8.6 C
New York
Friday, April 17, 2026
spot_img
Home Blog Page 909

Kadar kolesterol yang terlalu tinggi, tidak terkontrol bisa menimbulkan Stroke dan Serangan Jantung

0

Batam- Kadar kolesterol yang terlalu tinggi dan tidak terkontrol bisa menimbulkan beragam masalah kesehatan serius, mulai dari stroke hingga serangan jantung.

Salah satu cara menurunkan kolesterol tinggi adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya serat, termasuk beta glucan dan inulin seperti yang dikutip media ini dari alodokter. com

Kolesterol tinggi  dapat disebabkan oleh banyak hal. Merokok, sering mengonsumsi makanan cepat saji, dan kurang berolahraga merupakan faktor-faktor yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Meski dapat meningkatkan risiko terkena penyakit berbahaya, kolesterol tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala. Oleh karena itu, memeriksa kadar kolesterol secara rutin amatlah penting, meskipun tidak ada keluhan tertentu.

Untuk mengurangi kolesterol tinggi di dalam tubuh, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yakni dengan rutin berolahraga selama 30 menit per hari, mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan ideal , serta mengonsumsi obat-obatan untuk mengurangi kolesterol sesuai rekomendasi dokter.

Salin itu, Anda bisa mengonsumsi suplemen untuk membantu menurunkan kolesterol. Salah satu suplemen penurun kolesterol adalah betaglucan dan inulin.

Mengenal Beta Glucan dan Inulin

Beta glucan dan inulin merupakan jenis serat yang terkandung di berbagai macam makanan dan memiliki berbagai manfaat, salah satunya untuk menurunkan kolesterol.

Dalam menurunkan kolesterol, beta glucan dan inulin bekerja dengan cara mengikat kolesterol yang terdapat di usus kecil, dan mencegahnya terserap ke aliran darah agar tidak menumpuk di dalam tubuh. Setelah itu, kolesterol yang telah terikat dengan beta glucan atau inulin akan dibuang bersama tinja sewaktu buang air besar (BAB).

Selain menurunkan kadar kolesterol, beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa beta glucan bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung dan sistem kekebalan tubuh, mengendalikan kadar gula darah, serta mengurangi risiko terkena kanker.

Tidak hanya itu, beta glucan juga dipercaya dapat membantu mengobati berbagai penyakit, yaitu radang sendi,alergi , infeksi setelah operasi, dan gangguan pencernaan. Namun, efektivitas beta glucan untuk mengobati penyakit-penyakit tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut.

Begitu pun dengan inulin. Zat ini mampu menurunkan kadar kolesterol, tringelisida, serta gula darah. Selain itu, inulin juga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik yang membantu usus bekerja lebih optimal. Hal ini membuat inulin kerap digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti sembelit.

Mengurangi Kolesterol Tinggi dengan BetaGlucan dan Inulin

Tiap orang dianjurkan mengonsumsi kurang lebih 7,5 gram beta glucan dan sekitar 14 gram inulin per hari. Kedua zat ini bisa Anda dapatkan dari makanan.

Berikut ini adalah makanan-makanan yang kaya akan beta glucan:

Rumput laut Jamur, seperti jamur ganoderma  dan shiitakeGandum utuhOatmealBarley atau jelaiGanggang/tumbuhan alga

Dibanding beta glucan, makanan yang mengandung inulin lebih mudah didapat. Anda bisa memilih salah satu atau beberapa makanan berikut ini untuk memenuhi kebutuhan inulin harian Anda:

Gandum Bawang merah Bawang putihDaun bawangAsparagusPisang

Bila asupan dari makanan tidak mencukupi, Anda dapat mengonsumsi suplemen yang sudah diperkaya oleh beta glucan dan inulin, untuk membantu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Suplemen ini baik untuk membantu mencegah kolesterol menumpuk dalam darah.

Untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah, konsumsilah suplemen sesuai aturan dan dosis yang tertera pada kemasan, atau menurut anjuran dokter, dan sertai dengan menjalani gaya hidup sehat . Selain itu, pantau kadar kolesterol dalam darah dengan rutin melakukan cek kolesterol dan memeriksakan diri ke dokter.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

(red/budi karya)

Kadis Pendidikan Kepri Ingatkan Jangan ada Pungli Penerimaan PPDB

0

TANJUNGPINANG – Kadis Pendidikan Provinsi Kepri, Dr. Muhammad Dali, MM mengingatkan agar jangan bermain-main dengan pungutan liar pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019. Dali mengaku sudah menyampaikan hal ini pada seluruh kepala sekolah.

“Kalau siswa akan masuk, jangan bermain-main dengan Pungli (pungutan liar). Jangan bermain-main dengan jual kursi. Karena PPDB ini dipantau langsung oleh Ombudsman dan secara tidak langsung ada KPK. Ditambah dengan Saber Pungli,” ujar Dali di Kantor Gubernur, Senin (24/6).

Apalagi Dinas Pendidikan Provinsi Kepri telah melakukan kerjasama dengan Ombudsman, terkait PPDB. “Jadi kalau yang bermain-main ya tanggungjawab. Kita sudah sampaikan secara keras kepada seluruh kepala sekolah, karena kita tidak mau terjadi hal yang tidak diinginkan,” tegas Dali.

Pasalnya PPDB sudah diatur, siswa dipertimbangkan berdasarkan zonasi, prestasi dan perpindahan orangtua. Untuk zonasi dihitung menggunakan GPS (global positioning system), berdasarkan jarak rumah ke sekolah. PPDB juga dilakukan secara online, sehingga dapat dilihat secara real time.

Hal tersebut diharapkan dapat meminimalisir kecurangan terkait Pungli. Pendaftaran akan dibuka pada 1-6 Juli mendatang. Kemudian hasilnya diumumkan pada 7 Juli. Dilanjutkan pendaftaran ulang pada 8-10 Juli.

Setelah siswa dinyatakan diterima, pihak sekolah juga tidak dibenarkan mengambil sembarang pungutan. “Yang boleh itu SPP. Uang pakaian tidak ada. SPP itu masing-masing (sekolah). Tapi diarahkan pemerataan,” tambah Dali.

 

 

(Red/Diskominfo kepri)

 

MK Percepat Putusan Gugatan Pilpres 2019 Prabowo, Kamis 27 Juni

0

Jakarta – Mahkamah Konstitusi memajukan jadwal putusan gugatan Pilpres 2019 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Kamis (27/6/2019). Semula putusan Pilpres 2019 dijadwalkan, Jumat (28/6/2019).
.
Jadwal resmi putusan gugatan Pilpres 2019 itu tercatat dalam laman resmi Mahkamah Konstitusi. Sidang putusan gugatan Pilpres 2019 akan digelar pukul 12.30 WIB.
.
“Iya betul, sidang pembacaan putusan dimajukan pada Kamis (27/6/2019) pada pukul 12.30 WIB,” Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono Soeroso di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Senin (24/6/2019).
.
Tidak ada alasan khusus mengapa jadwal pembacaan putusan ini dipercepat.
.
“Intinya, karena Majelis Hakim Konstitusi sudah siap dengan putusan dan untuk bersidang dengan agenda pengucapan putusan,” tambah Fajar.
.
Rangkaian sidang untuk perkara yang dimohonkan oleh pasangan Prabowo Subiyanto – Sandiaga Salahudin Uno ini, dimulai pada Jumat (14/6/2019). Sementara sidang kelima atau sidang terakhir digelar pada 21 Juni 2019.
.
Pada Jumat (14/6/2019) sidang digelar dengan agenda mendengarkan seluruh dalil permohonan pemohon. Kemudian pada Selasa (18/6/2019) sidang kembali digelar dengan agenda mendengarkan jawaban pihak termohon.
.
Selanjutnya pada Rabu (19/6/2019) hingga Jumat (20/6/2019) agenda sidang adalah mendengarkan keterangan ahli dan saksi fakta yang dihadirkan oleh seluruh pihak yang berperkara kecuali Bawaslu.
.
Majelis Hakim Konstitusi kemudian menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang digelar pada Senin (24/6/2019) hingga Rabu (26/6/2019), untuk membahas segala hal terkait dengan perkara sengketa hasil Pilpres 2019.
.
Perkara ini dimohonkan oleh Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subiyanto – Sandiaga Salahudin Uno, dengan pihak termohon adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo – Maruf Amin sebagai pihak terkait. Bawaslu juga hadir dalam setiap persidangan sebagai pihak yang turut berperkara.

 

 

(red/Suara. com)

Dubes RI Singapura Undang 26 pelaku Usaha dan eksekutif muda

0

Singapura – Menyongsong Indonesia Emas dan mempersiapkan diri menjadikan Indonesia sebagai ekonomi terbesar ke-4 dunia perlu partisipasi entrepreneur muda Indonesia dan Singapura.

Menurut,  Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya, saat menjamu makan siang 26 pelaku usaha dan eksekutif muda Indonesia di Singapura, Selasa, (24/6/2019).

