APBD ANAMBAS TAHUN 2015 MENGALAMI PENURUNAN SEBESAR Rp 116 MILIAR

0
234

Batamtimes.co-Ketua DPRD Anambas Imran, mengatakan rapat paripurna penyampaian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) akan dilaksanakan paling lambat 19 Agustus mendatang.

Dari perkiraan sementara, kata Imran, jumlah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Anambas tahun anggaran 2015 akan mengalami penurunan sebesar Rp 116 miliar. Dari total APBD sebesar Rp 1,126 triliun, akan turun menjadi Rp 1,010 triliun.

”Ada penurunan atau defisit anggaran di APBD Perubahan nanti,” terang Imran, Kamis (13/8).

Dijelaskan Imran, akibat defisit anggaran diperkirakan akan banyak pemotongan anggaran untuk kegiatan. Defisit anggaran yang terjadi di Anambas bukan karena kesalahan penganggaran tetapi terjadi di setiap daerah secara nasional.

”Ini (defisit,red) akibat dari dana yang ditransfer pusat berkurang,” jelasnya.

Menurutnya, sebagai daerah baru, Anambas sangat bergantung pada dana perimbangan terutama dana bagi hasil minyak dan gas (DBH Migas) sebesar 98 persen. Ini juga diakibatkan turunnya harga minyak dunia, otamatis sangat berpengaruh terhadap DBH untuk Anambas. ”Anambas sangat bergantung pada DBH Migas,” ungkapnya.

Berkaca pada pengalaman dua tahun terakhir, sambung Imran, pihaknya akan mendesak Pemkab Anambas untuk mencarikan solusi lain sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

”Kalau kondisi ini dibiarkan terus, sangat berbahaya bagi daerah. Harus menjadi perhatian pemerintah agar dapat mencari langkah-langkah penting menggali sumber-sumber PAD,” tegasnya.

Anambas sendiri masih minim investasi, sampai saat ini baru satu investor luar yang masuk ke Anambas yakni PT Pulau Bawah, namun itu pun masih belum beroperasi hingga saat ini.

Investasi harus segera digesa masuk ke Anambas agar menjadi salah satu unggulan pendapatan daerah.

Padahal, sambungnya, sebagai daerah kepulauan, Anambas memiliki dua sektor unggulan luar biasa yang dapat dijadikan sumber PAD selain migas. Antara lain perikanan dan pariwisata, maka dari itu pemerintah harus benar-benar memaksimalkan dua potensi ini dengan baik. (net/bpos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here