Jalan FTZ Karimun Dibangun

0
198
Gubernur Kepri Nurdin Basirun tinjau Jalan FTZ

batamtimes.co , Karimun – Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau perkembangan pembangunan jalan industri di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Karimun. Jalan industri itu berada di kawasan pesisir Kecamatan Meral dengan panjang sekitar 4 kilometer yang dialokasikan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 sebesar Rp2 miliar.

Gubernur Nurdin yang juga anggota Dewan Kawasan Provinsi Kepri itu sengaja turun bersama Ketua Badan Pengembangan (BP) Kawasan Karimun Cendra Nawazier, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Karimun Amjon dan sejumlah pejabat Karimun lainnya.

Mantan Bupati Karimun itu mengharapkan, dengan dibangunnya jalan industri di kawasan FTZ Karimun, maka pertumbuhan investasi di daerah tersebut akan semakin berkembang. Apalagi, sejak berdirinya beberapa perusahaan asing di kawasan FTZ Karimun menjadikan daerah itu sebagai kota baru Karimun.

“Saya melihat pertumbuhan ekonomi di kawasan Meral sudah sangat maju. Namun, akses menuju daerah ini masih terbatas dengan jalan kota. Maka dari itu, perlu dibangun jalan industri di wilayah pesisir. Dengan begitu, maka akses transportasi dari pelabuhan menuju kawasan industri akan semakin lancar,” ungkap Nurdin.

Apalagi, kata dia, di sepanjang jalan dari Kota Tanjungbalai menuju kawasan industri FTZ sudah banyak bermunculan rumah toko (ruko) milik swasta. Artinya, penataan perekonomian di Karimun tidak lagi menumpuk di suatu titik, yang selama berada di pusat Kota Tanjungbalai, namun sudah merata hampir di seluruh wilayah Karimun.

“Jalan industri ini sangat mendukung pertumbuhan perekonomian di wilayah FTZ. Kami sangat berharap kehadiran jalan baru ini akan membuka sebuah kawasan baru bagi perekonomian masyarakat. Apalagi, beberapa lahan di sekitar jalan ini masih kosong dan belum dimanfaatkan sama sekali,” tuturnya.

Sementara, Kepala BP Kawasan Karimun Cendra Nawazier menambahkan, pengerjaan jalan industri sedang berjalan dengan anggaran sekitar Rp12 miliar. Panjangnya sekitar 4 kilometer, namun yang direncanakan diaspal tahun ini sekitar 900 meter, sisanya masih dalam tahap penimbunan.

Menurut dia, jalan industri dengan lebar sekitar 10 meter dibangun untuk menghubungkan beberapa kawasan industri menuju Pelabuhan Kargo dan Roro Parit Rempak, Meral. Pembangunan jalan industri tersebut berdampak positif bagi percepatan dan pengembangan investasi, termasuk beberapa lahan yang sudah dialokasikan untuk investor.

Selain membangun jalan industri, Gubernur Nurdin juga berencana membangun pelabuhan penumpang di wilayah FTZ Karimun. Pelabuhan yang khusus membuka pelayaran rute Karimun dengan sejumlah pulau di Riau seperti, Selatpanjang, Meranti dan Indragiri itu akan dibangun di Kelurahan Seiraya, Kecamatan Meral. (hln/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here