Dengan indikator makro, katanya, yang sangat kondusif seperti,  stabilitas politik, indeks daya saing, peringkat investasi yg terus semakin baik, termasuk kinerja pemerintah yang meningkat terkait infrastruktur, SDM dan governance, Indonesia sebagai ekonomi terbesar di ASEAN memberikan peluang investasi yang sangat menarik.

“Terlepas dari retorika “trade war”, Indonesia dan negara ASEAN didalam KTT ASEAN terakhir memiliki tekad untuk menyelesaikan perundingan RCEP sebagai perjanjian komprehensif bidang ekonomi antara ASEAN dengan 6 mitra wicaranya, imbuhnya

Komitmen pemerintah untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur dan mengembangkan sumber daya manusia menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi yang kompetitif.

Lebih lanjut, Dubes Ngurah, meminta entrepreneur muda Singapura juga lebih aktif dan memahami Indonesia secara benar, sehingga membuka wawasan mengenai besarnya potensi yang dapat dikembangkan melalui kerja sama.

Dihadapan para entrepreneur muda Indonesia dan Singapura ini Dubes, menjelaskan potensi Indonesia bagi startup untuk nantinya bisa berkembang menjadi unicorns.

Dubes Ngurah menyampaikan keyakinannya bahwa setiap kegiatan-kegiatan diplomasi ekonomi yang diselenggarakan oleh KBRI Singapura selalu didorong untuk menghasilkan kerja sama yang kongkrit dan bermanfaat bagi Indonesia dengan semboyan “from contact to contract”.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bidang Luar Negeri dan Pariwisata BP,  HIPMI Kepri Bagas Adhadirgha yang pada kesempatan tersebut menyatakan dalam menghadapi era keterbukaan informasi digital dan industri 4.0 dunia memerlukan inovasi dalam berbisnis.

“Terkait hal ini, KBRI Singapura selalu memfasilitasi kerja sama dengan berbagai mitra kerja di Singapura dan dengan marketplace Glexindo untuk meningkatkan ekspor, khususnya ke pasar Singapura dan global”, ujarnya.

“Semua kerja sama ini kongkrit dan nanti pelaku UKM yang tergabung dalam HIPMI dapat mempergunakan marketplace yang disediakan oleh Glexindo, hingga fasilitasi pergudangan, dan tempat pameran di Singapura dan RRT”, lanjut nya.

Para peserta yang hadir, diberikan kesempatan untuk menyampaikan gagasan-gagasan kreatif, promosi produk usahanya, hingga diharapkan terbangun networking untuk membuka peluang kerja sama dan bisnis yang nantinya dapat memberikan keuntungan timbal balik antara Indonesia dan Singapura.

Sedikitnya ada tiga tech-startup yang hadir pada kegiatan tersebut, yaitu, Glexindo (marketplace untuk eksportir), Bindcover (asuransi online), hingga WeKode Coding School, turut hadir juga perusahaan modal ventura (venture capital), seperti Monkshil Venture dan Tribecclerator yang memiliki ketertarikan untuk terus berinvestasi dan mencari mitra di Indonesia.

Bahkan perusahan teknologi terkenal Google dan Facebook mengirimkan eksekutifnya yang merupakan orang Indonesia.

Sektor usaha lainnya yang hadir adalah pelaku usaha fashion, pemilik outlet D2I di Mall Paragon, Orchard Road, yang khusus mengkurasi produk-produk designer asal Indonesia, dan perwakilan dari Young Farmer Association Singapore, yang banyak mengelola investasi di sektor pertanian di kawasan Sumatera Utara.

Tidak hanya berkesempatan untuk ber-networking, para pelaku yang hadir juga diberi penjelasan mengenai Smart Embassy KBRI di Singapura dan Showcase produk ekspor yang menggunakan aplikasi teknologi, sepertj pemangaatan QR Code yang bertujuan untuk mempermudah mencari informasi mengenai eksportir/produsen produk ekspor Indonesia. Saat inj, virtual showcase KBRI di Singapura memiliki database sekitar 3000 perusahaan yang bisa diakses 24/7 oleh importir dari bernagai negara.

Di akhir acara Dubes Ngurah mengundang peserta untuk menghadiri ‘ Indonesia Investment Day’ yang akan diselenggarakan KBRI Singapura tanggal 26 Juli 2019 di Singapura serta Trade Expo Indonesia bulan Oktober di Jakarta.

 

 

(red/KBRI Singapura/Budi karya)

 

FKDB Terus Kembangkan Usaha Tempe di Indonesia

0

Penulis : Tanto

Jakarta – Tempe menjadi salah satu makanan yang banyak diminati dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tak hanya memiliki kandungan gizi yang baik, tempe juga menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Demikian dikatakan Ketua 2 Bidang Ekonomi Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), Cucup Ruhiyat Senin (24/6/2019).

