota yang lebih baik, tentu fungsi-fungsi dapat dijalankan dengan lebih baik pula,” katanya.

Melihat profil anggota baru tersebut, Hemas optimis kualitas lembaganya akan lebih baik dan memberi daerah hasil yang lebih baik pula.

“Kita akan melihat aksi-aksi legislasi yang menarik dan bermanfaat ke depan,” katanya optimis.

Nazri : Bulan Ini Puskesmas Ranai Buka Pelayanan 24 Jam

0

Natuna (BT) – Kepala Puskesmas Ranai, Nazri terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bahkan bulan ini Puskesmas yang dikelolanya akan mulai buka pelayanan kesehatan 24 Jam.

Terdakwa Musmulyadi Kasus Narkoba Di Vonis 4 Tahun Penjara

0

Natuna (BT) Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ranai, Moslem SH. mengatakan Pengadilan Negeri Ranai, menjatuhkan vonis terhadap Musmulyadi empat tahun penjara. Dikonfirmasi media Batamtimes.co, Sabtu (06/07/2019) pukul 20.48 Wib.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga