Pemko Batam terus menghimpun bantuan untuk korban kebakaran di Ruli Baloi Persero Lubuk Baja

0
122

Batam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menghimpun bantuan untuk korban kebakaran di Ruli Baloi Persero Lubuk Baja. Hingga Senin (24/6/2019), bantuan yang dihimpun melalui posko yang ada di lokasi kebakaran berjumlah Rp26 juta.

Nor Arifin, Kabid Pelindungan Jaminan dan Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam menyampaikan bantuan yang diterima seperti seragam sekolah, tas, kasur dan baju anak-anak menurutnya sudah disalurkan langsung ke para korban.

“Untuk bantuan uang yang diterima nanti akan dibagi untuk korban kebakaran berdasarkan hasil rapat bersama yang disepakati nantinya,” ujar Nor Arifin.

Pemko Batam sendiri menurutnya akan memberikan bantuan untuk para korban kebakaran selama 7 hari ke depan terhitung sejak terjadinya kebakaran. Pemko Batam melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat telah mendirikan dapur umum dan membeli bahan-bahan makanan untuk korban kebakaran Baloi Persero RT 06/ RW 01 Lubuk Baja itu.

“Korban ada yang masih bertahan di lokasi kebakaran. Ada juga yang menunpang di rumah saudaranya. Tapi mereka datang juga ke lokasi kebakaran untuk melihat kondisi rumah mereka,” ucapnya.

Pasca kebakaran, Sabtu (22/6) Walikota Batam, Muhammad Rudi meninjau lokasi kebakaran. Kepada korban kebakaran, Rudi mengatakan Pemko Batam akan memberikan bantuan bagi para korban. Rudi mengimbau agar korban kebakaran menyampaikan keluhan kepada petugas dan transparan. Pesannya, jangan sampai kondisi ini dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

“Selama tujuh hari ke depan Dinas Sosial Pemko Batam akan menyediakan makanan dan posko tempat tinggal. Begitu juga bantuan pakaian akan dicarikan Dinas Sosial,” kata Rudi seraya memberi semangat kepada para korban.

Terkait dokumen penting mereka yang terbakar, Rudi mengatakan surat-surat akan diurus dengan prosedur yang ada. Korban diminta untuk menyampaikan identitas ke posko, karena untuk KTP akan diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Kepada korban kebakaran, Rudi menawarkan warga untuk pindah ke rusun yang ada di Mukakuning.

Adapun jumlah rumah yang terbakar sebanyak 41 rumah, rusak berat 39 rumah dan rusak ringan 2  rumah.  Dengan jumlah KK sebanyak 43 atau 188 jiwa.

 

(red/hms/GM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here