Dikatakannya, usaha dibidang tempe dan tahu yang dikelola FKDB saat ini sudah tersebar secara nasional.

“Namun dalam perjalanannya FKDB terus mengembangkan usaha tempe melaui berbagai pelatihan serta keikutsertaannya di Forum Tempe Indonesia (FTI) dan United State Soybean Export Council (USSEC),” jelas Cucup.

Menurut Cucup, tanggal 20-23 Juni 2019 lalu, perwakilan FDKB yang terdiri dari 6 orang mengikuti kegiatan pelatihan produksi tempe higienis yang berlokasi di rumah tempe Indonesia Bogor.

“Dalam kegiatan itu, pengrajin mendapatkan berbagai pengetahuan  mulai dari situasi bisnis tempe Indonesia terkini, pemasaran produk UMKM, produksi tempe kering dan basah, hingga dengan cara pengembangan produk olahan tempe,” ucap Cucup.

Kedepan, Cucup menilai, pengembangan bisnis tempe FKDB di seluruh Indonesia akan terus dilakukan.

“Tak hanya itu, kedepannya FKDB juga akan terus mencoba untuk membuat inovasi dan terobosan-terobosan dari tempe dan turunan kedelai lainnya,” demikian Cucup Ruhiyat menjelaskan.

DPW PKS Kepri siap mengirimkan wakilnya dalam Pilkada serentak 2020

0

Tanjungpinang – Menjelang Pemilihan Pilkada (Pilkada) serentak yang tidak lagi akan digelar di 6 Kabupaten/Kota dan Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau, membuat semua Partai menyiapkan kader terbaiknya untuk maju pada kontestasi tersebut.

Tidak terkecuali, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Wakil Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai PKS, Ing Iskandarsyah saat ditemui media ini mengatakan Partainya siap mengirimkan kader terbaiknya untuk bertarung di Pilkada serentak tersebut.

“Tentunya kita akan memprioritaskan Kader kita. Tapi kita liat dulu survei di lapangan,” ungkap Iskandarsyah kepada awak media, Minggu(23/6) siang.

Karena, berdasarkan hasil Pileg tahun 2019 lalu Partai PKS berada diposisi tiga besar untuk di DPRD Kepri. Sehingga berhak menempatkan Kadernya sebagai Wakil Ketua DPRD Kepri.

“Kita hanya kalah sama PDI P dan Golkar yang berada diatas kita, di Kabupaten dan Kota di Kepri juga kita masuk unsur pimpinan, kita hanya kalah di Natuna dan Anambas,” bebernya.

Saat disinggung apakah ia siap maju di Pilkada Kabupaten Karimun yang merupakan Dapilnya saat terpilih menjadi anggota DPRD Kepri. Iskandarsyah masih enggan berkomentar. Karena menunggu keputusan partai.

“Kalau kita sebagai kader tergantung keputusan pusat. Tetapi kita semua menyiapkan diri,” tutupnya.

 

(red/Agung hertadinata)

Korem 033/Wira Pratama dan Kodim 0315/Bintan menggelar Baksos

0

Tanjungpinang – Korem 033/Wira Pratama dan Kodim 0315/Bintan menggelar Bakti Sosial (Baksos) Bidang Kesehatan bekerja sama dengan Pemprov Kepri, Yayasan Kanker Indoensia Kepri, PPNI Kota Tanjungpinang, PMI Kota Tanjungpinang, dan PSMTI Tanjungpinang, Bintan serta Mahabudhi Kota Tanjungpinang Tempat di Gedung Olahraga PSMTI Rawasari, Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu (23/6).

Dalam kegiatan tersebut hadir para kasi dan pasi dilingkungan Korem 033/Wira Pratama dan Kodim 0315/Bintan yakni Kasrem, Kasi Ter, Kapenrem, Kasetum rem 033/WP, Pasi ter Kodim 0315/Bintan serta sejumlah personil Korem 033/WP dan Kodim 0315/Bintan. Nampak juga hadir dalam acara tersebut Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Dr. H. Tjetjep Yudiana, M. Kes, Unsur FKPD Provinsi Kepri, Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Ketua PERSIT Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 033 PD I Bukit Barisan, Ketua Penggerak PKK Provinsi Kepri, Plt Sekda Kota Tanjungpinang,  Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Fredy , SE. MM, Ketua Mahabudhi Kepri, Ketua IDI Kepri, Ketua PPNI Kepri, Dirut RSUD Kepri, Ketua PMI Kota Tanjungpinang, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Danrem 033/WP, Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos melalui Kasiter Korem 033/WP, Kolonel Inf Alam Persada mengatakan bahwa masyarakat sangat antusias akan pengobatan gratis ini.

“Alhamdulillah yang datang melebihi target terutama untuk sunatan massal,” sebutnya.

Alam berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat kurang mampu Khususnya masyarakat Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang dalam bidan kesehatan.

“TNI tetap harus bersama pemerintah untuk menyukseskan program pembangunan di wilayah beserta mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan kesehatan,” katanya.

 

(red/Agung hartadinata)

Pembangunan Sesuai Rencana, Pelabuhan Patimban Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2020

0
Menhub Budi Karya Sumadi menjawab wartawan usai meninjau progres pembangunan Pelabuhan Patimban, di Kabupaten Subang, Jabar, Minggu (23/6) siang. (Foto: IST)

Jabar – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan proyek pembangunan Pelabuhan Patimban, di Kabupaten Subang, Jawa Barat, berjalan sesuai dengan rencana. Untuk itu, Menhub menargetkan Pelabuhan Patimban nantinya sudah dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2020.

“Yang kita bisa rencanakan adalah mungkin April pertengahan tahun depan, kita akan mulai melakukan penggunaan pertama dari car terminal. Oleh karenanya saya akan koordinasikan supaya bisa diselesikan, baru nanti akhir tahun 2020 selesai semuanya,” kata Menhub usai menggelar rapat di Lokasi Proyek Pelabuhan Patimban, Minggu (23/6).

Dengan target beroperasi pada pertengahan tahun 2020, Menhu berharap akses jalan dari dan menuju Pelabuhan Patimban dapat selesai dibangun.

Menurut Menhub, saat ini progres pembangunan Pelabuhan Patimban sudah 29%. Sedangkan untuk car terminal yang akan beroperasi pertengahan tahun depan progresnya sudah mencapai 35%.

Sebagai informasi dengan adanya Car Terminal di Pelabuhan Patimban ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas khususnya untuk ekspor-impor kendaraan di Pelabuhan Tanjung Priok. Selama ini, kendaraan berat termasuk angkutan ekspor-impor kendaraan menyumbang pada kemacetan lalu lintas khususnya ruas antara Bekasi-Tanjung Priok, Jakarta.

Car Terminal Pelabuhan Patimban ini nantinya memiliki kapasitas tampung 250 ribu sampai 300 ribu kendaraan per tahun.

Kurangi Biaya Logistik

Sementara itu pada kesempatan yang sama Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo mengatakan tujuan pembangunan Pelabuhan Patimban adalah untuk mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan, memperkuat ketahanan ekonomi, mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di Jakarta dengan pembagian arus lalu lintas kendaraan, serta menjamin keselamatan pelayaran termasuk area eksplorasi Migas.

Pembangunannya sendiri dilaksanakan dalam 3 (tiga) Tahap. Pada Tahap pertama, Pelabuhan Patimban direncanakan akan dapat melayani 3.5 Juta peti kemas (TEUS) dan 600.000 kendaraan bermotor (CBU). Pada Tahap kedua, kapasitas pelayanan akan meningkat menjadi 5.5 Juta TEUS dan pada Tahap ketiga akan meningkat kembali hingga 7.5 Juta Teus.

Secara umum, Pelabuhan Patimban akan melayani jenis muatan Peti Kemas dan Kendaraan Bermotor yang diangkut menggunakan kapal-kapal berukuran besar.

“Nantinya Pelabuhan Patimban juga akan didukung area sarana penunjang (Backup Area) untuk mendukung efisiensi logistik dari dan ke Pelabuhan Patimban seluas 356 Ha,” ucap Agus.

Disamping kegiatan yang dikerjakan oleh Kementertian Perhubungan, telah berlangsung pekerjaan pembuatan akses jalan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).

Pemerintah berharap dengan beroperasinya Pelabuhan Patimban dapat mengefisienkan biaya ekspor produk Indonesia ke luar negeri salah satunya produk otomotif.

 

 

(red/Humas Kemenhub)

Miliki inovasi teknologi ikuti TTG 2019, ribut Total Hadiah Rp 51 Juta

0

TANJUNGPINANG – Lebih dari 90 inovasi telah didaftarkan pada Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TG) Provinsi Kepri 2019. Bagi yang memiliki inovasi, pendaftaran TTG masih dibuka hingga 30 Juni mendatang. Total hadiah Rp 51 juta disediakan bagi para pemenang.

“TTG pendaftaran dibuka 1 Mei kemarin sampai 30 Juni. Sampai sekarang sudah 90 yang daftar,” ujar Drs. Sardison, M.TP, Kadis PMD Dukcapil Provinsi Kepri usai apel pagi, Senin (24/6). TTG ini dapat diikuti oleh berbagai pihak, asal memiliki inovasi yang tepat guna.

Para pendaftar mulai dari individu, Posyantek (pos pelayanan teknologi) hingga universitas. Tak ada kriteria khusus pada TTG kali ini. Hanya saja sesuai arahan Direktorat Pendayagunaaan Sumber Daya Alam (SDA) dan Teknologi Tepat Guna (TTG), dititik beratkan pada penyelesaian masalah sumber daya alam lokal.

“Misalnya kita di bidang kelautan, bagaimana membuat produk yang bisa menyelesaikan masalah kehidupan masyarakat. Seperti kita memiliki masalah dengan sampah laut, bagaimana menyelesaikannya,” tambah Sardison.

Nantinya akan dipilih 30 inovasi terbaik, yang akan diperlombakan pada pelaksanaan Inovasi TTG 2019. “Total hadianya Rp 51 juta. Nanti akan dipilih juara 1 sampai 3 dan juara harapan 1 sampai harapan 3. Juga produk unggulan dan Posyantek,” tambah Sardison.

Pemenang di tingkat Provinsi Kepri akan diikut sertakan pada Inovasi TTG Tingkat Nasinal pada 21-25 September mendatang.

 

 

(red/Diskominfo Kepri)

Ini dia Provinsi, kabupaten,Kota, yang mengadakan Pilkada 2020

0

Jakarta – Ada 9 provinsi yang akan menggelar Pilkada pada tahun 2020. Pilkada untuk 9 provinsi itu akan dilakukan serentak dengan pilkada tingkat kabupaten dan kota.

“Rincian 9 provinsi (akan menggelar pilkada pada tahun 2020),” kata Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik seperti yang dikutip dari detik. com, dalam sambutannya saat uji publik Peraturan KPU (PKPU) Pilkada di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).

Sedangkan untuk tingkat kabupaten disebut Evi ada 224 wilayah kabupaten, dan untuk tingkat kota akan berlangsung di 37 kota pada 32 provinsi.

“Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati akan dilaksanakan pada 224 kabupaten, dan untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan dilaksanakan pada 37 kota yang tersebar pada 32 provinsi,” kata Evi.

Sebenarnya jadwal pemilihan wali kota dan wakil wali kota untuk tahun 2020 hanya pada 36 kota. Namun ada 1 tambahan yaitu Kota Makassar yang disebut Evi diulang.

Berikut ini rincian 270 daerah yang akan melakukan pilkada serentak 2020:

A. Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur

1. Sumatera Barat
2. Jambi
3. Bengkulu
4. Kepulauan Riau
5. Kalimantan Tengah
6. Kalimantan Selatan
7. Kalimantan Utara
8. Sulawesi Utara
9. Sulawesi Tengah

B. Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota

1. Denpasar, Bali
2. Cilegon, Banten
3. Tangerang Selatan, Banten
4. Sungai Penuh, Jambi
5. Depok, Jawa Barat
6. Semarang, Jawa Tengah
7. Surakarta, Jawa Tengah
8. Pekalongan, Jawa Tengah
9. Magelang, Jawa Tengah
10. Blitar, Jawa Tengah
11. Surabaya, Jawa Timur
12. Pasuruan, Jawa Timur
13. Banjarbaru, Kalimantan Selatan
14. Banjarmasin, Kalimantan Selatan
15. Samarinda, Kalimantan Timur
16. Bontang, Kalimantan Timur
17. Balikpapan, Kalimantan Timur
18. Batam, Riau
19. Metro, Lampung
20. Ternate, Maluku Utara
21. Tidore Kepulauan, Maluku Utara
22. Mataram, NTB
23. Dumai, Riau
24. Palu, Sulawesi Tengah
25. Manado, Sulawesi Utara
26. Tomohon, Sulawesi Utara
27. Bitung, Sulawesi Utara
28. Solok, Sumatera Barat
29. Bukittinggi, Sumatera Barat
30. Binjai, Sumatera Utara
31. Medan, Sumatera Utara
32. Sibolga, Sumatera Utara
33. Pematangsiantar, Sumatera Utara
34. Tanjung Balai, Sumatera Utara
35. Gunung Sitoli, Sumatera Utara
36. Bandar Lampung, Lampung
37. Makassar, Sulawesi Selatan

C. Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati

1. Karang Asem, Bali
2. Badung, Bali
3. Bangli, Bali
4. Tabanan, Bali
5. Jembrana, Bali
6. Serang, Banten
7. Padeglang, Banten
8. Mukomuko, Bengkulu
9. Seluma, Bengkulu
10. Kepahiang, Bengkulu
11. Lebong, Bengkulu
12. Bengkulu Selatan, Bengkulu
13. Rejang Lebong, Bengkulu
14. Bengkulu Utara, Bengkulu
15. Kaur, Bengkulu
16. Bantul, Yogyakarta
17. Gunung Kidul, Yogyakarta
18. Sleman, Yogyakarta
19. Gorontalo, Gorontalo
20. Bone Bolango, Gorontalo
21. Pohuwato, Gorontalo
22. Tanjung Jbng Barat, Jambi
23. Batanghari, Jambi
24. Tanjung Jbng Timur, Jambi
25. Bungo, Jambi
26. Sukabumi, Jawa Barat
27. Indramayu, Jawa Barat
28. Bandung, Jawa Barat
29. Pangandaran, Jawa Barat
30. Karawang, Jawa Barat
31. Tasikmalaya, Jawa Barat
32. Cianjur, Jawa Barat
33. Rembang, Jawa Tengah
34. Kebumen, Jawa Tengah
35. Purbalingga, Jawa Tengah
36. Boyolali, Jawa Tengah
37. Blora, Jawa Tengah
38. Kendal, Jawa Tengah
39. Sukoharjo, Jawa Tengah
40. Semarang, Jawa Tengah
41. Wonosobo, Jawa Tengah
42. Purworejo, Jawa Tengah
43. Klaten, Jawa Tengah
44. Wonogiri, Jawa Tengah
45. Pemalang, Jawa Tengah
46. Grogoban, Jawa Tengah
47. Demak, Jawa Tengah
48. Sragen, Jawa Tengah
49. Pekalongan, Jawa Tengah
50. Ngawi, Jawa Timur
51. Jember, Jawa Timur
52. Ponorogo, Jawa Timur
53. Lamongan, Jawa Timur
54. Kediri, Jawa Timur
55. Situbondo, Jawa Timur
56. Gresik, Jawa Timur
57. Trenggalek, Jawa Timur
58. Mojokerto, Jawa Timur
59. Sumenep, Jawa Timur
69. Banyuwangi, Jawa Timur
61. Malang, Jawa Timur
62. Sidoarjo, Jawa Timur
63. Gresik, Jawa Timur
64. Pacitan, Jawa Timur
65. Tuban, Jawa Timur
66. Kapuas Hulu, Kalimantan Barat
67. Bengkayang, Kalimantan Barat
68. Sekadau, Kalimantan Barat
69. Melawi, Kalimantan Barat
70. Sintang, Kalimantan Barat
71. Ketapang, Kalimantan Barat
72. Sambas, Kalimantan Barat
73. Banjar, Kalimantan Selatan
74. Kota Baru, Kalimantan Selatan
75. Balangan, Kalimantan Selatan
76. Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan
77. Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan
78. Kotawaringin Timur, Kalimantan Timur
79. Mahakam Ulu, Kalimantan Timur
80. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
81. Paser, Kalimantan Timur
82. Berau, Kalimantan Timur
83. Kutai Timur, Kalimantan Timur
84. Kutai Barat, Kalimantan Timur
85. Tana Tidung, Kalimantan Timur
86. Bulungan, Kalimantan Utara
87. Maliunau, Kalimantan Utara
88. Nunukan, Kalimantan Utara
89. Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung
90. Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung
91. Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung
92. Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung
93. Kep Anambas, Kepulauan Riau
94. Bintan, Kepulauan Riau
95. Lingga, Kepulauan Riau
96. Karimun, Kepulauan Riau
97. Natuna, Kepulauan Riau
98. Pesisir Barat, Lampung
99. Lampung Selatan, Lampung
100. Way Kanan, Lampung
101. Lampung Timur, Lampung
102. Pesawaran, Lampung
103. Lampung Tengah, Lampung
104. Kepulauan Aru, Maluku
105. Seram Bagian Timur, Maluku
106. Maluku Barat Daya, Maluku
107. Buru Selatan, Maluku
108. Taliabu, Maluku Utara
109. Halmahera Timur, Maluku Utara
110. Kepulauan Sula, Maluku Utara
111. Halmahera Utara, Maluku Utara
112. Halmahera Selatan, Maluku Utara
113. Halmahera Barat, Maluku Utara
114. Lombok Utara, NTB
115. Bima, NTB
116. Sumbawa Barat, NTB
117. Dompu, NTB
118. Lombok Tengah, NTB
119. Sumbawa, NTB
120. Belu, NTT
121. Malaka, NTT
122. Manggarai Barat, NTT
123. Sumba Timur, NTT
124. Manggarai, NTT
125. Ngada, NTT
126. Sumba Barat, NTT
127. Timor Tengah Utara, NTT
128. Sabu Raijua, NTT
129. Nabire, NTT
130. Asmat, Papua
131. Keerom, Papua
132. Warofen, Papua
133. Merauke, Papua
134. Membramo Raya, Papua
135. Pegunungan Bintang, Papua
136. Boven Digoel, Papua
137. Yahukimo, Papua
138. Supiori, Papua
139. Yalimo, Papua
140. Pegunungan Arfak, Papua
141. Manikwari Selatan, Papua Barat
142. Sorong Selatan, Papua Barat
143. Raja Ampat, Papua Barat
144. Kaimana, Papua Barat
145. Teluk Bintuni, Papua Barat
146. Fakfak, Papua Barat
147. Teluk Wondama, Papua Barat
148. Manokwari, Papua Barat
149. Kepulauan Meranti, Riau
150. Indragiri Hulu, Riau
151. Bengkalis, Riau
152. Pelalawan, Riau
153. Rokan Hulu, Riau
154. Kuatn Singingi, Riau
155. Rokan Hlir, Riau
156. Siak, Riau
157. Mamuju Tengah, Sulawesi Barat
158. Mamuju Utara, Sulawesi Barat
159. Mamuju, Sulawesi Barat
160. Majene, Sulawesi Barat
161. Pangkajene, Sulawesi Selatan
162. Barru, Sulawesi Selatan
163. Gowa, Sulawesi Selatan
164. Maros, Sulawesi Selatan
165. Luwu Timur, Sulawesi Selatan
166. Tana Toraja, Sulawesi Selatan
167. Kep Selayar, Sulawesi Selatan
168. Soppeng, Sulawesi Selatan
169. Luwu Utara, Sulawesi Selatan
170. Bulukumba, Sulawesi Selatan
171. Toraja Utara, Sulawesi Selatan
172. Banggai Laut, Sulawesi Tengah
173. Tojo Una-Una, Sulawesi tengah
174. Poso, Sulawesi Tengah
175. Toli-Toli, Sulawesi Tengah
176. Morowali Utara, Sulawesi Tengah
177. Sigi, Sulawesi Tengah
178. Banggai, Sulawesi Tengah
179. Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara
180. Buton Utara, Sulawesi Tenggara
181. Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
182. Muna, Sulawesi Tenggara
183. Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara
184. Konawe Utara, Sulawesi Tenggara
185. Wakatobi, Sulawesi Tenggara
186. Bolmong Timur, Sulawesi Utara
187. Minahasa Utara, Sulawesi Utara
188. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara
189. Bolmong Selatan, Sulawesi Utara
190. Solok, Sumatera Barat
191. Dharmasraya, Sumatera Barat
192. Solok Selatan, Sumatera Barat
193. Pasaman Barat, Sumatera Barat
194. Pasaman, Sumatera Barat
195. Pesisir Selatan, Sumatera Barat
196. Sijunjung, Sumatera Barat
197. Tanah Datar, Sumatera Barat
198. Padang Pariaman, Sumatera Barat
199. Agam, Sumatera Barat
200. Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
201. Musirawas Utara, Sumatera Selatan
202. Penungkal Abab Lematang Ilir Utara, Sumatera Selatan
203. Ogan Komering Hulu, Sumatera Selatan
204. Ogan Ilir, Sumatera Selatan
205. Oku Selatan, Sumatera Selatan
206. Musi Rawas, Sumatera Selatan
207. Oku Timur, Sumatera Selatan
208. Serdang Bedagai, Sumatera Utara
209. Tapanuli Selatan, Sumatera Utara
210. Toba Samosir, Sumatera Utara
211. Labuhan Batu, Sumatera Utara
212. Asahan, Sumatera Utara
213. Pakpak Bharat, Sumatera Utara
214. Humbang Hasundutan, Sumatera Utara
215. Samosir, Sumatera Utara
216. Simalungun, Sumatera Utara
217. Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara
218. Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara
219. Karo, Sumatera Utara
220. Nias Selatan, Sumatera Utara
221. Nias Utara, Sumatera Utara
222. Nias Barat, Sumatera Utara
223. Nias, Sumatera Utara
224. Mandailing Natal, Sumatera Utara

(red/dtk) 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga